cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 338 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER BERBANTUAN MEDIA RODA IMPIAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 1 SETIA BAKTI KABUPATEN ACEH JAYA Sari, Defi Nanda; Desfandi, Mirza; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i3.33790

Abstract

Model pembelajaran Numbered Heads Together merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang mendorong peserta didik aktif dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran untuk mencapai hasil yang maksimal dan juga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, sedangkan guru berperan sebagai pembimbing peserta didik. Media Roda Impian adalah media yang digunakan untuk pembelajaran dalam kerja kelompok berupa permainan untuk mempermudah peserta didik memahami serta mengingat materi pelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik; (2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran. Jenis penelitian ini ialah Penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian peserta didik kelas X IPS SMA Negeri 1 Setia Bakti Kabupaten Aceh Jaya dengan jumlah 21 peserta didik. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrumen aktivitas guru dan peserta didik, instrumen keterampilan guru terhadap pembelajaran, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Analisis data menggunakan statistik desktriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I sebesar 48%, menjadi 76% pada siklus II dan 95% pada siklus III. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 40%, menjadi 60% siklus II, dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan peserta didik meningkat dari 10 aktivitas yang sesuai pada siklus I, menjadi 13 aktivitas pada siklus II, dan menjadi 15 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 2,50 berkategori sedang pada siklus I, menjadi 3,16 berkategori baik pada siklus II, dan 3,72 berkategori sangat baik pada siklus III. (4) Respon peserta didik sebanyak 95% peserta didik menjawab Ya bahwa penerapan model pembelajaran Numbered Heads Together berbantuan media Roda Impian merupakan model yang menyenangkan untuk diterapkan dan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, hal ini dikarena peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran dan membuat peserta didik lebih bersemangat untuk mengikuti pelajaran.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIR CHECK SPANCER KAGEN DENGAN COURSE REVIEW HORAY DALAM MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMPN 18 BANDA ACEH Sari, Intan; Abdi, Abdul Wahab; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i3.33791

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran disekolah harus selalu memperhatikan masalah pembelajaran yang menarik minat belajar siswa di karenakan model pembelajaran merupakan elemen yang sangat penting didalam mencapai tujuan pembelajaran. Salah satunya dengan mengunakan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check Spancer Kagen dengan Course Review Horay. Masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar dan keaktifan siswa yang menggunakan model pembelajaran Pair Check Spancer Kagen lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Course Review Horay. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbandingan hasil belajar dan keaktifan siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Pair Check Spancer Kagen dengan Course Review Horay terhadap pelajaran IPS terpadu di SMPN 18 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 18 Banda Aceh berjumlah 148 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, diambil 2 kelas penelitian yaitu kelas VII-1 sebanyak 30 siswa dan kelas VII-2 sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dan lembar observasi keaktifan siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil pengolahan data diperoleh nilai thitungttabel atau 1,1131,671, sehingga H0 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model perbelajaran Pair Check Spancer Kagen sama dengan hasil belajar yang diajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay. Selanjutnya, pengujian keaktifan siswa menggunakan statistik non parametrik Mann Whitney (Uji U) dengan menggunakan rumus U. Hasil pengolahan data diperoleh UhitungUtabel atau 083 sehingga H0 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keaktifan peserta didik yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Pair Check Spancer Kagen sama dengan keaktifan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay.
HUBUNGAN KECERDASAN INTERPERSONAL DAN SIKAP KEGURUAN DENGAN KESIAPAN MENGAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA Rahmi, Khaliza; Taher, ALamsyah; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i3.33792

Abstract

Kesiapan mengajar merupakan kondisi atau keadaan yang sudah siap meliputi kemampuan intelektual dan kemampuan mengembangkan kreativitas dalam mengajar yang dibutuhkan untuk melakukan tugas sebagai seorang guru. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan kecerdasan interpersonal dan sikap keguruan dengan kesiapan mengajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecerdasan interpersonal dan sikap keguruan dengan kesiapan mengajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala angkatan 2017 sebanyak 47 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan regresi ganda diperoleh Y" = 24,86 + 0,32 X!+ 0,41X" dan koefisien korelasi ganda sebesar 0,62 yang berarti mempunyai tingkat hubungan yang kuat dengan koefisien determinasi berganda sebesar 38,44%. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung (13,8) Ftabel (3,21) yang berarti Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan kecerdasan interpersonal dan sikap keguruan dengan kesiapan mengajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala.
PENERAPAN MODELPEMBELAJARAN THINK TALK WRITE BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 1 SAKTI Adelia, Cut Risma; Abdi, Abdul Wahab; Purnomo, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i3.33789

