cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
PENGENALAN BUSINESS MODEL CANVAS DALAM PENGEMBANGAN USAHA BARBERSHOP DAVIDOF DI BEJI TIMUR DEPOK Edalmen; Nuringsih, Kartika
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.26059

Abstract

ABSTRACT The advancement of information and communication technology has become an important factor that is useful in various aspects. Everything that is done online also encourages progress in the field of information and communication technology. One form of product from information and communication technology is games. With the rapid development and popularity of games, it supports many game majors in college. At the high school level, especially upper secondary, game learning can be carried out through extracurricular activities. With extracurricular activities, high school students can develop their potential earlier and make the learning they get as a provision for entering the world of college later. This extracurricular activity also becomes one of the ways for students to support the improvement of non-academic achievements. Similar community service programs have been carried out previously for extracurricular teaching and have received a positive response. Sinar Dharma High School, which previously won a competition held through community service programs, now opens an extracurricular for game programming with Unity. The community service program is divided into several stages, namely needs research, material creation, teaching implementation, and final assessment. Along with the rise of entrepreneurial activity among young people, one of the businesses that attracts the attention of many beginners is a barbershop. Many beginners want to try starting this business, including "Davidof Barbershop" in East Beji, Depok. The business will be opened in September 2022 with the consideration that campuses around Depok have started hybrid or limited face-to-face meetings in the middle of that month. In practice there are many obstacles to retaining customers so that within two months of starting a business it has not shown satisfactory performance. To help partners carry out mentoring and socialization activities in the introduction of the business model canvas (BMC) as a framework (blueprint) to define business pilot models and learn to map the customer journey. The preparation of BMC aims to explain, assess, visualize, and change the business model so that business performance is maximized. Based on these considerations, an introduction to BMC was carried out as information for entrepreneurs who are starting a business. This matrix consists of the right side describing external aspects including customer segments, value propositions, channels, customer relationships and revenue streams. While the left side or the internal aspect includes key activities, key resources, key partnerships, and cost structure. The ability to understand the 9 blocks will support the smooth running of a business. Through this assistance and socialization, business actors can understand BMC as an initial stage in running a business, even though it is not easy to go through the pioneering  period of the business.   ABSTRAK Seiring maraknya aktivitas entrepreneurial di kalangan anak muda, salah satu usaha yang banyak dilirik pemula adalah barbershop. Banyak pemula ingin mencoba merintis usaha ini diantaranya “Davidof Barbershop” di Beji Timur, Depok. Usaha dibuka pada September 2022 dengan pertimbangan kampus di sekitar Depok sudah mulai hybrid atau tatap muka terbatas di pertengahan bulan tersebut. Dalam prakteknya banyak kendala mempertahankan pelanggan sehingga dalam dua bulan memulai usaha belum menunjukan kinerja yang memuaskan. Untuk membantu mitra dilakukan kegitan pendampingan dan sosialisasi dalam pengenalan business model canvas (BMC) sebagai kerangka kerja (blueprint) mendefinisikan model rintisan bisnis serta belajar memetakan customer journey. Penyusunan BMC bertujuan menjelaskan, menilai, memvisualisasikan serta mengubah model bisnis agar kinerja usaha menjadi maksimal. Atas pertimbangan tersebut, dilakukan kegiatan pengenalan BMC sebagai informasi bagi wirausaha yang sedang memulai usaha. Matrik ini terdiri bagian kanan menggambarkan aspek eksternal meliputi customer segments, value propositions, channels, customer relationship dan revenue streаm. Sedangkan bagian kiri atau aspek internal meliputi key аctivities, key resources, key pаrtnership dan cost structure. Kemampuan memahami ke-9 blok tersebut akan mendukung kelancaran dalam perintisan usaha. Melalui pendampingan dan sosialisasi ini pelaku usaha dapat memahami BMC sebagai tahapan awal dalam menjalankan usaha, meskipun dalam realisasinya tidak mudah menjalani masa rintisan bisnis tersebut.
PROGRAM PENINGKATAN KEWIRAUSAHAAN WARGA DESA TAMBI KECAMATAN WATUKUMPUL KABUPATEN PEMALANG JAWA TENGAH Utama, Louis; Irawan, Jessica; Vanessa
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.26061

