cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 338 Documents
KORELASI KECERDASAN SPASIAL DAN NATURALIS DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Hastiza, Vera; Abdi, Abdul Wahab; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i4.33957

Abstract

Kecerdasan spasial merupakan kemampuan untuk menangkap dunia ruang secara akurat, membayangkan ruangan dan melakukan perubahan terhadap persepsi tersebut. Kecerdasan spasial sangat penting, karena kemampuan ini membuat seseorang mudah menemukan arah yang tepat dan tidak tersesat saat berada di suatu tempat yang baru atau alam terbuka. Kecerdasan naturalis merupakan kemampuan untuk mengenali, membedakan, mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang dijumpai di alam maupun lingkungan. Kecerdasan naturalis sangat penting dalam kehidupan, karena kecerdasan ini membuat seseorang mencintai lingkungan dan sesama makhluk hidup. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan spasial dan kecerdasan naturalis dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Banda Aceh? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan spasial dan kecerdasan naturalis dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian ini merupakan penelitian korelasi (hubungan) yaitu penelitian yang melihat hubungan antara dua variabel atau lebih. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Banda Aceh Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah 63 siswa. Dari hasil penelitian diperoleh koefisien korelasi kecerdasan spasial dan kecerdasan naturalis dengan hasil belajar geografi adalah sebesar 0,25 yang artinya mempunyai hubungan dengan kategori rendah. Hasil uji signifikansi kecerdasan spasial dan kecerdasan naturalis dengan hasil belajar geografi menunjukkan Zhitung = 3,12 Ztabel = 0,0009, pada taraf signifikan 5% sehingga Ha diterima artinya terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara kecerdasan spasial dan kecerdasan naturalis dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 3 Banda Aceh.
HUBUNGAN PROKRASTINASI AKADEMIK DAN EFIKASI DIRI DENGAN PERILAKU PLAGIARISME PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Safinatunnajah, .; Desfandi, Mirza; Ruliani, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i3.33939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala angkatan 2017 dan 2018 yang berjumlah 97 orang. Sampel yang diambil yaitu semua anggota populasi yaitu 97 responden. Teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu angket. Teknik analisis data menggunakan regresi ganda, korelasi ganda, koefisien determinasi, dan uji signifikansi. Berdasarkan hasil analisis statistik diketahui bahwa hubungan antara prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme diperoleh persamaan regresi ganda Y= 0,43+0,43X1+0,49 X2 dapat diartikan kedua variabel bebas memberikan pengaruh positif terhadap variabel terikat. Koefisien korelasi prokrastinasi akademik dengan perilaku plagiarisme sebesar 0,19 (sangat lemah), nilai koefisien korelasi efikasi diri dengan perillaku plagiarisme 0,05 (sangat lemah), korelasi prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme sebesar 0,19 (sangat lemah), korelasi prokrastinasi akademik dengan efikasi diri 0,12 (sangat lemah), dan koefisien determinasi (R2) = 3,6%. Hasil uji signifikansi menunjukkan Fhitung (1,8) Ftabel (3,09) pada taraf signifikansi 5% sehingga terima H0 artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan efikasi diri dengan perilaku plagiarisme pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MATERI PROSES TEKTONISME TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA KELAS X IPS SMA NEGERI 4 BANDA ACEH Rizka, Raiyatul; Taher, Alamsyah; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i3.33937