Abstract

Model pembelajaran think talk write adalah salah satu model pembelajaran yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir, berbicara, dan menulis sehingga peseta didik bisa lebih aktif, inovatif, dan kreatif. Penggunaan media video yang dapat memberikan pengalaman audio visual kepada peserta didik guna mempermudah dalam penyampaian materi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan hasil belajar peserta didik; (2) aktivitas guru dan peserta didik; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) respon peserta didik. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS SMA Negeri 1 Sakti yang berjumlah 28 peserta didik. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, observasi, dan angket. Setelah melakukan penelitian, hasil pengolahan data memperlihatkan (1) ketuntasan individual pada siklus I menunjukan persentase sebesar 28,57% dan ketuntasan klasikal 20%, siklus II meningkat menjadi 71,4% dan klasikal 70%. siklus III ketuntasan individual meingkat menjadi 85,71% dan klasikal 90%; (2) kegiatan yang dilakukan guru dan peserta didik mengalami peningkatan pada setiap siklusnya, dari 11 kegiatan pada siklus I terdapat 7 kegiatan yang tercapai, pada siklus II terdapat 8 kegiatan, dan pada siklus III ke 11 kegiatan tercapai; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I memiliki skor 2,33 kategori sedang, pada siklus II dengan skor 2,65 kategori baik, dan pada siklus III dengan skor 3,65 kategori sangat baik; dan (4) respon peserta didik terhadap pembelajaran terdapat 94,3% menyatakan bahwa model pembelajaran think talk write berbantuan media video menarik dan mudah memahami materi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model think talk wrie berbantuan media video dapat meningkatkan hasil belajar geografi peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Sakti.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII MTSN 1 BANDA ACEH Penona, Sara; Kamaruddin, Thamrin; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.12068

Abstract

Tujuan dari penlitian ini untuk meningkatan hasil belajar IPS dengan pnerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) (Classroom Action Research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Data penelitian diperoleh melalui hasil observasi, lembar observasi motivasi belajar digunakan selama kegiatan belajar mengajar IPS dilangsungkan, test, angket respon siswa dan dokumentasi. Dengan menghitung dari keseluruhan aspek yang diamati data lembar observasi motivasi belajar siswa dianalisis dan dihitung. Data yang didapat melalui test lalu dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kelas VII-10 setiap siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar IPS siswa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia mengalami peningkatan. Ketuntassan secara individual mengalami peningkatan dari 63% pada siklus I menjadi 73% pada siklus II dan 93% pada siklus III. Dengan demikian motivasi belajar siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang awalnya tergolong sedang, setelah tindakan menjadi sangat tinggi. Pada umumnya respon siswa sangat bagus (baik) terutama mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami dan membuat siswa bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan guru.Kata Kunci : Penelitian, Student Teams Achievement Divisons, Hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISONS (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII MTSN 1 BANDA ACEH Penona, Sara; Kamaruddin, Thamrin; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.12069

Abstract

Tujuan dari penlitian ini untuk meningkatan hasil belajar IPS dengan pnerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) (Classroom Action Research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Data penelitian diperoleh melalui hasil observasi, lembar observasi motivasi belajar digunakan selama kegiatan belajar mengajar IPS dilangsungkan, test, angket respon siswa dan dokumentasi. Dengan menghitung dari keseluruhan aspek yang diamati data lembar observasi motivasi belajar siswa dianalisis dan dihitung. Data yang didapat melalui test lalu dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata kelas VII-10 setiap siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar IPS siswa setelah dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada materi Keanekaragaman Flora dan Fauna di Indonesia mengalami peningkatan. Ketuntassan secara individual mengalami peningkatan dari 63% pada siklus I menjadi 73% pada siklus II dan 93% pada siklus III. Dengan demikian motivasi belajar siswa kelas VII-10 MTsN 1 Banda Aceh yang awalnya tergolong sedang, setelah tindakan menjadi sangat tinggi. Pada umumnya respon siswa sangat bagus (baik) terutama mereka menyatakan menarik, menyenangkan, memahami dan membuat siswa bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan guru.Kata Kunci : Penelitian, Student Teams Achievement Divisons, Hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME QUIZ DENGAN PEMBERIAN REWARD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 BANDA ACEH Sasmita, Umi; Desfandi, Mirza; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24694

