cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : -
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah publikasi ilmiah yang bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran gagasan, riset, serta temuan ilmiah yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, guna memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemecahan masalah global. Jurnal ini mencakup berbagai bidang ilmu, meliputi pendidikan, teknologi, ekonomi, kesehatan, manajemen, keagamaan, ilmu sosial dan humaniora, serta bidang-bidang terapan lainnya.Sebagai wadah akademik yang mengedepankan kualitas dan keberagaman perspektif, Sinergi menerbitkan artikel penelitian asli, tinjauan pustaka, studi kasus, serta pemikiran konseptual yang didasarkan pada metodologi ilmiah yang kuat dan analisis mendalam. Dengan berfokus pada penerapan teori dan riset dalam konteks praktis, jurnal ini tidak hanya menyasar akademisi dan peneliti, tetapi juga para praktisi, pengambil kebijakan, dan pihak-pihak terkait yang dapat memanfaatkan temuan ilmiah untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan pembangunan di berbagai sektor. Diterbitkan dua kali setahun, Jurnal Sinergi berkomitmen untuk menjadi platform terbuka yang mempertemukan berbagai perspektif dari seluruh penjuru dunia. Jurnal ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin, memfasilitasi integrasi pengetahuan dalam rangka menghasilkan solusi inovatif, serta mendorong pemecahan masalah kontemporer di tingkat lokal, nasional, dan global. Melalui sinergi antara berbagai ilmu, jurnal ini memberikan ruang bagi ide-ide baru yang dapat memperkaya wacana akademik, memperluas cakupan penelitian, serta mendukung keberlanjutan pembangunan dalam konteks sosial, ekonomi, dan teknologi. Sinergi juga menekankan pentingnya keagamaan dan nilai-nilai kemanusiaan sebagai elemen penting dalam membangun peradaban yang berkeadilan, berkelanjutan, dan beradab.
Articles 346 Documents
Perancangan Aplikasi E-Canteen Berbasis Android Dengan Sistem Push Notification Menggunakan Algoritma Fcfs Untuk Efisiensi Pelayanan (Studi Kasus : PT. Indomarco Prismatama) Ardiana; Petricia Oktavia
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The conventional canteen service system at PT Indomarco Prismatama Distribution Center Parung (G107) faces issues with long queues, resulting in an average waiting time of 15 minutes, which impacts the productivity of 600 employees. This study aims to develop the E-Canteen G107 Android-based application using the Prototyping method to improve service efficiency through the implementation of the First-Come First-Served (FCFS) algorithm and a push notification system. The application is developed using Kotlin with the Model-View-ViewModel (MVVM) architecture and Google Firebase as the backend. The FCFS algorithm is implemented via Firestore queries with orderBy timestamp ascending to ensure a fair and transparent service order. The real-time notification system, powered by Firebase Cloud Messaging (FCM), enables two-way communication between customers and vendors. Black Box Testing shows that all system functionalities are 100% valid. The User Acceptance Test results from 13 employee respondents yield a satisfaction rate of 92.6%, with a queue time reduction indicator reaching 95.38%. The study proves that the digitalization of the canteen system through the E-Canteen G107 application successfully resolves queue problems, accelerates the ordering process, and significantly improves user satisfaction. This application has the potential to be expanded to 40 other Indomaret Distribution Center branches across Indonesia. Keywords: E-Canteen, FCFS Algorithm, Push Notification, Android, Firebase   Abstrak   Sistem pelayanan kantin konvensional di PT Indomarco Prismatama Distribution Center Parung (G107) menghadapi permasalahan antrian panjang dengan waktu tunggu rata-rata 15 menit yang berdampak pada produktivitas 600 karyawan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi E-Canteen G107 berbasis Android menggunakan metode Prototyping untuk meningkatkan efisiensi pelayanan melalui implementasi algoritma First-Come First-Served (FCFS) dan sistem push notification. Aplikasi dikembangkan menggunakan Kotlin dengan arsitektur Model-View-ViewModel (MVVM) dan Google Firebase sebagai backend. Algoritma FCFS diimplementasikan melalui query Firestore dengan orderBy timestamp ascending untuk memastikan urutan layanan yang adil dan transparan. Sistem notifikasi real-time menggunakan Firebase Cloud Messaging (FCM) memungkinkan komunikasi dua arah antara pelanggan dan penjual. Pengujian Black Box Testing menunjukkan seluruh fungsionalitas sistem valid 100%. Hasil User Acceptance Test dari 13 responden karyawan menghasilkan tingkat kepuasan 92,6%, dengan indikator pengurangan waktu antrian mencapai 95,38%. Penelitian membuktikan bahwa digitalisasi sistem kantin melalui aplikasi E-Canteen G107 berhasil mengatasi masalah antrian, mempercepat proses pemesanan, dan meningkatkan kepuasan pengguna secara signifikan. Aplikasi ini berpotensi dikembangkan untuk 40 cabang Distribution Center Indomaret lainnya di Indonesia.   Kata kunci: E-Canteen, Algoritma FCFS, Push Notification, Android, Firebase
