cover
Contact Name
I Gusti Made Ngurah Budiana
Contact Email
mediasains2023@gmail.com
Phone
+6285143256979
Journal Mail Official
mediasains2023@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana. Jl. Adisucipto, Kel. Penfui, Kec. Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Media Sains
ISSN : 1829751X     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.69869/zmfzk484
Core Subject : Science, Education,
Criteria for publication in Jurnal MEDIA SAINS are novelty and quality in experimental and theoretical basic sciences. Articles based on results of research from all aspects of mathematics, chemistry, physics, and biology are welcome. Reports on new methodologies and comprehensive assessments of existing ones, as well as applications to new types of problems are especially welcome. Experimental papers are expected to be brought into relation with theory, and theoretical papers should be connected to present or future experiments. Manuscripts that apply routine use or minor extensions or modifications of established and/or published experimental and theoretical methodologies are appropriate if they report novel results for an important problem of high interest and/or if they provide significant new insights.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 38 Documents
ISOLASI SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK PETROLIUM ETER DAUN MALAPARI I Gusti Made Ngurah Budiana; Tuti Isnawati
Media Sains Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Media Sains
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/fd14sk07

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang isolasi senyawa metabolit sekunder ekstrak petrolium eter daun malapari (Pongamia pinata). Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa  metabolit   sekunder   ekstrak petrolium eter daun malapari (Pongamia pinata). Penelitian ini dimulai dengan preparasi sampel dan ekstraksi dilakukan dengan teknik maserasi menggunakan pelarut petrolium eter. Identifikasi golongan senyawa metabolit sekunder menggunakan uji fitokimia. Isolasi senyawa  metabolit  sekunder    dilakukan  dengan  metode  Kromatografi  Lapis  Tipis (KLT)   dan   Kromatodrafi   Lapis   Tipis   Preparatif   (KLTP)   dilanjutkan   uji fitokimia terhadap setiap isolate yang dihasilkan. Hasil uji fitokimia menujukan positif pada uji terpenoid dan alkaloid. Hasil analisis UV-VIS, diduga adanya senyawa triterpenoid dan senyawa alkaloid.
INTERNALISASI KARAKTER TANGGUNG JAWAB SISWA MELALUI PROGRAM EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SMA NEGERI 2 KOTA KUPANG Thomas Kemil Masi
Media Sains Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Media Sains
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/83a3xy85

Abstract

Tujuan Penelitian (1) Untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter tanggung jawab melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka pada peserta didik di SMA Negeri 2 Kota Kupang. (2) Untuk mendeskripsikan dampak positif dan negatif dari kegiatan ekstrakurikuler pramuka terhadap pembentukan karakter tanggung jawab pada peserta didik di SMA Negeri 2 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh di lapangan dianalisis dengan merangkum hal-hal pokok, menyajikan data ke dalam bentuk kalimat yang mudah dipahami dan menarik kesimpulan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Pembina Pramuka SMA Negeri 2 Kota Kupang, dan peserta didik SMA Negeri 2 Kota Kupang.  Hasil penelitian menunjukkan implementasi pendidikan karakter tanggung jawab melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMA Negeri 2 Kota Kupang, yaitu dengan cara siswa mengelola waktunya dengan baik agar dapat mengikuti kegiatan karena, hal tersebut dapat membantu mereka dalam mengembangkan karakter tanggung jawab, meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, membangun kerja sama tim, serta memperkuat mental dan fisik. Dampak positif dari  ekstrakurikuler pramuka ialah dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, meningkatkan kedisiplinan, taat pada aturan yang berlaku, serta meningkatkan kemampuan bersosialisasi dan bekerjasama. Sedangkan, dampak negatif dari ekstrakurikuler pramuka ini ialah adanya beberapa peserta didik yang lebih aktif dalam ekstrakurikuler pramuka dibandingkan pada proses pembelajaran di dalam kelas.
IDENTIFIKASI GOLONGAN SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL TERIPANG HITAM (Holothuria edulis) ASAL PERAIRAN PANTAI SEMAU DENGAN METODE DPPH Alberto Loin; I Gusti Made Ngurah Budiana
Media Sains Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Media Sains
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/27q2xx68

