cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
PELATIHAN AKUNTANSI BIAYA UNTUK MENGHITUNG HARGA POKOK PRODUKSI PAKAIAN ANAK PADA UMKM DIVA KIDS Sastra, Emillia; Tejakusumana, Phoebe Aiko
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24111

Abstract

One of the most fundamental main problems that occur in Micro Small Medium Enterprises (MSME) is not being able to know with certainty how much the product costs are attached to the products produced. Based on the initial survey conducted by PKM team, information was obtained that the partner, namely Diva Kids, had not calculated the cost of production because the selling price was based on market prices. This is due to the fact that most of the business in the Tanah Abang Market have homogeneous products, namely the apparel business. Inappropriate selling price determination will result in non-optimal achievement of operating profit because there is a different costing pattern between the products produced. So that the purpose of this PKM activity is intended to provide understanding and training on cost accounting and assistance in calculating the cost of production in determining the selling price. The PKM team from Tarumanagara University visited partners and conducted counseling, helped partners to understand production costs, kept accounting records and calculated the cost of production. The calculation of the cost of production begins with the identification and classification of all costs incurred until the product is ready for sale. The method used is in the form of lectures, calculation training, discussion and evaluation. The results of this activity show that partner Diva Kids can calculate production cost and selling prices after being provided with assistance and training by PKM team. Salah satu permasalahan utama yang paling mendasar terjadi pada pelaku UMKM adalah tidak dapat mengetahui dengan pasti berapa besar biaya produk yang melekat pada produk yang dihasilkan. Berdasarkan survei awal yang dilakukan pelaksana PKM, maka didapatkan informasi bahwa pihak mitra yaitu Diva Kids belum melakukan perhitungan harga pokok produksi karena mendasarkan harga jualnya sesuai harga pasar. Hal ini disebabkan kebanyakan para pelaku usaha di Pasar Tanah Abang memiliki produk yang sejenis/ homogen, yaitu usaha pakaian jadi. Penentuan harga jual yang tidak tepat akan mengakibatkan pencapaian laba usaha yang tidak optimal karena terdapat pola pembebanan biaya yang berbeda antara produk yang dihasilkan. Sehingga tujuan kegiatan PKM ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan tentang akuntansi biaya dan pendampingan perhitungan harga pokok produksi dalam menentukan harga jual. Pihak pelaksana PKM dari Universitas Tarumanagara mengunjungi mitra dan melakukan penyuluhan secara bertahap, membantu pihak mitra untuk memahami biaya produksi, mengadakan pencatatan akuntansi dan melakukan perhitungan harga pokok produksi. Perhitungan harga pokok produksi dimulai dari identifikasi dan klasifikasi semua biaya-biaya yang terjadi hingga produk siap untuk dijual. Metode yang digunakan berupa ceramah, membimbing pelatihan perhitungan, diskusi dan evaluasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa mitra Diva Kids dapat menghitung biaya produksi dan harga jual setelah diberikan pendampingan dan pelatihan oleh pelaksana PKM.
PELATIHAN AKUNTANSI TENTANG PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN JASA UNTUK SISWA/I SMA TARSISIUS 1 klarisa, livia; wirianata, henny
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24112

