cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2024): Maret" : 10 Documents clear
Pengembangan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan Virtual Reality pada Pembelajaran Biologi Bahri, Arsad; Jamaluddin, Asham Bin; M, Wahyu Hidayat; Ali, Sutrisno Nurhadi; Hasja, Aulia Diar; Ainun, Nur Aisyah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131540402024

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research & Development) yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan Perangkat Pembelajaran Berbasis Diferensiasi berbantuan media Virtual Reality. Proses pengembangan Pembelajaran berbasis diferensiasi mengacu pada model pengembangan model 4-D oleh Thiagarajan. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 21 Makassar dengan subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI IPA 2 sebanyak 32 orang dan guru mata pelajaran Biologi sebanyak 2 orang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar validasi perangkat pembelajaran, angket respon guru dan angket respon peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan serta instrumen tes berupa soal-soal pilihan ganda. Data tingkat kevalidan dan kepraktisan dikumpulkan dengan menggunakan angket serta data tingkat keefektifan dengan tes hasil belajar. Teknik pengumpulan data terdiri atas teknik non tes dan tes. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran yang meliputi modul ajar, Lembar Kerja Peserta Didik, Media, dan Tes Hasil Belajar yang bersifat valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan hasil belajar peserta didik. Perangkat pembelajaran berada pada kategori terlaksana seluruhnya, respon guru dan peserta didik masing- masing berkategori sangat praktis dan praktis. Perangkat pembelajaran berkategori efektif dengan ketuntasan tes hasil belajar masing-masing sebesar 82,4%.
Modeling Factors Influencing Covid-19 Cases in South Sulawesi Using Bayesian Conditional Autoregressive Localised Yassar, La Ode Salman; Shanty, Meyrna Vidya; Mahadtir, Muhamad; Aswi, Aswi; Annas, Suwardi
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131606362024

Abstract

South Sulawesi Province is listed as the province with the highest number of Covid-19 cases in the Sulawes island. Research on Covid-19 modeling has been carried out by many researchers, but until now, there has been no research using the Bayesian spatial Conditional Autoregressive Localized model which involves a combination of factors such as distance to the provincial capital, population density, and the number of elderly people in each district in South Sulawesi Province. The aim of this research is to get the best Bayesian Conditional Autoregressive Localized model. The best model is based on four criteria, namely: Deviance Information Criteria, Watanabe Akaike Information Criteria, residuals from Modified Moran's I, and the number of areas included in a group. It was found that model with G=3 by including population density covariates was the best model. A significant factor influencing the increase in Covid-19 cases is the population density factor which has a positive effect. This shows that the more densely populated an area is, the greater the chance of being infected with Covid-19. Makassar has the highest relative risk value for Covid-19 followed by Toraja district and Pare-Pare City. Meanwhile, Bone district has the lowest relative risk value for Covid-19, followed by Wajo district and Enrekang district.
Solusi Penanganan Permasalahan kecanduan Narkoba menggunakan Model SEIR Waktu Tunda Ihsan, Hisyam; Side, Syafruddin; Herman, Herman
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131611682024

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuat solusi kecanduan narkoba dengan menggunakan model matematik SEIR waktu tunda, menganalisis model, dan memberikan solusi permasalahan penyalahgunaan atau kecanduan narkoba di Kabupaten Bone. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh dari Polres Bone dan BNN Kabupaten Bone. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi masalah; mencari studi literatur; menentukan asumsi, variabel dan parameter yang digunakan; membangun model matematika; menganalisis model; mengumpulkan data; memberikan solusi permasalahn penyalahgunaan atau kecanduan narkoba. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa model matematika SEIR waktu tunda penyalahgunaan atau kecanduan anrkoba dalam bentuk sistem persamaan diferensial, titik kesetimbangan bebas kecanduan narkoba dan titik kesetimbangan terjadinya kecanduan narkoba yang bersifat stabil, terlihat bahwa bilangan reproduksi dasar untuk simulasi diperoleh (R_0) =5,005544522>1. Hal ini menunjukkan bahwa kasus kecanduan narkoba di Kabupaten Bone akan menyebar dengan cepat dan akan terus bertambah. Berdasarkan simulasi yang dilakukan menggunakan software matematika diperoleh bahwa semakin lama waktu penundaan maka semakin cepat populasi yang mengalami kecanduan narkoba akan berkurang, begitu pula sebaliknyaKata Kunci: Model SEIR, Titik Ekuilibrium, Bilangan Reproduksi Dasar 
Potensi Pengolahan Air Limbah Industri Tahu sebagai Langkah Mendukung Industri Berkelanjutan. Sjafruddin, Rahmiah; Ardi, Muhammad; Arsyad, Muhammad
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131589762024

