cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 338 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GUIDED NOTE TAKING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MESJID RAYA Ryan, Rinaldi MAulika; Azis, Daska; Furqan, M. Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24692

Abstract

Model pembelajaran Guided Note Taking merupakan model pembelajaran kooperatif yang menekankan pada kemampuan peserta didik dalam menangkap poin-poin penting dengan cara memberikan panduan berupa kisi-kisi yang belum sempurna agar metode ceramah yang dibawakan guru lebih mendapatkan perhatian peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 2 Mesjid Raya yang berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 40%, klasikal 30%. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 70% klasikal 60%. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 93% secara individual dan secara klasikal menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktivitas yang sesuai atau 64%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 9 dengan persetase 82% dan pada siklus III meningkat menjadi 11 dengan persetase 100%. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,24 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 3,04 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,90 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 96,3% siswa di Kelas VIII-1 menyatakan dapat memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Guided Note Taking berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 2 Mesjid Raya
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DARING DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI MAN 1 BANDA ACEH DAN MAN 6 ACEH BESAR Jannah, Miftakhul; Desfandi, Mirza; Jummi, Cut Vita Rajiatul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24691

Abstract

Media pembelajaran daring adalah alat untuk menyalurkan materi pembelajaran berbasis teknologi, dimana bahan ajar dikirim melalui elektronik kepada peserta didik secara jarak jauh dengan menggunakan jaringan komputer. Kemandirian belajar adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu untuk memperoleh wawasan baru sehingga memiliki kreatifitas yang tinggi dan mampu memecahkan masalah yang ditemukan dalam proses pembelajaran. Hasil belajar merupakan perubahan yang diperoleh setelah melewati proses belajar yang terdiri dari aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Rumusan masalah dalam peneilitian ini yaitu apakah terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI MAN 1 Banda Aceh dan MAN 6 Aceh Besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI di MAN 1 Banda Aceh dan MAN 6 Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPS sebanyak 95 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling sebanyak 64 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi nilai ujian semester genap tahun 2019-2020. Hasil pengolahan data uji korelasi antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,476 dan data koefisien determinasi sebesar 22,65%. Kemudian pada uji signifikansi diperoleh nilai Fhitung = 8,93 dan Ftabel 3,15 pada taraf signifikansi () = 5% dengan dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = 64-2-1 = 61. Sesuai dengan kriteria pengujian yaitu Fhitung Ftabel atau 8,93 3,15 maka terima Ha artinya terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media pembelajaran daring dan kemandirian belajar dengan hasil belajar geografi siswa kelas XI di MAN 1 Banda Aceh dan MAN 6 Aceh Besar
KORELASI STRATEGI SELF REGULATED LEARNING DAN PROKRATINASI AKADEMIK DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 LABUHAN HAJI BARAT Aprillia, Kintan; Taher, Alamsyah; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24690

Abstract

Hasil belajar merupakan suatu perubahan tingkah laku peserta didik melalui proses kegiatan belajar. Kegiatan belajar menjadi suatu kewajiban yang harus dijalani oleh peserta didik, tidak jarang perubahan tingkah laku dalam belajar juga sering terjadi oleh peserta didik, baik itu self regulated learning maupun prokratinasi akademik sehingga mempengaruhi hasil belajar yang didapatkan oleh peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada korelasi antara strategi self regulated learning dan prokratinasi akademik dengan hasil belajar geografi peserta didik di SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara strategi self regulated learning dan prokratinasi akademik dengan hasil belajar geografi peserta didik di SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini seluruh peserta didik SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat berjumlah 432. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah cluster sampling berjumlah 76. Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikemukakan bahwa nilai koefisien regresi ganda dan koefisien korelasi ganda sebesar 0,491 pada kategori sedang dengan koefisien determinasi sebesar 24,1%. Uji hipotesis menunjukan bahwa atau 11,6 3,13 yang berarti Ha diterima. Hasil penelitian ini menunjukan adanya korelasi yang signifikan antara self regulated learning dan prokratinasi akademik dengan hasil belajar geografi peserta didik SMA Negeri 1 Labuhan Haji Barat
IDENTIFIKASI TINGKAT PEMAHAMAN MATERI KONSEP DASAR GEOGRAFI MENGGUNAKAN FOUR TIER DIAGNOSTIC TEST DISERTAI CERTAINTY OF RESPON INDEX (CRI) MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP USK Ayu, El Citra Mega; Abdi, Abdul Wahab; Purnomowati, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i2.24689

