cover
Contact Name
I Gusti Made Ngurah Budiana
Contact Email
mediasains2023@gmail.com
Phone
+6285143256979
Journal Mail Official
mediasains2023@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nusa Cendana. Jl. Adisucipto, Kel. Penfui, Kec. Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Media Sains
ISSN : 1829751X     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.69869/zmfzk484
Core Subject : Science, Education,
Criteria for publication in Jurnal MEDIA SAINS are novelty and quality in experimental and theoretical basic sciences. Articles based on results of research from all aspects of mathematics, chemistry, physics, and biology are welcome. Reports on new methodologies and comprehensive assessments of existing ones, as well as applications to new types of problems are especially welcome. Experimental papers are expected to be brought into relation with theory, and theoretical papers should be connected to present or future experiments. Manuscripts that apply routine use or minor extensions or modifications of established and/or published experimental and theoretical methodologies are appropriate if they report novel results for an important problem of high interest and/or if they provide significant new insights.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 38 Documents
The Effect of Using Solid Tofu Waste and Banana Peel Waste as Liquid Organic Fertilizer with Different Volumes on the Growth and Production of Green Mustard Plants (Brassica juncea L.) Fenesia Tokael; Yusnaeni; Mario Justinianus Santrum; Nikmah
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/g9rqa522

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of using liquid organic fertilizer made from tofu solid waste and banana peel waste on the growth and production of green mustard plants and to determine the dosage of liquid organic fertilizer that gives the best results for the growth and production of green mustard plants.This study is an experimental study using a completely randomized design consisting of 5 treatments, each repeated 5 times. The 5 treatments are liquid organic fertilizer made from tofu solid waste and banana peel waste, namely control/without POC 0 ml (P0), POC 50 ml (P1), POC 100 ml (P2), POC 200 ml (P3), and POC 400 ml (P4). The parameters observed were leaf width and plant fresh weight. The observation data were analyzed using an ANOVA test, followed by a post-hoc least significant difference (LSD) test.The results of the study indicate that the application of liquid organic fertilizer made from tofu solid waste and banana peel waste has a significant effect on the growth and production of green mustard plants, as evidenced by the ANOVA test results showing an Fcalculated value > Ftable value. The Fcalculated value for the leaf width parameter was 183.336 (> Ftable 1% = 4.43), and the Fcalculated value for the fresh weight parameter was 49.36707 (> Ftable 1% = 4.43). From the BNT followup test, the value obtained for the leaf width parameter was 0.77, and the BNT follow-up test result for the fresh weight parameter was 12.74.
Analisis penerapan dan pengembangan kurikulum merdeka belajar terhadap karakteristik 4c (communication, collaboration, critical thinking, and creativity) pembelajaran abad 21 tingkat sekolah menengah atas(sistematic literature review) Yinma Dewita Talaen; Andam S Ardan; Yusnaeni; Moses Kopong Tokan
Media Sains Vol. 25 No. 1 (2025): Terbitan Juni 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/5m7ant21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan Kurikulum Merdeka Belajar terhadap karakteristik 4C (Communication, Collaboration, Critical Thinking and Creativity) pembelajaran abad 21 pada Sekolah Menengah Atas.  Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 30 artikel ilmiah yang relevan dengan topik, yang diperoleh melaui seleksi kriteria inklusi dan ekslusi yang pada data base google scholar.  Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka belajar masih berlangsung secara bertahap dan belum merata di SMA serta Keterampilan abad 21 komunikasi, kolaborasi dan kreativitas menunjukkan peningkatan yang signifikan sedangkan berpikir kritis masih membutuhkan strategi khusus. Ditemukan pula bahwa metode pembelajaran berbasis proyek dan masalah, lingkungan belajar yang kolaboratif serta integrasi teknologi sangat berpengaruh dalam peningkatan keterampilan 4C. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan guru secara intensif, penggunaan pendekatan pembelajaran inovatif, serta evaluasi berbasis proyek untuk mendukung efektivitas kurikulum merdeka dalam membentuk peserta didik yang adaptif di era abad 21.
Identifikasi Komponen Senyawa Kimia Uji Bioaktivitas Dan Uji Aktivitas Tabir Surya Ekstrak Etil Asetat Daun Pegagan (Centella asiatica L.) Yohanes Keban; I Gusti Ngurah Made Budiana; Jasman Jasman
Media Sains Vol. 25 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/6yg5pd19

