cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
PEMBELAJARAN AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA BAGI SISWA KELAS 11 Dewi, Syanti; Lestari , Levina; Pratama, Go Cecilia Claudia
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32476

Abstract

Continuous practice allows students to systematically engage themselves in an iterative learning process, where they not only understand accounting material theoretically, but apply it in real financial situations. Along with this, it is also important to pay attention to the development of students' problem-solving skills in a financial context. Students not only face a variety of simple financial situations, but also increasing complexity as they progress. This allows them to face greater challenges and learn to design effective strategies in solving complex financial problems. Through a continuous approach to accounting learning, students not only hone their analytical skills, but also deepen their understanding of the importance of financial information in the decision-making process. This not only involves understanding the accounting of service companies, but also manufacturing companies, and other sectors. This activity, carried out at a high school in Jakarta, allows students to see accounting concepts applied differently in various industrial contexts, enriching their understanding of the complexities of the business world as a whole. The results of the learning are held face to face accompanied by practice questions, questions and answers and quizzes. This has the positive impact of providing students with a strong foundation in accounting, and also preparing them to become critical thinkers, skilled problem solvers, and competent leaders in the ever-evolving business world. All of this is felt after they graduate, not only academically successful, but becoming professionals who are ready to face the challenges of the world of work with confidence and adequate skills. ABSTRAK Latihan yang berkelanjutan memungkinkan siswa untuk secara sistematis melibatkan diri dalam proses belajar yang iteratif, di mana mereka tidak hanya memahami materi akuntansi secara teoritis, tetapi menerapkannya dalam situasi keuangan yang nyata. Seiring dengan itu, penting juga untuk memperhatikan pengembangan keterampilan pemecahan masalah siswa dalam konteks keuangan. Siswa tidak hanya menghadapi berbagai situasi keuangan yang sederhana, tetapi juga kompleksitas yang semakin meningkat seiring dengan kemajuan mereka. Ini memungkinkan mereka untuk menghadapi tantangan yang lebih besar dan belajar merancang strategi yang efektif dalam menyelesaikan masalah-masalah keuangan yang rumit. Melalui pendekatan yang terus-menerus dalam pembelajaran akuntansi, siswa tidak hanya mengasah kemampuan analitis mereka, tetapi juga memperdalam pemahaman mereka tentang pentingnya informasi keuangan dalam proses pengambilan keputusan. Ini tidak hanya melibatkan pemahaman tentang akuntansi perusahaan jasa, tetapi juga perusahaan manufaktur, dan sektor lainnya. Kegiatan ini, dilakukan di sekolah menengah atas di Jakarta, sehingga siswa dapat melihat konsep akuntansi diterapkan secara berbeda dalam berbagai konteks industri, memperkaya pemahaman mereka tentang kompleksitas dunia bisnis secara keseluruhan. Hasil dari pembelajaran, diadakan secara tatap muka disertai dengan latihan soal, tanya jawab dan kuis. Hal ini membawa dampak yang bagus agar memberikan dasar yang kuat dalam akuntansi kepada peserta didik, dan juga mempersiapkan mereka untuk menjadi pemikir kritis, pemecah masalah yang terampil, dan pemimpin yang kompeten dalam dunia bisnis yang terus berkembang. Semua ini dirasakan setelah mereka lulus, tidak hanya sukses secara akademis, tetapi menjadi profesional yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan percaya diri serta keterampilan yang memadai.
PENDALAMAN MATERI AKUNTANSI AKTIVA TETAP BAGI SMA KRISTEN YUSUF JAKARTA Sastrasasmita, Emillia; Lie, Angel; Thirza, Selvyna
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32478