Abstract

Penelitian tentang identifikasi golongan senyawa metabolit sekunder dan uji aktivitas antioksidan ekstrak metanol teripang hitam (Holothuria edulis) asal perairan pantai semau dengan metode DPPH telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi metabolit sekunder dari ekstrak metanol teripang hitam (Holothuria edulis) dan menguji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazi). Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dengan pelarut metanol, yang selanjutnya pelarutnya diuapkan menggunakan evaporator. Uji metabolit sekunder menunjukkan bahwa ekstrak metanol teripang hitam (Holothuria edulis) mengandung senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid, triterpenoid, flavonoid dan saponin. Hasil pengujian aktivitas aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak metanol teripang hitam (Holothuria edulis) memiliki nilai IC50 sebesar 60 ppm, dibandingkan dengan standar zuhra menunjuhkan bahwa aktivitas antioksidan asal perairan pantai Semau dikategorikan kuat.
Peran Perempuan di Sektor Publik: Kajian Hak Asasi Manusia terhadap Perempuan Pegawai SPBU di Kota Kupang Fadil Mas'ud
Media Sains Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Media Sains
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/f9khq455

Abstract

Perempuan telah memainkan peran penting dalam sektor publik di Indonesia, meskipun mereka masih menghadapi tantangan dalam memperjuangkan kesetaraan hak di tempat kerja. Salah satu sektor yang memberikan peluang bagi perempuan untuk bekerja adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran perempuan pegawai SPBU di Kota Kupang dalam konteks hak asasi manusia (HAM) dan kesetaraan gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perempuan pegawai SPBU di Kota Kupang mendapatkan kesempatan yang setara untuk bekerja, mereka masih menghadapi tantangan dalam hal diskriminasi pekerjaan, kesulitan dalam promosi jabatan, serta ketimpangan dalam pembagian tugas antara laki-laki dan perempuan. Selain itu, meskipun ada peraturan yang menjamin hak kesetaraan, implementasi di lapangan masih jauh dari ideal. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih kuat untuk meningkatkan perlindungan terhadap hak-hak perempuan dan memperkuat kesetaraan gender di tempat kerja.
Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Pendekatan Teaching at the Right Level (TARL) dan Pendekatan Universal Design for Learning (UDL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Energi Terbarukan Siswa Kelas X SMA Negeri Oenino Timor Tengah Selatan. Marten Asa Bansae; Amiruddin Suppu; Welhelmina Kameo; Fakhrudin
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/zmmseg24

Abstract

Implementasi pendidikan di Indonesia saat ini masih menerapkan sistem pembelajaran yang menyeragamkan semua peserta didik. Padahal, pendidikan seharusnya mampu menyadari bahwa setiap peserta didik adalah individu yang unik dan memiliki karakter yang beragam. Tugas seorang pendidik adalah membimbing anak agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan kodratnya dalam mencapai kebahagiaan dan keselamatan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan menerapkan konsep pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi membandingkan dua pendekatan, yaitu Teaching at the Right Level (TaRL) yang berfokus pada tingkat kemampuan siswa, dan Universal Design for Learning (UDL) yang bertujuan meningkatkan pengalaman belajar semua peserta didik dengan cara menghilangkan hambatan dan memperluas akses terhadap pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling dengan pendekatan purposif. Kelas X MIPA 1 ditetapkan sebagai kelas eksperimen, dan kelas X MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen adalah 82,2, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 71,3. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan pendekatan Differentiated Learning menggunakan Teaching at the Right Level (TaRL) lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan pendekatan Differentiated Learning dengan Universal Design for Learning (UDL). Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t satu pihak (kanan) yang menunjukkan nilai thitung = 4,79 > ttabel = 1,685954. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pendekatan Differentiated Learning dengan Teaching at the Right Level (TaRL) lebih tinggi dibandingkan dengan yang diajar menggunakan pendekatan Universal Design for Learning (UDL).
URGENSI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA YANG TANGGUH DI ERA DIGITAL Dorkas Yufice Ariyanti Kale; Fadil Mas'ud; Daud Yefkanius Nassa
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/54ce0473

