cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
PENGENALAN KONTEN KREATOR PADA SISWA SMP TARSISIUS I Puspitowati, Ida; Salu, Febby Setiawan; Lie, Richie
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32253

Abstract

Digitization has become a necessity across all layers of society and all fields of activity, including education. The utilization of technology by the public is employed to support various activities. Society's reliance on social media, through various social media platforms such as Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, and others, opens up new job opportunities related to technology and digitization. Digitization enables broader connections, thus often utilized in marketing and production fields. Social media is a platform that allows users to create, share, and participate in content. The increasing use of social media further opens up new opportunities in pursuing professions in the digital era, one of which is becoming a Content Creator. Content created is not only beneficial for production and marketing fields but also for education, where students can use it for learning purposes. Content creation may seem easy to the layperson, but in reality, it is not, as a content creator needs to consider engagement, awareness, and personal branding. With this understanding, it is necessary for students at SMP Tarsisius I to be introduced to becoming content creators, to avoid encountering difficulties in starting to create content. They can then choose social media platforms for distributing their content. ABSTRAK Digitalisasi merupakan suatu hal yang sudah menjadi kebutuhan pada semua lapisan masyarakat dan semua bidang kegiatan, tidak terkecuali pendiddikan. Pemanfaatan teknologi bagi masyarakat digunakan untuk mendukung kegiatan. Ketergantungan masyarakat dengan penggunaan media sosial, melalui beragam alat media sosial seperti facebook, Instagram, Twitter, Tik Tok dan lainnya, membuka peluang pekerjaan baru berkaitan dengan teknologi dan digitalisasi. Digitalisasi memungkinkan hubungan yang semakin luas, sehingga sering dimanfaatkan dalam bidang pemasaran, produksi. Media sosial merupakan platform yang memungkinkan penggunanya untuk membuat, berbagi, dan berpartisipasi dalam konten. Peningkatan penggunaan media sosial selanjutnya membuka peluang baru dalam menjalani profesi pada era digital, salah satu diantaranya menjadi seorang Konten Kreator. Konten yang dibuat tidak hanya bermanfaat bagi bidang produksi dan pemasaran, namun juga dapat bermanfaat bagi Pendidikan, dimana siswa bisa menggunakannya berkaitan dengan pembelajaran dan Pendidikan. Pembuatan konten dalam pandangan awam dianggap mudah, namun sesungguhnya tidak demikian, karena seorang konten kreator perlu memikirkan engagement, awareness, personal branding. Dengan pemahaman tersebut, perlu bagi siswa SMP Tarsisius I untuk mendapatkan pengenalan menjadi konten kreator, agar tidak mengalami kendala dalam memulai membuat konten. Selanjutnya dapat memilih media sosial yang dapat digunakan dalam mendistribusikan konten.
MENCIPTAKAN MASYARAKAT SEHAT DI PUSKESMAS CIKUPA, TANGERANG Atzmardina, Zita; Natalie, Michelle Ruth; Yusliani, Cindy; Seong, Marcus Wong Kit; Susanto, Devy Fransiska
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32254