Kontrak Kerja Yang Merugikan Pekerja: Analisis Perlindungan Hukum Dan Upaya Penyelesaiannya Dafa Aryanda Hutabarat; Muhammad Bintang Setiawan; Faidhul Rasyid; Doly Uluan Siregar; Aidilio Rafles Tanjung; Muhammad Rabitha Lufthansa; Angga Meiseno
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Employment contracts are intended to provide legal certainty and regulate the rights and obligations of workers and employers. However, in practice, employment agreements often contain clauses that potentially disadvantage workers, such as unclear wage provisions, unilateral sanctions, unpaid overtime, and vague termination rules. This situation commonly occurs because workers have weaker bargaining power and tend to accept contract terms without adequate explanation. This research aims to analyze the forms of employment contracts that harm workers, examine the legal protections available for workers, and describe dispute settlement mechanisms that can be pursued when workers suffer losses due to unfair contract clauses. This study uses a normative legal research method with statutory and conceptual approaches. The collected materials are analyzed qualitatively through a descriptive-analytical framework. The research findings show that clauses that contradict labor laws should not eliminate workers’ normative rights, and dispute resolution may be pursued through bipartite negotiation, mediation, and the Industrial Relations Court.Keywords: employment contract; worker protection; unfair clause; industrial relations dispute.   Abstrak Kontrak kerja seharusnya menjadi dasar kepastian hukum yang mengatur hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha. Namun dalam praktiknya, sering ditemukan kontrak kerja yang memuat klausul yang merugikan pekerja, seperti ketentuan upah yang tidak jelas, lembur yang tidak dibayar, sanksi sepihak, serta aturan pemutusan hubungan kerja yang tidak transparan. Kondisi ini umumnya terjadi karena posisi tawar pekerja lebih lemah sehingga pekerja menerima isi kontrak tanpa penjelasan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kontrak kerja yang merugikan pekerja, mengkaji perlindungan hukum bagi pekerja, serta menjelaskan upaya penyelesaian sengketa yang dapat ditempuh apabila pekerja mengalami kerugian akibat klausul kontrak yang tidak adil. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausul yang bertentangan dengan hukum ketenagakerjaan tidak boleh menghapus hak normatif pekerja, serta penyelesaian sengketa dapat dilakukan melalui bipartit, mediasi, dan Pengadilan Hubungan Industrial. Kata Kunci: kontrak kerja; perlindungan pekerja; klausul merugikan; sengketa hubungan industrial.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Customer Trust dan Repurchase Intention Pada Aplikasi Quick Commerce Panca Ardhio Saputra; Usep Suhud; Diena Noviarini
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the influence of e-service quality, product quality, and brand image on customer trust and repurchase intention among users of the ASTRO quick commerce application. The rapid development of quick commerce has increased competition, making customer trust a key factor in encouraging repeat purchases. This research uses a quantitative approach with a survey method conducted through online questionnaires distributed via Google Forms. The sample consists of 240 respondents aged at least 17 years, domiciled in DKI Jakarta, and having made at least one purchase using the ASTRO application. The data collected are primary data and were analyzed using SPSS version 29 and AMOS version 23 with Structural Equation Modeling. The results show that e-service quality, product quality, and brand image have a positive and significant effect on customer trust. These variables also have a positive and significant influence on repurchase intention. Additionally, customer trust is proven to have a positive and significant effect on repurchase intention, highlighting its important role in driving repeat purchase behavior in quick commerce services. This study provides managerial implications for improving service quality, product quality, and brand image to strengthen customer trust and repurchase intention.   