cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Indonesia Economic Journal
Published by Indo Publishing
ISSN : 30904609     EISSN : 30904552     DOI : https://doi.org/10.63822/iej
Core Subject : Economy,
Accepts research articles, both empirical studies and literature studies that focus on the fields of Economics, Accounting and Management
Articles 366 Documents
Efektifitas Sistem Keuangan Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional Rusda Diana; Haeriah Haeriah; Ifan Hidayat
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/sq5vdb75

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the Islamic financial system in promoting national economic growth. The research adopts a qualitative approach using a literature review method by analyzing various academic journals, books, and relevant sources. The findings indicate that the Islamic financial system plays a strategic role in supporting economic development through its fundamental principles, including risk-sharing, the prohibition of riba (interest), and the strengthening of real sector-based activities. Islamic financial instruments such as Islamic banking, sukuk, and zakat contribute to financial stability, investment growth, and a more equitable income distribution. However, several challenges remain, including low public literacy, limited market share, regulatory constraints, and lack of product innovation. Therefore, strategic efforts are needed, such as strengthening institutions, enhancing financial inclusion, and increasing public awareness. The development of a more adaptive and sustainable Islamic financial system is essential to support inclusive national economic growth.
Rating dan Ulasan Digital sebagai Determinan Keputusan Pembelian Mahasiswa di Shopee Food Intan Citra Rusmayanti; Kesya Nabila Sumarlen; Abi Sopyan Febrianto; Ade Sobandi
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/z699th52

Abstract

Keputusan pembelian pada platform pesan-antar makanan digital kini tidak lagi didominasi oleh faktor harga atau promosi, melainkan kian dipengaruhi oleh reputasi digital yang dibangun melalui penilaian (rating) dan ulasan pengguna. Dalam ekosistem ini, rating dan ulasan digital bertindak sebagai elemen determinan yang secara langsung mengonstruksikan persepsi, kepercayaan, serta keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan determinatif rating digital (X₁) dan ulasan digital (X₂) dalam menggerakkan keputusan pembelian mahasiswa pada platform ShopeeFood (Y), baik secara parsial maupun simultan. Melalui pendekatan kuantitatif metode survei, data dihimpun dari 87 responden valid yang merupakan mahasiswa aktif sekaligus pengguna ShopeeFood menggunakan kuesioner daring berbasis skala Likert empat poin. Teknik analisis data yang diterapkan adalah regresi linear berganda setelah memenuhi uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil uji F mengonfirmasi bahwa rating digital dan ulasan digital secara simultan menjadi determinan yang signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 25,375; sig. = 0,000) dengan kontribusi model sebesar 36,2% (Adjusted R² = 0,362). Secara parsial, ulasan digital terbukti menjadi determinan utama yang signifikan (t = 2,507; sig. = 0,014), sedangkan rating digital hanya menunjukkan kekuatan determinatif yang marginal pada taraf α = 5% (t = 1,949; sig. = 0,054). Temuan ini menegaskan bahwa pada segmen mahasiswa sebagai konsumen digital yang kritis, narasi ulasan berbasis pengalaman nyata memiliki daya persuasi dan penentu yang jauh lebih kuat dibandingkan sekadar representasi numerik berbentuk skor bintang dalam mematangkan keputusan pembelian di ShopeeFood.  
Implementasi Standar Jasa Konsultansi dalam Menjaga Profesionalisme dan Independensi Akuntan Publik: Studi Lapangan pada KAP Drs. Supriadi Laupe Regina Janictasya; Novryanti Buabangga; Almirah Maggie Tertialucy; Ernawaty Usman; Abdul Kahar
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9yjp4613

Abstract

Profesi akuntan publik di Indonesia tidak hanya bergerak dalam bidang audit, melainkan juga mencakup berbagai layanan non-audit yang diatur melalui Standar Jasa Konsultansi (SJK). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam bagaimana implementasi SJK dilaksanakan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Supriadi Laupe di Palu dalam empat aspek utama, yakni ruang lingkup layanan, mekanisme pemberian jasa kepada klien audit, pengelolaan dokumentasi, serta bentuk pelaporan. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam bersama Senior Auditor KAP. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa KAP Drs. Supriadi Laupe telah menerapkan SJK secara terstruktur dengan menyediakan empat jenis layanan utama, yaitu konsultasi perpajakan, penyusunan laporan keuangan, perhitungan penggajian (payroll), dan standar perikatan reviu. Dalam menjaga independensi terhadap klien audit, KAP secara tegas membedakan jenis jasa yang dapat dan tidak dapat diberikan secara bersamaan. Dokumentasi dilaksanakan secara komprehensif sejak tahap perikatan hingga penyelesaian pekerjaan, sedangkan pelaporan bersifat fleksibel namun tetap mematuhi prinsip objektivitas dan kejelasan informasi. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi SJK yang baik berperan krusial dalam menjaga kualitas layanan dan kepercayaan publik terhadap profesi akuntan publik.
Pembentukan Digital Trust dalam Live Commerce dan Implikasinya Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Sashi Azka Ramadhan; Anisa Aprilianti; Shalsabila Rizkiyani; Ade Sobandi; Abi Sopyan Febrianto
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kwt3bt74

