cover
Contact Name
Haryono
Contact Email
teras.gemacendekia@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
teras.gemacendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Biduri Sandik Atas Desa Sandik, Kec. Batu Layar, Lombok Barat - NTB, Indonesia 83355
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya
ISSN : -     EISSN : 30892988     DOI : https://doi.org/10.71094/teras
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya is a peer-reviewed, double-blind journal published by Gema Cendekia Institute, West Nusa Tenggara, Indonesia. TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya is aimed at publishing the results of the community service activity related to the development and application of sosial science and humanities, including concepts, models, and its implementation as an effort to enhance community participation in development, allowing users to freely access and download the articles.
Articles 21 Documents
Pengembangan Desain Kemasan untuk Meningkatkan Daya Saing Produk UMKM Fahmi Ummi melalui Pendampingan Terpadu Diningrat, Raden Burhan Surya Nata; Purba, Rinanda; Azis, Adek Cerah Kurnia; Azmi, Azmi; Amirulloh, Tifan Muhammad; Yumielda, Vivi Destri
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 1 No. 2 (2025): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, Mei 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v1i2.114

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. UMKM Fahmi Ummi, yang bergerak di bidang makanan dan minuman olahan, merupakan salah satu pelaku usaha potensial yang menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing di pasar. Dua kendala utama yang dihadapi adalah desain kemasan yang belum optimal dan belum diterapkannya standarisasi halal secara menyeluruh. Kemasan yang kurang menarik dan tidak mencerminkan identitas produk melemahkan daya tarik di pasar, sementara ketiadaan sertifikasi halal menghambat perluasan pasar, terutama ke konsumen Muslim dan pasar internasional. Untuk itu, pendampingan dalam optimalisasi desain kemasan dan implementasi sertifikasi halal menjadi langkah strategis yang diperlukan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas, daya saing, serta kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM Fahmi Ummi, sehingga mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.
Peningkatan Keterampilan Menulis Bahasa Inggris melalui Pemahaman Struktur Tata Bahasa dari Kegiatan Membaca Teks Aprianto, Dedi; Sutarman
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 2 No. 1 (2025): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v2i1.202

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis bahasa Inggris mahasiswa melalui pemahaman struktur tata bahasa yang diperoleh dari kegiatan membaca teks atau Reading-Grammar Connection Approach. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh temuan awal bahwa mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Komputer Universitas Bumigora mengalami kesulitan dalam menulis, terutama pada aspek gramatikal dan penyusunan kalimat. Hasil kuesioner awal menunjukkan tingkat kesulitan yang tinggi pada aspek penyusunan kalimat (4,1), pemahaman tenses (4,0), dan pemilihan kosakata (3,8). Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan: analisis kebutuhan, pelatihan pemahaman tata bahasa melalui teks bacaan, pendampingan menulis paragraf dan esai, serta evaluasi hasil tulisan mahasiswa. Evaluasi akhir menunjukkan peningkatan kemampuan menulis yang signifikan dengan skor rata-rata pada seluruh indikator berada pada kategori tinggi, antara (3,8) hingga (4,2). Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan Reading-Grammar Connection efektif dalam mengintegrasikan keterampilan membaca dan menulis serta meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa dalam menulis bahasa Inggris. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan perguruan tinggi non-bahasa.
Pemberdayaan UMKM Perikanan Melalui Pelatihan Manajemen Rantai Pasok dan Digital Marketing di Desa Sekotong, Lombok Barat Hikmah, Nurul; Safari, Marwan
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 2 No. 1 (2025): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v2i1.210

