cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Indonesia Economic Journal
Published by Indo Publishing
ISSN : 30904609     EISSN : 30904552     DOI : https://doi.org/10.63822/iej
Core Subject : Economy,
Accepts research articles, both empirical studies and literature studies that focus on the fields of Economics, Accounting and Management
Articles 366 Documents
Peran Kebutuhan Akan Keunikan dan Pengaruh Teman Sebaya dalam Membentuk Sikap Konsumen Generasi Z terhadap Produk Bermerek di Samarinda Arini Hudaya; Shafa Niswa Az-Zahra; Qanita Khairunnisa Darwis; Rania Fitra Bansir; Chandika Mahendra Widaryo; Lusiana Desy Ariswati
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0kwjhj61

Abstract

This study aims to analyze the influence of need for uniqueness and peer influence on the attitudes of Generation Z consumers towards branded products in Samarinda. A quantitative approach with a survey method was employed, involving 100 respondents selected through purposive sampling with criteria: Generation Z (aged 18-27 years), residing in Samarinda, and having purchased or used branded products. Data were collected using a Likert scale questionnaire (1-5) and analyzed using SPSS, including validity test, reliability test, multiple linear regression, t-test, F-test, and coefficient of determination. The results showed that both need for uniqueness and peer influence partially and simultaneously have a positive and significant effect on the attitudes of Generation Z consumers towards branded products in Samarinda. The multiple linear regression equation obtained was ABP = 1.419 + 0.172(NFU) + 0.474(PI). The R Square value of 0.361 indicates that both independent variables are able to explain 36.1% of the variation in the dependent variable. Peer influence has a more dominant effect compared to need for uniqueness, as indicated by the standardized beta coefficient of 0.524. This finding confirms that social environment factors play a more important role than the need to stand out among Generation Z consumers in Samarinda. The results of this study are expected to contribute to the development of consumer behavior theory and become a reference for further research.
Strategi Peningkatan Citra Layanan Hotel pada Asrama Haji XYZ Melalui Analisis SWOT Agoes Tri Harryo Koencoro Harso Puspito; Hapzi Ali
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hy7dn766

Abstract

Persaingan industri perhotelan yang semakin kompetitif menuntut setiap penyedia jasa akomodasi untuk membangun citra layanan yang positif guna meningkatkan daya saing dan menarik minat pelanggan. Asrama Haji XYZ sebagai institusi pemerintah yang memiliki fasilitas akomodasi dan ruang pertemuan memiliki potensi besar sebagai penyedia layanan hotel dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Namun, pemanfaatan layanan tersebut belum optimal karena masih terdapat persepsi masyarakat yang mengidentikkan Asrama Haji hanya sebagai tempat penyelenggaraan ibadah haji. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi citra layanan hotel pada Asrama Haji XYZ serta merumuskan strategi peningkatan citra layanan menggunakan analisis SWOT. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa Expert judgment melibatkan lima informan yang terdiri atas dua pejabat pengelola Asrama Haji XYZ, satu praktisi perhotelan, satu akademisi bidang manajemen strategis, dan satu akademisi bidang pemasaran jasa. Pemilihan informan dilakukan secara purposive berdasarkan kompetensi dan pengalaman yang relevan dengan pengelolaan layanan hotel dan strategi organisasi. Analisis dilakukan melalui Matriks IFAS, EFAS, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asrama Haji XYZ memiliki kekuatan utama berupa lokasi strategis, reputasi sebagai institusi pemerintah, fasilitas lengkap, dan kapasitas layanan yang besar. Nilai IFAS sebesar 3,19 dan EFAS sebesar 3,24 menunjukkan posisi internal yang kuat dan peluang eksternal yang besar. Hasil koordinat SWOT (1,71; 0,60) menempatkan organisasi pada Kuadran I (Growth Strategy). Strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan branding layanan hotel, optimalisasi pemasaran digital, pengembangan layanan MICE, peningkatan kualitas pelayanan berbasis hospitality, serta perluasan kemitraan strategis.
Integritas Budaya Sunda dalam Praktik Financial Statments pada Perusahaan Jasa Febiyanti Febiyanti; Lussiana Nur; Allisya Ivone; Michael Michael
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dnftt205