Abstract

Creating a healthy society is very important to maintain the continuity of life. Maintaining health aims to prevent the spread of infectious diseases. One of the infectious diseases is Tuberculosis (TB). To date, Indonesia is ranked second in terms of TB cases in the world with a total of 969 thousand cases or around 1 new case every 33 seconds. Based on the 2023 SKI Report, Banten province ranks 3rd in the province with the most TB cases in Indonesia after Papua and West Java. The number of TB cases at the Cikupa Community Health Center in 2023 will be 192 cases. The aim of this activity is to increase public knowledge in creating healthy behavior so that the number of people suffering from disease, especially infectious diseases, can be reduced. The method uses the Blum Paradigm to identify the cause of the problem, a mini-survey to collect data, the Delphi non-scoring method to determine problem priorities, and a fishbone diagram to determine the root cause of the problem. Activities carried out include counseling and demonstrations on cough etiquette, CTPS, and use of masks. Intervention activities are monitored using the Plan-Do-Check-Action (PDCA) cycle and a systems approach for evaluation. Based on the Delphi non-scoring method, it was found that lifestyle factors were priority problems that had to be resolved immediately. The results of the intervention showed that 26 participants (72.22%) met indicators 1 and 2 and 5 participants who were called randomly were able to practice demonstrations of cough etiquette, CTPS and the correct use of masks. From this activity, it can be seen that there is an increase in knowledge so that it is hoped that it can reduce cases in the Cikupa Health Center working area. ABSTRAK Menciptakan masyarakat yang sehat sangat penting bagi menjaga keberlangsungan hidup. Menjaga kesehatan bertujuan mencegah terjangkitnya penyakit menular. Salah satu penyakit menular yaitu Tuberkulosis (TB). Hingga saat ini, Indonesia menempati peringkat kedua kasus TB tertinggi di dunia dengan jumlah kasus sebanyak 969 ribu atau sekitar 1 kasus baru setiap 33 detik. Berdasarkan Laporan SKI tahun 2023, propinsi Banten menempati urutan ke-3 provinsi dengan kasus TB terbanyak di Indonesia setelah Papua dan Jawa Barat. Jumlah kasus TB di Puskesmas Cikupa tahun 2023 sebesar 192 kasus. Tujuan dari dilakukannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menciptakan perilaku sehat sehingga dapat diturunkannya jumlah masyarakat yang menderita penyakit, khususnya penyakit menular. Metode menggunakan Paradigma Blum untuk mengidentifikasi penyebab masalah, mini-survey untuk mengumpulkan data, metode non-scoring Delphi untuk menentukan prioritas masalah, serta diagram fishbone untuk menentukan akar penyebab masalah. Kegiatan yang dilakukan mencakup penyuluhan serta demonstrasi etika batuk, CTPS, dan penggunaan masker. Kegiatan intervensi dimonitoring dengan Plan-Do-Check-Action (PDCA) cycle serta pendekatan sistem untuk evaluasi. Berdasarkan metode non-scoring Delphi, diperoleh faktor lifestyle menjadi prioritas masalah yang harus segera diselesaikan. Hasil intervensi menunjukkan sebanyak 26 peserta (72,22%) memenuhi indikator 1 dan 2 serta 5 peserta yang dipanggil secara acak dapat mempraktikkan demonstrasi etika batuk, CTPS, dan penggunaan masker dengan benar. Dari kegiatan ini bisa dilihat adanya peningkatan pengetahuan sehingga diharapkan dapat menurunkan kasus di wilayah kerja Puskesmas Cikupa.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMAHAMAN TRANSAKSI PERUSAHAAN DAGANG DI SMA NEGERI 2 JAKARTA Sastrasasmita, Emillia; Thirza, Selvyna; Lie, Angel
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32256