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pembentukan karakter bangsa. Tantangan globalisasi, kemudahan akses informasi, serta arus budaya yang serba cepat menuntut generasi muda untuk memiliki karakter bangsa yang kuat, berakhlak mulia, dan berwawasan kebangsaan. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memegang peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, toleransi, dan tanggung jawab sosial sebagai fondasi pembentukan karakter bangsa yang tangguh di era digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dalam membentuk karakter bangsa yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur, ditemukan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan tidak hanya berfungsi sebagai wahana transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai media pembelajaran kritis yang membekali peserta didik dengan keterampilan literasi digital, berpikir kritis, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Urgensi tersebut mencakup upaya mitigasi pengaruh negatif digitalisasi, seperti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan degradasi moral. Oleh karena itu, Pendidikan Kewarganegaraan perlu diintegrasikan dengan pendekatan kontekstual dan berbasis teknologi agar relevan dengan kebutuhan generasi muda di era digital. Implikasi dari kajian ini menunjukkan bahwa penguatan Pendidikan Kewarganegaraan merupakan langkah strategis dalam menciptakan generasi bangsa yang berkarakter, berdaya saing, dan mampu menghadapi dinamika global dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. 
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR BIOLOGI DENGAN NILAI UAS MATA KULIAH BIOLOGI UMUM MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI FKIP UNDANA Lidia Susanti Nuryati; Moses Kopong Tokan; Arini Rahma Dhani; Yusnaeni
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/e3sj9511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan prestasi akademik mahasiswa pada mata kuliah Biologi Umum di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Nusa Cendana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa angkatan 2022 hingga 2024 yang telah menempuh mata kuliah Biologi Umum, dengan jumlah total 242 mahasiswa. Sampel diambil sebanyak 72 orang dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel proporsional. Instrumen yang digunakan adalah angket minat belajar yang dikembangkan oleh Knekta dkk. (2020), yang terdiri atas 33 butir pernyataan yang mencakup tiga indikator utama yaitu: perasaan senang, nilai, dan keterlibatan. Berdasarkan analisis deskriptif, diperoleh rata-rata skor minat belajar sebesar 134,11 dengan mayoritas responden (58,3%) berada pada kategori tinggi dan 40,3% pada kategori sangat tinggi. Sedangkan data nilai UAS menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) dinyatakan lulus, dengan mayoritas (59,7%) memperoleh nilai A. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya hubungan positif yang signifikan antara minat belajar dengan hasil belajar yang diukur melalui nilai UAS. Nilai korelasi yang ditemukan sebesar 0,447, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi minat belajar mahasiswa, maka semakin tinggi pula hasil belajar yang dicapai
Sintesis dan Karakterisasi Sifat Keasaman dan Morfologi Katalis K-Co-Mo/ZAAEF Kasimir Sarifudin; Maria Erfina Karfona
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/0ha67z50