Keywords: Brand Image; Customer Trust; E-service Quality; Product Quality; Repurchase Intention   Abstrak Penelitian ini menganalisis pengaruh e-service quality, product quality, dan brand image terhadap customer trust dan repurchase intention pada pengguna aplikasi quick commerce ASTRO. Perkembangan layanan quick commerce yang semakin pesat mendorong persaingan yang ketat antar platform, sehingga customer trust menjadi faktor penting dalam mendorong repurchase intention. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana e-service quality, product quality, dan brand image memengaruhi customer trust serta repurchase intention. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner daring menggunakan Google Form. Sampel penelitian terdiri atas 240 responden yang berusia minimal 17 tahun, berdomisili di DKI Jakarta, dan pernah melakukan setidaknya satu kali pembelian melalui aplikasi ASTRO. Data yang digunakan merupakan data primer yang dianalisis menggunakan SPSS versi 29 dan AMOS versi 23 dengan metode Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-service quality, product quality, dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer trust. Selain itu, ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial bagi perusahaan dalam meningkatkan e-service quality, product quality, dan brand image guna memperkuat customer trust serta repurchase intention.   Kata kunci: Brand Image; Customer Trust; E-service Quality; Product Quality; Repurchase Intention
Isu-Isu Hadis Tentang Operasi Plastic Hefni Julidar; Ardiansyah; Muhammad Nuh Siregar
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The development of modern medical science has given rise to various medical procedures, one of which is plastic surgery, which is performed not only for medical treatment but also for aesthetic purposes. This phenomenon raises legal and ethical issues in Islam, particularly in relation to the Prophetic traditions that prohibit altering Allah’s creation and those that encourage medical treatment and the removal of harm. This paper aims to examine the issues of hadith related to plastic surgery by analyzing its classification, relevant hadiths concerning prohibition and permissibility, and its legal status based on the maqāṣid al-sharī‘ah approach. This study employs a qualitative library research method, analyzing hadith collections, classical commentaries, and contemporary Islamic jurisprudence literature. The findings indicate that reconstructive plastic surgery intended for medical treatment and the removal of physical or psychological harm is permissible in Islam and may even become obligatory when it relates to the protection of life and human dignity. In contrast, purely cosmetic plastic surgery performed solely for aesthetic purposes without a clear sharī‘ah-based necessity is generally prohibited, as it falls under the category of altering Allah’s creation. Therefore, the legal ruling on plastic surgery in Islam is contextual and must consider its objectives, benefits, and potential harms in accordance with Islamic legal principles. Keywords: plastic surgery, hadith, maqāṣid al-sharī‘ah, alteration of Allah’s creation, Islamic law   Abstrak Perkembangan ilmu kedokteran modern telah melahirkan berbagai bentuk tindakan medis, salah satunya operasi plastik, yang tidak hanya digunakan untuk tujuan pengobatan tetapi juga untuk kepentingan estetika. Fenomena ini menimbulkan persoalan hukum dan etika dalam Islam, khususnya terkait hadis-hadis Nabi Muhammad saw. yang membahas larangan mengubah ciptaan Allah serta anjuran untuk berobat dan menghilangkan mudarat. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji isu-isu hadis tentang operasi plastik dengan menelaah klasifikasi operasi plastik, hadis-hadis yang berkaitan dengan larangan dan kebolehan, serta menganalisis hukumnya berdasarkan pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap sumber-sumber hadis, kitab syarah, dan literatur fikih kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa operasi plastik yang bersifat rekonstruktif dan bertujuan untuk pengobatan serta penghilangan mudarat dibolehkan dalam Islam, bahkan dapat menjadi wajib apabila berkaitan dengan keselamatan jiwa dan kehormatan manusia. Sebaliknya, operasi plastik kosmetik murni yang dilakukan semata-mata untuk tujuan estetika tanpa kebutuhan syar‘i yang jelas cenderung dilarang karena termasuk dalam kategori mengubah ciptaan Allah. Dengan demikian, penetapan hukum operasi plastik bersifat kontekstual dan harus mempertimbangkan tujuan, maslahat, serta mudarat yang ditimbulkan sesuai dengan prinsip syariat Islam. Kata kunci: operasi plastik, hadis, maqāṣid al-syarī‘ah, taghyīr khalqillāh, hukum Islam
