cover
Contact Name
Meikardo Samuel Prayuda
Contact Email
meichardohanon@gmail.com
Phone
+628116592303
Journal Mail Official
meichardohanon@gmail.com
Editorial Address
Griya Permata IV Blok T No. 54 Sembahe Baru, Kec. Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara 20134
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode
ISSN : -     EISSN : 30906019     DOI : https://doi.org/10.0905/vol1iss1pp1-29
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode adalah platform akademis yang memfokuskan pada penelitian dan pengembangan dalam bidang pendidikan, khususnya dalam penggunaan media, strategi pembelajaran, dan metode pengajaran yang inovatif. Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang memberikan wawasan mendalam tentang penggunaan teknologi pendidikan, strategi efektif dalam pembelajaran, serta pengembangan metode baru dalam proses pendidikan. Dengan fokus ini, jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, pendidik, dan peneliti untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan temuan terbaru dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai tingkatan.
Articles 61 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SD Monica Clara P. Panjaitan; Chindy Sitanggang; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 05 APRIL 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol2iss2no06pp105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas IV SD Negeri 054947 Bukit Gereja, Kabupaten Langkat. Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw mendorong siswa untuk aktif, saling membantu, dan bertanggung jawab tidak hanya terhadap pemahamannya sendiri, tetapi juga terhadap pemahaman teman kelompoknya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode wawancara, observasi, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model jigsaw dapat meningkatkan partisipasi aktif, kerja sama, dan pemahaman materi siswa, namun efektivitasnya dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi lingkungan belajar, dukungan keluarga, fasilitas sekolah, serta variasi dalam strategi mengajar guru. Dengan demikian, model ini terbukti memberikan kontribusi positif terhadap hasil belajar IPS siswa, meskipun diperlukan dukungan lingkungan yang mendukung dan keterlibatan aktif dari guru serta orang tua untuk mengatasi hambatan belajar.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMEBELAJARAN PROYEKTOR DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 173514 SIBONGKAREH Bernita Simanjuntak; Naomi P. Simanjuntak; Ernita Simatupang; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 05 APRIL 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol2iss2no07pp111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi media pembelajaran proyektor dalam meningkatkan minat belajar siswa di SD Negeri 173514 Sibongkareh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media proyektor dalam proses pembelajaran memberikan dampak positif terhadap minat belajar siswa. Siswa menjadi lebih antusias, aktif, dan mudah memahami materi pelajaran. Guru juga merasakan kemudahan dalam menyampaikan materi serta mengelola kelas. Media proyektor terbukti mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, sehingga dapat menjadi solusi dalam meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media proyektor sebagai strategi pembelajaran inovatif yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa di kelas.
ANALISIS PENERAPAN GAME EDUKASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Angel Sura Bina Br Barus; Elisa Br Ginting; Upik Kurniaty Br Lase; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 05 APRIL 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol2iss2no08pp116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan game edukasi sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran Matematika di SDN 104186 Tanjung Selamat. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat siswa dalam belajar matematika karena metode pembelajaran yang monoton dan kurang menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Media pembelajaran yang digunakan berupa aplikasi Wordwall yang dikemas dalam bentuk permainan edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game edukasi memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan minat dan keaktifan siswa. Siswa lebih termotivasi, lebih mudah memahami materi, serta lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, media game edukasi terbukti mampu menjadi alternatif inovatif yang dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran matematika di sekolah dasar.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMBACA PERMULAAN DI KELAS 1 SEKOLAH DASAR NEGERI 02 KANDIS KOTA Hernawati Situmorang; Amelia Puspita Sari Sitorus; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 05 APRIL 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol2iss2no09pp123

Abstract

Membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai siswa sejak kelas I sekolah dasar karena menjadi fondasi dalam proses pembelajaran selanjutnya. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca, seperti belum mengenal huruf, tidak mampu merangkai suku kata menjadi kata, hingga tidak dapat membedakan huruf-huruf tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan membaca permulaan yang dialami siswa kelas I di SDN 02 Kandis Kota serta upaya guru dalam mengatasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca permulaan disebabkan oleh berbagai faktor, baik internal seperti kurangnya kemampuan kognitif dan motivasi siswa, maupun eksternal seperti kurangnya dukungan orang tua dan kurangnya media pembelajaran yang menarik. Upaya yang dilakukan guru antara lain penggunaan metode suku kata, peningkatan pelajaran pengenalan bunyi vokal dan konsonan, serta pemanfaatan media pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Dengan pendekatan yang tepat dan dukungan dari lingkungan sekitar, kemampuan membaca permulaan siswa dapat ditingkatkan secara signifikan.
