cover
Contact Name
Andi Muh. Ashad Sadiq
Contact Email
am_ashad_shadiq@uim-makassar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
tekniksipil@uim-makassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan Km.9 Makassar 90245
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Bangunan Konstruksi
ISSN : 30315654     EISSN : 30315646     DOI : 10.63877
Core Subject : Engineering,
Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi adalah Jurnal Penelitian Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar yang hadir sebagai bentuk implementasi dari tri dharma perguruan tinggi sebagai wadah publikasi bagi dosen yang meliputi bidang struktur, keairan, transportasi, manajemen konstruksi, geoteknik, geodesi, K3 konstruksi, mitigasi bencana, lingkungan, perencanaan wilayah dan kota serta bidang ilmu lainnya yang serumpun. Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi (JBK) ini dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Journal System (OJS) yang terbit dua kali dalam setahun yakni di bulan Mei dan November.
Articles 29 Documents
Kajian Faktor Penyebab Adanya Sisa Material pada Pekerjaan Arsitektur Bangunan Gedung Kantor Lurah Tompo Balang Kota Makassar Sadiq, Andi Muh Ashad; Saraswati, Rizki Ayu
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 1 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i1.52

Abstract

Bangunan gedung merupakan wujud fisik pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatan. Pada dasarnya setiap pembangunan selalu memiliki komponenkomponen sendiri berdasarkan bidangnya, seperti bidang struktur, arsitektur, mekanikal dan elektrikal. Pada sebuah proyek konstruksi bangunan, ada hal yang tidak dapat dihindari yaitu adanya sisa material konstruksi. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui apa penyebab utama adanya sisa material pada pekerjaan interior pada Proyek Bangunan Gedung Kantor Lurah Tompo Balang Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode dengan menggunakan SPSS dan Excel. Sisa bahan konstruksi pada interior bangunan yang mempunyai kuantitas persentase tertinggi adalah sisa bahan bata merah ditinjau dari pekerjaan dan jenis bahan secara umum. Oleh karena itu, harga bata merah tidak berdampak pada harga bahan bangunan lainnya. Banyak kelebihan bahan konstruksi untuk pekerjaan Arsitektur disebabkan oleh pemotongan sampah yang tidak dapat digunakan kembali, perubahan desain, dan kesalahan pekerja. Oleh karena itu, pengendalian secara berkala adalah salah satu metode pencegahan yang dapat mengurangi jumlah material konstruksi yang tersisa pada pekerjaan Arsitektur Bangunan.
Efektivitas Pengembangan Kawasan Permukiman Dengan Program Lorong Wisata Idrus, Ilham; Umar, Bowasis
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 2 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i2.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Lorong Wisata dalam pengembangan kawasan permukiman. Program ini merupakan inisiatif pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui revitalisasi lorong-lorong di kawasan permukiman menjadi destinasi wisata lokal yang menarik dan layak huni. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed-method), dengan data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung, serta data kuantitatif yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada warga, pelaku usaha, dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Lorong Wisata memiliki dampak positif pada berbagai aspek, terutama dalam hal peningkatan interaksi sosial, peluang ekonomi, dan kondisi lingkungan. Secara sosial, program ini mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan lorong dan meningkatkan rasa kebersamaan antarwarga. Secara ekonomi, lorong wisata telah membuka peluang usaha baru bagi warga setempat, yang berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga. Dari sisi lingkungan, kawasan permukiman menjadi lebih bersih, hijau, dan teratur, seiring dengan meningkatnya kesadaran warga terhadap kebersihan dan penataan lingkungan.
Analisis Pengaruh Pemanfaatan Cangkang Kemiri Sebagai Bahan Subtitusi Agregat Kasar Terhadap Pengujian Marshall dan Indirect Tengsile Strength Pada Campuran (AC-WC) Rahman, Samarkandy; Paneo, Sri Oktaviani; Massara, Asma; Alifuddin, Andi; Salim
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 2 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i2.79

