cover
Contact Name
Abdin
Contact Email
jipfi@uho.ac.id
Phone
+6282219237341
Journal Mail Official
jipfi@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Sulawesi Tenggara – Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 25023861     EISSN : 2715551X     DOI : http://doi.org/10.36709/jipfi
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika publishes research articles in the field of Physics Education which include Physics Learning Models or Methods, Physics Learning Strategies, Physics Learning Media, ICT in Physics Learning, Physics Literacy Learning, Higher Order Thinking Skill Physics, Physics Learning Materials, with various types of research methods.
Articles 89 Documents
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMA Negeri 1 Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan Abdul Syaban; Abidan
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i4.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam meningkatkan pembinaan kinerja guru di SMA Negeri 1 Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan; 2) untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam meningkatkan pengawasan atau supervisi kinerja guru di SMA Negeri 1 Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan; 3) untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam meningkatkan pembinaan di siplin kinerja guru di SMA Negeri 1 Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan; dan 4) untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam pemberian motivasi dan penghargaan untuk meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 1 Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Responden dalam penelitian ini adalah kepala sekolah SMA Negeri 1 Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan. Sedangkan Informan dalam penelitian ini adalah berjumlah 12 orang guru SMA Negeri 1 Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis Kualitatif melalui tiga komponen yakni Reduksi data, Penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan pembinaan kinerja guru yakni: pertama pembinaan guru dalam hal memelihara program pengajaran di kelas, Kedua, pembinaan guru dalam hal menilai dan memperbaiki faktor-faktor yang mempengaruhi belajar anak didik, dan Ketiga, pembinaan guru dalam memperbaiki situasi belajar anak didik; 2) Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan pengawasan atau supervisi kinerja guru yakni; pertama, mengunjungi langsung ruang kelas dimana guru melaksanakan proses pembelajaran, untuk mengamati proses belajar dan mengajar dengan tujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan guru di dalam mengajar, dan kedua, mengamati para guru yang sedang melakukan kegiatan belajar mengajar tanpa masuk dalam ruang kelas; 3) Pembinaan di siplin kinerja guru yakni pertama yang dilakukan oleh kepala sekolah adalah menjadi contoh terhadap guru-guru dengan datang lebih awal dan langsung mengecek kehadiran guru di depan pintu gerbang, dengan begini diharapkan dapat menjadi contoh bagi guru-guru yang disiplinnya kurang untuk menjadi lebih baik lagi; dan kedua adalah melakukan pengecekan langsung kehadiran guru melalui datang langsung menyapa guru di ruang kerja, juga mencek kehadiran guru di dalam kelas; dan 4) Strategi kepala sekolah dalam pemberian motivasi dan penghargaan untuk meningkatkan kinerja guru yakni dalam hal pemberian motivasi kepala sekolah membagi dalam dua bagian yakni: a) motivasi langsung, kepala sekolah memberikan arahan dan nasehat kepada guru dalam forum rapat dan kepala sekolah mengirimkan guru mengikuti pelatihan di luar sekolah; dan b) motivasi tidak langsung yaitu kepala sekolah memberikan contoh secara pribadi kepada semua guru dalam melaksanakan kinerja. Sedangkan dalam hal pemberian penghargaan kepala sekolah membagi juga kedalam dua bagian yakni a) penghargaan berbentuk materi yaitu pemberian insentif tambahan yang di berikan oleh pihak sekolah dan b) penghargaan non materi yaitu piala, piagam, peningkatan jabatan dan penambahan jam mengajar.
