cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : https://doi.org/10.66914/sinergi
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin merupakan platform publikasi ilmiah yang memfasilitasi riset inovatif dan diseminasi pengetahuan lintas disiplin ilmu. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian orisinal yang mencakup spektrum ilmu Pendidikan, Teknologi, Ekonomi, Kesehatan, Hukum, Agama, Sosial, dan Sains Terapan. Diterbitkan secara berkala setiap bulan, Sinergi berkomitmen menjadi wadah akademik global untuk menghasilkan solusi transformatif bagi tantangan kontemporer.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 572 Documents
Ekonomi Syariah 2026 : Peluang Besar di Tengah Ketidakpastian Global Noor Mutia Husna; Ahmad Muhidin Fatahillah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/h9v4gp22

Abstract

Ekonomi syariah menjadi salah satu sektor yang menunjukkan perkembangan positif di tengah berbagai tantangan ekonomi global. Ketidakpastian ekonomi yang dipicu oleh inflasi, konflik geopolitik, fluktuasi harga energi, serta perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia menuntut adanya sistem ekonomi yang mampu menciptakan stabilitas dan keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang ekonomi syariah pada tahun 2026 di tengah kondisi global yang tidak menentu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, laporan lembaga resmi, dan literatur terkait ekonomi syariah periode 2021–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi syariah memiliki peluang besar melalui pengembangan industri halal, pertumbuhan perbankan syariah, digitalisasi layanan keuangan syariah, serta optimalisasi instrumen sosial Islam seperti zakat dan wakaf. Selain itu, dukungan pemerintah dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk dan layanan syariah menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing ekonomi syariah Indonesia di tingkat global. Oleh karena itu, ekonomi syariah berpotensi menjadi salah satu pilar utama pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Kata Kunci: ekonomi syariah, ketidakpastian global, industri halal, keuangan syariah, pembangunan ekonomi.    Abstract Islamic economics has become one of the sectors showing positive growth amid various global economic challenges. Economic uncertainty caused by inflation, geopolitical conflicts, energy price fluctuations, and the slowdown of global economic growth requires an economic system capable of creating stability and sustainability. This study aims to analyze the opportunities for Islamic economics in 2026 amid uncertain global conditions. The research method used is library research with a qualitative descriptive approach by examining scientific journals, official reports, and literature related to Islamic economics published between 2021 and 2026. The findings indicate that Islamic economics has significant opportunities through the development of the halal industry, growth of Islamic banking, digitalization of Islamic financial services, and optimization of Islamic social finance instruments such as zakat and waqf. Furthermore, government support and increasing public awareness of Islamic products and services are important factors in strengthening Indonesia’s competitiveness in the global Islamic economy. Therefore, Islamic economics has the potential to become one of the main pillars of sustainable national economic development. Keywords: Islamic economics, global uncertainty, halal industry, Islamic finance, economic development.  
Analisis Sarana dan Prasarana Pembelajaran Sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP) di SD Negeri Inpres Waroki Kabupaten Nabire Papua Tengah Lasarus Dawa; Onnie Mentang Lumintang; Odel Jama; Wigati Yektiningtyas
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/abh7kk94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan dan kelayakan sarana serta prasarana pembelajaran berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP) di SD Negeri Inpres Waroki Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan yang terlibat dalam pengelolaan sarana dan prasarana sekolah. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana pembelajaran di SD Negeri Inpres Waroki secara umum telah tersedia, namun belum sepenuhnya memenuhi Standar Nasional Pendidikan. Beberapa fasilitas seperti ruang kelas, meja dan kursi siswa, serta media pembelajaran dasar telah tersedia dan dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Akan tetapi, masih ditemukan berbagai keterbatasan, antara lain kurangnya ruang perpustakaan yang memadai, laboratorium, sarana teknologi informasi dan komunikasi, serta fasilitas penunjang lainnya yang sesuai standar. Kondisi geografis, keterbatasan anggaran, dan akses distribusi menjadi faktor yang memengaruhi pemenuhan sarana dan prasarana sekolah. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung proses pembelajaran yang efektif dan peningkatan mutu pendidikan. Kata Kunci: sarana pembelajaran, prasarana pendidikan, Standar Nasional Pendidikan, sekolah dasar, mutu pendidikan.
Pengaruh Marketing Public Relations Program Huling terhadap Brand Image Haus! Indonesia Fauzan Pardomuan; Tria Patrianti
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/6xvhej22

