cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Desain Modifikasi Struktur Gedung Pusat Penelitian Dan Pendidikan Dokter Gigi Universitas Brawijaya Malang Dengan Penambahan Lantai Menggunakan Sistem Rangka Bresing Eksentris Ahmad Fatihuddin Afif; Heppy Kristijanto; Tavio Tavio
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.711 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.26813

Abstract

Pada awalnya gedung Dental Nano Material Pusat Penelitian dan Pendidikan Dokter Gigi Universitas Brawijaya ini merupakan gedung 10 lantai yang menggunakan konstruksi beton bertulang dengan luas bangunan 60,2 m x 60 m, dimana luas bangunan sama per lantainya. Sebagai bahan perencanaan ini, akan dilakukan modifikasi penambahan lantai keatas pada struktur gedung Dental Nano Material Pusat Penelitian dan Pendidikan Dokter Gigi Universitas Brawijaya menggunakan Sistem Rangka Bresing Eksentris. Modifikasi desain yang akan dilakukan adalah expansi lantai gedung dengan menggunakan struktur baja. Dari analisa dan hasil perhitungan diperoleh hasil, yaitu tebal pelat bondeks 9 cm, dimensi balok induk WF 600 x 300 x 12 x 20, balok link WF 600 x 300 x 12 x 20, dimensi bresing WF 350 x 350 x 12 x 19, dimensi kolom WF 400 x 400 x 20 x 35, dan panjang elemen link direncanakan 100 cm. Kondisi eksisting masih mampu menahan expansi 5 lantai keatas.
Desain Modifikasi Struktur Gedung Apartemen Gunawangsa Tidar Surabaya Menggunakan Struktur Beton Bertulang Dengan Sistem Outrigger Dan Belt-Truss Fauzan Kurnianto; Faimun Faimun; Tavio Tavio
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.155 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.26841

Abstract

Gunawangsa Tidar Surabaya memiliki 3 buah tower dengan 37 lantai pada setiap towernya. Dengan ketinggian hingga ±115 meter dan struktur bangunan yang langsing, simpangan yang terjadi akibat beban lateral cenderung berlebihan. Untuk mengatasi masalah tersebut, bangunan perlu dimodifikasi agar performa bangunan dalam menahan beban lateral lebih baik lagi. Namun jika sistem struktur yang biasa dipertahankan, dimensi elemen struktur yang dibutuhkan akan menjadi lebih besar dan mengurangi ruang. Maka diperlukan alternatif solusi untuk mengurangi simpangan yang terjadi tanpa memperbesar dimensi elemen struktur yang sudah ada. Dengan mempertahankan dimensi elemen struktur beton yang sudah ada, bangunan dimodifikasi menggunakan sistem outrigger dan belt-truss. Sistem outrigger dan belt-truss efektif dalam meningkatkan kekakuan bangunan. Balok outrigger dipasang menghubungkan corewall dan kolom eksterior. Sedangan belt-truss dipasang menghubungkan antar kolom eksterior. Sehingga masalah simpangan yang berlebihan akibat beban lateral dapat teratasi. Dari hasil perencanaan diketahui simpangan lantai terbesar terletak pada hampir setengah dari total ketinggian bangunan. Maka balok outrigger dan belt-truss dipasang di ketinggian tersebut, tepatnya pada lantai 22. Dimensi balok outrigger dan belt truss adalah 400 x 2000 mm. Dan dari analisa menggunakan program bantu Extract didapat nilai daktilitas kolom outrigger sebesar 6,76. Dengan demikian nilai koefisien reduksi untuk gempa (R=5) yang digunakan sebagai perencanaan beban gempa sudah memenuhi.
Studi Pengaruh Penambahan Binder Thermoplastic LDPE dan PET Terhadap Sifat Mekanik Komposit Partikulat untuk Aplikasi Material Bangunan Dwiki Pratama Putra; Sigit Tri Wicaksono; Amaliya Rasyida; Ridho Bayuaji
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28337