Abstract

Most of the residents of Tambi Village, located in the Watukumpul sub-district, Pemalang Regency, Central Java Province, work as farmers in rice fields and gardens. For women, they have professions as fake hair craftsmen with palm fiber materials and palm sugar craftsmen to increase family income. Currently craftsmen are experiencing problems regarding how to market, how to innovate and produce good quality products so they can sell products optimally. Craftsmen do not know how to market the products they produce and also do not understand how to increase innovation so that the products produced can add value to the selling power and can be recognized by the wider community. Tambi Village. This counseling event was in the form of a discussion on the basics of entrepreneurship by providing knowledge about entrepreneurial orientation, namely innovation, being proactive and daring to take risks in running a business. In addition to counseling, they also listened to the actual problems that occurred from the villagers regarding the products they produced. With direct information from the residents of Tambi village, the team will then create a module on how to run a good business using palm sugar as a case study. Sebagian besar penduduk Tambi Village, yang terletak di sub-distrik Watukumpul, Pemalang Regency, Provinsi Jawa Tengah, bekerja sebagai petani di ladang beras dan kebun. Bagi wanita, mereka memiliki profesi sebagai tukang rambut palsu dengan bahan serat palm dan tukang gula palm untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Saat ini pengrajin mengalami masalah tentang bagaimana untuk memasarkan, bagaimana untuk berinovasi dan memproduksi produk berkualitas baik sehingga mereka dapat menjual produk secara optimal. Pengrajin tidak tahu bagaimana memasarkan produk yang mereka produksi dan juga tidak mengerti bagaimana meningkatkan inovasi sehingga produk yang diproduksi dapat menambah nilai pada kekuatan penjualan dan dapat diakui oleh masyarakat yang lebih luas. Desa Tambi Acara konseling ini adalah dalam bentuk diskusi tentang dasar-dasar kewirausahaan dengan memberikan pengetahuan tentang orientasi kewiraswirausaha, yaitu inovasi, proaktif dan berani mengambil risiko dalam menjalankan bisnis. Selain berkonsultasi, mereka juga mendengarkan masalah nyata yang muncul dari penduduk desa sehubungan dengan produk yang mereka produksi. Dengan informasi langsung dari penduduk desa Tambi, tim kemudian akan membuat modul tentang bagaimana menjalankan bisnis yang baik menggunakan gula sawit sebagai studi kasus.  
PENERAPAN PROGRAM MOTIVATIONAL INTERVIEWING MENGGUNAKAN GROUP ART THERAPY PADA GEJALA NEGATIF ORANG DENGAN SKIZOFRENIA (ODS) Puspitasari, Jessica Amandha; Parwati; Angelia, Cecillia; Wati, Linda
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.26064

