cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
TEAMWORK GURU SEBAGAI CARA PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN CITRA POSITIF SD PIUS KEBUMEN Tjokrosaputro, Miharni; Steven Delon Herjana; Jolin
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35157

Abstract

  The growing competition among educational institutions demands that schools not only focus on academic quality but also actively build a positive public image. One effective strategy for achieving this is by strengthening teacher teamwork. Collaborative teamwork among teachers not only enhances the learning environment but also serves as a strategic marketing tool to attract students and gain the trust of parents. This Community Service Program was conducted at SD Pius Kebumen with the aim of increasing teachers' understanding of the importance role of teamwork in shaping a school's public image. The methods used included counseling on teamwork and its connection to school marketing strategies, interactive discussions that enabled teachers to share collaboration experiences and identify obstacles, and as well as simulations where teachers analyzed real scenarios and worked together to find solutions via Zoom. The materials covered the concept of teamwork, its role in educational marketing, and practical strategies for implementation in school settings. The expected outcome is to enhance internal collaboration among teachers, which contributes to enhancing the positive image of SD Pius Kebumen in the positive public image. This program aligns with the priority themes outlined in the Research and Community Service Roadmap (RIP PKM) of Universitas Tarumanagara. ABSTRAK Persaingan antar lembaga pendidikan yang semakin ketat menuntut sekolah untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki citra positif di mata masyarakat. Salah satu strategi yang efektif untuk membangun citra tersebut adalah melalui penguatan teamwork di antara guru. Kerja sama tim yang kolaboratif antar guru tidak hanya berpengaruh pada suasana belajar, tetapi juga berfungsi sebagai alat pemasaran strategis yang mampu meningkatkan daya tarik sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan di SD Pius Kebumen, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya kerja sama tim dalam membangun citra sekolah di mata masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan teamwork dan kaitannya dengan strategi pemasaran sekolah, diskusi interaktif memungkinkan para guru membagikan pengalaman kolaborasi mereka serta mengidentifikasi hambatan dalam penerapan teamwork, dan simulasi sederhana di mana guru diberikan skenario nyata untuk dianalisis dan dicari solusi kolaboratif, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom. Materi yang diberikan mencakup konsep teamwork, peranannya dalam pemasaran pendidikan, serta strategi praktis penerapannya di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi internal antar guru, yang pada gilirannya berdampak pada peningkatan citra positif SD Pius Kebumen di mata masyarakat. Kegiatan ini selaras dengan tema unggulan dalam Rencana Induk Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (RIP PKM) Universitas Tarumanagara.
PKM PENINGKATAN POTENSI PEMASARAN EDI PRINT DI BALI Tunjungsari, Hetty Karunia; Victoria Valentina
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35158

Abstract

This Community Servic program aims to enhance the marketing potential of Edi Print in Bali through a comprehensive strategy. The methods applied in this program include surveys, training, mentoring, and evaluation. The survey was conducted to identify the needs and challenges faced by Edi Print artisans in Bali. The training sessions focused on improving innovative design skills in line with market trends, utilizing digital marketing technologies, and developing a strong and recognizable brand. Mentoring was provided to assist artisans in implementing the marketing strategies they had learned. The results of the program show that Edi Print artisans in Bali face challenges such as a lack of innovative designs, limited access to digital marketing technology, and insufficient understanding of branding. Through training and mentoring, artisans were able to enhance their design skills, leverage social media for digital marketing, and build a stronger, more widely recognized brand. In conclusion, this program successfully improved the marketing potential of Edi Print in Bali. These improvements contributed to the development of new designs better suited to consumer preferences, enhanced digital marketing capabilities, and greater branding awareness, which helped their batik products gain market recognition. The implication of this program is that similar initiatives can be implemented in other regions to support the growth of local creative industries while expanding product reach. ABSTRAK Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan potensi pemasaran Edi Print di Bali melalui strategi yang komprehensif. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini meliputi survei, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Survei dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh perajin Edi Print di Bali. Pelatihan difokuskan pada peningkatan keterampilan desain yang inovatif dan sesuai dengan tren pasar, penggunaan teknologi pemasaran digital, dan pengembangan merek yang kuat dan dikenal di pasar. Pendampingan dilakukan untuk membantu perajin dalam mengimplementasikan strategi pemasaran yang telah dipelajari. Hasil PKM menunjukkan bahwa perajin Edi Print di Bali menghadapi tantangan dalam hal desain yang kurang inovatif, keterbatasan akses terhadap teknologi pemasaran digital, dan kurangnya pemahaman tentang branding. Melalui pelatihan dan pendampingan, perajin mampu meningkatkan keterampilan desain, memanfaatkan media sosial untuk pemasaran digital, juga membangun merek yang lebih kuat dan dikenal luas. Kesimpulan dari kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan potensi pemasaran Edi Print di Bali. Peningkatan ini berkontribusi pada peningkatan desain-desain baru yang lebih sesuai dengan selera konsumen, kemampuan pemasaran digital, dan pemahaman branding yang membuat produk batik mereka dikenal di pasar. Implikasi dari PKM ini adalah bahwa program serupa dapat diterapkan di daerah lain untuk mendukung pengembangan industri kreatif lokal, sekaligus memperluas jangkauan produk.
IMPLEMENTASI CORETAX ADMINISTRATION SYSTEM (CTAS) UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENGHITUNGAN, PENYETORAN DAN PELAPORAN PAJAK Daryatno, Andreas Bambang; Said Ashadi Cahyadi; Joshua Prasetio
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35252

