cover
Contact Name
Meikardo Samuel Prayuda
Contact Email
meichardohanon@gmail.com
Phone
+628116592303
Journal Mail Official
meichardohanon@gmail.com
Editorial Address
Griya Permata IV Blok T No. 54 Sembahe Baru, Kec. Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20134
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode
ISSN : -     EISSN : 30906019     DOI : https://doi.org/10.0905/vol1iss1pp1-29
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode adalah platform akademis yang memfokuskan pada penelitian dan pengembangan dalam bidang pendidikan, khususnya dalam penggunaan media, strategi pembelajaran, dan metode pengajaran yang inovatif. Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang memberikan wawasan mendalam tentang penggunaan teknologi pendidikan, strategi efektif dalam pembelajaran, serta pengembangan metode baru dalam proses pendidikan. Dengan fokus ini, jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, pendidik, dan peneliti untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan temuan terbaru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai tingkatan.
Articles 61 Documents
PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI COVID 19 Manurung, Trinita; Siagian, Zonathan
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 01 AGUSTUS 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss1no01pp01

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi persepsi guru terhadap pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 di SDN 101898 Lubuk Pakam. Pandemi Covid-19 yang dimulai pada tahun 2019 menyebabkan gangguan besar pada sektor pendidikan di Indonesia, termasuk penerapan pembelajaran jarak jauh untuk menekan penyebaran virus. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru melihat efektivitas pembelajaran daring, hambatan yang dihadapi, dan strategi yang digunakan untuk menjaga motivasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan sembilan guru di tiga sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran jarak jauh kurang efektif karena berbagai faktor, termasuk keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya pengalaman guru dalam menggunakan teknologi informasi, serta sulitnya mengontrol dan memantau perkembangan siswa secara daring. Hambatan lain yang diidentifikasi adalah masalah koneksi internet dan motivasi siswa yang rendah. Guru menyadari perlunya strategi untuk meningkatkan keterlibatan siswa, seperti memberikan dukungan dan motivasi selama pembelajaran daring. Namun, perubahan dalam pola interaksi antara guru dan siswa dinilai kurang efektif, karena keterbatasan dalam mengontrol dan memantau siswa secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pembelajaran daring adalah solusi sementara yang diperlukan selama pandemi, masih banyak tantangan yang harus diatasi untuk meningkatkan efektivitasnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BASED LEARNING DALAM MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SD NEGERI 064983 BUDI MURNI 2 MEDAN TUNTUNGAN TAHUN PEMBELAJARAN 20232024 Munthe, Wido; Simanullang, Dahlia Feronika
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 01 AGUSTUS 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss1no02pp06

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada mata pelajaran IPA di SD Budi Murni 2 Medan. Model inkuiri mendorong siswa untuk secara mandiri mencari jawaban atas berbagai permasalahan yang diberikan oleh guru, serta meningkatkan keterlibatan siswa secara fisik dan mental. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan enam siswa sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar, dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa memberikan tanggapan positif terhadap model ini, dengan menyatakan bahwa pembelajaran menjadi lebih menarik, kolaboratif, dan efektif. Kesimpulannya, model pembelajaran inkuiri memiliki dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar dan partisipasi siswa, membuat proses pembelajaran lebih interaktif dan memotivasi.
PENGARUH STRATEGI PENGELOLAAN KELAS DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS IV SD BUDI MURNI 2 MEDAN TUNTUNGAN TAHUN PEMBELAJARAN 20232024 Manullang, Liskawaty; Theresia
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 01 AGUSTUS 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss1no03pp10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pengelolaan kelas dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD BUDI MURNI 2 Medan Tuntungan Tahun Pembelajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan jenis penelitian kualitatif. Untuk memperoleh data yang diperlukan wawancara sebanyak 6 pertanyaan. Jumlah sampel penelitian sebanyak 6 guru berdasarkan teknik purposive sampling. Untuk mengetahui kedisiplinan siswa, penelitian melakukan wawancara dengan guru. Hasil dari wawancara tersebut sebagai berikut: (1) tempat duduk yang tidak beraturan, (2) siswa yang suka ribut, (3) guru yang tidak menetapkan aturan, (4) siswa yang kurang fokus dalam pembelajaran, (5) siswa cenderung ingin bermain-main saja. Selanjutnya setelah penerapan strategi pengelolaan kelas peneliti memperoleh data melalui wawancara sebagai berikut : (1) siswa semakin aktif dalam pembelajaran, (2) letak tempat duduk yang beraturan, (3) terjalin komunikasi yang baik antara guru dan siswa , (4) aturan dan rutinitas yang jelas, (5) hasil belajar siswa meningkat. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa strategi pengelolaan kelas berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa
EVALUASI PENGALAMAN PEMBELAJARAN PENJAS DI SD NEGERI 6 SIDEAK Situmorang, Geofani; Abigail Verent
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 01 AGUSTUS 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss1no04pp15