Abstract

Sampah plastik telah lama menjadi permasalahan kota-kota besar, tidak hanya di Indonesia namun juga di dunia. Sampah plastik sangat sulit untuk teruraikan secara alami. Plastik banyak digunakan di seluruh dunia karena memiliki beberapa keunggulan sifat di antaranya adalah ketahanan korosi yang baik, berat yang ringan, flexibel, dan isolator panas dan listrik yang baik. Tujuan penelitian ini adalah membuat material komposit dengan binder thermoplastic dari sampah plastik LDPE dan PET yang biasa ditemukan dalam bungkus makanan dan botol air mineral serta agregrat pasir yang memenuhi kriteria untuk aplikasi material bangunan. Pengujian yang dilakukan meliputi SEM, FTIR, kompresi, bending, absorbability, dan densitas. Penambahan binder thermoplastik cenderung meningkatkan sifat mekanik material komposit. Didapatkan Kekuatan kompresi maksimal sebesar 15,68 MPa pada komposit dengan komposisi binder sebesar 45%. Komposit yang dihasilkan memenuhi kriteria untuk beton ringan struktural dan paving block jenis C dan D.
Perencanaan Rainwater Harvesting dan Pengolahan Air Limbah di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan Fadlilatin Nailah; Ali Masduqi
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.433 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29309

Abstract

Pondok pesantren Mambaul Ulum terletak di Dusun Bata-Bata, Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. Pondok pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (MUBA) memiliki luas wilayah sebesar ±10 ha dan jumlah santri pada tahun 2016 sebanyak 10.216 orang. Banyaknya jumlah santri menyebabkan tingginya kebutuhan air bersih dan produksi air limbah. Permasalahan yang sering dihadapi adalah kurangnya pasokan air bersih pada musim kemarau dan belum adanya pengolahan terhadap air limbah. Sehingga air limbah langsung dibuang ke sungai. Oleh karena itu, direncanakan adanya rainwater harvesting dan pengolahan air limbah yang dilengkapi dengan analisis kelayakan ekonominyaPerencanaan ini dimulai dengan adanya studi literatur. Selanjutnya dilakukan pengumpulan data baik primer maupun sekunder. Data yang didapat selanjutnya diolah dan dianalisis untuk menunjang perencanaan rainwater harvesting dan pengolahan air limbah. Perencanaan ini dibagi menjadi dua blok utama, yaitu di pondok putra dan pondok putri. Di pondok putri, didapat perhitungan perencanaan rainwater harvesting dengan kapasitas 347,76 m3 dan 469,52 m3 di pondok putra. Sementara itu, pengolahan limbah dengan menggunakan Anaerobic Baffled Reactor (ABR) di pondok putri ABR dengan 4 kompartemen dengan dimensi total sebesar 21,2 x 4,3 x 4,3 m. Sedangkan di pondok putra direncanakan ABR dengan 3 kompartemen dan dimensi total sebesar 23,43 x 4,3 x 3,8 m. Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi dengan Net Present Value (NPV) dan Benefit and Cost Ratio (BCR), perencanaan ini memenuhi syarat sehingga layak untuk diaplikasikan.
Analisis Kelayakan Teknis Pembangunan Krematorium Keputih-Sukolilo Milik Pemerintah Kota Surabaya Nur Laelasari; Maria Anityasari
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28642

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk Kota Surabaya dari tahun ke tahun mengakibatkan ketersediaan lahan kosong yang semakin sempit. Sebagian besar penduduk Kota Surabaya mempercayai pemakaman sebagai perlakuan terhadap jenazah. Namun, saat ini kondisi lahan makam di Kota Surabaya semakin penuh dan beberapa makam telah menerapkan sistem tumpang. Disamping pemakaman, terdapat beberapa agama yang mempercayai kremasi sebagai perlakukan terhadap jenazah. Pemerintah Kota Surabaya memiliki keinginan untuk memfasilitasi dan melayanai warga Surabaya yang membutuhkan kremasi sebagai perlakuan terhadap jenazah. Untuk mewujudkan hal tersebut Pemerintah Kota Surabaya membangun Krematorium Keputih di Jalan Keputih Tegal, Sukolilo Surabaya. Tarif retribusi kremasi yang akan diberlakukan telah tertuang pada Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012 tentang Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan Mayat dimana tarif tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan tarif kremasi pada Krematorium Jala Pralaya Juanda dan Krematorium Eka Praya di Jalan Kembang Kuning, Kota Surabaya. Penelitian ini menganalisis apakah pembangunan Krematorium Keputih Surabaya layak dalam hal aspek pasar, teknis, maupun finansial. Investasi pembangunan krematorium telah menghabiskan biaya sebesar Rp 10.717.808.167. Analisis finansial dilakukan menggunakan tiga skenario dimana hasil dari ketiga skenario tersebut menunjukkan bahwa Krematorium Keputih tidak layak secara finansial untuk operasional 10 tahun ke depan.
Perencanaan Pengolahan Air Bersih dan Air Limbah Domestik di Kecamatan Bungah, Gresik Muhammad Athur Dirgantara; Adhi Yuniarto
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.489 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29489

