cover
Contact Name
Ahmad Muflihin
Contact Email
a.muflihin@unissula.ac.id
Phone
+6285229796479
Journal Mail Official
admin@ejournal.cendekianusantara.com
Editorial Address
Jl. Bukit Teratai VIII, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 30902886     DOI : https://doi.org/10.64683/cendekia.v1i1.1
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan is dedicated to advancing scholarly understanding and practical insights into curriculum design and educational strategies in Indonesia. Our journal serves as a critical platform for researchers, educators, and policymakers to explore innovative and effective educational practices tailored to enhancing learning outcomes. Scope of Submissions: We invite empirical research, theoretical analyses, and review articles across a broad range of educational disciplines, including but not limited to: Curriculum Development: Innovations in curriculum design, implementation, and assessment within Indonesian and comparative contexts. Educational Technology: Integration of technology in education, evaluating its impact on student engagement and learning outcomes. Teacher Education: Studies on teacher training programs and professional development initiatives that enhance teaching effectiveness. Educational Policy and Leadership: Critical discussions on educational reforms, policy impacts, and leadership roles in shaping educational landscapes. Inclusive Education: Research on strategies for inclusivity and accessibility in education, focusing on diverse learning needs and equitable education for all. Comparative Education: Comparative studies that provide insights into different educational systems and practices that can be adapted and applied in the Indonesian context. Target Audience: Our readership includes academic researchers, school educators, higher education faculty, and educational policymakers who are interested in the latest developments and research findings in the field of education. We commit to rigorous peer review to ensure the quality and relevance of the published research, aiming to foster a comprehensive understanding of the educational challenges and innovations in Indonesia and beyond.
Articles 25 Documents
Implementasi Ta’zir sebagai Upaya Pembentukan Karakter Disiplin Santri Ilham Maulana; Samsudin
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Contemporary Challenges in Islamic Education
Publisher : CV Faliha Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64683/cendekia.v2i1.12

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) Untuk mendeskripsikan implementasi ta’zir di pondok pesantren Al-Bahroniyyah, (2) Untuk mendeskripsikan karakter didiplin santri di pondok pesantren Al-Bahroniyyah (3) Untuk mengetahui faktor penghambat dan solusi implementasi ta’zir sebagai upaya pembentukan disiplin santri dipondok pesantren Al-Bahroniyyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengambilan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data pada penelitian ini yaitu pengasuh pondok pesantren Al-Bahroniyyah, pengurus, santri yang terlibat ta’zir dan juga santri yang tidak terlibat ta’zir. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa implementasi ta’zir dipondok pesantren Al-Bahroniyyah sudah baik dan efektif dalam membentuk karakter disiplin santri dengan menunjukkan peningkatan kedisiplinan dari tahap paksaan menjadi kebiasaan dan akhirnya sampai pada kesadaran diri. Faktor utama penghambat implementasi ta'zir adalah perbedaan latar belakang santri dan kesibukan pengurus. Untuk mengatasinya, pesantren melakukan pembinaan berkelanjutan agar santri memahami pentingnya disiplin dan ta'zir, serta mengoptimalkan pengelolaan waktu dan tugas pengurus. Solusi ini terbukti efektif dalam menjaga konsistensi penerapan ta'zir dan memastikan dampak positifnya terhadap pembentukan karakter santri. Dengan demikian, ta'zir berhasil menjadi alat yang efektif dalam menciptakan lingkungan pesantren yang disiplin dan harmonis.
Tindakan Edukatif Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menangani Perundungan Aghisna Islamatun Nisa'
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Contemporary Challenges in Islamic Education
Publisher : CV Faliha Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64683/cendekia.v2i1.13

