cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Pengembangan Sektor Unggulan Komoditas Kopi di Kabupaten Malang dengan Konsep Agribisnis Afin Fatikhatul Munashiroh; Eko Budi Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.56336

Abstract

Tingginya permintaan kopi di Kabupaten Malang baik dari ekspor maupun dalam negeri tidak diimbangi dengan peningkatan produktivitas tanaman kopi, selain itu kemampuan sumber daya manusia yang kurang dan tingkat kesejahteraan petani kopi yang masih rendah merupakan masalah yang sedang dihadapi oleh Kabupaten Malang pada saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan sektor unggulan komoditas kopi di Kabupaten Malang dengan menggunakan konsep agribisnis. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dilakukan melalui 4 tahap analisis. Pertama, menentukan daerah unggulan komoditas kopi dengan metode analisis Location Quotient dan Shift Share. Kedua, menentukan variabel yang berpengaruh terhadap pengembangan komoditas Kopi dengan metode analisis Delphi. Ketiga, menetukan variabel prioritas pengembangan komoditas kopi dengan metode Skoring. Keempat, menentukan arahan pengembangan komoditas kopi di Kabupaten Malang dengan menggunakan analisis Triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 6 daerah unggulan komoditas kopi di Kabupaten Malang yaitu Kecamatan Dampit, Sumbermanjing, Tirtoyudo, Ampelgading, Karangploso dan Pujon. Selain itu terdapat 21 variabel agribisnis yang memiliki pengaruh di Kabupaten Malang dan juga 13 variabel prioritas pengembangan. Arahan pengembangan komoditas kopi terdiri dari sub sistem sarana produksi berupa pengembangan bibit dan pemerataan distribusi pupuk. Untuk subsistem usaha tani dengan melakukan penanaman tumpang sari dan pengawasan. untuk sub sistem pengolahan dan pemasaran dengan pengembangan difersifikasi produk, dan peningkatan penggunaan teknologi. Untuk sumber daya manusia dengan melakukan pelatihan dan pendampingan. Untuk infrastruktur dengan pemerataan ketersediaan infrastruktur. Sedangkan untuk kelembagaan dengan meningkatkan kerjasama antara pemerintah, swasta, masyarakat serta pelaku-pelaku agribisnis.
Pengembangan Produk Olahan Komoditas Jeruk Siam di Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi Berdasarkan Konsep PEL Azillatin Qisthian Diny; Eko Budi Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.56475

Abstract

Kabupaten Banyuwangi merupakan wilayah yang memiliki potensi komoditas jeruk siam. Salah satu kecamatan yang terkenal dengan komoditas jeruk siam di Kabupaten Banyuwangi adalah Kecamatan Bangorejo. Adanya potensi komoditas jeruk siam belum dimanfaatkan dengan optimal dan sulit ditemukan pengolahan. Dari masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk pengembangan ekonomi lokal berbasis komoditas unggulan, sehingga menghasilkan suatu produk olahan komoditas jeruk siam di Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi. Untuk mencapai tujuan penelitian dilakukan empat tahapan analisis yaitu pertama, menentukan kriteria dalam penentuan produk turunan komoditas jeruk siam dengan menggunakan metode analisis delphi. Kedua, menentukan produk olahan komoditas jeruk siam dengan menggunakan metode perbandingan eksponensial. Ketiga, menentukan faktor pengembangan produk olahan komoditas jeruk siam berdasarkan konsep pengembangan ekonomi lokal dengan menggunakan metode Content Analysis. Kemudian yang terakhir adalah merumuskan pengembangan produk olahan komoditas jeruk siam di Kecamatan Bangorejo melalui pendekatan pengembangan ekonomi lokal menggunakan metode analisis triangulasi. Pengembangan produk olahan komoditas jeruk siam berdasarkan konsep PEL adalah melakukan pelatihan, pembinaan hingga pengawasan dan kemitraan bersama swasta-masyarakat, menciptakan kelompok dari kumpulan pelaku UMKM sebagai bentuk media forum, meningkatkan peran swasta melalui CSR dengan berbagai bentuk bantuan, dan menggunakan teknologi yang ramah/mudah digunakan.
Forecasting Timbulan Sampah Kota Surabaya Menggunakan Time Series Analysis Eka Fitriastutik; Maria Anityasari
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.56557