Abstract

This teaching activity aims to provide an understanding of the basics of preparing service company financial reports for Tarsisius 1 High School students in North Petojo, Central Jakarta. Since entering the new school year in July 2022, several schools have been allowed to carry out face-to-face teaching and learning activities, so that this teaching activity can be carried out face-to-face. The method used in this teaching activity is in the form of training from UNTAR students to SMA Tarsisius 1 students. The material provided is in the form of theory regarding the financial reports of service companies along with practice questions to help them understand the material better. From this training activity it can be seen that Tarsisius 1 SMA students understand the material presented, it can be seen from the enthusiasm of the students through the questions asked and completing the exercises discussed. After this training, students are expected to be able to understand how to prepare financial reports for service companies and have more provision in continuing further education in tertiary institutions. Kegiatan mengajar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dasar-dasar penyusunan laporan keuangan perusahaan jasa bagi siswa/i SMA Tarsisius 1 di Petojo Utara, Jakarta Pusat. Sejak memasuki tahun pelajaran baru pada bulan Juli 2022 beberapa sekolah sudah diperbolehkan melakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, sehingga kegiatan mengajar ini dapat dilaksanakan secara tatap muka. Metode yang digunakan dalam kegiatan mengajar ini berupa pelatihan dari mahasiswa UNTAR kepada siswa/i SMA Tarsisius 1. Materi yang diberikan berupa teori mengenai laporan keuangan perusahaan jasa beserta soal latihan agar membantu mereka memahami materi dengan lebih baik. Dari kegiatan pelatihan ini terlihat bahwa siswa/i SMA Tarsisius 1 memahami materi yang disampaikan, terlihat dari antusiasme siswa melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dan menyelesaikan latihan soal yang dibahas. Setelah pelatihan ini diharapkan siswa/i dapat memahami bagaimana menyusun laporan keuangan perusahaan jasa dan memiliki bekal yang lebih dalam melanjutkan pendidikan lebih lanjut di perguruan tinggi.
MENGAJAR PEMBUATAN PERENCANAAN KOMUNIKASI PEMASARAN UNTUK MEMULAI BISNIS DI KALANGAN SMA Pribadi, Muhammad Adi; Hardianto, Aldi
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24113

Abstract

Tarumanagara University sent a PKM team to Kristoforus 2 High School in West Jakarta to teach marketing communication planning in encouraging students to start business activities. Digital media makes it easier for them to carry out business activities. They have the opportunity to carry out business activities in high school because friendship at school makes it easier for them to introduce and sell their products. Marketing communication activities carried out by start-up businesses often ignore communication planning with consumers so that some entrepreneurs experience difficulties in business development. They need to understand the concept of marketing communications planning to succeed in business activities. The concept of marketing communication planning consists of problem definitions, business objectives, strategies, tactics, implementation, monitoring and evaluation. The speakers are Tarumanagara University lecturers and business practitioners so that they will teach the concepts of marketing communication planning according to their application. The hope of the Untar PKM team is that they try to do business activities after getting information. Universitas Tarumanagara mengirimkan tim PKM ke SMA Kristoforus 2 di Jakarta Barat untuk mengajarkan perencanaan komunikasi pemasaran dalam mendorong siswa siswi untuk memulai kegiatan bisnis sejak dibangku sekolah. Media digital memudahkan mereka untuk melakukan kegiatan bisnis sejak dini. Mereka memiliki peluang untuk melakukan kegiatan bisnis di SMA karena pertemanan di bangku sekolah mempermudah mereka dalam memperkenalkan dan menjual produknya. Kegiatan komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh bisnis pemula sering mengabaikan perencanaan komunikasi dengan konsumen sehingga beberapa pengusaha mengalami kesulitan dalam pengembangan bisnis. Mereka perlu mengerti konsep perencanaan komunikasi pemasaran untuk berhasil dalam kegiatan bisnis. Konsep perencanaan komunikasi pemasaran terdiri dari Definisi masalah, Tujuan Bisnis, Strategi, Taktik, Implementasi, Monitoring, dan Evaluasi. Pemateri adalah dosen Universitas Tarumanagara dan praktisi bisnis sehingga ia akan mengajarkan konsep perencanaan komunikasi pemasaran yang sesuai dengan penerapannya. Harapan dari tim PKM Untar adalah mereka mencoba untuk kegiatan bisnis setelah mendapatkan information
SOSIALISASI PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN DATA PRIBADI PENGGUNA LAYANAN PINJAMAN UANG BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI KABUPATEN INDRAMAYU Lie, Gunardi; Putri, Salsabila; sally, Laura; C, Gabriella; Aprilia, Indah Siti
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24114

