cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
PERANCANGAN DESAIN MODUL HIJAU DI RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK SATRIA JELAMBAR JAKARTA BARAT Agustin, Laura Tri; Irene Syona Darmady; Theresia Budi Jayanti; Agnatasya Listianti Mustaram
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35115

Abstract

DKI Jakarta serves as a central hub for governance and economic activities, attracting a significant number of migrants seeking improved quality of life. However, this rapid urbanization has intensified environmental issues, especially in urban waste management. One of the pressing concerns is the increasing volume of plastic waste, which poses threats to both environmental and public health. Addressing this issue requires collaborative and sustainable efforts from various segments of society. In response, this program focuses on developing a plastic waste recycling initiative at RPTRA Satria Jelambar. The initiative aims to repurpose plastic waste into innovative and functional modules that support the expansion of green public spaces. More than just converting waste into environmentally friendly products, the program encourages active participation from community members across all age groups through discussions and hands-on workshops. The program is implemented in several phases: starting with surveys and data collection to assess local waste conditions, followed by community discussions and the design of recycling modules. The PKM team will then develop conceptual designs based on these inputs. The final outcome is a prototype of a recycling module, which will be handed over to the RPTRA management for continued development and implementation. By promoting sustainable practices, this program aspires to create a long-term, adaptable plastic waste management model that can inspire similar initiatives throughout DKI Jakarta. ABSTRAK DKI Jakarta merupakan salah satu pusat pemerintahan dan perekonomian di Indonesia. Kondisi ini menjadikan Jakarta sebagai tujuan banyak orang untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Namun, tingginya angka migrasi dan urbanisasi membawa dampak negatif, salah satunya adalah permasalahan sampah kota. Masalah sampah, terutama sampah plastik, menjadi tantangan serius yang perlu diselesaikan bersama oleh seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, diangkat topik perancangan desain untuk mendaur ulang sampah plastik di RPTRA Satria Jelambar. Sampah plastik akan dimanfaatkan dan diubah menjadi modul-modul menarik yang dapat digunakan untuk memperluas area yang hijau di RPTRA. Selain mengolah sampah menjadi produk ramah lingkungan, kegiatan ini juga mendorong keterlibatan aktif warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, melalui kegiatan diskusi dan workshop yang interaktif. Pelaksanaan PKM dilakukan melalui beberapa tahap, dimulai dari survei dan pengumpulan data, dilanjutkan dengan diskusi bersama warga untuk merancang ide modul, dan diakhiri dengan proses pembuatan desain prototype oleh tim PKM. Desain prototype modul hasil kegiatan ini akan diserahkan kepada pihak pengelola RPTRA untuk dikembangkan lebih lanjut bersama warga. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah plastik yang berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi lingkungan lain di wilayah DKI Jakarta.
MEMBANGUN GENERASI SEHAT MELALUI EDUKASI KEBERSIHAN DIRI PADA ANAK USIA DINI Irawaty, Enny; Susy Olivia Lontoh; Novendy; Valensya Jeslin Tang Tiku; Amara
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35116