Abstract

One strategy that needs to be outlined carefully is the efficiency and effectiveness of using company resources. Fixed assets are company resources that are important for use in the company's operational activities. In this PKM activity, the PKM implementer provides financial accounting training, especially related to fixed assets. The partner is Yusuf Christian School, which is in Jembatan Dua, North Jakarta. On the initial survey, the PKM team obtained information that the partner had not studied fixed assets material specifically and completely. This is because the accounting material taught according to the high school curriculum is limited to the accounting cycle in service companies and trading companies. Therefore, fixed assets are one of the topics that students find difficult when they want to take part in accounting competitions. Yusuf Christian High School recorded many winners in various accounting competitions held at both high school and university levels. To maintain this achievement, school principals always need additional training to increase the insight and readiness of their students. This PKM activity aims to provide understanding and guidance to partners regarding fixed assets, both during acquisition, depreciation and reporting in financial reports. This training activity was held on May 16, 2024, with a duration of 120 minutes. This activity will be published in a journal resulting from the seminar held by Tarumanagara University and additional output in the form of intellectual property rights. ABSTRAK Salah satu strategi yang perlu digariskan dengan cermat adalah efisiensi dan efektivitas pemakaian sumber daya milik perusahaan. Aktiva tetap adalah sumber daya perusahaan yang penting dimanfaatkan dalam kegiatan operasional perusahaan. Pada kegiatan PKM ini, pihak pelaksana PKM memberikan pelatihan akuntansi keuangan khususnya berkaitan dengan aktiva tetap. Pihak mitra adalah Sekolah Kristen Yusuf yang berlokasi di Jembatan Dua, Jakarta Utara. Berdasarkan survei awal, tim PKM memperoleh informasi bahwa pihak mitra belum mempelajari materi aktiva tetap secara khusus dan lengkap. Hal ini disebabkan materi akuntansi yang diajarkan menurut kurikulum SMA terbatas pada siklus akuntansi di perusahaan jasa dan perusahaan dagang. Oleh karenanya aktiva tetap merupakan salah satu topik yang menjadi kesulitan siswa-siswi saat hendak mengikuti lomba akuntansi. SMA Kristen Yusuf mencatat banyak mendapatkan juara di aneka lomba akuntansi yang diadakan baik di tingkat Sekolah Tinggi maupun Universitas. Untuk mempertahankan prestasi ini, maka Kepala sekolah senantiasa membutuhkan pelatihan tambah untuk menambah wawasan dan kesiapan dari siswa-siswinya. Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan pemahaman dan pembinaan kepada mitra tentang aktiva tetap, baik saat perolehan, penyusutan maupun pelaporan di laporan keuangan. Aktivitas pelatihan ini diadakan pada tanggal 16 Mei 2024 dengan durasi waktu 120 menit. Kegiatan ini akan dipublikasikan pada jurnal hasil dari penyelenggaraan seminar oleh Universitas Tarumanagara dan luaran tambahan berupa hak kekayaan intelektual.
EKTRAKURIKULER SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN BAKAT DAN MINAT PADA PESERTA DIDIK DI SDN CIHERANG 02 Gulo, Trinatalis; Bellarmino, Edward; Wulandari, Lita Eka; Saputra, Arya Dwi; Budianto, Gabriel Arnold; Manik , Laura Bernadeth; Arisandi, Desi
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32479

