cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Perencanaan Pengelolaan Limbah Padat di Terminal Jamrud Surabaya Daniel Imanuel Tangkau; Raja Oloan Saut Gurning
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.57356

Abstract

Penelitian ini mengambil Terminal Jamrud, salah satu dari tiga terminal yang dimiliki Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya di Provinsi Jawa Timur sebagai studi kasus. Pilihan ini diambil dengan mempertimbangkan aktivitas terminal ini yang dermaga-dermaganya beroperasi terus-menerus tiada henti sehingga dapat dipastikan bahwa terminal ini sangat berkontribusi berkontribusi terhadap pencemaran lingkungan baik di wilayah perairan maupun daratannya. Analisa dilakukan terhadap kebijakan otoritas pelabuhan dan dampak dari kebijakan tersebut, termasuk teknologi yang digunakan, terhadap pengelolaan limbah padat di terminal tersebut, baik dari aktivitas kapal yang bersandar maupun kegiatan-kegiatan yang terjadi di lingkungan pelabuhan. Dari penelitian ini, dalam satu minggu saja, didapati bahwa Terminal Jamrud menghasilkan paling tidak 46,69 ton limbah padat dari kapal dan 237,74 ton dari kawasan pelabuhan. Bagaimana sebaiknya limbah padat yang dihasilkan tersebut dikelola dipresentasikan dalam makalah ini, berikut biaya yang harus dikeluarkan. Dengan pula melihat studi kasus di negara-negara lain, sejumlah simulasi dan analisa dilakukan terhadap empat jenis fasilitas pengelolaan limbah padat yang kelak dapat dipertimbangkan untuk ditempatkan di Terminal Jamrud. Kerugian dan keuntungan penggunaan masing-masing fasilitas tersebut dihitung, termasuk dalam hal efisiensi energi dan manfaat yang dihasilkan dari pengolahan limbah menggunakan fasilitas-fasilitas tersebut. Dari hasil analisa tersebut, didapati kemudian bahwa fasilitas pengomposan dan fasilitas pemisahan material spesifik dapat dipertimbangkan penggunaannya karena yang paling menguntungkan dari segi biaya yang dikeluarkan, efisiensi energi dan manfaat yang diperoleh kelak.
Uji Rancang Bangun Fish Attractor untuk Meningkatkan Selektivitas Hasil Tangkapan pada Kapal Purse Seine Sidratul Nugraha; Eddy Setyo Koenhardono
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.57559

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan potensi di bidang perikanan yang sangat melimpah. Dengan jumlah ikan yang melimpah tersebut, tentunya metode penangkapan ikan telah banyak dikembangkan, seperti memburu atau mengikuti pergerakan ikan dan ada metode yang hanya berdiam di satu titik, menunggu kumpulan ikan mendekat ke titik kumpul. Alat pemanggil ikan yang hanya berdiam di satu titik dapat menggunakan frekuensi suara. Dengan menggunakan frekuensi suara, maka ikan akan berkumpul pada sumber bunyi yang dihasilkan dari alat pemanggil ikan, Fish Attractor. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan frekuensi gelombang suara pada jenis ikan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan membuat alat yang dapat menghasilkan gelombang suara dengan frekuensi yang dapat diatur, selanjutnya akan dilakukan pengujian alat di tambak ikan. Berdasarkan hasil perancangan, alat pemanggil ikan dilengkapi dengan Arduino Uno, LCD, Potensiometer, Speaker, Power Amplifier dan Signal Module. Pada alat Fish Attractor ini frekuensi dapat diatur dari 0 Hz – 17.000 Hz. Dengan frekuensi suara yang dapat diatur tersebut, diharapakan dapat menarik perhatian ikan untuk mendekat ke sumber frekuensi suara dari alat pemanggil ikan.
Perbandingan Respon Dinamis Terhadap Variasi Rasio Kerusakan Debonding Material Sandwich pada Rampdoor Kapal Penumpang Muhamad Fathi Ilham; Achmad Zubaydi; Tuswan Tuswan; Abdi Ismail; Rizky Chandra Ariesta
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.57514