Abstract

Personal hygiene is a crucial aspect in shaping healthy behaviours in children, especially those in early childhood education such as kindergarten. Poor hygiene habits can increase the risk of diseases related to personal hygiene and health behaviours, such as diarrhea, respiratory infections, dengue fever, and parasitic worm infections. The partner (school) reported that in recent months, a significant number of students had been absent from school due to illness. Based on this information and discussions with the school, the health service team from the Faculty of Medicine, Universitas Tarumanagara (FK Untar), designed an activity to enhance children’s understanding of the importance of personal hygiene through fun and interactive methods. This activity went beyond simple health education; children were actively involved in a question-and-answer session about hygiene and were rewarded with prizes for their participation. A total of 73 children took part in the event. This educational and participatory approach not only generated enthusiasm among the children but also proved effective in strengthening their understanding of personal hygiene. Teacher evaluations indicated that the activity not only improved the children’s knowledge and skills in maintaining hygiene but also had a positive impact on the school environment by fostering healthy and clean habits among the students. Overall, this personal hygiene education activity has proven to be beneficial for both the children’s development and the creation of a healthier, cleaner school environment. ABSTRAK Kebersihan diri merupakan aspek penting dalam pembentukan perilaku sehat pada anak-anak, khususnya di usia Taman Kanak-Kanak (TK). Kebiasaan kebersihan diri yang buruk dapat meningkatkan risiko penyakit yang terkait dengan perilaku kesehatan dan kebersihan diri, seperti diare, infeksi saluran, demam berdarah, dan penyakit cacingan. Mitra menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan terakhir banyak sekali siswa-siswi tidak hadir ke sekolah karena sakit. Berdasarkan informasi dan hasil diskusi dengan mitra, maka tim bakti kesehatan FK Untar merancang kegiatan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan diri melalui metode yang menyenangkan dan interaktif. Kegiatan ini tidak hanya berupa edukasi, namun anak-anak terlibat dalam sesi tanya jawab mengenai kebersihan diri serta mendapatkan hadiah bagi yang berani mejawab. Total sebanyak 73 orang anak mengikuti kegiatan ini. Pendekatan edukatif-partisipatif ini tidak hanya membuat anak-anak antusias dalam menjawab pertanyaan yang diajukan, tetapi juga efektif dalam memperkuat pemahaman mereka tentang kebersihan diri. Hasil evaluasi dari guru menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak-anak dalam menjaga kebersihan diri, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah, dengan terbentuknya kebiasaan hidup bersih di kalangan anak-anak. Secara keseluruhan, kegiatan edukasi kebersihan diri ini terbukti bermanfaat baik bagi perkembangan anak maupun bagi terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan bersih
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MATERI SEKOLAH DENGAN PERPLEXITY AI UNTUK GURU SEKOLAH NEGERI KALIDERES Mawardi, Viny Christanti; Ricky Cangniago; Saskia Lavinsky
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35117

Abstract

This community service activity aimed to provide training on using Perplexity AI for creating learning materials for elementary school teachers in the Kalideres area, West Jakarta. The training involved 24 elementary school teachers from 11 different schools and used a descriptive qualitative approach to analyze the implementation process and outcomes. The methods included observation, documentation, and evaluation through questionnaires distributed to participants. The workshop consisted of several stages: introduction to artificial intelligence in education, demonstration of Perplexity AI features and benefits, hands-on practice sessions for creating curriculum-appropriate learning materials, discussions and feedback, and activity evaluation. The results showed that 96% of participants gave high ratings (scores 4 and 5 on a scale of 1-5) for the overall workshop activities, with the majority of participants giving a score of 5 (excellent) for almost all evaluation aspects. Participants provided very positive feedback, stating that this training was very interesting, insightful, and beneficial for improving their teaching abilities, especially in creating more innovative learning materials. Despite receiving positive responses, participants also provided constructive suggestions for improvement, including extending training duration, improving technical facilities, and organizing continuous programs with more diverse AI materials. The training successfully demonstrated how AI can assist teachers in efficiently creating systematic and easily understood learning materials while maintaining the essential human role in education. This activity also successfully improved teachers' digital literacy and motivated them to further explore the use of AI technology in their teaching activities. ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan Perplexity AI dalam pembuatan materi pembelajaran bagi guru sekolah dasar di wilayah Kalideres, Jakarta Barat. Pelatihan melibatkan 24 guru sekolah dasar dari 11 sekolah berbeda dan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis proses pelaksanaan dan hasilnya. Metode yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, dan evaluasi melalui formulir yang disebarkan kepada peserta. Workshop terdiri dari beberapa tahapan: pengenalan kecerdasan buatan dalam pendidikan, pemaparan fitur dan manfaat Perplexity AI, sesi praktik langsung pembuatan materi pembelajaran sesuai kurikulum, diskusi dan umpan balik, serta evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa 96% peserta memberikan penilaian tinggi (nilai 4 dan 5 dari skala 1-5) terhadap keseluruhan kegiatan workshop, dengan mayoritas peserta memberikan nilai 5 (sangat baik) untuk hampir semua aspek evaluasi. Peserta memberikan umpan balik yang sangat positif, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat menarik, menambah wawasan, dan bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan mengajar mereka, terutama dalam pembuatan materi pembelajaran yang lebih inovatif.Meskipun mendapat respons positif, peserta juga memberikan saran konstruktif untuk perbaikan, antara lain perpanjangan waktu pelatihan, perbaikan fasilitas teknis, dan penyelenggaraan program berkelanjutan dengan materi AI yang lebih beragam. Pelatihan berhasil menunjukkan bagaimana AI dapat membantu guru dalam membuat materi pembelajaran yang sistematis dan mudah dipahami secara efisien sambil tetap mempertahankan peran penting manusia dalam pendidikan. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan literasi digital guru dan memotivasi mereka untuk mengeksplorasi lebih lanjut penggunaan teknologi AI dalam aktivitas mengajar.
EDUKASI PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 BAGI PEGAWAI TETAP MENGGUNAKAN TARIF EFEKTIF RATA-RATA Henny; Veren; Loanita Earlyanti; Julio Cruise
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35118