Abstract

Pengembangan sistem pengelolaan sampah kota yang efektif dan environmentally sustainable selalu menjadi tantangan bagi kota-kota di negara berkembang, termasuk bagi Kota Surabaya. Situasi ini diperburuk oleh tingginya angka sampah yang dihasilkan sebagai hasil meningkatnya angka urbanisasi, pertumbuhan penduduk, dan peningkatan ekonomi. Perencanaan manajemen pengelolaan sampah yang efisien memerlukan peramalan yang akurat, khususnya perkiraan jumlah sampah yang harus dikelola. Forecasting timbulan sampah dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa pendekatan. Penelitian ini akan menggunakan model Seasonal ARIMA dan Decomposition baik untuk Additive dan Multiplicative untuk melakukan forecasting timbulan sampah DKRTH Kota Surabaya. Dari analisis yang dilakukan model Seasonal ARIMA memberikan performa yang terbaik sehingga dapat digunakan untuk melakukan forecasting deployment. Data histori yang digunakan adalah data Tahun 2017-2019 untuk forecasting Tahun 2020.
Pra Desain Pabrik Minyak Kayu Putih dari Daun Kayu Putih Muhammad Ridlo Mumtazy; Sekar Tri Wulan Amelia; Annas Wiguno; Kuswandi Kuswandi
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.57406

Abstract

Defisit produksi minyak kayu putih Indonesia selama ini dicukupi dengan melakukan impor dari negara lain dimana seharusnya Indonesia mampu memproduksi sendiri dengan potensi kekayaan alam yang dimilikinya. Diperkirakan pada tahun 2019 Indonesia memiliki permintaan minyak kayu putih sebesar 4500 ton dan harus melakukan impor sebesar 2000 ton. Dilatarbelakangi hal tersebut, dibuat rancangan pra desain pabrik minyak kayu putih dengan kapasitas produksi sebesar 150 ton/tahun. Menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yang meninjau ketersediaan bahan baku, pemasaran, sumber energi listrik dan air, sumber tenaga kerja, aksesabilitas dan fasilitas transportasi, hukum dan peraturan, iklim dan topografi, dipilih Kutawaru, Cilacap, Jawa Tengah sebagai lokasi pendirian pabrik. Bahan baku yang digunakan pada pabrik minyak kayu putih adalah daun kayu putih. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), spesifikasi produk minyak kayu putih yang dihasilkan diharapkan memiliki kandungan 1,8-cineole sebesar 50-60%. Proses produksi minyak kayu putih meliputi proses steam distillation, condensation, decantation, dan vacuum distillation. Dibuat sistem utilitas steam generation untuk memenuhi kebutuhan steam pada proses berupa superheated steam. Steam dihasilkan 4 dari Boiler Feed Water (BFW) dengan bahan bakar berupa briket yang berasal dari limbah daun dari proses steam distilation. Analisis ekonomi dibuat dengan asumsi pemenuhan modal yang terdiri dari 60% modal sendiri dan 40% modal pinjaman, laju inflasi 3% per tahun, masa konstruksi dua tahun. Diperoleh hasil perhitungan Total Capital Investment (TCI) sebesar Rp 69.473.773.953, Working Capital Investment (WCI) Rp 46.046.229.261; Fixed Capital Investment (FCI) Rp 23.427.544.692; Total Production Cost (TPC) Rp 92.582.033.198; Internal Rate of Return (IRR) 32,2%; Pay Out Time (POT) 4,68 tahun; dan Break Even Point (BEP) 67,84%.
Studi Pengaruh Penambahan Chitosan terhadap Sifat Fisik dan Mekanik pada Silicone Rubber/Chitosan sebagai Injectable Biomaterial Amaliya Rasyida; Muhammad Fikri Kurniawan; Agung Purniawan; Muhammad Reza Arifianto; Abdul Hafidh Bajamal
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.59300

Abstract

Penyakit tulang belakang atau biasa disebut nyeri punggung bawah dapat terjadi pada orang dewasa yang lebih tua yang dapat mengubah anatomi nukleus pulposus (NP) dan menyebabkan degenerasi diskus intervertebralis. Baru-baru ini solusi alternatif telah dikembangkan injectable biomaterial pada operasi pasca-mikrodisektomi sebagai material pengganti NP. Penelitian ini membahas terkait studi pengaruh penambahan chitosan pada silicone rubber terhadap sifat fisik dan mekanik sebagai kandidat injectable material untuk pengganti NP. Penambahan chitosan yang digunakan sebesar sebesar 10,20,30,40, dan 50% volum dari total silicone rubber/chitosan. Sampel kemudian dilakukan pengujian FTIR, XRD, curing time, injectable performance, water content dan kekuatan tarik. Penambahan 10%chitosan memiliki nilai curing time paling cepat selama 63.30 ± 1.50 menit Sedangkan untuk water content, kandungan air terbanyak pada penambahan 50%chitosan dengan 16.71±1.41%. Seluruh sampel menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengisi rongga-rongga cetakan saat diinjeksikan serta mampu mempertahankan bentuknya ketika berada didalam lingkungan ph7. Dalam hal pengaruhnya terhadap sifat mekanik, penambahan chitosan relatif menurunkan nilai kuat tarik.
Pra Desain Pabrik Margarin dari Biji Jagung dengan Proses Hidrogenasi Awaludin Rauf Firmansyah; Syahadana Putra Yuzansa; Sri Rachmania Juliastuti
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58257