Penanggulangan Perdagangan Orang di Kawasan Asean: Pendekatan Hukum dan Tantangan Implementasi Khilda Nur Azizah; Sultan Maulana Adrian; Zaenuddin
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human trafficking, or human trafficking, is one of the most serious forms of transnational crime globally and in Southeast Asia. ASEAN, as a regional organization, has issued legal instruments and shared working mechanisms to address this phenomenon, particularly through the 2015 ASEAN Convention Against Trafficking in Persons, Especially Women and Children (ACTIP) and additional guidelines related to the principle of non-punishment for victim protection. However, implementation of the law at the national level still faces various challenges due to differences in legal systems, enforcement capacity, and the ASEAN Way approach. This article discusses the ASEAN and national legal frameworks for combating human trafficking and the challenges in their implementation.  Keywords: Human Trafficking, ASEAN, ACTIP, Law Enforcement, Victim Protection. Abstrak Perdagangan orang atau trafficking in persons merupakan salah satu bentuk kejahatan transnasional yang paling serius di dunia dan di kawasan Asia Tenggara. ASEAN sebagai organisasi regional telah mengeluarkan instrumen hukum dan mekanisme kerja sama untuk menanggulangi fenomena tersebut, terutama melalui ASEAN Convention Against Trafficking in Persons, Especially Women and Children (ACTIP) 2015 dan pedoman tambahan terkait prinsip non-punishment untuk perlindungan korban. Namun, implementasi hukum di tingkat nasional masih menghadapi berbagai tantangan karena perbedaan sistem hukum, kapasitas penegakan, dan pendekatan ASEAN Way. Artikel ini menganalisis kerangka hukum ASEAN dan nasional dalam menanggulangi perdagangan orang, serta tantangan dalam implementasinya.   Kata kunci: Perdagangan Orang, ASEAN, ACTIP, Penegakan Hukum, Perlindungan Korban
Efektivitas Mekanisme Perlindungan Saksi dan Korban dalam Persidangan Kejahatan Nasional Risko Awangga; M. Annas Farhan; Zaenuddin
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research analyzes the effectiveness of witness and victim protection mechanisms in national criminal trials in Indonesia. This research is directed at studying the function of witness and victim protection institutions, various obstacles to the implementation of protection mechanisms, and the extent to which this role supports the realization of a just and open judicial process. The methodology used is empirical and normative juridical studies with analysis of various statutory regulations and scientific journals. The research results show that the mechanism for protecting witnesses and victims has had a positive impact, but still faces obstacles in implementation in the field, including limited resources, weak coordination between institutions, and low public understanding. The research results show that strengthening institutional capacity accompanied by expanding outreach efforts is the main need to optimize the effectiveness of witness and victim protection in the trial process.  Keywords: Witness Protection, Victims, Effectiveness, LPSK, National Criminal Trials.  Abstrak Penelitian ini menganalisis efektivitas mekanisme perlindungan saksi dan korban dalam persidangan kejahatan nasional di Indonesia. Penelitian ini diarahkan pada kajian mengenai fungsi lembaga perlindungan saksi dan korban, berbagai hambatan pada penerapan mekanisme perlindungan, serta sejauh mana peran tersebut mendukung terwujudnya proses peradilan yang berkeadilan dan terbuka. Metodologi yang digunakan adalah kajian yuridis empiris dan normatif dengan analisis berbagai peraturan perundang-undangan dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian memperlihatkan yakni mekanisme perlindungan saksi dan korban telah memberikan dampak positif, namun masih menghadapi kendala dalam implementasi di lapangan, termasuk keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi antar lembaga, serta rendahnya pemahaman masyarakat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kapasitas institusional disertai dengan perluasan upaya sosialisasi menjadi kebutuhan utama guna mengoptimalkan efektivitas perlindungan saksi dan korban dalam proses persidangan.   Kata kunci: Perlindungan Saksi, Korban, LPSK, Persidangan Kejahatan Nasional.
