cover
Contact Name
JIM Sendratasik
Contact Email
jimpa90@usk.ac.id
Phone
+6285362345322
Journal Mail Official
taufik@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Chik Pante Kulu No.1 Kopelma Darussalam, 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JIM Sendratasik
ISSN : -     EISSN : 26202964     DOI : https://doi.org/10.24815/sendratasik.v10i1.35386
JURNAL ILMIAH MAHASISWA (JIM) SENDRATASIK Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Sendratasik adalah karya tulis ilmiah mahasiswa Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang merupakan hasil penelitian skripsi. Jurnal ini berisi tentang kajian di bidang seni, baik seni drama, Tari, musik dan rupa sera pendidikan seni. Artikel ini dibimbing oleh pembimbing satu dan pembimbing dua sehingga menghasilkan artikel yang memenuhi kriteria untuk diterbitkan. Jurnal ini secara spesifik berfokus pada kajian pendidikan seni dan budaya yang mengintegrasikan dan mengembangkan kearifan lokal. Kami mendorong penelitian yang menggali nilai-nilai budaya tradisional, pengetahuan lokal, dan praktik seni adiluhung sebagai sumber inspirasi dan materi pembelajaran.
Articles 278 Documents
KAJIAN KOREOGRAFI TARI SILAT GELOMBANG DI PERGURUAN PORSIAK KUBU KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT Faradina, Fani; Supadmi, Tri; Zuriana, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i1.22592

Abstract

AbstrakPenelitian ini berjudul Kajian Koreografi Tari Silat Gelombang di Perguruan Porsiak Kubu Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Kajian Koreografi Tari Silat Gelombang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Kajian Koreografi Tari Silat Gelombang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, subjek dalam penelitian adalah koreografi serta pelatih Tari Silat Gelombang, dan objek penelitian ini adalah Tari Silat Gelombang. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, memaparkan data empirik dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tari Silat Gelombang merupakan tari tradisi yang diciptakan oleh tujuh pendekar silat minang, gerak dari tari ini merupakan gerak murni yang memiliki makna tersendiri, Namun penciptaan tari Silat Gelombang hanya melalui tahap eksplorasi saja dikarenakan gerak pada tari ini merupakan gerak dasar pencak silat yang dimodifikasikan dengan gerakan turun naik gelombang laut. Silat Gelombang ini memiliki 8 tahapan gerak yaitu gerak salam, sampok atas, sampok bawah, sampok tempat, gelombang, sampok kosong, sampok bawah, dan gerak salam penutup, tari Silat Gelombang juga memiliki pola lantai dalam pertunjukannya dan ruang tari ini ditarikan di tempat yang luas seperti lapangan. Silat Gelombang diiringi oleh musik Seurune Kalee. Tata busana tari Silat Gelombang menggunakan pakaian Pencak Silat, songket khas Aceh serta memakai tengkulok di kepala. Tata rias tari Silat Gelombang tidak menggunakan make-up, namun bisa disesuaikan saat pertunjukan dilakukan.Kata Kunci: Kajian Koreografi, Tari, Silat Gelombang
NOTASI TARI BUNGONG PALA DI SANGGAR BUNGONG PALA MEULIGO SELATAN KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN Hilza, Widya; Supadmi, Tri; Ismawan, Ismawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 4 (2021): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i4.22588

Abstract

ABSTRAKPenelitian tentang Notasi Tari Bungong Pala di Sanggar Bungong Pala Meuligo Selatan Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, yang bertujuan untuk mendeskripsikan Notasi Laban sebagai sarana pemahaman gerak tari Bungong Pala di sanggar Bungong Pala Meuligo Selatan Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara mendalam tentang tari Bungong Pala di sanggar Bungong Pala meuligo selatan. Subjek penelitian ini adalah pemimpin sanggar beserta penari pertama sanggar Bungong Pala meuligo selatan, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah tari Bungong Pala. Data yang diperoleh dengan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis yang digunakan adalah dengan mereduksi data terlebih dahulu kemudian menyajikannya dalam bentuk uraian singkat dan akhirnya dilakukan penarikan kesimpulan penarikan kesimpulan, untuk mengetahui keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Bungong Pala ini biasanya didominasi oleh gerakan murni dan gerak maknawi. Dengan menggunakan gerak tangan, kaki, kepala beserta badan dan jari-jari penari. Dalam bentuk pencatatan Notasi Laban tari Bungong Pala, penari melakukan beberapa gerak pengulangan pada ragam yang berbeda. Tari Bungong Pala di sanggar Bungong Pala Meuligo Selatan ini memiliki 27 ragam.Kata kunci: Tari Bungong Pala, Notasi Laban
KEBERADAAN TARI RESAM BERUME DI SANGGAR 1001 KABUPATEN ACEH TENGAH Elviana, Latifah; Ismawan, Ismawan; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 4 (2021): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i4.22585