Abstract

Symptoms in schizophrenia are divided into two, positive symptoms and negative symptoms. Negative symptomsare described as reduced or absent normal function such as withdrawal from social relationships, blunted affect,lack of spontaneity,and flow of conversation. Group art therapy can be given to people with schizophrenia aimedat reducing negative symptoms by using art tools to better understand themselves. In the implementation,motivational interviewing can be used to encourage patients to carry out art therapy programs with motivationfrom within themselves. The implementation of the program was given to the participants with schizophrenia whoare partners in humanitarian projects at Pelita Jiwa Foundation, Tangerang. To see the benefit of the program, apre and post test was conducted using The Scale for the Assessment of Negative Symptoms (SANS) from Andreason(1982). Results from this program shows that there’s a change in the participants regarding the negative symptomsthat exist in each of the participants such as increasing communication skills, expression, activity. According to theresult of the implication, this program can be a method to deal with negative symptoms in schizophrenic patients. ABSTRAKGejala skizofrenia dibagi menjadi dua kategori yaitu gejala positif dan gejala negatif. Gejala negatif dideskripsikansebagai berkurangnya atau ketiadaan fungsi normal seperti menarik diri dari hubungan sosial, afek yang tumpul,kurangnya spontanitas, dan flow of conversation. Penerapan terapi seni kelompok dapat diberikan pada penderitaskizofrenia ditujukan untuk menurunkan gejala negatif dengan menggunakan alat seni untuk lebih memahami dirimereka sendiri. Dalam pelaksanaannya, wawancara motivasi dapat digunakan untuk mendorong pasienmelaksanakan program terapi seni dengan motivasi yang berasal dari dalam diri sendiri. Pelaksanaan programdiberikan pada para partisipan Orang Dengan Skizofrenia (ODS) yang menjadi mitra proyek kemanusiaan diYayasan Pelita Jiwa, Tangerang. Untuk melihat manfaat dari program tersebut, dilakukan pre test dan post testmenggunakan the Scale for the Assessment of Negative Symptoms (SANS) dari Andreason (1982). Hasil daripenerapan program ini menunjukkan bahwa terjadi perubahan pada partisipan mengenai negative symptoms yangada di dalam diri masing-masing partisipan seperti meningkatnya kemampuan berkomunikasi, berekspresi, danberaktivitas. Berdasarkan hasil penerapan,
PENDAMPINGAN PENELAAHAN ARTIKEL-ARTIKEL DALAM BERKALA ILMIAH MENUJU AKREDITASI SINTA Setyawan, Ignatius Roni; Hapsari, Claudia Gita; Situmorang, Novrida Fransisca
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.26066

Abstract

Background. Recognizing the importance of scientific journals as pillars of the solidity of study programs in responding to the demands of the tridharma role of higher education, from December 2022 to February 2023 the ABDIMAS team has conducted intensive discussions about the management of scientific journals with one PTS in Yogyakarta which happens to have two scientific journals in accounting and management that has not been accredited by SINTA even though it has been operating for a long time. Furthermore, through several online meetings, it was finally agreed upon a mentoring activity for the