cover
Contact Name
Roni Pasla
Contact Email
ronipasla20@gmail.com
Phone
+6285278228125
Journal Mail Official
ronipasla20@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 65 Bangkinang Kota, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi
ISSN : -     EISSN : 30904366     DOI : -
Jurnal ini memuat kajian ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang terintegrasi, mendorong kolaborasi akademik lintas bidang untuk menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Fokus utamanya pengembangan pengetahuan melalui pendekatan multidisipliner yang menyatukan teori dan praktik dalam riset akademik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 94 Documents
Implementasi Manajemen Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK) di SMP Negeri 1 Praya Barat Astarina, Astarina; Hadi, Syamsul; Mustari, Mohamad; Syarifuddin, Syarifuddin
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.24

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis implementasi manajemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMP Negeri 1 Praya Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru TIK, dan staf administrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen TIK di sekolah ini masih berada pada tahap awal dengan sejumlah keterbatasan, seperti belum adanya perencanaan strategis yang terdokumentasi, infrastruktur TIK yang belum merata, serta kompetensi SDM yang belum optimal. Sistem komunikasi digital digunakan secara informal dan belum terintegrasi ke dalam platform manajemen sekolah yang terdokumentasi secara sistematis. Monitoring dan evaluasi pemanfaatan TIK belum dilakukan secara berkala dan berbasis indikator kinerja. Kendati menghadapi sejumlah hambatan seperti keterbatasan anggaran, minimnya pelatihan, dan kurangnya sistem pendukung, sekolah telah mulai menunjukkan upaya peningkatan melalui inovasi pembelajaran digital dan kolaborasi lintas pihak.  Transformasi manajemen TIK di sekolah dapat tercapai dengan penguatan perencanaan strategis, pelatihan SDM yang berkelanjutan, sistem evaluasi digital terintegrasi, serta kebijakan yang mendukung pemanfaatan teknologi secara optimal dalam tata kelola pendidikan.
Optimalisasi Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam Pelaksanaan Uji Kesetaraan pada Program Pendidikan Kesetaraan di SPNF SKB Kota Mataram Jayadi, Rosi; Zarkasi, Zarkasi; Mustari, Mohammad
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.25

Abstract

Pendidikan kesetaraan merupakan langkah strategis untuk memberikan hak belajar yang setara bagi masyarakat yang tidak menempuh jalur pendidikan formal. Seiring dengan perkembangan zaman, pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi sangat penting untuk mendukung keberhasilan program ini, terutama dalam proses Uji Kesetaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi implementasi TIK dalam Uji Kesetaraan yang dilaksanakan di SPNF SKB Kota Mataram pada tahun 2024. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan evaluasi teknis pelaksanaan kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan TIK dalam proses sinkronisasi data, simulasi, gladi bersih, dan pelaksanaan ujian memberikan dampak positif terhadap efektivitas dan efisiensi pelaksanaan Uji Kesetaraan. Sistem ujian berbasis digital mempercepat proses evaluasi, meningkatkan akurasi penilaian, serta mempermudah distribusi informasi hasil ujian. Namun, terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan infrastruktur jaringan, variasi tingkat literasi digital peserta, dan gangguan teknis selama ujian. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pelatihan literasi digital, penguatan infrastruktur TIK, serta penyediaan dukungan teknis yang responsif selama ujian berlangsung. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan kualitas dan inklusivitas pendidikan kesetaraan melalui transformasi digital yang berkelanjutan.
Implementasi Asessmen Sumatif Berbasis CBT Dalam Kerangka Peningkatan Hasil Dan Literasi Digital Siswa di SMA Negeri 8 Mataram Yusran, Habibi; Ayulan, Sri; Mustari, Mohammad
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.26