Abstract

The problem faced by SMA Negeri 2 Jakarta is that there is no in-depth knowledge about trading company transactions, both in recording transactions and preparing financial reports. This school has achieved impressive achievements in academic and non-academic fields, but understanding of accounting is felt to be limited because accounting material is included in the subject at the same time as economics. One of the accounting topics discussed in the high school curriculum is Trading Companies. Daily activities in trading companies are closely related to sales transactions and purchase transactions. To overcome this problem, the Tarumanagara University PKM Team offers a solution in the form of accounting training on trading company transaction material. This training will be aimed at students in classes X and XI with the hope of helping students to increase their knowledge of accounting. The results of surveys and observations at SMA Negeri 2 Jakarta show that partners welcomed this training plan. Through training with this problem-based learning module, it is hoped that students at SMA Negeri 2 Jakarta will gain a practical understanding of accounting. They will practice calculating and recording several trading company transactions both periodically and perpetually as well as preparing financial reports. This training will be held face-to-face and will last for 120 minutes in March 2024. Through this training, it is hoped that students at SMA Negeri 2 Jakarta will be able to understand material about trading companies and its daily application through buying and selling transactions. The training includes questions and answers about the material, practice questions, quiz questions and questionnaires. The output of this PKM is a mandatory output in the form of the Serina Untar journal, as well as additional output in the form of intellectual property rights. ABSTRAK Permasalahan yang dihadapi oleh SMA Negeri 2 Jakarta adalah belum adanya pengetahuan secara mendalam tentang transaksi perusahaan dagang baik dalam pencatatan transaksi maupun penyusunan laporan keuangan. Sekolah ini telah mencapai prestasi yang mengesankan dalam bidang akademik dan non-akademik, tetapi pemahaman mengenai akuntansi dirasakan terbatas karena materi akuntansi tergabung dalam mata pelajaran bersamaan dengan ekonomi. Salah satu topik akuntansi yang dibahas dalam kurikulum SMA adalah Perusahaan Dagang. Kegiatan di perusahaan dagang sehari-hari berkaitan erat dengan transaksi penjualan dan transaksi pembelian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim PKM Universitas Tarumanagara menawarkan solusi berupa pelatihan akuntansi materi transaksi perusahaan dagang. Pelatihan ini akan ditujukan kepada siswa kelas X dan XI dengan harapan dapat membantu para siswa/i untuk menambah pengetahuan akuntansi. Hasil survei dan observasi ke SMA Negeri 2 Jakarta menunjukkan bahwa mitra menyambut baik rencana pelatihan ini. Melalui pelatihan dengan modul problem-based learning ini, diharapkan siswa-siswi SMA Negeri 2 Jakarta akan mendapatkan pemahaman praktis tentang akuntansi. Mereka akan mempraktekkan perhitungan dan pencatatan sejumlah transaksi perusahaan dagang baik secara periodik dan perpetual serta menyusun laporan keuangan. Pelatihan ini diadakan secara tatap muka dan akan berlangsung selama 120 menit pada bulan Maret 2024. Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa-siswi SMA Negeri 2 Jakarta mampu memahami materi tentang perusahaan dagang dan penerapan dalam keseharian melalui transaksi jual-beli. Pelaksanaan pelatihan mencakup tanya jawab seputar materi, soal latihan, soal kuis juga kuesioner. Luaran dari PKM ini adalah luaran wajib berupa jurnal Serina Untar, serta luaran tambahan berupa Hak kekayaan intelektual
LOVE YOURSELF, LOVE OTHERS: MENGAJARKAN SISWA SD MENGHARGAI DIRI SENDIRI DAN SESAMA Claudes, Juniven; , Nivia; Utomo, Mochamad Hammam Tegar; Oktariana, Putri; Saputro, Bayu Eko; Setiawan, Dany; Dewi, Fransisca Iriani R.
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32323

Abstract

School is a place where children learn and develop themselves. Children studying in primary school are developing their character and social skills through interaction with the wider social environment. Therefore, the school social environment is quite crucial. Bullying and self-harm among elementary school students are serious problems that can have a negative impact on children's mental and emotional development. At SDN P, bullying behavior was found among students in grades 4 to 6, as well as several cases of self-harm among students in grades 5 and 6. This has a negative impact on the well-being of students at school. Therefore, a psychoeducational activity entitled "Love Yourself, Love Others" was held to increase students' understanding of the negative impact of bullying and the importance of self-love, so as to reduce bullying and self-harm behaviors. The methods used in this activity include psychoeducation that provides material on bullying and self-love, experience sharing sessions, and self-report activities. The implementation of activities involves direct interaction with students, data collection through observation and self-report. The results of the activity showed an increase in students' awareness of the importance of stopping bullying and practicing self-love. Thus, the "Love Yourself, Love Others" activity successfully made a positive contribution in creating a healthier school environment and supporting students' mental development and well-being. This program demonstrates that education on mental health and positive values can be effectively implemented at the primary school level to address the issues of bullying and self-harm. ABSTRAK Sekolah merupakan tempat anak belajar dan mengembangkan diri. Anak yang menempuh pendidikan SD sedang mengembangkan karakter serta kemampuan sosial melalui interaksi dengan lingkungan sosial yang lebih luas. Oleh sebab itu, lingkungan sosial sekolah merupakan hal yang cukup krusial. Bullying dan self-harm di kalangan siswa sekolah dasar menjadi masalah serius yang dapat berdampak negatif pada perkembangan mental dan emosional anak. Di SDN P, ditemukan adanya perilaku bullying di antara siswa kelas 4 hingga 6, serta beberapa kasus self-harm di kalangan siswi kelas 5 dan 6. Hal tersebut berdampak negatif pada kesejahteraan siswa-siswi di sekolah. Oleh sebab itu, kegiatan psikoedukasi yang berjudul "Love Yourself, Love Others" diadakan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi tentang dampak negatif bullying dan pentingnya self-love, sehingga dapat mengurangi perilaku bullying maupun self-harm. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi psikoedukasi yang memberikan materi tentang bullying dan self-love, sesi berbagi pengalaman, dan kegiatan self-report. Pelaksanaan kegiatan melibatkan interaksi langsung dengan siswa, pengumpulan data melalui observasi dan self-report. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa terhadap pentingnya menghentikan bullying dan mempraktikkan self-love. Dengan demikian, kegiatan "Love Yourself, Love Others" berhasil memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat serta mendukung perkembangan mental dan kesejahteraan siswa. Program ini menunjukkan bahwa edukasi tentang kesehatan mental dan nilai-nilai positif dapat secara efektif diterapkan di tingkat sekolah dasar untuk mengatasi masalah bullying dan self-harm
BELAJAR TEKNOLOGI: PENGENALAN KOMPUTER UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR Nivia; Setiawan, Dany; Saputro, Bayu Eko; Oktariana, Putri; Claudes, Juniven; Utomo, Mochamad Hammam Tegar; Dewi, Fransisca Iriani R.
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32324