two scientific journals which would explore the role of external review partners which had so far been on the list of reviewer names on the journal's website, but had not been utilized optimally to conduct a real review process. Implementation Method Before the activities were carried out online on March 18, 2023, the ABDIMAS team was also involved in reviewing several articles in several edition categories and found the result that many articles needed to maximize content, style, and reference management. The results of the activity The output of the review process was also presented during the ABDIMAS activity with zoom on Saturday 18 March 2023. These results received a positive response from the journal editor at FEB UKDW and the lecturers who acted as reviewers. Another positive result is the presentation about being a good and friendly editor from Prof. Lucey (2013), management of the PBFJ journal from Prof. Faff (2022), and deepening Mendeley's material to improve the quality of reference management and citation of scientific articles. Conclusion The ABDIMAS activity has received a good reception from JRAK and JRMB so that it is considered to be sufficient provision for the process of advancing SINTA 3 accreditation in June 2023 through the ARJUNA application media. Latar Belakang. Menyadari pentingnya jurnal ilmiah sebagai pilar kekokohan program studi dalam menjawab tuntutan peran tridharma perguruan tinggi, maka sejak bulan Desember 2022 hingga Februari 2023 tim ABDIMAS telah melakukan diskusi intensif tentang tata kelola jurnal ilmiah dengan satu PTS di Yogyakarta yang kebetulan memiliki dua jurnal ilmiah bidang akuntansi dan manajemen yang belum terakreditasi SINTA walauapun sudah beroperasi lama. Selanjutnya, melalui beberapa kali pertemuan secara daring akhirnya disepakati suatu kegiatan pendampingan bagi kedua jurnal ilmiah yang akan mengupas peran mitra bestari eksternal yang selama ini sudah ada dalam daftar nama reviewer di website jurnal, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk melakukan proses review secara nyata. Metode Pelaksanaan Sebelum kegiatan yang dilakukan secara daring tanggal 18 Maret 2023, maka tim ABDIMAS juga terlibat melakukan review pada beberapa artikel dalam beberapa kategori edisi dan menemukan hasil bahwa banyak artikel yang perlu dimaksimumkan isi, gaya selingkung, dah manajemen referensinya. Hasil Kegiatan Luaran proses review juga disampaikan pada saat kegiatan ABDIMAS dengan zoom pada Sabtu 18 maret 2023. Hasil ini mendapat sambutan positif dari editor jurnal di FEB UKDW serta para dosen yang bertindak sebagai reviewer. Hasil positif lainnya adalah penyampaian paparan tentang menjadi editor yang baik dan bersahabat dari Prof. Lucey (2013), tatakelola jurnal PBFJ dari Prof. Faff (2022), dan pendalaman materi mendeley untuk meningkatkan kualitas manajemen referensi dan sitasi artikel ilmiah. Kesimpulan Kegiatan ABDIMAS telah mendapat sambutan baik dari pihak JRAK dan JRMB sehingga dinilai menjadi bekal cukup untuk proses maju akreditasi SINTA 3 di Juni 2023 melalui media aplikasi ARJUNA.
DESAIN KURSI BELAJAR UNTUK WARGA BELAJAR DALAM MENINGKATKAN HASIL KREATIVITAS DI PKBM CIPTA CENDIKIA CIPONDOH Laswandi, Hartini
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.26067