Perkembangan dan Tantangan Penegakan Hukum Pidana Internasional dalam Menangani Kejahatan Lintas Negara Ahmad Muhtadi; Bagus Equity; Zaenuddin
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this article is to thoroughly analyse the fundamental ideas of international criminal law, including its origins, guiding principles, and the range of offences that fall within its purview. The International Criminal Court (ICC), a permanent court with the power to try people for the most serious international crimes, is another law enforcement tool that is discussed. The principles of state sovereignty, jurisdictional restrictions, complementarity, and the degree of cooperation between states in the investigation, prosecution, and enforcement of rulings are among the many barriers and difficulties in the application of international criminal law that are examined in this study. Normative juridical research is the methodology employed, which includes a conceptual approach, a statutory regulatory approach, and a literature analysis of several international legal instruments, court rulings, and legal experts' doctrines. The study's findings show that while the Rome Statute and other international conventions have greatly advanced the framework of international criminal law, there are still considerable barriers to its effective enforcement. These challenges include the use of forceful arrests and some states' lack of willingness to fully cooperate and follow out rulings from international courts. Therefore, achieving equitable, efficient, and long-lasting implementation of international criminal law requires bolstering international cooperation structures and raising state commitment.   Keywords: International Criminal Law, International Crimes, International Criminal Court, Jurisdiction, State Sovereignty.   Abstrak Salah satu bidang hukum yang mengatur pertanggungjawaban pidana individu atas perbuatan yang dianggap sebagai kejahatan internasional adalah hukum pidana internasional. Kejahatan seperti itu tidak hanya merugikan suatu negara tetapi juga mengancam nilai-nilai penting masyarakat internasional secara keseluruhan. Genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, kejahatan perang, dan kejahatan agresi termasuk dalam kategori ini. Kejahatan internasional semakin kompleks dan terorganisir karena arus globalisasi yang semakin kuat, kemajuan teknologi informasi, dan meningkatnya mobilitas manusia lintas negara. Kondisi ini memerlukan adanya sistem hukum internasional yang dapat memberikan perlindungan hukum, menjamin keadilan, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dunia. Tujuan dari artikel ini adalah untuk memeriksa konsep dasar hukum pidana internasional secara menyeluruh, termasuk sumber hukum, prinsip-prinsip yang melandasinya, dan ruang lingkup kejahatan yang menjadi yurisdiksinya. Selain itu, diskusi berfokus pada mekanisme penegakan hukum yang dilakukan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC), lembaga peradilan permanen yang diberi wewenang untuk mengadili orang-orang yang melakukan kejahatan internasional yang paling parah. Selain itu, penelitian ini mengkaji berbagai hambatan dan hambatan dalam pelaksanaan hukum pidana internasional. Hal-hal ini terutama berkaitan dengan prinsip kedaulatan negara, batasan yurisdiksi, asas komplementaritas, dan tingkat kolaborasi antarnegara dalam proses tersebut.investigasi, penuntutan, dan pelaksanaan keputusan yang dibuat.Penelitian yuridis normatif menggunakan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan studi kepustakaan terhadap putusan pengadilan, instrumen hukum internasional, dan doktrin para ahli hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun kerangka hukum pidana internasional telah berkembang secara signifikan sebagai hasil dari penciptaan Statuta Roma dan berbagai konvensi internasional, penegakan yang efektif tetap menghadapi beberapa tantangan. Di antara hambatan tersebut adalah pengaruh kepentingan politik negara, kewenangan lembaga peradilan internasional untuk melakukan penangkapan paksa, dan komitmen rendah sebagian negara untuk bekerja sama penuh dan melaksanakan putusan pengadilan internasional. Oleh karena itu, untuk mewujudkan penegakan hukum pidana internasional yang adil, efisien, dan berkelanjutan, diperlukan penguatan mekanisme kerja sama internasional dan peningkatan komitmen negara-negara.   Kata kunci: Hukum Pidana Internasional, Kejahatan Internasional, Mahkamah Pidana Internasional, Yurisdiksi, Kedaulatan Negara.