Abstract

The low level of public understanding, especially the younger generation, about the importance of the role of taxes requires focus in socialization and education efforts. Providing education and increasing tax awareness to students at the foundation is the aim of community service (PKM ) activities, such as simulations on how to calculate income tax article 21 with the effective rate of government regulation number 58 of 2023 for permanent employees and group discussions. Taxes have a strategic role in national development, so an early education is expected to help increase public awareness of the importance of taxes. The influence of tax education on students at the foundation can have a big impact, both individually and collectively. The right approach to implementing PKM, such as interactive tax socialization, tax education can open up new opportunities for students to grow into a better generation and be aware of their role in national development. The training was conducted offline on Saturday, May 3, 2025, in East Jakarta. Based on the evaluation results, students greatly appreciate the support from Universitas Tarumanagara which helps them understand tax materials more easily, especially related to the system and how to calculate income tax article 21 (PPh 21). This activity not only improves students' academic competence, but also strengthens the synergy between higher education institutions and the wider community in supporting the development of competent and useful human resources. ABSTRAK Rendahnya tingkat pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya peran pajak yang memerlukan fokus dalam upaya sosialisasi dan edukasi. Pemberian edukasi dan peningkatan kesadaran pajak pada siswa-siswi di Yayasan merupakan tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang interaktif, seperti simulasi cara menghitung pajak penghasilan pasal 21 dengan tarif efektif peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2023 untuk pegawai tetap dan diskusi kelompok. Pajak memiliki peranan strategis dalam pembangunan negara, sehingga edukasi pajak sedari dini diharapkan akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak. Pengaruh edukasi pajak kepada siswa-siswi di yayasan dapat memberikan pengaruh yang besar, baik individu maupun kolektif. Pendekatan pelaksanaan PKM yang tepat, seperti sosialisasi pajak secara interaktif, dan edukasi pajak dapat membuka peluang baru bagi siswa-siswi untuk tumbuh menjadi generasi yang lebih baik dan sadar akan peran mereka dalam pembangunan negara. Pelatihan dilakukan secara luring pada hari Sabtu, 3 Mei 2025, di Jakarta Timur. Berdasarkan hasil evaluasi, siswa sangat menghargai dukungan dari Universitas Tarumanagara yang membantu mereka memahami materi pajak dengan lebih mudah, khususnya terkait sistem dan cara menghitung pajak penghasilan pasal 21 (PPh 21). Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi akademik siswa, tetapi juga memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dengan masyarakat luas dalam mendukung perkembangan sumber daya manusia yang berkompeten dan bermanfaat
DISEMINASI TEMUAN DAN REKOMENDASI PENATAAN AKTIVITAS PENDUKUNG DAN JALUR PEDESTRIAN DI SUB KAWASAN HARMONI Suteja, Mekar Sari; Priscilla Epifania Ariaji; Jason Christian Adam; Andrea Devananda Sukasna; Janita Prillia Wijaya
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35119