Abstract

The development of the 4.0 industrial revolution era is currently very rapid in various fields including non-formal education. Facilitating learning citizens in non-formal education environments is highly expected for the realization of intelligent learning citizens, namely those who are motivated to progress and be creative. PKM is one of the service programs, to develop, accommodate, and realize creative and innovative ideas between PTs for the community, including for learning residents and can have a positive impact on increasing PKBM creativity and achievements (PKM Guidelines, 2019). Based on data sources obtained from PKBM Cipta Cendikia, residents' interest in learning to develop themselves after the 2022 pandemic has increased so that comfortable learning facilities are urgently needed. The learning facilities at PKBM Cipta Cendikia currently do not have study chairs, the learning residents only use carpets. Other facilities include a study room, study table, carpet, white board, LCD screen and bookshelves. Currently the residents learn that if there is a class they sit on the floor using a carpet. Activists notice discomfort when sitting and feel unwell. Study chair facilities need to be sought for students, because they can increase motivation and creativity results, (Anggi Fazariyah, et al, 2022). It is necessary to design chairs in the form of tatami. The advantages of this design include more space to accommodate more students, easy to pack with stacks, and more comfortable and healthy when students sit. The chair design that will be made is equipped with foam padding and solid wood materials that are environmentally friendly, sustainable materials. This PKM aims to design learning chair products that are comfortable, easy to pack, easy to move, so that they can optimally meet user needs, increase learning motivation, increase the creativity of learning residents (Metsi Daud, 2022).    Perkembangan era revolusi industri 4.0 saat ini sangat pesat di berbagai bidang termasuk di pendidikan non formal. Memvasilitasi warga belajar pada lingkungan pendidikan non formal sangatlah diharapkan untuk terwujudnya warga belajar yang smart, yaitu yang bermotivasi maju dan kreatif. PKM merupakan salah satu program pengabdian, untuk menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif serta inovatif di kalangan PT kepada masyarakat, di antaranya untuk warga belajar dan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kreativitas dan prestasi PKBM tersebut (Pedoman PKM, 2019). Berdasarkan sumber data yang diperoleh dari PKBM Cipta Cendikia, animo warga belajar untuk mengembangkan diri setelah pandemi pada tahun 2022 ini mengalami peningkatan sehingga sangat diperlukan suatu fasilitas belajar yang nyaman. Fasilitas belajar yang ada di PKBM Cipta Cendikia saat ini tidak terdapat kursi belajar, warga belajar hanya menggunakan karpet. Fasilitas lain yang dimiliki diantaranya ruangan belajar, meja belajar, karpet, white board, layar LCD dan lemari buku. Saat ini warga belajar jika ada kelas, mereka duduk lesehan menggunakan karpet. Penggiat melihat terdapat ketidaknyamanan duduk dan kurang sehat. Fasilitas kursi belajar perlu diupayakan untuk peserta didik, karena hal ini dapat meningkatkan motivasi dan hasil kreativitas, (Anggi Fazariyah, dkk, 2022). Perlunya desain kursi  dalam bentuk tatami, kelebihan desain ini diantaranya adalah ruangan lebih menampung banyak siswa, mudah pengepakan dengan ditumpuk, serta lebih nyaman dan sehat ketika siswa duduk. Desain kursi yang akan dibuat dilengkapi dengan busa pengempuk dan material kayu solit ramah lingkungan, material bersifat sustainable. Tujuan dari PKM ini adalah mendesain produk kursi belajar yang nyaman, mudah pengepakan, mudah dipindah posisi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengguna secara optimal, meningkatkan motivasi belajar, meningkatkan hasil kreativitas warga belajar ( Metsi Daud, 2022). 
PERANAN ANALISA LAPORAN KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI GOING CONCERN DI PT FELIXINDO RUBBER BERKARYA Susanti, Merry; Chandra, Karen; Geraldine , Marcia
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.26068

