cover
Contact Name
JIM Sendratasik
Contact Email
jimpa90@usk.ac.id
Phone
+6285362345322
Journal Mail Official
taufik@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Chik Pante Kulu No.1 Kopelma Darussalam, 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JIM Sendratasik
ISSN : -     EISSN : 26202964     DOI : https://doi.org/10.24815/sendratasik.v10i1.35386
JURNAL ILMIAH MAHASISWA (JIM) SENDRATASIK Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Sendratasik adalah karya tulis ilmiah mahasiswa Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala yang merupakan hasil penelitian skripsi. Jurnal ini berisi tentang kajian di bidang seni, baik seni drama, Tari, musik dan rupa sera pendidikan seni. Artikel ini dibimbing oleh pembimbing satu dan pembimbing dua sehingga menghasilkan artikel yang memenuhi kriteria untuk diterbitkan. Jurnal ini secara spesifik berfokus pada kajian pendidikan seni dan budaya yang mengintegrasikan dan mengembangkan kearifan lokal. Kami mendorong penelitian yang menggali nilai-nilai budaya tradisional, pengetahuan lokal, dan praktik seni adiluhung sebagai sumber inspirasi dan materi pembelajaran.
Articles 278 Documents
REKONSTRUKSI TARI TEUMAMPOE DI KECAMATAN MEUREUDU KABUPATEN PIDIE JAYA Adnan, Khuratul Nazila; Supadmi, Tri; Zuriana, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i2.22600

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul, Rekonstruksi tari Teumampoe di Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperkenalkan kembali hasil dari, rekonstruksi tari Teumampoe di Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Hasil penelitian meliputi proses rekonstruksi yang terdiri dari penggalian gerak, penggalian tata rias dan busana, yang terakhir penggalian properti dan meliputi komponen gerak tari, pola lantai, musik, tata rias dan busana. Subjek dalam penelitian ini adalah seniman dan penari yang pernah menarikaan tari Teumampoe, sedangkan objek dari penelitian ini adalah tari Teumampoe dari Pidie Jaya. Lokasi penelitian yang dilakukan berada di Kecamatan Meureudu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan teknik rekonstruksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian mengungkapkan tari Teumampoe adalah kesenian tradisional yang berasal dari Kabupaten Pidie Jaya. Tari Teumampoe diangkat dari aktivitas keseharian masyarakat Kabupaten Pidie Jaya yang menggunakan jeue (tampi) pada acara panen raya. Pertunjukan tari Teumampoe dimainkan oleh 7 orang penari dan 5 orang pemusik yang terdiri dari penabuh rapai, penabuh djembe, peniup seurune kalee dan vocal (syeh). Tata busana yang digunakan dalam tari Teumampoe adalah tata busana modern seperti sekarang ini. Kostum tari dalam tarian ini tidak memiliki aturan pasti, yang harus di penuhi dalam tarian ini hanyalah selendang dalam tarian ini mengandung makna, bahwa dahulunya wanita-wanita yang menarikan tarian ini menggunakan selendang untuk menutupi kepalanya.Kata Kunci: Rekonstruksi, Tari Teumampoe.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS BELAJAR SISWA PADA MATERI SENI TARI DI KELAS VIII-1 SMP NEGERI 1 BAITUSSALAM Safriyani, Lia; Palawi, Ari; Lindawati, Lindawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i2.22601