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Keberadaan Tari Resam Berume di Sanggar 1001 Kabupaten Aceh Tengah Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah keberadaan tari Resam Berume di sanggar 1001 Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Keberadaan Tari Resam Berume di Sanggar 1001 Kabupaten Aceh Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah pendiri sanggar 1001 Kabupaten Aceh Tengah. yang menjadi objek penelitian yaitu keberadaan tari Resam Berume di Sanggar 1001 Kabupaten Aceh Tengah. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai hal yang diteliti, peneliti menggunakan metode wawancara untuk menggali keterangan yang lebih mendalam, dan dokumentasi yang dilakukan dengan cara menyelidiki benda-benda atau mengumpulkan gambar-gambar untuk membantu peneliti dalam menyelesaikan penelitian ini. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Tari Resam Berume menggambarkan bagaimana kebiasaan berume (bersawah) di Gayo, dimulai dengan mujelbang (mencangkul), dan diakhiri dengan mungamul (mengumpulkan padi) ke dalam karung untuk dibawa pulang. Tari Resam Berume ini bermula dari pengembangan tari kesek-kesek ui yang diciptakan oleh Syaifuddin Qadir. kesek-kesek ui pernah dikolaborasikan dengan berbagai tarian dari Aceh seperti Top Pade, dan Tarek Pukat. Dengan demikian tarian tersebut diberi nama Tari puncak utama yang mewakili daerah Aceh pada pembukaan konversi Asia Afrika pertama pada tahun 1955 di Bandung.Kata Kunci: keberadaan, tari Resam Berume
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN SENI BUDAYA PADA MASA COVID 19 DI SMP FATIH BILINGUAL SCHOOL PUTRI BANDA ACEH Ulya, Raysa Hiyal; Ismawan, Ismawan; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 4 (2021): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i4.22586

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Efektivitas Pembelajaran Seni Budaya pada Masa Covid 19 di SMP Fatih Bilingual School Putri Banda Aceh. Dengan rumusan masalah bagaimana efektivitas alokasi waktu pembelajaran seni budaya di SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama) SMP Teuku Nyak Arief Fatih Bilingual School Banda Aceh. Bertujuan untuk mengetahui efektivitas alokasi waktu pembelajaran seni budaya pada masa Covid 19 di SPK SMP Fatih Bilingual School Banda Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya adalah penelitian deskriptif. Adapun lokasi penelitian ini adalah SPK SMP Teuku Nyak Arief Fatih Bilingal School Banda Aceh. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Art dan peserta didik kelas VIII-A SPK SMP Teuku Nyak Arief Fatih Bilingual School Banda Aceh, dan objek dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas pembelajaran seni budaya pada masa Covid 19 di SPK SMP Teuku Nyak Arief Fatih Bilingual School Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi non partisipan, angket, dan wawancara. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alokasi waktu tidak memenuhi standar pembelajaran seni. Sehingga menjadi tidak efektif. Hal ini menyebabkan guru tidak bisa melaksanakan pembelajaran secara utuh, akan tetapi batas ketuntasan minimal (KKM) bisa dicapai.Kata Kunci: Efektivitas, Pembelajaran, Seni Budaya.
MINAT DAN BAKAT SISWA SMP N 17 BANDA ACEH TERHADAP SENI TEATER PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA Sarfiati, Sarfiati; Selian, Rida Safuan; Zuriana, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 4 (2021): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i4.22587

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul minat dan bakat siswa SMP N 17 Banda Aceh terhadap seni teater pada mata pelajaran Seni Budaya penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil persentase minat dan bakat siswa SMP N 17 Banda Aceh terhadap seni Teater pada mata pelajaran Seni Budaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 17 Banda Aceh tahun ajaran 2020/2021 terdiri atas satu kelas yang berjumlah 32 orang siswa. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan lembar kuesioner. Sampel penelitian berbentuk purposive sampling diambil dari siswa kelas VII-1 yang diajarkan dengan pembelajaran Seni Budaya khusus Seni Teater. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan minat dan bakat siswa SMP N 17 Banda Aceh tersebut ditinjau dari lembar observasi dan lembar kuesioner. Berdasarkan hasil data penelitian maka diperoleh minat dan bakat siswa SMP N 17 Banda Aceh terhadap seni Teater pada mata pelajaran Seni Budaya bahwa sebanyak 34.38% siswa yang berminat pada seni teater pada mata pelajaran Seni Budaya dan 25% siswa memang berbakat di bidang seni teater sedangkan 40,63% siswa lainnya tidak berbakat dan tidak berminat pada seni Teater pada mata pelajaran Seni Budaya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa jumlah siswa yang berbakat dan berminat pada Seni teater lebih sedikit dibandingkan siswa yang tidak berminat dan bakat.Kata Kunci: minat, bakat, seni teater, seni budaya.
ENKULTURASI TARI MELAYU DI SANGGAR BUDAYA ACEH NUSANTARA (BUANA) KOTA BANDA ACEH Rahmina, Ayu; Ismawan, Ismawan; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 4 (2021): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i4.22583