Abstract

Saat ini, penggunaan material sandwich pada konstruksi kapal sudah mulai digunakan. Karakter material sandwich yang ringan, dapat mengurangi berat konstruksi. Khususnya pada penggunaan rampdoor. Namun untuk saat ini penggunaan material sandwich pada konstruksi kapal masih perlu dikembangkan terutama pada identifikasi adanya kerusakan debonding. Kerusakan debonding dapat menyebabkan kegagalan struktur dibawah tegangan desain yang telah direncanakan. Dalam tugas akhir ini, akan dianalisa karakteristik respon dinamis konstruksi sandwich pada rampdoor kapal penumpang yang dipelajari dengan menggunakan perangkat lunak elemen hingga. Efek dari adanya kerusakan debonding pada rampdoor kapal penumpang dinilai dengan membandingkan perubahan natural frequency dari konstruksi yang utuh dengan konstruksi yang mengalami kerusakan berupa debonding. Penulis akan menganalisa pengaruh dari variasi rasio kerusakan debonding sebesar 2,5%, 5%, dan 7,5% yang terjadi pada konstruksi sandwich. Pemodelan dilakukan dengan dua kondisi yang berbeda yaitu pemodelan dengan pengaplikasian spring element dan tanpa pengaplikasian spring element pada permukaan terjadinya kerusakan debonding. Hal ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh dari teknik pemodelan untuk memverifikasi keakuratan model dengan konstruksi sebenarnya. Dari hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa kerusakan debonding menyebabkan penurunan natural frekuensi diakibatkan karena berkurangnya kekakuan model. Penurunan nilai natural frekuensi sangat signifikan pada mode tinggi, namun tidak signifikan pada mode rendah. Semakin besar rasio kerusakan debonding menyebabkan terjadinya penurunan natural frekuensi yang besar. Pemodelan debonding tanpa pengaplikasian spring element menghasilkan penurunan nilai natural frekuensi yang signifikan bahkan pada mode rendah.
Desain Kapal Ternak 2-in-1 Pengangkut Sapi dan Kambing untuk Memenuhi Kebutuhan Ibu Kota Baru, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur Febby Ahmad Iman Kurnia; Hasanudin Hasanudin
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.57522

Abstract

Provinsi Kalimantan Timur memiliki tingkat konsumsi daging sapi dan kambing yang tinggi. Produksinya juga tidak dapat memenuhi kebutuhan yang tinggi tersebut. Ditambah lagi, pada tahun 2024, Ibu kota Indonesia akan dipindah ke Provinsi Kalimantan Timur tepatnya Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajem Paser Utara. Kekurangan pasokan tersebut dapat dipenuhi dengan melakukan pengiriman sapi dan kambing dari luar Provinsi tepatnya Provinsi Sulawesi Selatan. Pada Tugas Akhir ini dilakukan desain Livestock Carrier untuk mengangkut Sapi dan Kambing dengan payload yang didapat dari total kekurangan sapi dan kambing yang harus terpenuhi. Payload didapatkan dari perhitungan demand Provinsi Kalimantan Timur dan kemampuan supply Provinsi Sulawesi Selatan. Kemudian mencari ukuran utama dengan menggunakan metode geosim. Kapal pembanding yang digunakan memiliki kapasitas angkut sebesar 2000 ekor sapi sehingga kapasitasnya tidak jauh berbeda dengan kapal ternak yang akan didesain. Rute pelayaran-nya adalah dari Pelabuhan Makassar Sulawesi Selatan menuju Pelabuhan Samarinda Kalimantan Timur. Selanjutnya, menghitung analisa teknis berupa hambatan, kapasitas mesin, berat dan titik berat total, trim, freeboard dan stabilitas. Tahap selanjutnya adalah mengambar linesplan, general arrangement dan 3D kapal. Tahap terakhir adalah analisa ekonomis. Didapatkan ukuran utama kapal adalah Lpp : 70.00 m, Lwl : 72.80 m, Lebar : 12.00 m, tinggi : 7.20 m, sarat : 4.20 m, displasemen : 2715.95 ton, hambatan total : 64.89 kN dan kapasitas mesin : 1177 kW. Perhitungan trim, freeboard dan stabilitas telah memenuhi persyaratan. Biaya pembangunan membutuhkan anggaran dana sebesar Rp 75,487,402,926. Biaya operasional sebesar Rp 57,780,640,802. Pendapatan pertahun adalah Rp 95,914,700,000 dengan payback 13 tahun, 3 bulan dan 23 hari.
Identifikasi Kerusakan Berbasis Getaran Plat Sandwich pada Konstruksi Lambung Kapal Mohd Zircham Al Syachri; Achmad Zubaydi; Abdi Ismail; Rizky Chandra Ariesta; Tuswan Tuswan
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.57558