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Pemanfaatan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Aktifitas Belajar Siswa pada Materi Seni Tari di Kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Baitussalam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemanfaatan media audio visual untuk meningkatkan aktifitas belajar siswa pada materi seni tari di kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Baitussalam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pemanfaatan media audio visual di kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Baitussalam. Sumber data dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Baitussalam. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil dari proses pembelajaran menggunakan media audio visual melalui tayangan video untuk menumbuhkan keaktifan siswa selama proses belajar berlangsung dan untuk meningkatkan pemahaman materi, dalam penggunaan media audio visual juga terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan namun di samping hal tersebut penggunaan media audio visual dalam proses belajar mengajar siswa dapat melihat secara jelas dari bentuk gerakan, pakaian dan iringan musik tari yang ditayangkan melalui video, beberapa siswa mengikuti kembali gerakan tari yang sedang ditayangkan. Sedangkan proses pembelajaran dengan menggunakan metode buku materi seni budaya sebagian siswa tidak dapat memahami secara keseluruhan hal tersebut disebabkan siswa merasa jenuh dengan penjelasan panjang yang disampaikan oleh guru dan pemaparan materi yang ada di buku materi seni budaya sukar untuk dipahami oleh siswa.Kata Kunci: Pembelajaran, Metode Media Audio Visual
KAJIAN PEMERANAN TOKOH RITA OLEH ASMAUL HUSNA DALAM NASKAH WAKTU TANPA BUKU DI KOTA BANDA ACEH Fitriah, Fitriah; Ismawan, Ismawan; Hartati, Tengku
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i2.22599

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul Kajian Pemeranan Tokoh Rita oleh Asmaul Husna dalam naskah Waktu Tanpa Buku di Kota Banda Aceh. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemeranan tokoh Rita dalam naskah Waktu Tanpa Buku. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemeranan yang dilakukan Asmaul Husna dalam Naskah Waktu Tanpa Buku. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Asmaul Husna. Objek dalam penelitian ini adalah kajian pemeranan tokoh Rita dalam naskah Waktu Tanpa Buku, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data (conclusion drawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeranan tokoh Rita yang dilakukan Asmaul Husna mengkaji tentang pembentukan karakter tokoh Rita dalam naskah Waktu Tanpa Buku dimulai dari pendalaman karakter, ekspresi, gesture, peran sosok Rita dalam naskah, apa saja yang ia lakukan dan teknik pemeranan apa yang ia lakukan.Kata Kunci: kajian, pemeranan, naskah, Waktu Tanpa Buku
PARTISIPASI ANAK DALAM MEWARNAI DI LAPAK TIARA MIFTAHUL JANNAH (STUDI KASUS LAPANGAN BLANG PADANG, BANDA ACEH) Mulya, Alya Rifqah; Selian, Rida Safuan; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i2.22596

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Partisipasi Anak dalam Mewarnai di Lapak Tiara Miftahul Jannah (Studi Kasus Lapangan Blang Padang, Banda Aceh). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah partisipasi anak dalam mewarnai di lapak Tiara Miftahul Jannah. Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan partisipasi anak dalam mewarnai di lapak Tiara Miftahul Jannah. Subjek pada penelitian ini adalah Tiara Miftahul Jannah, anak, dan orang tua anak, sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah partisipasi anak dalam mewarnai di lapak Tiara Miftahul Jannah. Data diperoleh dengan tehnik wawancara, angket dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah dengan mereduksi data terlebih dahulu kemudian menyajikannya dalam bentuk uraian singkat dan akhirnya dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi anak dalam mewarnai di lapak Tiara Miftahul Jannah masih belum maksimal, karenakan kegiatan mewarnai dilakukan pada masa pandemi, sehingga keikutsertaan anak berkurang. Terlihat ada 77% anak yang masih mewarnai secara asal-asalan dan ada 62% beberapa anak yang sudah terbiasa dalam memegang kuas dan menggunakan cat air. Partisipasi anak di lapak Tiara pada bulan April peningkatan persentase yang ditunjukkan diperkirakan sebesar 88% kemudian peningkatan persentase yang kurang baik ditunjukkan pada bulan Mei menjadi 69 % dikarenakan kegiatan mewarnai dilakukan pada masa pandemi, sehingga keikut sertaan anak berkurang.Kata kunci: partisipasi, mewarnai, seni rupa
ANALISIS BENTUK GERAK TARI NDUKHUNG DI DESA LAWE SUMUR KECAMATAN LAWE SUMUR KABUPATEN ACEH TENGGARA Febiola, Febiola; Supadmi, Tri; Zuriana, Cut
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 2 (2022): MEI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i2.22597

