cover
Contact Name
nohan
Contact Email
nohan@itny.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kurvamas@itny.ac.id
Editorial Address
https://journal.itny.ac.id/index.php/krvms/about/editorialTeam
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31097391     DOI : 10.33579/krvms.v1i2
KURVAMAS adalah jurnal yang mendiseminasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang mengusung tema "Technopreneur in Future Energy". KURVAMAS dikelola dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Inovasi (LPPMI), Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY).
Articles 20 Documents
Pelatihan Pembuatan LIPBALM dari Bahan yang Aman untuk Kesehatan Gusmarwani, Sri Rahayu
Kurvamas Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v1i2.5826

Abstract

Awareness increasing of health and environmental sustainability is the background to the choice of natural lip balm which is certainly healthier and more responsible for users. Hazardous chemicals that used in cosmetic products were still not widely understood by the public, so it was necessary to socialize the use of chemicals that were safe for health as well as how to make them. Natural lip balm was needed for several main reasons, including: safety and health, naturally moisturizing, avoiding the risk of allergies and irritation, environmentally friendly, additional nutrition for the lips, does not contain toxic ingredients. Lip balm training activity was carried out as part of community service activities that are members of the GaGeGo Organic (3GO) community in Pati Regency, Central Java. The benchmark for the success of the activity could be seen from the number of participants who attended, the questions asked, and the activeness of participants during the lecture (explanation) and practice. The questions were grouped into 5, namely: The importance of natural lip balm and its effects on the user's body, lip balm ingredients, equipment, manufacturing methods, and economic calculations for sales. The challenge experienced during the implementation of the service was the duration of the training time was too short so that the explanation was done while practicing.
Potensi Longsor pada Daerah Tepian Langsat, Kecamatan Bangalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur: tidak ada Trianda, Obrin; Misdiyanta, Partama; Helmi, Hurien; Bernaldino Moong, Yulio; Angga Purnama, Wahyu
Kurvamas Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v1i2.5883

Abstract

Desa Tepian Langsat yang terletak di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Propinsi Kalimantan Timur adalah salah satu daerah yang rawan terhadap bencana tanah longsor. Perkembangan suatu desa sangat berpengaruh pada perubahan topografi, morfologi yang mengalami perubahan akibat kegiatan industry Perkebunan, perkebuan, pertambangan, tempat tinggal masyarakat dan wisata alam. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu memecahkan masalah potensi longsor di lokasi pengabdian. Metode pengabdian ini dilakuakn dengan setudi literatur, pemetaan geologi untuk memperoleh data batuan, tanah, kelerengan, tataguna lahan dan zona-zona rawan longsor di wilayah pengabdian. Hasil pemetaan geologi dari pengabdian ini berupa litologi yang ada yaitu batupasir dan batu lempung sebagai bidang gelincir , dengan tata guna lahan berupa Perkebunan kelapa sawit, pertanian, pertambangan dan hutan lindung. Beradasarkan analisa kelerengan di dapat klasisfikasi dari datar – sangat curam dengan nilai 0°-45°. Berdasarkan daerah rawan longsor dibagi menjadi lima kelas yaitu sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Melakukan pelatihan terhadap warga desa untuk mengoperasikan Sistem Informasi Geografis.
Sosialisasi Rambu Lalu Lintas untuk Meningkatkan Keselamatan Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang Handayani, Ani Tjitra; Prasetya, Pinta
Kurvamas Vol 1 No 2 (2025): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v1i2.6065

Abstract

Pemahaman rambu di perlintasan sebidang kereta api wajib dipahami dan dilaksanakan oleh pengguna jalan raya untuk menghindari kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang. Dari beberapa kecelakaan tersebut diatas dapat diketahui bahwa kejadian kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api disebabkan karena faktor manusia yaitu buruknya budaya masyarakat kita saat berkendara di perlintasan sebidang. Dari faktor penyebab di atas, maka perlu dilakukan sosialisasi rambu untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Sosialisasi ini dilakukan di SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk menambah edukasi masyarakat sejak dini mengenai rambu-rambu lalu lintas, khususnya pada perlintasan sebidang. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, masyarakat lebih paham dan mentaati rambu-rambu yang berada di perlintasan sebidang sehingga terjadilah keselamatan di perkeretaapian
PENERAPAN TEKNOLOGI PENGINDERAAN JAUH DAN SIG UNTUK MONITORING PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI DESA MANGGALA, NANGA PINOH, KALIMANTAN BARAT Prabowo, Ignatius Adi
Kurvamas Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v2i1.6104