Abstract

Extracurricular activities in Elementary Schools generally refer to activities or programs held outside of school hours that aim to develop students' talents, interests, skills, and character in various fields. These activities include various fields such as sports, arts, scouts, skills, and others, which are designed to provide a broader and deeper learning experience for students, as well as assist them in developing their personality and social skills, extracurricular programs play an important role in building students' character and abilities outside the academic curriculum. The development of talents and interests in extracurricular fields at SDN Ciherang 02 is still lacking in being implemented to students so that many still do not have extracurricular skills such as correct marching, correct singing, and exercising in accordance with applicable rules and so on. This is due to the lack of teaching staff who have special competence in these fields. Therefore, the Tarumanagara University Community Service Implementation Team implemented a Community Service Program to help solve the problems experienced by SDN Ciherang 02. Extracurricular programs at SDN Ciherang 02 include various activities, including sports, arts, and science, and are tailored to students' interests and talents. Through the development of extracurricular activities, it is expected that there will be development of social skills, leadership, and students' self-confidence through active participation in these activities. SDN Ciherang 2 is expected to continue to create a comprehensive learning environment and support each student according to their potential through extracurricular activities. ABSTRAK Kegiatan ekstrakurikuler di Sekolah Dasar secara umum merujuk pada kegiatan atau program yang diselenggarakan di luar jam pelajaran sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan bakat, minat, keterampilan, serta karakter siswa di berbagai bidang. Kegiatan ini meliputi berbagai bidang seperti olahraga, seni, pramuka, keterampilan, dan lain-lain, yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas dan mendalam bagi siswa, serta membantu mereka dalam pengembangan kepribadian dan kemampuan sosial, program ekstrakurikuler memainkan peran penting dalam membangun karakter dan kemampuan siswa di luar kurikulum akademik. Pengembangan bakat dan minat di bidang ekstrakurikuler di SDN Ciherang 02 masih kurang diimplementasikan kepada siwa/siswi sehingga masih banyak yang belum memiliki keterampilan ekstrakurikuler seperti baris berbaris yang benar, benyanyi yang benar, serta berolahraga yang sesuai dengan aturan yang berlaku dan lain sebagainya. Hail ini dikarenakan karena kurangnya tenaga pengajar yang memiliki kompetensi khusus dibidang tersebut. Maka dari itu Tim Pelaksana Abdimas Universitas Tarumanagara melaksanakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh SDN Ciherang 02. Program ekstrakurikuler di SDN Ciherang 02 mencakup berbagai kegiatan, termasuk olahraga, seni, dan sains, dan disesuaikan dengan minat dan bakat siswa. Melalui pengembangan ekstrakurikuler diharapkan adanya perkembangan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kepercayaan diri siswa melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini. SDN Ciherang 2 diharapkan dapat terus menciptakan lingkungan belajar yang komprehensif dan mendukung setiap siswa sesuai dengan potensi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler
PENYUSUNAN LEDGER DAN WORKING PAPER BAGI SISWA SMAN 2 Dewi , Syanti; Lestari, Levina
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32480

Abstract

The current corporate environment is developing very quickly. There are many trading companies in Indonesia. The sales process is an important component of a trading organization's operations that ensures its continuity. Since inventory directly influences how well the sales process runs, it is one factor that must be taken into account. Inventory serves as a warehouse for goods anticipated to be resold for profit and is an important component of financial accounting in commerce organizations. Goods purchased by a trading company from suppliers for resale or reprocessing can be considered inventory. With the information we provide, high school students and graduates can use it to their advantage by applying what they have learned in class to the analysis of trading company financial statements. Schools are currently using offline or face-to-face learning systems since the pandemic subsided. Therefore, we want to train them directly so that they can learn accounting knowledge practically. For prospective students, especially students who are currently studying, accounting education is very important to increase understanding, skills and depth of accounting knowledge. The unique advantage of this training is that it provides relevant information and resources to SMAN 2 students to help them recognize transactions and accounting recording processes for trading companies. Their desire to pursue their dream of majoring in business and economics at university can be grown and nurtured through this activity. This can increase their level of accounting knowledge proficiency. ABSTRAK Lingkungan perusahaan saat ini berkembang dengan sangat cepat. Ada banyak perusahaan perdagangan di Indonesia. Proses penjualan adalah komponen penting dari operasi organisasi perdagangan yang memastikan keberlangsungannya. Karena inventaris secara langsung mempengaruhi seberapa baik proses penjualan berjalan, inventaris merupakan salah satu faktor yang harus diperhitungkan. Persediaan berfungsi sebagai gudang untuk barang-barang yang diantisipasi untuk dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan dan merupakan komponen penting dari akuntansi keuangan dalam organisasi perdagangan. Barang-barang yang dibeli oleh perusahaan dagang dari pemasok untuk dijual kembali atau diproses ulang dapat dianggap sebagai persediaan. Dengan informasi yang kami berikan, siswa dan lulusan sekolah menengah dapat menggunakannya untuk keuntungan mereka dengan menerapkan apa yang telah mereka pelajari di kelas ke dalam analisis laporan keuangan perusahaan dagang. Sekolah-sekolah saat ini menggunakan sistem pembelajaran offline atau tatap muka sejak pandemi mereda. Oleh karena itu, kami ingin melatih mereka secara langsung agar mereka dapat mempelajari ilmu akuntansi secara praktis. Bagi calon siswa, terutama siswa yang sedang belajar, pendidikan akuntansi sangat penting untuk meningkatkan pemahaman, keahlian, dan kedalaman pengetahuan akuntansi. Keuntungan unik dari pelatihan ini adalah memberikan informasi dan sumber daya yang relevan kepada siswa SMAN 2 untuk membantu mereka mengenali transaksi dan proses pencatatan akuntansi untuk perusahaan dagang. Keinginan mereka untuk mengejar cita-cita mereka untuk mengambil jurusan bisnis dan ekonomi di perguruan tinggi dapat ditumbuhkan dan dipupuk melalui kegiatan ini. Hal ini dapat meningkatkan tingkat kemahiran ilmu akuntansi mereka
PENGEMBANGAN KEMASAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN POTENSI PEMASARAN CRÈME ROYALE Tunjungsari, Hetty Karunia; Yukianti, Chiara Rizka; Buana, Salsabilla Ayundha Martsha
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32481