Abstract

This study examines the influence of marketing public relations in the Huling or Haus Keliling program on the brand image of Haus! Indonesia among Management students of Universitas Pamulang class of 2023. The growth of contemporary beverage franchises has encouraged brands to develop innovative communication programs that strengthen consumer awareness, trust, and perceived uniqueness. This research used a quantitative explanatory survey design involving 88 respondents selected through probability sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire and analyzed using validity testing, reliability testing, Pearson correlation, coefficient of determination, simple linear regression, and t-test with SPSS. The results show that marketing public relations has a strong and significant influence on brand image. The correlation coefficient reached 0.740, the coefficient of determination was 0.548, and the regression test obtained a significance value of 0.000 with t-count 10.197. These findings imply that publications, identity media, events, news, social activities, and sponsorship elements in the Huling program can improve consumer perception of Haus! Indonesia as an innovative, accessible, and memorable local beverage brand. Keywords: brand image; Haus Keliling; marketing public relations; survey; youth consumer  Abstrak. Penelitian ini membahas pengaruh marketing public relations pada program Huling atau Haus Keliling terhadap brand image Haus! Indonesia pada mahasiswa Manajemen Universitas Pamulang angkatan 2023. Pertumbuhan bisnis minuman kekinian dan model franchise yang semakin kompetitif menuntut perusahaan menghadirkan strategi komunikasi pemasaran yang inovatif, dekat dengan konsumen, serta mampu memperkuat citra merek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatif. Sampel penelitian berjumlah 88 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis melalui uji validitas, uji reliabilitas, korelasi Pearson, koefisien determinasi, regresi linear sederhana, serta uji t dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marketing public relations berpengaruh kuat dan signifikan terhadap brand image. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,740 menunjukkan hubungan yang kuat, nilai koefisien determinasi sebesar 54,8% menunjukkan kontribusi variabel marketing public relations terhadap brand image, dan uji hipotesis menghasilkan signifikansi 0,000 dengan t hitung 10,197. Temuan ini menunjukkan bahwa program Huling dapat memperkuat persepsi konsumen terhadap Haus! Indonesia sebagai merek minuman lokal yang inovatif, mudah dijangkau, dan dekat dengan pasar anak muda. Kata kunci: brand image; Haus Keliling; konsumen muda; marketing public relations; survei
Peran dan Fungsi Pemerintah serta Masyarakat dalam Perlindungan Anak Putri Rahma; Faisar Ananda
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/5kr2ea63

Abstract

Child protection is an integral part of human rights and is a shared responsibility between the government and society. This study aims to analyze the roles and functions of the government and society in child protection, identify the obstacles faced, and formulate possible efforts and solutions. The method used is normative legal research with a legislative, conceptual, and sociological approach, through a literature review of various legal sources, including Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection. The results indicate that the government plays a role through regulatory functions, services, and supervision and law enforcement, while the community plays a role through families, social institutions, and active participation in preventing violence against children. However, the implementation of child protection still faces obstacles such as institutional weaknesses, sociocultural factors, low public awareness, and limited resources. Therefore, strengthening regulations and law enforcement, increasing public education, strengthening the role of families, and cross-sectoral collaboration are necessary. Synergy between the government and society is key to realizing effective and sustainable child protection. Keywords: child protection, government, society, children's rights Abstrak Perlindungan anak merupakan bagian integral dari hak asasi manusia yang menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan fungsi pemerintah serta masyarakat dalam perlindungan anak, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta merumuskan upaya dan solusi yang dapat dilakukan. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan sosiologis, melalui studi kepustakaan terhadap berbagai sumber hukum, termasuk Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah berperan melalui fungsi regulasi, pelayanan, serta pengawasan dan penegakan hukum, sementara masyarakat berperan melalui keluarga, lembaga sosial, serta partisipasi aktif dalam pencegahan kekerasan terhadap anak. Namun, pelaksanaan perlindungan anak masih menghadapi hambatan berupa kelemahan kelembagaan,faktor sosial budaya, rendahnya kesadaran masyarakat, serta keterbatasan sumber daya. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan penegakan hukum, peningkatan edukasi masyarakat, penguatan peran keluarga, serta kerja sama lintas sektor. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan perlindungan anak yang efektif dan berkelanjutan. Kata kunci: Perlindungan Anak, Pemerintah, Masyarakat, Hak Anak, 
Mikrokosmos Dalam Perspektif Islam Sebagai Dasar Etika Lingkungan Syifa Fajri Ramdhani; Naisya Azzahra; Koko Adya Winata
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/f7nkzs14

