cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
REKA RACANA
ISSN : -     EISSN : 24772569     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 549 Documents
Pengelolaan Jalan Berdasarkan Metode IKP dan IRI (Studi Kasus Jalan Jenderal Sudirman STA 2+000 – STA 3+400 Kota Bandung) Hibatullah, Fadhil Zuhdi; Wardana, Anya Athalia Rahmizain; Aisyah, Linda
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 1: Maret 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i1.87

Abstract

ABSTRAK Kerusakan permukaan jalan dapat mempengaruhi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya bagi para pengendara. Penilaian tingkat kerusakan jalan perlu dilakukan menggunakan metode IRI dan IKP. Jalan Jenderal Sudirman yang menghubungkan antara Kota Bandung dengan Kota Cimahi; memiliki perkerasan lentur dan ditinjau sepanjang 1,4 km dari Simpang Tiga Jalan Jamika hingga Bundaran Cibeureum. Studi yang dilakukan adalah membandingkan nilai IKP dan IRI hingga merekomendasikan jenis skenario pemeliharaan jalan yang tepat berdasarkan hasil analisis kondisi permukaan jalan. Dari hasil IKP, rata-rata nilainya Jalan Jenderal Sudirman ialah 67,43 untuk arah Bundaran Cibeureum dan 70,11 untuk arah Simpang Tiga Jamika yang menunjukkan kondisi jalan sedang. Sedangkan berdasarkan metode IRI, rata-rata nilainya Jalan Jenderal Sudirman ialah 4,86 untuk arah Bundaran Cibeureum dan 4,66 untuk arah Simpang Tiga Jamika dengan kondisi jalan sedang. Skenario penanganan pemeliharaan rutin dan berkala dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman dengan hasil nilai IRI yang lebih baik apabila dilakukan pemeliharaan rutin per tahun dan berkala per lima tahun namun biaya yang diperlukan juga cukup tinggi.Kata kunci: kondisi perkerasan, jalan provinsi, perkerasan lentur, IKP, IRI, pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala ABSTRACTThe condition of road surfaces can significantly impact the safety and comfort of road users, especially for drivers. Assessing the level of road damage used IRI and PCI. Jenderal Sudirman Road, linking Bandung City to Cimahi City, has flexible pavement and is reviewed along 1.4 km from the Jalan Jamika intersection to the Cibeureum Roundabout. The study aims to compare the PCI and IRI values for both flexible pavements, ultimately recommending appropriate road maintenance scenarios based on the surface condition analysis. Based on the IKP, the average PCI value for the Jenderal Sudirman Road is 67.43 for the Cibeureum Roundabout direction and 70.11 for the Jalan Jamika intersection direction, indicating a moderate road condition. Meanwhile, based on IRI, the average IRI value for the Jenderal Sudirman Road is 4.86 for the Cibeureum Roundabout direction and 4.66 for the Jalan Jamika intersection direction, also indicating a moderate road condition. Routine and periodic maintenance scenarios are implemented on the Jenderal Sudirman Road, with better IRI values achieved through annual routine maintenance and five-year periodic maintenance, although the associated costs are relatively high.Keywords: pavement condition, provincial road, flexible pavement, IKP, IRI, routine maintenance, periodic maintenance 
Kajian Eksperimental Pemanfaatan Sampah Plastik HDPE Terhadap Berat Isi Beton Ringan Puspitasari, Ira; Firstiana, Amelia
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 1: Maret 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i1.43