Abstract

The number of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia reaches 64.2 million, contributing more than 60% to Gross Domestic Income (GDP) and playing a key role in Indonesia's economic growth. The Covid-19 pandemic has encouraged a change in consumer shopping patterns from offline to online, opening up opportunities and challenges for MSMEs, especially in the food and beverage sector. Ice cream products have great potential in Indonesia driven by the lifestyle of the millennial generation who love snacks, especially ice cream, providing opportunities for MSMEs in the food and beverage sector. Packaging is considered important to add value to products, attract consumers' attention, and increase marketing potential. Through packaging development training and focus group discussions, the Universitas Tarumanagara community engagement team aims to improve the ability of Crème Royale MSMEs, in developing packaging that can have a positive impact on the marketing of ice cream products. These activities include training in the use of design making applications, material selection, and social media management for online marketing. Crème Royale has used the Whatsapp and Instagram platforms for bookings and promotions. The development of packaging is expected to help Crème Royale market its products more effectively, increase sales, and contribute to economic growth. The resulting activities are packaging design development, comprehensive knowledge of packaging design, and focus group discussion to develop packaging that can be implemented by Crème Royale. The community engagement team registered Intellectual Property Rights for the design of Crème Royale ice cream packaging. This activity was carried out for Crème Royale partners with the aim of providing assistance in developing packaging, increasing marketing potential, and preparing the basis for a follow-up activity plan after the implementation of community engagement activities. ABSTRAK Jumlah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia mencapai 64,2 juta, menyumbang lebih dari 60% terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) dan memegang peran kunci dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Adanya pandemi Covid-19 mendorong perubahan pola belanja konsumen dari offline menjadi online sehingga membuka peluang dan tantangan bagi UMKM, terutama di sektor makanan dan minuman. Produk es krim memiliki potensi besar di Indonesia didorong oleh gaya hidup generasi milenial yang menyukai makanan ringan, terutama es krim, memberikan peluang bagi UMKM di bidang makanan dan minuman. Kemasan dianggap penting untuk memberikan nilai tambah pada produk, menarik perhatian konsumen, dan meningkatkan potensi pemasaran. Melalui pelatihan pengembangan kemasan dan focus group discussion, Tim PKM Universitas Tarumanagara bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM Crème Royale, dalam mengembangkan kemasan yang dapat berdampak positif terhadap pemasaran produk es krim. Kegiatan ini mencakup pelatihan dalam penggunaan aplikasi pembuatan desain, pemilihan bahan, dan manajemen media sosial untuk pemasaran online. Crème Royale telah menggunakan platform Whatsapp dan Instagram untuk pemesanan dan promosi. Pengembangan kemasan diharapkan dapat membantu Crème Royale memasarkan produknya dengan lebih efektif, meningkatkan penjualan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Luaran kegiatan yang dihasilkan adalah pengembangan desain kemasan, pengetahuan menyeluruh tentang desain kemasan, dan focus group discussion untuk mengembangkan kemasan yang dapat diimplementasikan oleh Crème Royale. Tim PKM pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual untuk desain kemasan es krim Crème Royale. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mitra Crème Royale dengan tujuan memberikan bantuan dalam mengembangkan kemasan, meningkatkan potensi pemasaran, dan menyusun dasar rencana kegiatan lanjutan setelah pelaksanaan kegiatan PKM.
PSIKOEDUKASI PENGAMALAN MAKNA PERSATUAN BAGI WARGA CENGKARENG Tumanggor, Raja Oloan
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32494

