cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by Indo Publishing
ISSN : 30901367     EISSN : 3090174X     DOI : https://doi.org/10.1063822/jisoh
Merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang diterbitkan oleh Indo Publishing menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah dari Dosen, Peneliti, Praktisi dan Mahasiswa dengan fokus dan ruang lingkup terdiri dari; ILMU SOSIAL (Sosiologi, Antropologi, Ilmu ekonomi, Sejarah, Ilmu politik, Ilmu komunikasi, Psikologi sosial) dan HUMANIORA (Filsafat, Sejarah, Bahasa, Sastra, Seni, Agama, Sosiologi, Antropologi Studi media)
Articles 194 Documents
Adaptasi Sosial di Kawasan Industri Pesisir Pantai Kecamatan Kuala Pesisir Husnul Khotimah; Tun Aci; Alda Febriani; Sopar
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/z5nt0a93

Abstract

Adaptasi menandakan modifikasi individu terhadap lingkungan, menunjukkan perubahan pribadi yang sesuai dengan faktor lingkungan atau memodifikasi lingkungan untuk menyelaraskan dengan keinginan pribadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai kondisi sosial di kawasan industri pesisir pantai Kecamatan Kuala Pesisir.Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan studi etnografi. Etnografi adalah metode yang digunakan peneliti untuk memahami proses adaptasi sosial masyarakat alumni Kawasan Industri Pesisir Pantai Kecamatan Kuala Pesisir. Etnografi dipilih sebagai pendekatan karena membantu peneliti memahami menggunakan tentang dinamika masyarakat, budaya dan hubungan sosial yang terjadinya perubahan dalam lingkungan dan aktivitas industri di wilayah pesisir. Kehadiran kawasan industri di pesisir pantai Kuala Pesisir telah memicu respons adaptif yang kompleks dan beragam dari masyarakat lokal. Salah satu perubahan paling signifikan adalah pergeseran serta diversifikasi mata pencaharian. Penelitian ini mengkaji adaptasi sosial-ekonomi masyarakat pesisir di Kecamatan Kuala Pesisir, dengan fokus pada diversifikasi pendapatan keluarga melalui peran gender dalam pekerjaan. Satu anggota keluarga biasanya bekerja sebagai nelayan atau petani, sementara anggota lainnya, terutama perempuan, terlibat dalam usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis hasil perikanan. Penelitian ini menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur dari pemerintah untuk meningkatkan produktivitas UMKM di wilayah pesisir, serta perlunya intervensi kebijakan yang lebih efektif. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan kawasan industri pesisir pantai Kecamatan kuala pesisir, dan pengelolaan UMKM seperti usaha kerupuk “Timang Rasa” secara signifikan mempengaruhi dinamika sosial dan ekonomi masyarakat setempat.  
Pancasila dan Implementasinya Alya Habibah Tarigan; Novi Permita Sari; Kamdani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3qkg7e41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara serta mengkaji implementasi nilai-nilainya dalam berbagai aspek kehidupan, seperti sosial, ekonomi, politik, pendidikan, dan teknologi. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan serta hambatan yang dihadapi dalam penerapan nilai-nilai Pancasila di era modern. Dengan memahami berbagai kendala tersebut, penelitian ini berupaya menawarkan solusi serta strategi yang dapat diterapkan guna memperkuat implementasi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya Pancasila dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Bagi pemerintah, penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi dalam merancang kebijakan yang lebih efektif dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan globalisasi. Bagi masyarakat, penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta lingkungan yang lebih harmonis, adil, dan sejahtera. Sementara itu, bagi akademisi dan pelajar, penelitian ini dapat menjadi referensi dalam mengembangkan kajian lebih lanjut mengenai Pancasila dan implementasinya dalam berbagai aspek kehidupan.
Analisis Faktor-Faktor Penurunan Angka Partisipasi Sekolah di Daerah Terpencil di Merauke Kebubun, Rosina Jostina Marise
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wr847a80