Abstract

All taxpayers in Indonesia, starting January 1, 2025 must carry out their tax obligations using the Coretax Administration System (CTAS). The new tax system implemented in Indonesia aims to integrate all tax obligations, both the PPh 21 application, the unification application (PPh 15,22, 23/26 and 4 paragraph 2) and the VAT application into 1 (one) application called the Coretax System. In accordance with Presidential Regulation (Perpres) No. 40 of 2018 concerning the Renewal of the Tax Administration System, this digital transformation is expected to be able to load the business process of implementing tax administration, both from the DJP side in implementing and for taxpayers in fulfilling their tax obligations. Community Service (PKM) is carried out for UMKM PT RS to carry out tax obligations according to PMK No. 81 of 2024, namely the implementation of tax rights and obligations digitally, taxpayer registration procedures, confirmation of Taxable Entrepreneur (PKP) status, tax payment and deposit mechanisms, and the process of organizing and managing Tax Notification Letters (SPT). Partner issues: limited Company staf capabilities because the system implemented is integrated between other taxes and concerns about errors in implementing the Coretax system which can result in interest sanctions, administrative sanctions and even the possibility of a tax audit by the Directorate General of Taxes. The method used through assistance in the implementation of the Tax Administration System (CTAS) to Increase the Efficiency of Calculation, Deposit and Tax Reporting by coming directly to the partner's location. The output produced is that the Company can fulfill its tax obligations correctly in accordance with applicable regulations. The results of the implementation of the activity were presented at a seminar in Serina held by Tarumanaga University and an HKI poster. ABSTRAK Semua wajib pajak di Indonesia, mulai 1 Januari 2025 harus melaksanakan kewajiban perpajakan menggunakan Coretax Administration System (CTAS). Sistem perpajakan baru yang diterapkan di Indonesia, bertujuan untuk mengintegrasikan semua kewajiban perpajakan baik aplikasi PPh 21, aplikasi unifikasi (PPh 15,22, 23/26 dan 4 ayat 2) dan aplikasi PPN ke dalam 1 (satu) aplikasi yang dinamakan Coretax System. Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No. 40 Tahun 2018 tentang Pembaruan Sistem Administrasi Perpajakan. Transformasi digital ini diharapkan dapat menyederhanakan proses bisnis pelaksanaan administrasi perpajakan, baik dari sisi DJP dalam melaksanakan tugasnya maupun bagi wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan kepada UMKM PT RS untuk melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai PMK No 81 Tahun 2024 yaitu pelaksanaan hak dan kewajiban perpajakan secara digital, prosedur pendaftaran wajib pajak, pengukuhan status Pengusaha Kena Pajak (PKP), mekanisme pembayaran dan penyetoran pajak, serta proses penyampaian dan pengelolaan Surat Pemberitahua (SPT) pajak. Permasalahan mitra: keterbatasan kemampuan staf perusahaan karena sistem yang diterapkan terintegrasi antar pajak lainnya dan kekuatiran terjadinya kesalahan melakukan implementasi Coretax System yang dapat menimbulkan sanksi bunga, sanksi administrasi bahkan kemungkinan dilakukan pemeriksaan pajak oleh DJP. Metode yang dipakai melalui pendampingan implementasi Tax Administration System (CTAS) Untuk meningkatan efisiensi penghitungan, penyetoran dan pelaporan pajak dengan datang langsung ke lokasi mitra. Luaran yang dihasilkan yaitu Perusahaan dapat memenuhi kewajiban perpajakan dengan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hasil dari pelaksanaan kegiatan diseminarkan di Serina yang diadakan oleh Universitas Tarumanagara dan poster HKI.
BERKREASI TANPA MERUSAK BUMI: KOMUNIKASI LINGKUNGAN DI RUMAH BELAJAR PELANGI NUSANTARA Aulia, Sisca; Lishia Wudjud
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35253