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut satuan pendidikan untuk mengadopsi teknologi dalam berbagai aspek pembelajaran, termasuk sistem penilaian. Salah satu inovasi yang diimplementasikan adalah asesmen sumatif berbasis Computer-Based Test (CBT). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pelaksanaan asesmen sumatif berbasis CBT di SMA Negeri 8 Mataram, mencakup aspek implementasi teknis, dampak terhadap hasil belajar, kontribusinya terhadap literasi digital, serta hambatan dan solusi yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBT telah berjalan cukup efektif ditandai dengan kesiapan infrastruktur, kompetensi guru, dan respons positif dari siswa. Pelaksanaan asesmen digital ini terbukti mampu meningkatkan rata-rata hasil belajar serta menumbuhkan literasi digital siswa melalui penguasaan perangkat, pemahaman antarmuka digital, hingga peningkatan kemandirian belajar. Namun, tantangan masih ditemukan dalam hal keterbatasan perangkat, kendala jaringan internet, serta kesiapan psikologis dan teknis sebagian siswa dan guru. Sekolah merespons dengan strategi berupa penyediaan perangkat, pelatihan, dan simulasi CBT. Temuan ini merekomendasikan pentingnya penguatan infrastruktur TIK dan peningkatan kapasitas SDM dalam mendukung implementasi asesmen berbasis teknologi guna menjamin mutu dan relevansi pendidikan di era digital.
Penyakit Stomatitis Aphtosa (Sariawan) Pada Kalangan Remaja Sari, Kurnia Permata
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.27

Abstract

Stomatitis sering dikenal sebagai sariawan. Sariawan merupakan suatu kelainan luka atau peradangan di bibir atau selaput lendir mulut, yang ditandai adanya bercak luka berwarna putih pada dinding mulut, bibir atas, dan lidah. Sariawan memang bukan penyakit yang serius atau bahkan mengancam jiwa, tetapi kondisi ini sangat mengganggu. Walaupun ukurannya kecil dan letaknya tersembunyi di rongga mulut, sariawan bisa menimbulkan rasa nyeri hebat, sehingga membuat susah untuk makan dan berbicara. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi Pengetahuan dan Sikap kalangan remaja tentang penyakit sariawan dengan melakukan penelitian menggunakan kuisioner form. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif korelasi yaitu dengan cara pengumpulan data sekaligus pada suatu waktu Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis deskriptif dengan pendekatan cross sectional yakni bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap kalangan remaja. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu kategori pengetahuan menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan yang cukup baik yaitu 74,33/ 100, dan median wawasan pengetahuan dari responden yaitu 80/ 100 dan rentang wawasan yang minim tentang penyakit tersebut yaitu 30/100. bahwa jenis kelamin dari responden tersebut yaitu laki laki 25 orang (25%) dan perempuan sebanyak 75 orang (75%). Dari hasil tersebut responden terbanyak adalah perempuan. jadi pada penelitian ini kelompok usia yang palinag banyak berusia 19 tahun (41%).Hasil penelitian presentasi yang pernah mengalami sariawan yaitu pernah mengalami sariwan yaitu 96%, dan yang tidak pernah mengalami sariawan yaitu 4%.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Tik) Dalam Peningkatan Mutu Layanan Manajemen Sekolah di SDN Selanglet Husni, Vega Novia Asrila; Yudana, I Gede; Mustari, Mohamad; Syarifuddin, Syarifuddin
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.29

Abstract

This study aims to explore in depth how the application of Information and Communication Technology (ICT) can encourage the improvement of the quality of managerial services at SDN Selanglet. In the context of education modernization, ICT is expected not only to be a learning tool, but also an important pillar in supporting a more effective, efficient and transparent school governance system. Using a qualitative approach and case study design, this research collected data through in-depth interviews, direct field observations, and analysis of internal school documents. The findings of this study show that the utilization of ICT plays a significant role in accelerating administrative processes, simplifying reporting mechanisms, and improving the quality of communication between the school, students, parents and other stakeholders. The implementation of ICT at SDN Selanglet is carried out in stages, starting from the initial strategy of providing basic equipment and digital literacy training for educators and education personnel, to the advanced strategy of developing a digital-based school information system. The key to the success of this digital adaptation lies in the harmonious collaboration between principals, teachers and administrative staff who demonstrate a high commitment to technology-based management innovation. Overall, the results of this study emphasize that the existence of ICT is not only a technical tool, but also a tool that can be used to support the school.
Systematic Literature Review : Epidemiologi, Faktor Risiko, Dan Penatalaksanaan Penyakit Kardiovaskular Pada Lansia Pratiwi, Atikah; Hera, Salwa Radha
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.32