Abstract

This study aims to analyze the factors causing the decline in school participation rates (APS) in remote areas, focusing on Okaba District, Merauke Regency. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis, involving various education actors, including teachers, parents, community leaders, and local officials. The results of the study indicate that geographical factors such as poor road access, limited transportation facilities, and minimal education infrastructure are the main obstacles. In addition, community perceptions of formal education, family socio-economic conditions, and low community participation in the education process also worsen the situation. These findings emphasize the need for a contextual, participatory, and cross-sectoral policy approach to increase school participation in a sustainable manner. This study makes an important contribution to the design of education policies in border areas and disadvantaged areas in Indonesia.
Tata Kelola Perbatasan yang Berkelanjutan: Sinergi Lintas Sektor untuk Pembangunan dan Keamanan di Merauke Kabuam, Willem
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wgcp4m13

Abstract

This study aims to analyze the sustainable border governance model by emphasizing cross-sector synergy, as well as identifying supporting factors, obstacles, and formulating recommendations for improving governance in the Merauke border area. Using a qualitative approach with a case study design, the study was conducted in Sota District, Merauke Regency, which is a national strategic area directly bordering Papua New Guinea. Data were collected through in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGDs), field observations, and document studies involving various stakeholders, such as central and regional governments, security forces, traditional leaders, business actors, and NGOs. The results of the study indicate that cross-sector synergy in border governance is still sectoral and has not been institutionalized systematically. The main obstacles include regulatory fragmentation, overlapping authority, and low local capacity. However, there is potential for synergy through collaborative practices involving indigenous peoples and formal institutions. This study recommends strengthening cross-sector coordination forums, policy harmonization, and developing a co-production-based governance model. These findings provide a conceptual contribution to the border governance literature and offer an operational model for the formulation of sustainable development policies in Indonesia's strategic border areas
Kesehatan Mental Mahasiswa di Era Digital: Tinjauan Literatur Psikologi Klinis dan Sosial Karyati, Erni; Julisawati, Elly Agustina
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pmx2a928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis dinamika kesehatan mental mahasiswa di era digital melalui pendekatan psikologi klinis dan psikologi sosial. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), kajian ini menganalisis 25 artikel ilmiah terbitan 2014–2024 yang relevan dengan tema gangguan mental, intervensi psikologis, serta pengaruh sosial digital pada mahasiswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa mahasiswa rentan mengalami stres, kecemasan, dan depresi akibat kecanduan media sosial, cyberbullying, kelelahan digital, dan berkurangnya interaksi sosial nyata. Perspektif psikologi klinis menyoroti pentingnya diagnosis dini serta intervensi seperti CBT dan konseling online, sedangkan psikologi sosial menekankan peran dukungan sosial, norma digital, dan perbedaan konteks budaya. Kajian ini juga menemukan kesenjangan penelitian terkait kurangnya studi longitudinal dan kurangnya intervensi berbasis universitas yang terintegrasi secara digital. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk mengeksplorasi solusi lintas disiplin yang kontekstual dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan mental mahasiswa.
A Semantic Analysis of Sentences, Utterances, and Presuppositions in the Short Story "Rules of the Game" by Amy Tan Brian Adam Anggareksa; Muhamad Rizal Saputra; Muhammad Fikri Alfarizi; Rafael Raka Kristomeo; Rezaldy Reyhan Putra
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xs3v0c36

Abstract

This study aimed to examine how sentences, utterances, and presuppositions interact in Amy Tan’s short story “Rules of the Game.” This paper analyzed twenty of data to uncover patterns in structure and meaning. Each data point was categorized by sentence types such as simple sentence, compound sentence, or complex sentence, utterance function such as declarative, interrogative, or imperative, and presupposition category such as existential, structural, or lexical. The results showed that compound and complex sentences added depth to the narrative, utterances revealed interpersonal dynamics, and presuppositions uncovered shared cultural expectations. These findings highlighted how linguistic forms shape deeper meanings, offering new insight into themes of identity, tradition, and generational conflict.
Adaptasi Budaya Melaot Masyarakat Nelayan Gampong  Ujung Drien Aceh Barat Marna Sani; Fina Selfia; Sopar
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/010t3624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis adaptasi budaya Melaot di Ujung Drien, Aceh Barat, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelestarian warisan budaya lokal. Budaya Melaot merupakan salah satu tradisi lisan yang kaya dan unik di Aceh, yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, dengan adanya modernisasi dan globalisasi, budaya Melaot menghadapi tantangan dalam pelestariannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan data di kumpulkan melalui wawancara mendalam dengan toko adat, dan masyarakat nelayan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelestarian budaya melaut meliputi kesadaran masayarakat,dukungan dari pemerintah desa, kecamatan , kabupaten, dan peran tokoh adat di ujung drien . Kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya lokal menjadi faktor kunci dalam adaptasi budaya melaot.Adapun dukungan dari pemerintah melalui kebijakan dan program pelestarian budaya juga berperan penting dalam menjaga keberlangsungan budaya melaot.
Implikasi Hukum dan Moral dalam Penegakan Hukum Terhadap Balap Liar Remaja: Studi Evaluasi Efektivitas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tabita Rosi Puspitasari; Destina Balqis Anggiyanti; Diny Widya Evriyanti Simarangkir; Ubaidillah Kamal
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fd829e29