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Enkulturasi tari melayu di sanggar Budaya Aceh Nusantara kota Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah proses enkulturasi tari melayu di sanggar Budaya Aceh Nusantara (Buana) kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses enkulturasi tari melayu di sanggar Budaya Aceh Nusantara (Buana) kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah penari dan koreografer/pendiri sanggar Budaya Aceh Nusantara. Objek dalam penelitian ini adalah tari melayu yang berjudul tari zapin pekajang. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses pembelajarannya, metode yang digunakan sebagaimana yang biasa dilakukan dalam mempelajari gerak dalam tari, dalam hal ini mengunakan hitungan di setiap langkah atau pergerakan tangan, namun pada prakteknya ada dua orang peraga tari, satu penari pria dan satu penari wanita yang dipandu oleh koreografer yang memberi intruksi. Proses ini dilakukan secara bertahap dengan lebih dahulu di praktekkan oleh peraga tari yang diarahkan oleh koreografer dan kemudian barulah mengikuti langkah demi langkah sesuai intruksinya. Dalam pengenalan tari melayu kepada anggota sanggar hampir sama sebagaimana yang di terima dari proses awal pembelajarannya, namun dalam hal ini yang dilakukan lebih kepada karakter tari-tari melayu yang ada di nusantara, seperti tari melayu yang ada di Aceh Tamiang, Deli, Riau, Palembang dan lainnya. Proses tahapan yang dilakukan untuk memudahkan peserta didik, yang dilakukan pertama kali adalah pengenalan karakter tubuh (sebagaimana proses pembelajaran awal) dan pembagian azas atau ragam gerak dalam setiap tari yang dipelajari.Kata Kunci: Enkulturasi, Tari Melayu, Zapin Pekajang
ANALISIS STILASI DALAM PROSES PEMBUATAN RANUP HIAS ACEH YANG DITINJAU DARI PRINSIP-PRINSIP DESAIN MASTURA, FADHILA; Palawi, Ari; Ismawan, Ismawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 4 (2021): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i4.22584

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul Analisis Stilasi dalam Proses Pembuatan Ranup Hias Aceh yang ditinjau dari prinsip-prinsip desain, ini mengangkat masalah bagaimana teknik stilasi dalam proses pembuatan Ranup Hias Aceh yang ditinjau dari prinsip-prinsip desain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan stilasi dalam proses pembuatan Ranup hias Aceh mulai dari bentuk hasil stilasi Ranup hias, proses stilasi Ranup hias, alat dan bahan yang digunakan, pengolahan bahan serta penerapan prinsip-prinsip desain. Sumber data dalam penelitian ini adalah pembuat Ranup hias di Desa Keude Lapang dan di Desa Blang Me. Pendekatan yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian ini menggunakan jenis deskriptif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Aceh Jeumpa (Bireuen), tepatnya di Desa Keude Lapang dan Desa Blang Me. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa telah terjadi perkembangan pada bentuk dan teknik pembuatan Ranup hias di daerah Bireuen. Bentuk kreasi baru Ranup hias yang dihasilkan menggunakan teknik stilasi dengan metode pembentukan distorsi, deformasi dan transformasi. Bentuk-bentuk yang menjadi acuan adalah bentuk Burung Merak, Buah Nenas, Kupiyah Meuketop, Pinto Aceh dan Bungoeng Jeumpa. Pada proses pembuatannya, pembuat Ranup hias di Desa Keude Lapang dan pembuat Ranup hias di Desa Blang Me memiliki tahapan yang sama, yang membedakan adalah tingkat kreatifitas yang dimiliki oleh setiap pembuat Ranup hias. Perbedaan ini sangat berpengaruh pada hasil akhir yang dihasilkan. Sehingga setiap Ranup hias yang dihasilkan memiliki nilai estetika dan gaya artistik yang berbeda. Prinsip desain dalam teknik stilasi Ranup hias terdiri atas kesatuan, proporsi, keseimbangan, pengulangan, irama, dominan dan aksen.Kata Kunci: Stilasi, Ranup, Distorsi, Deformasi, Tranformasi.
CANANG KAYU DALAM TARI DAMPENG Alfadla, Tio Zikri; Syai, Ahmad; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i3.22580

