cover
Contact Name
JIM Sendratasik
Contact Email
jimpa90@usk.ac.id
Phone
+6285362345322
Journal Mail Official
taufik@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Chik Pante Kulu No.1 Kopelma Darussalam, 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JIM Sendratasik
ISSN : -     EISSN : 26202964     DOI : https://doi.org/10.24815/sendratasik.v10i1.35386
JURNAL ILMIAH MAHASISWA (JIM) SENDRATASIK Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Sendratasik adalah karya tulis ilmiah mahasiswa Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang merupakan hasil penelitian skripsi. Jurnal ini berisi tentang kajian di bidang seni, baik seni drama, Tari, musik dan rupa sera pendidikan seni. Artikel ini dibimbing oleh pembimbing satu dan pembimbing dua sehingga menghasilkan artikel yang memenuhi kriteria untuk diterbitkan. Jurnal ini secara spesifik berfokus pada kajian pendidikan seni dan budaya yang mengintegrasikan dan mengembangkan kearifan lokal. Kami mendorong penelitian yang menggali nilai-nilai budaya tradisional, pengetahuan lokal, dan praktik seni adiluhung sebagai sumber inspirasi dan materi pembelajaran.
Articles 278 Documents
REKONSTRUKSI SENDRATARI ANDE-ANDE LUMUT DI DESA BUMI AYU KABUPATEN BENER MERIAH Aziz, Ekza Fahira; Supadmi, Tri; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.23609

Abstract

Penelitian ini berjudul, Rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana rekonstruksi bentuk Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperkenalkan kembali hasil dari rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seniman dan penari yang pernah menarikan Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu, sedangkan objek dari penelitian ini adalah Sendratari Ande-ande Lumut dari Desa Bumi Ayu. Lokasi penelitian yang dilakukan berada di Desa Bumi Ayu. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan Sendratari Ande-ande Lumut adalah tari hiburan yang merupakan salah satu kesenian daerah dari Desa Bumi Ayu dan dikenal sejak tahun 1958. Proses rekonstruksi berawal dari proses penggalian, proses latihan, hingga proses pertunjukan. Poin proses penggalian yaitu terdapat penggalian sejarah, tema, naskah, gerak, pola lantai, musik, tata rias dan busana. Proses latihan terdiri dari eksplorasi, improvisasi, komposisi,dan evaluasi dan berakhir pada hasil pertunjukan. Hasil pertunjukan mencakup seluruh isi termasuk elemen-elemen dalam koreografi yang berkaitan dengan proses rekonstruksi. Elemen-elemen tersebut berupa tema, naskah, judul, mode penyajian, tata panggung, tata lighting, musik iringan, tipe tari, tata rias dan kostum, pola lantai, dan properti.
ANALISIS TARI LIKOK PULO DI SANGGAR SENI SEULAWEUT UIN AR-RANIRY Putri, Arinil Khaderi; Supadmi, Tri; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.23446

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Struktur Tari Likok Pulo di Sanggar Seni Seulaweut UIN Ar-Raniry. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana struktur gerak tari Likok Pulo dan bagaimana elemen-elemen gerak tari Likok Pulo di Sanggar Seni Seulaweut UIN Ar-Raniry. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Ketua Sanggar Seni Seulaweut yang mencakup sebagai penari Likok Pulo di Sanggar Seni Seulaweut sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah tari Likok Pulo. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu mereduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur gerak tari Likok Pulo dapat ditinjau dari dua aspek yaitu tari Likok Pulo berdasarkan unsur sikap dan unsur gerak terhadap elemen-elemen gerak yaitu pada bagian kepala mempunyai 4 unsur sikap dan 8 unsur gerak, bagian badan mempunyai 6 unsur sikap dan 4 unsur gerak, bagian tangan mempunyai 5 unsur sikap dan 29 unsur gerak, bagian kaki mempunyai 4 unsur sikap dan 4 unsur gerak. Pada analisis struktur gerak tari Likok Pulo terdapat Tata Hubungan Hierarkis Gramatikal yang memperoleh 8 gugus gerak, 8 kalimat gerak, 69 frase gerak dan 379 motif gerak dan Tata Hubungan Paradigmatis yang terdapat pada gugus ke 3 dan pada gugus ke 5.
PROSES KREATIF PENCIPTAAN TARI AER ULAK KARYA REZKY KURNIA PUTRI Noviati, Tia; Palawi, Ari; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 4 (2022): NOVEMBBER
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i4.23445

