cover
Contact Name
Rina Budi Kristiani
Contact Email
uppmadihusada@gmail.com
Phone
+62313721750
Journal Mail Official
uppmadihusada@gmail.com
Editorial Address
Prosiding ini diterbitkan setahun sekali mengikuti konferensi nasional ilmu kesehatan STIKES Adi Husada yang dilaksanakan sekali dalam setahun dengan minimal publikasi 10 artikel setiap terbitannya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
ISSN : -     EISSN : 30312582     DOI : https://doi.org/10.37036/prosiding
Core Subject : Health, Science,
Prosiding ini merupakan kumpulan artikel hasil penelitian yang telah dipresentasikan secara oral kepada para peserta konferensi yang diselenggarakan oleh STIKES Adi Husada dengan keynote speaker dan pembicara sesuai pakar keilmuan. Ruang lingkup prosiding merupakan rumpun Ilmu Kesehatan yang terdiri dari: keperawatan, kedokteran, kebidanan, kesehatan masyarakat, gizi, farmasi, administrasi kesehatan, dll. Tujuan prosiding ini menyediakan informasi mengenai riset dan hasil riset/ inovasi yang dapat diaplikasikan pada praktik dan pendidikan bidang kesehatan.
Articles 21 Documents
Karakteristik Pengasuh Anak Usia Prasekolah Pada Saat Pemberian Edukasi Seksual Sholihah, Wardatus; Rukmini, Rukmini; Syaiful, Yuanita
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 2 No 1 (2024): Prosiding Konferensi Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v2i1.604

Abstract

Kekerasan seksual pada anak di Indonesia semakian meningkat yang akan berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengasuh anak usia prasekolah pada saat pemberian edukasi seksual. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif pada 50 pengasuh anak usia prasekolah yang di laksanakan di taman kanak-kanak. Hasil: sebagian besar pengasuh berjenis kelamin perempun yang berjumlah 40 orang (80%), dengan rata-rata usia pengasuh yaitu 24 tahun (48%) dan pendidikan terakhir pengasuh yaitu pendidikan menengah (SMA/SMK) sebanyak 24 orang (24%). Sebagian besar pengasuh tidak bekerja 27 (54%) dengan rata-rata penghasilan ≤UMK 38 orang (76%). Kesimpulan: Mayoritas pengasuh berjenis kelamin perempun dengan rata-rata usia pengasuh yaitu 24 tahun, pendidikan terakhir pengasuh yaitu pendidikan menengah, sebagian besar pengasuh tidak bekerja dengan rata-rata penghasilan ≤ UMK
Kecukupan Menyusui Berhubungan dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Syaiful, Yuanita; Fatmawati, Lilis; Sumiyati, Sumiyati
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 1 No 1 (2023): Prosiding Konferensi Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v1i1.495

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI dini yang tidak tepat dikaitkan dengan berkurangnya asupan kalori dan peningkatan bilirubin serum. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan kalori untuk meningkatkan sirkulasi enterohepatik. Pemberian ASI dini pada neonatus dapat mengurangi terjadinya ikterus neonatorum. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kecukupan ASI dengan kejadian penyakit kuning neonatal. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional dan metode purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah 35 responden bayi yang dirawat di ruang NICU RS Darus Syifa Surabaya. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 responden. Terdapat dua variabel yaitu variabel independen adalah kecukupan ASI dengan menggunakan instrumen lembar observasi sedangkan variabel dependen adalah kejadian ikterus neonatorum dengan menggunakan instrument checklist. Analisis data menggunakan Spearman rho. Hasil: Hasil uji analisis statistic menggunakan uji statistik Spearman rho dengan bantuan SPSS diperoleh nilai signifikansi p = 000 yang berarti ada hubungan antara kecukupan ASI., dengan tingkat korelasi hubungan kecukupan ASI dengan kejadian ikterus neonatorum yaitu r =0,912, artinya ada hubungan kuat antara kecukupan ASI dengan kejadian ikterus neonatorum. Saran: Pemberian ASI yang adekuat merupakan salah satu cara untuk mencegah penyakit kuning neonatal dengan dukungan informasi tenaga kesehatan profesional kepada ibu tentang ASI dan manfaatnya. Sehingga mempengaruhi keberlangsungan ibu dalam menyusui sehingga bayi tidak mengalami ikterus neonatorum.
Tinjauan Aspek Sosio-demografi dalam Perilaku Self Medication pada Masyarakat Madura Putri, Linta Meyla; Tjokro, Silvia Haniwijaya; Widyanto, Indra Maulana; Rosalina, Arfadina Dwi; Febriyanti, Dewita
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 2 No 1 (2024): Prosiding Konferensi Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v2i1.599