Abstract

Krisis lingkungan global yang ditandai oleh perubahan iklim, kerusakan hutan, pencemaran air dan udara, serta hilangnya keanekaragaman hayati menunjukkan adanya krisis etika dalam relasi manusia dengan alam. Paradigma modern yang bercorak antroposentris cenderung menempatkan manusia sebagai pusat dan penguasa absolut atas lingkungan, sehingga mendorong eksploitasi yang melampaui batas keseimbangan ekologis. Dalam perspektif Islam, relasi manusia dan alam tidak bersifat dominatif, melainkan integral dan teosentris. Konsep mikrokosmos (al-‘alam al-shaghir) memandang manusia sebagai miniatur alam semesta yang mengandung unsur material dan spiritual sekaligus, sehingga memiliki keterkaitan ontologis dengan makrokosmos (al-‘alam al-kabir).Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep mikrokosmos dalam khazanah pemikiran Islam serta mengeksplorasi relevansinya sebagai dasar etika lingkungan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, serta karya-karya pemikir Islam klasik dan kontemporer seperti Al-Ghazali, Ibnu Arabi, dan Seyyed Hossein Nasr. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep mikrokosmos dalam Islam berakar pada prinsip tauhid yang menegaskan kesatuan penciptaan dan keteraturan kosmik. Manusia sebagai khalifah di bumi memikul amanah untuk menjaga keseimbangan (mizan), menegakkan keadilan ekologis, dan menghindari kerusakan (fasad). Dengan demikian, etika lingkungan dalam perspektif Islam tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga transendental karena berlandaskan tanggung jawab spiritual kepada Tuhan. Konsep mikrokosmos menawarkan paradigma etika lingkungan yang holistik, berorientasi pada keberlanjutan, serta relevan dalam menjawab tantangan krisis ekologis global dewasa ini. Kata kunci: mikrokosmos, etika lingkungan, tauhid, khalifah, keseimbangan ekologis   Abstract The global environmental crisis, characterized by climate change, forest destruction, water and air pollution, and biodiversity loss, demonstrates an ethical crisis in the relationship between humans and nature. The modern anthropocentric paradigm tends to place humans as the center and absolute ruler of the environment, thus encouraging exploitation that exceeds the limits of ecological balance. From an Islamic perspective, the relationship between humans and nature is not dominant, but integral and theocentric. The concept of the microcosm (al-'alam al-shaghir) views humans as a miniature universe containing both material and spiritual elements, thus possessing an ontological connection with the macrocosm (al-'alam al-kabir). This article aims to analyze the concept of the microcosm within Islamic thought and explore its relevance as a basis for contemporary environmental ethics. This research uses a qualitative approach with library research methods, through analysis of verses from the Quran, hadith, and the works of classical and contemporary Islamic thinkers such as Al-Ghazali, Ibn Arabi, and Seyyed Hossein Nasr. The study's findings indicate that the concept of the microcosm in Islam is rooted in the principle of monotheism, which affirms the unity of creation and cosmic order. As caliphs on earth, humans are entrusted with maintaining balance (mizan), upholding ecological justice, and preventing damage (fasad). Therefore, environmental ethics from an Islamic perspective is not only normative but also transcendental, grounded in spiritual responsibility to God. The concept of the microcosm offers a holistic, sustainability-oriented, and relevant environmental ethics paradigm in addressing the challenges of today's global ecological crisis. Keywords: microcosm, environmental ethics, monotheism, caliph, ecological balance
Pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), dan Ekspor Neto Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2000-2024 Dini Dianita; Erni Achmad; Putri Intan Suri
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/sae6gr87