Abstract

Pemahaman konsep merupakan hal yang penting dan harus diidentifikasi sedini mungkin agar tidak menyebabkan kesalahan konsep pada materi yang dipelajari. Keberhasilan mahasiswa dalam mempelajari suatu materi dapat dilihat dari seberapa besar pemahaman konsep pada materi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pemahaman materi konsep dasar geografi dengan menggunakan four tier diagnostic test disertai certainty of respon index (CRI) mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK angkatan 2019 dan 2020 yang berjumlah 161 mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 25% dari populasi, sehingga jumlah sampel penelitian adalah 40 mahasiswa. Tes yang digunakan berupa soal pilihan ganda beralasan sebanyak 12 butir yang telah teruji valid dan reliabilitasnya. Tes ini dilengkapi dengan instrumen four tier diagnostic test disertai CRI. Hasil pengolahan data didapatkan bahwa tingkat pemahaman materi konsep dasar geografi mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK yang dikategorikan paham konsep sebesar 35,5%, tidak paham konsep 30,42%, miskonsepsi 26,25%, dan error 8,125%. Tingkat pemahaman mahasiswa masuk ke dalam kategori gagal karena skor persentase paham konsep yang diperoleh berada di bawah 45% dari total keseluruhan mahasiswa
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA IPS TERPADU KELAS VIII SMP INSHAFUDIN Mutiara, Okris; Abdi, Abdul Wahab; Furqan, M Hafizul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i1.17315

Abstract

Salah satu upaya yang bisa dilakukan agar dapat mengatasi rendahnya hasil belajar siswa serta kurangnya keaktifan siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning. Model pembelajaran Project Based Learning merupakan model pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai inti dari pembelajaran. Puzzle adalah jenis teka teki menyusun potongan-potongan gambar yang belum utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik; (2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas VIII IPS Terpadu SMP Inshafudin berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrument pengamatan aktivitas guru dan peserta didik, instrumen pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif persentase.Hasil penelitian menunjukkan (1) Persentase ketuntasan individual meningkat dari 50% pada siklus I menjadi 71% pada siklus II dan 85% pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 40% pada siklus I menjadi 70% pada siklus II dan 90% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan peserta didik meningkat dari 4 aktivitas yang sesuai pada siklus II menjadi 8 aktivitas pada siklus II dan 9 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan guru mengelola pembelajaran meningkat dari skor 2,55 (kategori sedang) pada siklus I menjadi 3,05 (kategori baik) pada siklus II dan 3,35 (kategori baik) pada siklus III. (4) Respon peserta didik yang berisi 10 pertanyaan, 94% peserta didik menjawab ya bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media puzzle merupakan model yang menyenangkan dan membantu peserta didik memahami materi dan membantu peserta didik meningkatkan hasil belajar. Saran dari peneliti kepada guru agar menggunakan model PJBL dan puzzle dalam proses pembelajaran IPS Terpadu.
HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN KEMATANGAN KARIR MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2014-2016 Sarah, Siti; Abdi, Abdul Wahab; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i1.17316