Abstract

Dalam pembelajaran geografi peserta didik membutuhkan media pembelajaran, karena beberapa materi dalam ilmu geografi masih bersifat abstrak sehingga siswa hanya bisa membayangkan saja bagaimana proses terjadinya suatu fenomena yang dipaparkan di dalam materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran materi proses tektonisme terhadap tingkat pemahaman siswa. Penelitian ini merupakan suatu studi kuasi eksperimen dengan desain penelitian pre-test post-test control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X IPS SMA Negeri 4 Banda Aceh berjumlah 100 orang dengan mengambil sampel dua kelas (kelas eksprimen dan kelas kontrol). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes. Tes dalam penelitian ini berupa tes awal (pre-test) dan tes akhir (post- test). Untuk melihat adanya perbedaan kemampuan siswa antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol digunakan uji-t pada taraf signifikansi 0,05 setelah prasyarat pengujian terpenuhi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa peningkatan kemampuan pemahaman siswa terhadap materi proses tektonisme yang menggunakan media pembelajaran lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran secara konvensional, sehingga media pembelajaran proses tektonisme dapat dijadikan salah satu alternatif dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran pada siswa kelas X IPS SMA Negeri 4 Banda Aceh.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRCUIT LEARNING BERBANTUAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS SWASTA INSHAFUDDIN BANDA ACEH Ruhma, .; Desfandi, Mirza; Yulianti, Fitriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i3.33938

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS SMA Swasta Inshafuddin Banda Aceh yang berjumlah 18 siswa. pengumpulan data penelitian menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrumen aktivitas guru dan siswa, instrumen keterampilan guru serta angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebesar 72%, 83% pada siklus II dan 94% pada siklus III serta ketuntasan klasikal pada siklus I 50% menjadi 80% pada siklus II dan 90% pada siklus III. Aktivitas guru dan siswa yang sesuai meningkat dari 9 aktivitas pada siklus I menjadi 12 aktivitas pada siklus II dan 14 aktivitas pada siklus III. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 2,80 berkategori baik pada siklus I menjadi 3,31 berkategori baik pada siklus II dan 3,87 berkategori sangat baik pada siklus. Respon siswa sebanyak 93,3% siswa menjawab Ya bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe circuit learning berbantuan media animasi merupakan model pembelajaran yang menyenangkan untuk diterapkan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini dikarenakan saat diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe circuit learning berbantuan media animasi siswa dapat lebih mudah memahami materi dan menjadi lebih bersemangat untuk mengikuti pembelajaran.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN SISTEM PEMBELAJARAN LURING DENGAN SISTEM PEMBELAJARAN DARING PADA MATAKULIAH PENGINDERAAN JAUH MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP USK Bayhaqi, Muhammad; Azis, Daska; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i3.33935

Abstract

Adanya wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang telah melanda 215 negara di dunia, memberikan tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan, khususnya Perguruan Tinggi. Sejak Covid-19 muncul di Indonesia dan banyak yang terinfeksi, Banyak sekolah dan universitas yang mengganti sistem pembelajaran dari luring (luar jaringan) menjadi sistem pembelajaran daring (dalam jaringan). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar menggunakan sistem pembelajaran luring lebih baik dibandingkan dengan sistem pembelajaran daring pada mata kuliah penginderaan jauh mahasiswa jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan apakah hasil belajar menggunakan sistem pembelajaran luring lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar menggunakan sistem pembelajaran daring pada mata kuliah penginderaan jauh mahasiswa jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa geografi FKIP USK Angkatan 2018 dan 2019 dengan jumlah sampel total yaitu 80 orang. Pengumpulan data penelitian menggunakan Test yaitu pemberian sejumlah soal Penginderaan Jauh kepada sampel penelitian. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa nilai thitung = 2,811dan nilai ttabel = 1,665. Berdasarkan nilai thitung dan ttabel diketahui bahwa thitung ttabel atau 2,811 1,665 sehingga Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil Tes Nilai Penginderaan Jauh mahasiswa Angkatan 2018 yang mengalami pembelajaran secara Luring (tatap muka) lebih baik dari hasil Tes Nilai Penginderaan Jauh mahasiswa Angkatan 2019 yang mengalami pembelajaran secara Daring pada mata kuliah Penginderaan Jauh (PJ) jurusan Geografi FKIP USK.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII MTsN 7 ACEH BESAR Hayati, Nurul; Azis, Daska; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i3.33936

