cover
Contact Name
Faiz Musthofa Abbas
Contact Email
alwajih@stit-buntetpesantren.ac.id
Phone
+6285899538700
Journal Mail Official
alwajih@stit-buntetpesantren.ac.id
Editorial Address
Sekolah Tinggi Ilmu tarbiyah Buntet Pesantren Editorial Office of Al-Wajih | STIT Buntet Pesantren Komplek Pondok Buntet Pesantren Desa Mertapada Kulon, Astanajapura, Jawa Barat 45181 Indonesia
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies
ISSN : -     EISSN : 31098428     DOI : https://doi.org/10.54213/alwajih.v2i1
alwajih adalah jurnal ilmiah studi islam di bawah naungan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon. Kehadirannya dimaksudkan sebagai wadah aktualisasi karya akademisi dan praktisi dengan fokus kajian terkait hukum islam, tafsir al quran dan hadits, sejarah peradaban islam dan aqidah filsafat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies" : 10 Documents clear
Integrasi Teknologi Financial (Fintech) Dalam Fundraising Zakat Di Indonesia Fuad, Lian; Alim, Zainul; Hakim, Abdul
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/alwajih.v2i1.626

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi finansial (fintech) di Indonesia telah membuka peluang baru dalam optimalisasi pengelolaan dana zakat, khususnya pada aspek penghimpunan atau fundraising. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana integrasi fintech dapat memperkuat sistem zakat nasional, baik dari sisi aksesibilitas pembayaran, efisiensi manajemen, hingga transparansi penyaluran dana. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan studi kasus pada lembaga-lembaga amil zakat nasional seperti Dompet Dhuafa dan Rumah Zakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi fintech melalui aplikasi mobile, dompet digital, QRIS, serta teknologi blockchain dan sistem pelaporan real-time telah secara signifikan meningkatkan partisipasi muzakki, khususnya dari kalangan generasi muda dan masyarakat urban. Media sosial juga menjadi elemen pendukung yang efektif dalam membangun engagement dan kepercayaan publik terhadap lembaga zakat. Meski demikian, terdapat tantangan besar dalam aspek literasi digital masyarakat, ketimpangan infrastruktur teknologi di berbagai daerah, serta belum adanya regulasi yang secara utuh mengatur pengelolaan zakat berbasis digital dalam perspektif syariah. Kata kunci: fintech, zakat digital, fundraising zakat, transparansi, literasi digital
Tafsir Mauḍu’i Sebagai Pendekatan Penelitian Kualitatif (Teori Dan Aplikasi) Romdon, Muhammad Rizqi
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/alwajih.v2i1.634

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui seperti apa metode tafsir mauḍu’i dalam penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan juga dengan melalui penelitian kepustakaan (library research). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka bisa disimpulkan bahwa penelitian kualitatif bisa dilakukan dengan metode penelitian tafsir dengan jenis tafsir mauḍu’i dengan ketentuan sebagaimana berikut: (satu) Menyertakan ayat yang akan ditafsirkan. (dua) Menjelaskan ayat sesuai urutan turun dan pembagian makkiyah madaniyyah. (tiga) Menjelaskan dengan menggunakan kamus, kitab tafsir, ulumul quran, qawaid tafsir, asbabun nuzul, hadits, qaul ulama, serta kisah-kisah Nabi dan umat sebelumnya. (empat) Memadukan penjelasannya dengan ilmu-ilmu lainnya, baik ilmu agama islam dan ilmu pengetahuan modern. Kata Kunci: Tafsir, Mauḍu‟i, Penelitian Kualitatif
Strategi Dakwah Digital Berbasis Hadis: Tinjauan Nilai-Nilai Adab Komunikasi dalam Media Sosial Almufassir, A Zamzami; Syibromilisi
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/alwajih.v2i1.656

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah lanskap dakwah dari ruang fisik ke ruang digital, menuntut pendakwah untuk menyesuaikan strategi komunikasi dengan nilai-nilai Islam, khususnya adab dalam hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai adab komunikasi dalam hadis Nabi Muhammad saw. dalam konten dakwah digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan analisis isi terhadap hadis-hadis terkait etika komunikasi serta konten dakwah di platform YouTube, TikTok, dan Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pendakwah telah menerapkan prinsip adab seperti berkata baik, bersikap santun, dan menyampaikan pesan dengan hikmah. Namun, ditemukan pula konten dakwah yang menyimpang dari nilai-nilai tersebut, seperti retorika provokatif dan ujaran kebencian. Ketidaksesuaian ini umumnya dipicu oleh orientasi terhadap viralitas dan kurangnya pemahaman terhadap etika dakwah. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa dakwah digital yang berlandaskan nilai-nilai hadis mampu menciptakan komunikasi keislaman yang lebih etis, edukatif, dan konstruktif. Diperlukan strategi dakwah digital yang lebih terarah serta pembinaan terhadap dai dan edukasi masyarakat agar komunikasi dakwah di ruang digital tetap sejalan dengan semangat Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Kata kunci: dakwah digital, hadis, adab komunikasi, media sosial, etika Islam.
Inovasi Penguatan Keterampilan Public Speaking Santri melalui Program Dakwah Digital di Pondok Pesantren Sukahideng Yusuf, Iqbal Anggia
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/alwajih.v2i1.668