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Penanaman Modal Asing, Penanaman Modal Dalam Negeri, dan Ekspor Neto terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2000-2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder time series 2000-2024 yang dari Badan Pusat Statistik (BPS). dianalisis secara deskriptif untuk melihat perkembangan tiap variabel, serta anilisis regresi linear berganda dengan Eviews 13, yang mencakup uji asumsi klasik (normalitas, multikolineritas, autokorelasi, dan heteroskedastisitas) dan uji hipotesis (uji-t, uji F, dan R2).Hasil penelitian menunjukkan PMA, PMDN, dan PDB cenderung meningkat meski berfluktuasi, sedangkan Ekspor Neto berfluktuasi tajam karena ketergantungan pada harga komoditas global dan impor bahan baku industri. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Secara parsial, PMDN berpengaruh positif signifikan, PMA berpengaruh positif tidak signifikan, dan Ekspor Neto berpengaruh negatif signifikan. Kata kunci: Penanaman Modal Asing, Penanaman Modal Dalam Negeri, Ekspor Neto, Pertumbuhan Ekonomi   Abstract This study aims to examine and analyze the impact of Foreign Direct Investment, Domestic Investment, and Net Exports on Indonesia’s economic growth from 2000 to 2024. The method used is quantitative, employing secondary time-series data from 2000 to 2024 obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS). The data was analyzed descriptively to examine the development of each variable, as well as through multiple linear regression analysis using Eviews 13, which included tests of classical assumptions (normality, multicollinearity, autocorrelation, and heteroscedasticity) and hypothesis testing (t-test, F-test, and R²). The results indicate that FDI, Domestic Investment, and GDP tend to increase despite fluctuations, while Net Exports fluctuate sharply due to dependence on global commodity prices and imports of industrial raw materials. Simultaneously, all three variables have a significant impact on Indonesia’s economic growth. Partially, PMDN has a significant positive effect, PMA has a non-significant positive effect, and Net Exports have a significant negative effect. Keywords: Foreign Direct Investment, Domestic Investment, Net Exports, Economic Growth
Gerak dan Rotasi Bumi: Realitas Ilmiah Dalam Al-Quran, Karya M. Ali As-Sabouni Dar El Kutub Al Islamiyah, Jakarta, terjemah Hamdan Rasyid, 2003 Azkia Az-zahrah; Eka Pratama; Muhammad Nabil Dhiya Athaya; Andi Rosa
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/j9tzg613

Abstract

This study aims to examine the concept of the Earth's motion and rotation from a scientific perspective and to analyze Qur'anic verses related to these phenomena through the interpretations of classical and contemporary scholars, particularly Muhammad Ali Ash-Shabuni. The research employs a qualitative method with a library research approach by collecting and analyzing data from the Qur'an, tafsir literature, and scientific sources related to astronomy and scientific exegesis (tafsir ilmi). The findings reveal that, scientifically, the Earth rotates on its axis and revolves around the Sun, resulting in the alternation of day and night, differences in time zones, and seasonal changes. In the Qur'an, several verses, such as QS. Yasin: 40, QS. Az-Zumar: 5, QS. Al-Anbiya: 33, QS. Yasin: 37, and QS. An-Naml: 88, contain indications of the orderly movement of celestial bodies and the dynamics of the universe. Classical scholars, including Al-Tabari and Ibn Kathir, generally interpreted these verses from a phenomenological and theological perspective, whereas contemporary scholars tend to adopt a more contextual interpretation by relating them to modern astronomical discoveries. Muhammad Ali Ash-Shabuni emphasized that the Qur'an is not a book of astronomy; however, it contains guidance that encourages humans to observe the universe as evidence of Allah's greatness. In conclusion, there is no contradiction between revelation and scientific knowledge as long as both are understood proportionally. The study of the Earth's motion in the Qur'an demonstrates a harmony between divine revelation and modern science, which ultimately strengthens faith while broadening human understanding of the universe. Keywords: Earth's motion, Earth's rotation, Qur'an, scientific exegesis (tafsir ilmi), Muhammad Ali Ash-Shabuni. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti konsep pergerakan dan rotasi bumi dari sudut pandang ilmiah serta menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dengan fenomena ini melalui tafsiran para ulama baik klasik maupun modern, terutama Muhammad Ali Ash-Shabuni. Metodologi yang diterapkan adalah studi kualitatif dengan pendekatan penelitian literatur, yaitu mengumpulkan dan meneliti informasi dari Al-Qur’an, kitab tafsir, serta sumber ilmiah terkait astronomi dan tafsir ilmiah. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa secara ilmiah, bumi berotasi pada porosnya dan bertindak revolusi mengelilingi matahari, yang menyebabkan terjadinya siklus siang dan malam, perbedaan waktu antar zona, serta perubahan musim. Dalam Al-Qur’an, terdapat beberapa ayat seperti QS. Yasin: 40, QS. Az-Zumar: 5, QS. Al-Anbiya: 33, QS. Yasin: 37, dan QS. An-Naml: 88 yang menunjukkan tanda-tanda keteraturan orbit benda langit dan perubahan alam semesta. Para ulama klasik, seperti Al-Tabari dan Ibnu Katsir, umumnya memberikan tafsir terhadap ayat-ayat tersebut secara fenomenologis dan teologis, sementara ulama kontemporer menawarkan penafsiran yang lebih kontekstual dengan menghubungkannya dengan penemuan astronomi terkini. Muhammad Ali Ash-Shabuni menegaskan bahwa Al-Qur’an bukanlah kitab yang membahas astronomi, namun berisi petunjuk yang mendorong manusia untuk mengamati alam sebagai tanda kebesaran Allah. Sebagai kesimpulan, tidak ada konflik antara wahyu dan ilmu pengetahuan selama keduanya dipahami dengan tepat. Kajian mengenai pergerakan bumi dalam Al-Qur’an menunjukkan adanya keselarasan antara isyarat wahyu dan kemajuan sains modern, yang pada gilirannya dapat memperkuat keyakinan serta memperluas pemahaman manusia tentang alam semesta. Kata kunci: gerak bumi, rotasi bumi, Al-Qur’an, tafsir ilmi, Muhammad Ali Ash-Shabuni.
Keunggulan Komparatif Gambir Indonesia di Pasar Global: Pendekatan Revealed Comparative Advantage (RCA) Periode 2014 – 2023 Adib; Dinda Salsa Billa; Indah Muharani Putri
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/q84k2a15