Abstract

Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan tertinggi dalam jalur pendidikan formal merupakan sarana dalam mengembangkan sumber daya manusia. Hal ini diwujudkan melalui adanya lulusan yang memiliki kompetensi atau keahlian tertentu dan daya kompetitif yang baik. Jenjang perguruan tinggi merupakan salah satu gerbang menuju dunia kerja untuk para pelajar yang memutuskan melanjutkan pendidikan ke bangku perkuliahan. Penelitian ini berjudul hubungan konsep diri dan dukungan orraring tua dengan kematangan karir mahasiswa jurusan pendidikan geografi universitas syiah kuala angkatan 2014-2016, rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah terdapat hubungan yang positif dan signifikan konsep diri dan dukungan orang tua dengan kematangan karier. Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala, subjek dalam penelitian ini mahasiswa jurusan pendidikan geografi angkata 2014-2016 yang berjumlah 64 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan angket dan tes. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif.Hasil pengelohan data penelitian diperoleh tingkat hubungan konsep diri dan dukungan orang tua dengan kematangan karir Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi adalah 0,178 yang merupakan hubungan yang negatif dan memiliki tingkat hubungan yang rendah. Koefisien determinasi ganda dari variabel konsep diri dan dukungan orang tua dengan kematangan karir hanya sebesar 3,14% dan sisanya 96,86% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Berdasarkan uji hipotesis menunjukkan bahwa Fhitung Ftabel dengan perbandingan nilai Fhitung dan Ftabel yaitu, 0,99 3,15 yang berarti Ho diterima. Artinya dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri (X1) dan dukungan orang tua (X2) dengan kematangan karir (Y) mahasiswa jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEACHING GAME TEAM BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS XI IS SMA NEGERI 1 TEUPAH BARAT KABUPATEN SIMEULUE Susanti, Susanti; Taher, Alamsyah; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i1.17317

Abstract

Model pembelajaran Teaching Game merupakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik karena dapat melibatkan seluruh aktivitas peserta didik tanpa perbedaan status, sedangkan guru berperan sebagai pembimbing peserta didik. Media Audio Visual adalah media yang digunakan untuk pembelajaran dalam kerja kelompok untuk mempermudah peserta didik memahami materi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar peserta didik; (2) Aktivitas guru dan peserta didik; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon peserta didik terhadap pembelajaran. Subjek penelitian ini ialah peserta didik kelas XI IS SMA Negeri 1 Teupah Barat Kabupaten Simeulue dengan jumlah 24 peserta didik. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrumen aktivitas guru dan peserta didik, instrumen keterampilan guru terhadap pembelajaran, dan angket respon peserta didik terhadap pembelajaran. Analisis data menggunakan statistik desktriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I sebesar 42%, menjadi 62% pada siklus II dan 96% pada siklus III. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 33%, menjadi 50% siklus II, dan 92% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan peserta didik meningkat dari 8 aktivitas yang sesuai pada siklus I, menjadi 11 aktivitas pada siklus II, dan 12 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 2,5 berkategori sedang pada siklus I, menjadi 3,2 berkategori baik pada siklus II, dan 3,7 berkategori sangat baik pada siklus III. (4) Respon peserta didik sebanyak 93,75% peserta didik menjawab Ya bahwa penerapan model pembelajaran Teaching Game Team berbantuan media Audio Visual merupakan model yang menyenangkan untuk diterapkan dan membantu peserta didik memperoleh peningkatan hasil belajar karena peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran dan membuat peserta didik lebih bersemangat untuk mengikuti pelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES BERBANTUAN APLIKASI MOVIE MAKER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMAN 1 DARUL IMARAH ACEH BESAR Muliani, Muliani; Kamaruddin, Thamrin; Taher, Alamsyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i1.17313