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor risiko, mekanisme fisiologis, dan strategi pencegahan penyakit kardiovaskular (PKV) pada lansia melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Temuan menunjukkan bahwa penuaan fisiologis, gangguan metabolisme lipid, serta inflamasi kronis berkontribusi terhadap peningkatan risiko PKV, sementara faktor sosial seperti akses layanan kesehatan dan edukasi turut memperburuk kondisi lansia. Hiperkolesterolemia familial yang sering luput dari deteksi dini memiliki dampak signifikan terhadap morbiditas lansia. Intervensi berbasis komunitas, seperti edukasi dan deteksi dini di tingkat Puskesmas, terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan jantung secara hemat biaya. Strategi pengelolaan PKV harus mencakup pencegahan dini, skrining komunitas, serta kebijakan kesehatan adaptif untuk mengurangi beban penyakit dan meningkatkan kualitas hidup lansia.
Digitalisasi Perpustakaan Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca Dan Literasi Siswa Di SMAN 2 Mataram Wahyu, Wahyu Ahady Irnawan; Iskandar, Lalu; Mustari, Mohamad; Syarifuddin, Syarifuddin
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.34

Abstract

ABSTRAK Di era digital saat ini, transformasi layanan perpustakaan konvensional menjadi digital menjadi kebutuhan strategis dalam mewujudkan lingkungan belajar yang efektif dan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi digitalisasi perpustakaan SMAN 2 Mataram serta menganalisis pengaruhnya terhadap peningkatan minat baca dan literasi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan analisis statistik kunjungan serta peminjaman perpustakaan selama tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi perpustakaan di SMAN 2 Mataram mencakup layanan akses e-book, fasilitas ruang baca digital, serta program literasi berbasis teknologi. Data kunjungan dan peminjaman menunjukkan peningkatan signifikan pada bulan Oktober dan November, yang mencerminkan tingginya antusiasme siswa terhadap fasilitas perpustakaan modern. Meskipun demikian, tidak seluruh pengunjung melakukan peminjaman, yang menunjukkan perubahan pola literasi siswa dari membaca cetak ke digital. Pembahasan dikaitkan dengan teori CORI, multiliterasi, dan transliterasi, yang menguatkan bahwa perpustakaan digital berperan penting dalam membentuk budaya baca yang adaptif dan partisipatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi perpustakaan berdampak positif terhadap keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi, namun masih diperlukan strategi lanjutan untuk memperkuat literasi digital dan integrasi perpustakaan dalam pembelajaran. ABSTRACT In the digital era, transforming conventional library services into digital platforms is a strategic necessity to create modern and effective learning environments. This study aims to describe the implementation of library digitalization at SMAN 2 Mataram and to analyze its impact on students' reading interest and literacy development. Employing a qualitative descriptive approach with a case study design, data were collected through observation, in-depth interviews, documentation analysis, and examination of statistical records of library visits and book borrowing throughout 2024. The findings indicate that the digitalization of the SMAN 2 Mataram library includes access to e-books, digital reading rooms, audiovisual facilities, and literacy programs supported by information technology. A significant increase in library visits and borrowing was observed in October and November, indicating students’ growing enthusiasm toward modern library services. However, the number of borrowers did not match the number of visitors, suggesting a shift in students’ reading behavior from physical to digital content. These results align with the theoretical framework of Concept-Oriented Reading Instruction (CORI), multiliteracies, and transliteracy, which emphasize the role of multimodal environments and digital engagement in shaping sustainable literacy practices. In conclusion, digital library implementation at SMAN 2 Mataram positively contributes to enhancing student literacy, although further strategic integration into teaching and learning processes is recommended.
Peran Teknologi Dalam Tranformasi Pendidikan Pada Era Global di SMAS Darussalam Muttaqin, M. Khoirul; Rosyadi, Ahmad Saifu; Fadholi, M. Zuhdil Wafa
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.36