Abstract

Model Pembelajaran Snowball Throwingmenjadi salah satu pembelajaran efektif yang merupakan rekomendasi UNESCO. Media Puzzle merupakan suatu gambar yang dibagi menjadi potongan-potongan dengan tujuan untuk mengasah daya pikir, melatih kesabaran dan membiasakan kemampuan berbagi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII MTsN 7 Aceh Besar berjumlah 23 orang. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrumen aktivitas guru dan peserta didik, instrumen keterampilan guru terhadap pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Analisis data menggunakan statistik desktriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I sebesar 35%, menjadi 69% pada siklus II dan 91% pada siklus III. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 30%, menjadi 60% siklus II, dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari 8 aktivitas yang sesuai pada siklus I, menjadi 11 aktivitas pada siklus II, dan 13 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 2,47 berkategori sedang pada siklus I, menjadi 3 berkategori baik pada siklus II, dan 3,65 berkategori sangat baik pada siklus III. (4) Respon peserta didik terhadap model pembelajaran Snowball Throwingberbantuan media Puzzledapat dikatakan baik, 94,78% dari 23 peserta didik berpendapat dengan belajar melalui model pembelajaran Snowball Throwingberbantuan media Puzzledapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah dipelajari
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DEEP DIALOGUE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SIWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 1 KUTA MAKMUR ACEH UTARA Agustiana, .; Taher, Alamsyah; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i2.33925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peningkatan hasil belajar; (2) kemampuan berpikir kritis siswa; (3) aktivitas guru dan siswa; (4) keterampilan guru; dan (5) respon siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-IPS I SMA Negeri 1 Kuta Makmur yang berjumlah 22 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan beberapa instrumen berupa post test, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) persentase ketuntasan individual pada siklus I sebesar 45%, terjadi peningkatan menjadi 73% pada siklus II, dan 91% pada siklus III, secara klasikal persentase ketuntasan pada siklus I mencapai 40%, pada siklus II 70%, dan meningkat menjadi 90% pada siklus III; (2) Hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I yaitu 23% meningkat menjadi 41% pada siklus II, dan meningkat menjadi 68% pada siklus III; (3) Aktivitas guru dan siswa pada siklus I dari 13 aktivitas secara keseluruhan yaitu 9 aktivitas yang sesuai, meningkat menjadi 11 aktivitas yang sesuai pada siklus II, dan 13 aktivitas pada siklus III; (4) Keterampilan guru pada siklus I memperoleh skor 2,50 dengan katagori sedang, pada siklus II memperoleh skor 3 dengan katagori baik, dan 3,66 dengan katagori sangat baik pada siklus III; dan (5) Respon siswa dalam pembelajaran menyatakan bahwa 93,63% atau pada umumnya memberikan respon yang positif terhadap pembelajaran Deep Dialogue
ANALISIS PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK DALAM MATA KULIAH KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI ANGKATAN 2017-2018 Susanti, Emi; Abdi, Abdul Wahab; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i2.33926

Abstract

Perilaku prokrastinasi dapat diartikan sebagai suatu penundaan dalam memulai dan menyelesaikan tugas secara sengaja dan berulang dengan melakukan aktivitas lain yang tidak penting sehingga mengakibatkan terhambatnya penyelesaian tugas akademik. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perilaku prokrastinasi akademik dalam Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK angkatan 2017-2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku prokrastinasi akademik dalam Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi angkatan 2017-2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Juruasn Pendidikan Geografi FKIP USK angkatan 2017-2018 yang mengambil Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah lebih dari satu semester. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, jumlah sampel pada penelitian ini berjumlah 58 mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa perilaku prokrastinasi dalam Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah sebanyak 4 responden (7%) berada pada kategori sangat tinggi, 12 responden (20,7%) berada pada kategori tinggi, 23 responden (39,6%) berada pada kategori sedang, 12 responden (20,7%) berada pada kategori rendah dan 7 responden (12%) berada pada kategori sangat rendah. Dapat disimpulkan bahwa yang paling banyak melakukan perilaku prokrastinasi dalam Mata Kuliah Karya Tulis Ilmiah berada pada kategori sedang sebanyak 23 responden (39,6%).
HUBUNGAN MOTIVASI MENGAJAR DAN MINAT MENJADI GURU DENGAN KESIAPAN MENGAJAR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA Bintang, Susi Paramida; Abdi, Abdul Wahab; Purnomowati, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i2.33803

