cover
Contact Name
Asri Aisyah
Contact Email
asri.aisyah@polytechnic.astra.ac.id
Phone
+62857-7567-8737
Journal Mail Official
editor.technologic@polytechnic.astra.ac.id
Editorial Address
Politeknik Astra Jl. Gaharu Blok F-3 Delta Silicon 2 Lippo Cikarang, Kel. Cibatu, Kec. Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
TECHNOLOGIC
Published by Politeknik Astra
ISSN : 20858507     EISSN : 27223280     DOI : http://dx.doi.org/10.52453/t.v12i1.306
TECHNOLOGIC adalah jurnal dengan p-ISSN 2085-8507 dan e-ISSN 2722-3280 yang diterbitkan oleh LPPM Politeknik Manufaktur Astra. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun pada bulan juni dan Desember. Publikasi berisi artikel yang berasal dari hasil penelitian terapan dan studi analisis di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya meliputi teknologi mekanik, litrik, elektronika, industri, informatika, sipil. Artikel yang masuk ke redaksi diseleksi dengan sistem blind peer-review untuk menjaga obyektivitas. Adapun fokus dan ruang lingkup dari Jurnal Technologic adalah sebagai berikut: Teknik Mesin Teknologi manufaktur, Disain mekanis, Otomotif, Robotika dan Otomasi, Mekatronika, Teknologi lingkungan, Konversi energi, Teknik Listrik, Elektronika, dan Informatika Sistem tenaga, system instrumentasi dan control, telekomunikasi dan teknologi informatika, Aplikasi Elektronika, Aplikasi sensor dan actuator, Kecerdasan artifisial, Sistem Informatika, Elektronika Daya, Energi Terbarukan, Jaringan Komputer, Sistem Komunikasi Multimedia, Teknik Komputer, Sistem Telekomunikasi, Sistem Komunikasi Nirkabel, Jaringan Sensor Nirkabel Teknik industry Sistem produksi, optimisasi system industry, Planning and Production Control, manajemen kualtas, ergonomic, Disain produk Teknik Sipil Teknik Konstruksi dan bangunan Gedung
Articles 323 Documents
ANALISIS BIAYA PEKERJAAN ULANG KONSTRUKSI BERDASARKAN DATA EVALUASI DESAIN DENGAN SISTEM BUILDING INFORMATION MODELING Rosmyanto, Dica; Kholida, Lily; Sukantara, M. Heri
Technologic Vol 13 No 2 (2022): Thirteenth Volume of the Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v13i2.411

Abstract

Perkembangan teknologi konstruksi mendorong perencana dan pelaksana jasa konstruksi untuk selalu meningkatkan mutu dan efektivitas pekerjaan konstruksi. Saat ini mulai dikenal istilah BIM (Building Information Modeling) yang membantu proses perencanaan sampai konstruksi. BIM dapat memproduksi dan mengelola semua informasi bangunan yang diaplikasikan pada siklus hidup proyek. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja dan keluaran dari BIM pada proses konstruksi dengan studi kasus proyek Gedung Kampus Politeknik Astra. Metode yang digunakan adalah observasi dan analisis. Observasi dilakukan untuk mengumpulkan data terkait penelitian sedangkan analisis dilakukan untuk menghitung volume pekerjaan ulang dan biaya pekerjaan ulang serta penghematan biaya proyek. Analisis menggunakan software Autodesk Revit. Revit merupakan salah satu software berbasis BIM yang memiliki fitur pengecekan clash detection elemen bangunan. Penelitian menunjukan terdapat resiko pekerjaan ulang yang dapat terjadi pada pekerjaan beton bertulang sebesar 50,843 m3, pekerjaan jendela sebanyak 48 buah dan pekerjaan dinding seluas 112,22 m2 serta pekerjaan plafond sebesar 52,38 m2. Terdapat penghematan biaya konstruksi dengan persentase 0,91% dari biaya total proyek dikarenakan resiko pekerjaan ulang dapat diketahui lebih awal, sehingga pekerjaan – pekerjaan tersebut tidak terimplementasi di lapangan. Hasil studi menunjukan penerapan BIM berupa keluaran clash detection report berdampak baik kepada volume dan biaya pekerjaan proyek. Analisis clash detection pada bangunan infrastruktur diharapkan dapat dilakukan pada penelitian kedepannya untuk mengetahui optimalisasi penggunanaan BIM.
EVALUASI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SHEAR PLATE SHEAR WALL PENGGANTI CONCRETE SHEAR WALL TERHADAP TINGKAT KENYAMANAN BANGUNAN Zakiah Putri, Gita; Yusup Fiqri, Muhammad
Technologic Vol 13 No 2 (2022): Thirteenth Volume of the Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v13i2.412