Abstract

ABSTRAKSampah plastik yang tidak didaur ulang sebelum dibuang dapat menjadi masalah lingkungan serius. Pada penelitian ini menginvestigasi penggunaan limbah plastik HDPE (High Density Polyethylene) sebagai pengganti sebagian agregat halus dalam campuran beton. Dengan variasi penambahan limbah plastik HDPE sebesar 0%, 3%, 5%, dan 7% dari total pasir, Benda uji pada percobaan ini berupa silinder beton yang akan diuji kuat tekan dan berat volume, dengan mix design yang sesuai dengan standar SNI 03-2834-2000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan agregat plastik HDPE pada campuran beton dapat mengurangi berat volume beton sebesar 1,03%, 2,35%, dan 6,16% untuk variasi 3%, 5%, dan 7%. Dari penelitian ini penambahan plastik HDPE dapat menghasilkan beton yang lebih ringan namun dengan penurunan dalam kuat tekan, sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan kebutuhan yang spesifik dalam konstruksi.Kata kunci: beton, HDPE (High Density Polyethylene), berat isi ABSTRACTPlastic waste that is not recycled before disposal can be a serious environmental problem. This study investigated the use of HDPE (High Density Polyethylene) plastic waste as a partial substitute for fine aggregate in concrete mixtures. With variations in the addition of HDPE plastic waste of 0%, 3%, 5%, and 7% of the total sand, the test object in this experiment was a concrete cylinder that would be tested for compressive strength and volume weight, with a mix design that complies with the SNI 03-2834-2000 standard. The results of this study indicate that the addition of HDPE plastic aggregate to the concrete mixture can reduce the volume weight of concrete by 1.03%, 2.35%, and 6.16% for variations of 3%, 5%, and 7%. From this study, the addition of HDPE plastic can produce lighter concrete but with a decrease in compressive strength, so its use must be adjusted to specific needs in construction.Keywords: concrete, HDPE (High Density Polyethylene), compressive strength 
Pemanfaatan Campuran Sludge Electrocoagulasi dan Fly Ash pada Sifat Karakteristik Paving Block Rokhman, Abdul; Ardianto, Rachmad; Putri, Desi; Adinda, Najla
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 1: Maret 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i1.99

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mencoba memanfaatkan campuran limbah fly ash dan SEC (Electrocoagulation of Sludge) menjadi material yang berguna untuk digunakan sebagai bahan penyusun paving block. Selama ini, limbah SEC dari pabrik tekstil hanya dikumpulkan sebagai bahan yang tidak berguna, sehingga memanfaatkan penggunaan material limbah ini menjadi lebih penting dalam rangka pengurangan limbah padat pada lingkungan sekitar. Untuk meningkatkan kuat tekan paving block, campuran fly ash, yang merupakan bahan limbah industri yang tidak dimanfaatkan. Komposisi campuran fly ash pada nilai 20% sedang komposisi variasi SEC sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%. Pada masing-masing kondisi dibuat 9 benda uji dengan pembagian masing-masing 3 benda uji untuk pengujian 7 hari, 28 hari dan 56 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi SEC makin tinggi akan mengurangi kuat tekan dan mutu paving block. Namun untuk variasi limbah SEC sebesar 5% masih dapat digunakan untuk campuran dengan target mutu pavingblock B. Penurunan nilai kuat tekan dikarenakan adanya pengaruh unsur karbon (C) dalam limbah SEC. Secara visual, Benda uji dengan kandungan SEC tinggi akan terlihat basah, dan mengalami proses pengeringan yang lama, hal ini dikarenakan SEC memiliki sifat menangkap air, dan sulit menguapkan air.Kata kunci: sludge, limbah tekstil, elektrokoagulasi, fly ash, pavingblock ABSTRACTThis research tries to utilize a mixture of fly ash waste and SEC (Electrocoagulation of Sludge) into a useful material to be used as a paving block material. So far, SEC waste from textile factories has only been collected as useless material, so making use of this waste material has become more important in order to reduce solid waste in the surrounding environment. To increase the compressive strength of paving blocks, mix fly ash, which is an unused industrial waste material. The composition of the fly ash mixture is 20%, while the SEC variation composition is 0%, 5%, 10%, 15%, 20% and 25%. In each condition, 9 test objects were made, divided into 3 test objects each for 7 days, 28 days and 56 days testing. The research results show that adding a higher SEC concentration will reduce the compressive strength and quality of the paving block. However, a 5% variation in SEC waste can still be used for a mixture with a paving block quality target of B. The decrease in compressive strength is due to the influence of the carbon element (C) in SEC waste. Visually, test objects with a high SEC content will appear wet, and undergo a long drying process, this is because SEC has the property of capturing water, and is difficult to evaporate water.Keywords: sludge, textile waste, electrocoagulation, fly ash, paving block 
Pengaruh Konfigurasi Batang Tunggal dan Ganda Terhadap Kapasitas Kuda-Kuda Kayu Bengkirai Fadillah, Hamzah Haikhal; Nuranita, Badriana
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 1: Maret 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i1.1