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengeksplorasi penerapan Kurikulum 2013 (K13) dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SD Negeri 6 Sideak. Fokus utama penelitian ini adalah pada pengaruh berbagai faktor terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran PJOK, termasuk kualitas guru, metode pengajaran, fasilitas, serta dukungan lingkungan dan keluarga. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan guru PJOK serta siswa kelas IV SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun berbagai aktivitas fisik yang beragam telah diterapkan, minat belajar siswa masih rendah karena kurangnya pemahaman dan disiplin dalam kelas. Fasilitas belajar yang tidak memadai juga berkontribusi terhadap rendahnya minat siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK. Selain itu, Kurikulum Merdeka Belajar yang diimplementasikan baru-baru ini dianggap efektif oleh para guru, meskipun tantangan dalam menjaga motivasi siswa dan mengelola kelas tetap ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran yang tepat serta dukungan fasilitas yang memadai sangat diperlukan untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam pembelajaran PJOK di SD Negeri 6 Sideak. Temuan ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi para pendidik dan peneliti dalam mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif di bidang PJOK.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD NEGERI 067244 MEDAN Pandiangan, Gaby Falentina; Simbolon, Sania Agustina
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 01 AGUSTUS 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss1no05pp22

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi persepsi guru terhadap pembelajaran daring selama pandemi Covid-19 di SDN 101898 Lubuk Pakam. Pandemi Covid-19 yang dimulai pada tahun 2019 menyebabkan gangguan besar pada sektor pendidikan di Indonesia, termasuk penerapan pembelajaran jarak jauh untuk menekan penyebaran virus. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana guru melihat efektivitas pembelajaran daring, hambatan yang dihadapi, dan strategi yang digunakan untuk menjaga motivasi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan sembilan guru di tiga sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran jarak jauh kurang efektif karena berbagai faktor, termasuk keterbatasan sarana dan prasarana, kurangnya pengalaman guru dalam menggunakan teknologi informasi, serta sulitnya mengontrol dan memantau perkembangan siswa secara daring. Hambatan lain yang diidentifikasi adalah masalah koneksi internet dan motivasi siswa yang rendah. Guru menyadari perlunya strategi untuk meningkatkan keterlibatan siswa, seperti memberikan dukungan dan motivasi selama pembelajaran daring. Namun, perubahan dalam pola interaksi antara guru dan siswa dinilai kurang efektif, karena keterbatasan dalam mengontrol dan memantau siswa secara langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pembelajaran daring adalah solusi sementara yang diperlukan selama pandemi, masih banyak tantangan yang harus diatasi untuk meningkatkan efektivitasnya.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS 2 SD Natasya, Putri; Cicilia, Melki; Angelika; Yohana, Popi
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 02 OKTOBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss2no01pp30

Abstract

Kesulitan guru dalam menyampaikan pengetahuan Sederhananya, pembelajaran tidak akan berhenti jika guru-terutama yang mengajar ilmu sosial-hanya menggunakan media tradisional . Singkatnya, guru harus memperkenalkan ide-ide baru kepada murid-muridnya selama proses pembelajaran untuk memahami keinginan mereka untuk belajar dari teman sebaya dan membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial mereka. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 selama semester pertama tahun ajaran 2024-2025. Penelitian ini menggunakan desain "eksperimen kuantitatif" dengan kelompok kontrol pretest-posttest. Kami menyajikan kelompok studi dengan desain posttest-only control design (kelompok 2 A), yang merupakan kelompok kontrol, dan kelompok 2 B, yang merupakan kelompok eksperimen . Pendidikan melalui Media,Siswa dalam kelompok pembelajaran berbasis pengalaman akan diinstruksikan menggunakan sumber belajar interaktif seperti film edukasi, permainan, dan teka-teki yang sesuai dengan kurikulum IPS kelas 2 SD . Tanpa adanya media pembelajaran,Selain teknik pengajaran konvensional lainnya, guru akan tetap memberikan tugas dan memberikan ceramah. Siswa dalam kelompok kontrol akan mendapatkan pendidikan selama delapan minggu, selama satu jam per minggu. Hasil dari penelitian ini akan menunjukkan apakah penggunaan media pembelajaran berdampak pada hasil belajar IPS siswa kelas 2 SD . Dengan menggunakan metodologi ini, penelitian ini dapat memberikan bukti yang meyakinkan mengenai efek menguntungkan dari pengajaran IPS melalui media pembelajaran terhadap prestasi akademik siswa kelas 2 SD.
PERAN KELUARGA DALAM MEMBENTUK PEMAHAMAN SISWA TENTANG NILAI SOSIAL BUDAYA DALAM MATA PELAJARAN IPS Rajagukguk, Stevani; Simarmata, Ester; Simbolon, Lamria; Hutasoit, Miranda; Siburian, Muliana; Sihotang, Iqnasia
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 02 OKTOBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss2no02pp35