Abstract

Steel Plate Shear Walls (SPSW) adalah sistem penahan beban lateral yang terdiri dari pelat baja vertikal yang tersambung pada balok dan kolom disekelilingnya. SPSW sudah mulai diteliti di Indonesia sejak tahun 2016, namun implementasinya masih belum ramai digunakan di proyek konstruksi Indonesia. SPSW yang dikenakan beban inelastis siklik menunjukkan kekakuan, daktilitas yang tinggi, dan mampu mendisipasi energi dalam jumlah besar. Karakter – karakter ini membuat SPSW sangat cocok digunakan untuk menahan beban seismik. Desain ulang dilakukan pada bangunan apartment Cleon Park yang semula menggunakan sistem pengaku lateral berupa shearwall diganti menjadi Shear Plate Shear Wall (SPSW). Analisis dilakukan dengan memasukan parameter tipikal pada dua sistem struktur menggunakan bantuan aplikasi 3D Etabs v.19. Evalusai hasil dilakukan terhadap karakteristik respon dinamik diantaranya modes struktur, gaya gempa dasar, perpindahan antar tingkat, serta overturning moment. Dari analisis diperoleh bahwa penggunaan SPSW dengan tebal plat 10mm mampu memberikan tingkat layan yang memadai setara dengan CSW ketebalan 250mm. Selain itu, sistem SPSW mampu menurunkan bobot struktur hingga 17.81%
PEMBUATAN AUTOMATIC TOOLS CHANGER FLUSH UNTUK MENURUNKAN CACAT PRODUK PADA MESIN CNC MILLING T. Wibowo , Yohanes; Amanullah, Faisal; AT Manurung, Vuko
Technologic Vol 13 No 2 (2022): Thirteenth Volume of the Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v13i2.413

Abstract

Kualitas, biaya dan pengiriman merupakan obyektif perusahaan yang sudah jamak. Kualitas menghubungkan perusahaan dengan pelaku bisnis untuk mendukung berjalannya aktivitas di dunia manufaktur. Salah satu cacat produk adalah cacat oversize. Cacat ini merupakan ketidaksesuaian produk yang terjadi akibat ukuran yang tidak sesuai dengan standar. Akurasi ukuran dipengaruhi oleh berbagai hal, baik yang berkaitan langsung dengan proses permesinan maupun hal-hal yang tidak langsung. Dalam sebuah studi, didapatkan data bahwa hasil permesinan Cover R K45G mengalami cacat oversize dengan rerata sebesar 3.56% dari total produksi. Angka tersebut dua kali lipat dari ambang batas cacat oversize yang diijinkan. Dengan menggunakan pendekatan akar masalah yaitu 5 why analysis, dilakukanlah studi lanjut untuk penanganan masalah yang ada. Studi lapangan menunjukkan adanya scrap yang menempel pada tools magazine, yang menyebabkan ketidakcentrisan alat potong dengan spindle, dan lebih lanjut berdampak pada tidak tercapainya ukuran yang disyaratkan. Scrap tersebut menempel karena tidak optimalnya proses pembersihan yang dilakukan oleh mekanisme pembersihan yang ada. Dengan pembuatan automatic tools changer flush, scrab yang menempel dapat diminimalisir. Dengan metode pembersihan yang baru, cacat oversize turun menjadi 0.05%. Selain dampak pada aspek kualitas, potensi biaya untuk proses pengerjaan ulang atau pembuatan kembali produk dapat diminimalisir. Perbaikan aspek kualitas, penurunan biaya dan penurunan waktu proses tercapai melalui implementasi pembuatan alat ini.
DESIGN OF WIRELESS CONTROL SYSTEMS AND NAVIGATION SYSTEMS ON THE AUTONOMOUS VEHICLES AT HEAVY EQUIPMENT COMPANY Suprapto, Heru; Nur Fauzi, Iqbal; Ardi, Syahril; Ponco, Agus
Technologic Vol 13 No 2 (2022): Thirteenth Volume of the Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v13i2.414