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan yang besar namun tidak diikuti dengan kualitas perkerasan jalan yang baik akan menyebabkan jalan banyak mengalami kerusakan. Supaya perkerasan mempunyai daya dukung dan keawetan yang memadai, tetapi tetap ekonomis. Salah satu komponen alternatif yakni pemanfaatan limbah cangkang kemiri. Cangkang kemiri merupakan suatu potensi baru yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan lebih besar lagi. Hal ini dapat meningkatkan nilai ekonomis cangkang kemiri yang hanya dikenal sebagai bahan buangan dari tanaman kemiri.Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan cangkang kemiri pada campuran (AC-WC) dengan meggunakan pengujian marshaal test dan indirect tensile strength. Dari hasil penelitian dengan penggunaan cangkang kemiri terhadap Marshall didapatkan nilai optimum pada variasi 10% dengan nilai stabilitas 1003,20 kg. Untuk pengujian Indirect Tensile Strength (ITS) test kadar optimum pada variasi cangkang kemiri 10% dimana dapat meningkatkan nilai Regangan sebesar 0,08551 mm, Tegangan 797,77 Kpa, dan Modulus elastis (E) 9317,74 menunjukkan dengan penambahan cangkang kemiri membuat campuran menjadi lebih lentur dan tingkat keawetannya yang baik untuk meningkatkan kualitas campuran lapis aus AC-WC.
Model Hubungan Persamaan Antara Kecepatan, Kepadatan dan Volume Lalulintas Ruas Jalan Arteri Primer Kabupaten Gowa Idris, Risma Nofianti; Sainuddin; Basman, Ummu Kalsum; Alwi, Almayana
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 2 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i2.80

Abstract

Transportasi merupakan hal yang penting dan melekat dalam segalah aktivitas masyarakat, berpengaruh terhadap setiap orang baik langsung maupun tidak langsung. Permasalahan lalu lintas jalan raya merupakan suatu permasalahan yang kompleks dalam dunia transportasi darat terutama transportasi perkotaan. Tujuan dalam penelitian ini Menganalisis karakteristik arus lalu lintas, serta Menganalisis hubungan model matematis dan grafis dari jalan arteri primer dengan menggunakan model terbaik dengan model Geenshield, Greenberg dan Underwood. Lokasi penelitian ini berada di Jalan Sultan Hasanuddin Kabupaten Gowa. Dari ruas jalan tersebut dibagi menjadi tiga titik penelitian yaitu diawal ruas, ditengah dan diakhir ruas jalan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan, Karakteristik arus lalu lintas Jalan Sultan Hasanuddin dimana pada titik 3 menjadi arus lalu lintas yang paling padat dengan ruas arah Gowa-Makassar 2697 smp/jam, kecepatan rata-rata 14,028 km/jam dengan nialai kepadatan 192.254 dan nilai kapasitas 2437,89 smp/jam. Model terbaik dari data hasil survei lapangan adalah model eksponensial Underwood untuk kondisi dibawah nilai kepadatan macet (D). Hal tersebut berdasarkan nilai determinasi (R2) = 0.9615 yang terbaik, bila dibandingkan dengan model lainnya.
Implementasi Software ETABS( Extended Three Dimensional Analysis of Building System) Untuk Struktur Gedung Kos 3 Lantai Kab.Gowa Husein, Saddam; Darwis, Mardis
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 2 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i2.98