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membandingkan efisiensi konfigurasi penampang batang tunggal dan batang ganda terhadap kapasitas struktur kuda-kuda kayu dengan tipe rangka Modified Post Queen bentang 10 m. Analisis dilakukan berdasarkan aspek tegangan, lendutan, dan berat struktur. Jenis kayu yang digunakan adalah kayu Bengkirai yang umum digunakan sebagai material konstruksi bangunan. Perhitunagn struktur mengacu pada kriteria Desain Faktor Beban Ketahanan (DFBK) sesuai SNI 7973-2013 dan SNI 1727-2020. Hasil analisis menunjukkan rasio tegangan tarik dan tegangan tekan pada kuda-kuda batang ganda lebih besar 5,882%-32,496% dan 22,379%-49,333% dibandingkan batang tunggal. Lendutan aktual pada kuda-kuda batang tunggal mencapai 5,018 mm, sementara batang ganda 5,367 mm, keduanya masih memenuhi syarat lenduatan ijin. Sementara untuk berat struktur, batang ganda lebih ringan 16,351% dibandingkan batang tunggal. Secara keseluruhan, kedua jenis kuda-kuda memenuhi standar kekuatan (rasio tegangan) dan kekakuan (lendutan), namun batang ganda lebih unggul dari aspek berat, sehinggal lebih direkomendasikan untuk pengaplikasian struktural.Kata kunci: kuda-kuda kayu, batang tunggal, batang ganda, rasio tegangan, lendutan, berat struktur ABSTRACTThis study compares the efficiency of single-section and double-section configurations in the structural capacity of a 10-meter span wooden truss with a Modified Post Queen frame type. The analysis is conducted based on stress ratios, deflection, and structural weight aspects. Bengkirai wood, commonly used as a construction material, is selected for this study. Structural calculations follow the Load and Resistance Factor Design (LRFD) criteria based on SNI 7973-2013 and SNI 1727-2020. The analysis results indicate that the tensile and compressive stress ratios in the double-section truss are 5.882%-32.496% and 22.379%-49.333% higher, respectively, than those in the single-section truss. The actual deflection of the single-section truss reaches 5.018 mm, while the double-section truss is 5.367 mm, both meeting the allowable deflection limits. In terms of structural weight, the double-section truss is 16.351% lighter than the single-section truss. Overall, both truss configurations meet the strength (stress ratio) and stiffness (deflection) standards, but the double-section truss is superior in terms of weight efficiency, making it more recommended for structural applications.Keywords: wooden truss, single-section, double-section, stress ratio, deflection, structural weight
Pemanfaatan Limbah Kaca Sebagai Substitusi Filler Dalam Campuran Mortar Geopolimer Sandika, Faris Gilar; Desimaliana, Erma; Shima, Ratih Dewi
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 1: Maret 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i1.52

Abstract

ABSTRAKLimbah kaca merupakan material anorganik yang tidak dapat didaur ulang secara alami, sehingga perlu penanganan yang tepat supaya tidak mencemari lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan kembali limbah kaca sebagai alternatif material konstruksi, seperti material pengisi (filler) dalam campuran beton geopolimer karena memiliki kandungan kimia silika yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah kaca sebagai filler dalam campuran mortar geopolimer. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium. Pengujian kuat tekan mortar geopolimer dengan variasi penambahan limbah kaca sebesar 0%, 25%, 50% dan 75% terhadap agregat halus. Limbah kaca yang digunakan yaitu lolos saringan no. 4. Rasio larutan alkali aktivator (NaoH:Na2SiO3) yaitu 1:3 dengan konsentrasi 10M. Hasil kuat tekan maksimum rata-rata didapatkan pada substitusi limbah kaca 25%; yaitu 37,39 MPa melampaui kuat tekan rencana mortar tipe M 17,16 MPa berdasarkan ASTM C 270. Walaupun nilai tersebut menurun 14,81% dari variasi 0% sebagai mortar geopolimer kontrol.Kata kunci: limbah kaca, substitusi filler, kuat tekan, mortar geopolimer ABSTRACTGlass waste is an inorganic material that cannot be recycled naturally, so it needs proper handling so as not to pollute the environment. This can be done by reusing glass waste as an alternative construction material, such as filler material in geopolymer concrete mixtures because it has a high silica chemical content. This study aims to determine the effect of utilizing glass waste as a filler in a geopolymer mortar mixture. The study was conducted experimentally in the laboratory. Testing the compressive strength of geopolymer mortar with variations in the addition of glass waste of 0%, 25%, 50% and 75% to fine aggregate. The glass waste used is that which passes sieve no. 4. The ratio of alkali activator solution (NaoH: Na2SiO3) is 1: 3 with a concentration of 10M. The average maximum compressive strength results were obtained at 25% glass waste substitution; namely 37.39 MPa exceeding the planned compressive strength of type M mortar 17.16 MPa based on ASTM C 270. Although the value decreased by 14.81% from the 0% variation as a control geopolymer mortar.Keywords: glass waste, filler substitution, compressive strength, geopolymer mortar
Model Kurva Bilinier Tegangan-Regangan Lentur, Tekan Sejajar Serat, dan Tekan Tegaklurus Serat Kayu Simalambuo (Lophopetalum sp.) Pranata, Yosafat Aji; Frisda, Tani; Novi, Novi; Hagiyanto, Sofhie Angela
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 1: Maret 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i1.11

