cover
Contact Name
Mursyidin
Contact Email
mursyidin.pte@gmail.com
Phone
+6285260007582
Journal Mail Official
jka.bansigom@gmail.com
Editorial Address
Tgk Meurah Street No.122C Tibang Village Syiah Kuala Sub-district Banda Aceh 23124
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Kolaborasi Akademika
Published by Bansigom Na Publisher
ISSN : -     EISSN : 30466210     DOI : https://doi.org/10.26811/cxy12138
Jurnal Kolaborasi Akademika(JKA) adalah media komunikasi dan forum tanggapan untuk tulisan ilmiah, terutama terkait Education, Sains, Piskologi, Kesehatan,Ekonomi, Mitigasi. Artikel yang disajikan di Jurnal Kolaborasi Akademika adalah dari kolaborasi anatar akademisi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 126 Documents
Edukasi Pentingnya Pelestarian Lingkungan untuk Terciptanya Ruang Hidup Yang Sehat dan Nyaman Mainita, Mainita; Miftahul Jannah; Al Manar
Jurnal Kolaborasi Akademika Vol. 3 No. 1 (2026): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/vqhscc85

Abstract

Pelestarian lingkungan merupakan upaya penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta menciptakan ruang hidup yang sehat dan nyaman bagi masyarakat. Namun, rendahnya tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan masih menjadi permasalahan yang sering dijumpai. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan edukasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan sebagai upaya menciptakan ruang hidup yang sehat dan nyaman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan praktik sederhana berupa pengelolaan sampah serta pemeliharaan kebersihan lingkungan sekitar. Sasaran kegiatan adalah masyarakat dan peserta didik di lingkungan sekitar lokasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan baik, serta berpartisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan. Edukasi lingkungan terbukti mampu mendorong perubahan sikap dan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan. Dengan demikian, kegiatan edukasi pelestarian lingkungan memiliki peran strategis dalam mewujudkan ruang hidup yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Usaha dan Energi Rahmati, Rahmati; Arusman, Arusman
Jurnal Kolaborasi Akademika Vol. 3 No. 1 (2026): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/wx1sc028

Abstract

This study aims to determine the improvement of learning outcomes and to determine the activities of teachers and students towards the application of the cooperative learning model of the group investigation type on the concept of work and energy. The subjects of the study were students of class VIII SMPN 1 Jaya, Aceh Jaya Regency. The instruments in this study were student learning test sheets and observation sheets of teacher and student activities. The data obtained in this study were analyzed using percentage statistics. The results showed that the increase in student learning outcomes from 50% in cycle I to 64.51% in cycle II and to 93.54% in cycle III. The average score of teacher activity showed that in cycle I it was good, then in cycle II it was good, and in cycle III it was in the very good category. Furthermore, the average score of student activity showed that in cycle I it was good, then in cycle II it was good, and in cycle III it was also in the good category.
Pembelajaran Bahasa Arab di Komunitas Urban Melayu Kampung Baru Sebagai Upaya Meningkatkan Kekhusyuan Shalat Intan Afrianti; Aina Salsabila; Amna Emda; Fuji Astuti
Jurnal Kolaborasi Akademika Vol. 3 No. 2 (2026): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/jka.v3i2.243

Abstract

Bahasa Arab memiliki kedudukan penting bagi umat Islam karena merupakan bahasa Al-Qur'an sekaligus bahasa yang digunakan dalam bacaan shalat (Sakdiah & Sihombing, 2023). Komunitas Urban Melayu Kampung Baru merupakan salah satu komunitas masyarakat perkotaan yang berupaya menghidupkan kembali pembelajaran bahasa Arab sebagai bagian dari upaya keagamaan, khususnya untuk meningkatkan kekhusyuan dalam melaksanakan shalat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pembelajaran bahasa Arab di komunitas tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kekhusyuan shalat jamaahnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi artikel jurnal, hasil penelitian terdahulu, dan buku rujukan mengenai pembelajaran bahasa Arab non-formal serta kekhusyuan shalat. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap makna bacaan shalat melalui penguasaan bahasa Arab dasar memberikan dampak positif terhadap konsentrasi, penghayatan, dan ketenangan batin saat beribadah (Wardani, Nashori, & Uyun, 2016). Pembelajaran bahasa Arab berbasis komunitas juga terbukti efektif membangun lingkungan belajar yang kontekstual dan berkelanjutan dibandingkan pembelajaran formal semata (Farhan, 2021). Kajian ini merekomendasikan penguatan program pembelajaran bahasa Arab berbasis komunitas sebagai strategi dakwah dan pendidikan yang berkelanjutan di lingkungan perkotaan.
Optimalisasi Biaya Program Terintegrasi Melalui Akuntansi Manajemen: Studi Kasus Pada Smart Islamic Cultural Community Di Kampung Melayu Modern Eliana; Setiawan; Muhammad Lukman Baihaqi Alfakihuddin; Rudy Fachruddin; Indra Kesuma
Jurnal Kolaborasi Akademika Vol. 3 No. 2 (2026): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/jka.v3i2.247