Abstract

Creative communication-based environmental education activities carried out at Rumah Belajar Pelangi Nusantara are an innovative form of non-formal education that targets marginalized children in the Rawamangun under-bridge area, Jakarta. This learning house, previously known as Sekolah Kolong Pelangi, was founded by Valentina Sastrodihardjo with a vision to instill the values ​​of diversity, Pancasila, and love for the homeland in children who do not have access to formal education due to administrative and economic limitations. Through a participatory approach, children are invited to create works of art and handicraft products from used and environmentally friendly materials. The purpose of this activity is to raise awareness that good communication can produce creativity that has a selling value, shape character, and develop critical and creative thinking skills. This program is a means of training sustainable life skills that are relevant to today's environmental challenges. The results of the activity show that a contextual, inclusive, and fun educational approach can be applied effectively even with limited infrastructure and resources. Children showed significant improvements in environmental awareness, self-confidence, and their ability to express ideas through creative media. The Pelangi Nusantara Learning House is a transformative learning model that integrates national values with the principles of environmental sustainability, while strengthening the role of alternative education in forming a young generation that is resilient, empowered, and cares about the future of the earth. ABSTRAK Kegiatan edukasi lingkungan berbasis komunikasi kreatif yang dilaksanakan di Rumah Belajar Pelangi Nusantara merupakan bentuk inovatif dari pendidikan nonformal yang menyasar anak-anak marjinal di kawasan kolong jembatan Rawamangun, Jakarta. Rumah belajar ini, yang sebelumnya dikenal sebagai Sekolah Kolong Pelangi, didirikan oleh Valentina Sastrodihardjo dengan visi untuk menanamkan nilai-nilai kebhinekaan, Pancasila, dan cinta tanah air pada anak-anak yang tidak memiliki akses ke pendidikan formal karena keterbatasan administratif dan ekonomi. Melalui pendekatan partisipatif, anak-anak diajak menciptakan karya seni dan produk kerajinan tangan dari bahan bekas dan ramah lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran dengan berkomunikasi yang baik dapat menghasilkan kreatifitas memiliki nilai jual, membentuk karakter, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Program ini menjadi sarana pelatihan keterampilan hidup berkelanjutan yang relevan dengan tantangan lingkungan masa kini. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang kontekstual, inklusif, dan menyenangkan dapat diterapkan secara efektif bahkan dalam keterbatasan infrastruktur dan sumber daya. Anak-anak menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepedulian terhadap lingkungan, rasa percaya diri, serta kemampuan mereka dalam mengekspresikan gagasan melalui media kreatif. Rumah Belajar Pelangi Nusantara menjadi model pembelajaran transformatif yang mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan, sekaligus memperkuat peran pendidikan alternatif dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berdaya, dan peduli terhadap masa depan bumi.
PENGENALAN PROFESI AKUNTANSI BAGI SISWA SMA SANTO KRISTOFORUS II Wirianata, Henny; Annastasha Geraldine; Cordelia Stella Chandra
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35254