Abstract

West Sumatran gambier (Uncaria gambir Roxb.) accounts for over 80 percent of global gambier supply, yet Indonesia's export volume dominance paradoxically coexists with a fragile competitive position in international markets. Using the Balassa RCA method with UN Comtrade data (HS 3201) covering 2014–2023, this study is the first to examine gambier competitiveness across the pre-, during-, and post-COVID-19 periods. Findings indicate that Indonesia's RCA index has not consistently exceeded the comparative advantage threshold (RCA > 1), revealing that volumetric dominance remains structurally decoupled from export efficiency, further compounded by the absence of a gambier-specific HS code that systematically weakens its pricing power globally. The study concludes that translating Indonesia's natural endowment into genuine market competitiveness requires integrated policy action: product standardization, a dedicated HS classification, and strategic market diversification beyond structural dependence on the Indian market. Keywords: gambier, comparative advantage, Revealed Comparative Advantage, Indonesia, export competitiveness Abstrak Gambir (Uncaria gambir Roxb.) merupakan komoditas perkebunan strategis yang menyumbang lebih dari 80 persen pasokan gambir dunia, dengan Sumatera Barat sebagai sentra produksi utama yang tidak tertandingi. Namun dominasi volume ekspor tersebut tidak serta-merta mencerminkan kekuatan daya saing Indonesia di pasar global. Penelitian ini menganalisis keunggulan komparatif gambir Indonesia menggunakan metode Revealed Comparative Advantage (RCA) Balassa dengan data UN Comtrade (HS 3201) periode 2014–2023, menjadikannya kajian pertama yang menangkap dinamika daya saing gambir sebelum, selama, dan pascapandemi COVID-19. Hasil analisis mengindikasikan bahwa nilai RCA gambir Indonesia belum konsisten melampaui ambang keunggulan komparatif (RCA > 1), menunjukkan bahwa dominasi pasokan global belum ditopang efisiensi struktural ekspor yang memadai. Kondisi ini diperparah oleh absennya kode HS spesifik gambir yang mendorong komoditas ini terklasifikasi dalam kategori generik dan memperlemah posisi tawar harga di pasar internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan daya saing gambir Indonesia menuntut intervensi kebijakan terintegrasi: standardisasi produk, penetapan HS code khusus gambir, dan diversifikasi pasar ekspor di luar ketergantungan struktural pada India. Kata kunci: gambir, keunggulan komparatif, Revealed Comparative Advantage, Indonesia, daya saing ekspor
Pentingnya Etika, Akhlak, dan Moral bagi Generasi Muda Nayla Muzdalifah; Rizkya Dhea Ramadhan; Koko Adya Winata
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/28vj4q92