Abstract

Tari Aer Ulak ini terinspirasi dari sebuah tradisi zaman dahulu yang telah punah. Karya tari ini diciptakan oleh Rezky Kurnia Putri pada tahun 2018. Rezky Kurnia Putri mengangkat sebuah garapan tari dengan tema tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses kreatif penciptaan Tari Aer Ulak karya Rezky Kurnia Putri melalui tahap eksplorasi, improvisasi, evaluasi, dan komposisi. Objek penelitian ini adalah tari Aer Ulak yang dikaji dari proses kreatif yang meliputi elemen-elemen komposisi tari seperti tema, gerak, tata rias, tata busana, iringan, pola lantai, properti dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Tema Tari Aer Ulak pada awalnya yaitu berupa ritual yang menggambarkan tentang budaya yang menampilkan kembali budaya yang telah hilang dalam sebuah gerakan seni tari. Urutan gerak yang dilakukan dimulai dari salam pembuka, membawa perasap, ngerajah, mencak, menurunkan lancang serta menanti firasat. Tari ditampilkan dengan menggunakan properti sajen, memakai tata rias wajah yang tegas serta bernuansa seram, serta diiringin oleh keyboard, gendang melayu, biola,bamba, ketipung, dan akordion. Sumber data penelitian ini adalah Rezky Kurnia Putri, selaku koreografer atau pencipta Tari Aer Ulak. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan langkah reduksi data, penyajian data,dan menarik kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Oleh karena itu, didapatkan hasil penelitian berupa tahap-tahap yang dilakukan oleh Rezky dalam proses kreatif meliputi tahap eksplorasi, improvisasi, evaluasi, dan tahap komposisi yaitu proses penyusunan gerak yang telah didapatkan dari proses eksplorasi, improvisasi, dan evaluasi menjadi satu tarian yang utuh. Selain itu proses kreatif penciptaan Tari Aer Ulak juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti faktor lingkungan, sarana atau fasilitas, keterampilan atau skill, identitas atau gaya (style), originalitas atau keaslian,dan apresiasi atau penghargaan.
PROSES PEMBELAJARAN PADA KONSENTRASI DRAMA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI DRAMA, TARI DAN MUSIK FKIP USK Husna, Asmaul; Ismawan, Ismawan; Lindawati, lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i3.23429

Abstract

Penelitian ini berjudul Proses Pembelajaran pada Konsentrasi Drama Program Studi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik FKIP USK. Mengangkat masalah bagaimana proes pembelajaran pada konsentrasi drama khususnya pada mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI serta faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung pembelajaran pada mata kuliah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran pada mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung pembelajaran pada mata kuliah tersebut. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini ialah dosen yang mengampu pada konsentrasi drama dan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI. Objek pada penelitian ini adalah proses pembelajaran sub materi penulisan naskah dan teknik dasar pengambilan gambar pada mata kuliah Praktek Keterampian Seni VI. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembelajaram mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI berlangsung melalui beberapa bagian yaitu kegiatan awal dimana dosen melakukan evaluasi awal dan memberi appersepi kepada mahasiswa, kegiatan inti dosen menyampaikan materi dengan metode ceramah, demonstrasi dan latihan praktik serta menggunakan media visual dan audio visual, kegiatan penutup di mana dosen melakukan evaluasi akhir dan memberikan tugas kepada mahasiswa. Faktor yang menjadi pendukung proses pembelajaran mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI yaitu: pendidik, peserta didik, materi, bakat dan motivasi. Faktor yang menjadi penghambat proses pembelajaran mata kuliah Praktek Keterampilan Seni VI yaitu: Pendidik, peserta didik, materi dan sarana prasarana pembelajaran.
KONSEP PENYUTRADARAAN NASKAH AYAHKU PULANG KARYA USMAN ISMAIL YANG DISUTRADARAI OLEH BENI ARONA Mustafa, Azizah; Ramdiana, Ramdiana; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i3.23428

Abstract

Penelitian ini berjudul Konsep Penyutradaraan Naskah Ayahku Pulang Karya Usman Ismail yang disutradarai oleh Beni Arona. Rumusan penelitian ini bagaimana Konsep Penyutradaraan Naskah Ayahku Pulang Karya Usman Ismail yang disutradarai Oleh Beni Aron ? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Konsep Naskah Ayahku Pulang Karya Usman Ismail Yang Disutradarai Oleh Beni Arona. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini yaitu seorang sutradara muda Beni Arona dari komunitas Teater Muda Berkibar, sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu konsep penyutradraan dalam naskah Ayahku Pulang yang diikutsertakan dalam Festival Teater Se-Aceh.Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep penyutradaraan artistik yang digunakan oleh Beni Arona adalah panggung proscenium, propertie makanan khas Aceh, tata busana yang dipakai kemeja, kebaya, dan pakaian kurung, tata rias menggunakan tata rias karakter, musik yang digunakan musik rekaman, suara takbiran dan suara efek-efek, dan tata cahaya yang digunakan tata cahaya yang menggambarkan suasana. Sutradara Beni Arona memilih aktor/aktris yang sesuai dalam memerankan karakter yang cocok untuk aktor dan aktrisnya. Penggarapan ini sedikit diubah dari karya naskah asli Usman Ismail, adapun perubahan berupa, peranan, dan properties khas Jawa digantikan menjadi khas Aceh. Jumlah pemain di dalam naskah Ayahku Pulang karya Usman Ismail berjumlah 7 orang pemeran, sedangkan sutradara Beni Arona menggarap menjadi 5 orang pemeranan. Teater ini menceritakan tentang Ayah yang meninggalkan keluarganya dan kemudian ia kembali setelah 20 tahun.
RAGAM BENTUK SUNTNG DARA BAROE DI KOTA BANDA ACEH Novita, Dilla Tria; Sya'i, Ahmad; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i3.23427