Abstract

Teknologi pada konstruksi bangunan kapal semakin berkembang. Salah satunya penggunaan plat sandwich pada bangunan kapal. Plat sandwich merupakan pengembangan material untuk menggantikan plat baja konvensional yang dapat digunakan untuk struktur bangunan kapal. Kelebihan dari plat sandwich sendiri meningkatkan kekakuan daripada plat baja konvensional, serta mengurangi berat dari struktur bangunan kapal agar dapat menambah kapasitas muatan. Pada penelitian ini dilakukan identifikasi kerusakan berbasis getaran di bagian lambung kapal. Identifikasi ini dilakukan dengan metode elemen hingga (MEH). Peninjauan dilakukan berfokus pada besar ukuran kerusakan, lokasi kerusakan dan kondisi batas pada core material yang mempengaruhi frekuensi alami pada strukturnya. Plat sandwich yang digunakan pada penelitian ini memiliki face plate baja dengan core material dari bahan Polyurethane (PU) elastomer yang telah diuji pada penelitian sebelumnya untuk memenuhi standar klasifikasi yang berlaku. Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini, diketahui nilai frekuensi natural menurun setiap pertambahan besar volume kerusakan buatan. Pengaruh dari perbedaan lokasi kerusakan pada setiap jarak yang menjauhi tumpuan jepit (clamped) nilai frekuensi natural semakin menurun. Identifikasi kerusakan dapat diprediksi dengan parameter frekuensi natural dimana kita dapat mengetahui seberapa besar kerusakan dan dimana lokasi kerusakan yang terjadi pada plat sandwich.
Analisis Sifat Batuan Karbonat untuk Evaluasi Bahan Timbunan Maulana Hutama Rahma Putra; Widya Utama; Firman Syaifuddin
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.38230

Abstract

Faktor yang memengaruhi strategi dan proses pembangunan infrastruktur adalah jenis lapisan tanah pada wilayah pembangunan. Lapisan tanah yang didominasi lempung, yang memiliki nilai faktor keamanan kecil, tidak aman untuk dibangun infrastruktur. Faktor keamanan pada tanah itu dapat ditingkatkan dengan cara konsolidasi berupa penimbunan bahan timbunan. Tetapi dengan adanya perlakuan tersebut akan menyebabkan penurunan tanah (Settlement). Sehingga penilitian ini bertujuan untuk klasifikasi parameter fisis batuan Karbonat yang digunakan sebagai bahan penimbun tersebut serta pengaruhnya terhadap penurunan tanah. Dengan mengetahui distribusi setiap parameter fisisnya seperti densitas, porositas, kompresibilitas dan resistivitas, jenis batuan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelas. Metode klasifikasi yang digunakan adalah Gaussian Mean Mixture dimana pada hasilnya memberikan klasifikasi optimal dengan jumlah 2 jenis. Hasil klasifikasi berdasarkan nilai kompresibilitasnya adalah 1.0526 x 10-7 per pascal dan 2.484 x 10-7 per pascal. Sedangkan dari pemodelan menggunakan batuan yang diklasifikasikan, didapatkan bahwa pencampuran kedua jenis batuan memberikan kualitas timbunan yang baik dimana memberikan konsolidasi 100% dengan penurunan tanah sebesar 138.4 mm.
Perencanaan Reklamasi Serta Detail Breakwater pada Tersus Galangan Kapal Paciran, Kabupaten Lamongan Fiany Dara Novelita; Dyah Iriani Widyastuti; Cahya Buana
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.38107