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian dengan mengkaji potensi air limbah industri tahu (whey) menjadi suatu produk yang bernilai ekonomi bagi masyarakat. Penelitian dilakukan dengan metode survey untuk mengidentifikasi produksi air limbah whey pada industri tahu dan dilanjutkan dengan eksperimen karakterisasi dan pengolahan air limbah whey dengan skala laboratorium. Air limbah whey diolah dengan menggunakan biodigester anaerob sarang lebah (Honeycomb Biodigester) dengan kapasitas 120 liter. Tahapan penelitian dengan melakukan pembuatan starter dari campuran kotoran sapi, air, dan air limbah whey (3:1:1) yang difermentasi selama 21 hari. Setelah starter memperlihatkan pertumbuhan mikroorganisme (MO) berada pada fase log, maka dilanjutkan dengan pengumpanan air limbah whey sebanyak satu liter setiap hari. Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa air limbah whey mengandung protein 0,9482%, karbohidrat 0,4473% dan lemak 0,2186% yang merupakan substrat bagi MO. Pengolahan air limbah whey secara anaerob dengan menggunakan Honeycomb Biodigester menghasilkan biogas dengan nyala api merah biru (gas metana > 45%). Kemudian  slury Honeycomb Biodigester mengandung senyawa urea yang merupakan kandungan pupuk. Oleh karena itu, potensi pengolahan air limbah whey dapat menghasilkan energi terbarukan (biogas), pupuk organic cair dan padat dengan kandungan vitamin E dan  tiophospatoethyl aminohexylurea  (unsur N dan P) serta menjadi solusi dalam penaganan pencemaran lingkungan, sehingga tercipta industri yang berkelanjutan.  Kata kunci : Biogas, pupuk organic, sarang lebah, whey. ABSTRACTThe research aims to examine the potential of tofu industry wastewater (whey) to become a product of economic value for society. The research was carried out using a survey method to identify whey wastewater production in the tofu industry and continued with experiments on the characterization and processing of whey wastewater on a laboratory scale. Whey wastewater is processed using a honeycomb anaerobic biodigester with a capacity of 120 liters. The research stage involves making a starter from a mixture of cow dung, water, and whey wastewater (3:1:1) which is fermented for 21 days. After the starter shows that the growth of microorganisms (MO) is in the log, it is continued with one liter of whey wastewater every day. The results obtained show that whey wastewater contains protein 0,9482%,, carbohydrate0,4473%  and fat0,2186%  which is a substrate for MO. Anaerobic processing of whey wastewater using a honeycomb anaerobic biodigester produces biogas with a blue flame (methane gas > 45%). Then the Honeycomb biodigester slurry contains urea compounds which are fertilizer ingredients. Therefore, the potential for processing whey wastewater can produce renewable energy (biogas), liquid and solid organic fertilizer containing vitamin E and  thiophospatoethyl aminohexylurea (N and P elements) as well as being a solution for handling environmental pollution, thereby creating a sustainable.  Keywords: Biogas, organic fertilizer, Honeycomb, whey.
Aktualisasi Land untuk Tanaman Jahe Gajah (zingiber officinale rosc) di Kecamatan Libureng Kabupaten Bone Zhiddiq, Sulaiman; Nismawati, Nismawati; Yusuf, Muhammad; Mannan, Abd.; Juanda, Faisal
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131609252024