Abstract

Perubahan penggunaan lahan yang cepat di wilayah pedesaan sering terjadi tanpa perencanaan yang memadai, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan seperti penurunan kualitas tanah, hilangnya kawasan hijau, serta meningkatnya risiko bencana. Desa Manggala, Kecamatan Nanga Pinoh, Kalimantan Barat, menghadapi fenomena serupa dengan adanya alih fungsi lahan dari hutan dan kebun menuju lahan kosong serta permukiman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi penginderaan jauh berbasis citra satelit dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk mendeteksi perubahan penggunaan lahan periode 2020–2025. Metode pelaksanaan meliputi akuisisi citra satelit Landsat 8 dan Landsat 9, pengolahan data melalui supervised classification, serta penyusunan peta tematik perubahan lahan. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan luas hutan dari 27,64 km² pada tahun 2020 menjadi 22,93 km² pada tahun 2025, peningkatan lahan kosong dari 0,27 km² menjadi 3,61 km², serta bertambahnya luasan permukiman dari 0,61 km² menjadi 0,93 km². Produk utama berupa peta perubahan penggunaan lahan dapat dimanfaatkan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai dasar perencanaan tata ruang. Dampak kegiatan terlihat dari meningkatnya literasi spasial masyarakat serta kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengelolaan lahan berkelanjutan. Dengan demikian, program pengabdian ini berkontribusi nyata dalam menyediakan solusi teknis sekaligus penguatan kapasitas sosial masyarakat desa untuk mendukung pembangunan berbasis data dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI METODE JARIMATIKA DALAM PERKALIAN: PELATIHAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR sumargiyani; Setyorini, Fitri; Damayanti, Alfina Fitri
Kurvamas Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v2i1.6151

Abstract

Kemampuan berhitung perkalian merupakan salah satu keterampilan dasar yang penting bagi anak yang duduk di sekolah dasar dalam mendukung perkembangan kognitif. Namun, kemampuan melakukan operasi perkalian bagi anak SD sebagian masih mengalami kesulitan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kemampuan berhitung perkalian bagi siswa di TPA Anwarussalam Nitikan, Yogyakarta, melalui metode Jarimatika. Kegiatan ini dilakukan dengan metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan yang melibatkan sesi praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung anak, dengan skor pre-test sebesar 75 dan setelah diberikan pelatihan skor post-test sebesar 93. Adanya ketrampilan berhitung dengan menggunakan jarimatika kecepatan siswa dalam berhitung menjadi meningkat serta dengan menggunakan jarimatika minat anak dalam belajar matematika meningkat.
EFEKTIVITAS PROGRAM P3D SEBAGAI SOLUSI INOVATIF PENGELOLAAN SAMPAH Ani, Ani Apriani; Nabil Muhajir; Jennifer Sheilla Robot; Elvandro Christian Sitanggang; Jesen Ferdika Bagus Saputra; Chandra Wijaya Duma; Darwin Almedi Nainggolan
Kurvamas Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v2i1.6291