Abstract

Pertumbuhan kapal di Indonesia tergolong cukup pesat. Pada tahun 2012, menurut data Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) kebutuhan reparasi dan perawatan kapal di Indonesia mencapai 7,5 – 8 juta gross ton kapal per bulan. Sedangkan jumlah dok dan galangan kapal di Indonesia mencapai sekitar 30 unit saja dengan kapasitas 7 juta GT/tahun. Oleh karenanya dirasa perlu direncanakan galangan kapal baru. Rencana galangan kapal baru berada di Desa Tunggul Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Pantai Utara Jawa di wilayah Propinsi Jawa Timur. Mengacu pada masterplan, dalam tugas akhir ini akan merencanakan reklamasi dan struktur breakwater untuk galangan kapal tersebut. Dalam perencanaan tersus galangan kapal ini diharapkan mampu melayani kapal dengan berat maksimum 10000 DWT. Reklamasi direncakan menggunakan material sirtu pilihan yang pelaksanaannya dilakukan dari daratan menuju laut. Timbunan reklamasi dilakukan pada kedalaman maksimal -4 mLWS hingga mencapai elevasi +4 mLWS dengan luasan 20.08 Ha. Untuk breakwater ini direncanakan menggunakan tipe rubble mound dengan armour layer berupa batu limestone yang datangkan dari darat yang kemudian dituang ke arah laut. Breakwater ini di-bangun dari elevasi +4.5 mLWS hingga kedalaman -8 mLWS. Biaya total yang dibutuhkan untuk membangun reklamasi dan breakwater ini adalah sebesar Rp. 578,489,189,000.00.
Analisis Pengembangan Ekonomi Lokal Industri Alas Kaki terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto Dwi Yulia Rohmatina; Belinda Ulfa Aulia
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.48859

Abstract

Kecamatan Prajurit Kulon merupakan salah satu kecamatan di Kota Mojokerto yang memiliki jumlah IKM alas kaki terbanyak dan selalu meningkat setiap tahunnya. Akan tetapi peningkatan jumlah industri ini tidak diiringi dengan penyerapan tenaga kerja yang baik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap rendahnya penyerapan tenaga kerja dan merumuskan arahan terhadap permasalahan rendahnya penyerapan tenaga kerja di kecamatan Prajurit Kulon. Tahap awal dalam penelitian ini dilakukan dengan menganalisis faktor atau variabel yang berpengaruh terhadap rendahnya penyerapan tenaga kerja menggunakan metode content analysis melalui pengambilan data in depth interview dan diolah menggunakan software Nvivo 12 Plus. Setelah didapatkan faktor atau variabel yang berpengaruh terhadap rendahnya penyerapan tenaga kerja dilakukan tahap selanjutnya dengan menggunakan metode analisis deskriptif-kualitatif yaitu melakukan perumusan arahan menggunakan triangulasi sumber data (hasil transkrip wawancara stakeholder, best practice dan kebijakan yang berlaku). Penelitian ini menghasilkan arahan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja pada industri alas kaki yaitu dengan meningkatkan pendidikan masyarakat baik pendidikan formal maupun informal, memanfaatkan teknologi internet sebagai media promosi dan pemasaran serta mengenalkan pentingnya penggunaan internet dalam dunia bisnis, memanfaatkan teknologi mesin sehingga dapat mempercepat proses produksi dan meningkatkan demand, pemerataan perluasan kesempatan kerja yaitu dengan kerjasama antara pemerintah dan swasta dalam peningkatan perluasan kesempatan kerja dan pemberdayaan masyarakat yang kreatif, dan bantuan penyediaan sarana dan prasarana dari pemerintah sebagai media promosi dan pemasaran sehingga dapat membuka peluang kerja yang baru.
Perancanaan Timbunan di Belakang Pangkal Jembatan sebagai Alternatif Pengganti Slab on Pile (Studi Kasus Jalan Lingkar Luar Barat Surabaya) Anugradia Nela Putri; Noor Endah Mochtar; Musta'in Arif
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.51074

