cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 338 Documents
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING START WITH A QUESTION DENGAN MODEL PEMBELAJARAN QUESTION STUDENT HAVE PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH Srimulyani, Ita; Abdi, Abdul Wahab; Rahmani, Dyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13203

Abstract

Tercapai atau tidak hasil belajar sangat tergantung pada sosok pendidik, Guru memberikan pengaruh besar dalam keberhasilan proses pembelajaran baik dalam merencanakan maupun dalam pelaksanaannya. Guru dikatakan berhasil apabila proses dan hasil pembelajaran berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.Salah satu faktor pendukung proses pembelajaran yang berhasil adalah model pembelajaran yang sesuai dengan materi. Salah satu model pembelajaran yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran ialah model pembelajaranLearning Start With A Question dan question student have. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar Geografi yang disajikan dengan menggunakan model pembelajaran Learning Start With A Question lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan model pembelajaran Question Student Have pada mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Dengan populasi seluruh siswa kelas XI IS di SMA Negeri 5 Banda Aceh yang berjumlah 78 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive, diambil hanya dua kelas yaitu kelas XI-IS 1 sebanyak 26 siswa dan kelas XI-IS 2 sebanyak 25 siswa.Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan datamenggunakan rumus uji t, diperoleh nilai thitung = 1,17 ttabel = 1,68 pada taraf signifikansi 0,05 dengan dk = 49berarti thitung ttabel, sehingga Ha ditolak. Simpulan penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model Learning Start With A Question sama dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model Question Student Have pada mata pelajaran geografi di SMA Negeri 5 Banda Aceh
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN TEKNIK PEMBELAJARAN FISH BOWL DAN TEKNIK PEMBELAJARAN CARD SORT PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMP NEGERI 6 BANDA ACEH Naldi, Indah Faras Fita; Abdi, Abdul Wahab; Aziz, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13201

Abstract

Peneliitian ini berjudul perbandingan hasil belajar menggunakan teknik pembelajaran Fish Bowl dan teknik pembelajaran Card Sort mata pelajaran IPS terpadu kelas VIII SMP Negeri 6 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hassil belajar siswa menggunakan teknik pembelajaran Fish Bowl lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan teknik pembelajaran Card Sort dalam mata pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMP Negeri 6 Banda Aceh. Penelitian ini berttujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajarr siswa yang menggunakan teknik pembelajaran Fish Bowl lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa menggunakan teknik pembelajaran Card Sort dalam mata pelajaran IPS Terpadu Kelas VIII SMP Negeri 6 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Banda Aceh dan jumlah sampel ditentukan dengan menggunakan Purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, yaitu pre-test dan post-test. Hipotesis diuji dengan menggunakan rumus statistik uji-t. Berdasarkn hasil perhhitungan maka diperolleh nilai thitung =4,92 dan ttabel = 1,69 untuk taraf signifikansi 5% (uji satu pihak) dengan derajat kebebasan (dk = 29 + 28 2 = 55) sesuai dengan kriteria uji terima Ha jika thitung ttabel. Sesuai dengan hasil yang diperoleh di atas maka thitung ttabel hipotesis Ha diterima, ini berarti bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan teknik pembelajaran Fish Bowl lebih baik dibandingkan hasil belajar dengan menggunakan teknik pembelajaran Card Sort pada mata ppelajaran IPS Terpadu kelas VIII SMP Negeri 6 Banda Aceh.Kata Kunci: perbandingan, hasil belajar, IPS terpadu, Fish Bowl, Card Sort
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GIVING QUESTIONS AND GETTING ANSWER MENGGUNAKAN MEDIA PREZI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII DI SMP N 2 BANDA ACEH Sari, Intan PErmata; Hasmunir, .; Rahmani, Dyah .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13202