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui luasan tingkat kesesuaian lahan aktual tanaman jahe gajah (zingebel officinale rosc). Ditemutunjukkan melalui evaluasi kesesuaian lahan dengan pendekatan satuanlahan (tumpangsusun peta penggunaan lahan, peta tanah, peta lereng, dan peta bentuklahan) menggunakan metode stratified random sample. Pengambilan contoh tanah dititik sampel, analisis data menggunakan metode matching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik lahan bervariasi, beriklim basah; suhu udara berada pada 26,6°C; ketersediaan air sedang; media perakaran untuk drainase tanah mulai dari baik-agak terhambat; tekstur tanah dari lempung berdebu sampai liat; kedalaman efektif sedang sampai dalam; retensi hara untuk KTK tanah sedang sampai tinggi; pH tanah dari sangat asam sampai asam; kejenuhan basa dari 26 sampai 30; C-Organik sangat rendah-sedang; hara tersedia P2O5 (P tersedia) sedang sampai tinggi; K2O rendah sampai sedang; N-total 0,07 sampai 0,12% (rendah); potensi mekanismee untuk lereng dari datar, landai, agak landai, curam dan sangat curam; singkapan batuan tidak ada sampai sedang; batuan permukaan mulai dari tidak ada hingga banyak; dan bahaya erosi dari tidak ada sampai ada.   Kesesuaian lahan tanaman Jahe Gajah berada pada kelas kesesuaian lahan ada 4 sangat sesuai (S1), cukup sesuai (S2), sesuai marginal (S3). Agihan kesesuaian lahan untuk tanaman Jahe  Gajah di Kecamatan Libureng diperoleh bahwa kesesuaian lahan S1 luasan lahan 4061,92 Ha. Kelas S2 (cukup sesuai) luasan lahan 23174,14 Ha. S3 (sesuai marginal) luasan lahan 5315,54Ha
Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Prevalensi Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Galesong Utara Idris, Irma Suryani; Taiyeb, A. Mushawwir; Sahribulan, Sahribulan
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131607602024

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi yang menunjukkan adanya hambatan pertumbuhan yang bersifat kronis yang disebabkan oleh malanutrisi jangka   panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi  kejadian stunting pada balita yang dihubungkan dengan pola asuh ibu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional study. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan pengolahan data Statistical Package For Social Sciense (SPSS). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pola asuh ibu (responden) di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Tahun 2023, sebagian besar menganut pola asuh ibu dalam pemberian makan kategori demokratis yaitu 14(26,9%) responden, kategori otoriter sebanyak 11 (21,2%) responden, kategori permisif sebanyak 9 (17,3%) responden, dan kategori pengabaian sebanyak 18 (34,6%) responden. Sehingga prevalensi stunting pada balita responden di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Tahun 2023, sebagian besar mengalami stunting 43 (82,7%) responden. Terdapat hubungan pola asuh ibu dalam pemberian makan dengan prevalensi atau kejadian stunting pada balita di Desa Tamalate Kecamatan Galesong Utara Kabupaten Takalar Tahun 2023 (ρ 0,028; r 0,305).Kata kunci: Balita, Pola asuh ibu, Stunting, Galesong Utara.
Journeying Through Inquiry-Based Learning: A Focus on Science Process Skills Saleh, Andi Rahmat; Hala, Yusminah; Ramadani, Rani
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131613092024

Abstract

This research is a quasi-experimental study with a pretest posttest control group design. This study aims to determine the influence of the guided inquiry learning model on the science process skills of students in class XI MIPA on motion systems material. This research was carried out at SMA Negeri 1 Kodeoha, Southeast Sulawesi in 2022/2023 academic year. The study took XI MIPA 1 as experimental class and XI MIPA as the control class. Each class consisted of 30 students. Sample selection was done by random sampling. In the experimental class, the guided inquiry learning model was applied while in the control class was implemented direct instruction model. The results of the science process skills test using the t-test obtained t-count of 2.6837 and t-table at a significant level (α = 0.05) of 2.0484, so t-count > t-table. It can be concluded that there is an influence of the guided inquiry learning model on the science process skills of XI MIPA class students on motion systems material at SMA Negeri 1 Kodeoha, Southeast Sulawesi.
Harnessing Enzymes for Optimal Poultry Feed Formulations (Mini Review) Sijid, St. Aisyah; Hafsan, Hafsan; Khudaer, Faten
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131501882024