Abstract

The construction of Jakarta's Mass Rapid Transit (MRT) Phase 2A, designated as a National Strategic Project, has had a significant impact on the urban dynamics of the areas it traverses, including the Harmoni area. This area, rich in historical and cultural value, is undergoing rapid transformation driven by urbanization and infrastructure development. However, unlike areas along the MRT Phase 1 corridor, Harmoni has not yet been equipped with an Urban Design Guideline (Panduan Rancang Kota/PRK). The absence of this document risks the degradation of the area’s character and a lack of spatial function integration. This Community Service (PKM) activity aims to provide initial spatial planning recommendations to support the preparation of the PRK by the Jakarta Provincial Office of Human Settlements, Spatial Planning, and Land Affairs (DCKTRP) as the institutional partner. The study focuses on two key urban space components: supporting activities and pedestrian pathways. Data were collected through interviews and focus group discussions (FGDs), followed by a SWOT analysis to identify the area’s strengths, weaknesses, opportunities, and threats. Findings reveal that while Harmoni holds significant cultural and connectivity potential, issues persist in the form of inadequate pedestrian infrastructure, disorganized street vendors (PKL), and a lack of proper public spaces. Planning recommendations focus on improving pedestrian elements and managing supporting activities to realize an inclusive, contextual, and sustainable urban environment. ABSTRAK Pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Fase 2A yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional memberikan dampak signifikan terhadap dinamika kawasan yang dilaluinya, salah satunya adalah kawasan Harmoni. Kawasan ini, yang memiliki nilai historis dan kultural tinggi, mengalami percepatan perubahan akibat urbanisasi dan pengembangan infrastruktur, namun belum dilengkapi dengan dokumen Panduan Rancang Kota (PRK) sebagaimana yang telah dimiliki oleh kawasan di koridor MRT Fase 1. Ketiadaan dokumen ini berpotensi menyebabkan degradasi karakter kawasan serta ketidakterpaduan dalam pengembangan fungsi ruang. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan rekomendasi awal penataan kawasan yang dapat digunakan sebagai masukan dalam penyusunan PRK oleh Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (DCKTRP) DKI Jakarta selaku mitra. Fokus komponen ruang kota pada aktivitas pendukung dan jalur pedestrian. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pengumpulan data melalui wawancara dan diskusi kelompok terarah, serta analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman kawasan Harmoni. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun kawasan ini memiliki potensi besar dari aspek kultural dan konektivitas, terdapat sejumlah permasalahan pada infrastruktur pedestrian, keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang tidak tertata, serta kurangnya fasilitas ruang publik yang layak. Rekomendasi penataan diarahkan pada perbaikan elemen pedestrian dan pengelolaan aktivitas pendukung guna mewujudkan kawasan yang inklusif, kontekstual, dan berkelanjutan.
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA TOKO BUTET DI PASAR PATRA JAKARTA BARAT Wijaya, Andi; Steven Delon Herjana; Marshela
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35120

Abstract

Financial reporting is a very important step for every business, because financial reports not only provide an overview of the financial health of a business, but also serve as a strong basis for making business decisions and accurate tax reporting. One of the main components of a financial report is the income statement. This report presents income and business expenses during a certain period, making it possible to calculate the amount of net profit or loss obtained by the business. With clear financial reports, stores can find out how much revenue is obtained from sales, how much operational costs are incurred, and how much profit is obtained. Without financial reports, stores will have difficulty measuring business performance objectively and planning the necessary improvement steps. This PKM program, the main objective is to help Butet's store in overcoming problems related to financial reporting that have been felt so far. Many small and medium businesses have difficulty in terms of proper recording and accurate financial reports, which has an impact on inaccuracy in tax calculations. Therefore, this training program aims to provide the knowledge and skills needed to prepare a correct income statement, so that stores can more easily fulfill their tax obligations. With good record keeping and neat financial reports, Butet's shop can not only get a clearer picture of its financial condition, but can also increase its credibility in terms of tax reporting. ABSTRAK Pembuatan laporan keuangan adalah langkah yang sangat penting bagi setiap usaha, karena laporan keuangan tidak hanya memberikan gambaran kondisi kesehatan keuangan suatu usaha, tetapi juga menjadi dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan bisnis dan pelaporan pajak yang akurat. Salah satu komponen utama dalam laporan keuangan adalah laporan laba rugi. Laporan ini menyajikan pendapatan dan beban usaha selama periode tertentu, sehingga memungkinkan untuk menghitung besarnya laba atau rugi bersih yang diperoleh usaha. Dengan adanya laporan keuangan yang jelas, toko dapat mengetahui berapa banyak penerimaan yang diperoleh dari penjualan, berapa besar biaya operasional yang dikeluarkan, serta seberapa besar keuntungan yang diperoleh. Tanpa laporan keuangan, toko akan kesulitan untuk mengukur kinerja bisnis secara objektif dan merencanakan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Program PKM ini, tujuan utamanya adalah untuk membantu toko Butet dalam mengatasi permasalahan terkait pelaporan keuangan yang selama ini dirasakan. Banyak usaha kecil dan menengah mengalami kesulitan dalam hal pencatatan yang tepat dan laporan keuangan yang akurat, yang berdampak pada ketidaktepatan dalam perhitungan pajak. Oleh karena itu, program pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menyusun laporan laba rugi yang benar, sehingga toko dapat lebih mudah dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Dengan pencatatan yang baik dan laporan keuangan yang rapi, toko Butet tidak hanya dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi keuangannya, tetapi juga dapat meningkatkan kredibilitasnya dalam hal pelaporan pajak.
BERBAGAI JENIS JURNAL DALAM SIKLUS AKUNTANSI KEUANGAN-PENYULUHAN BAGI PARA SISWA/I YAYASAN PRIMA UNGGUL Widjaja, Djeni Indrajati
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35121