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah masih menjadi isu krusial di tingkat masyarakat, terutama akibat rendahnya kesadaran dan partisipasi dalam menerapkan prinsip pengelolaan yang berkelanjutan. Program P3D (Pemilahan, Pengomposan, Pembakaran, dan Daur Ulang) dirancang sebagai solusi inovatif berbasis pemberdayaan pemuda untuk meningkatkan kapasitas dan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri. Pendekatan yang digunakan bersifat edukatif, partisipatif, dan aplikatif melalui kegiatan pelatihan, praktik lapangan, serta pendampingan penerapan teknologi tepat guna. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan metode pre-test dan post-test terhadap dua aspek utama, yaitu pengetahuan dan perubahan perilaku peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan pemuda dari rata-rata skor 10–14 menjadi 18–20 poin setelah kegiatan, serta peningkatan partisipasi masyarakat dari kategori sedang (2,15) menjadi tinggi (4,00). Selain itu, perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah meningkat dari 1,61 menjadi 4,00, menunjukkan terjadinya perubahan positif menuju praktik pengelolaan yang lebih berkelanjutan. Dengan demikian, penerapan program P3D terbukti efektif sebagai solusi inovatif dalam membangun kesadaran lingkungan dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan sampah.
PENINGKATAN KAPASITAS GURU PAUD DALAM MENGIDENTIFIKASI MASALAH PSIKOSOSIAL DAN EMOSIONAL ANAK PRA SEKOLAH DI KECAMATAN TEMBALANG, SEMARANG Zubaidah, Zubaidah; Sudarmiati, Sari; Anggorowati; Erawati, Meira; Azmi, Lut Fika Daru; Mustikarani, Innez Karunia; Wulandari, Apri Nur
Kurvamas Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v2i1.6342

Abstract

Latar belakang: Tahapan perkembangan psikososial anak pra sekolah adalah Intitative vs Guilt (inisiatif dan rasa bersalah). Guru PAUD dalam dalam Gugus Wisnu Kecamatan Tembalang mengalami kesulitan dalam membedakan perilaku anak-anak yang mengalami masalah perkembangan Psikososial dan emosional yang mengakibatkan masalah Psikososial dan emosional anak tidak terdeteksi dan tertangani dengan baik. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengidentifikasi dan deteksi dini masalah perkembangan psikososial dan emosional pada anak usia pra sekolah di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Metode: Pengabdian masyarakat ini melibatkan 40 guru PAUD di Wilayah Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Guru-guru mengikuti pelatihan singkat tentang bagaimana mengenali masalah psikososial dan emosional pada peserta didik. Metode pelatihan yang digunakan melalui diskusi, ceramah, demonstrasi, praktik, dan supervisi. Kegiatan kedua dalam pengabdian masyarakat ini adalah melakukan kelas parenting dengan topik mengatasi anak tantrum pada 30 orang tua peserta didik. Hasil: Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru Gugus Wisnu Tembalang dalam mengenali masalah psikososial dan emosional pada anak secara tepat pada anak sebagai upaya deteksi dini gangguan psikososial dan mengetahui bagaimana cara untuk menyikapi serta memberikan bimbingan pola asah, asih, dan asuh yang tepat pada anak dengan masalah Psikososial, serta orang tua mampu mengatasi tantrum pada anak usia pra sekolah. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan deteksi awal terkait masalah psikososial dan emosional pada anak-anak, sehingga problematika psikososial pada siswa dapat diidentifikasi lebih cepat dan tidak berlanjut menjadi isu yang lebih kompleks, serta memberikan strategi kepada orang tua dalam mengatasi anak tantrum.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI KERJA SAMA DAERAH UNTUK PENINGKATAN LAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN KLATEN Pramana, A Yunastiawan Eka; Prasojo, Joko
Kurvamas Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v2i1.6427

Abstract

Sistem informasi memainkan peran sentral dalam meningkatkan layanan publik melalui integrasi teknologi informasi yang signifikan terhadap kecepatan, akurasi, dan transparansi. Dukungan Internet and Communication Technology (ICT) pada sistem informasi mewujudkan good governance dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, mengurangi penggunaan kertas, meningkatkan efisiensi proses terintegrasi, serta memungkinkan akses cepat oleh masyarakat. Untuk mendukung terciptanya layanan publik yang efektif dan efisien di dalam pengelolaan kerja sama daerah di Kabupaten Klaten, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta dan Bagian Pemerintahan, Sekertariat Daerah Kabupaten Klaten melaksanakan implementasi kerja sama melalui kegiatan pengembangan Sistem Informasi Kerja Sama Daerah Kabupaten Klaten. Proses pengembangan sistem informasi kerja sama daerah sendiri dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan konsultasi, yang melibatkan tim perancang dan pengembang sistem informasi dari ITNY, Bagian Pemerintahan Sekertariat Daerah Kabupaten Klaten, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klaten. Melalui kegiatan konsultasi tersebut, kegiatan ini menghasilkan (1) prosedur operasional sistem informasi kerja sama daerah; (2) penamaan dari sistem informasi kerja sama daerah; (3) rancangan user interface sistem informasi kerja sama daerah; dan (4) laporan spesifikasi teknis sistem informasi kerja sama daerah.
PENGENALAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI KELURAHAN WARUNGBOTO KEMANTREN UMBULHARJO KOTA YOGYAKARTA Syamsiro, Mochamad; Saputro, Muhammad Arief; Rhamadhani, Ardiyan
Kurvamas Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v2i1.6438