Abstract

Latar Belakang: Perilaku self-medication, atau pengobatan mandiri, adalah tindakan individu yang secara sukarela mengobati gejala-gejala penyakit dengan menggunakan obat-obatan tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis profesional. Menurut WHO fenomena ini banyak terjadi di seluruh dunia, terutama di negara berkembang, 64% orang di wilayah regional Asia pernah melakukan self medication. Di Indonesia, perilaku self-medication semakin umum, terutama di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur kesehatan dan sumber daya medis Masyarakat Madura memiliki karakteristik budaya dan sosial yang unik, yang dapat mempengaruhi perilaku kesehatan mereka. Masyarakat Madura, dengan karakteristik sosial dan budaya yang khas, sering kali mengandalkan pengobatan tradisional dan obat-obatan yang mudah diakses untuk merawat penyakit sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau aspek sosio-demografi terhadap perilaku self medication pada masyarakat Madura Metode: Penelitian ini adalah studi observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2024 di Wilayah Pulau Madura dengan populasi masyarakat yang berdomisili di wilayah Madura. Jumlah sampel penelitian sebanyak 96 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara beberapa faktor sosio-demografi, seperti jenis kelamin (p=0,006), usia (p=0,007), status pernikahan (p=0,032), dan kepemilikan asuransi (p=0,025), dengan perilaku self-medication di masyarakat Madura. Tingginya tingkat self-medication menunjukkan pentingnya edukasi masyarakat mengenai risiko penggunaan obat yang tidak tepat, serta perlunya regulasi yang lebih ketat terhadap distribusi obat bebas, terutama obat keras seperti antibiotic Saran: Pentingnya edukasi masyarakat tentang penggunaan obat yang aman dan perlunya regulasi terhadap distribusi obat bebas. Selain itu, peningkatan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan formal juga harus menjadi prioritas untuk mengurangi ketergantungan masyarakat Madura pada self-medication yang kurang aman.
Pemberian FE, Jus Jambu Biji Dan Blewah Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Agrisdian, Zerly; Lutfiah, Nita Hasna; Saidah, Nurul Laili
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 1 No 1 (2023): Prosiding Konferensi Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v1i1.491

Abstract

Latar Belakang: Anemia yang ditandai dengan kadar hemoglobin di bawah normal merupakan masalah yang sering terjadi pada ibu hamil, dan dapat berdampak serius jika tidak ditangani. Fe (zat besi) berperan dalam meningkatkan sintesis hemoglobin dalam tubuh. Pemberian jus jambu biji dan blewah yang mengandung vitamin C diiharapkan dapat meningkatkan penyerapan Fe seihingga dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Metode: Jenis penelitian yang digunakan quasi experiment dengan desain penelitian pre post test control group. Sampel penelitian dibagi menjadi dua yaitu kelompok eksperimen dengan perlakuan pemberian tablet Fe disertai jus jambu biji dan blewah, dan kelompok kontrol yang hanya diberikan tablet Fe, Jumlah sampel ialah 18 orang ibu hamil trimester II dan III pada masing-masing kelompok. Penelitian dilakukan selama 1 bulan di PMB Ny.“N” di Mojoagung Jombang Hasil: Terdapat hubungan antara pemberian tablet Fe disertai jus jambu merah dan blewah pada Ibu hamil, dimana ibu hamil yang mengonsumsi tablet Fe dan jus jambu merah dan blewah mengalami peningkatan kadar hemoglobin lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mengonsumsi tablet Fe . Saran: Konsumsitablet Fe disertai jus jambu biji dan blewah dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Untuk penelitian lanjut dapat dilakukan uji lab pengukuran kadar vitamin C pada beberapa formula jus.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Hipertensi Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Akut Susanti, Susanti; Fajriyah, Novita; Sulistyowati, Silvia
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 2 No 1 (2024): Prosiding Konferensi Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v2i1.603