Poligami dalam Perspektif Islam dan Praktiknya di Luar Islam: Tinjauan Maqāṣid al-Syarī‘ah Sirojudin
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses polygamy from the Islamic perspective and the practice of polygamy outside Islam using an analytical approach. The study emphasizes the relationship between the permissibility of polygamy and the objectives of Islamic law (maqāṣid al-sharī‘ah), particularly the preservation of lineage (ḥifẓ al-nasl), which can only be achieved through the fulfillment of strict conditions and requirements. In addition, this article elaborates on various wisdoms of polygamy, both in terms of moral protection and social welfare. The findings indicate that polygamy in Islam is not intended as a source of problems, but rather as a sharī‘ah-based solution in certain circumstances, provided that it is practiced in accordance with the fundamental objectives of Islamic law. This study is expected to provide a more complete and comprehensive understanding for the public regarding the concept of polygamy.  Keywords: Polygamy, Maqāṣid Al-Sharī‘Ah, Ḥifẓ Al-Nasl, Islamic Law, Social Welfare.  Abstrak Tulisan ini membahas poligami dalam perspektif Islam dan praktik poligami di luar Islam dengan pendekatan analitis. Kajian ini menekankan keterkaitan antara kebolehan poligami dan maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya dalam menjaga keturunan (ḥifẓ al-nasl), yang hanya dapat diwujudkan melalui pemenuhan syarat dan ketentuan yang ketat. Selain itu, artikel ini menguraikan berbagai hikmah poligami, baik dari aspek perlindungan moral maupun kemaslahatan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa poligami dalam Islam tidak dimaksudkan sebagai sumber masalah, melainkan sebagai solusi syariat dalam kondisi tertentu, sepanjang dijalankan sesuai dengan tujuan dasar hukum Islam. Kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh dan komprehensif kepada masyarakat mengenai konsep poligami.   Kata kunci: Poligami, Maqāṣid Al-Syarī‘Ah, Ḥifẓ Al-Nasl, Hukum Islam, Kemaslahatan Sosial
Pengaruh Program Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Komitmen Manajemen Terhadap Safety Behavior dan Produktivitas Kerja Ahmed Badoghaish; Biakman Irbansyah; Ali Muktiyanto
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the structural influence of Occupational Safety and Health (K3) training programs and management commitment on employee safety behavior, and the subsequent impact of that behavior on work productivity within a challenging mining environment. The research utilized a quantitative explanatory approach via a survey, gathering data from 121 employees, non-employees, and guests attending K3 training at PT Freeport Indonesia's OH&S Training facility. The data were analyzed using the two-stage least squares (2SLS) regression method. Findings conclusively demonstrate that both management commitment (t-value 4.832) and K3 training (t-value 2.772) significantly and positively influence safety behavior. Furthermore, safety behavior (t-value 8.398) is confirmed to have a significant and positive effect on increasing work productivity. This research contributes original insights by providing empirical validation for the structural model (K3 Training and Management Commitment → Safety Behavior → Productivity) within a complex, high-risk operational context, emphasizing the necessity of integrated management dedication and comprehensive training for sustaining optimum performance.   