Abstract

Advances in digital technology have catalyzed the emergence of novel commercial formats, among which live commerce has gained considerable traction as a real-time broadcast selling mechanism that enables direct interaction between vendors and prospective buyers. Although this format enriches the shopping experience with heightened interactivity, establishing and sustaining consumer trust within fully digital transactional contexts commonly termed digital trust remains a fundamental challenge. This study investigates how digital trust is formed through four independent variables: host credibility (X1), live interaction (X2), information quality (X3), and social proof (X4), and examines the extent to which digital trust (Z) mediates these variables' impact on consumer purchase decisions (Y). A quantitative research design employing namely quantitative analysis with multiple regression was adopted. Participants consisted of active users of TikTok Shop and Shopee Live who were at least 17 years old, with a target sample range of 120–150 respondents. Measurement instruments were developed using a five-point Likert scale. The research hypothesizes that all four independent variables positively influence digital trust, which in turn positively affects purchase decisions. The findings are expected to contribute both theoretically and practically to the study of digital consumer behavior, with particular relevance to the live commerce ecosystem in Indonesia.    
Peran Audit Syariah dalam Meningkatkan Transparansi Laporan Keuangan Bank Syariah Adinda Putri; Muhammad Syafril Nasution
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0mw71n54

Abstract

Perkembangan perbankan syariah yang semakin pesat menuntut adanya transparansi dan akuntabilitas yang tinggi dalam penyajian laporan keuangan. Audit syariah memiliki peran penting dalam memastikan keandalan laporan keuangan sekaligus menjaga kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit syariah dalam meningkatkan transparansi laporan keuangan bank syariah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur (library research). Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber sekunder, seperti jurnal ilmiah, buku, laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), peraturan Bank Indonesia, fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), dan dokumen ilmiah lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit berperan dalam meningkatkan keandalan laporan keuangan melalui penguatan pengendalian internal, pencegahan kecurangan, dan pengurangan salah saji laporan keuangan. Audit syariah juga memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah dengan mengawasi akad, sistem bagi hasil, serta transaksi keuangan agar terhindar dari unsur riba, gharar, dan maisir. Audit syariah juga berkontribusi dalam meningkatkan transparansi, reputasi, dan kepercayaan publik terhadap bank syariah. Namun, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan auditor syariah, belum seragamnya standar audit, dan perkembangan teknologi keuangan yang semakin kompleks. 
Analisis Peran Audit Internal dalam Menjaga Kepatuhan Prinsip Syariah pada Bank Syariah Elsi Nuliawati Marpaung; Muhaammad Syafril Nasuiton
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9xm06813

Abstract

The rapid growth of the Islamic banking industry demands an effective oversight system to ensure that all operational activities are conducted in accordance with Sharia principles. Sharia compliance is a fundamental aspect that serves as the primary distinction between Islamic banks and conventional banks, and is a key factor in building public trust. In this context, internal audit plays a strategic role as a supervisory mechanism tasked with evaluating, monitoring, and ensuring the bank’s operational compliance with Sharia provisions, banking regulations, and Sharia governance principles. This study aims to analyze the role of internal audit in maintaining Sharia compliance at Islamic banks and to identify various factors influencing the effectiveness of its implementation. The study employs a qualitative method using a literature review approach, examining various scientific journals, academic articles, and relevant literature from the past five years. The results of the study indicate that internal audit plays a crucial role in ensuring Sharia compliance through its oversight functions regarding the implementation of contracts, evaluation of compliance with DSN-MUI fatwas, fraud prevention, risk mitigation, and the strengthening of Sharia governance implementation. The effectiveness of internal audit is influenced by auditor competence, auditor independence, management support, and coordination
Analisis Kualitas Layanan Pasar Tradisional Menggunakan Pendekatan Statistical Quality Control (SQC): Studi pada Pasar Pagi Samarinda Tiara Jihaan Nastiti; Mareta Syafarida Islami; Shifa Nadhirah Nailal Husna; Mira Amelia
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dkaqeb24