Abstract

Kemampuan public speaking menjadi kompetensi kunci bagi santri dalam menghadapi tantangan dakwah di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penguatan keterampilan tersebut melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Pondok Pesantren Sukahideng Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi aktivitas dakwah digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Sukahideng Tasikmalaya mengintegrasikan kurikulum dakwah digital, pelatihan teknis, dan latihan tampil di media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Program ini meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi santri, meskipun masih dihadapkan pada keterbatasan infrastruktur dan kurangnya pelatihan lanjutan. Diperlukan penguatan fasilitas digital serta kemitraan dengan praktisi media agar pesantren mampu menjadi pusat dakwah yang adaptif dan relevan. Kata Kunci:  Public Speaking, Digital Da’wah, Santri, Islamic Boarding School
Pendekatan Etika Manajemen Berbasis Kearifan Pesantren Di Era Disrupsi: Model Dan Implementasi MZ, Yusuf; Sapari, Sapari
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/alwajih.v2i1.669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model etika manajemen berbasis kearifan pesantren dalam menghadapi tantangan era disrupsi. Di tengah perubahan teknologi yang cepat dan lingkungan bisnis yang dinamis, pesantren memiliki peran penting dalam memberikan landasan etika yang kuat bagi pengelolaan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan beberapa pesantren yang ada di lingkungan Pondok Buntet Pesantren Cirebon. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen untuk mengeksplorasi nilai-nilai kearifan lokal pesantren dalam membentuk prinsip-prinsip etika manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model etika manajemen pesantren menekankan pada nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, keadilan, dan keberlanjutan, yang diterapkan secara integratif dalam praktik manajemen sehari-hari. Implementasi model ini membantu pesantren menjaga integritas dan reputasi di tengah perubahan sosial dan teknologi, serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan organisasi yang etis dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model etika manajemen pesantren dapat menjadi inspirasi bagi organisasi lain untuk menerapkan pendekatan etis dalam manajemen, khususnya di era disrupsi. Kata Kunci: Etika manajemen, kearifan lokal pesantren, era disrupsi, model manajemen, implementasi
KH Ahmad Mursyidin dan Rumor Keramat : Sebuah Penelitian Kualitatif dengan Pendekatan Psikologi Sosial Aufa, Ahmad Fariq Asybal
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/1bebk742

Abstract

Penelitian ini mengkaji sosok KH Ahmad Mursyidin, sosok yang sangat dihormati oleh keluarga besarnya, para kiai, dan masyarakat di Pondok Pesantren Buntet serta sekitarnya. Beliau dikenal sebagai sosok yang memiliki pengabdian tinggi kepada masyarakat tanpa memandang status sosial, serta mampu memadukan ilmu dan amal saleh, teori dan praktik, agama dan kehidupan sosial, serta kesalehan spiritual dan sosial. Teladan hidupnya membuat beliau dihormati dan bahkan dianggap sebagai wali Allah, karena sifat-sifatnya selaras dengan karakteristik wali sebagaimana yang dideskripsikan oleh para ulama. Keyakinan ini kemudian berujung pada anggapan bahwa beliau adalah sosok yang agung. Namun, terdapat perbedaan penafsiran di kalangan masyarakat; sebagian memandang keramat sebagai anugerah spiritual, sementara yang lain menafsirkannya sebagai bentuk ilmu ramalan yang serupa dengan primbon Jawa.                Melalui penelitian lapangan, penulis mengidentifikasi permasalahan seperti kurangnya klarifikasi yang komprehensif mengenai isu-isu terkait kesucian dan kesulitan masyarakat dalam mengidentifikasi kebenaran informasi yang beredar. Hal ini menimbulkan dua dampak utama: ketidaknyamanan dari KH Ahmad Mursyidin sendiri dan pembenaran sepihak dari masyarakat atas kepercayaan terhadap rumor tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya klarifikasi dan pendekatan ilmiah dalam memahami fenomena keagamaan dan sosial agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan
Psikologi Islam: Pendekatan Holistik Untuk Kesehatan Mental Dan Pengembangan Diri Ali Fikri, Syarhabil; Andrayani, Dewi
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/y3tkja90