Abstract

Computer usage skills in an increasingly advanced digital era are certainly very important and necessary for every student. Computers can help students in various aspects of learning, such as finding information, helping to complete assignments, and so on. The education curriculum and socioeconomic conditions are one of the aspects that affect students' ability to use computers. In Ciherang village, it was found that students at SDN X had inadequate skills in using computers. They had difficulty with simple activities such as typing and operating Microsoft Word. SDN X also did not have computer subjects due to limited facilities. To overcome this problem, the implementation team held a socialization activity at SDN X to introduce computers and the internet to students as an important first step in improving their ability and skills in using computers. The socialization activities carried out include material presentation on the basics of computers and the internet, as well as an introduction to Microsoft Word.. The results of the evaluation form processing showed that around 61% of students stated that this socialization activity was important, then around 39% stated that it was very important. About 57% of students stated that this socialization activity was useful, then about 43% stated that it was very useful. Most students get good results in working on evaluation questions regarding knowledge of computer and internet use with the number of correct above 5, namely 65 students (73%), while the number of correct 5 and below is 24 students (27%). Thus, efforts to improve students' technology skills at SDN X have had a positive impact on students' abilities and knowledge about computers. ABSTRAK Keterampilan penggunaan komputer dalam era digital yang semakin maju tentu sangat penting dan diperlukan bagi setiap siswa-siswi. Komputer dapat membantu siswa-siswi dalam berbagai aspek pembelajaran, seperti mencari informasi, membantu menyelesaikan tugas, dan lain sebagainya. Kurikulum pendidikan dan kondisi sosial ekonomi merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam menggunakan komputer. Di desa Ciherang, ditemukan bahwa siswa-siswi di SDN X memiliki keterampilan yang kurang memadai dalam menggunakan komputer. Siswa-siswi mengalami kesulitan pada kegiatan sederhana seperti dalam mengetik, dan mengoperasikan Microsoft Word. SDN X juga tidak memiliki mata pelajaran komputer yang diakibatkan oleh keterbatasan fasilitas. Untuk mengatasi masalah ini, tim pelaksana mengadakan kegiatan sosialisasi di SDN X untuk memperkenalkan komputer dan internet kepada siswa-siswi sebagai langkah awal yang penting dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan penggunaan komputer. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan meliputi pemaparan materi mengenai dasar-dasar komputer dan internet, juga pengenalan mengenai Microsoft Word. Hasil dari pengolahan formulir evaluasi menunjukkan bahwa sekitar 61% siswa-siswi menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini penting, kemudian sekitar 39% menyatakan sangat penting. Sekitar 57% siswa-siswi menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini bermanfaat, kemudian sekitar 43% menyatakan sangat bermanfaat. Sebagian besar siswa-siswi mendapatkan hasil yang baik dalam mengerjakan soal evaluasi mengenai pengetahuan penggunaan komputer dan internet dengan jumlah benar di atas 5 yaitu 65 siswa (73%), sedangkan jumlah benar 5 ke bawah yaitu 24 siswa (27%). Dengan demikian, upaya meningkatkan keterampilan teknologi siswa-siswi di SDN X telah memberikan dampak positif terhadap kemampuan maupun pengetahuan siswa-siswi mengenai komputer
EKSPLORASI BAHASA: MEMBUKA PELUANG BARU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS BAGI SISWA SDN X Oktariana, Putri; Saputro, Bayu Eko; Claudes, Juniven; Nivia; Setiawan, Dan; Utomo, Mochamad Hammam Tegar; Dewi, Fransisca Iriani R.
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32325