Abstract

Model pembelajaran Giving Questions and Getting Answer adalah suatu model pembelajaran yang memudahkan guru dalam mengetahui keadaan siswa selama proses pembelajaran. Guru dapat mengetahui materi mana yang belum dipahami siswa dan materi yang sudah dipahami siswa. Tujuan dilakuka penelitian ini adalah: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru ketika mengelola pembelajaran; dan (4 Respon siswa terhadap model pembelajaran Giving Questions and Getting Answer menggunakan media Prezi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Banda Aceh yang sebanyak 28 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan (1) Soal pre-test dan post-test; (2) pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) pengamatan keterampilan guru; dan (4) respon siswa.Analisisdata menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 13 siswa yang tuntas pada siklus I, 18 siswa tuntas pada siklus II, dan 24 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 50% pada siklus I, 70% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,66 pada siklus I dengan kategori baik, skor 3,11 pada siklus II dengan kategori baik, dan 3,71 pada siklus III dengan kategori sangat baik; (4) Respon siswa,terhadap model pembelajaran Giving Questions and Getting Answer menggunakan media Prezidapat dikatakan baik.Kata Kunci: penerapan, Giving Questions and Getting Answer, Prezi, hasil belajar
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DAN DISIPLIN BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP IT LUQMANUL HAKIM KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Khalida, Cut; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13198

Abstract

Jenjang edukasi wali dan ketaatan telaah murid berhubungan akan kinerja telaah, perihal ini dikarenakan ketaatan telaah bisa tumbuh dan dibimbing mulai dari lingkungan keluarga. Rumusan masalah di studi ini ialah apakah terdapat hubungan tingkat pendidikan wali dan ketaatan telaah murid dengan kinerja telaah IlmuPengetahuanSosial Terpadu murid ruang 8 SMP IT Luqmanul Hakim Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Studi ini bermaksud agar mengetahui hubungan tingkat pendidikan wali dan ketaatan telaah murid dengan kinerja telaah IPS Terpadu murid ruang VIII SMP IT Luqmanul Hakim Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar. Studi ini mempergunakan pendekatan kuantitatif atas jenis studi korelasi. Pengumpulan data dilaksanakan via teknik angket dan dokumentasi. Teknik pengerjaan pendataan menggunakan koefisien korelasi ganda. Berasaskan koefisien korelasi ganda diperoleh sebanyak 0,88 atas golongan sangat kuat melalui koefisien determinasi r2 = 77%. Perolehan percobaan signifikan jua menunjukkan bahwasanya diperoleh korelasi yang relevan. Perihal ini dibenarkan melalui nilai Fhitung = 4,75 dan Ftabel = 3,34 atas taraf kesalahan () V% via dkpembilang = 2 dan dkpenyebut = (31-2-1)=28 lalu Fhitung Ftabel setakat Ha diterima. Berasaskan temuan ini bisa dideterminasi bahwasanya adanya hubungan yang signifikan dan positif jenjan edukasi wali dan ketaatan telaah murid akan kinerja telaah Ilmu Pengetahuan Sosial Terpadu murid ruang 8 SMP IT Luqmanul Hakim Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.Kata kunci: hubungan, tingkat pendidikan orang tua, disiplin belajar, prestasibelajar IPS Terpadu
KORELASI ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DAN KEBIASAAN BERTANYA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS TERPADU UNTUK SISWA KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI KUTA BARO Ekawati, . .; Taher, Alamsyah; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13199

Abstract

Salah satu penyebab hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Negeri Kuta Baro belum optimal adalah karena rasa kepercayaan diri yang masih kurang dan kebiasaan bertanya yang belum baik. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk melihat korelasi antara kepercayaan diri dengan kebiasaan bertanya terhadap hasil belajar siswa di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Negeri Kuta Baro pada pelajaran IPS Terpadu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII dengan total nya sebanyak 83 siswa, sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 45 orang. Teknik pengumpulan data yaitu angket, tes dan dokumentasi. Disamping itu, teknik analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, linieritas, regresi ganda, korelasi ganda, dan uji F. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh hasil penghitungan korelasi antara kepercayaan diri dan kebiasaan bertanya dengan hasil belajar IPS Terpadu diperoleh sebesar 0,09 pada kategori sangat rendah dengan koefisien determinasi= 0,8%. Untuk menyatakan apakah korelasi ini signifikan atau tidak maka dilakukan uji F dengan ketentuan terima H0 jika Fhitung Ftabel untuk taraf signifikansi 5%. Hajil Uji F diperoleh Fhitung = 0,17 dan Ftabel= 3,22, berarti Fhitung Ftabel = 0,17 3,22. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan kepercayaan diri dengan kebiasaan bertanya terhadap hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Negeri Kuta Baro Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar.Kata Kunci: Korelasi, Kepercayaan diri, Kebiasaan bertanya, Hasil belajar, IPS Terpadu
HUBUNGAN PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT DENGAN MOTIVASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI IPS SMA LABORATORIUM UNSYIAH Sofiani, Eza; Taher, Alamsyah; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13200