Abstract

The phenomenon of digitalization, automation, and artificial intelligence (AI) provides many conveniences in doing a job but has disrupted and is feared to eliminate certain jobs such as the accounting profession which has so far relied heavily on manual technical skills. However, it should be realized that even though technological disruption has occurred, the role of someone who works as an accountant is still important for the company. This community service activity was carried out to introduce and provide initial literacy for students of SMA Santo Kristoforus II about the accounting profession and the diversity of the accounting profession. This socialization was carried out offline on Wednesday, April 23, 2025 at 10.00-11.30. The implementation method used was to combine lectures and discussions method, as well as providing quizzes and questionnaires. The results of the questionnaire showed an increase in participants' understanding of the accounting profession and an interest in studying accounting further, but most participants were still hesitant in choosing the accounting profession as their future profession. This result is inseparable from the condition where respondents are currently still studying in grade X so they are still considering many things in determining their future profession. The findings from this questionnaire indicate that participants' interest in accounting is still open to being improved through early education and other approaches that are relevant to the reality of today's work world. ABSTRAK Fenomena digitalisasi, otomatisasi, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligent/AI) memberikan banyak kemudahan dalam melakukan suatu pekerjaan namun telah men-disrupsi dan dikhawatirkan menghilangkan sejumlah lapangan pekerjaan tertentu seperti profesi akuntan yang selama ini banyak mengandalkan kemampuan teknis secara manual. Namun perlu disadari, meskipun terjadi disrupsi teknologi, peran seseorang yang berprofesi akuntan masih penting bagi perusahaan. Kegiatan PKM kali ini dilakukan untuk mengenalkan dan memberikan literasi awal bagi siswa-siswi SMA Santo Kristoforus II tentang profesi akuntansi di masa kini dan keberagaman profesi akuntansi. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada hari Rabu, 23 April 2025 secara luring (offline) pada pukul 10.00-11.30. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan menggabungkan metode ceramah dan tanya jawab, serta memberikan kuis dan kuesioner. Hasil jawaban kuesioner menunjukkan adanya peningkatan pada pemahaman peserta tentang profesi akuntansi dan memiliki ketertarikan untuk mempelajari akuntansi lebih lanjut, namun sebagian besar peserta masih ragu-ragu dalam memilih profesi akuntansi sebagai profesi mereka di masa depan. Hasil ini tidak terlepas dari kondisi dimana responden saat ini masih menempuh pendidikan di kelas X sehingga masih mempertimbangkan banyak hal dalam menentukan profesi mereka di masa depan. Temuan dari hasil kuesioner ini mengindikasikan minat peserta terhadap akuntansi masih terbuka untuk ditingkatkan melalui edukasi dini dan pendekatan lainnya yang relevan dengan realitas dunia kerja masa kini.
PENGENALAN KEWIRAUSAHAAN DAN TAHAPAN DESAIN THINKING PENGEMBANGAN PRODUK PADA SANTRI Ahmad; Rafeal JP; Kenneth A
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.35256

Abstract

This activity aims to improve students' understanding of entrepreneurship and product design through a real-life example-based approach that can be used as business inspiration. This training is conducted face-to-face in a room provided by the partner, using a lecture method equipped with case studies and design examples. This method was chosen to provide direct experience for participants in understanding the concept of entrepreneurship and product development based on design thinking. The enthusiasm of the participants for the material presented was very high, showing their interest in understanding and applying the concept of entrepreneurship. The results of the questionnaire showed that 80% of participants considered this training very useful in developing entrepreneurial knowledge. Understanding of the concept of product design increased significantly, with an understanding level reaching 89.5%, while the ability to create product ideas reached 97.4%. In addition, 84.2% of participants stated that they had a better understanding of the concept of product design after participating in this training. The design thinking approach applied in this training also helps participants identify market needs and develop problem-based business ideas that are relevant to the community. This training provides important insights into business innovation strategies, starting from market analysis to product testing through a systematic approach. It is expected that this program can be a basis for students in developing sustainable businesses and contributing to a stronger entrepreneurial ecosystem. To optimize the impact of the program, further development is needed such as business mentoring and increasing access to entrepreneurial resources. ABSTRAK Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri tentang kewirausahaan dan desain produk melalui pendekatan berbasis contoh nyata yang dapat dijadikan inspirasi bisnis. Pelatihan ini dilakukan secara tatap muka di ruang yang telah disediakan oleh mitra, menggunakan metode ceramah yang dilengkapi dengan studi kasus dan contoh desain. Metode ini dipilih untuk memberikan pengalaman langsung bagi peserta dalam memahami konsep kewirausahaan dan pengembangan produk berbasis design thinking. Antusiasme peserta terhadap materi yang disampaikan sangat tinggi, menunjukkan ketertarikan mereka dalam memahami dan menerapkan konsep kewirausahaan. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa 80% peserta menilai pelatihan ini sangat bermanfaat dalam mengembangkan pengetahuan kewirausahaan. Pemahaman terhadap konsep desain produk meningkat secara signifikan, dengan tingkat pemahaman yang mencapai 89,5%, sedangkan kemampuan dalam menciptakan ide produk mencapai 97,4%. Selain itu, 84,2% peserta menyatakan bahwa mereka memiliki pemahaman yang lebih baik tentang konsep desain produk setelah mengikuti pelatihan ini. Pendekatan design thinking yang diterapkan dalam pelatihan ini juga membantu peserta dalam mengidentifikasi kebutuhan pasar dan mengembangkan ide bisnis berbasis masalah yang relevan dengan masyarakat. Pelatihan ini memberikan wawasan penting terkait strategi inovasi bisnis, dimulai dari analisis pasar hingga pengujian produk melalui pendekatan sistematis. Diharapkan program ini dapat menjadi dasar bagi santri dalam mengembangkan bisnis yang berkelanjutan dan berkontribusi pada ekosistem kewirausahaan yang lebih kuat. Untuk mengoptimalkan dampak program, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut seperti pendampingan bisnis dan peningkatan akses terhadap sumber daya kewirausahaan.
LITERASI PEMAHAMAN SEKURITAS PASAR MODAL UNTUK PEMULA PADA TINGKAT SMA Hastuti, Rini Tri; Natasya Jusuf; Billy Christian
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.35257