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Analisis Bentuk Gerak Tari Ndukhung di Desa Lawe Sumur Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana analisis bentuk gerak tari Ndukhung di Desa Lawe Sumur Kecamatan Lawe Sumur Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis bentuk gerak tari Ndukhung. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Jenis penelitian deskriptif merupakan jenis penelitian yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul. Deskriptif kualitatif yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk kata-kata dan gambar, kemudian kata-kata tersebut disusun ke dalam kalimat, misalnya kalimat dalam menguraikan Analisis Bentuk Gerak Tari Ndukhung, dan kalimat hasil wawancara antara peneliti dan informan. Subjek dalam penelitian adalah analisis bentuk gerak tari Ndukhung dan objek penelitian ini adalah Tari Ndukhung. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan verifikasi data. Tari Ndukhung merupakan salah satu tarian adat dan budaya daerah yang berpolakan tradisi. Salah satu adat mengambil ikan pada tempo dulu ialah dengan menggunakan alat tradisional Ndukhung (Tangguk). Tari Ndukhung tercipta karena adanya kebiasaan sehari-hari wanita Alas menangkap ikan di sungai. Tari Ndukhung berdurasi 5 menit 58 detik dengan ragam gerak berjumlah 27 ragam, 9 ragam gerak inti yaitu: 1) Ragam salam, 2) Ragam berjalan kesungai, 3) Ragam melihat ikan, 4) Ragam menangkap ikan, 5) Ragam memasukan ikan kedalam sumpit, 6) Ragam bermain, 7) Ragam mandi, 8) Ragam berwudhu, 9) Berjalan pulang. Jenis-jenis gerak yang digunakan dalam tari Ndukhung ialah gerak murni dan maknawi.Kata kunci: analisis, bentuk, gerak, tari Ndukhung.
VARIASI PUKULAN DIDONG PADA GROUP ALIRAN MASA DI KABUPATEN BENER MERIAH Sahril, Sultan; Ramdiana, Ramdiana; Astuti, Yuli
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i1.22595

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Variasi Pukulan Didong Pada Grup Aliran Masa Didong merupakan alat tubuh tradisional dengan carapukul yang berasal dari dataran tinggi Gayo, Aceh bagian Bener Meriah. Sedangkan variasi merupakan keunikan dan keistimewaan tersendiri yang berasal dari individualitas masing-masing. Mengangkat masalah variasi pukulan Didong tradisional Didong Gayo yang ada di bagian Delung. Yakni dengan mendeskripsikan variasi pukulan yang dihasilkan Didong serta memperkenalkan jenis dan bentuk variasi pukulan Didong Gayo. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Didong Gayo, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah variasi Didong Gayo khususnya daerah Delung. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bener Meriah, di desa Delung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Didong Gayo merupakan alat musik tubuh yang dimainkan dengan cara dipukul. Pada umumnya Didong Gayo saat ini sudah mengeikuti perkebangan zamanya yaitu variasi pukulan yang sudah bervariasi. Variasi yang dihasilkan dari daerah Delung. Variasi irama Didong Gayo bagian Delung sering disebut dengan kata Tepok Runcang yang berarti gembira karena karakter irama ini berasal dari suara gemuru tepukan yang tinggi. Sedangkan yang membedakan variasi pukulannya yaitu yang pertama tingkah 1, 2, dan 6. Yaitu tingkah yang dilakukan pada saat sehabis Sarik yang polanya pada saat tingkah 1, pukulan ditegaskan sekali. Pada saat tingkah 2, pukulan ditegaskan dua kali. Sedangkan yang terakhir tingkah 6, pukulan ditegaskan 6 kali secara keseluruhan. Yang kedua yaitu tingkah Guel, tingkah yang terinspirasi dari musik tari Guel yang ada pada daerah dataran tinggi tanoh Gayo. Sedangkan yang terakhir tingkah canang, merupakan tingkah yang terinspirasi dari suara canang yang sering dilakukan pada saat acara menikah (Mungerje).Kata kunci: variasi pukulan Didong, Aliran Massa
SEUDATI INOENG PADA SANGGAR LEMPIA ACEH Ervina, Khana; Hartati, Tengku; Nurlaili, Nurlaili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i1.22593