Abstract

Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) di Kota Surabaya merupakan salah satu jalan yang telah direncanakan antara Lakarsantri dan Romokalisari, panjang 19,8 km dan lebar 0,51 m, untuk mengatasi kemacetan lalu lintas yang ada. JLLB memiliki dua tipe konstruksi, jembatan (girder bridge) dan slab on pile. Konstruksi jembatan dibangun untuk melewati prasarana penting, permukiman penduduk, jalan, dan rel kereta api; tanah dasarnya lempung dengan konsistensi agak kaku. Konstruksi slab on pile dibangun diatas persawahan dimana tanah dasarnya lempung lembek. Dalam rangka mencari konstruksi yang efisien, dibuat perencanaan alternative sebagai pengganti konstruksi slab on pile. Konstruksi alternatif yang dipilih adalah konstruksi timbunan karena section JLLB tersebut tidak melewati prasarana. Hanya saja, tanah dasarnya lembek sehingga pemampatannya besar dan kemampuan mendukung beban sangat kecil. Untuk menangani masalah tersebut maka direncanakan tinggi timbunan awal setinggi 2,5-6 meter sehingga saat pemampatan berakhir maka tinggi timbunanannya sesuai dengan tinggi jalan yang direncanakan yaitu 2-4,3 meter. Untuk mempercepat selesainya pemampatan, direncanakan untuk dipasang PVD sejarak 1,2 meter dan kedalaman 12-17 meter. Juga direncanakan perkuatan timbunan dengan menggunakan mikropile yang berupa spunpile sebanyak 2-5 buah. Sementara itu, perkuatan timbunan menggunakan freyssisol dengan kekuatan tarik paraweb straps 30 kN dan dibutuhkan 2-14 paraweb straps per lebar dinding precast freyssisol yaitu 2,23 m.
Perencanaan Shore Protection dan Tipikal Pondasi pada Area Perluasan di Proyek Pembangunan PLTMG 50 MW PT. Perusahaan Listrik Negara, Sorong Candra Okto Rian Dwi Putra; Herman Wahyudi; Musta'in Arif
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.52367

Abstract

Salah satu pengembangan yang dilakukan oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Sorong adalah perluasan lahan PLTMG (Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas) sebagai usaha peningkatan kapasitas listrik menjadi 50 MW. Perluasan lahan ini direncanakan seluas 4,6945 hm2 dan direncanakan untuk pembangunan sebuah tangki tegak berisi light fuel oil (LFO) sebagai Sumber energi pembangkit listrik. Disamping itu, terdapat beberapa kondisi yang dapat menghambat perencanaan perluasan lahan seperti lapisan tanah eksisting didominasi oleh lanau kelempungan, daya dukung tanah di area perluasan cenderung rendah hingga kedalaman kritis 16 meter (NSPT < 15), dan lokasi area pematangan lahan berada di pesisir pantai. Dengan adanya kondisi- kondisi tersebut maka pada tugas akhir ini dilakukan perencanaan shore protection dengan perbaikan tanah dan pondasi tipikal yang sesuai dengan beban tangki timbun. Metode perbaikan tanah yang direncanakan adalah metode preloading kombinasi PVD dengan pola segitiga dan segiempat; jarak antar PVD 0,8 m; dan panjang PVD hingga kedalaman lapisan comppressible. Berdasarkan hasil perhitungan peningkatan daya dukung tanah dan analisa stabilitas lereng shore protection dengan program bantu didapatkan SF > 1,5 sehingga aman terhadap gelincir atau longsor. Dilain hal, dari hasil perhitungan penurunan pondasi dangkal tangki timbun tidak direkomendasikan karena penurunan tangki sebesar 1,212 m melebihi batas izin maksimum tangki timbun oil and gas oleh API 653 yakni sebesar 2 inchi atau 50,8 mm. Oleh sebab itu maka diputuskan perencanaan pondasi dalam spunpile produk WIKA dengan kedalaman hingga 24 m tanpa perbaikan tanah di area pembangunan tangki timbun.