cover
Contact Name
Muhammad Ansarullah S. Tabbu
Contact Email
ijfag@lontara.com
Phone
-
Journal Mail Official
lontara.digitechidn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Abdullah Dg. Sirua, Kompleks BTN CV. Dewi Blok B6 No. 12, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography
ISSN : 30266270     EISSN : 30256399     DOI : -
The journal publishes research articles on various matters related to fundamental and applied geography. Our scope of publications include physical geography, human geography, regional planning and development, cartography, remote sensing, geographic information systems and environmental sciences. The journal publishes articles on interdisciplinary content and cross-cutting dimensions related to Geography from various perspectives. Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography (IJFAG) welcomes high-quality original and well-written manuscripts on any of the following topics: Geography Education Social Geography Tourism Geography Political Geography Population Geography Soil Geography Environmental Science Hydrology and Oceanography Meteorology and Climatology Geomorphology Geology Biogeography Geographic Information Systems Remote Sensing Cartography Regional Planning and Development Climate Change
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025)" : 8 Documents clear
Analisis Spasial Aksesibilitas Terhadap Keterjangkauan Fasilitas Pendidikan Pada Wilayah Permukiman Di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa Reynaldy Almuhaimin; Ramli Umar; Sukri Nyompa; Abdul Malik; Erman Syarif
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijfag.v3i1.256