Abstract

Penggunaan perangkat lunak untuk analisis dan desain struktur telah menjadi kebutuhan utama dalam dunia teknik sipil. ETABS (Extended Three-Dimensional Analysis of Building Systems) merupakan salah satu perangkat lunak populer yang digunakan untuk menganalisis kekuatan, stabilitas, dan kelayakan struktur bangunan. Artikel ini membahas implementasi ETABS dalam proses pengecekan struktur bangunan. Proses meliputi modelisasi, input data beban, analisis, dan interpretasi hasil untuk mengevaluasi kinerja struktur. Hasilnya menunjukkan bahwa ETABS meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam perancangan struktur.. Etabs Adalah perangkat lunak (Sofware) analisis struktur dan desain bangunan yang dikembangkan oleh CSI (Computers and Structures,Inc).ETABS digunakan secara luas dalam industry Teknik sipil dan arsitektur,pada penelitian ini kami mengecek struktur kost 3 lantai di kab.gowa dengan analisis secara dinamis elastis.
Uji Karakteristik Tanah Kapur Dari Desa Pasempe Kecamatan Palakka Di Kabupaten Bone Sebagai Subgrade Pada Timbunan Jalan M. Ilham K; Rizah, Salsabilah Putri; Taufiq Hidayah, Andi Muh; Prasetyo, Bagus Arie; Musdalifah S; Ashad Sadiq, Andi Muhammad
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 2 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i2.101

Abstract

Lapisan tanah dasar merupakan lapisan paling bawah yang berfungsi untuk meneruskan beban dari lapis perkerasan, tidak selamanya lapisan tanah dasar mampu berfungsi dengan baik sebagai daya dukung. Kerusakan yang terjadi pada perkerasan sangat beragam, salah satunya diakibatkan oleh kerusakan lapisan tanah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis tanah kapur di Desa Pasempe, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, serta mengkaji karakteristik tanah kapur sebagai material struktur jalan, khususnya sebagai lapisan subgrade. Pengujian dilakukan untuk mengevaluasi karakteristik tanah timbunan, meliputi uji indeks plastisitas tanah, analisis ukuran butir tanah, uji pemadatan menggunakan metode standar Proctor, dan uji CBR di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan sifat mekanis tanah, termasuk kepadatan maksimum dan nilai CBR, mengindikasikan bahwa tanah dari Desa Pasempe memenuhi spesifikasi umum Bina Marga tahun 2018. Nilai CBR pada penetrasi 0,1" mencapai 28,96%, sedangkan pada penetrasi 0,2" mencapai 34,18%, dengan berat volume maksimum (yd maks) sebesar 1,611 t/m³.
Problem Sosial dalam Perencanaan AMDAL Terkait Rencana Pembangunan Tanggul Sungai Tallo Tanwir; Marbath Assagaf, Muhammad Shahibul; Arsyad; Suwahyo, Chaidir
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 2 No 2 (2024): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v2i2.103

Abstract

Perencanaan merupakan penyusunan secara sistematis tentang tindakan yang akan dilakukan. Setiap kegiatan yang akan dilakukan mesti diawali dengan perencanaann agar kegiatan tersebut berjalan sesuai tahapan yang benar demi mencapai tujuan yang akan dicapai. Begitu juga ketika akan dilakukan pembangunan infrastruktur guna menopang aktivitas masyarakat dan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengindetifikasi dan menganalisis problem sosial yang akan ditmbulkan dari rencana pembangunan infrastruktur saat penyusunan AMDAL. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan, analisis data sekunder, dan wawancara dengan pihak terkait. sikap responden terkait dengan kepemilikan baik bangunan maupun sarana usaha pada areal tapak rencana kegiatan mengisyaratkan perlunya pendekatan yang lebih persuasif dari pemrakarsa kegiatan kepada masyarakat agar konflik sosial bisa dihindari. Untuk mengatasi masalah sosial dalam pembangunan infrastruktur, beberapa langkah mitigasi dapat dilakukan: Partisipasi Masyarakat: Melibatkan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan proyek. Kompensasi yang Adil: Memberikan kompensasi yang layak dan transparan kepada masyarakat yang terkena dampak. Program Rehabilitasi dan Resettlement: Menyediakan program rehabilitasi dan resettlement yang komprehensif bagi masyarakat yang direlokasi. Penguatan Kelembagaan: Memperkuat kelembagaan masyarakat untuk melindungi hak-hak mereka. Evaluasi Dampak Sosial: Melakukan evaluasi dampak sosial secara berkala untuk mengidentifikasi masalah dan mencari solusi. Dengan menerapkan langkah-langkah mitigasi yang tepat, diharapkan pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan meminimalkan dampak negatifnya.
Studi Perbandingan kekuatan Beton Pracetak dan Beton Cor Pada Proyek Gedung Bertingkat Andi Sukirno, Ihsanudin
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 3 No 1 (2025): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v3i1.110