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sektor perikanan dalam pengelolaan rantai pasok serta pemasaran digital di Desa Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Program dilaksanakan melalui pelatihan partisipatif, pendampingan lapangan, dan evaluasi pre–post untuk mengukur peningkatan kemampuan manajerial dan pemanfaatan platform digital, melibatkan 25 pelaku usaha mikro selama empat minggu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman manajemen stok, pencatatan keuangan sederhana, serta penggunaan media sosial untuk promosi, dengan nilai rata-rata keterampilan digital yang meningkat dari 56,4 menjadi 84,2 pada skala 0–100. Dampak sosial-ekonomi juga terlihat dari kenaikan omzet pelaku UMKM sebesar 15–20% dalam dua bulan setelah program berjalan, sekaligus menunjukkan meningkatnya kemandirian dalam pengelolaan informasi produk, penetapan strategi pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital guna memperluas jangkauan pasar. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan lokal mampu meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat pesisir dan memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem UMKM perikanan di wilayah tersebut.
Pendampingan Desain Produk dan Branding Tenun Sukarara untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Lokal di Era Ekonomi Kreatif Hidayah, Siti; Atfal, Nia Raudah
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 2 No. 1 (2025): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v2i1.211

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan daya saing UMKM pengrajin tenun Sukarara melalui pendampingan terstruktur pada aspek desain produk dan strategi branding yang relevan dengan tuntutan ekonomi kreatif. Program dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 15 pengrajin lokal melalui rangkaian workshop desain, pelatihan fotografi produk, serta penyusunan profil digital UMKM. Pendekatan berbasis praktik langsung memungkinkan peserta memahami penerapan konsep desain kontemporer tanpa meninggalkan identitas motif tradisional. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kualitas desain, terutama pada komposisi warna, inovasi bentuk, dan kesesuaian motif dengan preferensi pasar. Pendampingan branding juga menghasilkan perbaikan citra visual, konsistensi identitas merek, dan peningkatan kemampuan promosi melalui platform digital. Secara kuantitatif, penjualan UMKM mitra meningkat rata-rata 18% dalam tiga bulan setelah program berlangsung. Dampak sosial terlihat pada terbentuknya kolaborasi baru antara pengrajin dan desainer muda lokal, yang mendorong keberlanjutan kreativitas dan pelestarian warisan budaya. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara seni tradisional dan pendekatan ekonomi kreatif dapat memperkuat daya saing UMKM berbasis kearifan lokal.
Penguatan Kapasitas Pemuda Desa dalam Manajemen Risiko Bencana melalui Simulasi dan Edukasi Partisipatif di Kecamatan Bayan, Lombok Utara Zainuddin, Ahmad; Wahyuni, Sri
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 2 No. 1 (2025): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v2i1.212

Abstract

Wilayah Lombok Utara merupakan kawasan rawan gempa dan longsor yang membutuhkan peningkatan kapasitas masyarakat berbasis komunitas untuk menghadapi potensi risiko bencana. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kompetensi pemuda desa dalam manajemen risiko bencana melalui pendekatan pelatihan, simulasi, dan edukasi partisipatif. Sebanyak 35 peserta yang terdiri dari anggota karang taruna dan perangkat desa mengikuti rangkaian kegiatan intensif selama lima hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman risiko dari skor awal 60,2 menjadi 89,8 pada skala 100, serta kenaikan kemampuan tanggap darurat sebesar 30%. Selain itu, kegiatan menghasilkan rencana aksi Desa Tangguh Bencana yang disahkan oleh kepala desa sebagai dokumen resmi. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukasi partisipatif mampu memperkuat kesiapsiagaan komunitas sekaligus mendorong kolaborasi dan solidaritas sosial dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana.
Program Literasi Digital untuk Lansia: Peningkatan Partisipasi Sosial dan Akses Layanan Publik di Desa Labuhan Haji, Lombok Timur Utari, Ayu; Anisya, Fatimah Nur
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 2 No. 1 (2025): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, November 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v2i1.213