Abstract

Kesiapan mengajar merupakan suatu kondisi dimana keadaan seseorang memiliki kemampuan baik dari segi mental, fisik, sosial, maupun emosional serta dapat menjalankan keseluruhan sistem proses belajar mengajar. Mahasiswa keguruan diharapkan memiliki motivasi mengajar dan minat menjadi guru yang tinggi sehingga dapat menjadi guru yang profesional dan siap melaksanakan pembelajaran dengan baik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara motivasi mengajar dan minat menjadi guru dengan kesiapan mengajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara motivasi mengajar dan minat menjadi guru dengan kesiapan mengajar mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Geografi Angkatan 2017 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang telah lulus mata kuliah pengajaran mikro yaitu sebanyak 47 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penghitungan regrsi ganda diperoleh persamaan regrsi Y = 13,15 + 0,53 X_1+ 0,16 X_2 dan tingkat hubungan atara motivasi mengajar dan minat menjadi guru dengan kesiapan mengajar memiliki koefisien korelasi berganda sebesar 0,66. Artinya terdapat hubungan yang positif dengan kategori kuat. Hasil koefisien determinasi sebesar 43,56%. Uji signifikansi menunjukkan Fhitung (16,15) Ftabel (3,21) sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi mengajar dan minat menjadi guru dengan kesiapan mengajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE DENGAN TIPE PAIR CHECKS DAL Indah, Yuli Aulia; Azis, Daska; Zalmita, Novia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 7, No 2 (2022): MEI 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v7i2.33804

Abstract

Kegiatan belajar mengajar merupakan suatu kegiatan yang bersifat edukatif. Pada kegiatan pembelajaran guru harus mampu memilih model pembelajaran yang sesuai untuk menyajikan bahan pelajaran. Model pembelajaran merupakan konseptual yang menggambarkan prosedur sistematik agar pelaksanaan pembelajaran dapat berjalan dengan baik, menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik. Setiap model pembelajaran pasti memiliki kelemahan dan kelebihan maka dari itu dalam mengajar dapat digunakan model yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Inside Outside Circle adalah model pembelajaran membentuk lingkaran kecil keluar dan lingkaran besar ke dalam, dimana setiap peserta didik yang berhadapan berbagi informasi secara bersamaan, sedangkan Pair Checks adalah model pembelajaran yang melibatkan keaktifan peserta didik. Oleh karena itu, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran kooperatif Tipe Inside Outside Circle lebih baik dari Tipe Pair Checks dalam pelajaran geografi Kelas X MAN 4 Aceh Besar? Tujuan penelitian untuk mengetahui hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran kooperatif Tipe Inside Outside Circle dengan Tipe Pair Checks dalam pelajaran geografi Kelas X MAN 4 Aceh Besar. Dalam menjawab rumusan masalah digunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experimental design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa X IPS yang berjumlah 43. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive, diambil dua kelas yaitu X IPS 1 sebanyak 21 peserta didik dan X IPS 2 sebanyak 22 peserta didik. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes, yang kemudian diolah dengan menggunakan rumus uji-t dengan memenuhi syarat normal dan homogen. Hasil pengolahan data diperoleh nilai thitung ttabel sehingga H0 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan hasil belajar yang diajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif Tipe Inside Outside Circle sama dengan hasil dari Tipe Pair Checks dalam pelajaran geografi Kelas X MAN 4 Aceh Besar.

Page 9 of 34 | Total Record : 338