Abstract

The students of Yayasan Prima Unggul who are educated to excel and be independent, in addition to studying in formal schools, also have several activities that require recording and are in contact with accounting, such as performing arts, making food/catering, motorbike washing services, gardening, etc. For this reason, providing knowledge on accounting will be very useful for them. Accounting is a universal business language. As a business language, accounting is an information system that includes three activities, namely identifying economic events in a company, recording them and producing financial reports, and communicating the reports to users for decision making. Financial Accounting is a process that culminates in the preparation of a company's financial reports that are useful for internal and external users. The role of accounting for a Service Company is as important as for a Trading and Industrial Company.The activity of identifying and recording economic events in a company is summarized in a cycle known as the accounting cycle. In the Accounting Cycle there are 5 journal stages, 3 of which are mandatory and 2 are optional. The recording produces Financial Reports consisting of 5 types, namely, Profit and Loss Report, Financial Position Report, Equity Report, Cash Flow Report and Notes to the Financial Statements. ABSTRAK Para siswa/i Yayasan Prima Unggul yang dididik untuk unggul dan mandiri, selain berkegiatan belajar disekolah formal juga mempunyai beberapa kegiatan yang membutuhkan pencatatan dan bersentuhan dengan akuntansi, seperti misalnya melakukan pentas seni, membuat masakan/catering, kegiatan jasa cuci motor, berkebun, dll. Untuk itulah kegiatan memberikan penyuluhan tentang akuntansi akan sangat bermanfaat bagi mereka. Akuntansi merupakan bahasa bisnis yang universal. Sebagai bahasa bisnis, akuntansi adalah suatu sistem informasi yang mencakup tiga aktivitas yaitu mengidentifikasi kejadian ekonomi di suatu perusahaan, mencatatnya dan menghasilkan suatu laporan keuangan, serta mengkomunikasikan laporan tersebut kepada para penggunanya untuk pengambilan keputusan. Akuntansi Keuangan merupakan suatu proses yang berujung pada penyiapan laporan keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pengguna internal dan eksternal. Peran akuntansi untuk sebuah Perusahaan Jasa sama pentingnya dengan Perusahaan Dagang dan Industri. Aktivitas mengidentifikasi dan mencatat kejadian ekonomi di suatu perusahaan terangkum dalam suatu siklus yang dikenal sebagai siklus akuntansi. Dalam Siklus Akuntansi tersebut terdapat 5 tahap jurnal, 3 diantaranya bersifat wajib dan 2 adalah opsional. Pencatatan tersebut menghasilkan Laporan Keuangan yang terdiri dari 5 jenis yaitu, Laporan Laba Rugi, Laporan Posisi Keuangan, Laporan Ekuitas, Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan.
MENJAGA WARISAN BUDAYA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL PADA SDN MALEBER Nagadiraja, Bramata; Nathanael Gumarus; Wahyuni; Derren Fusta; Dennis Zefanya Budiman; Kalya Sukma Ramadhani; Desi Arisandi
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35153