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan kondisi medis kronis yang sering terjadi pada populasi dewasa. Salah satu komplikasi yang sering muncul adalah nyeri akut, yang dapat memperburuk kondisi kesehatan pasien dan mengurangi kualitas hidup. Nyeri akut yang dirasakan terjadi secara mendadak dan dalam jangka waktu pendek, biasanya beberapa jam atau hari. Asuhan keperawatan yang tepat sangat penting untuk mengelola nyeri akut pada pasien hipertensi, meningkatkan kualitas hidup, dan mencegah komplikasi lebih lanjut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan nyeri akut. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi keperawatan dalam mengurangi intensitas nyeri dan meningkatkan kesejahteraan pasien. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis catatan medis pasien. Proses keperawatan yang dilaksanakan meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Asuhan keperawatan dilakukan di Lokasi hunian pasien, pada bulan Mei 2024. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi keperawatan yang melibatkan manajemen nyeri, pendidikan kesehatan, dan dukungan psikososial efektif dalam mengurangi intensitas nyeri akut pada pasien hipertensi. Pasien yang menerima asuhan keperawatan secara komprehensif menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesejahteraan dan kepatuhan terhadap pengobatan. Saran: Diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi perawat untuk meningkatkan keterampilan dalam manajemen nyeri dan komunikasi terapeutik. Selain itu, rumah sakit disarankan untuk mengembangkan protokol manajemen nyeri yang khusus untuk pasien hipertensi guna meningkatkan efektivitas asuhan keperawatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi keperawatan terhadap kualitas hidup pasien hipertensi dengan nyeri akut.
Penerapan Kebijakan Keselamatan Pasien Rawat Inap Kasus Medikal Bedah Qomariah, Siti Nur; Iswati, Iswati; Bakar, Abu
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 1 No 1 (2023): Prosiding Konferensi Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v1i1.503

Abstract

Latar Belakang: Kebijakan merupakan suatu konsep yang menjadi pedoman atau rencana dalam melakukan suatu pekerjaan dan bagaimana tindakan tersebut akan dilakukan. Kebijakan yang dikembangkan oleh manajemen mengharuskan seluruh pesertanya untuk bekerjasama dengan semua pihak. Kebijakan merupakan hal terpenting dalam sistem manajemen termasuk pengelolaan lingkungan hidup, manajemen mutu dan sistem lainnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan pengaruh kebijakan penerapan keselamatan pasien rawat inap kasus medikal bedah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif. Empat penggerak keselamatan juga dikenal sebagai Quality Link Safety Champion (QLSC),di ruang rawat inap untuk kasus medikal bedah merupakan informan utama. Penentuan sampel dengan purposive sampling. Variabel penelitian adalah penerapan kebijakan keselamatan pasien dan implementasi tujuh langkah keselamatan pasien oleh perawat di ruangan rawat inap medikal bedah. Hasil: Penerapan keselamatan pasien masih sebatas pendataan, mentalitas menjalankan kebijakan masih belum ada perbaikan, kurangnya komitmen manajemen dalam menunjukkan keselamatan pasien, masih adanya keterlambatan pelaporan kejadian keselamatan pasien. Selama penelitian, tidak ada kebijakan komunikasi mengenai pemberian informasi kepada pasien dan keluarga mereka mengenai insiden dan tidak ada penyelidikan aktif terhadap insiden keselamatan pasien yang terjadi di ruangan rawat inap kasus medikal bedah. Saran: Kebijakan keselamatan pasien tetap menjadi komitmen bersama yang perlu dilaksanakan dengan baik. Rumah Sakit sebagai lembaga pelayanan kesehatan yang langsung merawat pasien wajib mengedepankan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, anti diskriminatif, dan efektif dengan mengutamakan kepentingan pasien sesuai standar pelayanan rumah sakit.
Behavioral Intention To Use Pasien Hipertensi dalam Implementasi Personal Health Record Putri, Linta Meyla; Kurniawan, Afif; Mamesah, Marline Merke; Trisnawuri, Shinta
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 1 No 1 (2023): Prosiding Konferensi Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v1i1.486