Abstract

For students in school, the term bonds is more foreign to them than the term stocks, because stocks are mentioned more often. However, in reality, stocks and bonds are important instruments for companies and investors. The PKM topic that we will implement is training on the importance of knowledge and understanding of Bond Securities Investment for Beginners. The topic given in this PKM activity is very important for two reasons: First, the material on investment in the form of bonds is not included in the basic accounting lesson material provided. Second, for students who have graduated and immediately entered the world of work, this investment material provision can be useful and support student literacy if they work in financial institutions. For that, we, the lecturers from the Faculty of Economics, will provide training which is planned to be divided into three stages, namely: the planning stage, the implementation stage, and the review stage. In the planning stage, we came to the partner to conduct a preliminary survey by interviewing teachers and principals. From this survey, we found a training topic that matched the partner's needs and we also prepared a proposal to LPPM. Furthermore, in the implementation stage, we conducted training by preparing training materials in the form of Modules that would be distributed during face-to-face training. The training lasted for one day. Finally, in the review stage, we will give quizzes and distribute questionnaires to students to determine their level of understanding of this topic. The output targets to be achieved from this training activity are: Outputs in the form of publications in Serina journals, HKI and Modules ABSTRAK Bagi murid-murid di bangku sekolah, istilah sekuritas obligasi lebih asing bagi mereka daripada istilah saham, dikarenakan saham lebih banyak disebut-sebut. Namun kenyataannya saham dan sekuritas obligasi merupakan instrumen penting bagi perusahaan dan juga investor. Topik PKM yang akan kami laksanakan adalah pelatihan mengenai pentingnya pengetahuan dan pemahaman investasi surat berharga sekuritas obligasi bagi pemula. Topik yang diberikan dalam kegiatan PKM ini sangat penting karena dua alasan: Pertama, materi mengenai investasi dalam bentuk sekuritas obligasi belum termasuk ke dalam materi pelajaran akuntansi dasar yang diberikan. Kedua, siswa yang telah lulus dan langsung terjun ke dunia kerja, pembekalan materi investasi ini dapat bermanfaat dan mendukung literasi siswa apabila bekerja di lembaga keuangan. Untuk itu kami, para dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, akan memberikan pelatihan yang rencananya akan dibagi dalam tiga tahap, yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap review. Pada tahap perencanaan, kami datang ke pihak mitra untuk melakukan survei pendahuluan dengan cara wawancara dengan guru-guru dan kepala sekolah. Dari survei ini, kami menemukan topik pelatihan yang cocok dengan kebutuhan mitra dan kami pun menyusun proposal ke LPPM. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan, kami melakukan pelatihan dengan menyiapkan materi pelatihan dalam bentuk modul yang akan dibagi pada saat tatap muka pelatihan. Pelaksanaan pelatihan berlangsung selama satu hari. Terakhir pada tahap review, kami akan memberikan kuis dan membagikan kuesioner kepada siswa-siswi untuk mengetahui tingkat pemahaman mereka atas topik ini. Luaran kegitan PKM ini berupa publikasi artikel pada jurnal Serina Abdimas, HKI dan modul.
PENGEMBANGAN PENJENAMAAN DIRI AUTENTIK GENERASI Z DALAM MEDIA SOSIAL Irena, Lydia; Alexandra Carolina
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.35267