Abstract

The problems faced by PT Felixindo Rubber Berkarya are the company's sales and profits which tend to decline, the company's cash flow is not smooth, the accumulation of raw materials and finished goods inventories also relatively low inventory turnover, and the increasing amount of debt to suppliers and banks. The community service team from the Faculty of Economics and Business majoring in Accounting at Universitas Tarumanagara offers a solution by advising companies to conduct monthly financial statement analysis. Analysis of the company's financial statements will be taken into consideration in evaluating performance so that it can be used to predict the company's going concern in the future. In analyzing financial statements, it is common to calculate liquidity ratios, profitability ratios, activity ratios, and solvency ratios. From these ratios, the company can also fix problems that occur in the company so that the company's going concern can still be maintained. There are several stages in the implementation of PKM activities at PT Felixindo Rubber Berkarya. First, a survey was conducted to find out the problems faced by partners. Based on the survey, it is known that there are problems with the company's performance. Furthermore, the PKM team will prepare material in the form of an explanation and application of financial statement analysis in the company, which will be given to the training participants on April 13-15,2023. In this way the company can fix the problems it faces and reduce potential risks so that it can maintain company’s going concern. Permasalahan yang dihadapi oleh PT Felixindo Rubber Berkarya sebagai mitra adalah penjualan dan laba perusahaan yang cenderung turun, tidak lancarnya arus kas perusahaan, menumpuknya jumlah persediaan bahan baku dan barang jadi serta perputaran persediaan yang cukup rendah, dan meningkatnya jumlah hutang kepada pemasok dan bank. Tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan Akuntansi Universitas Tarumanagara menawarkan solusi dengan menyarankan perusahaan untuk melakukan analisa laporan keuangan yang dilakukan setiap bulannya. Analisa laporan keuangan yang dilakukan perusahaan akan menjadi pertimbangan dalam penilaian kinerja sehingga dapat digunakan untuk memprediksi keberlanjutan usaha (going concern) perusahaan di masa mendatang. Dalam menganalisa laporan keuangan umumnya menghitung rasio likuditas, rasio profitabilitas, rasio aktivitas, dan rasio solvabilitas. Dari rasio-rasio tersebut, perusahaan juga dapat memperbaiki masalah yang terjadi di perusahaan sehingga going concern perusahaan tetap dapat dipertahankan. Terdapat beberapa tahap dalam pelaksanaan kegiatan PKM di PT Felixindo Rubber Berkarya. Pertama dilakukan survei untuk mengetahui masalah yang dihadapi oleh mitra. Berdasarkan survei tersebut diketahui bahwa ada masalah dengan kinerja perusahaan. Selanjutnya tim PKM akan mempersiapkan materi berupa penjelasan dan penerapan analisa laporan keuangan di perusahaan, yang akan diberikan kepada para peserta pelatihan pada tanggal 13-15 April 2023. Dengan demikian perusahaan dapat memperbaiki masalah-masalah yang dihadapinya dan mengurangi risiko yang potensial terjadi sehingga dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan.
PENGEMBANGAN WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PADA UMKM THILLAXSTUFF Lina; Pragantha, Jeanny; Wasino; Rusdi, Zyad
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.26071

