cover
Contact Name
Endang Rosadi
Contact Email
daarjurnalhas@gmail.com
Phone
+6289695844364
Journal Mail Official
daarjurnalhas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jendral Urip Sumoharjo Kali Ulu, Tanjungsari Cikarang Utara 17530, Bekasi, Indonesia
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Published by STAI Haji Agus Salim
ISSN : 20887795     EISSN : 30263093     DOI : https://doi.org/10.64173/mrf.v2i2
Core Subject : Religion, Education,
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam is a peer-reviewed academic journal that focuses on scholarly studies and critical analysis in the field of Islamic education and the development of Islamic civilization. The journal seeks to provide a platform for researchers, academics, and practitioners to share insights, research findings, and innovative ideas that contribute to the advancement of Islamic educational thought and civilization in various contexts. The scope of the journal includes, but is not limited to: Islamic educational philosophy, theory, and practice Islamic pedagogy and curriculum development History and development of Islamic education and civilization Integration of Islamic values in contemporary education Comparative studies in Islamic and modern educational systems Islamic education policy and leadership Islamic thought, culture, and civilization in the modern world Education in pesantren, madrasah, and Islamic higher education institutions Islamic worldview and its implications for educational reform Critical studies on Muslim scholars’ contributions to education and civilization This journal encourages interdisciplinary and multidisciplinary approaches, especially those that connect Islamic perspectives with modern scientific, cultural, and educational developments.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
KONSEP MASYARAKAT ISLAM MENURUT YUSUF AL-QARDHAWI Sadan
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Marifah Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v1i2.52

Abstract

Qardhawi has interpreted that the Islamic society is a unique society distinct from all other societies in terms of its constituent elements and specific characteristics. It is a rabbani society (adhering to divine values), humane, and balanced (tawazun). The Islamic society, with its inherent system, can establish religious life and present the social identity of human beings as creatures devoted to God in totality (kaffah). This is a social life directed by faith, purified by acts of worship, guided by a method and ideology that provide salvation, driven by noble aspirations, controlled by ethics (morality), adorned with etiquette (ethics), and regulated by just laws enforced through social leadership or caliphate. This research aims to examine the concept of the Islamic society according to Yusuf al-Qardhawi. The research uses a qualitative research method. It was found that the concept of the Islamic society according to Yusuf al-Qardhawi is a system where the roles and functions are integrated holistically and cannot be separated. Any separation would lead to the dysfunction of the entire system. The Islamic society is a social life guided by systems such as faith, purifying acts of worship, methods and ideologies that provide salvation, noble aspirations that drive the spirit of life, morality that controls, just laws, and social leadership (caliphate). Keywords: Concept of Society, Islam, Yusuf Al-Qardhawi.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM DI ERA DIGITAL INDAH FUJIATI
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 1 No. 2 (2024): Marifah Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v1i2.59

Abstract

Orang dewasa melakukan upaya yang disengaja untuk melanjutkan pendidikan mereka. Pendidikan terkadang disebut sebagai proses mengubah mewariskan informasi, budaya, dan nilai-nilai kepada generasi berikutnya.Dalam bahasa inggris, istilah pendidikan terutamapendidikan formal dikenal dengan kata education yakni mendidik dan mengasuh. Begitu pula dengan pendidikan Islam yang berupaya menularkan, menjunjung tinggi, dan menanamkan nilai-nilai Islam pada generasi berikutnya merupakan salah satu cara umat Islam mewujudkan taraf hidup Islam, budaya dan agama dapat terus berlanjut dan tumbuh dalam masyarakat. Sedangkan tujuan pendidikan islam bertujuan mempertahankan, menanamkan dan mengembangkan kelangsungan berfungsinya nilai-nilai islami yang bersumber dari Al- Qur’an dan Al-Hadist. Kompleksnya tantangan pendidikan Islam dalam melakukan penyesuaian terhadap kemajuan teknologi menjadikannya dituntut untuk bertransformasi agarberintegrasi dengan kebutuhan masyarakat saat ini, dimana masyarakat sangat cenderung terhadap kemajuan teknologi lebih khusus dunia digital.   Kata kunci: Pendidikan Islam, pendidikan di era digital        
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA DIGITALISASI INDAH, INDAH FUJIANTI
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v2i1.97