Abstract

Tindakan edukatif merupakan proses sadar dan terarah dalam mendidik peserta didik melalui pengajaran, bimbingan, dan latihan guna membentuk karakter yang baik. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk perundungan yang terjadi serta tindakan edukatif yang diterapkan oleh guru PAI dalam menangani perundungan di MI Miftahush Shibyan 02 Genuksari Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perundungan yang ditemukan di sekolah mencakup perundungan verbal, seperti ejekan dan pemanggilan nama orang tua, memanggil teman dengan sebutan hewan serta fisik, seperti memukul, menendang, mengunci diluar kelas dan menarik jilbab. Guru PAI merespons perundungan melalui tindakan edukatif berupa pengajaran yaitu melalui mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari, bimbingan melalui pemberian nasihat dan pemberian hukuman, serta latihan melalui pemberian apresiasi kepada Siswa yang menunjukkan sikap positif. Tindakan edukatif tersebut terbukti membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan harmonis, serta mengurangi intensitas perundungan di sekolah.
Implementasi Metode Pembiasaan dalam Membentuk Karakter Religius Peserta Didik Rahma Nur Sa'adah
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Contemporary Challenges in Islamic Education
Publisher : CV Faliha Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64683/cendekia.v2i1.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakter religius peserta didik serta implementasi metode pembiasaan dalam membentuk karakter religius di MI Miftahush Shibyan 02 Genuksari Semarang, dan faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan metode pembiasaan di MI Miftahush Shibyan 02 Genuksari Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter religius peserta didik secara umum telah terbentuk dengan baik melalui penerapan metode pembiasaan hal ini terlihat dari indikator-indikator karakter religius yang ada pada diri peserta didik, namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu untuk ditingkatkan. Implementasi metode pembiasaan dilakukan dalam bentuk pembiasaan terprogram yaitu program tahfidz, dan tidak terprogram seperti pembiasaan rutin yaitu meliputi doa bersama, asmaul husna, membaca shlawat, salat dhuhur berjamaah, infaq, dan istighosah, Pembiasaan spontan yaitu mengucapkan salam dan membuang sampah pada tempatnya, dan keteladanan guru berupa contoh perkataan dan perbuatan yang baik. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan sarana prasarana dan peserta didik yang sulit diatur. Sementara itu, faktor pendukungnya meliputi pengawasan serta keteladanan dari para guru.
Tantangan Guru PAI dalam Menghadapi Generasi Alfa: Kebutuhan Pembaruan Metode Belajar di Era Digital Nafi Laila Febriana; Ahmad Muflihin
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Contemporary Challenges in Islamic Education
Publisher : CV Faliha Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64683/cendekia.v2i1.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tantangan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi Generasi Alpha serta kebutuhan akan pembaruan metode belajar yang relevan di era digital. Generasi Alpha memiliki karakteristik unik seperti melek teknologi, rentang perhatian pendek, dan kecenderungan pada pembelajaran visual serta interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di SDN 2 Sengonwetan Grobogan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap guru PAI dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai tantangan seperti rendahnya literasi digital, kurangnya inovasi metode belajar, serta keterbatasan dalam menyesuaikan materi PAI dengan gaya belajar digital siswa. Untuk mengatasi tantangan tersebut, guru PAI melakukan berbagai upaya seperti pemanfaatan media digital, pengembangan metode interaktif, serta integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi pedagogik agar pembelajaran PAI tetap relevan, menarik, dan mampu menanamkan nilai-nilai keislaman pada generasi digital masa kini.
Implementasi Strategi Pembelajaran Aktif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Zunika Nola Novellia
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Contemporary Challenges in Islamic Education
Publisher : CV Faliha Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64683/cendekia.v2i1.17

Abstract

Peningkatan motivasi belajar siswa seringkali bergantung pada pendekatan pembelajaran yang diterapkan oleh guru di kelas. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif adalah strategi pembelajaran aktif, yang memberikan ruang partisipasi luas bagi siswa dalam proses belajar. Kajian ini menelusuri implementasi strategi pembelajaran aktif dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Takhassus Al-Qur’an Sadamiyyah Bangsri Jepara. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara sistematis melalui penyusunan modul ajar dan tujuan pembelajaran yang jelas. Dalam pelaksanaannya, guru mengadopsi metode The Power of Two dan Problem-Based Learning yang efektif mendorong keterlibatan siswa secara aktif. Evaluasi berkelanjutan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, terlihat dari keaktifan, rasa ingin tahu, serta keuletan dalam menyelesaikan tugas. Keseluruhan temuan mengindikasikan bahwa strategi pembelajaran aktif memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa.
Pengaruh Powerpoint terhadap Minat Belajar Mahasiswa Qurrotul Aini; Nadiah Yusfi Nabilah; Naura Afkarina; Wardhatus Sa’adah
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Contemporary Challenges in Islamic Education
Publisher : CV Faliha Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64683/cendekia.v2i2.22

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh penggunaan media audiovisual (PowerPoint) terhadap minat belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kampus IAD Probolinggo. Di era digital, PowerPoint telah terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang mendukung penyampaian materi secara interaktif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media PowerPoint sebagai Power point terhadap minat belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di Institut Ahmad Dahlan (IAD) Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksplanatori, melibatkan 30 responden yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil yang memenuhi syarat (r hitung > r tabel, Cronbach's Alpha > 0,60). Analisis regresi linier sederhana menunjukkan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,774, yang berarti bahwa penggunaan PowerPoint berkontribusi sebesar 77,4% terhadap peningkatan minat belajar mahasiswa. Hasil ini membuktikan bahwa PowerPoint sebagai Power point mampu meningkatkan ketertarikan, motivasi, dan keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran mata kuliah keagamaan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi dosen dalam mengoptimalkan penggunaan PowerPoint untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan di lingkungan Prodi PAI. 
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanamkan Moderasi Beragama Muhammad Khamim Afnan; Ahmad Muflihin
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Contemporary Challenges in Islamic Education
Publisher : CV Faliha Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64683/cendekia.v2i2.31