Abstract

Protection of personal data in online lending as a fintech or financial technology product which is a breakthrough in the field of financial services using information technology, stipulated by Bank Indonesia in Article 1 11 of Bank Indonesia Regulation No. 19/12/PBI/2017 relating to financial technology, creating new service products, technologies and/or business models and increasing monetary stability, stability and/or efficiency, smoothness, security, etc. from the financial system. It is the use of technology in the financial system that can have an impact on the reliability of the payment system. 77/POJK.01/2016 concerning Information Technology-Based Borrowing and Borrowing Services, which is emphasized in Article 26 that the organizer is responsible for maintaining the confidentiality, integrity and availability of users' personal data and in utilizing it must obtain approval from the owner of personal data unless otherwise specified by the provisions legislation. Perlindungan data pribadi dalam Pinjaman online sebagai produk fintech atau financial technology yang merupakan terobosan di bidang jasa keuangan dengan menggunakan teknologi informasi, yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dalam Pasal 1 11 Peraturan Bank Indonesia No. 19/12/PBI/2017 berkaitan dengan teknologi keuangan, menciptakan produk layanan, teknologi dan/atau model bisnis baru dan meningkatkan stabilitas moneter, stabilitas dan/atau efisiensi, kelancaran, keamanan, dll. dari sistem keuangan. Penggunaan teknologi dalam sistem keuanganlah yang dapat berdampak pada keandalan sistem pembayaran namun secara khusus mengenai perlindungan hukum dan sanksi pelanggaran data pribadi dalam layanan pinjaman online telah tercantum dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, yang ditegaskan pada Pasal 26 bahwa pihak penyelenggara bertanggung jawab menjaga kerahasiaan, keutuhan dan ketersediaan data pribadi pengguna serta dalam pemanfaatannya harus memperoleh persetujuan dari pemilik data pribadi kecuali ditentukan lain oleh ketentuan peraturan perundang-undangan.
STRATEGI MEMPERTAHANKAN LOYALITAS PELANGGAN WESHWASH LAUNDRY Valencia; utama, louis; Verawati
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24115