Abstract

Literacy is an important aspect in improving students' reading and writing skills in primary schools because it can affect student achievement. However, a number of studies have found that students' literacy skills in Indonesia are still lacking. The ability and interest in reading will affect students' learning process. One of the factors causing this is the limited resources in the form of books for students. In this community service activity at school X in Ciherang, language exploration was used as an approach to strengthen literacy understanding and skills in children. The purpose of this activity is to explore the effectiveness of the language exploration approach in improving elementary school children's literacy. During the activity, students were invited to read storybooks and then retell them. The observation showed that literacy activities in primary schools are still at the habituation stage and a more engaging approach is needed to increase students' interest in reading. Nonetheless, literacy activities have shown positive effects, such as increased interest in reading, self-confidence and comprehension of reading content in students. A total of 52 grade 4 students tested were able to retell the contents of the book well, compared to before the program was implemented. In conclusion, literacy plays an important role in the development of students in primary school, and the language exploration approach and community service activities are a positive first step in improving children's literacy skills. Further efforts are needed to develop more effective strategies to sustainably improve children's interest and literacy skills. ABSTRAK Literasi merupakan aspek penting dalam meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa di sekolah dasar karena mampu mempengaruhi prestasi siswa. Namun, sejumlah penelitian menemukan bahwa kemampuan literasi siswa di Indonesia masih kurang. Padahal kemampuan dan minat dalam membaca akan mempengaruhi proses belajar siswa. Salah satu faktor penyebabnya adalah keterbatasan sumber daya berupa buku untuk siswa. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat di sekolah X di Ciherang ini, eksplorasi bahasa digunakan sebagai pendekatan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan literasi pada anak-anak. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengeksplorasi efektivitas pendekatan eksplorasi bahasa dalam meningkatkan literasi anak SD. Selama kegiatan, siswa diajak untuk membaca buku cerita lalu menceritakannya kembali. Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan literasi di sekolah dasar masih pada tahap pembiasaan dan diperlukan pendekatan yang lebih menarik untuk meningkatkan minat membaca siswa. Meskipun demikian, kegiatan literasi telah menunjukkan efek positif, seperti peningkatan minat membaca, kepercayaan diri, dan pemahaman isi bacaan pada siswa. Sebanyak 52 siswa kelas 4 yang diuji siswa mampu menceritakan kembali isi buku dengan baik, dibandingkan dengan sebelum program dilaksanakan. Kesimpulannya, literasi memegang peranan penting dalam perkembangan siswa di sekolah dasar, dan pendekatan eksplorasi bahasa serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan langkah awal yang positif dalam meningkatkan kemampuan literasi anak-anak. Upaya lanjutan diperlukan untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif guna meningkatkan minat dan keterampilan literasi anak-anak secara berkelanjutan.
SKRINING ANTROPOMETRI PADA PRIA DAN WANITA USIA PRODUKTIF DALAM RANGKA PENCEGAHAN OBESITAS DI KALAM KUDUS II, KELURAHAN DURI KOSAMBI, JAKARTA Limas, Peter Ian; Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello; Jap, Ayleen Nathalie; Destra, Edwin
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32326

