cover
Contact Name
Joni Setiawan
Contact Email
setiawanjoni@gmail.com
Phone
+628151657716
Journal Mail Official
redaksi.dkb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kusumanegara No. 7 Yogyakarta, Indonesia 55166
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah
ISSN : 20874294     EISSN : 25286196     DOI : https://doi.org/10.22322/dkb.v42i1
Dinamika Kerajinan dan Batik : MAJALAH ILMIAH is an open-access journal published by Center for Handicraft and Batik, Ministry of Industry as scientific journal to accommodate current topics related to include materials research and development, production processes, waste treatment management, designs and entrepreneur of handicrafts and batik. Dinamika Kerajinan dan Batik : MAJALAH ILMIAH publishes communications, articles, and reviews. The first volume of DKB has been published in 1987 and continued until today with 2 (two) issues of publication each year. The number of articles for each issue is 9 (nine) articles. The official language of the journal is Bahasa Indonesia, but manuscripts in English are also welcomed. Manuscript submission and reviewing process is fully conducted through online journal system, using a double-blind review process
Articles 317 Documents
Analisa Simulasi Uji Beban Statik Vertikal Terhadap Sambungan Dowel Kayu Pada Produk Curved Feet Stool: Vertical Static Load Simulation Analysis on Wood Dowel Joints in Curved Feet Stool Products Rahmat, Bahtiar; Fitrianto, Taufik Ramadhan; Ulfia, Yessi Nasia; Prakoso, Galih
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 43 No. 1 (2026): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontribusi dengan persentase 80% terhadap produk ekspor mebel, furnitur menjadi industri dengan potensi pasar yang besar. Namun demikian, sambungan pada produk furnitur merupakan bagian yang perlu diperhatikan, karena pada bagian ini sangat rentan terjadi patahan atau kerusakan. Pengujian produk prototipe perlu sumber daya dan waktu lebih, sehingga dikembangkan metode pendekatan untuk memperoleh data hasil pengujian kekuatan produk tanpa membuat prototipe atau lebih dikenal dengan metode analisis elemen hingga (FEM). Penelitian ini bertujuan untuk menguji kekuatan sambungan dari produk stool yang dipasangkan pasak kayu dengan ukuran Ø10mm, Ø12mm & Ø14 mm sebagai konstruksinya. Hasil simulasi pembebanan statik menunjukkan jika aplikasi pasak kayu Ø10 mm menghasilkan tegangan maksimum 25,89 MPa, regangan senilai 0,0013, pergeseran sebesar 2,047 mm dan faktor keamanan senilai 1,59. Selanjutnya aplikasi pasak kayu Ø12 mm mencatatkan tegangan maksimum 23,14 MPa, regangan senilai 0,0011, pergeseran sebesar 0,562 mm serta faktor keamanan senilai 1,78. Aplikasi pasak Ø14 mm paling direkomendasikan karena mampu menahan beban 60kgf paling baik. Tegangan maksimum sebesar 16,07 MPa masih jauh dibawah nilai tegangan luluh material. Selain itu nilai pergeseran dan regangan maksimal hanya senilai 0,042 mm dan 0,0009 secara berurutan. Aplikasi dowel Ø14 mm juga mencatatkan faktor keamanan terbaik yakni sebesar 2,57.
Pengembangan Busana Casual Dengan Teknik Ecoprint Menggunakan Tumbuhan Gulma: Development of Casual Fashion with Ecoprint Technique Using Weed Plants Annisa Setyaningsih; Sugiyem, Sugiyem
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 43 No. 1 (2026): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan busana casual dengan teknik ecoprint menggunakan tumbuhan gulma dan mengetahui tingkat kelayakannya menurut ahli dan responden. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D meliputi define, design, development, dan disseminate dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan eksperimen. Instrumen penelitian berupa angket kelayakan ahli dan angket uji kesukaan dari 30 responden dengan validitas isi dibuktikan rumus Aiken's V menghasilkan indeks 0,98, validitas konstruk menggunakan Product Moment Karl Pearson dengan r hitung > r tabel (0,361), dan reliabilitas Cronbach's Alpha sebesar 0,962 (sangat tinggi). Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menghasilkan produk busana casual berupa outer ecoprint dari tumbuhan gulma dengan penilaian ahli mencapai kelayakan 98,75% (sangat layak) dan tingkat kesukaan responden mayoritas kategori tinggi meliputi aspek estetika 83%, fungsi 67%, bahan 70%, teknik 67%, dan harga 90%. Penelitian ini membuktikan potensi tumbuhan gulma sebagai bahan ecoprint dalam menciptakan busana casual yang layak dan disukai konsumen, mendukung pengembangan fashion berkelanjutan.