Abstract

In the digital era, social media has become a central platform for Generation Z to shape their identity and public self-image. However, the rapid flow of instant content and viral trends often leads to the creation of digital personas that are misaligned with their true values and potential. Many youth, especially high school students, struggle to build an authentic and sustainable personal brand, resulting in a reliance on external validation. To address this, a community engagement initiative was conducted at SMK Negeri 1 Cimahi, aiming to support students in developing purposeful and value-based personal branding. Grounded in personal branding theory—which emphasizes value consistency, competence, and personal differentiation—the program took the form of an interactive seminar. This seminar combined presentations, group discussions, and practical exercises focused on crafting personal branding strategies using social media. Participants were encouraged to recognize their uniqueness, define core personal messages, and choose the right digital platforms to express their professional identity. The participatory and needs-based approach aimed to foster greater self-awareness, confidence, and media literacy. Evaluation results showed a significant improvement in students’ understanding, with an increase in the average awareness score from 3.08 to 4.39. Participants demonstrated better comprehension of the meaning, importance, and key components of authentic personal branding. This suggests that the program effectively met its objectives and provided students with the tools to build meaningful, authentic digital identities. ABSTRAK Di era digital, media sosial menjadi ruang utama bagi Generasi Z dalam membentuk identitas dan menampilkan citra diri. Namun, derasnya arus konten instan dan budaya viral kerap membuat mereka kesulitan membangun penjenamaan diri yang autentik dan berkelanjutan. Akibatnya, terbentuk persona digital yang tidak selaras dengan nilai dan potensi pribadi, serta ketergantungan pada validasi eksternal. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendampingi siswa sekolah menengah, khususnya di SMK Negeri 1 Cimahi, dalam mengembangkan personal branding yang otentik dan berbasis pemahaman diri. Kegiatan ini berlandaskan teori personal branding yang menekankan konsistensi nilai, kompetensi, dan diferensiasi diri dalam membangun citra yang kredibel di ruang digital. Metode yang digunakan adalah seminar interaktif dengan pemaparan materi, diskusi kelompok, dan praktik langsung dalam menyusun strategi personal branding melalui media sosial. Peserta diarahkan untuk mengenali keunikan diri, merumuskan pesan inti personal, dan memilih platform yang tepat untuk menampilkan identitas profesional mereka. Pendekatan yang partisipatif dan berbasis kebutuhan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata wawasan dari 3,08 menjadi 4,39, menandakan bahwa materi yang disampaikan relevan dan efektif. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap pengertian, urgensi, serta komponen penjenamaan diri yang autentik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu mentransfer pengetahuan dengan baik dan mendorong generasi muda untuk menjadi pribadi yang percaya diri, sadar nilai, dan cerdas dalam bermedia.
DESAIN INTERIOR RUANG RAPAT LANTAI 7 DI GAKUSHUDO Trisno, Rudy; Nathaniel Avelino; Steven Lim
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.35290

Abstract

The main problem in designing the meeting indoor space lies in the effort to unite the symbiotic concept between the exterior and interior, representing the fusion of Indonesian and Japanese cultures. Therefore, the design of this meeting indoor space is directed to optimally accommodate the needs of partners while realising the symbiotic concept. This research implemented four main stages, namely: (a) examining the application of the Indonesia-Japan symbiosis concept by considering the partner's request regarding the positioning of the benches; (b) formulating a design idea that emphasises simplicity and functionality; (b) producing a three-dimensional visualisation with two alternative bench arrangements, both horizontally and vertically; and (d) making observations through photo documentation to ensure the suitability of the design with the partner's wishes. The design results show that applying the four stages in an integrated manner can produce comprehensive architectural drawings. Details of the results include: (a) interior design with the concept of Indonesia-Japan symbiosis, (b) review and design of building details, (c) spatial adjustments according to partner needs, and (d) realisation based on observations of seminar activities. Thus, the design of this meeting space is expected to meet the needs of partners and positively contribute to all parties involved. ABSTRAK Permasalahan utama dalam perancangan ruang dalam rapat terletak pada upaya menyatukan konsep simbiosis antara eksterior dan interior yang merepresentasikan perpaduan budaya Indonesia dan Jepang. Oleh karena itu, perancangan ruang dalam rapat ini diarahkan untuk secara optimal mengakomodasi kebutuhan mitra sekaligus mewujudkan konsep simbiosis tersebut. Penelitian ini menerapkan empat tahapan utama, yaitu: (a) mengkaji penerapan konsep simbiosis Indonesia–Jepang dengan mempertimbangkan permintaan mitra terkait posisi perletakan bangku; (b) merumuskan ide perancangan yang menekankan kesederhanaan dan fungsionalitas; (c) menghasilkan visualisasi tiga dimensi dengan dua alternatif tatanan bangku, baik secara horizontal maupun vertikal; dan (d) melakukan observasi melalui dokumentasi foto untuk memastikan kesesuaian rancangan dengan keinginan mitra. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan keempat tahapan tersebut secara terpadu mampu menghasilkan gambar arsitektural yang komprehensif. Rincian hasil meliputi: (a) perancangan interior berkonsep simbiosis Indonesia–Jepang, (b) penelaahan serta perancangan detail bangunan, (c) penyesuaian tata ruang sesuai kebutuhan mitra, dan (d) realisasi berdasarkan hasil observasi kegiatan seminar. Dengan demikian, perancangan ruang rapat ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mitra dan memberikan kontribusi positif bagi seluruh pihak yang terkait.
PEMBIMBINGAN DAN PELATIHAN PELAPORAN ARUS KAS PADA SISWA-SISWA DI SMA KRISTOFORUS 2 JAKARTA BARAT Chelsya
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.35291