Keywords: (K3) Training, Management Commitment, Safety Behavior, Productivity   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan struktural antara program pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan komitmen manajemen terhadap perilaku keselamatan karyawan, serta dampak perilaku keselamatan tersebut terhadap produktivitas kerja dalam lingkungan perusahaan pertambangan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif eksplanatori melalui survei kepada 121 responden yang terdiri dari karyawan, non-karyawan, dan tamu yang berpartisipasi dalam pelatihan K3 di fasilitas OH&S Training PT Freeport Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode regresi two-stage least squares (2SLS). Hasil penelitian menunjukkan secara meyakinkan bahwa komitmen manajemen (t-hitung 4.832) dan pelatihan K3 (t-hitung 2.772) memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap perilaku keselamatan. Lebih lanjut, perilaku keselamatan (t-hitung 8.398) terkonfirmasi memberikan kontribusi yang signifikan dan positif terhadap peningkatan produktivitas kerja. Studi ini menawarkan wawasan orisinal dengan menyajikan bukti empiris model struktural (Pelatihan K3 dan Komitmen Manajemen → Perilaku Keselamatan →  Produktivitas) dalam lingkungan pertambangan yang kompleks, menegaskan pentingnya komitmen manajemen yang terintegrasi dan pelatihan komprehensif demi kinerja operasional yang berkelanjutan.   Kata kunci: Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Komitmen Manajemen, Safety Behavior, Produktivitas Kerja  
Optimasi Biaya Distribusi di Spx Express Cabang Serang Menggunakan Metode Transportasi Halimah; Jahrotun Nisa; Abdul Aziz; Bambang Hermawan; Lika Yulia
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is to reduce distribution costs at SPX Express Serang Branch by applying the transportation method. The main challenge faced by the company is the high shipping costs, caused by the suboptimal arrangement of distribution routes from the warehouse to the drop centers. The data used includes the capacity of three shipping warehouses, namely Kaligandu, Lopang, and Ciruas, as well as the demand from three drop centers, namely Kasemen, Walantaka, and Curug, along with the transportation costs for each route. This study applies the North West Corner, Least Cost, and Vogel’s Approximation Method (VAM) to determine the initial solution, which is then optimized using the Modi and Stepping Stone methods with the assistance of the AtoZmath Transportation Calculator. From the calculations, the North West Corner method resulted in a cost of Rp 5,014,000, the Least Cost method yielded Rp 5,059,000, while the VAM method produced a result of Rp 4,450,000, making VAM the most optimal initial solution. After optimization using the Modi and Stepping Stone methods, the lowest distribution cost obtained was 3,360. These results indicate that the application of transportation methods can significantly reduce distribution costs and improve efficiency in the delivery system at SPX Express Serang Branch.   Keywords: Distribution Cost, Transportation Method, SPX Express, VAM, Optimization   Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi biaya distribusi di SPX Express Cabang Serang dengan penerapan metode transportasi. Tantangan utama yang dihadapi oleh perusahaan adalah tingginya biaya pengiriman, yang disebabkan oleh pengaturan rute distribusi dari gudang ke drop center yang masih belum maksimal. Data yang digunakan mencakup kapasitas dari tiga gudang pengiriman yaitu Kaligandu, Lopang, dan Ciruas, serta permintaan dari tiga drop center, yaitu Kasemen, Walantaka, dan Curug, bersama dengan biaya transportasi dari setiap rutenya. Penelitian ini menerapkan metode North West Corner, Least Cost, dan Vogel’s Approximation Method (VAM) untuk menentukan solusi awal, yang selanjutnya dioptimalkan dengan menggunakan metode Modi dan Stepping Stone dengan bantuan AtoZmath Transportation Calculator. Dari hasil perhitungan, metode North West Corner menghasilkan biaya sebesar Rp 5.014.000, metode Least Cost menghasilkan Rp 5.059.000, sementara metode VAM memberikan hasil sebesar Rp 4. 450.000, yang menjadikan VAM sebagai solusi awal paling optimal. Setelah optimasi dengan metode Modi dan Stepping Stone, diperoleh biaya distribusi terendah sebesar 3.360. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan metode transportasi dapat secara signifikan mengurangi biaya distribusi serta meningkatkan efisiensi dalam sistem pengiriman di SPX Express Cabang Serang.   Kata kunci: Biaya Distribusi, Metode Transportasi, SPX Express, VAM, Optimasi