Penerapan Model Quantum Learning Berbantuan Simulasi Phet untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Materi Tekanan Yunita; Muhammad Anas; Muhammad Yuris
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i4.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas VIIID di SMP Negeri 4 Kendari dengan menerapkan model pembelajaran quantum learning berbantuan simulasi PhET pada materi Tekanan, (2) mengetahui ketuntasan belajar peserta didik kelas VIIID di SMP Negeri 4 Kendari dengan menerapkan model pembelajaran quantum learning berbantuan simulasi PhET pada materi Tekanan. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Skripsi penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar peserta didik kelas VIIID SMP Negeri 4 Kendari yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran quantum learning berbantuan simulasi PhET dimana pada siklus I diperoleh skor mulai dari 50 sampai 80 dengan skor rata-rata sebesar 73,05, pada siklus II diperoleh skor mulai dari 60 sampai 90 dengan skor rata-rata sebesar 80,56, (2) hasil belajar peserta didik kelas VIIID dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran quantum learning berbantuan simulasi PhET pada materi Tekanan. Hal ini ditunjukkan oleh skor yang diperoleh setiap individu maupun secara klasikal mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II; dimana pada siklus I, persentase peserta didik yang sudah tuntas sebesar 55,56% dan pada siklus II, persentase peserta didik yang sudah tuntas sebesar 80,56.
Validitas Lembar Kerja Peserta Didik Materi Pokok Gerak Parabola Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Aplikasi Phet Simulations Muhamad Rizky; La Maronta Galib; Amiruddin Takda
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i4.96

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memperoleh LKPD berbasis model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok Gerak Parabola berbantuan aplikasi Phet Simulations, untuk mendeskripsikan tingkat kevalidan LKPD berbasis model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi pokok Gerak Parabola berbantuan aplikasi Phet Simulations dilihat dari validitasnnya Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan yaitu SAM 1 (Successive Approximation Model). Successive Approximation Model. SAM merupakan model pengembangan tangkas yang dibuat oleh Michael Allen dan Richard Sites dengan tahapan evaluasi, desain, pengembangan secara iteratif sampai menemukan LKPD yang akan divalidasi. Validasi LKPD dilakukan di SMA-TQ Muadz Bin Jabal. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi berupa angket pernyataan yang akan diisi oleh validator, dalam menilai LKPD yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa LKPD memenuhi kriteria sangat valid dengan nilai indeks Aiken untuk aspek teknis 0,86, aspek konstruk 0,84, aspek didaktik 0,90 dan aspek isi 0,86 dan nilai koefisien reliabilitas yang diperoleh telah memenuhi ketentuan inter ovserver agreement yaitu aspek teknis 75%, aspek konstruk 78,47 %, aspek didaktik 86,42%, dan aspek isi 79,63 % sudah memenuhi kategori reliabel.
Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI MIA3 SMA Negeri 1 Kabawo Menggunakan Penerapan Model CinQASE Berbantuan Media Berbasis Animaker pada Materi Pokok Gelombang Bunyi Wa Ode Sakinah; Hunaidah; Erniwati
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i4.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui gambaran aktivitas belajar siswa kelas XI MIA3 SMAN 1 Kabawo yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran CinQASE berbantuan media animaker pada materi pokok gelombang bunyi; (2) mengetahui ketuntasan belajar fisika siswa kelas XI MIA3 SMAN 1 Kabawo yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran CinQASE berbantuan media animaker pada materi gelombang bunyi; dan (3) Mengetahui bahwa model pembelajaran CinQASE berbantuan media animaker dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIA3 SMAN 1 Kabawo pada materi pokok gelombang bunyi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan setiap siklus terdiri atas 2 kali pertemuan. Prosedur penelitian yaitu: (1) perencanaan; (2) pelaksanaan; (3) observasi dan evaluasi; dan (4) refleksi. Skripsi penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) aktivitas belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran CinQASE berbantuan media animaker pada siklus I diperoleh skor mulai dari 2,00 sampai dengan 3,00 dengan skor rata-rata sebesar 2,7 yang berkategori baik dan pada siklus II skor mulai dari 3,00 sampai dengan 4,00 dengan kategori sangat baik; (2) hasil belajar siswa kelas XI MIA3 SMA Negeri 1 Kabawo yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran CinQASE berbantuan media animaker diperoleh: pada siklus I skor mulai dari 56,52 sampai 93,47 dengan skor rata-rata sebesar 72,554 dan pada siklus II diperoleh skor mulai dari 69,56 sampai 97,82 dengan skor rata-rata sebesar 82,065; dan (3) hasil belajar siswa kelas XI MIA3 dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran CinQASE berbantuan media animaker pada materi pokok gelombang bunyi. Hal ini ditunjukkan oleh skor yang diperoleh setiap individu maupun secara klasikal mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II; dimana pada siklus I, persentase siswa yang sudah tuntas sebesar 56,25% dan pada siklus II, persentase siswa yang sudah tuntas sebesar 84,47%.