Abstract

Dalam dunia konstruksi, pemilihan material yang tepat sangat penting untuk memastikan keberhasilan proyek, terutama dalam pembangunan gedung bertingkat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kekuatan antara beton pracetak dan beton cor dalam konteks proyek gedung bertingkat. Metode kualitatif digunakan untuk mengeksplorasi karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing jenis beton berdasarkan studi literatur dan wawancara dengan para ahli di bidang konstruksi. Beton pracetak, yang diproduksi di pabrik dan kemudian dipindahkan ke lokasi konstruksi, dikenal memiliki kontrol kualitas yang lebih baik dan waktu pemasangan yang lebih cepat. Di sisi lain, beton cor yang dicampur dan dituangkan langsung di lokasi menawarkan fleksibilitas desain yang lebih besar tetapi dapat menghadapi tantangan dalam hal pengendalian kualitas dan waktu pengerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun kedua jenis beton memiliki aplikasi yang sesuai dalam proyek gedung bertingkat, pilihan antara keduanya harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, waktu pengerjaan, serta kebutuhan struktural spesifik dari proyek tersebut.
Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur (Flexible Pavement) Mengunakan Metode Desain perkerasan Jalan 2017 (Studi Kasus : Ruas Jalan Siwang Seri) Baranyanan, Parnakan Fadly; Amaheka; Metekohy, Juliet G
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 3 No 1 (2025): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v3i1.113

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Tebal Perkerasan Lentur rencana pada ruas jalan Siwang-Seri menggunakan Metode Desain Perkerasan Jalan 2017. Berdasarkan hasil penelitian untuk perencanaan Tebal Perkerasan Jalan menggunakan Metode MDPJ Tahun 2017 pada ruas jalan Siwang - Seri, Desa Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Direncanakan tebal perkerasan dengan panjang 1,775 Km, dari STA 00+000 – 01+775 untuk perkerasan lentur, dengan status jalan Desa yang memiliki fungsi jalan Lokal, maka, diperoleh hasil perhitungan CESA5 20 tahun adalah 109.866,825 Sesuai dengan pedoman MDPJ Tahun 2017 maka didapat tebal perkerasan lentur AC WC = 40 mm, AC BC = 60 mm, AC Base = 0 mm, dan LFA Kelas A = 400 mm.
Analisis Kerusakan Bangunan Akibat Kebakaran Studi Kasus pada Bangunan Komersil Idrus, Ilham
Jurnal Bangunan Konstruksi Vol 3 No 1 (2025): Barakka - Jurnal Bangunan Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jbk.v3i1.117

Abstract

Kebakaran merupakan salah satu bencana yang dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada struktur bangunan, terutama pada bangunan komersil yang memiliki kompleksitas fungsi dan penggunaan material beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat dan jenis kerusakan struktural yang terjadi akibat kebakaran pada sebuah bangunan komersil di pusat kota. Metodologi yang digunakan meliputi observasi lapangan, dokumentasi visual, serta analisis terhadap elemen struktural dan non-struktural pasca-kejadian. Hasil studi menunjukkan bahwa kerusakan paling parah terjadi pada elemen-elemen yang terbuat dari material mudah terbakar dan pada bagian struktur baja yang mengalami penurunan kekuatan akibat suhu tinggi. Selain itu, ditemukan ketidaksesuaian terhadap standar proteksi kebakaran pada desain bangunan tersebut. Temuan ini memberikan rekomendasi penting terkait peningkatan sistem proteksi kebakaran dan desain struktural tahan api untuk meminimalisir dampak kebakaran di masa mendatang.

Page 2 of 3 | Total Record : 29