Abstract

Transformasi digital menuntut semua lapisan masyarakat, termasuk kelompok lanjut usia, untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang bergerak cepat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital lansia di Desa Labuhan Haji, Lombok Timur, agar mampu mengakses layanan publik daring secara mandiri sekaligus memperkuat interaksi sosial melalui media digital. Program dilaksanakan dengan pendekatan learning by doing, mencakup pelatihan penggunaan gawai, aplikasi komunikasi, serta simulasi pemanfaatan layanan publik online seperti administrasi kependudukan, layanan kesehatan, dan aplikasi pemerintah. Sebanyak 30 peserta lansia mengikuti kegiatan selama tiga minggu. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan digital dasar, dari skor 41,7 menjadi 79,5, serta peningkatan partisipasi sosial daring yang ditunjukkan dengan frekuensi komunikasi keluarga yang naik sebesar 45%. Hasil wawancara mendalam memperlihatkan peningkatan rasa percaya diri, kemandirian, dan pemahaman terhadap prosedur administrasi publik. Program ini terbukti efektif dalam mempersempit kesenjangan digital serta mendukung inklusi sosial melalui pemberdayaan kelompok lansia.
Pengembangan Ekstrakurikuler Seni Tari di SMPN 3 Sumbawa Besar sebagai Bentuk Peningkatan Kreativitas Siswa Tenri Abeng, Andi; Kurnia, Lita; Sukmawati, Suci; Medita, Hana
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, Mei 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v2i2.306

Abstract

Program magang bertujuan untuk menggambarkan proses pengembangan ekstrakurikuler seni tari di SMPN 3 Sumbawa Besar sebagai upaya meningkatkan kreativitas siswa. Kegiatan ekstrakurikuler seni tari memegang peran penting dalam pembentukan karakter, pengembangan potensi diri, serta pelestarian budaya lokal Sumbawa. Program magang menunjukkan pengembangan program ekstrakurikuler dirancang secara terstruktur melalui perencanaan kurikulum latihan, pelaksanaan kegiatan rutin, serta penguatan muatan budaya lokal. Pembina ekstrakurikuler menerapkan strategi pembelajaran yang menekankan teknik dasar tari, improvisasi gerak, penciptaan pola lantai, dan persiapan pementasan. Program ini terbukti mampu meningkatkan kreativitas siswa yang ditunjukkan melalui kemampuan mengolah gerak, peningkatan kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, serta tumbuhnya rasa cinta terhadap budaya Sumbawa.Selain memberikan dampak positif bagi siswa, kegiatan magang juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Keterlibatan langsung dalam proses pembinaan memungkinkan mahasiswa menerapkan teori seni tari di lingkungan nyata, mengembangkan kemampuan siswa, serta meningkatkan keterampilan komunikasi dan adaptasi. Dengan demikian, ekstrakurikuler seni tari tidak hanya menjadi wadah pengembangan kreativitas siswa, tetapi juga sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa. Program ini menegaskan bahwa pengembangan program seni tari berperan penting dalam pembentukan karakter dan pelestarian budaya generasi muda.
Model Intervensi Edukasi Anti-Scam Berbasis Simulasi Kasus Nyata untuk Meningkatkan Literasi Keamanan Digital pada Masyarakat Usia Produktif Wibisono Damar Reksanata; Luh Cempaka Arindrayani; Fajar Maheswara Putratama
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, Mei 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v2i2.398