Abstract

Dalam penelitian ini telah dilakukan suatu perancangan pabrik margarin berbahan baku biji jagung dengan proses hidrogenasi berkapasitas 10.404 ton/tahun, waktu operasi 24 jam selama 340 hari/tahun. Tujuan perancangan pabrik margarin ini ialah untuk memenuhi kebutuhan margarin dalam negeri sebanyak 20%. Pabrik margarin ini direncanakan akan beroperasi pada tahun 2022 dan berlokasi di Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Pemilihan lokasi ini didasarkan atas ketersediaan bahan baku, kedekatan dengan pasar, serta keberadaan sarana penunjang baik untuk distribusi maupun untuk utilitas pabrik. Pembuatan margarin ini menggunakan proses hidrogenasi dan secara garis besar terdapat 3 tahapan utama meliputi tahap pressing, tahap pemurnian minyak, dan tahap pembuatan margarin. Dari analisa ekonomi didapatkan total biaya produksi sebesar Rp.181.445.128.144 dan total penjualan produk sebesar Rp. 367.000.425.005 dengan IRR 27,17 %, POT selama 5 tahun 6 bulan, dan BEP sebesar 28,9 % kapasitas.
Pra Desain Pabrik Dietil Karbonat dari CO2, Etanol, dan Etilen Oksida Ayyub Choirul Annas; Anisa Fatma Aulia; Annas Wiguno; Kuswandi Kuswandi
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58532

Abstract

Bahan bakar fosil merupakan salah satu energi yang kebutuhannya terus meningkat setiap tahun. Kebutuhan bahan bakar minyak mengikuti perkembangan sektor pembangunan khususnya sektor transportasi dan industri yang saat ini semakin pesat. Tidak dipungkiri bahwa konsumsi bahan bakar fosil mempunyai dampak kepada lingkungan akibat emisi gas buang yang dihasilkan, salah satu akibat dari emisi gas buang tersebut adalah efek rumah kaca. Salah satu upaya untuk mengurangi emisi yang dihasilkan dari konsumsi bahan bakar tersebut adalah dengan penambahan zat aditif, salah satunya adalah DEC (Diethyl Carbonate). Pada penelitian ini dilakukan perancangan pabrik dietil karbonat (DEC) dari gas karbon dioksida (CO2), etanol, dan etilen oksida dengan kapasitas produksi sebesar 220.000 ton per tahun. Selain DEC, pabrik tersebut juga memiliki by-product yang mempunyai nilai jual yaitu etilen glikol dengan kapasitas 130.000 ton per tahun, etilen karbonat dengan kapasitas 1.000.000 ton per tahun, dan cellosolve dengan kapasitas 13.000 ton per tahun. Perancangan pabrik ini dimaksudkan untuk memenuhi 50% kebutuhan zat aditif gasolin yang diperkirakan akan meningkat sebesar 423.496 ton pada tahun 2023, dengan catatan penambahan zat aditif (DEC) pada gasolin mencapai performa optimum pada pencampuran sebesar 10% DEC. Direncanakan pabrik DEC ini akan didirikan di Kabupaten Bontang, Kalimantan Timur, dengan mempertimbangkan ketersediaan bahan baku CO2 yang didapat dari gas buang pabrik PT. Badak NGL dan etanol yang dibeli dari PT. Celanese yang terletak dekat dengan pabrik DEC yang akan didirikan. Dalam proses pembuatan DEC tersebut, terdapat empat unit proses utama: Pre-Treatment, Sintesis, Separasi, dan Pemurnian Produk. Dari perhitungan analisa ekonomi, didapatkan IRR sebesar 35 % per tahun, POT selama 4,75 tahun, dan BEP sebesar 32%. Dengan investasi berasal dari modal sendiri sebesar 20% dan pinjaman sebesar 80% dengan total investasi senilai Rp 1.161.779.753.500. Secara keseluruhan dari segi teknis dan ekonomis, pabrik DEC dari CO2, etanol, dan etilen oksida layak untuk didirikan.
The Effect of the Holding Time on the Formation of Niobium-Vanadium Carbide Coating Onto Aisi 420 by Thermo Reactive Diffusion Process Husen Haekal; Fahmi Mubarok
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58583