Abstract

Perencanaan ini berlokasi di Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik, tepatnya di Desa Raci Wetan, Desa Sidorejo, dan Desa Melirang. Dalam upaya untuk mencapai akses air minum layak dan sanitasi layak sebesar 100%, maka dilakukan studi perencanaan bangunan pengolahan dan sistem penyaluran air bersih serta perencanaan sistem penyaluran air limbah domestik dan pengolahannya. Hasil perencanaan ini menghasilkan sebuah desain IPAM yang memiliki kapasitas sebesar 4,83 l/detik dan sistem perpipaan untuk penyaluran air bersih yang melayani 6 RW. Total RAB keseluruhan untuk sistem ini ditaksir sekitar Rp 3.927.570.320,18. Sedangkan perencanaan untuk air limbah domestik menghasilkan 12 SPAL beserta unit IPAL yang melayani 13 RW; terdiri dari 2 SPAL menggunakan sistem smallbore sewer dengan IPAL berupa ABR-ABF dan 10 SPAL menggunakan sistem shallow sewer dengan IPAL berupa ABR. Total RAB perencanaan air limbah keseluruhan ditaksir sekitar  Rp 11.121.645.679,60.
Penerapan Rekayasa Nilai (Value Engineering) Pekerjaan Arsitektural pada Proyek Pembangunan Transmart Carrefour Padang Khaerul Bahri; Retno Indryani
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.469 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28799

Abstract

Transmart Carrefour Padang merupakan gedung bertingkat enam lantai dengan luas total area bangunan sebesar 43.920 m2 dan biaya per m2 sebesar Rp. 7.568.000,00. dengan nominal sebesar itu mengindikasikan gedung tersebut berbiaya tinggi sehingga perlu dilakukan efisisensi biaya. Upaya pengoptimalan anggaran biaya tanpa menghilangkan nilai fungsi salah satunya adalah dengan cara penerapan metode Rekayasa Nilai (Value Engineering). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui besarnya total penghematan biaya yang dapat diperoleh setelah penerapan metode Rekayasa Nilai (Value Engineering). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah rencana kerja rekayasa nilai yang terbagi dalam 4 (empat) tahap yaitu : tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa dan tahap rekomendasi. Dalam tahap informasi dilakukan identifikasi item pekerjaan yang berpengaruh besar pada proyek dengan cara cost model dan perbandingan cost dengan worth. Dalam tahap kreatif dilakukan pengumpulan alternatif desain baru. Dalam tahap analisis menyeleksi alternatif desain dengan cara analisis Life Cycle Cost (LCC) dan Analitycal Hierarchy Process (AHP). Tahap rekomendasi melakukan perekomendasian desain baru dari alternatif desain terpilih. Hasil analisis Life Cycle Cost (LCC) didapat alternatif desain dengan biaya terendah pada pekerjaan lantai adalah alternatif 4 (A4) dan pada pekerjaan dinding luar adalah alternatif 3 (B3). Hasil Analitycal Hierarchy Process (AHP) dengan pertimbangan beberapa kriteria, terpilih alternatif desain yang direkomendasikan untuk desain pekerjaan lantai adalah alternatif 1 (A1) yang terdiri dari “plat lantai, screed 20mm (mortar instan), marmer lokal (60x60cm), dan plint marmer”. Sedangkan untuk pekerjaan dinding luar alternatif terbaik adalah alternatif 3 (B3) terdiri dari “pasangan panel bata ringan 10cm, groving, dan cat exterior”. Total penghematan biaya konstruksi yang diperoleh sebesar Rp. 1,797,509,359 dari total biaya pekerjaan arsitektur (Rp. 62,837,567,773).
Pengolahan Air Limbah Domestik Menggunakan Proses Aerasi, Pengendapan, dan Filtrasi Media Zeolit-Arang Aktif Afiya Asadiya; Nieke Karnaningroem
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.402 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28923