Comparative RSM and ANN Modeling for Predicting Cotton Yarn Unevenness in Ring Spinning: Effect of Spacer Size and Cradle Pressure: Pemodelan RSM dan ANN Komparatif untuk Memprediksi Ketidakrataan Benang Katun pada Ring Spinning: Pengaruh Ukuran Spacer dan Tekanan Cradle Sahroni, Roni; Rival Firdaus, Muhammad; Putra, Valentinus Galih Vidia
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 43 No. 1 (2026): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study developed and compared response surface methodology (RSM) and artificial neural network (ANN) models for predicting cotton yarn unevenness (U%) as a function of spacer size and cradle pressure in ring spinning. A 3×3 full-factorial experimental design was employed, yielding nine treatment combinations with 10 replicates each (90 samples total). Due to the limited dataset size (9 averaged data points), both models were fitted and assessed on the same data, with model performance interpreted accordingly. The RSM second-order polynomial model achieved R² = 0.98 (SSE = 0.0055), with sensitivity analysis identifying an optimal U% of 9.056% at a spacer size of 3.3 mm and cradle pressure of 1.53 N within the experimental domain [3.3–4.4 mm] × [1–2 N]. Notably, the unconstrained RSM optimum (x₁ = 2.638 mm) lies outside this domain, suggesting the experimental range may not fully bracket the true minimum. The ANN model, featuring a single hidden layer with four neurons trained via backpropagation over 10,000 epochs, achieved R² = 0.96 (MSE = 0.001942). Both models captured nonlinear input–output relationships, with RSM offering interpretable polynomial coefficients and ANN providing flexible data-driven mapping. A comparative analysis of predictive performance metrics (R², SSE, MSE) is provided, along with a discussion of model limitations related to dataset size and generalizability. These findings offer practical guidance for data-driven parameter optimization in ring spinning processes.
Makna Visual dan Negosiasi Kolonial pada ‘Batik Belanda’ bermotif Militer: Visual Meaning and Colonial Negotiation in Dutch Batik with Military Motifs Christianna, Aniendya; Priyowidodo, Gatut; Hadi, Ido Prijana
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 43 No. 1 (2026): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v43i1.8768

Abstract

Batik Belanda merupakan salah satu produk batik pesisir yang berkembang di pesisir utara Jawa, seperti Pekalongan, pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, dan umumnya dikaitkan dengan estetika feminin serta selera kolonial kelas menengah. Namun, keberadaan Batik Belanda bermotif militer menunjukkan makna visual yang lebih kompleks dan belum banyak dibahas. Artikel ini bertujuan mengkaji makna visual figur prajurit, kapal perang, dan mesin transportasi militer dalam Batik Belanda, serta bagaimana simbol-simbol tersebut dinegosiasikan dalam konteks produksi dan konsumsi kolonial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dengan metode observasi visual terhadap artefak batik di Museum Batik Pekalongan, Museum Batik Indonesia, Museum Danar Hadi Solo, dan Museum Tekstil Jakarta, serta didukung oleh studi pustaka dan analisis ragam hias. Pembahasan difokuskan pada pola repetisi, keteraturan visual, pembagian kepala dan badan batik, serta hubungan motif dengan fungsi kain sebagai objek pakai. Hasil kajian menunjukkan bahwa simbol militer tidak ditampilkan melalui narasi konflik atau heroisme, melainkan sebagai citra yang tertata, berulang, dan bersifat dekoratif. Repetisi dan ragam hias berperan dalam menormalkan kehadiran kekuasaan kolonial sebagai bagian dari pengalaman visual sehari-hari. Kekerasan dan daya rusak mesin perang disamarkan melalui stilisasi, siluet, dan integrasi dengan motif flora. Artikel ini menyimpulkan bahwa Batik Belanda bermotif militer berfungsi sebagai medium negosiasi visual antara produksi, pasar, dan selera kolonial, serta sebagai arsip visual yang merekam kehadiran kekuasaan secara halus dan tidak secara konfrontatif. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya pembacaan Batik Belanda sebagai artefak estetis yang memuat praktik budaya.