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi pengenalan teknologi pengelolaan sampah telah dilaksanakan di Kelurahan Warungboto, Yogyakarta dengan tujuan memberikan pemahaman akan pengelolaan sampah mulai dari pengetahuan jenis-jenis sampah, manajemen pengelolaan, teknologi pemusnah sampah hingga upaya-upaya pengurangan sampah melalui 3R. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa para peserta sangat bersemangat dan antusias mengikuti acara ini. Selama kegiatan sosialisasi, terlihat ada beberapa peserta yang sudah cukup memahami beberapa jenis teknologi yang ada, sehingga diskusinya menjadi semakin berkembang dan akhirnya memunculkan gagasan-gagasan baru dalam pengelolaan sampah di Kelurahan Warungboto. Ada beberapa skema teknologi yang dapat diimplementasikan seperti insinerasi yang paling siap dibandingkan dengan yang lainnya. Teknologi yang lebih maju yaitu menggunakan proses gasifikasi dimana sampah diubah menjadi syngas (bahan bakar gas) yang nantinya digunakan pada mesin gas atau mesin diesel. Pada tahap evaluasi, dari hasil penilaian para peserta sebelum sosialisasi menunjukkan bahwa rentang nilai pekerjaan pre-test berada pada angka 80-100 (nilai maksimal 100). Kemudian dari hasil post-test diperoleh nilai pekerjaan pada rentang 90-100 yang artinya para peserta menjadi semakin paham dengan materi persampahan. Secara keseluruhan, rata-rata nilai post-test adalah 98,3 yang artinya mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 93,3.
KEGIATAN PENINGKATAN KEMAMPUAN WANITA TANI DALAM RANGKA KEMANDIRIAN PANGAN DI KECAMATAN GABUS KABUPATEN PATI JAWA TENGAH Gusmarwani, Sri Rahayu
Kurvamas Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Kemitraan, Kewirausahaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPMI Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/krvms.v2i1.6445

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan utama manusia yang melibatkan banyak hal dalam pemenuhannya. Ketahanan pangan menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan nasional karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat dan stabilitas sosial ekonomi. Tiga aspek penting dalam ketahanan pangan yaitu ketersediaan pangan, akses pangan, dan pemanfaatan pangan. Asosiasi Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran strategis dalam ketahanan pangan khususnya dalam perannya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan pertukaran pengetahuan kepada anggotanya. Kegiatan peningkatan kemampuan Wanita tani yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat Universitas AKPRIND Indonesia yang terdiri dari 5 (lima) personil dari prodi Teknik Kimia dan Statistik menitik beratkan pada pelaksanaan pelatihan pembuatan pupuk organik dalam rangka menjaga ketersediaan pangan, pengolahan kedelai lokal serta pemanfaatan ampas kedelai menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dalam rangka memenuhi aspek akses pangan dan pemanfaatan pangan. Tolok ukur kesuksesan kegiatan dapat dilihat dari banyaknya peserta yang hadir, tumbuhnya beberapa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai aplikasi pelatihan yang telah diperoleh, serta kerjasama yang berkelanjutan antara Perguruan Tinggi (dalam hal ini adalah Universitas AKPRIND Indonesia) dengan mitra sebagai salah satu stake holder.

Page 2 of 2 | Total Record : 20