Abstract

Reward dan punishment adalah salah satu gejala yang bisa menumbuhkan motivasi belajar. Dalam kegiatan belajar, gejala yang timbul yaitu siswa kurang bersemangat saat proses pembelajaran berlangsung. Sehubungan dengan itu, fenomena yang sering terjadi yaitu siswa kurang aktif, mengantuk, dan kurang berkonsentrasi, sehingga sangat diperlukan pemberian reward dan punishment dalam kegiatan belajar. Adapun inti permasalahan dalam penelitian ini yaitu adakah memperoleh korelasi yang baik dan signifikan antara pemberian reward dan punishment dengan motivasi belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Laboratorium Unsyiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi pemberian reward dan punishment dengan motivasi belajar geografi siswa kelas XI IPS SMA Laboratorium Unsyiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPS SMA Laboratorium Unsyiah yang berjumlah 31 peserta didik. Pengumpulan data diperoleh dengan metode dokumentasi dan angket. Sedangkan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi ganda, koefisien determinasi, analisis korelasi berganda, dan uji F. Dari hasil olahan data, nilai koefesien hubungan ganda antara reward dan punishment dengan motivasi belajar sebesar 0,46 yang berarti terdapat korelasi taraf sedang dengan koefesien determinasi (r2) = 21%. Hasil pengujian signifikansi diperoleh dari nilai Fhitung Ftabel yaitu 3,76 3,34 sehingga Ha diterima. Oleh karena itu, dapat diambil kesimpulan bahwa adanya korelasi baik dan signifikan antara pemberian reward dan punishment dengan motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA Laboratorium Unsyiah.Kata Kunci: reward, punishment, motivasi belajar, geografi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X IPS 2 SMA NEGERI 3 KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA Mardhiah, Ainal; Bardi, Samsul; Aziz, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Script dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi di kelas X IPS 2 SMA Negeri 3 Kuala, Kabupaten Nagan Raya. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas X IPS 2 SMA Negeri 3 Kuala yang terdiri dari 20 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes (pre-test dan pos-test) untuk hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan angket respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat, pada siklus I terdapat 16 siswa yang tuntas secara individual, pada siklus II terdapat 19 siswa yang tuntas secara individual dari 20 siswa. Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 60% pada siklus I menjadi 90% pada siklus ke II; (2) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran meningkat dari sedang (2,56) menjadi baik (3,35); (3) Aktitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; dan (4) Respon siswa terhadap penerapan desain pembelajaran geografi kooperatif tipe script adalah 92,3% dari 20 siswa menjawab dapat memperjelas pemahaman terhadap materi yang dipelajari dengan penerapan pembelajaran geografi kooperatif tipe script.Kata Kunci: Model Pembelajaran, Kooperatif Tipe Script, Hasil Belajar dan Geografi.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DAN MEDIA POWERPOINT SISWA KELAS VII MTsN RUKOH BANDA ACEH Dwiyanniza, Alfina; Amri, Amsal; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13196

Abstract

Alat bantu belajar digunakan untuk membantu guru dalam menyampaikan pembelajaran disebut sebagai media pembelajaran. Adapun beberapa media dalam proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi program aplikasi komputer adalah media video dan PowerPoint sehingga siswa mudah memahami materi yang disampaikan. Dalam penelitian ini, adapun rumusan masalahnya yakni apakah hasil belajar siswa yang menggunakan media video lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa dengan hasil belajar yang menggunakan PowerPoint pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VII MTsN Rukoh Banda Aceh. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui perbandingan antara hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan video dengan yang menggunakan PowerPoint pada mata pelajaran IPS Terpadu kelas VII MTsN Rukoh Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen (experimental design). Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 163 siswa. Teknik purposive sampling digunakan dalam pengambilan sampel, menggunakan dua kelas yaitu kelas VII-1 sebanyak 28 siswa dan kelas VII-2 sebanyak 34 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan secara observasi, dokumentasi, dan pemberian tes kepada siswa, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengujian hipotesis menggunakan uji t. Hasil pengolahan data, diperoleh nilai dengan nilai berdasarkan signifikan 0,05 dengan dk = 60 sehingga diterima. Kesimpulan yang dapat diambil adalah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan video lebih baik dibandingkan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan PowerPoint pada materi kegiatan ekonomi.Kata kunci: perbandingan, hasil belajar, media video, media PowerPoint, IPS terpadu
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU YANG MENGGUNAKAN MODEL TWO STAY TWO STRAY DENGAN MODEL THE POWER OF TWO SISWA SMP NEGERI 3 BANDA ACEH Murni, Anggia; Harun, Yusuf; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i3.13197