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Seudati Inoeng pada Sanggar Lempia mengangkat masalah bentuk penyajian tari Seudati Inoeng yang ada di Sanggar Lempia Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari Seudati Inoeng pada Sanggar Lempia Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitan ini adalah ketua sanggar, penari, dan aneuk syahi di Sanggar Lempia Banda Aceh. Pengumpulan data yang digunakan dengan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penyajian tari Seudati Inoeng meliputi gerak, pola lantai, tata rias, tata busana, panggurng dan syair. Tari Seudati Inoeng ditarikan oleh 8 orang penari wanita. Tari Seudati Inoeng memiliki 6 ragam gerak, yaitu saleum syahi, saleum rakan, likok, saman, kisah dan lani/ekstra. Busana yang digunakan pada tari Seudati Inoeng adalah pakaian adat Aceh, tata rias yang digunakan adalah rias cantik. Pengiring tari Seudati Inoeng adalah berupa syair yang dibawakan oleh aneuk syahi, yang bertempo lambat, sedang dan cepat. Secara keseluruhan tari Seudati Inoeng bisa ditampilkan di ruangan terbuka maupun tertutup. Tari Seudati Inoeng adalah tari kreasi yang merupakan pengembangan dari tari tradisional Seudati Agam.Kata Kunci: Seudati Inoeng, Sanggar Lempia
KEGIATAN BERTEATER SELAMA PANDEMI COVID-19 DI TAMAN BUDAYA ACEH Maisarah, Maisarah; Selian, Rida Safuan; Ramdiana, Ramdiana
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i1.22594

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Kegiatan Berteater Selama Masa Pandemi Covid-19 di Taman Budaya Aceh. Adapun yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kegiatan berteater selama masa pandemi covid-19 di Taman Budaya Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mendokumentasikan kegiatan berteater selama masa pandemi covid-19 di Taman Budaya Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dokumentasi, wawancara, observasi (pengamatan). Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian proses kegiatan berteater selama masa pandemi covid-19 di Taman Budaya Aceh dengan pertunjukan teater melakukan proses naskah, casting aktor, proses latihan selama masa pandemi covid-19, reading, olah tubuh, olah vokal, olah rasa, bentuk pertunjukan, property, kostum, tata rias, musik pertunjukan pengambilan video, daring/luring dan pertunjukan live streaming. Dengan pembahasan kegiatan berteater selama pandemi covid-19 di Taman Budaya Aceh. Ada dua pertunjukan teater yang diteliti yaitu pertunjukan teater Catan Kecil dan pertunjukan teater Mengapa Menangis Pukes dengan garapan yang dilakukan selama masa pandemi covid-19. teater Catatan Kecil di angkat dari puisi Cut Ratna yang menceritakan tentang pandemi covid-19 sedangkan teater Mengapa Menangis Pukes di angkat dari cerita masyarakat gayo tentang seorang putri yang menjadi batu karena melanggar amanah dari ibunya. Kedua pertunjukan ini ditampilkan di khanal Youtube Tamana Budaya Aceh dengan live streaming dan jadwal yang beda, teater Catatan Kecil tayang pada tanggal 18 April 2021 pukul 22.00 WIB sedangkan Mengapa Menangis Pukes tayang pada tanggal 30 April 2021 pukul 22.00 WIB. Dari awal proses latihan sampai pengambilan video semua dihimbau tetap mematuhi protokol kesahatan dari pemerintah mengunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak minimal satu meter dan menggunakan hand sanitize dan menghindari kerumunan (4M).Kata kunci: Pandemi Covid-19, Teater, Virtual
KAJIAN KOREOGRAFI TARI NYAK CUT DI SANGGAR BANDA BEUTARI KOTA LANGSA Rahmi, Alfiya; Supadmi, Tri; Palawi, Ari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i1.22590