Abstract

In this paper, the research development of the Autonomous Vehicle Prototype project has been carried out. The research was carried out on a golf cart (buggy) by designing wireless control and navigation systems. Designing a wireless control system on a golf cart aims to control the drive systems, steer systems, and brake systems. Furthermore, this system can be controlled electrically wirelessly through a Joystick Radio Controller, so that the golf cart can move forward, reverse, turn right and turn left. The navigation system aims to enable golf carts to track from point A to point B by using several sensors, including the GPS (Global Positioning System) sensor. GPS is used for tracking position on the golf cart, IMU (Inertia Measurement Unit) as a measure of the golf cart heading degree, LIDAR (Light Distance and Ranging) is used to detect distance and avoid obstacles, and Hall Effect Sensor as a speed sensor. The integration of the sensor and actuator systems is carried out using an Arduino Mega 2560 type microcontroller. Next, the movement from point A to point B is carried out autonomously. The final result of this research is that the GPS sensor can detect a track distance of 68.8 m with a minimum accuracy of 3 m and a resolution of 1 m. The IMU sensor can detect headings of 90o with 2o accuracy and 1o resolution. The LIDAR sensor can detect obstacles at a distance of 0 m – 4 m, and the Hall Effect sensor can detect the RPM of the car at a speed of 5 km/h. Golf cart control can be done wirelessly and automatically on the navigation system from point A to point B by avoiding obstacles.
IMPLEMENTASI DMAIC UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH PENUMPUKAN KERETA PRODUK REJECT PADA PROSES CRUSHING DI PT XYZ Kaswadi, Agung; Aris, Fransiskus; Arief Hidayat, Dimas
Technologic Vol 13 No 2 (2022): Thirteenth Volume of the Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v13i2.415

Abstract

Proses penanganan produk reject atau cacat hasil cetak injeksi plastik di PT XYZ merupakan bagian yang penting untuk menjaga siklus produksi di mesin cetak injeksi plastik berjalan lancar. Salah satu bagian tersebut adalah proses crushing produk menggunakan mesin crusher yang mempunyai daya 75 HP. Proses crusher diawali dengan produk not good (NG) yang masuk ke dalam good receipt (GR) atau not good (NG) yang didata dan dipilah oleh operator, kemudian disusun ke dalam antrian kereta NG dan selanjutnya akan diproses ke dalam mesin. Pada saat dalam antrian, waktu tunggu dari kereta terlalu lama yang menyebabkan penumpukan antrian karena tidak sesuai waktu proses crusher dengan waktu masuk produk NG. Pendekatan penyelesaian masalah tersebut untuk mendapatkan solusi menggunakan metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Dari hal tersebut, ditemukan bahwa penyebab proses crusher yang lama adalah tidak adanya alat angkut sehingga operator diharuskan naik turun tangga dan tidak adanya penyesuaian tempat pengambilan antrian kereta. Maka dari itu diperlukan suatu alat angkut yang dapat memasukkan produk NG ke dalam input mesin dan penyesuaian tempat pengambilan antrian kereta agar tidak terlalu jauh. Alat angkut yang akan digunakan ialah bucket conveyor yang dapat menampung produk-produk NG masuk ke dalam input mesin sejauh 3 meter. Alat angkut dituntut untuk dapat memasukkan produk NG ke dalam input mesin dimana mendapatkan 3 solusi awal yaitu penggunaan dari belt, belt & cleat, dan belt & bucket. Dengan adanya solusi tersebut dilakukan perbandingan dan mendapat solusi untuk penggunaan belt & bucket yang akan digerakkan oleh motor yang melalui gearbox reducer. Penambahan unit conveyor ini mampu memangkas waktu siklus proses crushing dari 1621,5 detik menjadi 832,5 detik.
PEMBUATAN ALAT BANTU PEMESINAN UNTUK MEMPERCEPAT PROSES PENGHALUSAN RIB MODEL X PADA LINI PEMESINAN OUTER TUBE Syaifullah, Herry; Alfattah, Muhammad
Technologic Vol 14 No 1 (2023): Fourteenth Volume of The Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v14i1.416