Abstract

Dengan menggunakan model pembelajaran diharapkan siswa dapat meningkatkan minat belajar selama pembelajaran sehingga hasil belajar optimal. Adapun beberapa model pembelajaran Two Stay Two Stray dan The Power Of Two yg dapat melatih siswa dalam meningkatkan kerja sama dalam kelompok dan meningkatkan kemampuan siswa dalam berpendapat. Rumusan masalah dalam penelitian ini apakah hasil belajar IPS terpadu menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran The Power Of Two pada siswa kelas VIII SMP Negeri3 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar mata pelajaran IPS terpadu yang menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran The Power of Two pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 59 siswa.Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas VIII-8 sebanyak 30 siswa dan kelas VIII-9 sebanyak 29 siswa. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada siswa, yakni pretest dan postest. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 0,69 dan ttabel = 1,67 pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 57, artinya thitung ttabel sehingga hipotesis alternatif Ha ditolak. Artinya tidak ada perbedaan hasil belajar siswa yang diberikan pemberlakuan dengan metode pembelajaran Two Stay Two Stray dengan hasil belajar siswa yang diberikan pemberlakuan dengan metode pembelajaran The Power Of Two di SMP Negeri 3 Banda Aceh.Kata kunci: Hasil Belajar, Two Stay Two Stray, The Power Of Two, IPS terpadu
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LISTENING TEAM BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIIISMPN 7 BANDA ACEH Ulviana, Ulviana; Hasmunir, .; P, Dyah Rahmani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 2 (2018): MEI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i2.12537

Abstract

Model pembelajaran kooperatif Listening Team memiliki tujuan untuk melibatkan mental siswa secara maksimal, serta proses tanya jawab secara terus menerus yang diarahkan agar memperbaiki dan meningkatkan kemampuan berfikir siswa. Dalam menggunakan model pembelajaran kooperatif Listening Team lebih kreatif karena dalam pengoperasian ditambahkan penggunaan media gambar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan respon siswa terhadap model pembelajaran Listening Team berbantuan media gambar. Sampel dalam penelitian ini merupakan murid kelas 8-5 SMP Negeri 7 Banda Aceh dengan total 29 murid. Pengambilan hasil yang dilakukan menggunakan lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar soal, lembar pengamatan keterampilan guru dan lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Pendekatan kualitatif merupakan pendekatan yang menggunakan bentuk PTK. Analisis riset yang digunakan yaitu statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian mengarahkan bahwa bagian ketuntasan secara perorangan naik dari 13 peserta didik yang memenuhi syarat pada siklus 1, 21 peserta didik yang memenuhi syarat pada siklus 2, dan 26 peserta didik yang memenuhi syarat pada siklus 3, persentase memenuhi syarat classical juga naik dari 40% atas siklus 1, 70% atas siklus 2, dan 90% atas siklus 3, Jumlah kesesuaian aktivitas guru serta siswa naik dari 3 aktivitas memadai pada siklus 1 menjadi 7 aktivitas memadai pada siklus 2 serta 8 aktivitas memadai pada siklus 3, keterampilan guru naik dari perolehan nilai 1,76 daripada siklus 1 dengan kategori lumayan, nilai 2,8 daripada siklus 2 dengan kategori bagus,dan nilai 3,2 pada siklus 3 dengan kategori baik sebanyak 100% siswa menyatakan bahwa model pembelajaran Listening Team adalah baru menolong peserta didik memahami pembelajaran. Hasil penelitian yakni terjadinya peningkatan kemampuan belajar siswa sejak siklus 1 sampai siklus 3 dapat menggunakan model Listening Team berbantuan media gambar di kelas 8-5 SMP Negeri 7 Banda Aceh.Kata Kunci : Penerapan, Model, Listening Team, Hasil Belajar, IPS Terpadu