Abstract

Kualitas dan integritas laporan keuangan merupakan aspek penting dalam menjaga akuntabilitas, transparansi, serta kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap perusahaan jasa. Di tengah perkembangan praktik akuntansi modern yang memiliki orientasi pada standar global, nilai-nilai budaya lokal dapat berperan sebagai landasan etis yang memperkuat kualitas pelaporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai budaya Sunda dalam praktik penyusunan financial statements serta implikasinya terhadap integritas laporan keuangan pada perusahaan jasa. Metode yang digunakan Adalah studi literatur dengan pendekatan analisis konseptual berdasarkan dari berbagai sumber ilmiah yang membahas budaya Sunda, etnoakuntansi, Good Corporate Governance (GCG), dan kualitas laporan keuangan. Hasil kajian menunjukan bahwa nilai-nilai ke-Pasundanan seperti bener (kejujuran), bageur (tanggung jawab), silih asih (saling menghargai), Silih asah (saling mengembangkan pengetahuan), dan Silih Asuh (saling membimbing dan mengawasi) memiliki keselarasan dengan prinsip-prinsip GCG serta karakteristik kualitatif laporan keuangan. Analisis pada praktik pelaporan keuangan PT Satria Antaran Prima Tbk, menunjukan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi dapat dipahami sebagai implementasi nilai-nilai budaya tersebut dalam konteks bisnis modern. Dengan demikian, budaya Sunda dapat menjadi fondasi etis yang mendukung terciptanya laporan keuangan yang andal, transparan, dan akuntabel. Integrasi nilai budaya lokal ke dalam praktik akuntansi berpotensi memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas informasi keuangan yang dihasilkan.
Pengaruh Promosi terhadap Keputusan Pembelian di Kopi Pintoe Kayoe Isnardono Isnardono; Fadli Syaiful Aziz
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1vjj6d66

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana promosi memengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 120 peserta dan dianalisis dengan program SPSS versi 22. Semua komponen instrumen dinyatakan valid dan reliabel, menurut hasil uji validitas dan reliabilitas. Dengan nilai korelasi sebesar 0,682, uji korelasi menunjukkan hubungan yang kuat antara promosi dan keputusan pembelian. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,465 dihasilkan dari analisis regresi sederhana, yang menunjukkan bahwa promosi memengaruhi 46,5% keputusan pembelian. Selain itu, uji t menunjukkan bahwa variabel ulasan pelanggan online berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05.
Koperasi Sebagai Solusi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Evi Novita Sari; Nor Cahya Lailina; Aini Zaqiyah; Nurus Sobakh
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0xzfjw15

Abstract

Cooperatives are one of the economic institutions that play a strategic role in efforts to empower the community's economy. The principles of togetherness, kinship, and member participation make cooperatives a forum capable of strengthening the community's economy, especially small and medium-sized enterprises. However, there are still various economic problems in the community such as limited capital, low access to markets, and lack of business management skills. These conditions make it difficult for the community to develop their businesses optimally. The purpose of writing this article is to analyze the role of cooperatives as a solution for community economic empowerment. The method used is a literature study by examining various relevant scientific sources.The study results show that cooperatives play a role in increasing access to capital, developing members' businesses, creating jobs, and improving community welfare. Therefore, cooperatives can become a solution in community economic empowerment if managed professionally and supported by active member participation.
Dinamika Kendala Pengembangan Koperasi dan UMKM di Indonesia dalam Menghadapi Era Digital Economy Najwa Raisya Salsabila Azzahra; Nadira Salsabila; Naila Radha Soraya; Nurus Sobakh
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/4q0phy48

Abstract

The development of the digital economy provides opportunities for cooperatives and Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia to expand the market, increase efficiency, and strengthen competitiveness. However, digital transformation in this sector still faces various obstacles. This study aims to examine the dynamics of obstacles faced by cooperatives and MSMEs in the digital economy era. The method used is a qualitative approach through literature studies with data sources from relevant journals, books, and research reports. The results of the study show that the main obstacles include low digital literacy, limited access to technology and infrastructure, limited business capital, and low managerial capacity in utilizing digital platforms. This condition hinders the optimization of the potential of the digital economy. Therefore, support from the government, educational institutions, and the private sector is needed through training, mentoring, and the provision of access to technology and financing so that cooperatives and MSMEs are able to adapt and compete in the digital era..
Peran Koperasi Mahasiswa dalam Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa dalam Perguruan Tingggi Ana Sakinah; Lailatus Subhiyah; Nurus Sobakh
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xfjjpz24