Abstract

Penipuan digital (scam) merupakan ancaman keamanan siber yang terus meningkat dan berdampak signifikan pada masyarakat usia produktif. Penelitian pengabdian masyarakat ini merancang dan menguji model intervensi edukasi anti-scam berbasis simulasi kasus nyata sebagai upaya meningkatkan literasi keamanan digital. Kegiatan dilaksanakan terhadap 45 peserta usia produktif (18-55 tahun) di lingkungan komunitas perkotaan melalui tiga tahapan: asesmen awal, pelatihan simulasi interaktif, dan evaluasi pascaintervensi. Model intervensi mengintegrasikan skenario penipuan aktual seperti phishing, social engineering, love scam, dan penipuan pinjaman online ke dalam modul simulasi terstruktur. Instrumen pengukuran menggunakan kuesioner literasi keamanan digital tervalidasi dengan skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor literasi keamanan digital rata-rata sebesar 34,7% pascaintervensi, dengan peningkatan tertinggi pada dimensi identifikasi ancaman (41,2%) dan respons terhadap insiden siber (38,6%). Peserta juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengenali indikator penipuan digital secara mandiri. Model intervensi berbasis simulasi terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan keterampilan praktis keamanan digital pada masyarakat usia produktif dan berpotensi diadopsi dalam program literasi digital komunitas yang lebih luas.
Pendampingan Komunitas dalam Pemanfaatan AI Generatif untuk Produksi Konten Edukasi Lokal sebagai Strategi Peningkatan Literasi Digital Berbasis Budaya Satyalaksana Kadek Arya; Rani Putri Mahardhika Lestari; Yoga Prananda Kusumajati
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, Mei 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v2i2.399

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan generatif membuka peluang baru dalam produksi konten edukasi yang kontekstual dan berbasis budaya lokal, namun pemanfaatannya di tingkat komunitas masih sangat terbatas akibat kesenjangan literasi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi komunitas dalam memanfaatkan AI generatif untuk memproduksi konten edukasi lokal sebagai strategi peningkatan literasi digital berbasis budaya. Kegiatan dilaksanakan terhadap 40 peserta yang terdiri atas guru sekolah dasar, pendidik madrasah, dan penggiat komunitas budaya melalui tiga tahapan: asesmen awal, pendampingan produksi konten berbasis AI generatif, dan evaluasi pascakegiatan. Instrumen pengukuran menggunakan kuesioner literasi digital tervalidasi yang mencakup dimensi pemahaman AI, kemampuan produksi konten, dan integrasi nilai budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor literasi digital rata-rata sebesar 37,2% pascaintervensi, dengan peningkatan tertinggi pada dimensi kemampuan produksi konten berbasis AI (43,1%) dan pemahaman etika digital (39,4%). Peserta berhasil menghasilkan 24 produk konten edukasi lokal yang mengintegrasikan kearifan budaya daerah dengan teknologi AI generatif. Model pendampingan yang dikembangkan terbukti efektif dan berpotensi diadopsi secara lebih luas dalam program penguatan literasi digital komunitas berbasis budaya.
Penguatan Ketahanan Sosial Keluarga Pekerja Platform melalui Program Time Budgeting dan Financial Coping Strategy Berbasis Aplikasi Sederhana Prabaswara Raka Adhityan; Ni Made Vionita Suryaningtyas
TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): TERAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial Budaya, Mei 2026
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/teras.v2i2.401

Abstract

Pekerja platform digital menghadapi tantangan ketahanan sosial keluarga akibat ketidakpastian pendapatan, fleksibilitas jam kerja yang tidak terkontrol, serta lemahnya kemampuan pengelolaan keuangan rumah tangga. Kondisi ini mendorong perlunya intervensi berbasis pendampingan yang adaptif terhadap karakteristik kerja digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas keluarga pekerja platform dalam mengelola waktu dan strategi coping finansial melalui pemanfaatan aplikasi sederhana berbasis digital. Program dilaksanakan kepada keluarga pekerja platform di wilayah perkotaan dengan pendekatan pelatihan partisipatif, simulasi time budgeting, edukasi financial coping strategy, dan pendampingan penggunaan aplikasi pencatatan aktivitas serta keuangan keluarga. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik penggunaan aplikasi, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengalokasian waktu produktif, pengendalian pengeluaran rumah tangga, dan penyusunan prioritas keuangan keluarga. Peserta juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam melakukan pencatatan pengeluaran harian serta pengaturan jadwal kerja dan keluarga secara lebih terstruktur. Program ini berkontribusi dalam memperkuat ketahanan sosial keluarga pekerja platform melalui integrasi literasi waktu dan literasi keuangan berbasis teknologi sederhana yang mudah direplikasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat lainnya.

Page 2 of 3 | Total Record : 21