Abstract

This research intends to determine variations in acidity and surface morphology of the catalyst while employing different quantities of Mo and Co. Natural zeolite from Ende-Flores was activated via a hydrothermal method, accompanied by chemical activation utilizing HF, HCl, and NH₄Cl. The K-Co-Mo/ZAAEF catalyst was synthesized by the co-impregnation method utilizing solutions of CoCl₂∙6H₂O, (NH₄)₆Mo₇O₂₄∙4H₂O, and K₂CO₃ as precursor compounds for the metals K, Co, and Mo. The catalyst activation included calcination, oxidation, and reduction procedures at 500 °C, utilizing nitrogen, oxygen, and hydrogen gases, respectively. The catalyst surface acidity was measured using the gravimetric technique with pyridine vapor. The research findings indicate that the acidity of the catalyst varies with varied molar ratios of Mo/Co precursor metals. The catalyst exhibited an increase with varied molar ratios of Mo/Co precursor metals from 0 to 0.6, whereas those with molar ratios over 0.6 showed decreasing values. The K-Co-Mo0.6/ZAAEF catalyst has the highest surface acidity at 0.0946 mmol/gram. The findings from functional group identification via FT-IR indicate that the catalyst comprises Lewis and Brønsted acid sites. A modest quantity of Mo precursor metal, with a Mo to Co precursor metal ratio of 0.3-0.6, yields a catalyst exhibiting an absorption band for Brønsted acid sites; conversely, a higher quantity of Mo precursor metal does not produce this absorption band. Microscopic test results indicate that the surface morphology of the catalysts varies with differing quantities of Mo/Co precursor metals. The K-Co-Mo0.6/ZAAEF catalyst has a well-dispersed surface shape characterized by a more homogeneous particle dispersion relative to the other catalysts.
Pembuatan Lotion dan Uji Aktivitas Tabir Surya Berbahan Dasar Ekstrak Etil Asetat Tumbuhan Binahong (anredera cordifolia (ten) steenis) I Gusti M. N. Budiana
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/3sj6kr98

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan lotion dan uji aktivitas tabir surya berbahan dasar ekstrak etil asetat tumbuhan binahong (Anredera cordifolia (ten.) steenis). Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan lotion tabir surya serta mengetahui kandungan golongan senyawa dan juga menguji aktivitas tabir surya pada ekstrak dan lotion binahong. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahap diantaranya preparasi sampel, ekstraksi, pengujian kandungan golongan senyawa, pembuatan lotion dan pengujian tabir surya pada ekstrak dan lotion binahong. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etil asetat, yang kemudian di evaporasi untuk mendapatkan ekstrak bebas pelarut. Uji fitokimia dilakukan dengan mereaksikan  beberapa pereaksi warna ke dalam ekstrak dan melihat perubahan yang terjadi. Nilai SPF ditentukan dengan mengukur absorbansi ekstrak dan lotion dengan beberapa variasi konsentrasi, menggunakan spektrofotometer UV.  Hasil uji vitokimia diperoleh ekstrak etil asetat tumbuhan binahong (anredera cordifolia (ten.) Steenis) positif mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan tanin. Uji aktivitas tabir surya  menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat tumbuhan binahong mampu menyerap radiasi sinar UV pada proteksi  maksimal dengan konsentrasi 50 ppm sebesar 13,602. Nilai SPF tersebut memberikan perlindungan yang maksimal, artinya ekstrak etil asetat daun binahong dapat melindungki kilit dari paparan sinar matahari selama 1,5 jam. 
Ekologi Kewarganegaraan: Membangun Relasi Harmonis antara Warga, Negara, dan Lingkungan Fadil Mas'ud; Irham Wibowo
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/tn6n8007

Abstract

Krisis ekologis global yang ditandai oleh perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan degradasi keanekaragaman hayati telah menimbulkan kebutuhan mendesak untuk merekonstruksi konsep kewarganegaraan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara konseptual dan praktis pendekatan ekologi kewarganegaraan sebagai upaya membangun relasi harmonis antara warga, negara, dan lingkungan. Melalui metode kualitatif-deskriptif berbasis kajian literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber ilmiah dan kebijakan lingkungan nasional maupun global. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekologi kewarganegaraan menempatkan warga negara sebagai agen etis dan ekologis yang berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Negara diposisikan sebagai fasilitator yang membentuk sistem sosial-politik yang mendukung keadilan ekologis, sementara pendidikan kewarganegaraan menjadi instrumen strategis dalam menanamkan nilai-nilai ekologis sejak dini. Dengan mengintegrasikan kesadaran ekologis dalam praktik kewarganegaraan, pendekatan ini menawarkan fondasi bagi terciptanya masyarakat yang adil secara sosial, demokratis secara politik, dan lestari secara ekologis. Artikel ini merekomendasikan perlunya reformulasi kurikulum kewarganegaraan dan penguatan partisipasi warga dalam kebijakan lingkungan sebagai langkah konkret menuju masa depan berkelanjutan.

Page 3 of 4 | Total Record : 38