Abstract

Student cooperatives play an important role in enhancing entrepreneurial spirit within higher education institutions. This study is motivated by the low interest of students in entrepreneurship and the need to create graduates who are not only job seekers but also job creators. Student cooperatives serve as practical learning platforms that provide direct experience in managing businesses, improving managerial skills, and fostering independence and creativity. The purpose of this paper is to analyze the role of student cooperatives in increasing students’ entrepreneurial spirit. The research method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results show that student cooperatives function as a medium for entrepreneurship education, business practice, and character development. Therefore, student cooperatives can be an important factor in promoting sustainable entrepreneurial spirit among students.
Strategi Atasi Perilaku Menarik Diri di Perusahaan Rintisan Berbasis Teknologi (Technopreneur): Mengubah Tantangan jadi Peluang dengan Mendesain Ulang Pekerjaan Sendiri Tasya Augustiya; Novia Astuti Dewi
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/we56rz19

Abstract

The issue of withdrawal behavior is critical because it disrupts productivity and stability in technology-based startups. This study aims to determine whether the ability to redesign one’s own work plays a role in addressing withdrawal behavior among employees in technology-based startups. This quantitative study of technology-based startups employed a simple linear regression approach and was conducted among 202 employees of startups in Indonesia. The research instruments included the Job Crafting and Organizational Withdrawal Behavior scales, which have been validated for reliability and validity. The results of the data analysis indicate that employees’ ability to redesign their own work significantly influences withdrawal behavior. In other words, the higher an employee’s ability to redesign their own work, the lower the level of withdrawal behavior exhibited. Thus, the conclusion of this study indicates that the level of an employee’s ability to redesign their own work in technology-based companies can reduce withdrawal behavior and has proven to be an effective strategy for addressing withdrawal behavior in the workplace of startups.
Analisis Perilaku Pasif Mahasiswa dalam Pengambilan Peran di Forum Akademik dan Organisasi serta Implikasinya terhadap Pengembangan Sumber Daya Manusia Ainnur Rohmah; Nor Cahya Lailina; Naila Radha Soraya; Nurus Sobakh
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/g6nxh031

Abstract

This study aims to analyze the passive behavior of students in taking roles in academic and organizational forums and its implications for human resource development (HR). A phenomenon that often occurs shows that students tend to wait for appointments rather than actively volunteer, both in organizational activities, class discussions, and when given the opportunity to express their opinions. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews and observations of students involved in academic and organizational activities. The results showed that students' passive behavior was influenced by several factors, including low self-confidence, fear of social judgment, and a learning culture that lacked active participation. In addition, the academic environment that has not fully supported the courage to speak out has also strengthened this tendency. The implication of this phenomenon is the inhibition of the development of human resources who are proactive, innovative, and have leadership skills. Therefore, efforts are needed from educational institutions to create a more participatory environment to improve the quality of human resources in the future.
Analisis Perputaran Aset dalam Mengukur Efektifitas Pengelolaan Aset pada PT Unilever Indonesia Tbk Tahun 2023-2025 Desi K. Sitanggang; Thesa Audia Christine Simbolon; Ricardo Januardi L; Juelsi Marito Hutagalung; Abdul Haris
Indonesia Economic Journal Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/xste6128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perputaran aset dalam mengukur efektivitas pengelolaan aset pada PT Unilever Indonesia Tbk selama periode 2023–2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari website resmi perusahaan dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Analisis dilakukan menggunakan rasio aktivitas, yaitu Total Asset Turnover (TATO), untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memanfaatkan total aset guna menghasilkan penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai TATO PT Unilever Indonesia Tbk mengalami penurunan secara bertahap, yaitu sebesar 2,32 kali pada tahun 2023, 1,91 kali pada tahun 2024, dan 1,60 kali pada tahun 2025. Penurunan tersebut mengindikasikan bahwa efektivitas pengelolaan aset perusahaan cenderung melemah dari tahun ke tahun. Kondisi ini dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara pertumbuhan aset dan penjualan, di mana peningkatan total aset tidak diikuti oleh pertumbuhan penjualan yang proporsional. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan perlu meningkatkan efisiensi pengelolaan aset dan mengoptimalkan pemanfaatan aset produktif agar mampu mendukung peningkatan penjualan dan mempertahankan kinerja keuangan perusahaan secara berkelanjutan.