Pengembangan Materi Ajar Listrik Statis Interaktif Video Wondershare Filmora pada Siswa SMAN 1 Motui untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Hendra Abidin; La Tahang; Husein
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 8 No. 4 (2023): November 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v8i4.98

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh cara mengajar guru yang mayoritas menggunakan metode pembelajaran ceramah, diskusi kelompok, penugasan dan mengandalkan buku paket atau LKS untuk melaksanakan pembelajaran sehingga dibutuhkan suatu media pembelajaran yang mampu membantu siswa dalam memahami pelajaran dalam bentuk gambar, animasi dan teks. Penelitian ini bertujuan bagaimana mengembangan materi ajar listrik statis interaktif video dengan menggunakan aplikasi filmora, mengetahui sejauh mana tingkat kevalidan, kepraktisan dan efektivitas media yang telah dibuat. Metode menggunakan R & D (research and development) dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, disseminate). Subjek penelitian ini adalah peserta didik SMAN 1 Motui kelas XII Mia dengan jumlah siswa 15 orang. Kepraktisan materi ajar listrik statis interaktif video dilihat dari penilaian keterlaksanaan pembelajaran, respon guru dan peserta didik dengan menggunakan kuisioner keterlaksanaan pembelajaran, kuisioner guru dan kuisioner peserta didik. Keefektifan materi ajar listrik statis interaktif video dilihat dari nilai hasil belajar peserta didik yang terdiri atas soal pretest dan posttest serta peningkatan nilai motivasi belajar peserta didik. Teknik analisis data menggunakan deskripif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan materi ajar listrik statis interaktif video menggunakan aplikasi filmora yang telah dikembangkan dinyatakan layak dengan kevalidan sebesar 0,81 dengan kategori validitas sangat baik. Hasil kepraktisan materi ajar listrik statis interaktif video dari rata-rata yang diperoleh dari respons guru sebesar 3,15 dengan kategori sangat baik dan respons peserta didik sebesar 84,56% dengan kategoi sangat baik. Hasil keefektifan materi ajar listrik statis interaktif video dari rata-rata yang diperoleh dari nilai peningkatan hasil belajar peserta didik sebesar 0,60 dengan kategori sedang, serta peningkatan motivasi belajar peserta didik sebesar 0,75 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka materi ajar listrik statis interaktif video menggunakan aplikasi filmora yang dikembangkan layak dan sudah memenuhi kriteri valid, praktis dan efektif.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model INoSIT untuk Meningkatkan Kompetensi Literasi Sains Siswa Pada Materi Optika Geometri Kelas XI SMA Ahmad Wahid; Amiruddin Takda; Muhammad Anas
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v9i1.102

Abstract

Literasi Sains sangat perlu pada pengembangan sumber daya manusia yang dapat diimplementasikan pada pembelajaran di sekolah. Namun, perangkat pembelajaran yang di buat oleh sekolah belum mencapai pada indikator kompetensi literasi sains bagi peserta didik menjadi latar belakang dari penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran model INoSIT (Integration Nature of Science in Inquiry With Technology) berupa RPP dan LKPD, dan Instrumen tes yang memenuhi unsur valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kompetensi literasi sains peserta didik SMA. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan desain Research and Development dengan menggunakan model four-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, untuk validitas perangkat menggunakan lembar validasi, untuk uji kepraktisan dengan menggunakan angket respon guru dan peserta didik, dan uji keefektifan yakni dengan pemberian tes (pretest-posttest) menggunakan soal dengan bentuk soal pilihan ganda sebanyak 15 nomor yang sudah tervalidasi CVR (content validation ratio). Subjek dari penelitian ini sebanyak 35 Siswa kelas XI IPA 1 SMAN 9 Kendari. Hasil penelitian diperoleh perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid dengan menggunakan aiken formula menghasilkan nilai reliabilitas sangat tinggi untuk RPP dan LKPD yakni sebesar 0,8 dan 0,86. Hasil kepraktisan peserta didik di atas 75% dengan kategori sangat praktis. Efektivitas perangkat pembelajaran memperoleh N-gain (0,7) dengan kategori sedang. Sehingga disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran model INoSIT pada Optika Geometri dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Fisika untuk meningkatkan kompetensi literasi sains peserta didik.