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana keluarga mempengaruhi pemahaman siswa sekolah dasar terhadap nilai-nilai sosiokultural dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Penelitian yang menggunakan metodologi kualitatif dan pendekatan studi kasus ini melibatkan sepuluh keluarga yang memiliki anak di kelas 4-6 sekolah dasar, berusia 9 hingga 12 tahun . Observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian menunjukkan peran penting keluarga dalam menanamkan dan menanamkan nilai-nilai sosial-budaya melalui dialog yang konsisten, partisipasi dalam kegiatan komunal, dan memberikan contoh yang baik bagi anak-anak mereka, dengan menggunakan metode mendongeng, percakapan keluarga, dan pembiasaan.Hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu orang tua dan dampak media. Antusiasme siswa untuk belajar IPS dipengaruhi secara positif oleh keterlibatan aktif keluarga, begitu juga dengan pemahaman konseptual dan modifikasi perilaku mereka. Hasil penelitian ini menyoroti manfaat kolaborasi antara keluarga dan sekolah dalam membantu siswa mengembangkan kesadaran akan nilai-nilai sosial-budaya dengan menunjukkan sinergi antara pendidikan nilai di rumah dan pengajaran IPS di kelas.
EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN ANALITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS DI SD Elsa Br Sidabariba, Octa; Simarmata, Ester J; Banjarnahor, Perinandita; Saragih , Riana Saputri; Panjaitan, Florentina; Sihombing, Mei; Sihotang, Jura Nengsih; Simbolon, Yopinaldo; Manik, Putri; Sipayung, Elsa Ronauli; Purba, Sri Walinda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 02 OKTOBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss2no03pp41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning, PBL) dalam mengembangkan kemampuan analitis siswa pada pembelajaran IPS di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) berupa Nonequivalent Control Group Design, yang melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan metode PBL dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan analitis, yang terdiri dari pretest dan posttest, serta lembar observasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan analitis siswa di kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol (p < 0,05). Rata-rata nilai posttest dan N-Gain kelompok eksperimen berada pada kategori tinggi, sementara kelompok kontrol hanya mencapai kategori sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode pembelajaran berbasis masalah efektif dalam mendorong siswa untuk berpikir kritis, menganalisis permasalahan, dan menemukan solusi yang relevan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode PBL dapat meningkatkan kemampuan analitis siswa secara signifikan dalam pembelajaran IPS. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan sebagai pendekatan inovatif dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini mencakup perlunya pelatihan bagi guru untuk mengoptimalkan penerapan metode pembelajaran berbasis masalah.
PENGARUH METODE GAME BASED LEARNING TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SD 040547 LAUBALENG Br Sembiring, Nina Nintha; Butar-Butar, Sapna Nova Ulina
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 02 OKTOBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss2no04pp47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode game-based learning terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SD 040547 Laubaleng. Minat belajar siswa merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran, namun observasi awal menunjukkan bahwa minat belajar siswa di sekolah ini rendah, sebagaimana tercermin dari perhatian siswa yang minim saat pembelajaran berlangsung dan nilai ulangan yang berada di bawah rata-rata. Salah satu penyebabnya adalah pendekatan pembelajaran yang monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Berdasarkan kajian literatur, metode game-based learning terbukti mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa melalui elemen permainan yang menyenangkan, kompetitif, dan interaktif. Dengan mengimplementasikan pendekatan ini, siswa diharapkan dapat lebih antusias mengikuti pembelajaran, meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dan memahami konsep-konsep IPA dengan cara yang menarik dan berkesan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen untuk mengukur dampak metode game-based learning terhadap minat belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan model pembelajaran yang efektif, serta memberikan panduan praktis bagi guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, khususnya dalam mata pelajaran IPA.
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUI KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS IVA SD NEGERI TEGALPANGGUNG YOGYAKARTA Sesi Marsina, Esra; Efesus, Wihi
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 02 OKTOBER 2024
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol1iss2no05pp53

Abstract

Keaktifan belajar merupakan kegiatan fisik seseorang atau peserta didik di dalam proses pembelajaran untuk tercapainnya pembelajar yang aktif di dalam kelas . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang memengaruhi keaktifan belajar siswa pada pembelajaran tematik pasca pandemi Covid-19 MI Ma’arif NU 1 Langgongsari.Penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif, dimana penelitian yang menekankan pada penjelasan berbentuk uraian. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi ,Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keaktifan belajar siswaa pada pembelajaran tematik di kelas IV ABerdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas IV A, guru menggunakan berbagai cara untuk menerapkan pembelajaran aktif diantaranya guru menggunakan beberapa metode pembelajaran seperti metode ekspositori, penugasan, serta kooperatif Team-Assisted Individualization (TAI). Secara umum keterlibatan siswa mengacu pada partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan ko-kurikuler atau yang berkaitan dengan sekolah, serta dedikasi untuk memenuhi tujuan pembelajaran. Akibatnya, partisipasi dipandang sebagai motivator untuk kesuksesan atau kinerja akademik .Berdasarkan hasil pengamatan lanjutan, siswa kurang memiliki perhatian terhadap materi pelajaran dengan seksama. Hal ini terlihat ketika proses pembelajaran terdapat siswa yang berjalan kesana kemari dan mengganggu temannya. Selain itu, motivasi belajar siswa juga kurang. Hal ini tampak dari pasifnya siswa saat proses pembelajaran.