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Kajian Koreografi Tari Nyak Cut di Sanggar Banda Beutari Kota Langsa adapun yang menjadi masalah pada penelitian ini adalah Bagaiamana Kajian Koreografi tari Nyak Cut di Sanggar Banda Beutari Kota Langsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Koreografi tari Nyak Cut di Sanggar Banda Beutari Kota Langsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang diperoleh menggunakan teknik observasi secara langsung, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah koreografer sanggar Banda Beutari, ketua sanggar Banda Beutari, penari dan pemusik sanggar Banda Beutari. Objek dalam penelitian ini adalah tari Nyak Cut.Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa koreografi tari ini termasuk ke dalam tari kreasi yang berpola tradisi. Indikator dari koreografi tari Nyak Cut ini adalah menentukan tema, eksplorasi dan improvisasi gerak, komposisi, menentukan musik pengiring tari, properti tari, tempat pertunjukan, tata cahaya, merancang tata busana dan tata rias tari.Tema tari Nyak Cut ini yaitu heroik yang artinya kepahlawanan. Eksplorasi atau penjelajahan gerak dilakukan dengan terstruktur sehingga terwujudnya keterampilan gerak yang menjadi ciri khas identitas tari Nyak Cut tersebut. Gerakan yang dieksplorasi menggunakan rangsangan eksternal yaitu melalui pengamatan karya Boh Hatee Cut Nyak Dhien garapan Tri Supadmi, pada ajang PEKSIMINAS tahun 2008 yang diselenggarakan di Riau. Sedangkan bagan pada karya tari Nyak Cut koreografer membagi 7 segmen, hasil dari bacaan sebuah buku yang berjudul Perempuan Aceh Dalam Lintas Sejarah Abad VIII-XXI. Penulis Hj. Pocut Haslinda Syahrul, MD 2008. Dimana tahap improvisasi pada segmen ini banyak menggunakan gerak-gerak maknawi namun tetap tidak meninggalkan esensi dari ragam gerak tradisi Aceh.Kata kunci: koreografi, tari Nyak Cut
REKONSTRUKSI SENDRATARI ANDE-ANDE LUMUT DI DESA BUMI AYU KABUPATEN BENER MERIAH Aziz, Elza Fahira; Supadmi, Tri; Samsuri, Samsuri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Sendratasik Vol 7, No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Program Studi Pendidkan Seni Drama, Tari dan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/sendratasik.v7i1.22591

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul, Rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Rumusan masalah penelitian ini yaitu Bagaimana rekonstruksi bentuk Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memperkenalkan kembali hasil dari rekonstruksi Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seniman dan penari yang pernah menarikan Sendratari Ande-ande Lumut di Desa Bumi Ayu, sedangkan objek dari penelitian ini adalah Sendratari Ande-ande Lumut dari Desa Bumi Ayu. Lokasi penelitian yang dilakukan berada di Desa Bumi Ayu. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah tekhnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tekhnik analisi data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan Sendratari Ande-ande Lumut adalah tari hiburan yang merupakan salah satu kesenian daerah dari Desa Bumi Ayu dan dikenal sejak tahun 1958. Proses rekonstruksi berawal dari proses penggalian, proses latihan, hingga proses pertunjukan. Poin proses penggalian yaitu terdapat penggalian sejarah, tema, naskah, gerak, pola lantai, musik, tata rias dan busana. Proses latihan terdiri dari eksplorasi, improvisasi, komposisi, dan evaluasi dan berakhir pada hasil pertunjukan. Hasil pertunjukan mencakup seluruh isi termasuk elemen-elemen dalam koreografi yang berkaitan dengan proses rekonstruksi. Elemen-elemen tersebut berupa tema, naskah, judul, mode penyajian, tata panggung, tata lighting, musik iringan, tipe tari, tata rias dan kostum, pola lantai, dan properti.Kata kunci: Rekonstruksi, Sendratari, Sendratari Ande-ande Lumut

Page 8 of 28 | Total Record : 278