Abstract

Produksi air limbah domestik khususnya greywater yang dihasilkan dari aktivitas manusia setiap harinya semakin meningkat sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk. Adapun kualitas air limbah domestik masih jauh melebihi baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah. Air limbah domestik atau rumah tangga yang tidak diolah secara benar dapat menyebabkan berbagai macam masalah bagi manusia dan lingkungan sekitarnya. Diperlukan pengolahan yang tepat untuk dapat mengolah air limbah domestik agar dapat memenuhi baku mutu air bersih, dan dapat digunakan sebagai sumber air bersih oleh masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan efektivitas pengolahan air limbah dengan menggunakan proses aerasi, sedimentasi dan filtrasi media zeolit-arang aktif menggunakan sistem kontinyu. Proses aerasi dilakukan dengan penambahan larutan EM4 sebagai pengolah zat organik yang ada pada air limbah, dan kemudian air limbah akan melewati bak pengendap untuk mengendapkan zat padat yang terkandung didalamnya. Selanjutnya, air limbah akan diolah menggunakan filter dengan media zeolit dan arang aktif. Setelah melewati serangkaian pengolahan dengan proses aerasi, sedimentasi, dan filtrasi menggunakan zeolit dan arang aktif, hasil penelitian menunjukkan terjadinya penurunan kandungan pencemar pada air limbah. Rata-rata penyisihan kandungan zat organik adalah ialah 93,14%, rata-rata penyisihan nilai N adalah 99,81%, rata-rata penyisihan nilai P adalah 99,67%, dan rata-rata penyisihan nilai TDS mencapai 84,76%, serta nilai penyisihan TSS ialah 99,97%.
Perbandingan Pondasi Bangunan Bertingkat Untuk Pondasi Dangkal Dengan Variasi Perbaikan Tanah Dan Pondasi Dalam Studi Kasus Pertokoan Di Pakuwon City Surabaya Adrian Hartanto; Indrasurya Budisatria Mochtar; Yudhi Lastiasih
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.293 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.28985

Abstract

Proyek yang diambil dalam Tugas Akhir ini adalah komplek pertokoan Pakuwon Town Square (PATOS) yang berada di komplek perumahan Pakuwon City Surabaya. Komplek pertokoan ini telah didirikan setinggi 2 hingga 3 lantai dengan menggunakan pondasi dalam micropile sedalam 21 meter. Penulis merencanakan ulang pondasi komplek pertokoan ini dengan variasi ketinggian 3 lantai, 4 lantai, 5 lantai dan 6 lantai dengan menggunakan pondasi dangkal dan dua metode perbaikan tanah. Kawasan proyek Pakuwon Town Square ini memiliki jenis tanah lunak dengan tebal lapisan compreesible sedalam 15 meter dengan jenis tanah lempung lunak. Dengan kondisi tanah seperti itu, pemampatan tanah yang terjadi cukup besar. Untuk mempercepat proses konsolidasi tanah, dilakukan perbaikan tanah menggunakan metode preloading dengan PVD (Prefabricated Vertical Drain) dan metode vacuum preloading yang kemudian akan dibandingkan dan diambil alternatif yang termurah. PVD akan dipasang sedalam lapisan compressible yaitu sedalam 15 meter. Dengan adanya perbaikan tanah menggunakan PVD, waktu pemampatan primer terjadi sangat cepat sehingga terjadinya pemampatan sekunder menjadi lebih awal. Oleh karena itu pemampatan sekunder diperhitungkan dalam Tugas Akhir ini. Pemampatan sekunder yang terjadi dalam perencanaan di Tugas Akhir ini cukup besar sehingga dilakukan penambahan beban timbunan dalam perbaikan tanah menggunakan PVD untuk menghilangkan pemampatan sekunder yang diasumsikan terjadi 5 tahun setelah pemampatan primer selesai. Sehingga setelah perbaikan tanah selesai, proses pemampatan primer dan sekunder juga telah selesai. Pada Tugas Akhir ini direncanakan struktur pondasi 3 lantai, 4 lantai, 5 lantai dan 6 lantai dengan menggunakan 3 alternatif, yaitu pondasi tiang pancang, pondasi rakit dengan perbaikan tanah menggunakan PVD serta pondasi rakit dengan perbaikan tanah menggunakan vacuum preloading. Perencanaan pondasi rakit dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan geoteknik dengan permodelan struktur 3 dimensi untuk mendapatkan struktur pondasi yang kaku sehingga tidak menyebabkan differential settlement. Dari hasil perhitungan dalam Tugas Akhir ini maka didapatkan alternatif yang termurah untuk gedung 3, 4 dan 5 lantai adalah penggunaan pondasi dangkal dengan metode perbaikan tanah vacuum preloading dengan biaya Rp.2,963,207,662 untuk gedung 3 lantai, Rp.4,160,933,839 untuk gedung 4 lantai, Rp.6,039,707,940 untuk gedung 5 lantai , sedangkan untuk gedung 6 lantai adalah penggunaan pondasi tiang pancang dengan biaya Rp.7,884,668,852 untuk gedung 6 lantai.
Modifikasi Perencanaan Struktur Gedung Pusat Perbelanjaan Jogja Town Square Menggunakan Baja dengan Sistem Eccentrical Braced Frames (EBF Apriansyah Apriansyah; Priyo Suprobo; Budi Suswanto
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.656 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i1.29087