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi komponen senyawa kimia, uji bioaktivitas dan aktivitas tabir surya eksrak etil asetat daun pegagan (Centella asiatica L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen senyawa kimia yang terdapat dalam ekstrak daun pegagan, menguji bioaktivitas ekstrak daun pegagan terhadap Artemia salina Leach dan menguji aktivitas tabir surya. Ekstraksi dalam penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etil asetat, kemudian dilakukan evaporasi untuk memperoleh ekstrak bebas pelarut. Ekstrak bebas pelarut yang diperoleh digunakan untuk identifikasi komponen senyawa kimia, uji bioaktivitas yang dilihat dari nilai LC50 dan aktivitas tabir surya yang dapat dilihat dari nilai Sun Protection Faktor (SPF). Nilai LC50 ditentukan dengan variasi konsentrasi zat yang menyebabkan kematian 50% hewan uji, sedangkan nilai SPF ditentukan dengan mengukur absorbansi ekstrak dalam beberapa variasi konsentrasi menggunakan spektroskopi UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etil asetat daun pegagan (Centella asiatica L.) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder golongan flavanoid, tanin, dan saponin. Dan untuk nilai LC50 yang didapat sebesar 4957<500 ppm yang dapat dikatakan bahwa ekstrak bersifat tidak toksik yang artinya, fraksi etil asetat daun pegagan tidak dikategorikan sebagai anti kanker. Sedangkan hasil uji aktivitas tabir surya diperoleh nilai SPF pada konsentrasi 10 ppm yaitu 8,61 dikategorikan sebagai (proteksi ekstra), konsentrasi 20 ppm dan 30 ppm memiliki nilai SPF 9,33 dan 9,85 dikategorikan sebagai (proteksi maksimal), konsentrasi 40 ppm dan 50 ppm memilki nilai SPF 10,28 dan 10,70 juga dikategorikan sebagai (proteksi maksimal) sedangkan pada konsentrasi 200 ppm memiliki nilai SPF sebesar 32,32 dan dikategorikan sebagai(proteksi ultra).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT DENGAN BANTUAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI IPS1  DI SMA NEGERI 2 KOTA KUPANG TAHUN PELAJARAN2024/2025 Naomi Aprifide Winni Kami Winni kami; Sunimbar Sunimbar; Andrinata Andrinata
Media Sains Vol. 25 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/jtgstv86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui penerapan model pembelajaran team games tournamen dengan bantuan media puzzle Untuk  Meningkatkan keaktifan dan Hasil Belajar Peserta Didik  Kelas XI IPS1  di SMA Negeri 2 kota kupang , Tahun Pelajaran 2025 . (2) Mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas XI IPS1 setelah dibelajarkan menggunakan model  team games tournament dengan bantuan media puzzle pada materi flora dan fauna di Indonesia dan dunia  di SMA Negeri 2 kota kupang , Tahun pelajaran 2025. (3) mengetahui keaktifan peserta didik kelas XI IPS1 Setelah dibelajarkan dengan menggunakan model team games tournamen dengan bantuan media puzzle pada materi flora dan fauna di indonesia dan dunia di SMA Negeri 2 Kota Kupang tahun pelajaran 2025. 1). Hasil observasi kegiatan mengajar guru dengan menerapkan model pembelajaran team games tournament dengan bantuan  media Puzzle menunjukkan rata-rata persentase pada siklus I sebesar 50% dengan kriteria cukup, pada siklus II sebesar 64,28% dengan kriteria baik dan mengalami peningkatan rata-rata sebesar 14,28%. 2). Penerapan model pembelajaran team games tournament dengan bantuan media puzzle  dapat meningkatkan kegiatan belajar peserta didik  dilihat dari rata-rata persentase kegiatan belajar peserta didik siklus I sebesar 20,42% dan pada siklus II sebesar 25,94%, mengalami peningkatan rata-rata sebesar 5,52%.  3). Pada siklus I dengan hasil ketuntasan belajar sebesar 40% kemudian mengalami peningkatan ketuntasan sebesar 53,33% pada siklus II dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 83,33%. Jadi, penerapan model pembelajaran team games tournament dengan bantuan media Puzzle untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik kelas XI IPS1   di SMA Negeri 2 kota kupang  tergolong berhasil dengan materi flora dan fauna di Indonesia dan dunia karena pada penelitian ini terjadi peningkatan dan mencapai indikator keberhasilan target 80% dari KKTP 75.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Manusia di UPTD SMP Negeri 5 Kupang Ofni Yunesra Tse; Paulus Taek; Arini Rahma Dhani; Mbing Maria Imakulata
Media Sains Vol. 25 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/84mhbh09

Abstract

  Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 5 Kupang pada tanggal 21 juli 2025 dan tanggal 24 juli 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model Problem based learning (PBL) terhadap hasil belajar peserta didik pada materi pertumbuhan dan perkembangan pada manusia. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari tahapan perencananan, pelaksanaan, observasi, refleksi dan bersiklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX F yang berjumlah 27 orang, terdiri dari 14 laki-laki dan 13 perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup data observasi aktivitas guru dan siswa, data tes hasil belajar peserta didik. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Problem based learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta diidik yaitu pada siklus I 55,56% dan pada siklus II menjadi 92,59% dengan peningkatan sebesar 37,03%. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam keterampilan berdiskusi dan berkolaborasi, serta kemampuan berpikir kritis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model Problem based learning (PBL) efektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna, sehingga siswa lebih termotivasi untuk memahami materi biologi. 
Identifikasi Komponen Senyawa Kimia, Uji Bioaktivitas Dan Tabir Surya Ekstrak N-Heksan Daun Pegagan (Centella Asiatica L) Afryani R. Awang; I Gusti Made Ngurah Budiana; Jasman
Media Sains Vol. 25 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/bzjxgp98

