cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 785 Documents
PENDALAMAN NERACA SALDO BAGI SISWA/I SMA KRISTOFORUS 1 Ferry Adang; Amin Wijoyo; Steven Wiryajaya; Richard Edbert
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i1.37620

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program titled Trial Balance Deepening for Students of SMA Santo Kristoforus 1 Jakarta aims to enhance students’ understanding of basic accounting concepts, particularly in preparing trial balances as a crucial part of the accounting cycle. This activity applied an interactive, practice-based learning approach conducted face-to-face, supported by the Kahoot platform for pre-test and post-test evaluations. Through this approach, students were guided to comprehend the relationship between general journals, ledgers, and trial balances, while logically tracing the balance between debit and credit. The results indicated a significant improvement in students’ understanding, as reflected in their post-learning evaluations. Furthermore, the engaging and competitive learning atmosphere encouraged students to participate actively, demonstrate accuracy, and show enthusiasm during the session. This program not only strengthened students’ academic and analytical competencies in accounting but also fostered greater interest in the subject as a discipline relevant to both business and daily life. Overall, the activity represents a concrete implementation of the MBKM initiative, creating an innovative, contextual, and sustainable learning experience that enhances financial literacy among high school students.  
PELATIHAN ASET TETAP BAGI SISWA/I SMA KRISTEN YUSUF JAKARTA Amin Wijoyo; Adrian Martinus Hartono; Clara Felixa Tridian
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37686

Abstract

This Community Service Program (PKM) was conducted with the primary objective of enhancing financial literacy and deepening students’ understanding of basic accounting concepts, particularly the accounting equation and fixed asset management, among students of SMA Kristen Yusuf Jakarta. Understanding accounting from an early stage plays a crucial role in developing analytical, logical, and critical thinking skills that are essential for making sound economic decisions in the future. Based on preliminary observations, it was found that most students showed a strong interest in economics; however, they still faced challenges in comprehending financial transaction recording processes and financial statement analysis, which are fundamental to assessing an entity’s financial condition. The activity was conducted in person for 100 minutes and consisted of several stages: a pre-test, interactive material delivery, a quiz using the Kahoot platform, and a post-test to evaluate students’ comprehension. The materials covered the introduction of the entity concept, the accounting equation, and accounting treatment for fixed assets in financial statements. The evaluation results indicated a significant improvement in participants’ understanding, as evidenced by 78% of students correctly answering the post-test questions. Beyond enhancing academic competence, the program successfully increased students’ learning motivation, encouraged active participation, and created a fun and engaging learning atmosphere. Overall, this PKM activity is expected to serve as an effective learning model for strengthening financial literacy and critical thinking skills among high school students. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan literasi keuangan serta memperdalam pemahaman siswa/i SMA Kristen Yusuf Jakarta terhadap konsep dasar akuntansi, khususnya mengenai persamaan dasar akuntansi dan pengelolaan aset tetap. Pemahaman akuntansi sejak usia sekolah menengah memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan berpikir analitis, logis, dan kritis yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan ekonomi yang tepat di masa mendatang. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar siswa menunjukkan minat yang tinggi terhadap bidang ekonomi, namun masih mengalami kendala dalam memahami proses pencatatan transaksi keuangan serta analisis laporan keuangan yang menjadi dasar penilaian kondisi keuangan suatu entitas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tatap muka selama 100 menit melalui beberapa tahapan, yaitu pre-test, penyampaian materi secara interaktif, kuis menggunakan platform Kahoot, serta post-test untuk mengevaluasi tingkat pemahaman peserta. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan konsep entitas, persamaan akuntansi, serta perlakuan akuntansi terhadap aset tetap dalam laporan keuangan. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman peserta, di mana 78% siswa mampu menjawab pertanyaan dengan benar pada post-test. Selain memberikan peningkatan kompetensi akademik, kegiatan PKM ini juga berhasil menumbuhkan motivasi belajar, semangat partisipasi aktif, serta menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran efektif dalam memperkuat literasi keuangan dan keterampilan berpikir kritis bagi siswa di tingkat sekolah menengah.
PEMBINAAN AKUNTANSI BERBASIS DIGITAL BAGI PESERTA DIDIK SMA KRISTOFORUS 1 JAKARTA Emillia Sastrasasmita; Florence Delvina; Vincent King Joeliant; Eric Bryan Lie
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37687

