cover
Contact Name
Asrorul Azizi
Contact Email
khaerussyahidi@gmail.com
Phone
+6281804457866
Journal Mail Official
ijierarfahbhms@gmail.com
Editorial Address
Jln. Praya-Mantang, Desa Aikmual, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia 83511
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation in Education Research
ISSN : -     EISSN : 30907446     DOI : https://doi.org/10.63980/ijier
Core Subject : Science, Education,
Indonesian Journal of Innovation In Education Research is a double-blind peer-reviewed and open-access journal in the field of education. The scopes include Islamic Education, Social Education Studies, Natural Science Education Studies, Mathematics Education, Environmental Education, Language Education, Educational Management, Teaching and Learning, Quality Education, Teacher Education, Educational Technology, Early Childhood Education, Special Education, Guidance and Counseling Education, and other educational disciplines.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2026): January" : 6 Documents clear
Eksplorasi Sains dan Budaya: Potensi Permainan Egrang sebagai Media Pembelajaran IPA Interaktif di Sekolah Dasar Tsania, Ananda Rokhatus; Suryandari, Kartika Chrysti; Wijayanti, Murwani Dewi; Fatimah, Siti
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan tradisional merupakan warisan budaya yang kaya akan nilai edukatif dan sosial, salah satunya adalah egrang, permainan berbahan bambu yang menuntut kekuatan otot, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permainan egrang sebagai media pembelajaran berbasis kearifan lokal serta mengkaji relevansinya sebagai inovasi media pembelajaran dalam mata pelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif (mixed-method), melibatkan eksperimen praktikum pada mahasiswa PGSD Kampus PSDKU UNS Kebumen. Hasil menunjukkan bahwa variasi tinggi pijakan dan massa tubuh praktikan memengaruhi waktu tempuh secara kompleks, di mana pijakan lebih rendah cenderung menghasilkan waktu tempuh lebih cepat karena kestabilan lebih baik. Secara konsep, permainan egrang memanifestasikan gaya otot, gaya gesek, gaya gravitasi, serta perubahan energi potensial menjadi energi kinetik sebagai bagian dari energi mekanik. Permainan ini dinilai efektif dalam memperkuat pemahaman konsep gaya dan gerak secara kontekstual, sekaligus menumbuhkan keterampilan proses sains dan nilai karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, permainan egrang tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran yang menyenangkan dan berbasis budaya lokal, tetapi juga sebagai media transdisipliner yang mendukung implementasi Kurikulum Merdeka secara holistik.
Implementasi Model Teams Games Tournament dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa Khoerudin, Akhmad Miftakhul; Fatimah, Siti; Chamidi, Agus Salim; Khasanah, Nginayatul
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/ijier.v2i1.82

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa kelas 3 SDN 1 Aditirto pada pembelajaran PAI materi beriman kepada kitab Allah. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini disebut penelitian Tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, masing-masing terdiri dari empat Langkah 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3) Pengamatan, dan 4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman and Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Model Teams Game Tournament dapat meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik dalam pembelajaran PAI. Adapun presentase ketuntasan pada pra siklus yang semula hanya 43,6% pada siklus I meningkat menjadi 72,8% dan pada siklus II semakin meningkat menjadi 94,8%. Dari hasil presentase ketuntasan tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif type TGT dapat meningkatkan konsentrasi siswa dalam pembelajaran PAI.
Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Tingkat Sekolah Dasar Di Sekolah Luar Biasa (SLB) Cinta Harapan Aikmel Utara Husairi, Husairi; Herawati, Nita Sunarya; Alwan, Muhammad; Mirnawati, Mirnawati
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/ijier.v2i1.92