Abstract

In this increasingly modern era, many people prefer something that is more practical in their life. Especially those who have busy activities so they cannot allocated their time to deal with dirty clothes. As a result, many businessmen are competing to open business in the laundry sector. With this laundry service, can provide a solution for people who don't have time to wash and iron their own clothes due to the busy activities they live in. Due to the growth of laundry business, a strategy is needed to maintain customer loyalty. Weshwash Laundry is a business that engaged in the laundry service sector where in carrying out its business, tries to maximize service quality to gain customer loyalty. Weshwash Laundry responds to market needs and allocates suitable service offerings to anticipate the development of the laundry business. To maintain customer loyalty, Weshwash Laundry applies a strategy that is by paying attention to service quality, marketing, and price. Di zaman yang semakin modern ini, banyak orang lebih memilih sesuatu hal yang lebih praktis dalam kehidupannya. Terutama mereka yang memiliki kegiatan padat sehingga tidak bisa membagi waktu untuk berurusan dengan pakaian kotor. Akibatnya, produsen berlomba-lomba untuk membuka usaha di bidang laundry. Adanya jasa laundry, dapat memberikan solusi kepada masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk mencuci dan menyetrika pakaiannya sendiri dikarenakan padatnya aktivitas yang mereka jalani. Oleh karena semakin berkembangnya usaha laundry, maka diperlukan strategi untuk tetap mempertahankan loyalitas pelanggan. Weshwash Laundry adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang jasa cuci kiloan yang dalam menjalankan usahanya berusaha untuk memaksimalkan kualitas jasa guna mendapatkan loyalitas pelanggan. Weshwash Laundry menanggapi kebutuhan-kebutuhan segmen yang diidentifikasi dan mengalokasikan penawaran layanan yang cocok untuk mengantisipasi perkembangan usaha laundry. Untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, Weshwash Laundry menerapkan strategi yaitu dengan memperhatikan kualitas pelayanan, pemasaran, dan harga.
PSIKOEDUKASI MEMBANGUN SIKAP ADIL DALAM MASYARAKAT PERKOTAAN WARGA CAROLUS BOROMEUS CENGKARENG Tumanggor, Raja Oloan
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The situation of urban communities in DKI Jakarta is ironic. On the one hand, the city of Jakarta is often identified with progress and prosperity because there are so many skyscrapers, where the determinants of the national economy have offices. But on the other hand, in a corner of the city, it is not difficult to find a group of poor people with very simple living conditions. Poor people in urban areas occur due to various reasons such as narrow opportunities to get jobs, increasingly fierce economic competition, prices of basic necessities that continue to rise as a result of rising fuel prices, making their lives more difficult, because spending increases while income does not increase or even decreases. . The situation of the poor in urban areas is increasing because it is increasingly difficult to get a job. Difficulty getting a job makes them unemployed. Various assistance programs from the government are not always on target, due to the inaccuracy of data from RT or RW, so that groups of people who should receive assistance do not get their rights. Sometimes there is unfair treatment from officials distributing aid to the poor from the government. Residents of the Carolus Boromeus Cengkareng Timur neighborhood in West Jakarta are part of the capital city's society which cannot be separated from problems of poverty and injustice. PKM is in the form of psychoeducation for 30 residents of the Carolus Boromeus neighborhood regarding building a fair attitude in everyday life. The aim is to encourage and motivate residents of the Carolus Boromeus neighborhood to build a just attitude in everyday life in the form of simple behavior through fair behavior that starts with oneself, family, local residents and the community. Situasi masyarakat perkotaan di DKI Jakarta sungguh ironis. Di satu sisi kota Jakarta kerap diidentikkan dengan kemajuan dan kemakmuran karena terdapat begitu banyak gedung pencakar langit, tempat para penentu ekonomi nasional berkantor. Namun di sisi lain di sudut kota tidak sulit menemukan sekelompok masyarakat miskin dengan kondisi pemukiman yang sangat sederhana. Masyarakat miskin di perkotaan terjadi disebabkan oleh bermacam alasan seperti sempitnya peluang untuk memperoleh pekerjaan, persaingan ekonomi yang makin ketat, harga kebutuhan pokok yang terus naik sebagai akibat kenaikan bahan bakar, membuat kehidupan mereka makin sulit, karena pengeluaran bertambah sementara penghasilan tidak bertambah atau malah berkurang. Situasi masyarakat miskin di perkotaan makin bertambah karena semakin sulitnya memperoleh pekerjaan. Kesulitan mendapat pekerjaan membuat mereka menganggur. Berbagai program bantuan dari permerintah tidak selalu tepat sasaran, karena kekurangakuratan data dari RT atau RW, sehingga kelompok masyarakt yang seharusnya mendapat bantuan tidak memperoleh haknya. Kadang ada perlakuan kurang adil dari para petugas pembagi bantuan rakyat miskin dari pemerintah. Warga lingkungan Carolus Boromeus Cengkareng Timur di Jakarta Barat merupakan bagian dari masyarakat ibu kota yang tidak lepas dari persoalan kemiskinan dan ketidakadilan. PKM berupa psikoedukasi bagi 30 orang warga lingkungan Carolus Boromeus mengenai membangun sikap adil dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya adalah untuk mendorong dan memotivasi para warga lingkungan Carolus Boromeus untuk membangun sikap adil dalam hidup sehari-hari dalam bentuk perilaku yang sederhana melalui perilaku adil yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, warga sekitar dan masyarakat.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN YANG EFEKTIF PADA PT SURYA MEGA MUSTIKA Surjadi, Lukman; Theodorus, Valerie Theresa
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Surya Mega Mustika is a company engaged in the business of printing and printing has problems with inventory. The reason is that there are several deficiencies in the company's inventory control so that there is too much investment in inventory, empty inventory when needed, so that there is no stock taking to determine the company's final inventory amount. This resulted in the company's profit not being maximized, lack of asset turnover, and fraud. The PKM team provides a solution in the form of counseling on inventory control for companies to avoid excessive inventory buildup and has an impact on high storage costs, so that the goods become expired or stolen which can cause losses, namely in several ways, including carrying out internal inventory control by compiling a production budget and EOQ by taking into account waiting time and safety stock so that when high demand supplies are available so that profit remains maximized. The solution to this problem will be delivered in the form of an online Community Service (PKM) presentation through the Zoom Meeting application. The results of this PKM are mandatory outputs entitled "Effective Inventory Control at PT Surya Mega Mustika" and additional outputs that will be published in PINTAR. PT Surya Mega Mustika adalah perusahaan yang bergerak di bidang printing dan percetakan memiliki masalah pada bagian persediaan. Penyebabnya