Abstract

Psikologi Islam merupakan cabang ilmu yang bertujuan memahami perilaku, pikiran, dan kepribadian manusia berdasarkan nilai-nilai yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis. Berbeda dengan psikologi modern yang umumnya berlandaskan pendekatan ilmiah sekuler, psikologi Islam memandang manusia sebagai makhluk yang terdiri dari unsur jasmani, akal, dan rohani yang saling berkaitan. Pendekatan ini menekankan bahwa kesehatan mental tidak hanya dipengaruhi oleh faktor biologis dan sosial, tetapi juga oleh kualitas spiritual individu. Melalui integrasi antara konsep keimanan, ibadah, dan etika, psikologi Islam menawarkan perspektif yang lebih holistik dalam memahami berbagai masalah psikologis seperti kecemasan, stres, dan krisis identitas. Oleh karena itu, psikologi Islam berperan penting dalam membantu individu mencapai keseimbangan hidup dan kebahagiaan yang berlandaskan nilai-nilai ketuhanan
Implementasi Layanan Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Permasalahan Belajar Siswa di SMA Nurul Huda Munjul Fadillah, Siti; Nawawi, Abdulloh; Alwi As Solikhin, Muhammad; Ma’ruf, Umar
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/1pfbnv34

Abstract

Penelitian ini berupaya menggambarkan bagaimana layanan bimbingan dan konseling (BK) dijalankan untuk membantu siswa yang mengalami berbagai permasalahan belajar di SMA Nurul Huda Munjul Pesantren. Permasalahan yang muncul beragam, mulai dari rendahnya motivasi, ketidak mampuan memahami materi, hingga kebiasaan belajar yang tidak teratur. Dengan memanfaatkan pendekatan kualitatif memulai wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian menemukan bahwa guru BK melakukan sejumlah layanan seperti layanan dasar, layanan responsive, konseling individual, konseling kelompok, serta kerja sama dengan wali kelas dan orang tua. Hasil temuan menunjukkan bahwa layanan ini mampu membantu siswa mengenali hambatan yang mereka hadapi dan menemukan setrategi belajar yang lebih sesuai. Temuan Temuan ini kemudian diperkuat dengan hasil hasil penelitian sebelumnya yang menegaskan pentingnya layanan BK dalam meningkatkan kualitas proses belajar siswa. Meski demikian, masih ada kendala seperti minimnya dukungan orang tua dan keterbatasan konselor. Secara umum, layanan BK terbukti cukup membantu, namun masih membutuhkan penguatan dari sisi sarana dan koordinasi.
Urgensi Pesantren Ditengah Pusaran Ideologi Transnasional(Agama Dan Ideologi) Azmi, Wifaqul; Rifqi, Rifqi
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/tmdz7t62

Abstract

Artikel ini membahas urgensi pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan ideologi transnasional yang berkembang di Indonesia. Ideologi transnasional, seperti gerakan radikal dan fundamentalis, telah menimbulkan berbagai persoalan sosial, politik, dan keagamaan yang berpotensi mengancam persatuan bangsa. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka, artikel ini menelaah literatur yang relevan mengenai konsep ideologi transnasional, faktor penyebab kemunculannya, serta peran pesantren dalam merespon fenomena tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam membangun karakter bangsa melalui nilai-nilai panca jiwa, seperti keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Nilai-nilai tersebut menjadi benteng ideologis yang mampu menangkal paham radikal sekaligus memperkuat moderasi beragama. Dengan mengedepankan pendidikan akhlak, wawasan keislaman yang moderat, serta dukungan terhadap prinsip kebangsaan dan demokrasi, pesantren berkontribusi signifikan dalam menjaga harmoni sosial dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia
Integrasi Akal, Wahyu, Dan Akhlak Dalam Filsafat Pendidikan Islam Hanna, Najwa; Sofy, Malik
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/vp890584

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan akhlak mulia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji hakikat, tujuan, serta relevansi filsafat pendidikan Islam sebagai landasan konseptual dalam penyelenggaraan pendidikan di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Data diperoleh dari sumber primer berupa Al-Qur’an, Hadis, dan pemikiran para ulama serta cendekiawan Muslim, serta sumber sekunder berupa artikel jurnal ilmiah bereputasi yang relevan dengan tema filsafat pendidikan Islam. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan Islam memandang pendidikan sebagai proses pembinaan manusia secara menyeluruh yang berorientasi pada pembentukan insan kamil melalui integrasi akal dan wahyu. Tujuan pendidikan Islam tidak hanya menekankan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga penanaman nilai tauhid, pembentukan akhlak, serta tanggung jawab sosial. Selain itu, filsafat pendidikan Islam tetap relevan dalam menghadapi tantangan pendidikan modern karena mampu menyeimbangkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan penguatan nilai moral dan spiritual. Dengan demikian, filsafat pendidikan Islam dapat dijadikan kerangka berpikir dalam merumuskan sistem pendidikan yang berorientasi pada nilai, karakter, dan kemanusiaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10