Abstract

In anticipation of the 2024 political year, the atmosphere of discussion in society is starting to heat up. They discussed the presidential candidates who will compete in the upcoming 2024 presidential election. Everyone supports the candidate they support and criticizes other candidates who are deemed not to be defending the interests of the people. Conditions of heated discussions between citizens with different political views can often cause citizens to become divided. The condition of society, which is already diverse in terms of ethnicity, culture, religion and economic conditions, will accelerate the collapse of the unity order among citizens as the legislative and presidential elections approach in 2024. Residents in RT 10, Cengkareng Timur Subdistrict, West Jakarta are no exception, also experiencing the potential for division as the upcoming legislative and presidential elections approach. Therefore, the PKM, which was attended by 20 participants, was carried out in the form of psychoeducation to practice the meaning of unity which was considered quite important and relevant for the residents of East Cengkareng in order to reduce the potential for division and division among the residents of East Cengkareng. With the method of presentation, question and answer and sharing experiences, this PKM activity aims to increase understanding and awareness of East Cengkareng residents regarding the importance of maintaining unity even though they have different political views, ethnic backgrounds, culture, religion and beliefs ABSTRAK Dalam rangka menyongsong tahun politik 2024 suasana diskusi di tengah masyarakat sudah mulai tampak memanas. Mereka membahas kandidat presiden yang bakal bertarung pada pemilu presiden 2024 yang akan datang. Setiap orang menjagokan kandidat yang didukungnya dan mencela kandidat lain yang dinilai kurang membela kepentingan rakyat. Kondisi diskusi panas antar warga yang berbeda haluan politiknya tidak jarang dapat membuat warga menjadi terpecah belah. Kondisi masyarakat yang memang sudah beragam baik dari segi suku, budaya, agama dan kondisi ekonomi akan mempercepat runtuhnya tatanan persatuan di antara warga pada saat menjelang pemilu legislatif dan presiden pada 2024 mendatang. Tidak terkecuali warga di RT 10 Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat juga mengalami potensi keterpecahan pada saat menjelang pemilu legislatif dan presiden yang akan datang. Oleh karena itu PKM yang diikuti oleh 20 peserta ini dilaksanakan dalam bentuk psikoedukasi pengamalan makna persatuan dirasa cukup penting dan relevan dilakukan bagai warga Cengkareng Timur guna meredam potensi terjadinya keterpecahan dan sekat-sekat di tengah warga Cengkareng Timur. Dengan metode presentasi, tanya jawab dan sharing pengalaman kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga Cengkareng Timur akan pentingnya memelihara persatuan kendatipun mereka memiliki haluan politik, latar belakang suku, budaya, agama dan keyakinan yang berbeda-beda
ANALISIS HASIL KEGIATAN MBKM KEWIRAUSAHAAN: SUSPECT STAINS Tunjungsari, Hetty Karunia; Jerico, Hernando; Ernesto, Farrel; Heryanto, Jacky; Hardion, Rifaldo
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32498

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) entrepreneurship program aims to develop students' business skills through practical experience. This paper evaluates the outcomes of the MBKM program, focusing on the oversized t-shirt business of the Suspect Stains brand. The methods used include direct observation of business activities and sales analysis. The results show that participation in this program enhances students' understanding of marketing, financial management, and production. Suspect Stains' oversized t-shirts successfully attract consumers through creative designs and high-quality materials, contributing to increased sales. Challenges such as supply chain issues and market competition were also identified. Overall, the MBKM program is effective in equipping students with entrepreneurial skills and knowledge. Recommendations for further development include increased mentor support and access to business networks. ABSTRAK Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kewirausahaan bertujuan mengembangkan keterampilan bisnis mahasiswa melalui praktik langsung. Makalah ini mengevaluasi hasil program MBKM dengan fokus pada bisnis kaos oversize dari merek Suspect Stains. Metode yang digunakan mencakup observasi langsung kegiatan usaha, dan analisis penjualan. Hasilnya, partisipasi dalam program ini meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pemasaran, manajemen keuangan, dan produksi. Kaos oversize Suspect Stains berhasil menarik konsumen melalui desain kreatif dan kualitas bahan yang baik, yang berkontribusi pada peningkatan penjualan. Tantangan seperti pasokan dan persaingan pasar juga teridentifikasi. Secara keseluruhan, program MBKM efektif dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan dan pengetahuan kewirausahaan. Rekomendasi untuk pengembangan mencakup peningkatan dukungan mentor dan akses jaringan bisnis.
UPAYA PENGENALAN SOSIAL MEDIA SEBAGAI PLATFORM PENUNJANG DALAM BERWIRAUSAHA KEPADA REMAJA ASUHAN ASAK STELLA MARIS Tjokrosaputro, Miharni; Herjana, Steven Delon; Chindradinata, Valerio
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32621