Abstract

Abstrak : Model pembelajaran inovatif di era digital dibahas dalam artikel ini. Era ini menuntut guru untuk kreatif, termasuk menggunakan berbagai teknik inventif, agar tidak tergantikan oleh teknologi yang berkembang pesat. Guru mempunyai pengaruh besar terhadap bagaimana pendidikan terjadi baik di dalam maupun di luar ruang kelas. Berhasil tidaknya suatu pembelajaran tergantung pada bagaimana guru memilih untuk menyampaikan materi kepada siswa. Dalam pendidikan agama Islam, guru biasanya menghadapi banyak kesulitan dalam menciptakan belajar Innovatif dan menyenangkan belajar seperti halnya materi pendidikan agama Islam biasanya disampaikan dengan menggunakan metode ceramah. Namun seiring berjalannya wa Dalam pendidikan agama Islam ktu, guru diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang berbeda dengan tetap menggunakan metode ceramah. Al- Qur'an dan Hadits dengan bantuan teknologi atau media belajar yang kreatif dan inovatif sehingga dapan memudahkan siswa dalam mencapai hasil belajar yang maksimal. Kata Kunci : Guru, inovatif dan hasil belajar Abstract : Innovative learning models in the digital era are discussed in this article. This era calls for teachers to be creative, including using a variety of inventive techniques, in order to avoid being replaced by rapidly developing technology. Teachers have a big influence on how learning happens inside and outside the classroom. A lesson's success or failure depends on how the teacher chooses to deliver material to students. In learning Islamic religious education, teachers usually face many difficulties in creating innovative and fun learning because Islamic religious education subjects usually are delivered using the lecture method. However, as time progresses, Islamic religious education teachers are expected to be able to create different learning while still using the lecture method. Al-Qur'an dan Hadits with the help of technology or creative and innovative learning media so that it can make it easier for students to achieve maximum learning results. Keywords: Teachers, innovativeness and learning outcomes
Peran Guru Akidah Akhlak dalam Pembentukan Karakter Siswa pada Kurikulum Merdeka di Madrasah: Peran Guru Akidah Akhlak dalam Pembentukan Karakter Siswa pada Kurikulum Merdeka di Madrasah SUHERMAN, SUHERMAN
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v2i1.98

Abstract

Kurikulum pembelajaran mengetik mandiri dikaitkan dengan kurikulum satuan pendidikan sekolah agama, sehingga kita dapat merujuk pada Referensi Keputusan Menteri Agama No. 184 Tahun 2019 tentang Juknis/Pedoman Penerapan Kurikulum Madrasah yang bertujuan untuk membakukan pelaksanaan kurikulum madrasah dan memberikan pedoman bagi madrasah dalam implementasi kurikulum madrasah, memberikan peluang untuk melakukan inovasi. Pelaksanaan Penelitian bertujuan untuk mempelajari penerapan kurikulum merdeka pada pembelajaran akidah akhlak di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Jannah Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Konsep Kurikulum merdeka merupakan penilaian kognitif dan penilaian nonkognitif yaitu kurikulum mandiri lebih bersifat penilaian non-kognitif. 2) Adanya perbaikan struktur kurikulum, pengembangan kurikulum dan juga evaluasi kurikulum 3) Terakhir,Perbedaannya terletak pada titik temunya, yaitu rencana jalannya studi, yang bisa juga disebut dengan RPP yang merupakan rencana akhir jalannya pembelajaran, pada Kurikulum 2020 hanya satu lembar. 4). Ada sebuah pemulihan komponen tujuan pada kurikulum Akidah Akhlak 2020 yang perluadanya perbaikan
Inovasi Pendidikan Islam: Strategi Unggulan Guru Tahfidz dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur'an di SDIT El-Wafa Kedungwaringin Kabupaten Bekasi: strategy, tahfidz teacher, memorizing al-qur'an Hendrawati, Titi
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v2i1.99