Abstract

Latar Belakang: Pada era disruption dan digitalisasi 5.0, setiap individu dapat melakukan monitoring dan pengendalian diri menggunakan aplikasi berbasis digital dan elektronik. Personal Health Record adalah merupakan salah satu inovasi teknologi dalam konteks perawatan primer untuk pasien dengan penyakit kronis yang berfokus pada pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau behavioral intention to use pasien hipertensi dalam implementasi personal health record. Metode: Desain penelitian obsevasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini ialah pasien hipertensi yang telah mendapatkan pelayanan kesehatan di Surabaya. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Besar sampel dalam penelitian adalah 146 responden. Hasil: Terdapat hubungan antara persepsi manfaat (Perceived Usefulness) terhadap Behaviour Intention to Use atau niat untuk menggunakan fitur PHR. Behavioral intention to use adalah sejauh mana seorang pasien hipertensi memiliki niat untuk menggunakan sistem PHR untuk mengelola dan memantau kesehatan mereka. Saran: Rekomendasi bagi stakeholder dalam menyusun aplikasi PHR, diharapkan mempertimbangkan aspek persepsi manfaat yang akan diterima sehingga dapat meningkatkan niat dalam menggunakan aplikasi PHR. Niat ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor yang mempengaruhi persepsi dan keyakinan pasien terhadap manfaat dan kemudahan penggunaan PHR. Jika pasien hipertensi merasa bahwa menggunakan PHR akan memberikan manfaat konkret bagi manajemen kondisi hipertensi mereka, seperti pemantauan tekanan darah secara berkala, pemantauan perkembangan kondisi, dan akses mudah ke catatan kesehatan, mereka lebih cenderung memiliki niat untuk menggunakannya.
Hubungan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia Kesehatan Spiritual dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Warsini, Warsini; Yulianti, Tunjung Sri; Kristanto, Budi; Qomariah, Siti Nur; Orizani, Chindy Maria; Iswati, Iswati
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 2 No 1 (2024): Prosiding Konferensi Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v2i1.598

Abstract

Latar Belakang: Jumlah pasien kanker semakin bertambah dengan kenaikan 9% dari tahun ke tahun. Kondisi awal kesehatannya akan menurun sehingga membutuhkan kebutuhan dasar oksigenasi, sirkulasi, nutrisi, aman dan nyaman, cairan dan elektrolit, aktivitas dan latihan. Rendahnya angka kesembuhan pasien kanker maka dibutuhkan pemenuhan kebutuhan kesehatan spiritual pada pasien kanker untuk mengurangi dampak negatif bagi kualitas hidup pasien dalam menghadapi penatalaksanaan penyakit kanker seperti: kemoterapi, operasi, radioterapi membutuhkan kualitas hidup yang baik sehingga tidak memperlambat proses penyembuhannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan spiritual dengan kualitas hidup pasien kanker. Metode: jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain crosssectional untuk mengetahui hubungan pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan spiritual dengan kualitas hidup pasien kanker. Populasi penelitian adalah pasien kanker di Yayasan Kanker Indonesia, Rumah Singgah Pasien Kanker serta Pasien di RS Dr. Moewardi Surakarta. Besar sampel penelitian adalah 100 responden yang diambil menggunakan teknik non probability sampling tipe purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan analisa data menggunakan uji Pearson Chi Square. Hasil: hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin responden mayoritas adalah perempuan (65%), Pendidikan terakhir responden mayoritas SD atau sederajat (49%), Kesehatan spiritual responden mayoritas dalam kategori sedang (68%) dan kualitas hidup responden mayoritas dalam kategori baik (69%). Hasil analisis uji Pearson Chi Square diketahui terdapat hubungan yang secara statistic signifikan antara pemenuhan kebutuhan dasar manusia kesehatan spiritual dengan kualitas hidup pasien kanker (p=0,018). Saran: seluruh tim kesehatan yang merawat pasien dengan kanker agar semaksimal mungkin dapat memenuhi kebutuhan spiritual para pasien dengan melibatkan dukungan dari keluarga.
Pengaruh Masker Organik Daun Sirsak terhadap Kejadian Acne Vulgaris pada Siswi SMK Patriot Peterongan Jombang Subhan, Winda Sri Lestari; Rustanti, Elly; Setiawan, Roni
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 1 No 1 (2023): Prosiding Konferensi Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v1i1.492