Abstract

  Balap liar remaja merupakan fenomena sosial yang mengandung dimensi hukum dan moral yang kompleks. Meskipun Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan telah secara tegas melarang praktik balap liar dan menetapkan sanksi, implementasi hukumnya masih belum efektif karena berbagai kendala struktural dan kultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis hukum, observasi lapangan, dan kajian literatur untuk mengevaluasi efektivitas penegakan hukum terhadap balap liar di kalangan remaja. Hasil studi menunjukkan bahwa faktor sosiologis (lingkungan pergaulan) dan psikologis (pencarian identitas, pengaruh teman sebaya, serta unsur perjudian) turut menjadi pendorong utama perilaku ini. Penanganan balap liar remaja memerlukan pendekatan yang tidak hanya represif, tetapi juga preventif dan edukatif, melalui sinergi antara penegakan hukum, pendidikan karakter, peran keluarga, dan pengawasan sosial masyarakat.
Pengawasan Pemerintah terhadap Travel Haji dan Umroh Dalam Perspektif H.R. Ibnu Majah no.2892, dan Pasal 1 UUNo 8 Tahun 2019 Ayatullah, Irsyad; Arifin , Tajul
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rprq3k78

Abstract

Ibadah haji dan umrah memiliki dimensi spiritual dan sosial yang mendalam bagi umat Islam, namun penyelenggaraannya kerap menemui tantangan, khususnya dalam aspek pengawasan terhadap biro perjalanan. Artikel ini mengkaji pengawasan pemerintah terhadap travel haji dan umrah dalam perspektif hukum positif, khususnya Pasal 1 UU No. 8 Tahun 2019, serta nilai teologis dari hadis H.R. Ibnu Majah No. 2892 tentang pentingnya amanah. Melalui pendekatan yuridis-normatif dan teologis-normatif, penelitian ini menemukan bahwa lemahnya sistem pengawasan berdampak pada maraknya penyimpangan biro perjalanan, sehingga jemaah rentan mengalami kerugian. Negara perlu memperkuat pengawasan dalam tiga tahap: administratif, operasional, dan evaluatif, serta mengintegrasikan prinsip hisbah dalam praktik pengawasan modern. Keselarasan antara ajaran Islam dan regulasi hukum formal dinilai penting untuk menjamin pelaksanaan ibadah yang amanah, transparan, dan akuntabel demi perlindungan optimal bagi jemaah.
Perlindungan Anak: Tinjauan HR. Abu Dawud No. 494 dan Pasal 1 Ayat (2) UU No. 35 Tahun 2014 Fathsa, Rafy Muhammad; Arifin , Tajul
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 2 (2025): APRIL-JUNI 2025
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xf4mcm34

Abstract

This article was made to analyze how to educate children in carrying out prayer according to the hadith narrated by Abu Dawud number 494 with Article 1 paragraph (2) of Law Number 35 of 2014 concerning child protection. The results of the study show that the hadith narrated by Abu Dawud number 494 encourages parents to beat their children who are 10 years old if they do not perform prayers. This seems to be contrary to Article 1 paragraph (2) of Law Number 35 of 2014, which states that child protection includes all activities that guarantee and protect children and their rights to live, grow, develop, and participate optimally in accordance with the dignity and dignity of humanity, and are protected from discrimination and violence. The purpose of this article is to align the content of the hadith with the study of positive Indonesian law and to find out whether the action has a psychological impact.

Page 5 of 20 | Total Record : 194