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Peran Canang Kayu dalam Tari Dampeng mengangkat masalah tentang peran canang kayu dalam tari Dampeng dan pola ritme Canang kayu dalam tari Dampeng di Kabupaten Aceh Singkil. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran Canang kayu dalam tari Dampeng dan pola ritme Canang kayu dalam tari Dampeng di Kabupaten Aceh Singkil. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah pelaku seni yang berkecimpung sejak lama dalam permainan alat musik Canang kayu di Aceh Singkil yaitu Rafliansyah dan Isfandi. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik induktif meliputi tiga langkah; reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peranan Canang kayu dalam tari Dampeng sangatlah penting karena canang kayu dan tari Dampeng pada dasarnya tidak dapat dipisahkan sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh dan juga Canang kayu adalah sebagai warna musik dalam tarian Dampeng. Pola ritme Canang Kayu menggunakan ritme 4/4. Pola Ritme ini kemudian, dimasukkan syair- syair pada bagian awal sampai akhir pola ritme Canang kayu agar penari dapat mengikuti ketukan dari canang kayu itu sendiri. Canang kayu sangat monoton apabila karya pola permainan Canang kayu hanya berpatokan pada dua pola saja. Tetapi permainan Canang kayu yang dimainkan harus memiliki karakter keras dan lembut pada pukulan Canang kayu agar suara yang dihasilkan menjadi lebih indah dan menarik dari dua pola, sehingga hasilnya akan menjadi indah dan dapat diikuti oleh para penari tari Dampeng.Kata kunci: Canang Kayu, Peran, Pola.
BENTUK PENYAJIAN TARI KEMEURUI PADE PADA SANGGAR LAM PEUNANGKE KABUPATEN ACEH UTARA Agustin, Titin Lida; Supadmi, Tri; Selian, Rida Safuan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i3.22581

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Bentuk penyajian tari Kemeurui Pade pada sanggar Lam Peungke Kabupaten Aceh Utara adapun yang menjadi masalah pada penelitian ini adalah Bagaimanakah bentuk penyajian tari Kemeurui Pade pada sanggar Lam Peunangke Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan bentuk penyajian tari Kemeurui Pade di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang diperoleh menggunakan teknik observasi secara langsung, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Sumber data dalam penelitian ini adalah Sanggar Lam Peunangke Desa Cot Kumbang Kecamatan Baktia Kabupaten Aceh Utara dan Sanggar Lam Peunangke Desa Cot Kumbang Kecamatan Batia Kabupaten Aceh Utara. hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajiannya. Di Sanggar Lam Peunangke, mengungkapkan ciri spesifik bentuk penyajian tari Kemeurui Pade pada sanggar Lam Peunangke yang diciptakan oleh Diniah pada tahun 2008, serta nama tarian ini diciptakan oleh Diniah pada tahun 2008. Tari Kemeurui Pade ditarikan oleh 6-8 penari. Tari Kemeurui Pade memiliki 6 ragam gerak dengan pengulangan gerak yang sama. Dan diiringi dengan alat musik Rebana dan Biola dengan mengunakan tampi sebagai properti tari. Tata rias yang digunakan adalah rias cantik, serta tata busana adat Aceh. Tari ini dipentaskan di ruang terbuka dan juga di ruang tertutup. Kata kunci: Bentuk Penyajian, tari Kemeurui Pade
NOTASI LABAN TARI HASYEM MEULANGKAH DI DESA KUTA MAKMUR KECAMATAN JEUMPA KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Rahmi, Ziyatur; Supadmi, Tri; Zuriana, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 6, No 3 (2021): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v6i3.22582

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul, Notasi Laban Tari Hasyem Meulangkah di Desa Kuta Makmur Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya ini mengangkat masalah bagaimana bentuk notasi laban tari Hasyem Meulangkah di Desa Kuta Makmur Kecamatan Jumpa Kabupaten Aceh Barat Daya, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gerak tari dalam bentuk notasi laban tari Hasyem Meulangkah di Desa Kuta Makmur Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat Daya. Subjek penelitian adalah ketua sanggar Burak Seumama di Desa Kuta Makmur sedangkan objek penelitian adalah tari Hasyem Meulangkah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang dapat menjelaskan tari Hasyem Meulangkah secara mendalam. Pengumpulan data didasarkan pada observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data yang digunakan dengan mereduksi data terlebih dahulu selanjutnya menyajikan data tersebut berupa pendeskripsian singkat dan jelas yang kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Hasyem Meulangkah memiliki 4 ragam gerak yang berbeda dengan gerakan-gerakan sederhana dan serempak seirama dengan syair yang dinyanyikan oleh syahi serta memiliki banyak pengulangan gerakan di setiap ragamnya. Pada notasi laban Hasyem Meulangkah gerak dalam tarian ini didominasi oleh gerakan tangan dan langkah kaki penari seperti gerakan kaki berjalan ke kiri dan ke kanan diikuti dengan gerakan menepuk tangan atau mengayun tangan.Kata kunci: Tari Hasyem Meulangkah, Notasi Laban

Page 9 of 28 | Total Record : 278