Abstract

Latar Belakang: Acne vulgaris yaitu kondisi umum pada kulit yang terjadi akibat peradangan pada kelenjar unit pilosebasea yang disertai dengan penyumbatan keratin dipermukaan kulit. Acne vulgaris dapat diatasi dengan pemberian terapi alternatif salah satunya pemberian masker daun sirsak. Tujuan: Untuk mengetahui adanya pengaruh masker organik daun sirsak (Annona muricata Linn) terhadap kejadian acne vulgaris pada siswi SMK Patriot Peterongan Jombang. Metode: Metode yang digunakan Pre-Eksperimen dengan skema rancangan One-Group Pre test - Post test. Besar populasi 60 siswi SMK Patriot Peterongan Jombang, teknik sampling menggunakan Quota Sampling (Non Probability) dengan jumlah sampel 15 responden. Data akan dikumpulkan melalui lembar observasi serta data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan perangkat lunak statistik SPSS 25 dengan Uji Wilcoxon. Hasil: penelitian ini mengindikasi sebagian besar responden sebelum menjalani terapi penggunaan masker daun sirsak kejadian acne vulgaris derajat sedang sebanyak 13 responden (86.7%). Mayoritas responden setelah diberikan terapi penggunaan masker daun sirsak kejadian acne vulgaris derajat ringan sebanyak 14 responden (93.3%). Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai 0,001 < α (0,05). Simpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa adanya hasil yang signifikan dari penggunaan masker organik daun sirsak (Annona muricata Linn) terhadap kejadian acne vulgaris pada siswi SMK Patriot Peterongan Jombang. Kesimpulan: Perawatan wajah dengan masker daun sirsak bermanfaat untuk proses penyembuhan acne vulgaris jika digunakan secara teratur, karena daun sirsak memiliki zat aktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tannin. Diharapkan dengan pemberian masker daun sirsak dapat dijadikan salah satu terapi alternatif acne vulgaris
Asuhan Keperawatan Anak Balita Dengan Masalah Keperawatan Diare Pada Gastroenteritis Rukmini, Rukmini; Agustin, Agustin; Zahroh, Windy Septiana
PROSIDING KONFERENSI NASIONAL ILMU KESEHATAN STIKES ADI HUSADA 2023 Vol 2 No 1 (2024): Prosiding Konferensi Ilmu Kesehatan STIKES Adi Husada
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/prosiding.v2i1.605

Abstract

Latar Belakang: Gastroenteritis adalah penyakit yang merupakan peradangan usus salah satu gejalanya terdapat peningkatan frekuensi meningkatya pergerakan radang usus kecil berupa diare. Masalah keperawatan diare merupakan terjadinya pengeluaran feses yang terlalu sering, dengan konsistensi feses yang cair atau lunak atau bisa juga bercampur lender & darah atau lender saja. Tujuan:penelitian untuk menggambarkan Asuhan Keperawatan Anak Usia Balita Dengan Masalah Diare Pada Gastroenteritis Di Rumah Sakit Adi Husada Kapasari Surabaya. Metode:Desain penelitian yang peneliti gunakan adalah studi kasus. Penelitian ini peneliti menggunakan 2 partisipan dengan diagnose medis gastroenteritis dengan masalah keperawatan diare. Instrumen pengumpulan data digunakan wawancara terstruktur, dan tidak terstruktur. Data selanjutnya di analisis dengan mereduksi data dan disajikan serta menarik kesimpulan. Data yang telah terkumpulkan direduksi dan disajikan di analisis berdasarkan penyajian data yang dilakukan dengan tabel,gambar, bagan maupun teksnaratif. Kerahasiaan dari klien dijamin dengan jalan mengaburkan identitas dari klien. Hasil:Hasil penelitian menunjukkan pengkajian kedua pasien dengan keluhan utama diare dan hasil pemeriksaan fisik menujukkan B5 Bowel dan Reproduksi Inspeksi defekasi lebih BAB sejak kemarin 2-3x dalam sehari, konsistensi cair, tidak ada ampas, warna kuning tidak ada darah, tidak ada lendirDiagnose keperawatan yang dirumuskan dari kedua pasien diare,intervensi yang telah dilakukan adalah manajemen diare dan manajemen eliminasi fekal, yang menjadi dasar dalampelaksanaan implementasi. Evaluasi menujukkan masalah keperawatan teratasi. Masalah keperawatan diare dapat diselesaikan dengan efektif melalui asuhan keperawatan yang tepat. Saran:Diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi perawat untuk meningkatkan keterampilan dalam manajemen diare pada anak usia balita. Selain itu, rumah sakit disarankan untuk mengembangkan protokol manajemen diare yang khusus untuk pasien gastroenteritis guna meningkatkan efektivitas asuhan keperawatan.

Page 2 of 3 | Total Record : 21