Abstract

PT. Kayaba Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri otomotif khususnya di bidang shock absorber yang salah satu produknya yaitu outer tube. Pada proses pembuatan produk outer tube perlu dilakukan penghalusan rib, karena di bagian rib inilah terdapat runner dan gate tempat jalur masuknya cairan alumunium pada proses pencetakan pengecoran. Di dalam proses penghalusan rib ini sering terjadi cacat gelombang, dan untuk meratakannya perlu proses tambahan yaitu proses sanding dan buffing dengan waktu yang lama dan dilakukan secara manual oleh operator. Untuk mempercepat proses penghalusan rib, perlu dibuat alat bantu pemesinan rib. Metode perancangan alat bantu menggunakan design thinking yang meliputi empathize, define, ideate, prototype dan test. Setelah dibuat dan diuji coba, alat bantu tersebut efektif untuk mempercepat proses penghalusan rib dan juga dapat mengurangi cacat gelombang rib dari 9,5% menjadi 1,85% dan juga bisa mengurangi lini proses, yang sebelumnya 2 proses yaitu sanding dan buffing, menjadi 1 proses yaitu proses pemesinan rib.
RANCANG BANGUN ALAT BANTU PEMASANGAN SPRING PISTON BRAKE NO 1 PADA AUTOMATIC TRANSAXLE DENGAN METODE PERANCANGAN FRENCH Brian Kristianto, Stevanus; P. Agung Purwoko, Yohanes; Edi Widyartono, Andreas
Technologic Vol 14 No 1 (2023): Fourteenth Volume of The Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v14i1.417

Abstract

 Penggunaan mobil dengan transmisi otomatis terus meningkat di Indonesia, di mana bisa dilihat hampir semua brand mengeluarkan tipe transmisi otomatis di setiap variannya. Kebutuhan akan perawatan dan perbaikan pada transmisi otomatis juga meningkat, seperti penggantian oli transmisi, penggantian komponen dan juga overhaul transmisi otomatis tersebut. Pada saat melakukan overhaul transmisi otomatis terdapat kendala dimana terdapat kecacatan komponen yaitu pada spring piston brake no 1 dikarenakan pemasangan komponen tersebut dilakukan dengan menggunakan obeng. Selain itu diperlukan waktu yang lama serta manpower lebih dari 1 untuk memasang komponen tersebut. Berdasarkan masalah tersebut penulis merancang special service tool atau alat bantu untuk membantu proses pemasangan spring piston brake no 1 tersebut. Pertama penulis akan mengumpulkan data lapangan melalui observasi langsung dan melakukan pengukuran, kemudian data data tersebut diolah menjadi sebuah rancangan desain dengan menggunakan metode French yang kemudian desain tersebut digunakan untuk membuat alat melalui proses machining. Hasil yang didapat dari penggunaan alat bantu untuk membantu pemasangan spring piston brake no 1 adalah penurunan waktu pemasangan 87,91% dari 48 menit menjadi 5 menit 48 detik, serta proses pemasangan hanya membutuhkan 1 manpower dan tidak terdapat kerusakan komponen spring piston brake no 1 selama pemasangan.
MENURUNKAN WAKTU PADA PROSES PENGISIAN GREASE BEARING RODA UNIT QUESTER SAAT SERVICE REM DI BENGKEL UD TRUCKS ABC P. Agung Purwoko, Yohanes; Aprilus Alfando, Yohanes; FKP Tarigan, Elroy
Technologic Vol 14 No 1 (2023): Fourteenth Volume of The Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v14i1.418