Abstract

In today's digital era, traditional accounting systems are starting to be abandoned. Businesses of all sizes are adapting to the rapid development of information technology by adopting digital accounting. Digital accounting is considered to shorten the financial recording process, increase efficiency in terms of time and costs, while ensuring compliance with regulations. The process of preparing users to use accounting software is the background to the importance of accounting training at the advanced stage. The various features available in Accurate software can be useful and run effectively if supported by the accountant's ability and willingness to operate a computer. The PKM team believes that accounting software training can be carried out for high school students, because students are already accustomed to using computers and are familiar with technology. The method of implementing accounting training in this community service is (a) the organizer briefly explains the purchasing cycle in Accurate; (b) then the questions are discussed by the organizer by showing how to input each transaction in Accurate via a projector, and followed by each student on their respective laptops; (c) the organizer gives quiz questions to be done as an evaluation of understanding; and (d) the meeting ends with students filling out a questionnaire as feedback from the training activities. The outputs produced are in the form of participation in Senapenmas 2025 which is held periodically by Tarumanagara University, copyright on IPR and products. Pada era digital saat ini, sistem akuntansi tradisional mulai ditinggalkan. Bisnis dari berbagai skala melakukan penyesuaian diri atas perkembangan teknologi informasi yang cukup pesat dengan mengadopsi akuntansi digital. Akuntansi digital dinilai dapat mempersingkat proses pencatatan keuangan, meningkatkan efisiensi dari segi waktu dan biaya, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Proses mempersiapkan user dalam menggunakan software akuntansi menjadi latar belakang pentingnya pembinaan akuntansi pada tahap lanjutan. Aneka fitur yang tersedia pada software Accurate dapat bermanfaat dan dijalankan secara efektif apabila didukung dengan kemampuan dan kemauan akuntan dalam mengoperasikan komputer. Tim PKM percaya bahwa pelatihan software akuntansi dapat dijalankan bagi peserta didik di SMA, karena siswa sudah terbiasa menggunakan komputer dan akrab dengan teknologi. Adapun metode pelaksanaan pembinaan akuntansi pada pengabdian ini adalah (a) penyelenggara menjelaskan secara singkat siklus pembelian yang terdapat pada Accurate; (b) kemudian soal dibahas oleh penyelenggara dengan menampilkan cara input setiap transaksi pada Accurate melalui proyektor, dan diikuti oleh setiap siswa pada laptop masing-masing; (c) penyelenggara memberikan soal quiz untuk dikerjakan sebagai evaluasi pemahaman; dan (d) pertemuan diakhiri dengan siswa mengisi kuesioner sebagai feedback dari kegiatan pelatihan. Luaran yang dihasilkan berupa keikutsertaan pada Senapenmas 2025 yang diadakan berkala oleh pihak Universitas Tarumanagara, hak cipta pada HKI dan produk.
SOSIALISASI DAN LOKAKARYA KOMUNIKASI LINGKUNGAN UNTUK KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB Lydia Irena; Nathilda Anggraini Fauzi; Cindy Monica; Joanna Aprilia; Felisia Titania; Moira Nikita
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37683