Hubungan Antara Sikap Peserta Didik Terhadap Fisika dan Hasil Belajar Kelas X SMAN 2 Mawasangka Timur La Sahara; Nasrah; La Tahang
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v9i1.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran sikap terhadap fisika dan hasil belajar peserta didik Kelas X di SMA Negeri 2 Mawasangka Timur, mendeskripsikan adanya hubungan yang signifikan antara sikap peserta didik terhadap fisika dan faktor-faktor sikap peserta didik dengan hasil belajar Kelas X SMA Negeri 2 Mawasangka Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dan ex post facto dengan menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui hubungan sikap peserta didik terhadap fisika dan hasil belajar. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 20 orang kelas X SMA Negeri 2 Mawasangka Timur tahun ajaran 2022/2023. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data sikap peserta didik terhadap fisika dan hasil belajar yang dikumpulkan melalui angket sikap dan tes hasil belajar peserta didik. Dari hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa 1) hasil deskripsi data dari keseluruhan nilai sikap peserta didik terhadap fisika yaitu 65% termasuk dalam kategori cukup dengan nilai rata-rata sebesar 63,12. 2) hasil deskripsi data dari keseluruhan nilai hasil belajar peserta didik yaitu 70% termasuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 59,74. 3) Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap peserta didik terhadap fisika dan hasil belajar dengan nilai r sebesar 0,820 yang masuk dalam kategori sangat kuat. 4) Terdapat hubungan yang signifikan antara antusiasme peserta didik terhadap fisika, sikap peserta didik terhadap pembelajaran fisika, sikap peserta didik terhadap fisika sebagai proses dengan hasil belajar dengan nilai r secara berturut-turut adalah 0,799; 0,677 dan 0,778 yang masuk dalam kategori kuat, sedangkan sikap peserta didik terhadap guru fisika dan sikap peserta didik terhadap fisika untuk karir masa depan  dengan hasil belajar yang diperoleh secara berturut-turut adalah 0,867 dan 0,832 yang masuk dalam kategori sangat kuat.
Pengembangan E-Modul Fisika Model Pembelajaran INoSIT untuk Meningkatkan Kompetensi Literasi Sains Peserta Didik SMP/MTs Karnita Zaenuddin; Husein; Muhammad Yuris; Syarifuddin
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v9i1.104

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa e-modul model pembelajaran INoSIT untuk meningkatkan kompetensi literasi sains peserta didik SMP/MTs pada materi tekanan zat dan penerapannya yang memenuhi unsur valid, praktis, dan efektif dalam penggunaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Develompent) dengan model pengembangan 4-D Thiagarajan yang terdiri atas 4 tahap yakni tahap define, design, develop, dan disseminate. E-modul diuji coba di SMPN 4 Kendari menggunakan desain one-group pretest posttest design yang melibatkan guru IPA sebagai observer. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-F yang berjumlah 30 orang. Data validitas e-modul diperoleh melalui validasi person oleh tiga validator, data kepraktisan melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas peserta didik, angket respon guru, dan respon peserta didik, serta data keefektivan melaui instrumen tes literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul model pembelajaran INoSIT termasuk dalam kategori valid dan reliabel. Hasil analisis n-gain pada uji terbatas terhadap kompetensi literasi sains pada indikator menjelaskan fenomena ilmiah sebesar 0,45 dengan kategori sedang. Selanjutnya, pada indikator mengevaluasi dan mendesain inkuiri ilmiah rerata n-gain sebesar 0,46 dengan kategori sedang, serta pada indikator interpretasi data dan bukti ilmiah rerata n-gain sebesar 0,5 dengan kategori sedang. Berdasarkan data tersebut, e-modul model pembelajaran INoSIT termasuk dalam kategori praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik SMP.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas X IPA 1 SMAN 9 Konawe Selatan Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media Crocodile Physics Pada Materi Pokok Momentum Dan Impuls Elsa Aprillia; Erniwati; Hunaidah M