Abstract

ABSTRAKKayu Simalambuo (Lophopetalum sp.) dari Nias banyak dipergunakan sebagai bahan baku kayu untuk membuat bangunan kayu dengan fungsi untuk tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan mendapatkan model kurva tegangan-regangan kayu Simalambuo (Lophopetalum sp.). Ruang lingkup penelitian yaitu kurva tegangan-regangan kayu yang dipelajari adalah sifat mekanika lentur dan tekan (sejajar serat dan tegaklurus serat kayu). Data sifat mekanika kayu diperoleh dari penelitian sebelumnya yaitu pengujian destruktif mengacu standar ASTM D143 dengan metode primer, dengan bahan baku kayu berasal dari Pulau Nias. Hasil penelitian yaitu model kurva tegangan-regangan lentur, tekan arah sejajar serat, dan tekan arah tegaklurus serat memberikan kontribusi bagi praktisi dan akademisi dalam perencanaan bangunan kayu tahan gempa. Model kurva bilinier tegangan-regangan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi untuk analisis elastik maupun inelastik bangunan gedung kayu.Kata kunci: sifat mekanika, simalambuo, nias, eksperimental, bangunan ABSTRACTSimalambuo wood (Lophopetalum sp.) from Nias is widely used as wood raw material to make wooden buildings with residential functions. This research aims to obtain a curve model of the stress-strain of Simalambuo wood (Lophopetalum sp.). The scope of the research is the stress-strain curve of wood are the mechanical properties of flexural and compressive (parallel to the grain and perpendicular to the grain). Data on the mechanical properties of wood was obtained from previous research, namely destructive testing referring to the ASTM D143 standard using the primary method, with wood raw materials originating from Nias Island. The results of the research, namely the curve model of the stress-strain in term of bending, compression parallel to the grain, and compression perpendicular to the grain provide a contribution to practitioners and academics in design of earthquake-resistant wooden buildings. The bilinear stress-strain curve model resulting from this research can be a reference for elastic and inelastic analysis of wooden buildings.Keywords: mechanical properties, simalambuo, nias, experimental, building 
Pergerakan Becak Tradisional Dalam Mendukung Pariwisata di Kota Yogyakarta Desiana, Renny; Iscahyono, Achmad Fauzan; Kusmantoro, Iwan Pratoyo
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 1: Maret 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i1.63

Abstract

ABSTRAKYogyakarta adalah salah satu kota wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, baik wisata lokal maupun mancanegara. Kota Yogyakarta berkembang dengan tetap mempertahankan nilai budaya dan sejarahnya.  Salah satu fitur khas yang masih bertahan di Kota Yogyakarta adalah adanya becak tradisional. Di tengah kemajuan teknologi yang terus berkembang, maka perlu adanya upaya untuk melestarikan keberadaan becak tradisional ini.  Berlandaskan hal tersebut, maka tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui pola pergerakan becak tradisional dan merumuskan strategi keberlanjutan becak tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perolehan data melalui observasi dan wawancara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan analisis deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu keterlibatan berbagai golongan masyarakat dan stakeholder dalam proses perencanaan maupun pengelolaan sistem transportasi pada becak tradisional.Kata kunci: becak tradisional, keberlanjutan, SWOT ABSTRACTYogyakarta is a popular tourism destination for both domestic and international travelers. Yogyakarta is developing while preserving its historical and cultural traditions. Traditional pedicabs are one feature that is still present in Yogyakarta. In an era of rapidly improving technological advancement, efforts must be conducted to maintain the existence of this traditional pedicab. Based on this, the aim of this research is to identify the traditional rickshaws' movement patterns and develop a sustainability strategy for these. This research uses a qualitative methodology and collects information with interviews and observation. In this study, descriptive analysis and SWOT were the methods used. The findings of this study suggest that diverse community organizations and stakeholders need to be included in the planning and management of the traditional rickshaw transportation system.Keywords: traditional pedicab, sustainable, SWOT 
Evaluasi Kinerja Struktur Tribun Barat Stadion RAA Adiwijaya Kabupaten Garut dengan Analisis Pushover Metode ATC-40 Fathoni, Rifqi Mukhlis; Desimaliana, Erma
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 2: Juli 2024
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v10i2.133