Abstract

The PKM guidance and training on cash flow reporting was held as a solution to the problems faced by SMA Kristoforus 2, because from the preliminary discussion with the school, it was known that the accounting lesson curriculum only taught the preparation of profit/loss statements, profit balance statements, and financial position statements, while cash flow statements had never been taught. Cash flow statements are beneficial internally for the company's management and externally for investors, the government, and the public. For the company's internal affairs by analyzing the cash flow statement, the management will find out whether the policies carried out are running well in terms of obtaining and using cash in a certain period. For external parties of the company, the information in the cash flow statement will help investors, creditors, and other parties in assessing various aspects of its operating cash flow, investment aspects, funding aspects, and other aspects of the company's financial position. The purpose of PKM is to provide initial material on cash flow statements, assist students in practice on cash flow statements, and promote Tarumanagara University. PKM is carried out by discussing material in the form of powerpoints, practice questions, and quizzes using Kahoot media. PKM will be held on April 21, 2025 at 09.30 – 12.00 offline. The method used in this PKM is a method of guidance on the concept of basic theory of cash flow reporting and training methods by training students' ability to calculate and compile cash flow reports using practice questions. The output of this PKM activity is publications in the form of proceedings, HKI, and products in the form of posters. ABSTRAK PKM pembimbingan dan pelatihan pelaporan arus kas diadakan sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh SMA Kristoforus 2, karena dari diskusi pendahuluan dengan pihak sekolah, diketahui bahwa kurikulum pelajaran akuntansi hanya mengajarkan penyusunan laporan laba/rugi, laporan saldo laba, dan laporan posisi keuangan saja, sedangkan laporan arus kas belum pernah diajarkan. Laporan arus kas bermanfaat secara internal bagi pihak manajemen perusahaan dan secara eksternal bagi pihak investor, pemerintah, dan masyarakat. Bagi internal perusahaan dengan menganalisis laporan arus kas, pihak manajemen akan mengetahui apakah kebijakan yang dilakukan berjalan baik dalam hal memperoleh serta menggunakan kas pada periode tertentu. Bagi pihak eksternal perusahaan, informasi dalam laporan arus kas akan membantu investor, kreditur, dan pihak lainnya dalam menilai berbagai aspek arus kas operasional, aspek investasi, aspek pendanaan, dan aspek lainnya dari posisi keuangan perusahaan. Tujuan pelaksanaan PKM adalah untuk memberikan bekal awal materi laporan arus kas, mendampingi siswa dalam latihan soal laporan arus kas, dan mempromosikan Universitas Tarumanagara. PKM dilakukan dengan membahas materi berupa PPT, soal latihan, dan quiz menggunakan media Kahoot. PKM dilaksanakan tanggal 21 April 2025 pada jam 09.30 – 12.00 secara luring. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah metode pembimbingan konsep teori dasar pelaporan arus kas dan metode pelatihan dengan melatih kemampuan siswa-siswa dalam menghitung dan menyusun laporan arus kas menggunakan soal latihan. Capaian luaran dari kegiatan PKM ini adalah publikasi dalam bentuk prosiding, HKI, dan produk berupa poster.