Abstract

Obesity is a condition that occurs when the body has too much fat and is not balanced with the amount of muscle it has. Obesity is an increasing health problem and has a major impact on mortality and morbidity. Anthropometrics has an important role in screening a person's health status, one of which is obesity, so that by carrying out anthropometric screening, it is hoped that prevention and management of a person's health status can be correlated with obesity. This community service activity is carried out using the PDCA method which focuses on anthropometric screening and health education. Anthropometric screening measures parameters such as body weight, height, waist circumference, and hip circumference, which are important indicators for evaluating the risk of developing obesity. Therefore, anthropometry plays an important role in identifying risks and enabling the rapid and effective implementation of early interventions. Education regarding the importance of physical activity and healthy eating habits is included in this activity, so it is hoped that it can become a basis for maintaining and improving the quality of life and long-term health for the community. ABSTRAK Obesitas adalah kondisi yang muncul saat tubuh memiliki jumlah lemak yang terlalu tinggi dan tidak seimbang dengan jumlah otot yang dimiliki, obesitas merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan mempunyai dampak besar terhadap mortalitas dan morbiditas. Antropometri memiliki peran penting dalam skrining status kesehatan seseorang, yang salah satunya adalah obesitas, sehingga dengan dilakukannya skrining antropometri, diharapkan dapat dilakukan pencegahan dan tatalaksana terhadap status kesehatan seseorang yang terkorelasi dengan obesitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode PDCA yang berfokus pada skrining antropometri dan edukasi kesehatan. Skrining antropometri mengukur parameter seperti berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, dan lingkar pinggul, yang merupakan indikator penting untuk mengevaluasi risiko terjadinya obesitas. Oleh karena itu, antropometri berperan penting dalam mengidentifikasi risiko dan memungkinkan penerapan intervensi dini secara cepat dan efektif. Edukasi mengenai pentingnya aktivitas fisik dan kebiasaan makan sehat diikutsertakan dalam kegiatan ini, sehingga diharapkan dapat menjadi landasan bagi menjaga dan meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang bagi masyarakat
MENINGKATKAN KESADARAN KEWAJIBAN MELAPORKAN SPT TAHUNAN MELALUI ASISTESI PENGISIAN SPT E-FILING Susanto, Troy Washington; Lukman, Hendro
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32327

Abstract

Submitting an Annual Tax Return (SPT) is an obligation for every taxpayer, however compliance is still a big challenge for taxpayers, especially individual taxpayers (WPOP). Factors that influence taxpayer awareness include the level of education, understanding of tax regulations, and the taxpayer's experience in carrying out their obligations. The aim of this Community Service Activity (PKM) is to increase tax awareness, especially reporting obligations through assistance in filling out SPT on the e-filing system. Activities carried out at the Tambora Tax Service Office. The service provided is to provide assistance to Individual Taxpayers (WPOP) along with providing awareness of the importance of tax reporting for individual and state WPOP. With this activity, it is hoped that the WPOP served will be aware of filling in the correct SPT report to be able to safeguard the interests of the WPOP themselves, and for the state in planning economy. This activity should be carried out every year to increase the level of WPOP awareness regarding tax obligations for the benefit of WPOP itself and the country ABSTRAK Penyampaian Surat Pemberitahuan Tahuanan (SPT) merupakan kewajiban bagi setiap wajib pajak, namun kepatuhannya masih menjadi tantangan besar bagi Wajib pajak, khususnya Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP). Faktor yang mempengaruhi kesadaran wajib pajak antara lain tingkat pendidikan, pemahaman peraturan perpajakan, dan pengalaman wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya. Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan kesadaran pajak khususnya kewajiban pelaporan melalui asistensi pengisian SPT pada sistem e-filing. Kegiatan yang dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Tambora. Pelayanan diberikan adalah memberikan asistensi Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) bersamaan dengan memberikan kesadaran pentingnya palaporan pajak bagi WPOP pribadi dan negara.Dengan kegiatan ini diharapkan WPOP yang dilayani menyadari megisi laporan SPT yang benar untuk dapat mengamankan kepentingan WPOP sendiri, dan bagi negara dalam perencanaan perekonomian. Kegiatan ini sebaiknya dapat dilaksanakan setiap tahunnya agar meningkatnya tingkat kesadaran WPOP mengenai kewajiban perpajakan untuk kepentingan WPOP sendiri dan negara.
PENGENALAN PELUANG DAN TANTANGAN PROFESI ADVOKAT MENGHADAPI KEHADIRAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE PADA SISWA SMAN 16 JAKARTA Aprilia, Indah Siti
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32335