Abstract

With the increasing difficulty in finding job vacancies, there is a need for early socialization regarding entrepreneurship to change the mindset of teenagers. The lack of knowledge among teenagers and the courage of teenagers to become entrepreneurs needs to be balanced with the use of social media as a platform that helps someone become an entrepreneur. This community engagement event was carried out to train ASAK Stella Maris students to understand the importance of entrepreneurship with the help of social media, where this learning can be obtained through universities majoring in Management and Business. This community engagement aims to provide training on using social media and technology in a good and helpful way. PKM will be carried out for teenagers from ASAK Stella Maris Care, which will be held offline and take one day. The resulting activities are expected to produce outputs in the form of journals at seminars held by LLPM Tarumanagara University and additional outputs in the form of IPR. ABSTRAK Melihat semakin sulitnya dalam mencari lapangan pekerjaan, perlu adanya sosialisasi sejak dini terkait wirausaha untuk mengubah pola pikir dari remaja. Kurangnya pengetahuan remaja dan keberanian para remaja untuk menjadi seorang wirausaha perlu diimbangi dengan pemanfaatan sosial media sebagai platform yang membantu seseorang dalam berwirausaha. PKM ini dilakukan guna memberi pelatihan kepada remaja-remaja Asuhan ASAK Stella Maris untuk dapat memahami pentingnya memahami kewirausahaan dengan adanya bantuan dari peranan sosial media, yang dimana pembelajaran ini dapat diperoleh melalui Perguruan Tinggi jurusan Manajemen dan Bisnis. Tujuan PKM ini adalah memberikan pelatihan bagaimana cara memanfaatkan sosial media, dan teknologi yang baik dan bermanfaat. PKM akan dilaksanakan kepada remaja-remaja Asuhan ASAK Stella Maris yang akan diadakan secara offline dengan memakan waktu dalam satu hari. Kegiatan yang dihasilkan diharapkan dapat mengahasilkan luaran berupa dan jurnal pada seminar yang diadakan oleh LLPM Universitas Tarumanagara, dan luaran tambahan berupa HKI.
PENDAMPINGAN DAN PEMBERIAN PEMAHAMAN TENTANG UNDANG – UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA BAGI SISWA SMA NEGERI 17 JAKARTA Adhari, Ade; Ongaran, Joshua Steven
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32622