adalah terdapat beberapa kekurangan dalam pengendalian persediaan perusahaan sehingga terlalu banyak investasi di persediaan, persediaan yang kosong saat dibutuhkan, hingga tidak ada stock opname untuk mengetahui jumlah persediaan akhir perusahaan. Hal ini berakibat pada laba yang diperoleh perusahaan tidak maksimal, kurangnya perputaran aset, dan fraud atas persediaan. Tim PKM memberikan solusi berupa penyuluhan tentang pengendalian persediaan bagi perusahaan guna menghindari penumpukan persediaan yang berlebih dan berdampak pada biaya penyimpanan yang tinggi, hingga barangnya menjadi kadarluarsa ataupun pencurian yang dapat menimbulkan kerugian yaitu dengan beberaoa cara, di antaranya melakukan pengendalian persediaan internal dengan menyusun budget produksi dan EOQ dengan mempertimbangkan waktu tunggu dan persediaan keselamatan agar saat permintaan tinggi persediaan tersedia sehingga perolehan laba tetap maksimal. Solusi dari permasalahan ini akan disampaikan dalam bentuk presentasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Hasil dari PKM ini berupa luaran wajib berjudul “Pengendalian Persediaan Yang Efektif pada PT Surya Mega Mustika” dan luaran tambahan yang akan dipublikasikan dalam PINTAR.
PENYULUHAN HUKUM PERSEROAN PERORANGAN DI KABUPATEN INDRAMAYU Gunadi, Ariawan; Michelle, Grace Bernadette; Cendranita, Ivannia; Wonohadidjojo, Christopher Howard
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A Limited Liability Company ("PT") has a central function of the country's economy. Provisions related to this pt can be found in Law Number 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. The relationship between the Limited Liability Company Law and Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation, regulates a new type of legal entity, namely Individual Companies, so that business entities incorporated today can be established by one person. However, there are still few people who understand the regulations related to the requirements and stages of establishing an Individual Company. Therefore, micro and small businesses that do not have permits or legalities arise that absorb 97% of the entire workforce. This hinders the progress of the country's national economy. Thus, individual companies should be the main concern, because there are many positive impacts that can be generated by the existence of licensed micro and small enterprises ("MSEs"), both for the people and the country. Perseroan Terbatas (“PT”) punya fungsi sentral perekonomian negara. Ketentuan terkait dengan PT ini dapat ditemukan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Keterkaitan antara Undang-Undang Perseroan Terbatas dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, mengatur mengenai jenis badan hukum baru, yakni Perseroan Perseorangan, sehingga badan usaha berbadan hukum pada masa kini dapat didirikan oleh satu orang. Namun, masih sedikit masyarakat yang memahami regulasi terkait persyaratan dan tahapan pendirian Perseroan Perseorangan. Maka dari itu, timbul usaha-usaha mikro dan kecil yang tidak memiliki izin atau legalitas yang menyerap 97% dari seluruh tenaga kerja. Hal tersebut menghambat kemajuan perekonomian nasional negara. Dengan demikian, perseroan perorangan seharusnya menjadi perhatian utama, karena banyak dampak positif yang dapat dihasilkan oleh eksistensi usaha-usaha mikro dan kecil (“UMK”) yang berizin, baik untuk rakyat dan negara.
KOMUNIKASI ANTARPRIBADI BAGI LANSIA Paramita, Sinta; Natalia, Debira; Wiryana, Febiola; Emerald, Serena
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interpersonal communication is communication that takes place in face-to-face situations between two or more people, either in an organized way or in a crowd of people. Meanwhile, intrapersonal communication or interpersonal communication is communication with oneself with the aim of thinking, reasoning, analyzing and reflecting. The Santa Anna Elderly Home is a homestead or foundation for the elderly that provides services and care so that the elderly can more easily carry out their daily lives, such as bathing, eating, and dressing. This orphanage was founded in 1987 and is located on Jalan Teluk Gong, Gg Mazda 41, Pejagalan, Penjaringan District, North Jakarta City, DKI Jakarta. One of the challenges faced by the Santa Anna Elderly Home is the issue of interpersonal and interpersonal communication among the residents of the orphanage. Not a few of the residents of the orphanage have bad life experiences and feel lonely because they rarely get visits. This problem was exacerbated by the Covid-19 pandemic which lasted for about two years which caused the orphanage to not receive visits from outsiders. Seeing this problem, the PKM team of the Faculty of Communication Sciences, University of Tarumanagara paid a visit to the Santa Anna Elderly Home with the aim of entertaining, developing, and implementing interpersonal and interpersonal communication for the residents of the orphanage. This is realized by a series of simple creative activities that can be a means of interpersonal communication, complemented by entertainment activities that can be a means of interpersonal communication for residents of the orphanage. The implementation of this activity is also supported and enlivened by the Sant'egidio community, a non-profit social community that is quite familiar with the caretakers and residents of the Santa Anna Elderly Home. Komunikasi antarpribadi adalah komunikasi yang berlangsung pada situasi tatap muka antara dua orang atau lebih, baik secara terorganisasi maupun di kerumunan orang. Sementara itu, komunikasi intrapersonal atau komunikasi antarpribadi merupakan komunikasi dengan diri sendiri dengan tujuan untuk berpikir, melakukan penalaran, menganalisis dan merenung. Panti Lansia Santa Anna merupakan wisma atau yayasan untuk orang-orang lanjut usia yang menyediakan pelayanan dan perawatan agar para lansia dapat lebih mudah dalam menjalani kehidupan sehari-hari, seperti mandi, makan, hingga berpakaian. Panti ini didirikan pada tahun 1987 dan berlokasi di Jalan Teluk Gong, Gg Mazda 41, Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta. Adapun tantangan yang dihadapi oleh Panti Lansia Santa Anna salah satunya adalah perihal komunikasi antarpribadi dan antarpribadi penghuni panti. Tidak sedikit dari penghuni panti memiliki pengalaman hidup yang kurang baik dan merasa kesepian karena jarang mendapat kunjungan. Masalah ini diperkuat dengan adanya pandemi Covid-19 selama kurang lebih dua tahun yang menyebabkan panti tidak menerima kunjungan dari pihak luar. Melihat masalah ini, tim PKM Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara mengadakan kunjungan ke Panti Lansia Santa Anna dengan tujuan menghibur, mengembangkan, dan menerapkan komunikasi antarpribadi dan antarpribadi penghuni panti. Hal ini diwujudkan dengan rangkaian kegiatan pembuatan kreativitas sederhana yang dapat menjadi sarana komunikasi antarpribadi, dilengkapi dengan kegiatan hiburan yang dapat menjadi sarana komunikasi antarpribadi penghuni panti. Pelaksanaan kegiatan ini juga turut didukung dan diramaikan oleh komunitas Sant’egidio, sebuah komunitas sosial non-profit yang sudah cukup familiar dengan pengurus dan penghuni Panti Lansia Santa Anna.
UPAYA PENGENALAN MANAJEMEN PEMASARAN PADA SISWA BINAAN ASAK SATHORA Tjokrosaputro, Miharni; Lorents, Kennt; Angelica, Christine
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i1.24323