Abstract

Business actors such as small and medium size enterprises must be ready to adapt to changes of consumer behaviors that occur in the digitalization era. The unlimited use of internet makes website a popular choice for communication and product marketing globally. A website can be used as a place for digital promotions, analyzing public interest of products, as well as a place for interactions between sellers and consumers. The existence of a website is also expected to increase brand awareness, to achieve customer loyalty, customer satisfaction and brand experience. One of a small enterprise that is experiencing difficulties in reaching broad target consumers and surviving the increasingly fierce competition is Thillaxstuff. Thillaxstuff is a small business actor that focuses on selling hampers boxes. Seeing that there is a business opportunity based on the community's need for unique and attractive packaging for various events, Thillaxstuff strives to provide various types of hampers. However, the lack of brand awareness and media to reach its target consumers has resulted in Thillaxstuff's sales level being unsatisfactory. For this reason, Thillaxstuff feels the need to innovate in conducting digital promotions. In the conducted community service activity, the team developed a website for Thillaxstuff so that the brand awareness of Thillaxstuff products could increase. Seiring dengan perubahan perilaku konsumen di era digitalisasi, para pelaku usaha seperti UMKM pun harus siap mengikuti setiap perubahan yang terjadi.Penggunaan yang tidak terbatas waktu dan jarak menjadikan website sebagai salah satu pilihan populer untuk komunikasi dan pemasaran produk secara global. Website dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk promosi digital, menganalisis minat masyarakat terhadap produk yang ditawarkan, hingga tempat untuk berinteraksi antara pelaku usaha dengan konsumen. Keberadaan website juga diharapkan dapat meningkatkan brand awareness, hingga mencapai customer loyalty, customer satisfaction dan brand experience. Salah satu pelaku UMKM yang mengalami kesulitan dalam menjangkau target konsumen secara luas dan bertahan dari persaingan yang semakin ketat adalah Thillaxstuff. Thillaxstuff merupakan pelaku usaha kecil yang fokus pada penjualan hampers box. Melihat adanya peluang usaha berdasarkan kebutuhan masyarakat akan adanya kemasan unik dan menarik untuk berbagai acara, Thillaxstuff berupaya menyediakan berbagai jenis hampers yang dapat dipilih konsumen sesuai tema perayaan hari besar keagamaan, ulang tahun, pernikahan, wisuda, maupun acara khusus lainnya. Namun demikian, kurangnya brand awareness yang dimiliki dan kurang terjangkaunya target konsumen secara luas mengakibatkan tingkat penjualan Thillaxstuff belum memuaskan. Untuk itu, Thillaxstuff merasa perlu untuk berinovasi dalam melakukan promosi digital. Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan, tim mengembangkan sebuah website untuk UMKM Thillaxstuff agar brand awareness terhadap produk Thillaxstuff dapat meningkat.
PELATIHAN KEBIJAKAN HUKUM PIDANA DALAM MELINDUNGI SATWA BAGI CALON JAKSA PADA BADAN DIKLAT KEJAKSAAN RI Adhari, Ade; Naomi, Sherryl
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of animals in Indonesia, especially endangered species, is decreasing in population due to rampant huntingactivities carried out by humans. Apart from going through the Criminal Code, the Government has made policies toregulate hunting activities and to protect animals from extinction. One of them is through the Republic of Indonesia Law.No. 5 of 1990 concerning Conservation of Living Natural Resources and Ecosystems. In addition, criminal law policiesare important to know in order to protect animals in Indonesia. This community service activity is to provide informationrelated to criminal law policies in protecting animals for prospective prosecutors at the Attorney General's TrainingAgency of the Republic of Indonesia. Participants in this activity are Prospective Prosecutors who are currentlyconducting training at the Prosecutor's Training Agency of the Republic of Indonesia. The aim of this PKM is to providean understanding of criminal law policies in animal protection. The method of implementing PKM this time is the lecturemethod and evaluation of the results of the lectures held at the Prosecutor's Office of the Republic of Indonesia. The resultsof the community service activities show that prospective prosecutors gain understanding regarding criminal law policiesin protecting animals, which will later be useful for prosecutors in carrying out their duties.   ABSTRAKKeberadaan satwa di Indonesia khususnya satwa langka semakin menipis populasinya karena maraknya kegiatanperburuan yang dilakukan oleh manusia. Selain melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Pemerintah membuatkeijakan untuk menertibkan kegiatan perburuan dan untuk melindungi satwa dari kepunahan. Salahsatunya melalui UURI. No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem. Selain itu kebijakan hukum pidanamenjadi penting untuk diketahui guna perlindungan bagi satwa di Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat iniuntuk memberikan informasi berkaitan dengan kebijakan hukum pidana dalam melindungi satwa bagi calon jaksa padabadan diklat kejaksaan republik Indonesia. Peserta dalam kegiatan ini adalah Calon Jaksa yang sedang melakukanpelatihan di Badan Diklat Kejaksaan Republik Indonesia. Tujuan PKM ini adalah memberikan pemahaman kebijakanhukum pidana dalam perlindungan satwa. Metode pelaksanaan PKM kali ini adalah metode ceramah dan evaluasi atashasil ceramah yang dilaksanakan di Badan Diklat Kejaksaan Republik Indonesia. Hasil kegiatan pengabdian kepadamasyarakat menunjukan para calon jaksa mendapatkan pemahaman berkaitan dengan kebijakan hukum pidana dalammelindungi satwa, yang nantinya akan berguna bagi jaksa dalam menjalankan tugasnya.
SOSIALISASI PEMBUKUAN SEDERHANA DAN PENGETAHUAN PASAR MODAL BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Adiputra, I Gede; Putra, Vincentius Riyanto; Sumadinata, Rendy
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.26073