Abstract

Environmental issues have evolved into critical global challenges affecting all nations, including Indonesia. One of the significant environmental problems currently faced by Indonesia is waste management. The overflow of waste is primarily caused by irresponsible consumption behaviors, particularly in the use of plastics. This issue has become a focal point for the Indonesian government. The Indonesian government has officially adopted the United Nations' Sustainable Development Goals (SDGs) through Presidential Regulation No. 59 of 2017 on the Implementation of Sustainable Development Goals (SDGs). One of the agendas outlined in the SDGs is Goal No. 12, which focuses on responsible consumption and production. This goal aims to ensure more sustainable global consumption and production patterns, reduce waste, and minimize negative impacts on the environment and natural resources. The partner for this PKM (Community Service Program) initiative is Hati Bangsa Orphanage, a non-profit organization dedicated to caring for orphans and children from underprivileged families. Based on discussions with the partner, the PKM team identified the need for developing soft skills among the children at Hati Bangsa Orphanage, in alignment with the aforementioned Sustainable Development Goals (SDGs). Therefore, the PKM team plans to implement the program titled "Environmental Communication Socialization and Workshop for Responsible Consumption and Production." The workshop will involve recycling plastic materials into durable accessories. The objective of this PKM activity is to instill responsible consumption habits from an early age among the children. Isu-isu lingkungan telah berkembang menjadi masalah global yang krusial dan mempengaruhi semua negara, termasuk Indonesia. Salah satu permasalahan lingkungan signifikan yang dihadapi Indonesia saat ini adalah pengelolaan sampah. Luapan sampah disebabkan oleh konsumsi masyarakat yang tidak bertanggung jawab, termasuk dalam penggunaan plastik. Permasalahan ini menjadi sorotan pemerintahan Indonesia. Pemerintah Indonesia secara resmi mengadopsi Sustainability Development Goals (SDGs) yang dicetuskan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Salah satu agenda tersebut adalah TPB nomor 12 yang berfokus tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Tujuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pola konsumsi dan produksi global lebih berkelanjutan, mengurangi limbah, dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan serta sumber daya alam. Mitra pada PKM ini adalah Panti Asuhan Hati Bangsa yang adalah lembaga nirlaba yang berfokus pada perawatan anak yatim piatu dan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dari hasil diskusi dengan mitra, tim PKM melihat bahwa adanya kebutuhan berupa soft skill bagi anak-anak di Panti Asuhan Hati Bangsa. Ditambah lagi dengan agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang telah disebutkan di atas. Maka dari itu, tim PKM akan melaksanakan kegiatan "Sosialisasi dan Lokakarya Komunikasi Lingkungan untuk Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab." Lokakarya yang dilakukan adalah daur ulang produk berbahan plastik menjadi aksesoris yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Tujuan dari PKM ini adalah untuk menanamkan pola konsumsi yang bertanggung jawab sejak dini kepada anak-anak.
PELATIHAN PEMBUATAN JURNAL UMUM PERUSAHAAN JASA DI SEKOLAH DAERAH JAKARTA BARAT Viriany; Wieleycia Terence; Erica; Melvin Vanwi Goenawan
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37684