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru PAI dalam menanamkan moderasi beragama pada peserta didik di SMAN 10 Semarang dan faktor pendukung dan penghambat dalam menanamkan moderasi beragama di SMAN 10 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI dalam menanamkan moderasi beragama pada peserta didik secara umum telah melaksanakan perannya dengan sangat baik melalui pembelajaran dikelas maupun pembiasaan disekolah. Hal ini terlihat dari indikator-indikator peran guru sebagai pendidik, informator, motivator, dan inspirator dalam menanamkan moderasi beragama kepada peserta didik. Namun demikian, masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan. Adapun faktor pendukungnya adalah adanya program sekolah damai, kebijakan sekolah, maupun kegiatan pembiasaan moderasi beragama yang ada disekolah, sementara itu faktor penghambatnya berasal dari luar lingkungan sekolah.
Integrasi Lingkungan Belajar Indoor dan Outdoor dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Studi Eksploratif pada Sekolah Menengah Devy Habibi Muhammad; Abdul Ghofur; Rudiyanto
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Contemporary Challenges in Islamic Education
Publisher : CV Faliha Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64683/cendekia.v2i2.21

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menengah masih didominasi pendekatan konvensional berbasis ruang kelas (indoor) yang cenderung teoritis dan kurang menyentuh pengalaman kontekstual peserta didik. Kondisi ini menghambat pencapaian tujuan pembelajaran PAI yang holistik, yakni pembentukan karakter religius yang utuh. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi praktik integrasi ruang pembelajaran indoor dan outdoor dalam mendesain transformasi pembelajaran PAI di SMP/MTs dan SMA/MA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) dan didukung Focus Group Discussion (FGD). Data dikumpulkan melalui desk review literatur, artikel ilmiah, kitab klasik, dan laporan praktik pendidikan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi dengan pendekatan analisis isi, wacana, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ruang dapat meningkatkan pemahaman keagamaan siswa, mendorong internalisasi nilai-nilai Islam melalui pengalaman langsung, serta memfasilitasi pembelajaran yang partisipatif dan reflektif. Implikasi penelitian ini memperkuat urgensi reformasi pedagogis dalam pendidikan agama serta mendorong perumusan kebijakan kurikulum adaptif yang mengakomodasi pembelajaran berbasis pengalaman dan konteks lingkungan siswa.
Komparasi Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Konvensional Dan Pembelajaran Berbasis Proyek Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Muhamad Jaka Saifullah Chasan Basri
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Contemporary Challenges in Islamic Education
Publisher : CV Faliha Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64683/cendekia.v2i2.27

Abstract

Penelitian dilakukan untuk menguji perbandingan antara pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain pretest-posttest pada satu kelas, dimana data dikumpulkan melalui angket dikotomi pada dua waktu berbeda. Sampel sebanyak 16 siswa yang melakukan proses pembelajaran menggunakan kedua model tersebut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji non-parametrik Mc Nemar untuk melihat adanya perubahan tidaknya antara nilai pretest-posttest setiap kelompok. Hasil penelitian dengan Uji Mc Nemar mengungkapkan bahwa kelompok kedua yang menerapkan model pembelajaran berbasis proyek memperlihatkan peningkatan hasil belajar yang signifikan (0,003), dengan hasil posttest yang lebih tinggi daripada pretest. Sebaliknya, pada kelompok pertama yang menggunakan pembelajaran konvensional tidak memperlihatkan perubahan yang signifikan (0,774). Dengan model pembelajaran berbasis proyek dapat dijadikan alternatif yang lebih efektif dalam proses kegiatan belajar untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah. Pada Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk mengimplementasikan pembelajaran proyek guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Muatan Lokal di SMP Al Huda Genuk Semarang Muhammad Idris Muzakki
Cendekia: Jurnal Pengembangan Kurikulum dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Contemporary Challenges in Islamic Education
Publisher : CV Faliha Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64683/cendekia.v2i2.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) muatan lokal di SMP Al-Huda Genuk Semarang, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kurikulum muatan lokal sebagai upaya membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai keislaman yang selaras dengan kearifan lokal masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru PAI, dan peserta didik. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum PAI muatan lokal di SMP Al-Huda melibatkan kolaborasi antara pihak sekolah, guru, siswa, dan masyarakat, dengan dasar filosofis nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadits. Kurikulum muatan lokal yang dikembangkan meliputi kegiatan Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ), hafalan Juz 'Amma, dan pembelajaran kesenian Islami seperti rebana. Faktor pendukung dalam pengembangan kurikulum ini adalah dukungan penuh dari kepala sekolah, semangat guru, dan antusiasme siswa. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sarana prasarana dan kurangnya sumber daya pengajar yang spesifik di bidang muatan lokal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan kurikulum PAI berbasis muatan lokal, serta memberikan kontribusi terhadap upaya pelestarian nilai-nilai keislaman dan budaya lokal dalam dunia pendidikan.

Page 2 of 3 | Total Record : 25