PENERAPAN METODE BERBASIS PERMAINAN (GBL) UNTUK PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA SD N 18 BONANDOLOK SIANJUR MULA-MULA Wanda Goretti Simarmata; Rahel Luve Sitanggang; Hendra Suprapto Purba; Meikardo Samuel Prayuda
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 05 APRIL 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905.vol2iss2no10pp129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode pembelajaran berbasis permainan (Game-Based Learning/GBL) dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran konvensional yang masih banyak digunakan oleh guru, khususnya di SDN 18 Bonandolok, Kecamatan Sianjur Mula-Mula. Metode pembelajaran GBL dipilih karena mampu mengintegrasikan unsur hiburan dengan tujuan edukatif, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan kolaboratif. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan berbentuk penelitian tindakan kelas yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, dan observasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara guru dan siswa, serta dokumentasi selama pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode GBL mampu meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, serta pemahaman konsep siswa terhadap materi pelajaran. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, lebih fokus dalam mengikuti pembelajaran, dan merasa lebih mudah memahami materi karena disampaikan dalam bentuk permainan yang menantang dan menyenangkan. Guru juga menyatakan bahwa metode ini mempermudah proses penyampaian materi serta menumbuhkan semangat kolaboratif di antara siswa. Implementasi GBL mendorong siswa untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, dan bekerja sama dalam menyelesaikan tantangan permainan, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar secara signifikan. Dibandingkan dengan metode tradisional, siswa lebih memilih GBL karena memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan tidak membosankan. Dengan demikian, pembelajaran berbasis permainan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan menjadi referensi bagi penelitian sejenis di masa depan.
IMPLEMENTASI KEGIATAN MAHASISWA SANTO THOMAS DALAM ASISTENSI MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR : ANALISIS KASUS DI SDN 060901 MEDAN POLONIA Sinaga, Reflina; Tarigan, Paska Sriulina; Manalu, Rizki Bastanta; Sihaloho, Maria Sumanari; Sirait, Yoana Kresensia; Harianja , Angela Aprillicia; Siregar, Radot Fransisca Hayati; Siburian, Yesika; Siringoringo, Tania
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 06 JUNI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol1iss6pp339-345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kegiatan asistensi mengajar oleh mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas di SDN 060901 Medan Polonia. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) yang dirancang untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa calon guru melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan analisis laporan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan asistensi mengajar dilaksanakan secara aktif dan terstruktur, melibatkan mahasiswa dalam pembelajaran di kelas, kegiatan non-akademik, serta tugas administrasi sekolah. Mahasiswa menghadapi sejumlah tantangan seperti keragaman karakter siswa dan keterbatasan media pembelajaran, namun mampu mengembangkan strategi adaptif melalui kolaborasi, inovasi, dan refleksi. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan semangat belajar siswa, penguatan karakter, dan terbentuknya profesionalisme mahasiswa sebagai calon pendidik. Penelitian ini merekomendasikan agar asistensi mengajar terus dikembangkan sebagai program pembelajaran kontekstual yang memperkuat hubungan antara dunia kampus dan dunia sekolah.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SD SWASTA KATOLIK MARIANA MEDAN Sinaga, Reflina; Tarigan, Paska Sriulina; Sitohang, Vina; Sigiro, Ervinna; Silaban, Maria; Nadeak, Resister; Situmorang, Junita; Simanullang, Hasria
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 06 JUNI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol1iss6pp346-352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pengembangan kompetensi guru serta menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan prestasi belajar siswa di SD Swasta Katolik Mariana Medan. Kompetensi guru merupakan aspek penting dalam menentukan kualitas pembelajaran, yang mencakup kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang diperoleh dari guru, kepala sekolah, siswa, serta laporan asistensi mengajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di sekolah tersebut telah mengembangkan kompetensi mengajarnya melalui berbagai metode, seperti penggunaan media pembelajaran, pengelolaan kelas, serta keterlibatan dalam kegiatan sekolah yang bersifat akademik maupun non-akademik. Pengembangan kompetensi ini terbukti berdampak positif terhadap peningkatan keterlibatan, motivasi, dan capaian akademik siswa. Namun, masih terdapat tantangan yang perlu diatasi, seperti keterbatasan variasi metode pembelajaran dan pengembangan profesional yang belum merata. Dengan demikian, pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan perlu terus diupayakan agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan mampu meningkatkan prestasi belajar siswa secara menyeluruh.