Abstract

SMA Negeri 17 Jakarta is a public high school located in Jakarta, Indonesia. The school is well-known as an educational institution with a strong commitment to the academic, character, and skill development of its students. Equipped with adequate facilities and quality teaching staff, SMA Negeri 17 Jakarta, in collaboration with the PKM Team from Universitas Tarumanegara, organized a mentoring program to provide understanding of Law No. 35 of 2009 concerning Narcotics (Narcotics Law). Narcotics abuse in Indonesia, particularly among teenagers, is alarming, with 3.5 million Indonesians reported to be active drug users. SMA 17 Jakarta was chosen as the target of this mentoring and awareness program on the Narcotics Law. The program aims to prevent narcotics abuse through an educational approach involving lectures and Focus Group Discussions (FGD). The method included a lecture session on the definition, types, and penalties related to narcotics, followed by pre-test and post-test assessments to measure students' understanding. The program ran smoothly, with results showing a 30% increase in students' understanding after participating in the program, as well as active participation in discussions, reflecting strengthened critical attitudes toward narcotics abuse. This program demonstrates the importance of continuous education in preventing narcotics abuse among the younger generation. ABSTRAK SMA Negeri 17 Jakarta adalah salah satu sekolah menengah atas negeri yang terletak di Jakarta, Indonesia. Sekolah ini dikenal sebagai institusi pendidikan yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan akademik, karakter, dan keterampilan siswa. Dengan fasilitas yang memadai dan staf pengajar berkualitas. Dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswanya, SMA Negeri 17 Jakarta dengan Tim PKM Universitas Tarumanegara menyelenggarakan program pendampingan dan pemberian pemahaman tentang Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (UU Narkotika). Penyalahgunaan narkotika di Indonesia khususnya di kalangan remaja sangat mengkhawatirkan, dimana 3,5 juta penduduk Indonesia dinyatakan aktif menggunakan narkoba. SMA 17 Jakarta menjadi sasaran program pendampingan dan pemberian pemahaman terkait UU Narkotika. Program ini bertujuan mencegah penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan edukatif yang melibatkan ceramah dan Focus Group Discussion (FGD). Metode pelaksanaan terdiri dari sesi ceramah mengenai definisi, jenis, dan sanksi terkait narkotika, yang diikuti oleh pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman siswa. Program ini berjalan lancar ditunjukkan dengan hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 30% setelah mengikuti program, serta partisipasi aktif dalam diskusi yang menunjukkan penguatan sikap kritis terhadap penyalahgunaan narkotika. Program ini membuktikan pentingnya edukasi berkelanjutan untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda.
PENDAMPINGAN DAN PENYUSUNAN ARGUMENTASI UNTUK KEPERLUAN LOMBA DEBAT DI SMA NEGERI 17 JAKARTA Adhari, Ade; Ongaran , Joshua Steven
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32624

Abstract

SMA Negeri 17 Jakarta is one of the public high schools located in Jakarta, Indonesia. The school is known as an educational institution that has a strong commitment to the academic, character and skill development of students. With adequate facilities and qualified teaching staff, SMA Negeri 17 Jakarta strives to create a conducive learning environment for its students. The PKM team of Tarumanegara University has a program, one of which is mentoring and preparing arguments for the debate competition. This program was carried out with the aim of honing students' abilities in debate and providing an understanding of debate techniques, preparation of strong arguments, debate structure, and public speaking techniques. This program was implemented using two methods, namely the lecture method and the focus group discussion method. The lecture method was carried out with the aim of providing basic material on debate techniques, preparation of strong arguments, debate structure, and public speaking techniques. The material provided includes basic debate theories, examples of debate cases, and strategies for winning debates. While the focus group discussion method was carried out with the aim of exploring students' understanding of the material that had been delivered previously. This program went well as shown by the results of this activity which showed an increase in student understanding by 70% after attending the program, as well as active participation in discussions which showed the development of students' abilities in compiling debate arguments and public speaking skills. ABSTRAK SMA Negeri 17 Jakarta adalah salah satu sekolah menengah atas negeri yang terletak di Jakarta, Indonesia. Sekolah ini dikenal sebagai institusi pendidikan yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan akademik, karakter, dan keterampilan siswa. Dengan fasilitas yang memadai dan staf pengajar berkualitas, SMA Negeri 17 Jakarta berusaha untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswanya. Tim PKM Universitas Tarumanegara memiliki program, salah satunya pendampingan dan penyusunan argumentasi untuk keperluan lomba debat. Program ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengasah kemampuan siswa dalam debat dan memberikan pemahaman mengenai teknik debat, penyusunan argumentasi yang kuat, struktur debat, serta teknik public speaking. Program ini dilaksanakan dengan dua metode yakni metode ceramah dan metode focus froup discussion. Metode ceramah dilakukan dengan tujuan untuk memberikan materi dasar tentang teknik debat, penyusunan argumentasi yang kuat, struktur debat, serta teknik public speaking. Materi yang diberikan meliputi teori-teori dasar debat, contoh kasus debat, serta strategi memenangkan debat. Sedangkan metode focus group discussion dilaksanakan dengan tujuan untuk menggali pemahaman siswa mengenai materi yang sudah disampaikan sebelumnya. Program ini berjalan lancar ditunjukkan dengan hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sebesar 70% setelah mengikuti program, serta partisipasi aktif dalam diskusi yang menunjukkan perkembangan kemampuan siswa dalam menyusun argumentasi debat dan kemampuan public speaking.