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Team Quiz merupakan pembelajaran yang meningkatkan tanggung jawab peserta didik dengan cara menyenangkan dan tidak menakutkan terhadap apa yang mereka pelajari. Strategi Team Quiz mengajak siswa bekerja sama, diskusi, bertanya, menjawab pertanyaan, memberi arahan, berpendapat, dan menyampaikan informasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, (2) aktivitas guru dan siswa, (3) keterampilan guru dan (4) respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa (1) ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 50%, ketuntasan klasikal 40%. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 75% klasikal 70%. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 95% secara individual dan secara klasikal menjadi 90%. (2) Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 8 aktivitas yang sesuai atau 72%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 9 dengan persetase 82% dan pada siklus III meningkat menjadi 11 dengan persetase 100%. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,52 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 3,22 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,73 dengan kategori sangat baik. (4) Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 95% siswa di Kelas VIII-1 menyatakan dapat memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Time Quiz dengan pemberian Reward dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 8 Banda Aceh
HUBUNGAN LINGKUNGAN SOSIAL DAN PRESTASI BELAJAR DENGAN KEMATANGAN KARIR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI ANGKATAN 2017 DAN 2018 UNIVERSITAS SYIAH KUALA Amira, Zahwa; Desfandi, Mirza; Maulidian, Muhammad Okta Ridha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24695

Abstract

Kematangan karir yaitu sebuah kemampuan dalam menentukan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan. Mahasiwa yang ingin memiliki kematangan karir yang bagus akan menumbuhkan dan meningkatkan prestasi belajar serta memperluas cakupan lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan positif dan signifikan terhadap lingkungan sosial dan prestasi belajar dengan kematangan karir mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala angkatan 2017 dan 2018. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Adapun populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala angkatan 2017 dan 2018 yang berjumlah 125 orang. Sampel yang di ambil dalam penelitian ini 40% dari jumlah populasi yaitu sebanyak 50 responden. Teknik yang digunakan ialah random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi ganda, korelasi ganda, koefisien determinasi berganda, dan uji signifikan. Hasil penghitungan akhir berdasarkan koefisen korelasi didapatkan nilai 0,67 menunjukkan hubungan yang positif dengan tingkat hubungan yang kuat dan berdasarkan uji signifikansi didapatkan Fhitung (20) Ftabel (3,19) pada taraf signifikansi 5% maka H0 ditolak dan Ha diterima.Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan lingkungan sosial dan prestasi belajar dengan kematangan karir mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Berdasarkan kesimpulan maka disarankan bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi untuk menumbuhkan dan meningkatkan prestasi belajar serta memperluas cakupan lingkungan sosial sehingga dapat memperoleh kematangan karir yang bagus untuk kedepannya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS LESSON STUDY LEARNING COMMUNITY (LSLC) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X SMAN 1 MUARA TIGA KABUPATEN PIDIE Usrati, Zul; Yulianti, Fitriani; Zalmita, Novia; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24696

Abstract

Keadaan pendidikan saat ini masih didominasi oleh guru sehingga menyebabkan keterlibatan peserta didik untuk aktif dalam proses pembelajaran masih kurang. Untuk itu diperlukan model yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yaitu salah satunya penerapan model pembelajaran kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik; (2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMAN 1 Muara Tiga Kabupaten Pidie yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar pre-test dan post-test, instrumen pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, instrumen pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I 45,4% menjadi 72,7% pada siklus II dan 86,3% pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal dari 50% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan peserta didik dari 4 aktivitas yang sesuai pada siklus I menjadi 7 aktivitas pada siklus II dan 9 aktivitas pada siklus III. 3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran dari skor 2,6% (kategori baik) pada siklus I menjadi 2,87% (kategori baik) pada siklus II dan 2,91 (kategori baik) pada siklus III. (4) Respon peserta didik yang berisi 10 pertanyaan, peserta didik menjawab ya sebanyak 87.7% maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kolaboratif berbasis LSLC dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 BANDA ACEH Shulvia, Shulvia; Azis, Daska; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24693

Abstract

Model pembelajaran Snowball Throwing merupakan salah satu modifikasi dari teknik bertanya yang menitik beratkan pada kemampuan merumuskan pertanyaan yang dikemas dalam sebuah permainan yang menarik yaitu saling melemparkan bola salju (Snowball Throwing) yang berisi pertanyaan yang dilemparkan kepada teman. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-2 SMP Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 50%, ketuntasan klasikal 40%. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 75% dan klasikal 60%. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 95% secara individual dan secara klasikal menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktivitas yang sesuai atau 64%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 9 dengan persetase 81% dan pada siklus III meningkat menjadi 11 dengan persetase 100%. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,28 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 3,05 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,93 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 92% siswa di Kelas VIII-2 menyatakan dapat memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Snowball Throwing berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Banda Aceh

Page 11 of 34 | Total Record : 338