cover
Contact Name
Roni Pasla
Contact Email
ronipasla20@gmail.com
Phone
+6285278228125
Journal Mail Official
ronipasla20@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 65 Bangkinang Kota, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi
ISSN : -     EISSN : 30904366     DOI : -
Jurnal ini memuat kajian ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang terintegrasi, mendorong kolaborasi akademik lintas bidang untuk menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Fokus utamanya pengembangan pengetahuan melalui pendekatan multidisipliner yang menyatukan teori dan praktik dalam riset akademik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 69 Documents
The Depths of the Human Soul: Freud's Deconstruction and the Reconstruction of the Spirit in the Book of Sirr al-Asrar Masita, Dewi; Khabibah, Khabibah
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.62

Abstract

This study explores the complexity of the human psyche through hermeneutical methods, while reexamining Freud's psychological map with a deconstructive approach. The structure of the id, ego, and superego is reexamined, and the concept of the soul is reformulated based on Abdul Qadir al-Jilani's Sirr al-Asrar. This literature research relies on primary sources, particularly Freud's works and texts from Sirr al-Asrar. The findings indicate that Freud's structure of the soul is limited to a psychodynamic understanding, while Sirr al-Asrar offers a spiritual dimension as a center of consciousness capable of addressing the existential challenges of today. The hermeneutic approach opens up a richer perspective on the psychological dynamics of modern humans. This research report makes an important contribution to the field of psychospirituality and contemporary psychotherapy practices.
Koreografi Tari Bangau Di Kampung Laban Kenagarian Salido Kecamatan Iv Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Kodratilla, Salsa; Nerosti, Nerosti
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Koreografi Tari Bangau Di Kampung Laban Kenagarian Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Instrumen penelitian dalah peneliti sendiri dan dibantu dengan alat tulis dan kamera. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi data dam menyimpulkan data. Hasil penelitian menemukan koreografi Tari Bangau dari 2 aspek yaitu proses dan bentuk. Proses koreografi meliputi tema/ide, eksplorasi, improvisasi dan komposisi. Aspek bentuk, meliputi elemen gerak, desain lantai, desain dramatik, komposisi kelompok, penari, kostum dan tata rias, dan musik. Gerak terdiri dari 12 ragam gerak, yaitu sambah, transisi, tabang, malenggok tabang, inggok, maliek makanan, mencotok, malambuik makanan, makan, manyisisak bulu, bakajaran dan terakhir ditutup dengan gerak sambah. Desain lantai, terdapat 4 pola yaitu: berbanjar, bersaf, menyilang/diagonal dan lingkaran. Desain dramatik ini dibagi ke dalam tiga bagian utama yiatu awal, klimaks dan akhir dalam Tari Bangau menerapkan pola kerucut tunggal, yaitu struktur alur yang dimulai dari suasana yang tenang, kemudian perlahan membangun ketegangan menuju puncak klimaks, dan akhirnya kembali mereda ke suasana yang damai di akhir pertunjukan. Komposisi kelompok Tari Bangau adalah komposisi kecil atau tari duet, karena ditarikan oleh 2 orang penari saja. Kedua penari selalu melakukan gerak serempak. Penari Tari Bangau terdiri 2 orang, 1orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Kostum, penari laki – laki dan perempuan sama bentuknya, yaitu baju taluak balango (baju silek) dan celana galembong, sesampiang, ikek pinggang dan deta batiek. Perempuan memakai make up sederhana. Musik pengiring tari adalah talempong pacik, gandang sarunai dan pupuik katopong.
Konsep Ajaran Keluarga Sukinah sebagai Bekal Grehasta Asrama bagi Siswa Generasi Z Metra, I Gede; Kandel, I Gede; Wanta, I Nengah; Lastari, Eka Susanta
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i3.78