Abstract

Model pembelajaran Examples Non Examples berbantuan aplikasi Movie Maker adalah model yang menampilkan vidoe atau gambar sebagai contoh untuk dianalisis. Penelitian bertujuan untuk: (1) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas XI IPS 1 SMAN 1 Darul Imarah Aceh Besar; (2) Mengetahui aktivitas guru dan siswa; (3) Mengetahui keterampil guru dalam mengelola pembelajaran (4) Respon siswa setelah penggunaan model pembelajaran Examples Non Examples berbantuan aplikasi Movie Maker. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XI IPS 1 SMAN 1 Darul Imarah yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa menggunakan penerapan model Examples Non Examples berbantuan aplikasi Movie Maker. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) peningkatan hasil belajar mengalami peningkatan pada setiap siklus baik secara individual maupun klasikal; ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 35%, klasikal 40%, pada siklus II meningkat untuk individual menjadi 65%, klasikal 60%, selanjutnya siklus III ketuntasan individual meningkat menjadi 85% dan klasikal menjadi 90%. (2) Aktivitas guru dan siswa mengalami peningkatan kesesuaian yakni, dari 12 aktivitas 6 aktivitas yang sesuai pada siklus I, meningkat menjadi 9 aktivitas sesuai pada siklus II, kemudian meningkat hingga 11 aktivitas sesuai pada siklus III; (3) keterampilan guru dalam mengolah pembelajaran mengalami perubahan cukup baik, pada siklus I dengan perolehan skor 2,2 dengan kategori sedang, meningkat mejadi baik dengan perolehan skor 2,8 pada siklus II, dan meningkat lagi pada siklus III mencapai skor 3,2 dengan kategori baik; dan (4) sekitar 93,5% atau pada umumnya peserta didik kelas XI IPS 1 menyatakan ya, bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Examples Non Examples berbantuan aplikasi Movie Maker sangat membantu siswa memahami materi secara mendalam, melatih berbicara secara aktif.
PERBANDINGAN KECERDASAN VISUAL-SPASIAL MAHASISWA UKM PECINTA ALAM DENGAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Mulyani, Mulyani; Abdi, Abdul Wahab; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i1.17314

Abstract

Kecerdasan merupakan suatu potensi yang dibawa manusia sejak lahir dan dapat dikembangkan. Salah satu potensi kecerdasan yang dimiliki manusia adalah kecerdasan visual-spasial yaitu kemampuan untuk dapat memvisualisasikan gambar dan ruang secara akurat di dalam pikiran. Upaya untuk mengembangkan kecerdasan visual-spasial dapat dilakukan dengan mengikuti pendidikan formal atau bergabung ke dalam organisasi non-pendidikan, seperti Jurusan Pendidikan Geografi dan UKM Pecinta Alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kecerdasan visual-spasial mahasiswa UKM Pecinta Alam dengan mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa yang terlibat dalam UKM Pecinta Alam Leuser serta UKM Pecinta Alam pada lima fakultas dalam lingkungan Universitas Syiah Kuala serta seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi angkatan 2015-2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Purposive Sampling dengan diambil 25% dari jumlah total mahasiswa angkatan 2015-2017 sehingga jumlah sampel mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi 38 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes. Data diolah dengan menggunakan uji-t sehingga hasil dalam pengolahan data diperoleh thitung = 2,85 dan ttabel= 2,39 pada taraf signifikansi 1% dengan dk = 74 artinya thitungttabelsehingga Haditerima. Dapat diambil kesimpulan bahwa kecerdasan visual-spasial mahasiswa UKM Pecinta Alam lebih baik dari pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Syiah Kuala.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THE POWER OF TWO BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PESERTA DIDIK KELAS X IPS SMA NEGERI I LEMBAH SEULAWAH Liana, Irma; Azis, Daska; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v6i1.17311

Abstract

Model pembelajaran Kooperatif Tipe The Power Of Two, Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar Peserta didik; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; (4) Respon siswa terhadap pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Lembah Seulawah dengan jumlah 21 peserta didik. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar tes yaitu pre-test dan post-test, instrumen aktivitas guru dan siswa, instrumen keterampilan guru terhadap pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap pembelajaran. Analisis data menggunakan statistik desktriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Ketuntasan individual pada siklus I sebesar 38%, menjadi 67% pada siklus II dan 95% pada siklus III. Ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 33%, menjadi 50% siklus II, dan 92% pada siklus III. (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat dari 7 aktivitas yang sesuai pada siklus I, menjadi 11 aktivitas pada siklus II, dan 12 aktivitas pada siklus III. (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari 2,5 berkategori sedang pada siklus I, menjadi 3,2 berkategori baik pada siklus II, dan 3,7 berkategori sangat baik pada siklus III. (4) Respon siswa sebanyak 93,3% siswa menjawab Ya bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe The Power Of Two berbantuan media Audio Visual merupakan model yang menyenangkan untuk diterapkan dan membantu peserta didik memperoleh peningkatan hasil belajar karena peserta didik lebih mudah memahami materi pelajaran dan membuat peserta didik lebih bersemangat untuk mengikuti pelajaran.