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA PELAJARAN IPAS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD N 060922 MEDAN Juliana; Siregar, Nela Suriani; Rumahorbo, Elisabet Jojor; Sinaga, Masriani; Tamba, Venantia
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 06 JUNI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol1iss6pp289-294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui pendekatan Tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan di UPT SD Negeri 060922 Medan dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas IIIA UPT SDN 060922 yang beralamat di JL. Kemuning Kec. Medan Sunggal, kota Medan Prov. Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil observasi dan wawancara awal menunjukkan bahwa rendahnya motivasi belajar siswa menjadi kendala utama yang memengaruhi hasil belajar, khususnya pada mata Pelajaran IPAS. Melalui pelaksanaan Tindakan yang dirancang dalam siklus-siklus pembelajaran, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam motivasi dan hasil belajara siswa setelah Tindakan dilakukan. Dengan demikian, pendekatan Tindakan kelas dapat menjadi Solusi efektif untuk mengatasi permasalahan rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI SD TAMAN SISWA MEDAN SELAYANG Ambarwati, Nova Florentina; Sitepu, Mika Pepayosa; Siburian, Esther Evi Rianty; Girsang, Gresia Novelita; Hasibuan, Gelora
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 06 JUNI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol1iss6pp295-300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Taman Siswa Medan Selayang melalui penerapan model pembelajaran Problem Solving berbantuan alat peraga. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi Piktogram dan Diagram Batang, serta terbatasnya penggunaan model dan media pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa. Instrumen yang digunakan mencakup observasi, tes tertulis, dan dokumentasi, dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan dari pra-siklus hingga siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 33,3% pada pra-siklus menjadi 52,4% di siklus I, dan mencapai 85,7% pada siklus II. Aktivitas guru dan siswa juga menunjukkan peningkatan kualitas pelaksanaan pembelajaran. Temuan ini membuktikan bahwa model pembelajaran Problem Solving berbantuan alat peraga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, bermakna, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar.
LITERASI DIGITAL SEBAGAI PILAR SISWA MERDEKA BELAJAR DALAM PRAKTIK ASISTENSI MENGAJAR MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS KATOLIK SANTO THOMAS MEDAN DI UPT SD NEGERI 060922 MEDAN SUNGGAL Purba, Joen Parningotan; Sinaga, Reflina; Siregar, Nela Suriani; Rumahorbo, Elisabet Jojor; Sinaga, Masriani; Manurung, Vince Kristin; Tamba, Venantia; Tamba, Lestarina
Jurnal Pendidikan: Media, Strategi, dan Metode VOLUME 01 NO 06 JUNI 2025
Publisher : Pustaka Karya Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0905/vol1iss6pp333-338

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah mengubah wajah pendidikan di seluruh dunia. Di Indonesia, konsep Merdeka Belajar yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mendorong terwujudnya sistem pendidikan yang lebih fleksibel, inklusif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa. Dalam konteks ini, literasi digital menjadi salah satu kompetensi kunci yang harus dimiliki oleh siswa agar mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Literasi digital tidak hanya mencakup kemampuan mengakses dan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup keterampilan berpikir kritis, etika dalam penggunaan media digital, serta kemampuan untuk menciptakan dan membagikan informasi secara bertanggung jawab. Di tingkat sekolah dasar, pengenalan literasi digital sejak dini menjadi landasan penting dalam membentuk karakter siswa yang cakap secara digital. Sebagai bagian dari implementasi program Kampus Merdeka, mahasiswa Universitas Katolik Santo Thomas Medan melaksanakan praktik asistensi mengajar di UPT SD Negeri 060922 Medan Sunggal. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata dalam proses pembelajaran serta menjadi ajang penerapan teori pendidikan yang telah dipelajari. Dalam praktiknya, mahasiswa berupaya mengintegrasikan literasi digital dalam kegiatan belajar mengajar, baik melalui media interaktif maupun pemanfaatan internet sebagai sarana belajar mandiri. Tulisan ini akan membahas bagaimana praktik asistensi mengajar mahasiswa dapat menjadi motor penggerak literasi digital di sekolah dasar, serta bagaimana peran tersebut mendukung terciptanya siswa merdeka yang mampu belajar secara mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab.