cover
Contact Name
Anwar Hafidzi
Contact Email
anwar.hafidzi@uin-antasari.ac.id
Phone
+6285251295964
Journal Mail Official
journalsharia@gmail.com
Editorial Address
Sharia Journal and Education Center Publishing Jalan Gotong Royong, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia Kode Pos 70711
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory
ISSN : 30310458     EISSN : 30310458     DOI : https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1280
Core Subject : Religion, Social,
The Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory (IJIJEL) is a peer-reviewed academic journal that focuses on advancing research in Islamic jurisprudence, economics, and legal theory within the Indonesian context. Published quarterly (March, June, September, and December), the journal serves as a platform for scholars, researchers, and practitioners to explore theoretical and practical developments in Islamic law. IJIJEL welcomes original research articles, conceptual papers, critical reviews, and comparative studies covering topics such as Islamic legal methodology, contemporary jurisprudential issues, legal reform, and interdisciplinary perspectives. The journal aims to foster academic discourse, enhance understanding of Islamic law, and contribute to the integration of Islamic legal principles within Indonesia’s legal and socio-economic systems.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
Women's Rights and Gender Equality Noormawati
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 3 (2024): The articles in this volume explore various legal and social topics, including
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i3.489

Abstract

AbstractWomen's rights and gender equality, especially in the current generation, face a lot of pros and cons due to the increasing number of women pursuing their careers, especially against older generations who speculate that women's duty is only at home, serving their husbands. They are not allowed to enter the workforce, politics, or even governance.This research utilizes a descriptive method through literature review of journals, websites, and books obtained via Google Scholar containing information regarding women's rights and gender equality from various perspectives including the four schools of thought, scholars, and societal views.The aim is for students to have a broad understanding and perspective on various third-party viewpoints in responding to current issues, enabling them to analyze and have a comprehensive view in addressing issues related to women's rights and gender equality incorporating various perspectives from the four schools of thought in addressing these issues and the various societal views regarding women's involvement in politics, social affairs, governance, and the workforce to pursue careers, especially in the current generation, which inevitably sparks controversy among scholars regarding gender issues between women and men. Additionally, there are societal views, particularly from older generations, that still hold a patriarchal perspective towards women. The Quran asserts in its verses the equality of men and women in terms of their rights, status, dignity, and humanity, both in terms of devotion and in terms of law.Keywords : right, patriarchy, gender equalityAbstrakHak-hak perempuan dan kesetaraan gender khususnya pada generasi sekarang karena banyaknya perempuan yang ingin mengejar karirnya menuai banyak pro dan kontra didalamnya, terlebih lagi terhadap golongan tua yang berspekulasi bahwa perempuan tugasnya hanya di rumah dan melayani suami saja. Tidak diperkenankan untuk memasuki dunia pekerjaan, politik bahkan pemerintahanPenelitian ini menggunakan metode deskripsi melalui tinjauan literatur jurnal, website dan buku yang didapat melalui google scholar yang memuat informasi-informasi berkenaan tentang hak-hak perempuan dan kesetaraan gender berbagai perspektif empat Mazhab, para ulama hingga pandangan masyarakat di dalamnya.Yang bertujuan agar mahasiswa/i dapat mengetahui atau berpandangan luas melihat berbagai pandangan sudut ketiga dalam menanggapi permasalahan yang terjadi pada masa sekarang agar dapat menelaah dan dapat berpandangan luas dalam menanggapi isu-isu suatu permasalahan mengenai hak-hak perempuan dan kesetaraan gender yang memuat berbagai perspektif dari empat Mazhab dalam menanggapi permasalahan ini dan adanya berbagai pandangan di masyarakat terkait hak perempuan yang berkecimpung dalam urusan politik, urusan sosial, pemerintahan hingga dalam dunia pekerjaan untuk mengejar karir terutama generasi saat ini yang tentunya menimbulkan banyak kontroversial antar para ulama tentang permasalahan gender antara perempuan dan laki-laki. Juga adanya pandangan masyarakat khususnya golongan tua yang masih berpandangan "patriarki" terhadap perempuan. Al-Qur'an menegaskan di dalam ayatnya tentang keberadaan laki-laki dan perempuan itu hak nya sama, baik dari segi status kejadian derajat dan kemanusiaan dari pengabdian maupun dilihat dari segi hukum.Kata kunci : hak, patriarki, kesetaraan gender
Penerapan Hukum Dalam Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak (Studi Putusan Nomor 157/Pid.Sus/2022/Pn Skt) Linda Pressi Wijayanti, Dhea; Irawan, Andrie; Supriyono, Supriyono
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.497

Abstract

Abstract Sexual violence against children is a serious violation of children's rights and is a significant social problem that requires immediate attention and an effective legal response. This review aims to examine the current legal framework for addressing sexual violence against children, identify gaps and challenges, and provide recommendations for improvement. Research methods use normative, prescriptive and applied research. Collecting legal materials by studying literature and primary and secondary legal materials. In decision Number 157/Pid.Sus/2022/PN Skt that the Panel of Judges decided the case based on the Legal Facts revealed at the conference, the Panel of Judges was of the opinion that the single indictment, there were elements in it, namely the elements of each person, with a series of deceptive deceptions. Or the child's delivery person has sexual intercourse with him or another person. Keywords : Child Sexual Violence Abstrak Kekerasan seksual terhadap anak merupakan pelanggaran serius terhadap hak-hak anak dan merupakan masalah sosial yang signifikan yang memerlukan perhatian segera dan tanggapan hukum yang efektif. Tinjauan ini bertujuan untuk mengkaji kerangka hukum yang ada saat ini untuk menangani kekerasan seksual terhadap anak, mengidentifikasi kesenjangan dan tantangan, dan memberikan rekomendasi perbaikan. Metode Penelitian menggunakan penelitian normatif, bersifat preskriptif dan terapan. Pengumpulan bahan hukum dengan studi kepustakaan dan bahan hukum nya primer dan sekunder. Dalam putusan Nomor 157/Pid.Sus/2022/PN Skt bahwa Majelis Hakim memutuskan perkara berdasarkan Fakta Hukum yang terungkap di persidangan, Majelis Hakim berpendapat bahwa dakwaan tunggal, terdapat unsur-unsur didalamnya yaitu unsur setiap orang, dengan tipu muslihat serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau orang lain. Kata Kunci : Kekerasan Seksual Anak
Persepsi Pengguna Jasa Calo Terhadap Upah (Ujrah) Calo Pembayaran Pajak Pada Kendaraan Bermotor (Studi Kasus Di Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan) Mariah Nia Alfiana, Siti; Mahmud, M.Ag, Dr. H. Hamdan
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Perceptions of using broker services regarding brokers' wages (ujrah) in paying motor vehicle tax (PPKB). On the one hand, users of broker services say they are helped by the convenience and practicality provided by brokers, but on the other hand, users of broker services can be harmed by high wages (ujrah) of brokers, cost uncertainty, lack of transparency, and non-compliance with regulations. According to the perception of broker service users, brokers often offer assistance in managing PPKB in exchange for wages (ujrah) which are considered unreasonable, because they are not commensurate with the services provided. Apart from that, according to the perception of broker service users, brokers also often take advantage of broker service users' ignorance about the PPKB process for personal gain. As a result, various perceptions emerged among users of broker services in Seruyan Hilir District, Seruyan Regency regarding the wages (ujrah) they paid. This research is empirical legal research with a qualitative approach, using interview methods, the results of research conducted by broker service users in Seruyan Hilir District, Seruyan Regency who conveyed their perception that brokers' wages (ujrah) for their services in helping PPKB are a habit of broker service users who continuously continuous, caused by influencing factors, namely functional factors and structural factors and the reasons why the implementation of brokers' wages (ujrah) in paying motor vehicle tax in Seruyan Hilir District, Seruyan Regency is permissible or legal in terms of Islamic law Keywords : Broker service users, wages (Ujrah), motor vehicle tax payments Abstrak Persepsi penggunaa jasa calo terhadap upah (ujrah) calo pada pembayaran pajak kendaraan bermotor (PPKB). Di satu sisi, pengguna jasa calo mengatakan terbantu dengan kemudahan dan kepraktisan yang diberikan calo, namun di sisi lain pengguna jasa calo dapat dirugikan dengan upah (ujrah) calo yang tinggi, ketidakpastian biaya, kurangnya transparansi, dan ketidaksesuaian dengan peraturan. Menurut persepsi pengguna jasa calo, calo kerap menawarkan bantuan untuk mengurus PPKB dengan imbalan upah (ujrah) yang dianggap tidak wajar, karena tidak sepadan dengan pelayanan yang diberikan. Selain itu juga menurut persepsi pengguna jasa calo, calo juga sering kali memanfaatkan ketidaktahuan pengguna jasa calo tentang proses PPKB untuk keuntungan pribadi. Akibatnya, muncul beragam persepsi di antara pengguna jasa calo di Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan terhadap upah (ujrah) yang mereka bayarkan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode wawancara, hasil penelitian yang dilakukan oleh pengguna jasa calo di Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan yang menyampaikan persepsinya menganggap upah (ujrah) calo atas jasanya membantu PPKB merupakan sebuah kebiasaan pengguna jasa calo yang terus-menerus, disebabkan oleh adanya faktor yang mempengaruhi, yakni faktor fungsional dan faktor struktual dan alasan pelaksanaan upah (ujrah) calo dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan dibolehkan atau sah dalam tinjauan hukum Islam Kata Kunci : Pengguna jasa calo, Upah (Ujrah), Pembayaran Pajak Kendaran Bermotor
Analisis Dampak Pandemi Covid 19 Terhadap Ekonomi Negara Indonesia Joy, Diandra; Sinaga, Enjelina; Adelia Parhusip, Feby; Nainggolan, Gaby Agustina; Rifai, Muhammad; Harahap, Nurul Febriyani; Tamba, Relly; Hery Cristian Gultom, Joshua
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Since its appearance in December 2019 in Wuhan, China, the new variant of severe acute respiratory syndrome known as Covid-19 has immediately become a global concern. Its rapid spread has resulted in high death rates almost all over the world. All countries are struggling to stop the spread of this outbreak. In the context of international relations, the periodization in global politics is considered very important. This is usually marked by the occurrence of a major and important event that needs to be used as a milestone that divides the period of world politics in particular. The periodization is useful for understanding and interpreting the dynamics of international relations that occur within a certain period of time. So it is logical that the Covid-19 pandemic can be used as a new chapter in the periodization of global politics. The reasons are, first, all countries are greatly affected because of this pandemic. The type of research used in our title of Analysis of the impact of the covid 19 pandemic on the Indonesian state economy is descriptive qualitative research. Qualitative descriptive research is a problem formulation that guides research to explore or portray the social situation to be studied thoroughly, broadly and in depth. The type of qualitative descriptive data analysis technique is a research method that utilizes qualitative data and is described descriptively. This pandemic not only affects health, but also affects the economy, education, and social life in Indonesia. The economic impact of COVID-19 is felt in various sectors, including transportation, tourism, trade, health, and others. The pandemic has also caused a decrease in the number of foreign tourists visiting Indonesia, causing significant losses to the tourism industry. The pandemic has also had a significant impact on the education sector in Indonesia, with many schools and universities forced to close or operate remotely. The pandemic has also led to a decrease in the number of international students studying in Indonesia, causing significant losses to the education sector. Keywords: Covid-19, Economic Impact Abstrak Sejak kemunculannya pada Desember 2019 di Wuhan, Tiongkok, penyakit varian baru severe acute respiratory syndrome yang dikenal dengan Covid-19 langsung menjadi perhatian dunia. Daya persebarannya yang sangat cepat mengakibatkan tingginya tingkat kematian hampir di seluruh dunia. Semua negara berjuang agar bisa menghentikan meluasnya wabah ini. Dalam konteks ilmu hubungan internasional, pembabakan atau periodisasi dalam politik global dinilai sangat penting. Hal ini biasanya ditandai dengan terjadinya sebuah peristiwa besar dan penting sehingga perlu dijadikan sebagai tonggak yang membagi periode politik dunia secara khusus. Pembabakan tersebut berguna untuk memahami dan menafsirkan dinamika hubungan internasional yang terjadi dalam kurun waktu tertentu. Sehingga logis jika pandemi Covid-19 bisa dijadikan sebagai babak baru dalam periodisasi politik global. Alasannya adalah, pertama, semua negara sangat terpengaruh karena pandemi ini. Jenis penelitian yang digunakan dalam judul kami tentang Analisis dampak pandemi covid 19 terhadap ekonomi negara Indonesia adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif kualitatif yaitu suatu rumusan masalah yang memandu penelitian untuk mengeksplorasi atau memotret situasi sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, luas dan mendalam. Jenis teknik analisis data deskriptif kualitatif merupakan sebuah metode penelitian yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Pandemi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, namun juga berdampak pada perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sosial di Indonesia. Dampak ekonomi akibat COVID-19 dirasakan di berbagai sektor, antara lain transportasi, pariwisata, perdagangan, kesehatan, dan lain-lain. Pandemi juga menyebabkan penurunan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia sehingga menimbulkan kerugian yang signifikan bagi industri pariwisata. Pandemi ini juga berdampak signifikan pada sektor pendidikan di Indonesia, dengan banyak sekolah dan universitas terpaksa tutup atau beroperasi secara jarak jauh. Pandemi ini juga menyebabkan penurunan jumlah pelajar internasional yang belajar di Indonesia, sehingga menimbulkan kerugian yang signifikan bagi sektor pendidikan. Kata Kunci: Covid-19, Dampak Perekonomian
Konsep Perwalian Bagi Perempuan dalam Pernikahan Perspektif Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Syekh Ibnu Qasim Al-Ghazi Luthfi, S.Ag, MH, Fuad; Husna, Hatimul; Muhammad Ilham; Siti Khadijah
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.500

Abstract

Abstract A marriage guardian is a person who has the right to marry a woman to a man of her choice. Its existence is considered very important in the harmony of marriage, because it plays the role of the party who will marry the prospective bride. This research will examine the concept of guardianship for women in marriage from the perspective of Sheikh Muhammad Arsyad Al-Banjari in the book An-Nikah and Sheikh Ibnu Qasim Al-Ghazi in the book Fathul Qarib. This research aims to find out the concept of guardianship for women from the perspective of these two scholars. The research method used is library research. In this method, sources relevant to the discussion are collected, then analyzed and described to reach conclusions. From the research results, it was found that the book An-Nikah and the book Fathul Qarib have similarities in discussing guardianship for women in marriage. Regarding the order of guardianship, both books prioritize familiar guardians over ab'ad ones. Both books also emphasize that the role of the guardian is very important because it determines the validity of the marriage. Keywords: Guardianship, Muhammad Arsyad Al-Banjari, Ibnu Qasim Al-Ghazi Abstrak Wali nikah adalah orang yang memiliki hak untuk menikahkan seorang perempuan dengan seorang laki-laki pilihannya. Keberadaannya dipandang sangat penting dalam rukun pernikahan, karena ia berperan sebagai pihak yang akan menikahkan calon mempelai perempuan. Penelitian ini akan mengkaji mengenai konsep perwalian bagi perempuan dalam pernikahan perspektif Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dalam kitab An-Nikah dan Syekh Ibnu Qasim Al-Ghazi dalam kitab Fathul Qarib. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep perwalian bagi perempuan dalam perspektif kedua ulama tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research). Dalam metode ini sumber-sumber yang relevan dengan pembahasan dikumpulkan, kemudian dianalisis dan dideskripsikan untuk mencapai kesimpulan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa dalam kitab An-Nikah dan kitab Fathul Qarib memiliki kesamaan dalam pembahasan mengenai perwalian bagi perempuan dalam pernikahan. Mengenai urutan daripada perwalian, kedua kitab tersebut mendahulukan wali yang akrab dibanding yang ab’ad. Kedua kitab tersebut juga menekankan bahwa peran wali begitu penting karena hal tersebut menjadi penentu keabsahan dalam pernikahan. Kata Kunci: Perwalian, Muhammad Arsyad Al-Banjari, Ibnu Qasim Al-Ghazi
Analisis Hukum Iddah Muasyarah Menurut Masyarakat Modern Putra, Endika Permana; Mariza, Putri Adhalia; Al-'Aina, Nadhrah
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.501

Abstract

Abstract This study aims to analyze the understanding and application of the laws of iddah and mu'asharah within the context of modern society. The law of iddah, which is the waiting period for women after divorce or the death of a husband, and mu'asharah, which pertains to the interactions between husband and wife, have strong foundations in classical Islamic jurisprudence. However, the social and cultural dynamics of the modern era influence how these laws are interpreted and applied by contemporary society. Utilizing a literature review approach, this research examines the evolving understanding and implementation of the laws of iddah and mu'asharah by collecting data through extensive literature review. The findings indicate that while there are efforts to maintain the essence of classical law, significant adaptations have been made by modern society to align with current social conditions and contemporary needs. This study also identifies the factors driving these changes. These findings provide insights into how Islamic law remains relevant and dynamic in the face of changing times and highlight the importance of contextualizing legal principles in the daily lives of modern society. Keywords: Iddah, Deceased, Passed Away, Muasyarah Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman dan penerapan hukum iddah dan muasyarah dalam konteks masyarakat modern. Hukum iddah, sebagai masa tunggu bagi wanita setelah perceraian atau kematian suami, serta muasyarah, yang berkaitan dengan interaksi suami istri, memiliki landasan yang kuat dalam hukum Islam klasik. Namun, dinamika sosial dan budaya di era modern mempengaruhi cara masyarakat memaknai dan menerapkan hukum ini. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini mengkaji perubahan pemahaman dan pelaksanaan hukum iddah dan muasyarah dengan mengumpulkan data melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ada upaya mempertahankan esensi hukum klasik, terdapat adaptasi signifikan yang dilakukan oleh masyarakat modern untuk menyesuaikan dengan kondisi sosial dan kebutuhan kontemporer. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong perubahan tersebut. Temuan ini memberikan wawasan tentang bagaimana hukum Islam tetap relevan dan dinamis dalam menghadapi perubahan zaman, serta pentingnya kontekstualisasi hukum dalam kehidupan sehari-hari masyarakat modern. Kata Kunci: Iddah, Wafat, Meninggal, Muasyarah
Implementation Of Religious Moderation And Its Elevation To Religious Harmony In The Raren Batuah Community Rahman, Anita; Ulfah, Aulia; Hindayani , Leni
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This journal discusses the implementation of religious moderation and its relevance to religious harmony in the Raren community. The aim of this research is to identify and analyze the role of religious moderation in promoting inter-religious harmony in society. The research method used is a qualitative field research method, so that appropriate data results are obtained. So, this research is based on research objects, namely through observation and interviews and through a literature study approach, by collecting data from various sources such as journal articles, books and related documents. The results of the research show that the implementation of religious moderation has a significant impact in increasing harmony between religious people. Through an inclusive and tolerant approach, religious moderation is able to reduce conflict and increase understanding and respect for religious differences. In the context of globalization and increasingly complex religious diversity, the implementation of religious moderation is an important key in building harmony between religious communities. In an effort to achieve this goal, there needs to be cooperation between the government, religious institutions and society as a whole. In conclusion, religious moderation has an important role in promoting harmony between religious communities. Abstrak Jurnal ini membahas tentang implementasi moderasi beragama dan relevansinya terhadap kerukunan beragama pada masyarakat Raren. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran moderasi beragama dalam mempromosikan kerukunan antar umat beragama di masyarakat.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang berjenis lapangan, sehingga didapatkan hasil data yang sesuai. Jadi, penelitian ini berdasarkan pada objek penelitian yaitu melalui observasi dan wawancara dan melaui pendekatan studi literatur, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti artikel jurnal, buku, dan dokumen terkait.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi moderasi beragama memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan kerukunan antar umat beragama. Melalui pendekatan yang inklusif dan toleran, moderasi beragama mampu mengurangi konflik dan meningkatkan pemahaman serta penghargaan terhadap perbedaan agama.Dalam konteks globalisasi dan keragaman agama yang semakin kompleks, implementasi moderasi beragama menjadi kunci penting dalam membangun kerukunan antar umat beragama. Dalam upaya mencapai tujuan ini, perlu adanya kerjasama antara pemerintah, lembaga agama, dan masyarakat secara keseluruhan.Kesimpulannya, moderasi beragama memiliki peran yang penting dalam mempromosikan kerukunan antar umat beragama. Kata Kunci: Moderasi, Beragama, Masyarakat.
Hukum Waris dalam Perspektif Sosio Historis, Normatif, dan Psikologis Azzam Arfa, M Fadhil; Desrianto; Abdul Qodir Zaelani
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.503

Abstract

ABSTRACT This study discusses the Law of Inheritance from Socio-Historical, Normative, and Psychological perspectives. The objectives of this research are, firstly, to understand the reasons why Islam regulates the division of inheritance, secondly, to determine whether the division of inheritance between men and women as stipulated in Islamic law can be considered just in the context of contemporary society, and thirdly, the impact of the division of inheritance when implemented fairly and unfairly. The research method employed in this discussion is library research conducted with Socio-Historical, Normative, and Psychological approaches. The data analysis method used is Analytical Descriptive. The findings of this research indicate that Islam regulates the division of inheritance to protect the existence of women who, in pre-Islamic times, did not have the right to inherit, so with the advent of Islamic law, women also have rights in inheritance. The division established by Islamic Law is still considered fair when viewed in the context of the present time, although the concept of 2:1 is not the primary reference. If a 1:1 division is agreed upon by each heir, then it can be considered fair if no party feels aggrieved. Fundamentally, the division of inheritance must prioritize the principle of justice, as inheritance issues are sensitive matters that can impact an individual's psychological well-being. Psychologically, an individual may develop feelings of envy and resentment if the division of inheritance is not conducted fairly, thus potentially fracturing family relationships. Keywords : Inheritance Law, Socio-Historical, Normative, Psychological ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang Hukum Waris dalam perspektif Sosio Historis, Normatif, dan Psikologis. Adapun tujuan dari riset ini yakni, pertama, agar diketahui alasan Islam mengatur pembagian harta waris, kedua, agar diketahui apakah pembagian harta waris antara pria dan wanita yang telah ditetapkan pada hukum Islam dapat dikatakan sudah memenuhi unsur keadilan pada konteks masyarakat masa kini, ketiga, dampak dari pembagian harta waris jika dilaksanakan secara adil dan tidak adil. Metode penelitian pada pembahasan ini ialah riset kepustakaan (library research) yang dibahas dengan pendekatan Sosio Historis, Normatif, dan Psikologis. Adapun metode analisis data yang dipergunakan ialah Deskriptif Analitik. Hasil dari riset ini, jika Islam mengatur pembagian harta waris untuk melindungi eksistensi wanita yang pada masa pra-Islam tidak punya hak memperoleh harta waris sehingga dengan turunnya hukum Islam, wanita juga memiliki hak dalam harta waris tersebut. Adapun pembagian yang sudah ditetapkan Hukum Islam tetap dikatakan adil jika dikaitkan dalam konteks masa kini, akan tetapi konsep 2:1 tidak menjadi acuan utama. Jika pembagian 1:1 disepakati oleh masing-masing ahli waris, maka bisa dinyatakan adil jika tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Pada dasarnya, pembagian harta waris harus mengedepankan prinsip keadilan, karena masalah harta adalah hal yang sensitive yang dapat berdampak pada psikologis seseorang. Secara psikologis, seseorang dapat menimbulkan rasa iri dan dengki jika pembagian harta waris tidak dilaksanakan secara adil, sehingga dapat memecahkan hubungan kekeluargaan. Kata kunci: Hukum Waris, Sosio Historis, Normatif, Psikologis
Review Of Islamic Law and Human Rights On Lesbian, Gay, Bisexsual, and Transgender Annida Fitri; Nina Sri Savarina Ulfah; Anik Priamita Lutfiana; Desy Noor Hidayah; Nazwa Syifa
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.511

Abstract

Abstract Currently, the phenomenon of lesbian, gay, bisexual, and transgender (LGBT) has become a widely discussed issue in Indonesian society. Phenomenon has become a much-discussed issue among Indonesian society with the rampant promotion or advertisement of LGBT people on social media. The discussion of LGBT invites pros and cons in society, including academics. There are those who think that LGBT is a deviant behavior from the normal human condition, so there needs to be a ban through positive law. But on the contrary, there are also those who think that LGBT is innate since humans are born, so LGBT behavior should be accommodated through positive law as well. Islamic teachings consider that LGBT behavior is considered a fahisyah or something bad, vile, and hated, based on the Qur’an and the saheeh hadiths that support it. Keywords: Human Rights, LGBT, and Islamic Law. Keywords: Human Rights, LGBT, and Islamic Law. Abstrak Pada saat ini fenomena lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) menjadi isu yang banyak diperbincangkan di tengah masyarakat Indonesia dengan maraknya promosi atau iklan kaum LGBT di media sosial. Pembahasan mengenai LGBT mengundang pro dan kontra di dalam tatanan masyarakat, salah satunya akademisi. Ada yang beranggapan bahwa LGBT merupakan perilaku menyimpang dari keadaan normal manusia, sehingga perlu ada pelarangan melalui hukum positif. Namun sebaliknya juga ada yang beranggapan bahwa LGBT merupakan bawaan sejak manusia dilahirkan, sehingga perilaku LGBT sudah selayaknya diakomodasi melalui hukum positif pula. Ajaran Islam menganggap bahwa perilaku LGBT dianggap sebagai sebuah fahisyah atau sesuatu yang buruk, keji, dan dibenci, berdasarkan Al Qur’an beserta hadits-hadits shahih yang mendukungnya Kata Kunci: HAM, LGBT, Hukum Islam.
DINAMIKA NAFKAH ISTRI DALAM CERAI GUGAT (Integrasi antara Fikih dengan Konteks Indonesia) Jarajap, Inawati Mohammad Jainie; Rahmaniah, Amelia; Mulyati, Farihatni
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 2 No. 2 (2024): Implementation and Dynamics of Islamic Law and Civil Law in Indonesia
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v2i2.516

Abstract

ABSTRACT: Support is a wife's right that must be provided by the husband when marriage occurs, even when a divorce occurs, the husband still has several obligations related to support for his wife. However, the reality in Indonesia is that there are dynamics in fulfilling a wife's living in a divorce. That's why this research will describe these dynamics indicates a change in perspective is an integration between fiqh and the Indonesian context that supports strengthening women's rights in Indonesia. This research is a literature study by reviewing a number of fiqh literature and a number of regulations in Indonesia related to the problem under study as well as reviewing existing previous research. The findings in this research show that there has been a dynamic of wives' livelihoods in contested divorces in Indonesia, starting from the absence of clear regulations either in Law Number 1 of 1974 concerning Marriage or the Compilation of Islamic Law to strengthening women's rights which are supported by jurisprudence. as well as the birth of several Supreme Court Circular Letters. Keywords: dynamics, wife's maintenance, divorce lawsuit ABSTRAK: Nafkah merupakan hak istri yang wajib diberikan oleh suami ketika terjadi perkawinan, bahkan ketika terjadi perceraian-pun suami masih mempunyai beberapa kewajiban yang terkait dengan nafkah kepada istrinya. Akan tetapi kenyataan di Indonesia ada dinamika dalam pemenuhan nafkah istri dalam cerai gugat. Karena itulah penelitian ini akan menggambarkan dinamika tersebut yang menunjukkan adanya perubahan cara pandang yang merupakan integrasi antara fikih dengan konteks Indonesia yang mendukung kepada penguatan hak-hak perempuan di Indonesia. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan menelaah sejumlah literatur fikih dan sejumlah peraturan-peraturan di Indonesia yang terkait dengan permasalahan yang diteliti serta menelaah penelitian terdahulu yang sudah ada. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa telah terjadi dinamika nafkah istri dalam cerai gugat di Indonesia yang dimulai dari belum adanya pengaturan yang jelas baik dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan ataupun Kompilasi Hukum Islam sampai kepada penguatan hak-hak perempuan yang didukung dengan yurisprudensi serta lahirnya beberapa Surat Edaran Mahkamah Agung. Kata Kunci: dinamika, nafkah istri, cerai gugat