Abstract

Kurikulum merupakan dokumen perencanaan yang berisi tentang tujuan, isi, materi, dan pengalaman belajar yang harus dicapai oleh peserta didik. Penelitian ini berfokus pada penerapan kurikulum merdeka tingkat sekolah dasar di Sekola Luar Biasa (SLB) Cinta Harapan Aikmel Utara dengan tujuan mengetahui proses penerapan Kurikulum Merdeka belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif lapangan. Dalam penelitian ini metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) perencanaan penerapan kurikulum merdeka dimulai dari sekolah mendaftar penerapan kurikulum merdeka melalui platform merdeka mengajar kemudian bapak/ibu guru mengikuti In House Training (IHT) dengan mengundang narasumber dari sekolah penggerak. 2) factor pendukung dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar yaitu sarana dan prasarana yang mendukung proses belajar peserta didik. 3) faktor penghambat dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar tenaga pendidik yang masih menggunakan mindset lama dan terkesan tidak memperhatikan perkembangan belajar siswa. 4) hasil/implikasi strategi kepala sekolah dalam menerapkan kurikulum merdeka di SLB Cinta Harapan Aikmel Utara yaitu sekolah dapat mengembangkan minat bakat siswa, sekolah dapat lebih fokus untuk menumbuhkan karakter profil pelajar pancasila (P3) melalui kegiatan P5
Transformation of Higher Education Quality Assurance: Challenges for Private Universities and Lecturers in the Implementation of RMHEST Number 39 of 2025 Chamidi, Agus Salim; Fatimah, Siti
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/ijier.v2i1.102

Abstract

This study examines the implications of Regulation of the Minister of Higher Education, Science, and Technology (RMHEST) Number 39 of 2025 concerning Higher Education Quality Assurance for private higher education institutions and lecturers in Indonesia. This new regulation marks a paradigm shift from an orientation toward meeting National Higher Education Standards toward achieving international standards and about Recognition of Prior Learning (RPL). This study uses literature review and policy analysis to identify the structural, operational, and human resource challenges faced by private higher education institutions and lecturers. The results indicate that private higher education institutions face significant challenges in infrastructure, lecturer capacity, funding, and internal quality assurance systems. Meanwhile, lecturers are faced with demands to improve international competency, adaptation to curriculum flexibility, and master the RPL assessment system. This study concludes that the implementation of the RMHEST 39/2025 requires a comprehensive adaptation strategy, strong institutional support, and multi-stakeholder collaboration to ensure the successful transformation of higher education quality in Indonesia.
Pengaruh Teknologi Terhadap Tumbuh Kembang Anak dan Solusi untuk Mengatasi Anak yang Sering Bermain Gadget Fitri, Eliatun; Najamuddin, Najamuddin; Nurhidayanti, Nurhidayanti; Zumaro, Jannati; Astuti, Dewi
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/ijier.v2i1.155

Abstract

This article analyzes the impact of technology, specifically gadgets, on child development and offers solutions to address excessive gadget use. In the digital age, gadgets have become integral to children's lives, offering positive potential such as enhanced creativity, learning abilities, and access to educational information. However, uncontrolled use also leads to significant negative consequences, including cognitive developmental issues (e.g., concentration difficulties, risk of online game addiction, depression), physical health problems (obesity, vision impairment, sleep quality issues), delayed speech and socio-emotional development, and behavioral changes (irritability, withdrawal). To mitigate these challenges, proposed solutions include setting consistent time limits for gadget use, supervising content access, redirecting attention through physical and creative activities, parents acting as role models for responsible technology use, creating gadget-free zones, and fostering open communication with children. A proactive and consistent approach from parents is crucial to ensure children grow up balanced amidst technological advancements, maximizing benefits while minimizing risks.
Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional untuk Mengembangkan Fisik Motorik Anak Usia Dini Santoso, Andri; Najamuddin, Najamuddin; Tiatahulhusna, Sofa; Hayati, Nurul; Mizati, Kholisatul Husna; Sholihah, Zurriyatun
Indonesian Journal of Innovation in Education Research Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/ijier.v2i1.161

Abstract

Children have a strong connection with various forms of play. In daily life, both traditional and modern games are always part of their activities. Play is considered essential because it serves as a medium to support physical and motor development in Early Childhood. Today, the modern games favored by children in urban areas tend to stimulate cognitive abilities more than motor skills. Therefore, parents living in urban settings are encouraged to introduce games that can strengthen children's muscle development, one of which is through traditional games. Unfortunately, traditional games are increasingly marginalized because they are viewed as outdated and physically demanding. In fact, when examined more closely, various types of traditional games offer numerous benefits, including: (1) developing healthy, fit, strong, and competitive physical abilities; (2) fostering mental aspects such as sportsmanship, tolerance, discipline, and democratic attitudes; (3) building moral character that is sensitive, honest, and sincere; and (4) enhancing social abilities such as competitiveness, cooperation, discipline, friendliness, and national awareness.

Page 1 of 1 | Total Record : 6