Abstract

ABSTRAKPerancangan struktur bangunan gedung bertingkat di Indonesia memiliki tantangan yang harus dihadapi, yaitu risiko bencana alam berupa gempa bumi. Indonesia terletak di persimpangan empat lempeng tektonik: Lempeng Indo-Australia, Lempeng Pasifik, Lempeng Eurasia, dan Filipina yang dikenal juga sebagai Cincin Api Pasifik. Analisis seismik non linier biasanya digunakan untuk mengetahui kinerja struktur bangunan bertingkat dan tidak beraturan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja struktur Struktur Tribun Barat Stadion RAA Adiwijaya Kabupaten Garut, baik dengan analisis sesimik linier respon spektra maupun analisis seismik non linier pushover, menggunakan software SAP2000 yang diselidiki berdasarkan gaya geser dasar, perpindahan, dan simpangan. Penelitian ini menghasilkan gaya geser maksimum pada arah X sebesar 61.045,515 kN dengan perpindahan sebesar 33,811 mm; sedangkan arah Y gaya geser maksimum sebesar 90.114,592 kN dengan perpindahan 1,799 mm. Berdasarkan metode ATC-40, Struktur Tribun Barat Stadion RAA Adiwijaya Kabupaten Garut memiliki level kinerja struktur Immediate Occupancy (IO). Hal ini terlihat dari nilai simpangannya sebesar 0,0005 untuk arah X dan 0,00001 untuk arah Y halmana level kinerja struktur Immediate Occupancy bernilai ≤0,01.Kata kunci: bangunan gedung bertingkat, analisis pushover, level kinerja struktur, ATC-40 ABSTRACTThe structural design of multi-story buildings in Indonesia confronting challenges that is the risk of natural disasters such as earthquakes. Indonesia is located at the intersection of four tectonic plates: the Indo-Australian Plate, the Pacific Plate, the Eurasian Plate, and the Philippine Plate, which is also known as the Pacific Ring of Fire. Non-linear seismic analysis is usually used to determine the structural performance of multi-story and irregular building. The aim of this research is to evaluate the structural performance of the West Stand Structure of the RAA Adiwijaya Stadium, Garut Regency, both with linear seismic analysis of spectral response and non-linear pushover seismic analysis, using SAP2000 software which is investigated based on base shear forces, displacements and drifts. This research produces a maximum base shear force in the X direction of 61,045.515 kN with a displacement of 33.811 mm; while in the Y direction the maximum base shear force is 90,114.592 kN with a displacement of 1,799 mm. Based on ATC-40 method, the West Stand structure of the RAA Adiwijaya Stadium, Garut Regency has an Immediate Occupancy (IO) structural performance level. This can be seen from the drift value of 0.0005 for the X direction and 0.00001 for the Y direction, where the Immediate Occupancy structural performance level is ≤0.01.Keywords: multi-story buildings, pushover analysis, compression strength, structural performance level, ATC-40 
Evaluasi Kinerja Struktur Bangunan Café di Kabupaten Bandung dengan Time History Berdasarkan FEMA 356 Siadari, Fanny Sara; Desimalian, Erma; Arif, Altie Santika
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 10, No 3: November 2024
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v10i3.211