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v9i1.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media crocodile physics dapat meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik kelas X IPA 1 SMA Negeri 9 Konawe Selatan pada materi momentum dan impuls. Penelitian yang dilakukan merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan desain model siklus yang terdiri dari empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi, yang telah dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Subjek penelitian ini kelas X IPA 1 SMA Negeri 9 Konawe Selatan yang terdaftar pada tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 23 orang peserta didik. Hasil penelitian menunjukan pada siklus I yang dinilai menggunakan lembar kerja keterampilan proses sains, diperoleh nilai rata-rata skor keterampilan proses sains peserta didik yaitu sebesar 2,32 dengan kategori cukup, sedangkan pada siklus II skor rata-rata keterampilan proses sains peserta didik sebesar 3.61 sudah masuk kedalam kategori baik dan telah memeuhi kriteria keberhasilan tindakan. Presentase ketuntasan keterampilan proses sains sebesar 39% pada siklus I dan mengalami peningkatan ketuntasan keterampilan proses sains sebesar 87%, pada siklus II. Serta keterlaksanaan aktivitas guru diperoleh skor rata-rata aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus II diperoleh skor sebesar 3,7 dan termasuk dalam kategori baik. Hasil analisis dan pengamatan pada siklus II ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas guru dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing.
Pengembangan Instrumen Asesmen Kompetensi pada Materi Pesawat Sederhana untuk Peserta Didik Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama La Sito; La Maronta Galib; Luh Sukariasih
Jurnal Penelitian Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Fisika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jipfi.v9i1.106

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mempereloh instrumen asesmen standar yang mengukur kompetensi peserta didik. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R & D) dengan Model Wilson dan Model Oriondo dan Antonio yang dimodifikasi dan dikombinasikan dengan Successive Approximation Model (SAM) yang dikembangkan oleh Michael Allen dan Richard Sites. Subjek uji coba pada penelitian ini berjumlah 30 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 3 Satu Atap Siompu. Parameter kualitas yang diuji adalah tingkat kesukaran butir soal, daya pembeda butir soal, keberfungsian pengecoh butir soal, validitas butir soal, dan reliabilitas tes. Instrumen penelitiannya berupa lembar validasi ahli dan asesmen kompetensi yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan nilai indeks Aiken’s V 0,88 kategori sangat valid. Hasil analisis data uji coba menunjukkan: 1) terdapat  26 butir soal yang valid dan 15 butir soal yang tidak valid; 2) reliabilitas tes 0,72 kategori tinggi; 3) tidak terdapat butir soal dengan kategori daya pembeda baik sekali, 10 butir soal dengan kategori baik, 17 butir soal dengan kategori cukup, 11 butir soal dengan kategori jelek, dan 3 butir soal dengan kategori sangat jelek; 4) terdapat 3 butir soal dengan tingkat kesukaran kategori sukar, 38 butir soal kategori sedang, dan tidak terdapat butir soal dengan kategori mudah; dan 5) terdapat 9 butir soal yang perlu diperbaiki distraktornya. Hasil analisis pencapaian kompetensi peserta didik uji coba menunjukkan terdapat 4 peserta didik (13%) kategori tinggi, 22 peserta didik (74%) kategori sedang, dan 4 peserta didik (13%) kategori rendah sehingga jika skor rata-rata capaian subjek uji coba dijadikan dasar untuk memprediksi skor rata-rata populasi dimana peserta didik sebagai subjek uji coba diambil maka skor rata-rata populasi akan terletak pada (60 ≤ µ ≤ 70) dengan α = 95%. Instrumen asesmen kompetensi yang memenuhi kriteria standar sebanyak 25 butir soal dari 41 butir soal yang dikembangkan dan dapat digunakan oleh guru untuk mengukur hasil belajar peserta didik pada materi pesawat sederhana. Penelitian ini hanya mengembangkan jenis soal tes pilihan ganda sehingga bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan jenis tes yang berbeda pada materi yang lebih luas dan subjek uji coba yang lebih banyak.