Pengembangan Bedside Table Anak Berbasis Kayu Jati Apkir melalui Practice-Based Design dan Teknologi CNC Router: Developing Children’s Bedside Table Using Rejected Teak Wood through a Practice-Based Design and CNC Router Approach Fitrianto, Taufik Ramadhan; Kamila, Aura Cahya
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 43 No. 1 (2026): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan bahan baku kayu berkualitas mendorong perlunya eksplorasi material alternatif yang tetap mampu menghasilkan produk furnitur bernilai fungsi dan estetika. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi desain bedside table anak dengan memanfaatkan kayu jati apkir dan teknologi CNC router. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi konsep Practical Fun dalam pengembangan furnitur anak berbasis kayu apkir melalui pendekatan Practice-Based Research yang menggabungkan proses desain, produksi prototipe, dan evaluasi pengguna. Metode penelitian menggunakan Practice-Based Research dengan tahapan perancangan desain, pembuatan gambar kerja dan program CNC, fabrikasi prototipe, serta evaluasi pengguna. Produk yang dihasilkan kemudian diuji kepada 35 orang tua yang memiliki anak berusia 0–8 tahun menggunakan kuesioner berbasis skala Likert yang mencakup aspek useful (fungsional), playable (dapat dimainkan), dan enjoyable (aman dan menyenangkan). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa desain memperoleh penilaian positif pada seluruh aspek dengan nilai rata-rata 4,06 untuk aspek useful, 3,94 untuk aspek playable, dan 4,00 untuk aspek enjoyable. Sebanyak 94,3% responden menyatakan desain layak digunakan sebagai furnitur anak, sedangkan 85,7% responden menyatakan bersedia mempertimbangkan produk serupa untuk digunakan di rumah. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan kayu jati apkir yang dipadukan dengan teknologi CNC router mampu menghasilkan furnitur anak yang fungsional, menarik, dan diterima pengguna. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan desain furnitur anak berkelanjutan melalui integrasi praktik kerajinan, teknologi digital, dan evaluasi pengguna dalam satu proses desain.
Characterization and Color Fastness Study of Cotton Fabric Dyed Using Coupled Natural Dyes from Tegeran Wood (Maclura cochinchinensis) and Turmeric (Curcuma longa): Karakterisasi dan Ketahanan Luntur Kain Katun yang Diwarnai Menggunakan Kopling Zat Warna Alami Kayu Tegeran (Maclura cochinchinensis) dan Kunyit (Curcuma longa) Haris, Muhammad Naoval; Ariyanto, Randitya Teri
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 43 No. 1 (2026): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Growing environmental awareness has encouraged the development of sustainable textile dyeing systems based on natural colorants. Tegeran wood (Maclura cochinchinensis) and turmeric (Curcuma longa) are yellow natural dye sources containing flavonoids (morin) and curcuminoids (curcumin) with conjugated chromophore systems. This study aimed to characterize cotton fabric construction and evaluate washing and rubbing fastness of fabrics dyed using single and coupled dye extracts. An experimental quantitative approach was applied, including fabric structural characterization (72 EPI × 59 PPI; 78.5 g/m²; yarn count and crimp analysis), mordanting with Al³⁺, Fe²⁺, and Ca²⁺, dyeing at 28°C for 60 minutes, and fastness testing according to ISO 105-C06 and ISO 105-X12 standards. Color evaluation was conducted using the CIELAB system (L*, a*, b*) and total color difference (ΔE, CIE76). Results indicated that Fe²⁺ mordanting produced lower L* values and olive shades due to metal–dye coordination complex formation, whereas Al³⁺ maintained brighter yellow tones with higher b* values. The coupled dye system demonstrated synergistic chromophore interactions with controlled color variation (ΔE 13.19–32.81). Washing and rubbing fastness significantly improved in mordanted coupled systems (grade 4–5) compared to non-mordanted samples (grade 2–3). The study suggests that coupled natural dye systems with appropriate metal mordants enhance chromatic stability and fastness performance on lightweight cotton fabrics.