Abstract

Baja merupakan salah satu marerial yang bersifat daktail, yaitu baja dapat mengalami deformasi yang besar dibawah pengaruh tegangan tarik yang tinggi tanpa hancur dan putus. Adanya sifat daktail tersebut menjadikan baja lebih efektif menahan beban gempa. Salah satu sistem tahan gempa yang terdapat pada baja adalah sistem Eccentrically Braced Frames (EBF) yang merupakan konsep desain gabungan antara konsep daktilitas dan disipasi energi yang baik dari desain MRF dengan kekakuan elastik yang tinggi dari desain CBF. Kelebihan dari sistem EBF ini adalah daktilitas struktur yang baik dengan mekanisme kelelehan geser yang terjadi pada link. Link merupakan bagian yang terletak antara joint pengaku diagonal dengan joint kolom –balok dan elemen yang diharapkan dapat menyerap energi gempa dan mengalami proses plastisifikasi pada elemen yang rusak tersebut. Pada modifikasi perencanaan struktur gedung pusat perbelanjaan Jogja Town Square ini digunakan sistem Eccentrically Braced Frames (EBF). Perhitungan struktur yang dilakukan pada sistem struktur ini mengacu pada, SNI 03-1729-2002 “Tata cara perencanaan struktur baja untuk bangunan gedung”, SNI 1729:2015 “Spesifikasi untuk bangunan gedung baja struktural”, SNI 1727:2013 “Beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain” PPUG 1983, SNI 1726:2012 “Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung”, dan SNI 2847:2013 “Persyatan beton struktural untuk bangunan gedung”. Pemodelan dan analisa struktur menggunakan program ETABS. Dari analisa yang telah dilakukan diperoleh, tebal pelat atap 9 cm, lantai hotel 10 cm, lantai lobbi hotel 13 cm, lantai pusat perbelanjaan 12 cm, dimensi balok anak lantai atap WF 250.175.7.11, balok anak lantai hotel WF 300.200.8.12, dimensi balok anak lantai lobby hotel dan pusat perbalanjaan WF 350.250.8.12, dimensi balok induk lantai 2-5 WF 500.200.11.19, dimensi balok induk lantai 6-9 WF 450.200.9.14, dimensi balok induk lantai atap WF 450.200.8.13 dimensi kolom lantai 1-5 CFT 650.650.25.25, kolom Lantai 6-9 CFT 550.550.25.25, kolom lantai 10-12 CFT 500.500.25.25, dimensi bresing lantai 1-5 WF 300.300.12.12, dimensi bresing lantai 6-12 WF 250.250.14.1. Panjang element link yang direncanakan 100 cm. Sambungan struktur utama direncanakan dengan baut A325. Dinding penahan tanah direncanakan menggunakan solder pile diameter 60 cm dengan kedalaman 9 m dengan tulangan utama 16 D16 dan tulangan geser D13-120. Pondasi menggunakan bored pile diameter 100 cm dengan kedalaman 24 m dengan tulangan utama 26 D22 dan tulangan geser D16-100.