Abstract

This paper focuses on the use of enzymes in effective and efficient poultry feed formulations. The introduction highlights the importance of good nutrition for poultry and the increasing need for innovative feed formulations due to limited availability and rising prices of feed ingredients. Enzymes are introduced as protein compounds that enhance nutrient digestion and absorption in poultry, potentially reducing feed production costs. However, their widespread use in Indonesia is still limited due to a lack of knowledge. The paper discusses the role of enzymes in poultry nutrition, including their involvement in digestion and nutrient absorption. It also emphasizes the essential nutrients required for poultry growth and development and the factors influencing their nutritional needs. The types of enzymes commonly used in poultry feed formulations, such as phytase, amylase, protease, and lipase, are explored along with their mechanisms of action. Research findings demonstrate the effectiveness and efficiency of using enzymes in improving nutrient availability and feed efficiency, ultimately enhancing poultry production productivity and sustainability. The paper concludes with recommendations for the development and application of enzymes in poultry feed formulations, highlighting the need for careful enzyme selection, dosage adjustment, and consideration of environmental conditions. Furthermore, the importance of integrating enzymes with other feed ingredients and adopting a comprehensive nutrition strategy is emphasized. Overall, the use of enzymes in poultry feed formulations offers significant advantages for modern poultry farming, but careful implementation and further research are necessary to optimize their effectiveness and efficiency.
Statistical Modeling and Factors Influencing School Dropout in Indonesia: A Review Shanty, Meyrna Vidya; Mahadtir, Muhamad; Awaluddin, Awaluddin; Natalia, Derliani; Ramadani, Reski Aulia; Aswi, Aswi
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131608032024

Abstract

The education enrollment rate is crucial for Indonesia to improve its human resources and sustain its economic development. In reality, the dropout student rate is still relatively high. Previous research has highlighted several factors and models related to the dropout student rate in Indonesia. The purpose of the study is to identify the most popular statistical modeling and factors influencing school dropout in Indonesia. We searched in February 2023 using ScienceDirect, ProQuest, and Google Scholar. The search was restricted to refereed journal articles published in English from January 2013 to December 2022. This study underwent four stages: identification, screening, eligibility, and inclusion. The study finds that the most popular statistical modeling is the Logistic Regression Model, and the most significant factor increasing the school dropout rate in Indonesia is family and economic factors. The findings suggest that children who were not attending school came from families with lower levels of education. The well-being of these families was directly linked to their children's educational status. The primary reasons for young students dropping out of elementary and junior schools include an inability to pay school fees and a desire to work on farms to support their parents.
Statistical Analysis for waste generation Prediction based on the Population Growth in Tangerang: An environmental Perspective Utami, Ika Wahyu; Najih, Muhammad; Putri, Larasati Rizky; Su'udi, Bambang Cholis
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 13, No 1 (2024): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat131596652024

Abstract

Tangerang is counted among Indonesia's fastest-growing industries and population since it is located near the capital. At the current rate of population growth, the population by 2035 is expected to reach more than 2 million by appliying the geometric method. Rapid population growth has severe environmental damage. A simple linear regression calculation was applied to predict the Tangerang waste generation and it is expected to grow to 1,57 million tonnes by 2035. The Pearson's correlation was used to examine the impact of population growth in Tangerang on waste generation. Overall, there is a positive correlation between population growth and waste generation. The increase in the amount of waste can affect the formation of leachate. Rawa Kucing is the main Tangerang landfill that implements an open dumping system in its waste management. One of the negative impacts of the open dumping system is the potential for leachate generation. This study performed a simple calculation of leachate volume to illustrate leachate generation in Rawa Kucing. The more leachate produced, the greater the level of contamination since it contains highly toxic components, and it will escape from the Rawa Kucing landfill, contaminating the groundwater, potentially polluting the environment and harming human health.  

Page 1 of 1 | Total Record : 10