Abstract

Pasar tradisional jarang dievaluasi menggunakan pendekatan sistematis berbasis data, sehingga menciptakan kesenjangan dalam literatur manajemen kualitas di sektor layanan publik. Penelitian ini mengadaptasi metode Statistical Quality Control (SQC) yang lazim diterapkan dalam manufaktur untuk menganalisis kualitas fasilitas dan pelayanan di Pasar Pagi Samarinda, pasar tradisional yang baru saja menjalani revitalisasi di Kalimantan Timur. Lima alat SQC digunakan, yaitu check sheet, diagram batang, diagram Pareto, P-Chart, dan diagram fishbone. Kuesioner skala Likert disebarkan kepada 52 pengunjung pasar, mencakup variabel kenyamanan dan fasilitas, kebersihan lingkungan, keamanan, serta pelayanan petugas sebagai variabel bebas, dengan kualitas pasar sebagai variabel terikat. Hasil menunjukkan 15 dari 17 indikator berada dalam kategori baik (rata-rata 3,41-4,20), sementara dua indikator kebocoran atap dan papan petunjuk arah masih berkategori cukup. P-Chart mengonfirmasi seluruh karakteristik masih berada dalam batas kendali statistik. Analisis Pareto mengidentifikasi kenyamanan dan fasilitas (38%) serta pelayanan petugas (25%) sebagai masalah dominan yang secara kumulatif menyumbang 63% total ketidakpuasan. Analisis fishbone menelusuri akar masalah pada kerusakan atap dan drainase, keterbatasan parkir, serta rendahnya responsivitas petugas. Penelitian ini membuktikan SQC dapat diterapkan secara efektif untuk evaluasi kualitas layanan publik. Diperlukan perbaikan infrastruktur fisik, pelatihan petugas, dan sistem evaluasi berbasis data yang berkelanjutan.
Analisis Hukum Islam Terhadap Sistem Paylater pada E-Commerce Fahra Mutia; Risma Ramadani; Nailah Nurul Azmi; Roni Hidayat
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/27q3k274

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan (fintech) telah melahirkan fenomena PayLater sebagai instrumen kredit digital yang kini terintegrasi dalam berbagai platform e-commerce di Indonesia, seperti Shopee PayLater, Tokopedia PayLater, dan Gojek PayLater. Meskipun popularitasnya terus meningkat dengan pengguna mencapai jutaan transaksi per bulan, status hukumnya dalam perspektif Islam masih menjadi perdebatan di kalangan ulama dan akademisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian sistem PayLater dengan prinsip-prinsip hukum Islam dan fiqh muamalah, khususnya terkait konsep qardh, bai' bi al-taqsith, riba, dan gharar. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif-normatif berbasis library research, data dikumpulkan dari Al-Qur'an, Hadis, Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta literatur ilmiah relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa mekanisme PayLater konvensional mengandung unsur riba nasi'ah melalui skema bunga tetap yang dibebankan kepada pengguna. Selain itu, ditemukan potensi gharar dalam transparansi biaya dan ketentuan yang tidak selalu disampaikan secara lengkap kepada konsumen. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan kerangka konseptual untuk transformasi PayLater menuju model yang sesuai syariah, antara lain melalui akad murabahah, ijarah, atau qardhul hasan. Implikasi praktis penelitian ini mencakup rekomendasi bagi regulator, lembaga keuangan syariah, dan pengembang platform digital untuk merancang produk PayLater berbasis syariah yang kompetitif namun tetap patuh terhadap prinsip Islam
Pengaruh Promosi Media Sosial dan Online Customer Review terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Skintific Felisa Yuspira; Zahwa Fortune Callista; Persiana Natalia; Siti Fajira Amelia; Muhammad Hefni Dandino; Muhammad Ramadhani Kesuma; Lusiana Desy Ariswati
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xka72211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Promosi Media Sosial dan Online Customer Review terhadap keputusan pembelian produk skincare Skintific. Perkembangan teknologi digital telah mengubah perilaku konsumen, di mana konsumen lebih mengandalkan media sosial dan ulasan online sebagai sumber informasi sebelum melakukan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 111 responden yang didominasi oleh kelompok usia 17–25 tahun. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Promosi Media Sosial berpengaruh signifikan dan menjadi faktor yang paling dominan dalam mempengaruhi Keputusan Pembelian produk Skintific pada sampel ini. Sementara itu, Online Customer Review ditemukan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Pembelian konsumen. Secara simultan, kedua variabel tersebut tetap berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian.
Peran Motif Ekonomi dan Motif Sosial sebagai Determinan Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Arisan Natasya Zerlinda Putri; Lydia Ramayza Azzahra; Friska Rhifani; Amelia Munifah; Lusiana Desy Ariswati
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8h2ry067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motif ekonomi dan motif sosial terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan arisan. Arisan merupakan kegiatan keuangan informal sekaligus sosial yang masih banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia, terutama sebagai sarana menabung dan mempererat hubungan antaranggota kelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden di Kota Samarinda. Variabel yang digunakan meliputi motif ekonomi (X1), motif sosial (X2), dan partisipasi masyarakat (Y). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi linear berganda, yang didahului dengan uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinieritas, dan heteroskedastisitas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi masyarakat (t = 4,924, p = 0,000). Sementara itu, motif sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap partisipasi masyarakat dalam kegiatan arisan (t = 0,974, p = 0,332). Secara simultan, kedua variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat partisipasi (F = 14,899, p = 0,000) dengan kontribusi nilai R Square sebesar 0,235. Temuan ini menunjukkan bahwa partisipasi dalam kegiatan arisan lebih dominan dipengaruhi oleh motif ekonomi dibandingkan motif sosial, terutama dalam konteks perkotaan di mana fungsi arisan telah bergeser ke arah instrumen keuangan daripada sekadar ajang interaksi sosial. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengelola arisan untuk lebih menonjolkan manfaat ekonomi guna meningkatkan partisipasi masyarakat.