Abstract

Bengkel UD Trucks Cabang ABC merupakan sebuah perusahaan dibidang otomotif yang melayani penjualan, perawatan dan perbaikan dan penjualan part kendaraan, improvement pada semua bidang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan. Salah satu improvement yang mampu meningkatkan kepuasan pelanggan adalah dengan menyerahkan kendaraan setelah servis tepat waktu sesuai estimasi pengerjaan (flate rate) yang telah ditentukan. permasalahan pada bengkel yang perlu diatasi guna meningkatkan kepuasan pelanggan kepada bengkel yaitu lamanya proses pengisian Grease ke bearing roda unit Quester, lamanya proses pengambilan oli mesin dan lamanya proses pemasangan kampas kopling. permasalahan dominan yaitu Lamanya proses pengisan Grease ke bearing roda unit Quester. metode yang digunakan penulis adalah fishbone. Akar permasalahan yang ada adalah belum ada alat khusus, kemampuan antar mekanik yang berbeda-beda dan tidak ada SOP. permasalahan lamanya proses pengisian Grease ke bearing roda unit Quester dapat diselesaikan dengan membuat Special Tools Pengisian grease bearing roda, membuat SOP (Standard Operational Procedure) dan sosialisasi penggunaan Special tools. Target lead time service rem adalah 1 jam 18 menit 51 detik, berhasil diturunkan dari 1 jam 27 menit 51 detik.
SISTEM ANDON UNTUK MEMANTAU PEMAKAIAN CUTTING TOOL BERBASIS INTERNET OF THINGS PADA LINI PRODUKSI DI PT ABCD Setiyadi, Surawan; Suprapto, Heru; Alvian, Dimas
Technologic Vol 14 No 1 (2023): Fourteenth Volume of The Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v14i1.419

Abstract

Produk yang dihasilkan oleh PT ABCD sangat beragam salah satunya adalah inner tube. Part tersebut diproduksi dalam satu lini produksi dengan memakai 5 mesin yang menggunakan banyak jenis cutting tool. Operator yang mengawasi proses produksi di seluruh mesin pada lini tersebut hanya satu orang dan operator tersebut juga memeriksa hasil dari proses pemesinan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan cutting tool tidak diperhatikan dengan baik. Selain itu penggantian cutting tool menunggu kondisi abnormal pada hasil produk yang telah diproses. Sehingga dapat terjadi reject part yang seharusnya dapat dikurangi. Sistem Andon pemantauan pemakaian cutting tool berbasis IoT ini berfungsi untuk memantau cutting tool dan menyampaikan informasi kondisi abnormal cutting tool secara cepat dan tepat. Selain itu mempunyai fungsi untuk mempermudah analisa kualitas cutting tool dengan data penghitung yang disajikan di aplikasi web. Didukung dengan sistem IoT yang dapat menyampaikan informasi dengan lebih cepat dan dapat dilakukan dari jarak jauh bahkan dapat memberikan informasi melalui pesan Whatsapp. Dengan demikian dapat meminimalkan reject parts yang disebabkan oleh cutting tool dan membantu proses analisa dari kualitas cutting tool yang digunakan.
MENGURANGI WAKTU PROSES DI STASIUN KERJA MANUAL INSERT DENGAN PERBAIKAN SISTEM KERJA PADA LINE SMT DI PT. A Yuselin, Nensi; Lefi Dzulqarnain, Dimas
Technologic Vol 14 No 1 (2023): Fourteenth Volume of The Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v14i1.420

Abstract

Berdasarkan laporan produksi ketercapaian target produksi hanya di dapatkan di bulan Januari. Pengamatan langsung yang dilakukan oleh penulis terhadap proses kerja di line SMT menunjukkan bahwa stasiun kerja manual insert telah mengalami kenaikan Cycle time yang melebihi Takt Time sebesar 4,37%. Cycle time yang melebihi Takt Time mengindikasikan adanya kesalahan pada proses manual insert , sehingga menghasilkan waktu berproses yang tidak standar. Dengan melakukan analisis elemen kerja pada proses kerja operator manual insert , didapatkan penyebab masalah yang muncul secara kontinyu, yaitu proses screwing dengan waktu baku 15,86 detik, dan permasalahan periodik, yaitu proses pembuangan sampah yang menyita waktu baku 9,68 detik. Permasalahan tersebut disebabkan oleh adanya jarak tempuh proses dan gerakan- gerakan operator yang tidak bernilai tambah. Dari masalah yang ada, dibuatlah perbaikan dengan menganalisa sistem kerja dan studi gerakan lalu mengubah tata letak screwdriver dengan anthropometri dan tata letak tempat sampah guna mengurangi waktu gerakan-gerakan yang tidak bernilai tambah dan jarak yang terdapat pada proses kerja manual insert . Waktu baku setelah perbaikan mengalami penurunan sebesar 12.56%. Dengan turunnya waktu baku melalui perbaikan , waktu proses manual insert tidak melebihi Takt Time. Dan target produksi dapat tercapai hingga 100%.