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran teknologi dalam transformasi pendidikan di SMAS Darussalam (SMASDA) untuk memahami implementasi, tantangan, dan solusi optimalisasi teknologi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian adalah menganalisis bentuk penerapan teknologi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi pengembangan teknologi pendidikan di sekolah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, dan staf administrasi sebagai informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan validitas data. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa teknologi telah berperan transformasional dalam berbagai aspek pendidikan di SMASDA, meliputi pembelajaran (Google Classroom, Quizziz, Zoom), administrasi (e-raport, sistem kehadiran digital), dan manajemen sekolah (website, media sosial). Implementasi teknologi meningkatkan efisiensi administrasi, interaktivitas pembelajaran, dan partisipasi siswa, meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur internet dan kesenjangan literasi digital guru. Keberhasilan transformasi digital di SMASDA didukung oleh tiga faktor utama: kebijakan sekolah yang progresif, adaptasi guru terhadap teknologi, dan penerimaan positif siswa sebagai generasi digital native. Temuan penelitian ini memperkuat pentingnya pendekatan holistik dalam transformasi pendidikan berbasis teknologi, yang tidak hanya fokus pada penyediaan perangkat tetapi juga pada penguatan infrastruktur, peningkatan kompetensi digital pendidik, dan pengembangan kurikulum yang adaptif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang implementasi teknologi pendidikan di tingkat sekolah menengah serta menawarkan rekomendasi praktis bagi pengembangan pendidikan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Dampak Keterbatasan Infrastruktur TIK Terhadap Efektivitas Pembelajaran Digital (Studi Penerapan Model TPACK di SDN 3 Jagaraga) Husen, Saddam; Hizbullah, Hizbullah; Mustari, Mohammad
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak dari keterbatasan infrastruktur TIK terhadap efektivitas digital learning di SD Negeri 3 Jagaraga melalui pendekatan model Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sekolah memiliki infrastruktur seperti perangkat Chromebook dan laptop, namun keterbatasan kuantitas, kondisi perangkat yang sudah lama, serta keterbatasan jaringan internet menghambat pelaksanaan digital learning secara maksimal. Mengatasi hal tersebut, guru menggunakan berbagai strategi inovatif seperti penggunaan media offline, perangkat pribadi serta kolaborasi antar guru. Namun kompetensi terhadap model TPACK masih rendah, sehingga penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan TPACK berbasis penguatan manajemen perangkat TIK, kondisi lapangan serta dukungan kebijakan pendidikan yang konstruktif.
Mengembangkan Kurikulum Pembelajaran Yang Relevan Untuk Siswa Sekolah Dasar Khaudli, Muh. Imam; Wibowo, Tri Reza
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Mei-Agustus ("Spesial Issue")
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v1i2.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kurikulum pembelajaran yang relevan bagi siswa SD Inpres 69 Aurmeos, dengan mempertimbangkan kondisi sosial, budaya, dan ekonomi lokal yang memengaruhi proses pendidikan. Metode yang digunakan adalah research and development (R&D), dengan langkah-langkah meliputi analisis kebutuhan, penyusunan draf kurikulum, validasi ahli, uji coba terbatas, serta evaluasi implementasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang selama ini digunakan belum sepenuhnya sesuai dengan realitas kehidupan siswa, sehingga menyebabkan rendahnya keterlibatan dan pemahaman dalam pembelajaran. Keterbatasan sarana seperti teknologi dan media pembelajaran juga menjadi kendala utama. Kurikulum yang dikembangkan melalui penelitian ini bersifat adaptif dan fleksibel, memberikan ruang bagi guru untuk menyesuaikan metode dan materi ajar sesuai konteks lokal serta kemampuan siswa. Kurikulum baru ini mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan muatan lokal yang aplikatif, sehingga menciptakan proses belajar yang lebih bermakna, memberdayakan, dan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil seperti SD Inpres 69 Aurmeos.

Page 3 of 10 | Total Record : 94