cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : https://doi.org/10.66914/sinergi
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin merupakan platform publikasi ilmiah yang memfasilitasi riset inovatif dan diseminasi pengetahuan lintas disiplin ilmu. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian orisinal yang mencakup spektrum ilmu Pendidikan, Teknologi, Ekonomi, Kesehatan, Hukum, Agama, Sosial, dan Sains Terapan. Diterbitkan secara berkala setiap bulan, Sinergi berkomitmen menjadi wadah akademik global untuk menghasilkan solusi transformatif bagi tantangan kontemporer.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 572 Documents
Reformasi Birokrasi dalam Mewujudkan Akuntabilitas Pelayanan Pertanahan di Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bangka Junaidi Junaidi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/vznrvd40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi reformasi birokrasi dalam mewujudkan akuntabilitas pelayanan pertanahan di Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Bangka. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bangka, pegawai, serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi reformasi birokrasi telah berjalan cukup baik yang ditandai dengan adanya komitmen pimpinan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pengembangan sistem pelayanan berbasis digital, peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pelayanan pertanahan. Reformasi birokrasi tersebut berdampak pada meningkatnya efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, masih ditemukan kendala berupa rendahnya literasi digital sebagian masyarakat serta keterbatasan akses internet di beberapa wilayah pedesaan yang memengaruhi optimalisasi pelayanan berbasis elektronik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi digital kepada masyarakat serta penguatan infrastruktur teknologi informasi guna mendukung keberhasilan reformasi birokrasi di sektor pertanahan.
Penerapan Prinsip-Prinsip Good Governance dalam Pelayanan Administrasi Pertanahan di Kantor Kepala Desa Sempan Mustopa
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/zgppyn12

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan prinsip-prinsip good govrnance dalam pelayanan administrasi pertanahan di Kantor Desa Sempan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualtatif. Teknik pengumpulan yang digunakan dalam penelitiam yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerpan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan administrasi pertanahan di Desa Sempan sudah cukup baik namun masih belum maksimal. Jika dilihat dari aspek transparansi kemudahan infoermaasi masih belum cukup baik karena masyarakat masih kesulitan dalam mendapatkan informasi. Dari aspek akuntabilitas dalam pelayanan pembuatan surat keterangan tanah sudah cukup baik meski masih ada persoalan secara teknis misalnya pada saat pengukuran lahan dilapangan. Kemudian ketepatan waktu juga sudah baik jika semua persyaratan sudah lengkap. Dari aspek patisipasi masyarakat partisipasi pemrintah Desa Sempan selalu menganjurkan kepada masyarakat untuk berperan serta dalam mensukseskan terselenggaranya pelayanan yang baik. salah satu bentuk partisipasi masyarakat yaitu masyarakat dianjurkan oleh untuk melakukan permohonan secara langsung tanpa menggunakan pihak ketiga alias calo. Dari aspek kepastian hukum pelayanan administrasi pertanahan sudah baik. Penegakan keadilan juga sudah dijalankan didalam pemenuhan pelayanan kepada masyarakat, pembuatan surat keterngan tanah didasarkan padan ketentuan yang berlaku. Pemerintah desa sempan tidak pilih kasih dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kesimpulan bahwa secara umum penerapan prinsip-prinsip goog governencae dalam pembuatan surat keterangan tanah di Desa Sempan sudah berjalan dengan baik meski ada beberapa persolan yang berkaiatan dengan biaya yang harus ditetapkan dan disepakati bersama. Rekomendasi mesti dalam aturan tidak ada biaya yang dibebankan namun perlu di tetapkan untuk biaya pengukuran tanah oleh petugas lapangan.
Analisis Peran Layanan Pengiriman Dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan E-Commerce Mohammad Raykha Alfarris; Darian Arfani
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/svyta381