Abstract

ABSTRAK This community service is carried out by universities in order to introduce the Capital Market to the community. The diverse needs of life require carefulness in managing family finances, because it can happen that expenses exceed the amount of income. Changes in lifestyle can be a trigger for increased family spending. Purchasing secondary items that are not needed can also increase the amount of expenditure. Similarly, the acquisition of consumptive or productive assets through an increase in the amount of debt requires a calculation of the portion of debt that is in accordance with the income owned. In addition, unexpected events in the family such as a sick family member or a child's education fund payment transaction that requires considerable funds require good management by mothers as household financial managers. The purpose of this community service activity is to provide training on family financial management and knowledge in investing in the Capital Market. The benefit of this activity for service partners is to provide knowledge about how to plan family financial expenses, implement family financial management and assess / monitor family finances. The method used in this activity is the discussion method, so that there is a positive interactive to be able to produce some positive conclusions and solutions. As a result of this program, participants can understand about managing family finances, capital markets and stocks. Increased participant interest in investing in stocks, the results of the implementation of activities are 88% of participants are interested in investing in stocks and are willing to become investors in stocks by registering to become investors. The results of the evaluation of activity performance provide the majority or most participants give a very good assessment of the speaker's ability to deliver material, material content, training atmosphere and facilities and infrastructure. Pengabdian masyarakat ini di lakukan oleh Perguruan Tinggi dalam rangka mengenalkan Pasar Modal kepada masyarakat. Kebutuhan hidup yang beragam memerlukan kecermatan dalam memanajemen keuangan keluarga, karena bisa saja terjadi pengeluaran melebihi jumlah penghasilan. Perubahan gaya hidup dapat menjadi pemicu peningkatan pengeluaran keluarga. Pembelian barang-barang sekunder yang tidak dibutuhkan juga dapat meningkatkan jumlah pengeluaran. Demikian pula, perolehan aset konsumtif ataupun asset produktif melalui peningkatan jumlah hutang memerlukan perhitungan porsi hutang yang sesuai dengan penghasilan yang dimiliki. Selain itu, peristiwa tak terduga dalam keluarga seperti adanya anggota keluarga yang sakit atau transaksi pembayaran dana pendidikan anak yang memerlukan dana yang cukup besar memerlukan pengelolaan yang baik oleh para ibu sebagai manajer keuangan rumah tangga. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang manajemen keuangan keluarga dan pengetahuan dalam investasi di Pasar Modal. Manfaat dari kegiatan ini bagi mitra pengabdian adalah memberikan pengetahuan tentang cara merencanakan pengeluaran keuangan keluarga, pelaksanaan manajemen keuangan keluarga dan penilaian/ pengawasan keuangan keluarga. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode diskusi, sehingga terjadi interaktif yang positif untuk dapat menghasilkan beberapa simpulan dan solusi positif. Hasil dari program ini, peserta dapat memahami tentang mengelola keuangan keluarga, pasar modal dan saham. Meningkatnya minat peserta untuk berinvestasi disaham, hasil pelaksanaan kegiatan adalah 88% peserta berminat untuk berinvestasi disaham dan bersedia menjadi investor disaham dengan melakukan pendaftaran untuk menjadi investor. Hasil evaluasi kinerja kegiatan memberikan hasil mayoritas atau sebagian besar peserta memberikan penilaian sangat baik kepada kemampuan pembicara dalam menyampaikan materi, isi materi, suasana pelatihan serta sarana dan prasarana.
PELATIHAN SOFTWARE AKUNTANSI ACCURATE DI SMU TARSISIUS I Chelsya; Fernanda, Vira
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.26074

Abstract

ABSTRACT Technological developments demand that all systems must be computerized including accounting. The existence of Accurate Accounting Software facilitates the process of recording transactions and the process of financial reporting. However, until before the training was held, Tarsisius I High School students had never received knowledge about Accurate Accounting Software so that it became a problem that had to be resolved. The solution to the problems is to hold Accurate Accounting Software training for Tarsisius I High School students via Zoom Meeting. The method used in the implementation of PKM is a training method accompanied by pre-test and post-test in the form of quizzes. The implementation of the Accurate Software training at Tarsisius I High School has achieved satisfactory results when seen from the comparison of the quiz scores before and after the training. The author's expectation is that Tarsisius High School students are interested in continuing to study Accounting and accounting software. ABSTRAK Perkembangan teknologi menuntut semua sistem harus terkomputerisasi termasuk Akuntansi. Adanya Software Akuntansi Accurate mempermudah proses pencatatan transaksi dan proses pelaporan keuangan. Namun sampai sebelum pelatihan diadakan, siswa SMU Tarsisius I belum pernah mendapat pengetahuan mengenai Software Akuntansi Accurate sehingga menjadi permasalahan yang harus diselesaikan. Solusi atas permasalahan mitra adalah dengan mengadakan pelatihan Software Akuntansi Accurate kepada siswa SMU Tarsisius I melalui Zoom Meeting. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan PKM adalah metode pelatihan disertai pre test dan post test berupa kuis. Pelaksanaan pelatihan Software Accurate di SMU Tarsisius I telah mencapai hasil yang memuaskan apabila dilihat dari perbandingan nilai kuis sebelum dengan setelah pelatihan. Ekspektasi penulis adalah siswa SMU Tarsisius berminat untuk terus mempelajari ilmu Akuntansi beserta software Akuntansi.