Abstract

Perubahan zaman pada era digital telah membawa pengaruh besar terhadap pola pikir, gaya belajar, dan interaksi sosial generasi Z. Generasi ini dikenal adaptif terhadap teknologi, namun di sisi lain menghadapi tantangan berupa penurunan sensitivitas sosial dan krisis moral. Kondisi tersebut menuntut sistem pendidikan untuk mengintegrasikan aspek spiritual dan moral secara seimbang dengan perkembangan intelektual. Dalam konteks ajaran Hindu, nilai-nilai Keluarga Sukinah yang bersumber dari konsep Grehasta Asrama menawarkan pedoman etika dan spiritual yang relevan bagi pembentukan karakter generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian konseptual reflektif dengan sumber data primer dari literatur Hindu klasik seperti Manava Dharmasastra, Bhagavadgītā, dan Sarasamuccaya, serta data sekunder dari teori perkembangan dan pembelajaran modern. Analisis dilakukan melalui tiga tahap: analisis teks, refleksi pedagogis, dan sintesis teoretis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti Dharma (tanggung jawab), Satya (kejujuran), Ahimsa (tanpa kekerasan), kebersamaan, dan pengendalian diri memiliki relevansi tinggi terhadap pembentukan karakter generasi Z. Strategi pembelajaran yang efektif untuk menginternalisasi nilai-nilai tersebut meliputi pembelajaran berbasis proyek, refleksi nilai, role play, dan service learning dengan dukungan literasi digital yang etis. Ajaran Keluarga Sukinah berpotensi menjadi landasan bagi pendidikan agama Hindu yang kontekstual, humanistik, dan spiritual, serta mampu menjembatani pendidikan sekuler dan religius dalam membentuk generasi muda yang cerdas sekaligus bermoral.
Dampak Penggunaan Taktik Etis Dan Tidak Etis Terhadap Hubungan Jangka Panjang Dalam Negosiasi Bisnis Prayoga, Chandra; Taufik, Achmad; Wulan Dini, Saptia; Sukamto, Yudhistira; Davina, Zahwa; Robain, Wilchan
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i3.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan taktik etis dan tidak etis terhadap hubungan jangka panjang dalam negosiasi bisnis. Dalam konteks dunia bisnis modern yang kompetitif, proses negosiasi menjadi faktor penting dalam membangun kemitraan dan mempertahankan hubungan profesional. Penggunaan taktik etis, seperti kejujuran, transparansi, dan saling menghormati, dapat menciptakan kepercayaan serta memperkuat kerja sama jangka panjang antar pihak. Sebaliknya, penerapan taktik tidak etis seperti manipulasi, kebohongan, dan eksploitasi informasi dapat menghasilkan keuntungan sesaat namun berpotensi merusak reputasi dan kepercayaan bisnis di masa depan. Melalui pendekatan deskriptif dan analisis literatur, penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan negosiasi tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh proses yang menjunjung nilai-nilai etika sebagai fondasi hubungan bisnis yang berkelanjutan.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membina Akhlak Kedisiplinan Siswa Kirana, Lufiyah Ayu
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i3.81

Abstract

Makalah ini disusun sebagai respon atas semakin maraknya degradasi moral dan kedisiplinan siswa di lingkungan sekolah akibat pengaruh zaman modern, media sosial, dan lemahnya keteladanan dari lingkungan sekitar. Alasan penulisan makalah ini adalah untuk mengkaji lebih mendalam bagaimana peran guru pendidikan agama islam (PAI) dalam membina akhlak dan kedisiplinan siswa, serta untuk mengetahui strategi yang efektif dalam pembentukan karakter siswa yang baik. Guru PAI tidak hanya bertugas menyampaikan materi ajar, tetapi juga berperan sebagai teladan, pembimbing dan motivator dalam kehidupan sehari-hari siswa. Berbagai strategi diterapkan seperti keteladanan, pembiasaan, nasehat, latihan, serta pemberian hukuman dan penghargaan. Namun, proses ini tidak lepas dari tantangan besar, seperti pengaruh negatif media sosial, kurangnya dukungan orang tua, beban administratif, hingga keterbatasan pelatihan guru. Oleh karena itu sinergi antara sekolah, orangtua dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga unggul dalam akhlak dan kedisiplinan.
Keterampilan Interpersonal Dalam Negosiasi Hasibuan, Arma Winarti; Andriyan, Andriyan; BR, Dini Aulia; Gultom, Miranda Sesilia; Robain, Wilchan
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i3.84

Abstract

Penelitian ini membahas keterampilan interpersonal (interpersonal skill) sebagai faktor utama dalam keberhasilan proses negosiasi, baik dalam konteks personal maupun profesional. Keterampilan interpersonal mencakup kemampuan berkomunikasi secara efektif, memahami emosi orang lain, membangun hubungan yang saling percaya, serta mengelola dinamika interaksi sosial dengan empati dan profesionalisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kemampuan interpersonal dengan efektivitas negosiasi melalui pendekatan komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah seperti buku, jurnal akademik, serta artikel daring yang relevan dan kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan interpersonal memiliki pengaruh signifikan terhadap efektivitas negosiasi. Kemampuan mendengarkan aktif, empati, komunikasi verbal dan nonverbal, serta pengendalian emosi terbukti menjadi elemen penting dalam menciptakan suasana negosiasi yang kondusif. Selain itu, strategi komunikasi yang tepat memungkinkan terciptanya kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak (win-win solution). Dengan demikian, keterampilan interpersonal tidak hanya berperan dalam mencapai hasil negosiasi yang optimal, tetapi juga dalam membangun hubungan jangka panjang yang berlandaskan kepercayaan dan saling menghormati.
Strategi Mengatasi Deadlock Dalam Negosiasi Ramadana, Fahrul; Sabiya, Aathifah; Fahri, Muhammad Abdi; Aritonang, Devi Surya; Sari, Adinda Puspita; Robain, Wilchan
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i3.85