Abstract

Current technological developments also encourage the use of artificial intelligence (AI) in various sectors of life, one of the sectors affected is the legal sector in Indonesia. The use of technology in the legal field is currently starting to develop, for example in the case of contract drafting, this is aimed at achieving efficiency and accuracy in drafting contracts. Apart from this, the presence of AI can also be used gradually in the daily work of advocates. However, the existence of AI is considered as two blades, a threat and an opportunity. The existence of AI in everyday life certainly needs to be further socialized to partners as advanced basic education institutions.The research method used in this socialization is the lecture method. The result of this socialization is to provide a comprehensive understanding to upper secondary school students regarding the advocate profession in society, that currently the advocate profession is the profession most in demand by law graduates, but not a few will also develop in the present and future. with the presence of AI. It was found that currently AI can help advocates in the field of contract law such as pre-legal consultations, drafting contracts. However, of course, it is felt that the presence of AI is not able to replace follow-up consultations, attendance at trials, and other things that are the specific duties of advocates. The conclusion is that the advocate profession assisted by artificial intelligence will create good things, which are future opportunities and challenges for law graduates in the future, so it needs to be addressed intelligently and wisely. ABSTRAK Perkembangan teknologi saat ini juga mendorong pendayagunaan artificial intelligence (AI) pada berbagai sektor dalam berkehidupan, salah satu sektor yang terdampak adalah sekotr hukum di Indonesia. Pemanfaatan teknologi di bidang hukum saat ini mulai berkembang sebagai contoh dalam hal pembuatan kontrak, hal ini ditujukan agar mendapatkan efisiensi dan akurasi dalam pembuatan rancangan kontrak. Selain hal tersebut kehadiran AI juga dapat dipergunakan secara bertahap dalam pekerjaan advokat kesehariannya. Kendati demikian keberadaan AI dianggap sebagai dua mata pisau, ancaman dan peluang. Keberadaan AI dalam kehidupan sehari-hari tentunya perlu disosialisasikan lebih lanjut kepada mitra sebagai institusi pendidikan dasar lanjutan. Metode penelitian yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah dengan metode ceramah. Hasil dari sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman secara komprehensif kepada siswa sekolah menangah atas berkaitan dengan profesi advokat di masyarakat, bahwa saat ini profesi advokat merupakan profesi yang paling diminati oleh para lulusan hukum, akan tetapi tidak sedikit juga akan berkembang dimasa kini dan masa yang akan datang dengan kehadiran AI. Didapatkan bahwa saat ini AI dapat membantu advokat dalam bidang hukum kontrak seperti pra-konsultasi hukum, pembuatan draft kontrak. Akan tetapi tentunya lebih jauh, kehadiran AI ini dirasa belum mampu untuk menggantikan konsultasi lanjutan, kehadiran dalam persidangan, dan hal-hal lain yang menjadi tugas advokat secara khusus. Kesimpulan didapat bahwa profesi advokat dibantu dengan artificial intelligence akan menimbulkan hal-hal baik itu merupakan peluang dan tantangan kedepannya bagi lulusan hukum di masa yang akan datang, sehingga perlu disikapi secara cerdas dan bijak
PENGENALAN PENGHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI BAGI SISWA SMA RICI Lukman, Hendro; Darwis, Andrea Stephanie
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32336

Abstract

Cost of Goods Manufatured is an important part of a manufacturing or producer business. Calculating the Cost of Goods Production using the wrong method will have an impact on determining the selling price of the product, which will ultimately affect the profit of the company or business. The topic "Community Service (PKM)" Calculating the Cost of Goods Production is part of cost accounting which is a branch of accounting science. Giving this topic to class This PKM activity is carried out offline at the partner school. The activity will take place in March 2024. As a result of the evaluation, this topic can be followed and understood by participating students. This activity provides benefits for students, schools and Tarumangara University, so that this activity can be continued in other periods. ABSTRAK Harga Pokok Produksi menjadi bagian penting dalam usaha manufaktur atau produsenb. Penghitungan Harga Pokok Produksi dengan metode yang salah akan berdampak pada penentuan harga jual produk, yang pada akhirnya akan mempengaruh laba perusahaan atau usaha. Topik "Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)" Penghitungan Harga Pokok Produksi merupakan bagian dari ilmu akuntansi biaya yang merupakan cabang dari ilmu akuntansi. Pemberian topik ini kepada siswa kelas X SMA Rici Jakarta adalah memberikan pengenalan akuntansi dari praktis dan masalah yang dihadapi sehari-hari, terutama bagi mereka yang mulai melakukan usaha kecil-kecilan secara online. Kegiatan PKM ini dilakukan secara offline di sekolah mitra. Kegiatan berlangsung pada bulan Maret 2024. Hasil evaluasi, topik ini dapat diikuti dan dipahami oleh siswa perserta. Kegiatan ini memberikan manfaat bagi siswa, sekolah, dan Universitas Tarumangara, sehingga kegiatan ini dapat dilanjutkan pada periode lain.