Abstract

Marketing management is a science that may be applied to various sectors. The field of marketing is regarded as one of the business world's spearheads. As a result, high school students should be introduced to marketing management as early as possible so that they comprehend the necessity of marketing management early on. This voluntary work project will teach ASAK Sathora High School students in Jakarta about marketing management. The counseling method was employed in this activity. The implementation of this planned activity will be carried out on Wednesday, 9 November 2022, directly at the St. Thomas Rasul church, Bojong Indah, West Jakarta. This community service activity started with counseling as an effort to introduce ASAK Sathora High School students to Marketing Management in various fields. The output target to be achieved is publication articles/proceedings. Manajemen Pemasaran adalah salah satu rumpun ilmu yang dapat berguna bagi semua bidang. Pada dunia bisnis, bidang pemasaran dikenal sebagai salah satu ujung tombak dunia usaha. Oleh karenanya, pengenalan tentang manajemen pemasaran sebaiknya dapat diperkenalkan sedini mungkin pada siswa SMA, sehingga siswa SMA dapat memahami pentingnya manajemen pemasaran sejak dini. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan manajemen pemasaran kepada siswa SMA binaan ASAK Sathora, Jakarta. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah metode penyuluhan. Pelaksanaan kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 9 November 2022, secara langsung di gereja Santo Thomas Rasul, Bojong Indah, Jakarta Barat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimulai dari penyuluhan sebagai upaya untuk memperkenalkan siswa SMA Binaan ASAK Sathora pada Manajemen Pemasaran di berbagai bidang. Target luaran yang akan dicapai adalah artikel publikasi / prosiding.

Page 6 of 64 | Total Record : 633