Abstract

Perkembangan e-commerce yang pesat telah meningkatkan peran layanan pengiriman sebagai faktor penting dalam menciptakan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran layanan pengiriman dalam meningkatkan kepuasan pelanggan e-commerce melalui kajian berbagai penelitian yang relevan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah, jurnal nasional dan internasional, serta literatur akademik yang membahas layanan pengiriman, kinerja logistik, e-logistics, dan kepuasan pelanggan pada sektor e-commerce. Hasil kajian menunjukkan bahwa layanan pengiriman memiliki kontribusi yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Faktor-faktor utama yang memengaruhi kepuasan pelanggan meliputi kecepatan pengiriman, ketepatan waktu, akurasi pesanan, kondisi barang saat diterima, kualitas layanan, serta transparansi informasi melalui sistem pelacakan. Selain itu, kepercayaan pelanggan terbukti berperan dalam memperkuat hubungan antara kualitas layanan pengiriman dan kepuasan pelanggan. Semakin baik kualitas layanan pengiriman yang diberikan, semakin tinggi tingkat kepuasan pelanggan yang dihasilkan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa layanan pengiriman tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas operasional dalam distribusi barang, tetapi juga menjadi faktor strategis yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan e-commerce. Oleh karena itu, optimalisasi layanan logistik perlu menjadi prioritas bagi perusahaan untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Kata Kunci: Layanan Pengiriman, Kepuasan Pelanggan, E-Commerce, Kinerja Logistik, Kepercayaan Pelanggan Abstract The rapid growth of e-commerce has increased the importance of delivery services as a key factor in creating customer satisfaction. This study aims to analyze the role of delivery services in improving e-commerce customer satisfaction through a review of relevant literature. The research employed a library research method with a descriptive qualitative approach. Data were collected from scientific articles, national and international journals, and academic literature discussing delivery services, logistics performance, e-logistics, and customer satisfaction in the e-commerce sector. The findings indicate that delivery services play a significant role in enhancing customer satisfaction. The main factors influencing customer satisfaction include delivery speed, delivery timeliness, order accuracy, product condition upon arrival, service quality, and information transparency through tracking systems. In addition, customer trust was found to strengthen the relationship between delivery service quality and customer satisfaction. The better the quality of delivery services provided, the higher the level of customer satisfaction achieved. The study concludes that delivery services are not merely operational activities in product distribution but also strategic factors that contribute to the competitiveness of e-commerce companies. Therefore, optimizing logistics services should become a priority for businesses to create better customer experiences and improve customer loyalty. Keywords: Delivery Service, Customer Satisfaction, E-Commerce, Logistics Performance, Customer Trust
Analisis Strategi Pendayagunaan Zakat Produktif dalam Pemberdayaan UMKM di Kota Padangsidimpuan Abd Halim Dalimunthe; Sarmiana Batubara
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/wr84a889

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi tingkat kemiskinan. Dalam konteks ekonomi Islam, zakat produktif menjadi salah satu instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui pengelolaan yang tepat, zakat produktif tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi yang mampu mendorong kemandirian mustahik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pendayagunaan zakat produktif dalam pemberdayaan UMKM di Kota Padangsidimpuan, mengkaji kontribusinya terhadap peningkatan ekonomi mustahik, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendayagunaan zakat produktif dilakukan melalui pemberian modal usaha, pembinaan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi terhadap perkembangan usaha penerima manfaat. Program zakat produktif memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan usaha, pendapatan, dan kemandirian ekonomi mustahik. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan modal, rendahnya kemampuan pengelolaan usaha, kurang optimalnya pendampingan, serta terbatasnya akses pemasaran. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan agar tujuan pemberdayaan ekonomi melalui zakat produktif dapat tercapai secara optimal.
Manajemen Pengelolaan dan Pendayagunaan Zakat Produktif Untuk Pengembangan Usaha Mikro Mustahik di Panyabungan Mandailing Natal Siti Mutiah; Sarmiana Batubara
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/s0fgg616

Abstract

Zakat produktif merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki peran penting dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok mustahik yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber permodalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pengelolaan dan pendayagunaan zakat produktif dalam pengembangan usaha mikro mustahik di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pengelola lembaga zakat serta mustahik penerima manfaat zakat produktif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pelaksanaan program zakat produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat produktif dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan, identifikasi calon penerima manfaat, penyaluran bantuan modal usaha, pendampingan, serta pengawasan terhadap perkembangan usaha mustahik. Pendayagunaan zakat produktif diwujudkan dalam bentuk pemberian modal usaha yang dimanfaatkan oleh mustahik untuk mengembangkan berbagai jenis usaha mikro, seperti usaha perdagangan, kuliner, warung sembako, dan usaha rumahan lainnya. Program tersebut memberikan manfaat yang cukup signifikan terhadap peningkatan kapasitas usaha, penambahan modal kerja, serta peningkatan pendapatan penerima manfaat. Selain itu, zakat produktif juga berkontribusi dalam memperkuat kemandirian ekonomi mustahik melalui peningkatan kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan keluarga dari hasil usaha yang dijalankan. Pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain keterbatasan dana zakat yang tersedia, rendahnya kemampuan manajerial sebagian mustahik, serta belum optimalnya proses pendampingan dan pengawasan yang dilakukan oleh lembaga pengelola zakat. Kendala tersebut berpengaruh terhadap efektivitas pengembangan usaha dan keberlanjutan program pemberdayaan yang dijalankan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan aspek manajemen, peningkatan intensitas pembinaan usaha, serta pengembangan kapasitas mustahik agar pendayagunaan zakat produktif dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, zakat produktif berpotensi menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan
Implementasi Maqashid Syariah dalam Pendayagunaan Dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) Melalui Program Zakat Produktif Pada Baznas Kabupaten Tapanuli Tengah Yusril Amin Gultom; Sarmiana Batubara
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/vgpqsp12