Abstract

The deep drawing process had been widely used in automobile, aerospace, electronics, and allied industries to produce hollow parts. The quality of the deep drawing is determined by the dies properties especially their wear-resistant and hardness. Austenitic stainless steel AISI 420 is one of the material of choice for making these dies. In order to increase the wear resistance of the dies, surface treatment such as thermo-reactive diffusion (TRD) technique can be applied owing to their simplicity, low cost, and environment friendly process. TRD technique able to deposit hard layers of carbide, nitride, or carbonitride In this research, TRD techniques will be employed to AISI 420 with special attention given to the effect of holding time during TRD process to form niobium-vanadium carbide (NbVC) coating. The TRD process is carried out by the powder-pack method in a sealed steel container containing powder mixture of niobium and vanadium as master alloy, alumina (Al2O3) as an inert filler and ammonium chloride (NH4Cl) as an activator. The samples were covered with powder mixture and then heated in the electric resistance furnace for 2, 4, and 6 hours at 1000˚C. The crosssection analysis of the NbVC coating observed under microscopy shows that coating thickness increased with longer holding time with 6.95 µm measured in 6 hours holding time. The high hardness of 1333.2 HV also found in the longest holding time of 6 hours. This high hardness is expected to contribute in the wear resistance characterisitic of AISI 420 dies.
Perhitungan Waktu dan Anggaran Biaya Pelaksanaan pada Pembangunan Apartemen Capital Square Surabaya Aldith Firman Akbar Prayoga; Sukobar Sukobar
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.58736

Abstract

Proyek Capital Square merupakan proyek pembangunan apartemen yang terletak di Jalan HR. Muhammad No. 3,5,7. Proyek tersebut dibangun oleh kontraktor PT Nusa Raya Cipta (NRC) terdiri 8 lantai untuk podium dan 25 lantai untuk apartemen dengan luas lahan 20.785 m2.. Perhitungan biaya dan waktu pada proyek ini dilakukan dengan menghitung volume, produktivitas, durasi dan menyusun jadwal pada masing-masing item pekerjaan. Untuk biaya pelaksanaan menggunakan brosur dan standard harga di Kota Surabaya. Berdasarkan hasil pehitungan yang telah dilakukan diperoleh hasil biaya pekerjaan senilai Rp35.218.518.623,- dengan waktu pelaksanaan 351 hari kalender. Perhitungan di atas merupakan perhitungan biaya khusus untuk struktur utama bangunan lantai 9 sampai 20.
Purwarupa Lengan Robot Penyuap Makanan Berbasis Estimasi Posisi Mulut Haris Hariza Ekarinda; Djoko Purwanto; Ronny Mardiyanto
Jurnal Teknik ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v10i1.59565

Abstract

Lengan Robot atau Robotic Arm merupakan alat yang sering digunakan di berbagai bidang perindustrian baik untuk produksi maupun pemindahan produk. Beberapa lengan robot juga digunakan dalam pelayanan domestik seperti sebagai pembantu rumah tangga. Lengan Robot memiliki keunggulan dibanding dengan robot mobile seperti pengulangan gerakan yang presisi, efisiensi tinggi, dan kemampuan membawa beban yang besar di daerah sempit. Gerakan lengan Robot tergantung dengan jumlah DOF (Degree Of Freedom). Lengan robot dapat dikendalikan gerakannya menggunakan teknologi visi komputer dimana ujung dari lengan robot diarahkan pada objek yang tertangkap kamera. Pada studi ini, Lengan Robot akan diimplementasikan sebagai alat penyuap makanan untuk membantu orang – orang yang kesulitan melakukan gerakan mekanis memasukan makanan seperti pasien kecelakaan dan orang lansia. Alat ini menggunakan estimasi posisi berbasis visi komputer untuk menentukan posisi mulut manusia dan mengarahkan ujung lengan robot yang berupa sendok menuju depan mulut manusia. Hasil dari penelitian ini adalah lengan robot dapat mengarahkan sendok ke depan mulut dengan menerapkan metode invers kinematik dari titik koordinat posisi mulut yang telah didapat dengan error rate yang kecil sebesar 0.88 – 1.52 cm. Bentuk sendok akan mempengaruhi jenis makanan yang cocok dalam sistem lengan robot. Pada penelitian ini, sendok yang digunakan cocok dengan jenis makanan tidak berkuah seperti nasi dan buah