Abstract

Traditional games are a part of Indonesian cultural inheritance. However, in the era of modernization and globalization, these games are often marginalized and forgotten. The loss of the habit of playing traditional games was demonstrated by students at SDN Maleber. This happened because students consider traditional games to be less fun activities compared to online games and playing on social media. Along with that, there are also inadequate supporting facilities, limited insight, and a lack of encouragement from adults to play traditional games. This community service focuses on several traditional games that are popular in SDN Maleber locations by identifying the factors that influence a decrease in interest in traditional games and developing a series of games that involve the active participation of students as a program proposal given by the team to revitalize traditional games at SDN Maleber. Another aim is to examine the understanding of the positive impact resulting from the implementation of traditional games in building cultural identity, strengthening social relationships, and promoting healthy lifestyles. The methods used include surveys and interviews with local communities as well as analysis of literature relevant to the conditions of partner locations. It is hoped that the results of this community service will provide a better understanding of the importance of preserving traditional games in today's modern society. By reintroducing these games through a creative and inclusive approach, the team hopes to increase public awareness of local cultural values and improve social welfare and overall community health. ABSTRAK Permainan tradisional merupakan salah satu bagian penting warisan budaya Indonesia. Namun di era modernisasi dan globalisasi, permainan-permainan tersebut seringkali terpinggirkan dan terlupakan. Hilangnya kebiasaan bermain permainan tradisional ini salah satunya ditunjukkan oleh siswa siswi di SDN Maleber. Faktor pengaruhnya karena siswa siswi menganggap permainan tradisional sebagai kegiatan yang kurang menyenangkan dibandingkan dengan game online dan bermain sosial media. Selain itu juga fasilitas penunjang yang kurang memadai, keterbatasan wawasan dan kurangnya dorongan orang dewasa untuk bermain permainan tradisional. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada beberapa permainan tradisional yang populer di lokasi mitra dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penurunan minat terhadap permainan tradisional, dan mengembangkan serangkaian permainan yang melibatkan partisipasi aktif siswa siswi sebagai usulan program yang diberikan tim untuk mengenalkan permainan tradisional di SDN Maleber. Tujuan lainnya adalah untuk mengkaji pemahaman atas dampak positif yang dihasilkan dari pelaksanaan permainan tradisional dalam membangun identitas budaya, memperkuat hubungan sosial, dan mempromosikan gaya hidup sehat. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan metode Sosialisasi dan praktik bermain. Hasil PKM ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya melestarikan permainan tradisional dalam masyarakat modern saat ini. Dengan memperkenalkan kembali permainan-permainan ini melalui pendekatan yang kreatif dan inklusif, Tim berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap nilai-nilai budaya lokal, perkembangan siswa dalam hal keterampilan motorik, kecerdasan emosional, sosial, kreativitas.
PENYULUHAN LITERASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA Utama, Louis; Silviana Florensia; Ovilea Angelika; Jovan Fernando; Fransiskus Blestio
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35154

Abstract

Digital literacy is currently an important and strategic thing for someone. Unwittingly during and after the pandemic, the use of gadgets has become an important part of everyday life from children to parents. Behind all that, if social media is not used wisely, it can cause many negative effects, including someone becoming individualistic, forgetting time, and not caring about the environment. This literacy aims to provide understanding and skills for individuals who use digital media so that they can critically and creatively choose information on various media platform s. Partners in this program are residents and contract workers in RW 02, Tanjung Duren Utara Village, Grogol Petamburan District, West Jakarta City. So far, partners have never received an understanding of social media, especially literacy about digital media which aims to strengthen the family economy. The solution provided by the Community Service team is to provide material counseling on digital literacy accompanied by training in the use of social media wisely and usefully. After the counseling ends, partners are expected to be able to start a new attitude in responding to the use of social media wisely and be able to use digital applications to improve the family economy. ABSTRAK Literasi digital saat ini menjadi hal yang penting dan strategis bagi seseorang. Tanpa disadari saat dan setelah pandemi, penggunaan gawai menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari hari mulai dari anak hingga orangtua. Dibalik hal itu semua apabila media sosial tidak digunakan secara bijak maka dapat menimbulkan banyak efek negatif yang ditumbulkan diantaranya seseorang menjadi individualis, lupa waktu, serta kurang perduli terhadap lingkungan. Literasi ini bertujuan untuk memberikan pehamanan dan kemampuan bagi individu yang menggunakan media digital agar dapat secara kritis dan kreatif untuk dapat memilih informasi yang berada di berbagai platform media. Mitra dalam program ini adalah warga dan pekerja kontrak yang berada di RW 02 Kelurahan Tanjung Duren Utara Kecamatan Grogol Petamburan Kota Jakarta Barat. Selama ini mitra belum pernah mendapatkan pemahaman mengenai media sosial terutama literasi mengenai media digital yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi keluarga. Solusi yang diberikan oleh tim Pengabdian kepada masyarakat adalah penyuluhan materi mengenai literasi digital disertai dengan pelatihan penggunaan media sosial dengan bijak dan bermanfaat. Setelah penyuluhan berakhir mitra diharapkan dapat memulai sikap baru dalam menyikapi penggunaan media sosial dengan bijak serta dapat menggunakan aplikasi digital untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
PERANCANGAN SISTEM QR CODE UNTUK PEMESANAN MENU MAKANAN OTOMATIS PADA KAFE DI BINTARO, TANGERANG SELATAN Fernando, Jason; Marlon Brando Layanto; Wilson Wiranata; Endah Setyaningsih
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35155