Abstract

Tingkat aksesibilitas suatu wilayah merupakan faktor yang penting dalam hal keterjangkauan untuk menuju suatu fasilitas khususnya pada bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana tingkat aksesibilitas menuju fasilitas Pendidikan yang dilihat berdasarkan jarak dan waktu tempuh yang diperlukan dari wilayah permukiman di Kecamatan Pallangga. Adapun jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis spasial, yaitu menggunakan network analysis, dan overlay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat aksesibilitas sebaran Sekolah Dasar (SD) cenderung memiliki kriteria dekat, pada sebaran fasilitas Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) cenderung dikriteria cukup dekat, dan pada sebaran fasilitas Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) cenderung dikriteria cukup dekat
Akulturasi Budaya Sayyang Pattu'du pada Acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pambusuang Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar Auliah, Nurzaskiah; Dinil Qaiyimah; Uca; Muhammad Ansharulla S. Tabbu; Sulaiman Zhiddiq
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijfag.v3i1.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk akulturasi budaya Sayyang Pattu’du dengan acara Maulid Nabi Muhammad SAW, dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi terjadinya akulturasi budaya Sayyang Pattu’du dengan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang mana dalam proses penelitian tersebut mendeskripsikan fenomena yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa bentuk akulturasi yang terjadi antara tradisi Sayyang Pattu’du dan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pambusuang, diantaranya seperti khatam Al-Qur’an, pakaian dan kesenian. Terdapat pula faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya akulturasi budaya Sayyang Pattu’du dengan acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Pambusuang dan dikaji berdasarkan pendekatan geografi, seperti perpindahan penduduk dan aktivitas masyarakat.
Pengaruh Peran Perempuan Terhadap Dinamika Ekonomi Petani Rumput Laut di Kelurahan Sapolohe Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba Nurul Hikmah; Maddatuang; Abdul Malik
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijfag.v3i1.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran perempuan terhadap dinamika ekonomi petani rumput laut di Kelurahan Sapolohe, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengolahan data melalui analisis regresi, serta dilengkapi dengan data kualitatif melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan perempuan dalam budidaya rumput laut sangat tinggi, khususnya dalam kegiatan produksi dan pengelolaan keuangan rumah tangga. Namun, hasil analisis regresi menunjukkan bahwa peran perempuan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap dinamika ekonomi petani (p > 0,05). Meskipun demikian, data kualitatif memperlihatkan bahwa perempuan tetap memiliki kontribusi penting dalam menjaga kestabilan ekonomi rumah tangga. Kendala yang dihadapi antara lain terbatasnya akses perempuan terhadap pelatihan, modal usaha, dan posisi strategis dalam kelompok tani. Oleh karena itu, penguatan kapasitas perempuan melalui pelatihan, akses pasar, dan partisipasi dalam pengambilan keputusan menjadi penting untuk mendorong peran mereka secara lebih struktural. Temuan ini mendukung pentingnya pembangunan yang responsif gender dalam sektor ekonomi pesisir.
Partnership dan Peran Perempuan Bajo untuk Ekowisata Berkelanjutan di Kabupaten Wakatobi Putri Risna, Nur Afifa; Maddatuang; Rosmini Maru; Hasriyanti; Rahma Musyawarah
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijfag.v3i1.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menetahui 1) bentuk partnership yang terjalin antara perempuan Bajo dengan pemerintah dalam pengelolaan ekowisata berkelanjutan di Wakatobi, 2) bagaimana peran perempuan Bajo dalam pengembangan ekowisata berkelanjutan di Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemitraan antara pemerintah dan perempuan Bajo telah diwujudkan melalui pelatihan keterampilan, pengelola ekowisata berbasis komunitas (Community-Based Tourism), serta berbgai program pemberdayaan ekonomi dan budaya. Perempuan Bajo memainkan peran penting dalam ekowisata dengan menjadi pemandu wisata, mengembangkan kuliner berbasis hasil laut, serta memproduksi kerajinan tangan dari bahan lokal, mereka juga menjadi penjaga nilai-nilai lokal dan agen edukasi melalui kegiatan wisata yang sarat akan nilai budaya dan pelestarian lingkungan. Prinsip-prinsip ekowisata seperti konservasi, partisipasi masyarakat, penghormatan terhadap budaya lokal, edukasi, dan kontribusi terhadap ekonomi lokal telah dijalankan oleh komunitas Bajo Mola, meskipun masih memerlukan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak. Penelitian ini menegaskan bahwa perempuan Bajo memiliki posisi strategis dalam mewujudkan ekowisata yang inklusif dan berkelanjutan.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA TANI TEBU RAKYAT MANDIRI DI DESA TIMBUSENG KECAMATAN POLONGBANGKENG TIMUR KABUPATEN TAKALAR Zainal, Nur Fadhilah; Maddatuang; Syamsunardi; Erman Syarif; Arfandi
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijfag.v3i1.252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Berapa  alokasi waktu kerja petani dalam usaha tani tebu rakyat mandiri di Desa Timbuseng Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar 2) Bagaimana pendapatan usaha tani tebu rakyat mandiri di Desa Timbuseng Kecamatan Polongbangkeng Timur Kabupaten Takalar, 3) Bagaimanakah tingkat kelayakan usaha tani tebu rakyat mandiri di Desa Timbuseng Kecamatan Polongbangkeng Timur Kabupaten Takalar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitan menunjukkan  bahwa total tenaga kerja yang dibutuhkan dalam satu musim tanam mencapai 167 HOK/Ha. Rata-rata total biaya yang dikeluarkan petani sebesar Rp.24.238.245,18/Ha, dengan penerimaan sebesar Rp.66.033.065,44/Ha. Sehingga pendapatan bersih yang diperoleh petani mencapai Rp.41.3794.1820,26/Ha.. Berdasarkan analisis kelayakan usaha menggunakan R/C Ratio diperoleh nilai sebesar 2,72(>1), yang menunjukkan bahwa usaha tani tebu rakyat mandiri di Desa Timbuseng layak dan menguntungkan untuk diusahakan.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP ANCAMAN BENCANA LONGSOR LAHAN YANG TERJADI DI DESA BONTO KATUTE KECAMATAN SINJAI BORONG KABUPATEN SINJAI Husnul; Sulaiman Zhiddiq; Muhammad Ansharulla S. Tabbu; Muhammad Yusuf; Erman Syarif
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijfag.v3i1.251