Abstract

Penelitian ini berjudul Ragam Bentuk Suntng Dara Baroe di Kota Banda Aceh. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana ragam bentuk suntng dara baroe di Kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mendeskripsikan informasi tentang bagaimana ragam bentuk suntng dara baroe di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian berjumlah 3 orang, yaitu Mursyidah (Perias senior di Kota Banda Aceh), Khairunnisa (Pengurus museum Rumoh Aceh) dan Mukhirah (Dosen Tata Busana PKK FKIP Unsyiah). Sedangkan objek yang diteliti dalam penelitian ini yaitu ragam bentuk suntng dara baroe di kota Banda Aceh. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yaitu, reduksi data, menyajikan data dalam bentuk deskripsi dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa saat ini ragam suntng dara baroe di Kota Banda Aceh masih cukup terjaga keberadaannya. Adapun beberapa macam jenis suntng tersebut adalah Cucok Ok (Tusuk Sanggul), Culok Ok (Tusuk Sanggul), Culok Ok Ulat Sangkadu (Tusuk Sanggul Melingkar Seperti Ulat), Ceukam Sanggoy Bungong Keupula/ Bungong Tajok (Tusuk Sanggul Bunga Tanjung), Kembang Goyang, Ayeum Gumbak dan Preuk-preuk. Meskipun demikan, namun sebagian besar masyarakat lebih menyukai penggunaan suntng dara baroe hasil modifikasi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap ragam bentuk suntng asli yang sudah dipakemkan. Selain itu ditambah dengan adanya upaya pemodifikasian oleh para perias pengantin yang melebihi ketentuan sebesar 30% dalam menghasilkan bentuk suntng yang lebih indah untuk menarik perhatian masyarakat kepada jasa yang mereka punya.
KONSEP PENCIPTAAN KREATIVITAS IRAMA SYAIR DIDONG PADA GRUB BIAK CACAK DI ALUR GELE OLEH M DAUD KALAEMPAN Pahmi, Rizkan; Selian, Rida Safuan; Astuti, Yuli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i3.23426

Abstract

Penelitian ini berjudul Konsep Penciptaan Kreativitas Irama Syair Didong pada Grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana konsep penciptaan kreativitas irama syair didong pada grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan konsep penciptaan kreativitas irama syair didong pada grub Biak Cacak di Alur Gele oleh M Daud Kalaempan. Teori-teori yang digunakan dengan pendekatan konsep penciptaan karya seni, syair/lirik, nada/irama dan kreativitas serta teori didong. Subjek dalam penelitian ini adalah M Daud Kalaempan, sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu kreativitas irama syair didong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data diverifikasikan dengan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya dalam menciptakan irama syair didong M Daut Kalaempan mengggunakan dua cara yaitu karya yang lahir dari hati dan menggunakan teknik usih. Ide kreativitas irama syair yang diciptakan berasal dari alam, hewan dan manusia. Ide tersebut diantaranya tok ni imo (teriakan suara owa siamang/sejenis kera), tok ni korek (teriakan ayam), tok ni linieten (suara kayu yang berdempetan) dan tok ni solong (suara suling).
EKSISTENSI SENIMAN TUTUR MULYA BIJEH MATA DARI KABUPATEN BIREUEN Mustaqilla, Syarifah; Ismawan, Ismawan; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 3 (2022): AGUSTUS
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i3.23425