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) is a policy issued by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of the Republic of Indonesia to provide university students with opportunities to develop innovative and adaptive learning experiences in various regions. One of the selected MBKM activities is teaching assistance in educational units, particularly at the junior high school level. This teaching activity was conducted at SMP Katolik Ricci 1 for Grade VIII students, consisting of 23 learners. The program started in October and was held every Monday from 08:20 to 09:40 WIB. The learning process focused on introducing basic accounting materials, especially the preparation of general journals. The lessons began with theoretical explanations followed by practical exercises in journal preparation so that students could understand the logic before practicing independently. During the learning sessions, the instructor used simple and understandable language while creating a warm and interactive classroom atmosphere to encourage students to ask questions openly. Throughout the program, students demonstrated high enthusiasm toward the material being taught. Although several students initially experienced difficulties in understanding basic accounting concepts, they gradually improved through open discussions and guided practice. This activity is expected to motivate students to study more diligently and gain new knowledge in accounting. At the same time, the university student obtained valuable teaching experience and practical skills in education. Overall, the MBKM program contributes to developing insightful and critical-thinking future generations who are ready to face modern societal changes and educational challenges. Merdeka Belajar Kampus Merdeka adalah kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan proses pembelajaran yang inovatif dan adaptif di berbagai daerah. Kegiatan MBKM yang dipilih adalah kegiatan asistensi mengajar di satuan pendidikan khususnya tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan mengajar di satuan pendidikan dilaksanakan di SMP Katolik Ricci 1 dengan mengajar kelas VIII dengan murid yang berjumlah 23 orang yang mulai dari bulan Oktober yang diselenggarakan setiap hari Senin pukul 08.20-09.40 WIB. Proses pembelajaran dimulai dengan memaparkan materi seputar dasar-dasar akuntansi, seperti pembuatan jurnal umum. Materi yang dipaparkan diawali dengan penjelasan teori dan dilanjutkan pembuatan jurnal agar siswa/i memahami logika sebelum pembuatan jurnal umum. Selama proses berlangsung, pengajar semaksimal mungkin menjelaskan materi dengan bahasa yang mudah dimengerti dan menciptakan suasana yang hangat agar siswa/i tidak sungkan untuk bertanya. Selama proses pembelajaran, siswa/i menunjukkan antusiasme yang tinggi terkait materi dalam mengikuti materi. Walaupun ada beberapa siswa/i yang kesulitan dalam memahami konsep dasar, namun secara bertahap siswa/i tersebut mulai memahami karena pengajar membuka sarana untuk berdiskusi bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa/i mendapatkan motivasi untuk giat belajar dan memperoleh pengetahuan baru di bidang akuntansi dan mahasiswa juga mendapatkan pengalaman baru dalam dunia pendidikan dengan mengajar ke sekolah-sekolah untuk memaparkan materi yang didapat selama masa perkuliahan. Program MBKM ini menjadi kesempatan berharga untuk menciptakan generasi bangsa yang berwawasan serta mampu berpikir kritis terhadap perkembangan zaman.
PELATIHAN SIKLUS AKUNTANSI BAGI SISWA/I SMK RAHMANI DALAM RANGKA PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN Ferry Adang; Amin Wijoyo; Adrian Martinus Hartono; Ferdi
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37689

Abstract

The declining interest in accounting majors at the university level has become a significant concern that must be addressed early through secondary education initiatives. One such effort was carried out through a Community Service (PKM) program focusing on enhancing students’ financial literacy. This activity was conducted by lecturers and students from the Faculty of Economics and Business, Tarumanagara University, at SMK Rahmani Jakarta, with the objective of improving students’ understanding of the accounting cycle. The training was delivered face-to-face for two hours, involving 20 students as participants. The method consisted of a pre-test, material presentation, interactive quiz using the Kahoot platform, and a post-test to measure learning improvement. The training materials covered basic accounting concepts, stages of the accounting cycle, and their application in financial statement preparation. The results showed that 65% of students answered the quiz questions correctly, indicating a noticeable improvement in comprehension and knowledge. In addition to cognitive enhancement, the activity fostered enthusiasm for learning and developed students’ character traits such as discipline, accuracy, and responsibility. This program demonstrated that an interactive and technology-based approach can create an engaging and effective learning experience in accounting education at the vocational school level. In the future, similar activities are recommended to be implemented continuously with more practical sessions and inter-institutional collaboration to strengthen students’ readiness for higher education and the professional world. Penurunan minat terhadap jurusan akuntansi di tingkat perguruan tinggi menjadi isu penting yang perlu diatasi sejak jenjang pendidikan menengah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berfokus pada peningkatan literasi keuangan siswa. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara di SMK Rahmani Jakarta dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap siklus akuntansi. Pelatihan dilakukan secara tatap muka selama dua jam dengan melibatkan 20 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan mencakup pre-test, penyampaian materi, kuis interaktif berbasis platform Kahoot, serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Materi pelatihan meliputi konsep dasar akuntansi, tahapan siklus akuntansi, dan penerapannya dalam penyusunan laporan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 65% siswa mampu menjawab pertanyaan dengan benar, menandakan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Selain meningkatkan kompetensi kognitif, kegiatan ini juga menumbuhkan antusiasme belajar dan membangun karakter disiplin, teliti, serta bertanggung jawab pada siswa. Program ini membuktikan bahwa pendekatan interaktif berbasis teknologi mampu menciptakan pengalaman belajar yang menarik dan efektif dalam pembelajaran akuntansi di tingkat SMK. Ke depan, kegiatan serupa disarankan untuk dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak sesi praktik dan kolaborasi antarlembaga pendidikan guna memperkuat kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.
PERANCANGAN APLIKASI PENGELOLAAN JADWAL KURSUS BERBASIS WEB PADA VIRTUOSO MUSIC CENTER Lina; Stefi Lauren; Jeanny Pragantha; Wasino
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37690