Abstract

ABSTRAKKabupaten Bandung yang menjadi salah satu kota pariwisata di Indonesia tidak lepas dari lokasi sesar Lembang, sehingga struktur bangunan gedung harus dirancang dengan sistem bangunan tahan seismik. Analisis seismik non linier time history biasanya digunakan untuk mengetahui level kinerja struktur bangunan bertingkat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja struktur bangunan café di Kabupaten Bandung, baik dengan analisis seismik linier respon spektrum maupun analisis seismik non-linier riwayat waktu, menggunakan software ETABS. Analisis struktur yang diteliti berupa jumlah dan arah ragam getar struktur, periode struktur, gaya geser dasar, simpangan antar lantai dan P-D. Serta, juga dianalisis level kinerja struktur dari nilai lateral ratio drift berdasarkan FEMA 356. Hasil penelitian menghasilkan gaya geser dasar yang terjadi pada bangunan café, baik pada arah X maupun arah Y, sebesar 2.6845 kN. Sementara itu, lateral drift ratio yang dihasilkan pada arah X sebesar 2,04% dan pada arah Y sebesar 1,86%. Berdasarkan FEMA 356, struktur bangunan café di Kabupaten Bandung memiliki level kinerja struktur CP pada arah X (nilai lateral drift ratio 2% - 4%) dan LS pada arah Y (nilai lateral drift ratio 1% - 2%).Kata kunci: bangunan café, riwayat waktu, level kinerja struktur, FEMA 356 ABSTRACTBandung Regency, which is one of the tourism cities in Indonesia, cannot be separated from the location of the Lembang fault, so the building structures must be designed with a seismic-resistant building system. Non-linear time history seismic analysis is usually used to determine the level of performance of multi-story building structures. The aim of this research is to evaluate the structural performance of café buildings in Bandung Regency, both with linear response spectrum seismic analysis and non-linear time history seismic analysis, using ETABS software. The structural analysis studied included the number and direction of various structural vibrations, the period of the structure, the base shear force, the deviation between floors and P-. Also, the level of structural performance was analyzed from the lateral drift ratio value based on FEMA 356. The results of the research produced the basic shear force that occurred in the café building, both in the X and Y directions, of 2.6845-kN. Meanwhile, the lateral drift ratio in the X direction is 2.04% and in the Y direction is 1.86%. Based on FEMA 356, café building structures in Bandung Regency have structural performance levels of CP in the X direction (lateral drift ratio value 2% - 4%) and LS in the Y direction (lateral drift ratio value 1% - 2%).Keywords: café buildings, time history, structural performance level, FEMA 356 
Prediksi Kuat Tekan Kolom Beton Persegi dengan Perkuatan FRP Menggunakan Machine Learning Kristianto, Anang; Pranata, Yosafat Aji; Br. Pasaribu, Novie Theresia; Alfatama, Jasen
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2: Juli 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i2.158

Abstract

ABSTRAKAnalisis secara teoritis kuat tekan kolom beton persegi dengan perkuatan FRP masih mengandalkan pendekatan seperti yang digunakan untuk kolom lingkaran dengan modifikasi. Sesuai dengan kemajuan teknologi saat ini pendekatan menggunakan machine learning diharapakan dapat memberikan perspektif  berbeda sekaligus hasil yang lebih akurat. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan beberapa teknik machine learning untuk memprediksi kuat tekan aksial kolom persegi yang diperkuat dengan FRP dengan berbagai radius kelengkungan pada sudutnya dan membandingkan metode machine learning dengan pendekatan analitik dan mekanik yang sudah ada. Tiga algoritma digunakan dalam pendekatan machine learning: Jaringan Syaraf Tiruan (JST), Categorical Boost (CatBoost), dan M5-Tree.  Ensemble Machine Learning membuat kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan tiga model individual JST, CatBoost, dan M5-Tree dengan nilai R-squared sebesar 0,9557. Penggunaan machine learning untuk memprediksi dibandingkan dengan beberapa usulan teori tegangan terkekang, memberikan hasil yang paling mendekati dengan nilai R-squared sebesar 0,8276.Kata kunci: tegangan, kolom beton, FRP, prediksi, pembelajaran mesin ABSTRACTTheoretically analyzing the compressive strength of square concrete columns with FRP reinforcement still relies on the approach as used for circular columns with modifications. In accordance with current technological advances, machine learning approaches are expected to provide a different perspective as well as more accurate results. The objective of this research is to use several machine learning techniques to predict the axial compressive strength of square columns reinforced with FRP with various radii of curvature at the corners and compare the machine learning methods with existing analytical and mechanical approaches. Three algorithms were used in the machine learning approach: Artificial Neural Network (ANN), Categorical Boost (CatBoost), and M5-Tree.  The machine learning ensemble performed better than the three individual models JST, CatBoost, and M5-Tree with an R-squared value of 0.9557. The use of machine learning to predict, compared to some proposed confined stress theories, gave the closest results with an R-squared value of 0.8276.Keywords: stress, concrete column, FRP, prediction, machine learning