Perancangan Desain Tekstil Kontemporer Berbasis Motif Kinnara-Kinnari dalam Praktik Komunikasi Visual sebagai Produksi Makna Budaya: The Creation of Contemporary Textile Designs Based on Kinnara-Kinnari Motifs in Visual Communication Practice as a Production of Cultural Meaning Asmi Nusantari, Okta Viviana; Mahendra, I Ketut
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 43 No. 1 (2026): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan figur Kinnara-Kinnari sebagai representasi budaya dalam praktik komunikasi visual melalui pendekatan penelitian kreatif berbasis praktik. Kajian ini berangkat dari persoalan komodifikasi motif budaya yang kerap menempatkan visual tradisi sebagai elemen dekoratif semata, sehingga makna simbolik dan historisnya berisiko mengalami pendangkalan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dalam paradigma interpretatif-kritis melalui tahapan eksplorasi visual, stilisasi motif, pengembangan komposisi simetris dan repetisi ornamental, serta penciptaan purwarupa busana dan aksesori aplikatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa figur Kinnara-Kinnari dapat diterjemahkan ke dalam bahasa visual kontemporer dengan tetap mempertahankan nilai filosofis harmoni kosmis yang melekat padanya. Temuan penelitian juga memperlihatkan bahwa pengaturan skala motif, seamless repeat pattern, dan penyesuaian komposisi visual pada bidang tiga dimensi mampu menjaga keterbacaan makna budaya sekaligus mendukung efisiensi material dalam proses produksi. Penelitian ini menegaskan bahwa praktik penciptaan visual berperan sebagai medium produksi makna budaya, validasi pengetahuan artistik, serta pengembangan identitas visual lokal yang relevan terhadap dinamika desain kontemporer.

Filter by Year

1987 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 43 No. 1 (2026): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 42 No. 1 (2025): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 41 No. 2 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 41 No. 1 (2024): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 40 No. 2 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 40 No. 1 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 39 No. 2 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 39 No. 1 (2022): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 38 No. 2 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 38 No. 1 (2021): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 37 No. 2 (2020): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 37 No. 1 (2020): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 36 No. 2 (2019): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 36 No. 1 (2019): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 35 No. 2 (2018): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 35 No. 1 (2018): Dinamika Kerajinan dan Batik : Majalah Ilmiah Vol. 34 No. 2 (2017): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 34 No. 1 (2017): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH Vol. 33 No. 2 (2016): Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 33 No. 1 (2016): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 32 No. 2 (2015): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 32 No. 1 (2015): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 31 No. 2 (2014): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 31 No. 1 (2014): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 30 No. 2 (2013): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 30 No. 1 (2013): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 32 No. 2 (2012): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 31 No. 1 (2012): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 28 No. 1 (2011): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 27 No. 1 (2010): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 28 (2010): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 26 (2009): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 25 (2008): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 24 (2007): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 23 (2006): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 22 (2005): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 21 (2004): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 19 (2001): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 18 (2001): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 16 (1997): Dinamika Kerajinan dan Batik Vol. 15 (1996): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 10 (1992): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 9 (1991): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 8 (1988): Dinamika Kerajinan dan Batik No. 7 (1987): Dinamika Kerajinan dan Batik More Issue