Abstract

Kampung Bharu is a Malay-Islamic enclave in the heart of a metropolitan area undergoing significant transformation, where traditional values interact with the demands of modernity. An integrated programme encompassing social, religious, cultural and economic activities requires efficient cost management to ensure its sustainability. The method employed was a literature review, examining academic sources relating to management accounting, Activity-Based Costing (ABC), and the cost management of integrated programmes. The research findings indicate that the application of ABC is capable of accurately identifying cost drivers and allocating resources more efficiently across each component of the community programme. The integration of ABC with Lean Accounting and Time-Driven Activity-Based Costing has proven effective in identifying idle capacity, reducing waste, and improving the operational efficiency of the programmes. This research contributes to the development of an adaptive cost management model for culture- and religion-based communities in urban areas that run integrated programmes
Exploring the Relationship between Digital Literacy and Smart Learning Readiness in Islamic Higher Education Nurul Akmal; Iin Nurhalizha; Nuraida Nuraida
Jurnal Kolaborasi Akademika Vol. 3 No. 2 (2026): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/b0rah633

Abstract

Digital transformation has altered how universities design learning, assessment, academic services, and student engagement. However, the readiness of Islamic higher education institutions to implement smart learning cannot be explained only by infrastructure or platform availability; it also depends on students' digital literacy, ethical awareness, self-regulated learning, and institutional support. This article aims to explore the relationship between digital literacy and smart learning readiness in Islamic higher education. The study used a literature review method by synthesizing peer-reviewed articles on digital literacy, online learning readiness, smart learning environments, digital transformation, and Islamic higher education. The findings indicate that digital literacy functions as a foundational capability that influences smart learning readiness through four pathways: technical-operational readiness, information and critical evaluation readiness, communication-collaboration readiness, and ethical-value readiness. In Islamic higher education, smart learning readiness must integrate technological competence with adab, academic integrity, responsible digital citizenship, and value-based learning design. The article proposes a conceptual model linking digital literacy dimensions with smart learning readiness indicators.
Dari Bencana Menuju Kesadaran: Refleksi Spiritual-Ekologis Banjir Bandang Aceh 2025 dan Relevansinya bagi Penguatan Komunitas Urban Melayu Ainal Mardhiah; Cut Intan Hayati; Dewiyana; Qurratu Aini
Jurnal Kolaborasi Akademika Vol. 3 No. 2 (2026): JKA
Publisher : Bansigom Na Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64826/jka.v3i2.286

Abstract

The 2025 Aceh flash flood and landslide disaster demonstrates that hydrometeorological hazards cannot be understood only as physical events, because their impacts are shaped by ecological degradation, social vulnerability, collective memory, and the meanings communities attach to loss and recovery. This article aims to formulate a spiritual-ecological reflection on the Aceh 2025 disaster and examine its relevance for strengthening urban Malay communities. The study uses an integrative literature review of twenty DOI-indexed scientific sources published between 2014 and 2026, covering disaster resilience, social capital, Islamic environmental ethics, flood management, local knowledge, and urban community adaptation. Thematic analysis identifies four interconnected findings: spirituality can strengthen meaning-making and active coping when it avoids fatalism; ecological awareness must be translated into watershed protection and nature-based solutions; social capital and place attachment are critical for preparedness and recovery; and mosques, neighbourhood networks, schools, and digital platforms can become resilience infrastructures. The article proposes a community-strengthening framework integrating spiritual literacy, ecological responsibility, social solidarity, and risk-sensitive urban governance for Malay urban contexts.

Page 13 of 13 | Total Record : 126