Abstract

Persepsi Masyarakat Terhadap Ancaman Bencana Longsor di Desa Bonto Katute Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui bagaimana masyarakat desa bonto katute memahami konsep ancaman bencana longsor. (2) mengetahui faktor-faktor apa saja yg mempengaruhi persepsi masyarakat setempat terhadap ancaman bencana longsor. (3) mengetahui strategi yang dilakukan masyaraakat Dea Bonto Katute dalam menghadapi ancaman bencana longsor. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan 20 informan termasuk aparat desa, relawan bencana, dan warga sekitar yang memiliki latar belakang berbeda, dan dokumentasi. Tehnik analisis data yaitu pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk memiliki tingkat kewaspadaan yang tinggi terhadap risiko longsor. Hal ini terbentuk oleh pengalaman empiris, terutama kejadian besar pada tahun 2006 dan 2024. Pandangan masyarakat dipengaruhi oleh jenjang pendidikan, informasi yang diterima, kondisi sosial-ekonomi, serta pengalaman pribadi. Strategi yang dilakukan meliputi relokasi tempat tinggal sebagai bentuk perlindungan fisik dan kegiatan gotong royong serta pemanfaatan kearifan lokal sebagai pendekatan sosial dan budaya. Kesadaran kolektif masyarakat terhadap risiko longsor telah terbangun dengan baik dan tercermin dalam berbagai bentuk respons adaptif. Meskipun demikian, sistem mitigasi formal seperti peringatan dini dan edukasi kebencanaan masih perlu ditingkatkan guna memperkuat ketangguhan wilayah secara menyeluruh.
Analisis Kesejahteraan Kelompok Petani Tomat Kangotto Desa Tonasa Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa Hakim, Tarmizi; Jeddah Yanti; Ramli Umar; Dinil Qaiyimah; Uca
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/yxr86150

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui seberapa kondisi, tingkat, dan solusi meningkatkan kesejahteraan Kelompok Tani Kangotto Desa Tonasa Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertanian tomat, sedangkan variabel terikatnya adalah kesejahteraan Kelompok Tani Kangotto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani dalam Kelompok Tani Kangotto yang berjumlah 25 petani, sedangkan penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling yang berarti seluruh petani dalam Kelompok Tani Kangotto. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner, dan dokumentasi. Selanjutnya data diolah menggunakan teknik analisis statistik deskriptif yaitu data yang disajikan dalam bentuk tabel disertai penjelasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi kesejahteraan Kelompok Tani Kangotto Desa Tonasa Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa tahun 2025 sangat sejahtera. Tingkat kesejahteraan Kelompok Tani Kangotto Desa Tonasa Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa sebagian besar berada pada tingkat keluarga sejahtera III plus yaitu disamping dapat memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papan anggota keluarga petani Kelompok Tani kangotto juga aktif dalam kegiatan sosial.
Analisis Miskonsepsi Siswa Kelas X Pada Materi Atmosfer Menggunakan Three Tier Test Nirwana; Muhammad Yusuf; Uca; Maddatuang; Syamsunardi
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/v1mz3862

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi yang dialami oleh siswa kelas X pada materi atmosfer di MAN 1 Kota Makassar dengan menggunakan instrumen Three Tier Test. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 71 siswa sebagai sampel penelitian. Instrumen berupa tes diagnostik tiga tingkat digunakan untuk mengidentifikasi pemahaman konsep, miskonsepsi, dan ketidaktahuan konsep siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat miskonsepsi siswa tergolong tinggi, khususnya pada submateri lapisan atmosfer dan klasifikasi iklim, dengan persentase masing-masing sebesar 52%. Submateri cuaca dan iklim menunjukkan tingkat pemahaman konsep tertinggi sebesar 34%, sedangkan tingkat tidak tahu konsep tertinggi sebesar 24% juga terdapat pada submateri tersebut. Faktor penyebab miskonsepsi meliputi rendahnya minat membaca siswa, serta metode pembelajaran yang belum sepenuhnya sesuai dengan gaya belajar siswa. Hasil ini mengindikasikan perlunya upaya guru dalam melakukan identifikasi awal terhadap pemahaman siswa serta penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi untuk mengurangi miskonsepsi pada siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 8