Abstract

Pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memiliki peran penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung tercapainya tujuan maqashid syariah. BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai lembaga resmi pengelola zakat berupaya menghimpun dan menyalurkan dana ZIS kepada mustahik melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi maqashid syariah dalam pengelolaan dana ZIS pada BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah, mengidentifikasi peran dana ZIS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik, serta mengkaji kontribusinya terhadap pencapaian tujuan maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan yang kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana ZIS pada BAZNAS Kabupaten Tapanuli Tengah telah mencerminkan implementasi maqashid syariah, khususnya pada aspek hifz al-mal (perlindungan harta), melalui penghimpunan dan penyaluran dana yang dilakukan sesuai prinsip syariah. Dana ZIS yang disalurkan memberikan kontribusi dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar mustahik, mengurangi beban ekonomi masyarakat kurang mampu, serta mendukung terciptanya pemerataan kesejahteraan sosial. Selain itu, pengelolaan dana ZIS juga berkontribusi dalam memperkuat fungsi sosial harta, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong terwujudnya kemaslahatan masyarakat. Meskipun demikian, penelitian ini menemukan bahwa penghimpunan dana zakat masih didominasi oleh sektor tertentu dan penyaluran dana masih lebih banyak berorientasi pada bantuan konsumtif dibandingkan program pemberdayaan ekonomi produktif. Diperlukan penguatan program pemberdayaan ekonomi, perluasan sumber penghimpunan dana, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana agar manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Kebijakan Fiskal dalam Persepektif Syariah: Analisis Instrumen dan Implementasinya dalam Sistem Keuangan Publik Islam Muhri Salam; Siti Choirunnisa Siregar; Sarmiana Batubara
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/6s69vq60

Abstract

Pembangunan ekonomi tidak hanya ditujukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi, tetapi juga untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan keadilan sosial. Dalam perspektif Islam, kebijakan fiskal memiliki peran strategis dalam mengatur penerimaan dan pengeluaran negara berdasarkan prinsip-prinsip syariah guna mencapai kemaslahatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, landasan normatif, instrumen, serta implementasi kebijakan fiskal dalam perspektif syariah pada sistem keuangan publik Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan literatur lain yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan fiskal syariah memiliki karakteristik yang berbeda dengan sistem fiskal konvensional karena berorientasi pada terciptanya keadilan, pemerataan kesejahteraan, dan kemaslahatan masyarakat sesuai dengan tujuan maqashid al-syariah. Instrumen kebijakan fiskal syariah meliputi zakat, infak, sedekah, wakaf, kharaj, jizyah, usyur, serta sukuk yang berfungsi sebagai sumber penerimaan dan sarana distribusi kekayaan. Implementasi kebijakan fiskal syariah di berbagai negara Muslim, termasuk Indonesia, menunjukkan bahwa instrumen ekonomi Islam memiliki potensi yang besar dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkeadilan, meskipun masih menghadapi berbagai tantangan dari aspek kelembagaan, regulasi, dan literasi masyarakat. Penguatan kebijakan fiskal berbasis syariah perlu terus dilakukan guna mewujudkan sistem keuangan publik yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam Islam dan UUD 1945 : Studi Komparatif Muhammad Yusuf; Syamzaimar
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/tgg98s81