Abstract

Virtuoso Music Center is a non-formal educational institution offering various tutoring programs, including music and Mandarin, aimed at supporting the development of students' interests, talents, and academic abilities. As the number of students increases, the complexity of scheduling and administration becomes increasingly complex. Currently, the process of scheduling lessons, recording student attendance, and managing fee billing is still done manually by administrators. This manual process creates various problems, including the possibility of class schedule conflicts, difficulty in monitoring student attendance, delays in the payment billing process, and difficulties in tracking student payment status. Based on these problems, this Community Service (PKM) activity was carried out with the aim of developing a web-based course scheduling and fee billing application to help make the administrative process at Virtuoso Music Center more efficient, accurate, and integrated. In addition, user accounts were also detailed so that there are several levels of administrators with different roles. The application design was carried out using the Waterfall methodology, the PHP programming language, and the MySQL database, and utilized the Bootstrap framework to produce a responsive and easy-to-use user interface. The application development concept began with interviews with partners' needs, collection of Virtuoso Music Center's historical data along with related photos, documentation related to partner data and operational activities, analysis of the partner's desired application needs, application development, application testing by partners, and finally application implementation by the PKM implementation team. Virtuoso Music Center merupakan lembaga pendidikan nonformal yang menyediakan berbagai program les, seperti musik dan bahasa Mandarin, dengan tujuan mendukung pengembangan minat, bakat, serta kemampuan akademik siswa. Seiring dengan meningkatnya jumlah peserta didik, kompleksitas pengelolaan jadwal dan administrasi semakin tinggi. Saat ini, proses pengaturan jadwal les, pencatatan kehadiran siswa, serta pengelolaan penagihan biaya masih dilakukan secara manual oleh administrator. Proses manual tersebut menimbulkan berbagai permasalahan, antara lain kemungkinan terjadinya jadwal kelas yang bertabrakan, kesulitan dalam memantau kehadiran siswa, keterlambatan dalam proses penagihan pembayaran, serta kesulitan dalam melakukan pelacakan status pembayaran dari siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan aplikasi penjadwalan dan penagihan biaya kursus berbasis web untuk membantu proses administrasi di Virtuoso Music Center agar lebih efisien, akurat, dan terintegrasi. Selain itu, akun pengguna juga diperinci sehingga terdapat beberapa tingkatan pengelola yang memiliki peran yang berbeda. Perancangan aplikasi dilakukan dengan menggunakan metodologi Waterfall, bahasa pemrograman PHP, serta basis data MySQL, dan memanfaatkan framework Bootstrap untuk menghasilkan antarmuka pengguna yang responsif dan mudah digunakan. Konsep pengembangan aplikasi dimulai dengan wawancara kebutuhan mitra, pengumpulan data sejarah Virtuoso Music Center beserta foto terkait, dokumentasi terkait data dan kegiatan operasional mitra, analisis terhadap kebutuhan aplikasi yang diinginkan mitra, pembuatan aplikasi, pengujian aplikasi oleh mitra, hingga akhirnya implementasi aplikasi oleh tim pelaksana PKM.
PENGENALAN DASAR AKUNTANSI UNTUK SISWA/I SMA TARSISIUS I JAKARTA Amin Wijoyo; Nicholas Richardson; Cherry Tanichi
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37691