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru tahfidz dan kendala yang dihadapi dalam membantu siswa menghafal Al-Quran di SD Islam Terpadu El-wafa Kedungwaringin Kabupaten Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumen. Guru Tahfidz dan siswa SDIT El-wafa menjadi subjek penelitian ini. Berdasarkan hasil survei, upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan menghafal siswa adalah sebagai berikut: 1) memotivasi siswa, memuji siswa bila berhasil menghafal Al-Qur'an dengan baik, 2) memberikan pekerjaan rumah dan hukuman. kepada siswa. Upaya ini dilakukan dengan guru yang memperhatikan tujuan sekolah, menghukum siswa jika tidak menyelesaikan pekerjaan rumahnya, dan membimbing siswa untuk menjaga muraja'ah. Tantangan yang dihadapi guru dalam meningkatkan kemampuan menghafal siswa adalah sebagai berikut: 1) adanya siswa yang belum mampu membaca Al-Quran dengan baik, 2) keseharian guru yang dapat menghambat konsentrasi dalam mengajar, 3) kemalasan siswa ketika penghafal Al-Quran, dan 4) siswa dengan kecerdasan yang berbeda-beda. Kata kunci: strategi, guru tahfidz, menghafal al-qur’an
IMPLEMENTASI PROGRAM BINA PRIBADI ISLAM (BPI) DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI PESERTA DIDIK DI SMPIT THARIQ BIN ZIYAD BOARDING SCHOOL: IMPLEMENTASI PROGRAM BINA PRIBADI ISLAM (BPI) DALAM MEMBENTUK KARAKTER ISLAMI PESERTA DIDIK DI SMPIT THARIQ BIN ZIYAD BOARDING SCHOOL Firdiansyah, Firdiansyah
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v2i1.101

Abstract

Abstract This study aims to examine how the Islamic Personal Development (BPI) program is implemented to shape the Islamic character of students at SMPIT Thariq Bin Ziyad Boarding School. The research method used is a qualitative descriptive approach with data collection through observation, interviews, and documentation. Data validity through triangulation, while data analysis uses interactive data analysis models. The results of the study found that the implementation of the BPI program consists of two programs, namely the main BPI program and the supporting BPI program. BPI programs that are mainly carried out during class hours include weekly meetings, while those outside class hours include BPI Classical, Funiyah (skills), Mabit and Sports activities. Supporting programs during class hours include Tahfidz and Habituation of Morning Worship, while outside class hours include compulsory prayers 5 times in congregation, dhuha, Qur'an Camping and Adab, Camp Unit Organizers, introduction to the school environment, fasting Monday and Thursday, berinfaq, and Al-Kahfian. Keywords: Implementation, Islamic Personal Development Program, Islamic Character
URGENSI PENDIDIKAN FIQIH UNTUK MENGOPTIMALKAN PENGETAHUAN DAN PRAKTIK THAHARAH BERWUDHU PESERTA DIDIK DI SDIT ATSSURAYYA CIKARANG UTARA BEKASI Dini, Daan
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v2i1.105

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini mengkaji betapa pentingnya pendidikan fiqih khusunya fiqih thaharah berwudhu yang harus diajarkan sejak sekolah dasar seperti siswa SDIT Atssurayya . Terbatas nya waktu belajar Pendidikan Agama Islam salah satunya yaitu pelajaran fiqih di sekolah menjadi suatu permasalahan yang sangat umum karena sebagian siswa masih belum mampu melakukan praktik berwudhu dengan baik dan benar. Dengan adanya pembelajaran fiqih thaharah di sekolah dasar, maka sangat berpengaruh terhadap praktik berwudhu siswa kelas 3 SDIT Atssurayya Cikarang Utara. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pembelajaran fiqih thaharah berwudhu di sekolah dasar, dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengaruh pendidikan fiqih thaharah berwudhu terhadap prestasi siswa kelas 3 SDIT Atssurayya Cikarang Utara. Kerangka berpikir penulis dalam penelitian ini memiliki pemahaman tentang urgensi pendidikan fiqih thaharah berwudhu. Prestasi siswa yang akan menjadi bukti yang konkrit atau tolak ukur terkait pendidikan fiqih thaharah berwudhu. Dengan bimgingan guru mata plajaran fiqih, peraktik berwudhu siswa lebih optimal serta terlaksana dengan tertib dan benar. Penelitian ini meneliti masalah yang sifatnya kualitatif, sehingga penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang artinya penulisan ini menganalisis dan menggambarkan penelitian secara objektif dan detail untuk mendapatkan hasil yang akurat. Agar penelitian ini lebih sistematis dan terarah, maka penelitian ini dirancang melalui beberapa tahap, yaitu tahap identifikasi masalah, menyusun tahap pengumpulan data, tahap analisis data, dan tahap penulisan laporan. Kata Kunci: Pendidikan, Thaharah Berwudhu
TASAWUF AL-GHAZALI DALAM PENDIDIKAN ISLAM: Upaya Mengatasi Krisis Spiritualitas Budaya Masa Kini SARI, SOLIHIN
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v2i1.106