Abstract

This study aims to comparatively examine the rights and obligations of citizens as regulated in Islamic teachings and the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. Using a qualitative approach with normative juridical and literature study methods, this research analyzes primary sources including the Quran, Hadith, fiqh literature, and the 1945 Constitution along with its amendments. The concept of human rights in Islam is rooted in the principle of human dignity (karamah insaniyah) and the role of humans as khalifatullah fil ardh, while the 1945 Constitution grounds rights in the Pancasila philosophy as a national social agreement. The results show that there are significant similarities between Islamic concepts and the 1945 Constitution regarding fundamental rights—such as the right to life, education, justice, and freedom of religion—as well as citizen obligations in upholding law, participating in state defense, and contributing to social welfare. However, differences also emerge in the philosophical foundation: Islam grounds rights and obligations in divine revelation (wahyu) and the concept of khalifah, while the 1945 Constitution is based on the Pancasila philosophy as a social agreement. This study further demonstrates that these differences are not contradictory but complementary, as evidenced by various national legislations that accommodate Islamic values, such as the Marriage Law, Zakat Law, and Islamic Law Compilation. This study concludes that Islamic values and the 1945 Constitution are not contradictory but complementary in building a just, prosperous, and civilized Indonesian society. Keywords: citizen rights, citizen obligations, Islam, 1945 Constitution, comparative study Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komparatif hak dan kewajiban warga negara sebagaimana diatur dalam ajaran Islam dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yuridis normatif dan studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis sumber-sumber primer meliputi Al-Quran, Hadits, literatur fikih, serta UUD 1945 beserta amandemennya. Konsep hak asasi manusia dalam Islam berakar pada prinsip kemuliaan manusia (karamah insaniyah) dan peran manusia sebagai khalifatullah fil ardh, sementara UUD 1945 mendasarkan hak-hak tersebut pada filosofi Pancasila sebagai kesepakatan sosial bangsa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat kesamaan yang signifikan antara konsep Islam dan UUD 1945 dalam hal hak-hak dasar—seperti hak hidup, pendidikan, keadilan, dan kebebasan beragama—maupun kewajiban warga negara dalam menegakkan hukum, berpartisipasi dalam bela negara, dan berkontribusi terhadap kesejahteraan sosial. Penelitian ini lebih lanjut menunjukkan bahwa perbedaan-perbedaan tersebut tidaklah bersifat kontradiktif melainkan saling melengkapi, sebagaimana terbukti dalam berbagai legislasi nasional yang mengakomodasi nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai Islam dan UUD 1945 tidaklah bertentangan melainkan saling melengkapi dalam membangun masyarakat Indonesia yang adil, makmur, dan beradab. Kata Kunci: hak warga negara, kewajiban warga negara, Islam, UUD 1945, studi komparatif
Manifestasi Kehadiran Tuhan dalam Fenomena Kehidupan: Analisis Pemikiran M. Quraish Shihab dalam Buku Dia di Mana-Mana Enon Lis Agustina; Syifa Roudhatul Jannah; Muhammad Muttaqin; Andi Rosa
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/b5ecpy79

Abstract

Penelitian ini membahas konsep kehadiran Allah SWT dalam setiap fenomena kehidupan melalui analisis pemikiran M. Quraish Shihab dalam buku Dia di Mana-Mana: “Tangan” Tuhan di Balik Setiap Fenomena. Kajian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya paradigma modern yang cenderung memisahkan realitas empiris dari dimensi spiritual sehingga kehidupan dipahami secara materialistik dan mekanistik. Dalam perspektif Islam, fenomena kehidupan tidak hanya dipandang sebagai proses alamiah, tetapi juga sebagai ayat kauniyah yang menunjukkan kekuasaan Allah SWT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui metode content analysis dan pendekatan komparatif. Analisis dilakukan dengan menghubungkan pemikiran Quraish Shihab dengan epistemologi tafsir ilmi dalam kajian Islam dan sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep “tangan Tuhan” merupakan metafora spiritual yang menggambarkan kehadiran, kekuasaan, dan pengaturan Allah SWT dalam seluruh fenomena kehidupan. Pendekatan tafsir ilmi memperkuat pemahaman bahwa fenomena kehidupan dapat dipahami secara integratif antara wahyu, ilmu pengetahuan, dan realitas empiris. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari dimensi ketuhanan dan spiritualitas Islam. Kata Kunci: Tangan Tuhan, Ayat Kauniyah, Tafsir Ilmi, Spiritualitas Islam, Islam dan Sains.
Kombinasi Mixer Audio Multitrack 4 Channel Dengan Software Digital Audio Workstation Mixcraft 9 Pro Studio Yang Dilengkapi Desible Peak Meter Aditio Fahrul Anam; Didik Aribowo; Desmira
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/db385h59

Abstract

This study aims to design and test the performance of a 4-channel analog multitrack audio mixer combination system that is integrated with the Digital Audio Workstation (DAW) of Mixcraft 9 Pro Studio and equipped with a decibel peak meter. The research method uses a descriptive, evaluative, and experimental approach through the stages of literature study, tool design, testing, and data processing. The test was conducted using the recording of the Unreal Verse Episode 5 Podcast on several variations of duration and four frequency filter modes, namely FLAT, LOW CUT, MID CUT, and HIGH CUT. The parameters analyzed included sound intensity (W/m²) and output voltage (mV). The test results showed that the FLAT configuration produced the best performance with a sound intensity of 0.0588 W/m² and a voltage of 167.7 mV. At longer playback durations, the system achieves a maximum value of intensity of 0.0631 W/m² and a voltage of 207.83 mV. Low- and medium-frequency cuts have a significant impact on signal energy degradation. These findings prove that the integration of analog mixers and DAWs can function effectively as efficient and applicable digital mixers for podcast production and mid-range audio installations.   Keywords:  Audio Mixer, DAW, Multitrack, Sound Intensity, Audio Voltage.