Abstract

Pesatnya kemajuan teknologi dan keterbukaan informasi di era globalisasi membawa pengaruh besar bagi perilaku dan cara generasi muda memaknai nilai-nilai moral. Kemudahan akses informasi melalui internet dan media sosial tidak hanya memberi dampak positif, tetapi juga menjadi pintu masuk budaya luar yang sering bertolak belakang dengan nilai-nilai luhur masyarakat. Kondisi ini memicu perubahan norma kehidupan, seperti meningkatnya individualisme, menurunnya kepedulian, dan berkurangnya sikap menghargai orang lain. Fenomena tersebut menunjukkan pentingnya penanaman etika, akhlak, dan moral sejak usia dini, mengingat pengaruh lingkungan dan teknologi tidak selalu disertai pemahaman nilai moral yang kokoh. Jika tidak diarahkan dengan baik, kondisi ini dapat menyebabkan perilaku menyimpang dan melemahkan karakter generasi muda. Penelitian ini bertujuan menelaah peran etika, akhlak, dan moral dalam pembentukan karakter generasi muda, menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa etika, akhlak, dan moral berperan penting dalam membentuk individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan bertindak sesuai norma masyarakat, dengan keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai faktor utama penanamannya. Karena itu, diperlukan keterlibatan aktif berbagai pihak untuk memperkuat pembentukan karakter generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai moral. Kata kunci: Etika, Akhlak, Moral, Generasi Muda, Karakter, Globalisasi, Teknologi, Pendidikan Karakter Abstract The rapid advancement of technology and information openness in the era of globalization has significantly influenced young people's behavior and their understanding of moral values. While easy access to information through the internet and social media brings positive impacts, it also opens the door to foreign cultures that often conflict with society's noble values. This has triggered shifts in social norms, including rising individualism, declining empathy, and reduced respect for others—signaling the importance of instilling ethics and morals from an early age, as environmental and technological influences are not always matched by a strong grasp of moral values. Left unaddressed, this can lead to deviant behavior and weaken the character of the younger generation. This study examines the role of ethics and morals in shaping young people's character using a literature study with a descriptive qualitative approach. The findings show that ethics and morals play a crucial role in forming individuals who are responsible, possess integrity, and act in accordance with societal norms, with family, school, and community as key environments for instilling these values. Active involvement from all parties is therefore needed to strengthen character development among the younger generation so they can face modern challenges while upholding moral values. Keywords: Ethics, Morals, Character, Youth, Character Building, Globalization, Technology, Character Education
Analisis Pengendalian Biaya Produksi Berdasarkan Sistem Standard Costing Rangga Wibawa Mukti; Royya Rozan Almirah; Mhd Yuri Fahlevi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/pc2df262

Abstract

Penentuan Harga Pokok Produksi (HPP) yang akurat dan pengendalian biaya operasional merupakan elemen krusial bagi keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk usaha kreatif mahasiswa dalam simulasi bisnis Market Day. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem biaya standar (standard costing) dan mendeteksi varians (selisih) biaya pada produksi gantungan kunci varian boneka selama kegiatan Market Day EJSLS 2026 di Telkom University Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian bersumber dari catatan pengeluaran operasional serta data sekunder berupa laporan penjualan fiks sebanyak 126 unit gantungan kunci boneka. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis varians dua jalur (Two-Way Variance Analysis) untuk komponen biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung. Hasil analisis menunjukkan terjadinya total selisih biaya merugikan (unfavorable variance) sebesar Rp78.000. Selisih tersebut bersumber dari varians harga bahan baku (unfavorable Rp26.000) akibat kenaikan harga dari pemasok, varians kuantitas bahan baku (unfavorable Rp28.000) karena adanya material yang cacat (waste), serta varians efisiensi tenaga kerja (unfavorable Rp24.000) akibat kendala teknis peralatan perakitan. Penerapan biaya standar terbukti efektif sebagai instrumen pengendalian untuk mendeteksi letak inefisiensi operasional secara spesifik, sehingga memberikan rekomendasi penting bagi manajemen dalam mengevaluasi rantai pasok dan memperbaiki prosedur standar operasi produksi di masa depan. Kata Kunci: Biaya Standar, Pengendalian Biaya, Analisis Varians, Gantungan Kunci, UMKM.