Abstract

Pembelajaran tasawuf semakin dibutuhkan di tengah kondisi globalisasi yang sedang berlangsung sebagai upaya untuk membatasi dalam cara pandang manusia terhadap dirinya sendiri, individu dan terlebih lagi kepada Allah SWT. Tindakan tasawuf yang dicontohkan para sufi sebagian besar memberi nilai-nilai agama yang menghasilkan cara berperilaku moral yang terhormat. Inti dari eksplorasi ini adalah untuk menelaah kiprah tasawuf dalam ranah persekolahan di tengah daruratnya budaya masa kini. Pemeriksaan semacam ini bersifat mencerahkan dan ilmiah dengan metodologi subjektif. Hasil dan perbincangan terlihat jelas bahwa tasawuf dalam instruktif terbentuk sebagai suatu aliran perkembangan batin dan tanda keduniawian. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa peran tasawuf dalam dunia pendidikan di tengah daruratnya budaya masa kini memang dianggap penting, terutama mengingat kemajuan yang terus terjadi yang didorong oleh kemajuan pesat dalam ilmu pengetahuan dan inovasi.
HUMANISME TEOSENTRIS DALAM IDEOLOGI PENDIDIKAN ISLAM Kurnialoh, Nasri
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v2i1.107

Abstract

Abstract Some Islamic educational institutions only focus on philosophical perspectives without placing sufficient emphasis on human qualities. This can cause a gap between in-depth and material perspectives in schools. This type of written research, with documentation and scientific techniques limited to books, but also other supporting references. The research results obtained are that there is theocentric humanism as a paradigmatic reasoning choice in the contemporary school philosophy battle, by introducing the idea of ??theocentrism (tawhidi) as a guideline, as well as ghayatul hayat (all the goals of life). As well as Islamic Humanism which relies on human instincts as expressed in the Koran. This is not quite the same as other common Humanism has taken human ethics entirely from religion by discrediting God, as expressed in deep training in His proportions with moral simplicity can be achieved without belief in God. Therefore, it is very important to utilize theocentric humanism as an idea for the philosophical worldview of Islamic education. Keywords: Humanism, Theocentrism, Islamic Education Abstrak Beberapa lembaga pendidikan Islam hanya fokus pada perspektif filosofis tanpa memberikan penekanan yang cukup pada kualitas manusia. Hal ini dapat menyebabkan ketimpangan antara perspektif mendalam dan material di sekolah. Jenis penelitian tertulis, dengan teknik dokumentasi dan ilmiah terbatas pada buku, namun juga referensi lain mendukung. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat humanisme teosentris sebagai pilihan penalaran paradigmatik dalam pertarungan filsafat sekolah kontemporer, dengan memperkenalkan gagasan teosentrisme (tauhidi) sebagai pedoman, serta ghayatul hayat (segala tujuan hidup). Serta dengan Humanisme Islam yang bergantung pada naluri manusia seperti yang diungkapkan dalam Alquran. Hal ini tidak persis sama dengan Humanisme umum lainnya telah mengambil etika manusia sepenuhnya dari agama dengan mendiskreditkannya Tuhan, sebagaimana diungkapkan dalam pelatihan mendalam sesuai proporsi-Nya dengan kesederhanaan moral dapat dicapai tanpa keyakinan kepada Tuhan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memanfaatkan humanisme teosentris menjadi ide pandangan dunia filosofis pendidikan Islam. Kata Kunci: Humanisme, Teosentris, Pendidikan Islam
MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS PRILAKU PADA MANAJEMEN MUTU TERPADU PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM: MANAJEMEN PENDIDIKAN BERBASIS PRILAKU PADA MANAJEMEN MUTU Sadan, Sadan
Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Marifah: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Peradaban Islam
Publisher : LPPM STAI Haji Agus Salim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64173/mrf.v2i1.112

Abstract

The development of Islamic educational institutions in our country is currently experiencing rapid development, but the majority are still experiencing challenges in terms of quality. One of the problems is improved behavior management to improve quality. This study aims to explain the concept of behavior-based Islamic education management in integrated quality management of education. Through literature search, it was found that behavior management in Islamic education is based on humanitarian principles, where humans are placed as the main focus that needs attention, value, and fulfillment of their needs. The main factors that influence behavior management in Islamic educational institutions include: leadership, motivation, communication, reward and punishment systems, culture, strategic management, and integrated quality management. The role of behavior management is crucial with regard to the application of integrated quality management in Islamic education.

Page 2 of 4 | Total Record : 34