Abstract

The application of digitalization in the era of industry 4.0 is growing rapidly. Ayoola Coffee & Eatery, one of the MSMEs in the Bintaro area, Tangerang, is experiencing problems in the digitalization of food and beverage ordering. Ayoola Coffee & Eatery is an MSME founded by Mrs. Dewi Irfan in Bintaro, South Tangerang. This business combines the concept of a cafe and art gallery, providing food, drinks, and space for local artists to sell their work. The vision and mission of the partners are to open up employment opportunities for lower-class people to be more prosperous, as well as provide opportunities for them to develop their skills. Currently, these orders can only be made through the cashier, resulting in long queues when busy. This Community Service aims to overcome this problem by implementing a digital system using through the use of QR codes, so that customers can order directly from the table without having to queue. The solutions designed include the development of a website application that displays the menu and allows online ordering, integrated with the Moka Point of Sale (POS) system via API. This system is expected to improve operational efficiency, speed up service, and provide a better customer experience. Through the digitalization of this system, customers can scan the QR code on each table to access the menu, order, and make payments. This implementation also allows MSMEs to optimize inventory management, speed up transactions, and improve the accuracy of sales reporting. The implementation method involves the application of Moka POS to help MSMEs face challenges in the digital era and increase their competitiveness through service digitalization. Based on the results obtained, it is known that the automatic ordering system works according to the desired function. ABSTRAK Penerapan digitalisasi pada era industri 4.0 berkembang pesat. Ayoola Coffee & Eatery, salah satu UMKM di daerah Bintaro, Tangerang, sedang mengalami masalah dalam digitalisasi pemesanan makanan dan minuman ini. Ayoola Coffee & Eatery adalah UMKM yang didirikan oleh Ibu Dewi Irfan di Bintaro, Tangerang Selatan. Usaha ini menggabungkan konsep kafe dan galeri seni, menyediakan makanan, minuman, dan ruang bagi seniman lokal untuk menjual karya mereka. Visi-misi mitra adalah membuka lapangan kerja bagi masyarakat kelas bawah agar lebih sejahtera, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan. Saat ini, pemesanan tersebut hanya dapat dilakukan melalui kasir, sehingga menyebabkan antrian panjang saat ramai. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan sistem digital melalui penggunaan QR code, sehingga pelanggan dapat memesan langsung dari meja tanpa harus mengantri. Solusi yang dirancang meliputi pengembangan aplikasi website yang menampilkan menu dan memungkinkan pemesanan online, terintegrasi dengan sistem Point of Sale (POS) Moka melalui API. Sistem ini diharapkan meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat layanan, dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Melalui digitalisasi sistem ini Pelanggan dapat memindai QR code di setiap meja untuk mengakses menu, memesan, dan melakukan pembayaran. Implementasi ini juga memungkinkan UMKM untuk mengoptimalkan manajemen inventaris, mempercepat transaksi, serta meningkatkan akurasi pelaporan penjualan. Metode pelaksanaan melibatkan penerapan Moka POS untuk membantu UMKM dalam menghadapi tantangan di era digital dan meningkatkan daya saing mereka melalui digitalisasi pelayanan. Berdasarkan hasil yang didapat diketahui bahwa sistem pemesanan otomatis bekerja sesuai fungsi yang ingin dicapai.