Abstract

Deadlock dalam negosiasi merupakan kondisi ketika proses perundingan mengalami kebuntuan akibat perbedaan posisi, kurangnya komunikasi, serta ketidakmampuan para pihak menemukan kepentingan bersama. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab deadlock serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk mengatasinya melalui pendekatan yuridis normatif dan studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa deadlock umumnya dipicu oleh kekakuan posisi, salah persepsi, bias kognitif, tekanan emosional, serta minimnya alternatif solusi. Berbagai strategi seperti reframing, penggunaan standar objektif, penerapan BATNA, teknik caucus, serta keterlibatan pihak ketiga (mediasi) terbukti mampu membuka kembali ruang dialog dan mengembalikan proses negosiasi ke arah yang konstruktif. Penelitian ini menegaskan bahwa kemampuan memahami kepentingan dasar, mengelola emosi, dan membangun komunikasi kolaboratif merupakan aspek kunci dalam mencegah dan mengatasi deadlock secara efektif.
Persepsi Siswa Kelas XI Terhadap Relevansi Pancasila Sebagai Ideologi Negara Dalam Kehidupan Sekolah Dan Pergaulan Girsang, Dina M; Pakpahan, Fanny N.; Simanullang, Oshinta; Siburian, Yulia H.; Setiawan, Anugerah; Sianturi, Martha
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i3.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi siswa kelas XI mengenai relevansi Pancasila sebagai ideologi negara dalam kehidupan sekolah dan interaksi sosial sehari-hari. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pengaruh digital, dan perubahan pola pergaulan remaja, pemahaman siswa terhadap Pancasila menjadi semakin penting untuk diteliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga orang siswa kelas XI dan satu guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari SMA Budi Murni 1 Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai pemahaman konseptual siswa serta penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi yang cukup signifikan dalam pemahaman siswa. Satu siswa memiliki pemahaman yang kuat dan mampu mengaitkan Pancasila dengan tata kelola pemerintahan dan perilaku sosial. Sementara itu, dua siswa lainnya hanya memahami Pancasila pada tingkat dasar dan lebih berfokus pada hafalan, sehingga sulit bagi mereka untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam situasi sehari-hari. Perbedaan ini berpengaruh langsung terhadap sikap dan perilaku siswa, seperti rasa percaya diri, sopan santun, kerja sama, serta kemampuan berpartisipasi. Berbagai faktor turut memengaruhi persepsi dan implementasi nilai Pancasila, termasuk budaya sekolah, pola asuh keluarga, pengaruh teman sebaya, dan media sosial. Tantangan seperti kurangnya pembelajaran kontekstual, minimnya pengalaman praktis, serta rendahnya kepercayaan diri juga menjadi hambatan dalam proses internalisasi nilai. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Pancasila tetap dianggap relevan, penerapannya di kalangan siswa masih belum konsisten dan memerlukan penguatan pendidikan karakter serta pembiasaan nilai dalam kehidupan sekolah.
Analisis Minat Belajar Siswa terhadap Mata Pelajaran Matematika Kelas VI di SDN 38 Lubuk Sao Donie, Donie; Hartanti, Devi Tri; Simanjuntak, Putri Ajijah; Zahari, Monalius; Armapriadi, Dimas; Sandra, Arsy Adelia
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 3 (2025): September-Desember
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i3.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat minat belajar siswa kelas VI SDN 38 Lubuk Sao pada mata pelajaran Matematika serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen angket skala Likert yang terdiri dari empat indikator: perasaan senang, perhatian, ketertarikan, dan keterlibatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa berada pada kategori cukup hingga tinggi, dengan indikator perasaan senang dan ketertarikan menjadi aspek paling dominan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian selanjutnya disarankan mengeksplorasi peran media pembelajaran dan dukungan lingkungan belajar.
Ragam Media Video Pembelajaran: Analisis Karakteristik, Kelebihan, dan Keterbatasan Via, Azizah Nurma; Aprilia, Rima; Faishol, Riza
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.100

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mentransformasi pendidikan, dengan video menjadi media pembelajaran yang sangat efektif. Namun, kompleksitas dalam memilih ragam video yang tepat sesuai tujuan pembelajaran masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan systematic review terhadap ragam media video pembelajaran dan implikasinya terhadap efektivitas pembelajaran, serta mengembangkan kerangka seleksi berbasis bukti. Metode yang digunakan adalah studi pustaka sistematis dengan analisis kualitatif terhadap 42 artikel terpilih dari database seperti Google Scholar dan SINTA. Hasil penelitian mengidentifikasi lima ragam video utama: tutorial demonstratif, animasi, presentasi naratif, interaktif, dan screencast, masing-masing dengan keunggulan pedagogis spesifik. Efektivitasnya sangat bergantung pada keselarasan antara karakteristik media, peserta didik, dan tujuan pembelajaran. Berdasarkan temuan, dikembangkan sebuah evidence-based selection framework yang mengintegrasikan Cognitive Theory of Multimedia Learning dan manajemen beban kognitif untuk memandu pemilihan. Kesimpulannya, pendekatan diferensiasi dalam pemilihan ragam video berdasarkan analisis kontekstual adalah kunci optimalisasi pembelajaran. Penelitian ini berkontribusi pada bidang teknologi pendidikan dengan menyediakan kerangka preskriptif yang menjembatani teori dan praktik.