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi komponen senyawa kimia, uji bioaktivitas dan aktivitas tabir surya ekstrak n-heksan daun pegagan (Centella asiatica L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen senyawa kimia yang terdapat dalam ekstrak daun pegagan, menguji bioaktivitas ekstrak daun pegagan terhadap artemia salina leach dan menguji aktivitas tabir surya. Ekstraksi dalam penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut ekstrak n-heksan, kemudian dilakukan evaporasi untuk memperoleh ekstrak bebas pelarut. Ekstrak bebas pelarut yang diperoleh digunakan untuk identifikasi komponen senyawa kimia, uji bioaktivitas yang dilihat dari nilai LC50 dan aktivitas tabir surya yang dapat dilihat dari Nilai Sun Protection Faktor (SPF). Nilai LC50 ditentukkan dengan melihat persentase kematian larva artemia salina leach, sedangkan nilai SPF ditentukan dengan mengukur absorbansi ekstrak dalam beberapa variasi konsentrasi menggunakan spektroskopi UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak n-heksan  daun pegagan (Centella asiatica l.) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder golongan flavanoid, tanin, dan saponin. Dan untuk nilai LC50 yang didapat sebesar 8,693<1000 ppm. Maka dapat dikatakan bahwa ekstrak daun pegagan bersifat sangat toksik. Sedangkan hasil uji aktivitas tabir surya diperoleh nilai SPF tertinggi pada konsentrasi 50 ppm yaitu sebesar 9,248 (proteksi maksimal). Sedangkan pada konsentrasi 40 ppm sebesar 8,623 (proteksi ekstra), 30 ppm sebesar 5,033 (proteksi sedang ), 20 ppm sebesar 4,478 (proteksi minimal), dan 10 ppm sebesar 4,457 (proteksi minimal).
Sintesis dan Karakterisasi Komposisi Unsur, Oksida dan Stabilitas Termal Katalis Berbasis CaO, MgO dan SiO2 Kasimir Sarifudin; Sri Adeningsi Petroni Henukh
Media Sains Vol. 25 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/w6v1eh59

Abstract

Characterizing the elemental constitution, composition of oxides, and thermal stability of CaO/SiO₂, MgO/SiO₂, and CaO-MgO/SiO₂ catalysts has been the subject of this research. The sol-gel process was used to convert natural zeolite into silica. We used HCl in order for the silica to settle out after dissolving it in NaOH from the zeolite framework. Hard water deposits were transformed into CaO through the sol-gel process. HCl was utilized during the hydrolysis procedure, and Na₂CO₃ was employed during the condensation stage. The mixture was then calcined and dried. When heated, the precursor MgCO₃ breaks down into MgO. CaO and MgO are dispersed using the wet impregnation process onto the SiO₂ support's surface. XRF equipment was used to characterize each material's elemental and oxide composition. TGA was used to examine each catalyst's thermal stability. According to the elemental and oxide composition characterization results, each material had more than 90% major elements and oxides and less than 1% impurities. SiO₂ lost 4% of its weight during the thermal stability test, which was conducted between 30 and 800°C at a rate of 10°C/minute. The weight loss for MgO/SiO₂, CaO, CaO-MgO/SiO₂, and CaO/SiO₂ was 12.5%, 18.14%, 25.27%, and 27.82%, respectively. According to each material's mass loss, SiO₂ > MgO/SiO₂ > CaO > CaO-MgO/SiO₂ > CaO/SiO₂ was the order of thermal stability from most stable to least stable.
Narasi Lingkungan di Media Digital dan Pembentukan Kesadaran Kewarganegaraan Ekologis Fadil Mas&#039;ud; Izhatullaili Izhatullaili; Yosep Copertino Apaut; Irham Wibowo; Daud Yefkanius Nassa
Media Sains Vol. 25 No. 2 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Pendidikan MIPA Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69869/f7yv8614

Abstract

Isu lingkungan semakin menjadi perhatian publik seiring meningkatnya krisis ekologis dan peran media digital dalam membentuk opini serta partisipasi warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi lingkungan di media digital serta kontribusinya terhadap pembentukan kesadaran kewarganegaraan ekologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis narasi dan analisis wacana kritis terhadap konten media digital yang mengangkat isu lingkungan, dengan fokus konteks lokal Nusa Tenggara Timur. Data dikumpulkan melalui observasi digital dan dokumentasi pada platform media sosial dan portal berita daring, kemudian dianalisis secara tematik dan kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi lingkungan di media digital membentuk tiga pola utama, yaitu narasi krisis ekologis, narasi tanggung jawab moral warga negara, dan narasi aksi kolektif berbasis komunitas. Narasi tersebut berkontribusi pada pembentukan kesadaran kewarganegaraan ekologis melalui dimensi kognitif, afektif, dan konatif. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa narasi lingkungan masih cenderung menekankan perubahan perilaku individual dan belum secara optimal mengintegrasikan dimensi struktural, seperti kebijakan publik dan tata kelola lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan narasi lingkungan yang kontekstual, kritis, dan partisipatif dalam membangun kewarganegaraan ekologis yang berkelanjutan di era digital. 

Page 4 of 4 | Total Record : 38