Abstract

Penelitian ini berjudul Eksistensi Seniman Tutur Mulya Bijeh Mata dari kabupaten Bireuen mengangkat masalah eksistensi seniman tutur Mulya Bijeh Mata dari kabupaten Bireuen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi seniman tutur Mulya Bijeh Mata dari kabupaten Bireuen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah seniman tutur Mulya Bijeh Mata, dokumentasi pertunjukan, dan hasil wawancara dengan narasumber. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mulya Bijeh Mata adalah seorang seniman tutur yang berasal dari kabupaten Bireuen. Mulya Bijeh Mata memulai karir pada tahun 2013 sampai sekarang ini. Awal mula Mulya menampilkan pertunjukan ketika beliau masih menjadi mahasiswa dan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di suatu daerah. Mulya sudah menampilkan pertunjukannya di tingkat daerah, nasional, dan internasional. Penampilan pertunjukan seni tutur yang sering dilakukan dalam acara upacara pernikahan, pekan kebudayaan, serta acara seremonial tertentu yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak lain. Tema tutur menyesuaikan dengan acara dimana pertunjukan dilakukan.
KONTEKS SOSIAL TARI HASYEM MEULANGKAH DALAM UPACARA MANOE PUCOK DI ACEH BARAT DAYA Ardiani, Nensy; Ramdiana, Ramdiana; Zuriana, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i2.22602

Abstract

ABSTRAK Penelitian berjudul Konteks Sosial Tari Hasyem Meulangkah dalam Upacara Manoe Pucok di Aceh Barat Daya mengangkat masalah bagaimanakah perubahan Konteks Sosial Tari Hasyem Meulangkah dalam Upacara Manoe Pucok di Aceh Barat Daya. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimanakah perubahan konteks sosial tari Hasyem Meulangkah dalam upacara Manoe Pucok di Aceh Barat Daya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dipergunakan untuk mendeskripsikan bagaimanakah perubahan konteks sosial tari Hasyem Meulangkah dalam upacara Manoe Pucok di Aceh Barat Daya. Narasumber dalam penelitian ini adalah Asyiah selaku staf majelis adat Aceh (MAA), syeh Salmi selaku syeh tari Hasyem Meulangkah sekaligus pembina grub tari di desa Bineh Krueng Kecamatan Tangan-Tangan Aceh Barat Daya, masyarakat dan para penari tari Hasyem Meulangkah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor perubahan tari Hasyem Meulangkah dapat disebabkan oleh 7 unsur budaya yang dianggap kultul dan universal yaitu Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (teknologi), mata pencarian hidup dan sistem ekonomi, sistem kemasyarakatan (organisasi sosial), bahasa (lisan atau tertulis), kesenian (seni rupa, seni musik, seni tari, dll), sistem pengetahuan, religi (kepercayaan). Tari Hasyem Meulangkah adalah tari yang dilaksanakan pada acara pesta perkawinan dan acara sunat rasul yaitu memandikan pengantin baru (Dara Baroe) dan Linto Baro (Linto Ubit) yang disunat rasulkan, yang pada intinya adalah tari Manoe Pucok. Penyebutan Hasyem Meulangkah dikarenakan dalam syair-syair nya menceritakan tentang hikayat Saidina Husein pergi berjihat ke medan perang. Fungsi tari Hasyem Meulangkah sebagai Ritual yaitu untuk mendapatkan keberkahan bagi Dara Baroe (pengantin baru) dan juga linto baroe yang disunat rasulkan untuk kemeriahan. Kata Kunci: kontek sosial, perubahan, fungsi, tari Hasyem Meulangkah,
BENTUK PENYAJIAN TARI KOLOSAL RATOH JAROE ASIAN GAMES 2018 Yuliza, Yuliza; Supadmi, Tri; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i2.22603

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul, Bentuk Penyajian Tari Ratoh Jaroe Asian Games 2018 ini mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian tari Ratoh Jaroe Asian Games 2018, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gerak, pola lantai, alat musik, syair, busana, tata rias, panggung dan lainnya yang berkaitan dengan Tari Ratoh Jaroe Asian Games 2018. Subjek penelitian adalah Yusri Saleh sedangkan objek penelitian adalah tari kolosal Ratoh Jaroe Asian Game 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dapat memaparkan Tari Ratoh Jaroe Asian Games 2018 secara mendalam. Pengumpulan data didasarkan pada observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data yang digunakan dengan mereduksi data terlebih dahulu selanjutnya menyajikan data tersebut yang kemudian dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Ratoh Jaroe Asian Games 2018 memiliki 10 ragam pola lantai yang sangat menarik yang ditonjolkan melalui perubahan warna baju. Busana yang digunakan adalah baju khas Aceh yang dimodifikasi Ratoh Jaroe, tidak hanya terdapat 1 warna saja, melainkan 5 lapis warna yang dipadukan dalam satu baju, warna-warna tersebut meliputi warna putih, merah, ungu, biru dan orange. Di dalam tari kolosal Ratoh Jaroe Asian Games 2018 ini didominasi oleh gerakan tangan dan dimainkan oleh penari perempuan dalam jumlah genap.Kata Kunci: bentuk penyajian, tari Ratoh Jaroe

Page 7 of 28 | Total Record : 278