Abstract

Basic accounting equations are the main foundation for understanding the concepts and ultimate goals of accounting. This knowledge is very important, especially amid rapid technological developments, because it can support high school students' ability to compete in the field of accounting, especially for those who are interested in continuing their studies in accounting. A strong understanding from an early age will help students adapt to college-level coursework and increase their competitiveness in the professional world. In addition, mastery of basic accounting equations is also an important tool for developing logical and systematic thinking in solving financial problems. At Tarsisius I High School in Jakarta, time constraints and the large amount of material in the curriculum mean that basic concepts such as accounting equations cannot be optimally conveyed in regular classes. Therefore, the team from FEB Untar proposed face-to-face accounting training focused on understanding basic accounting equations, namely Assets = Liabilities + Capital, which will be held in September 2025. This Community Service (PKM) activity includes material presentations, discussion of sample questions, and question and answer sessions guided by FEB Untar lecturers with the support of two student assistants. It is intended as an extracurricular activity for students in grades X to XII to strengthen their understanding of basic accounting concepts in an applicable and enjoyable way. It is hoped that through this activity, students will gain greater confidence in understanding accounting material and be better prepared to face academic and professional challenges in the future. Persamaan dasar akuntansi merupakan landasan utama untuk memahami konsep dan tujuan akhir dari akuntansi. Pengetahuan ini menjadi sangat penting, terutama di tengah perkembangan teknologi yang pesat, karena dapat menunjang kemampuan siswa/i SMA agar mampu bersaing di bidang akuntansi, khususnya bagi mereka yang berminat melanjutkan studi di jurusan Akuntansi. Pemahaman yang kuat sejak dini akan membantu siswa dalam menyesuaikan diri dengan materi perkuliahan di jenjang pendidikan tinggi serta meningkatkan daya saing mereka di dunia profesional. Selain itu, penguasaan persamaan dasar akuntansi juga menjadi bekal penting untuk membangun cara berpikir logis dan sistematis dalam memecahkan permasalahan keuangan. Di SMA Tarsisius I Jakarta, keterbatasan waktu dan banyaknya materi dalam kurikulum membuat pemahaman dasar seperti persamaan akuntansi belum dapat tersampaikan secara optimal di kelas reguler. Oleh karena itu tim dari FEB Untar mengusulkan pelatihan akuntansi secara tatap muka yang difokuskan pada pemahaman persamaan dasar akuntansi, yaitu Aset = Utang + Modal, yang akan dilaksanakan pada bulan September 2025. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini mencakup pemaparan materi, pembahasan contoh soal, dan sesi tanya jawab yang dipandu oleh Dosen FEB Untar dengan dukungan dua mahasiswa pendamping, serta ditujukan sebagai kegiatan ekstrakurikuler bagi siswa kelas X hingga XII guna memperkuat pemahaman mereka terhadap konsep dasar akuntansi secara aplikatif dan menyenangkan. Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa dapat lebih percaya diri dalam memahami materi akuntansi serta lebih siap menghadapi tantangan akademik dan profesi di masa depan.
PERANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PEMBELIAN PADA PERUSAHAAN PT TANAH MAS RAYA Vidyarto Nugroho; Ellen Florencia Po; Keinisya Arnelia Susilo
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37692

Abstract

The Purchasing Control System is a crucial component within the expenditure cycle. There are two payment methods available within the expenditure cycle: cash and credit. The majority of purchases in business are made on credit, which results in several activities such as requests for goods, followed by quotations, then purchase orders, and finally, receipt of goods. Purchases on credit are associated with accounts payable in the accounting records. Purchasing activities play a crucial role in the expenditure cycle, as they represent the initial stage of the process that significantly influences the efficiency and continuity of the company’s operational performance. The Student Creativity Program (PKM) will be held at the office of PT Tanah Mas Raya. PT Tanah Mas Raya is engaged in the trading of spare parts for heavy equipment units, such as Bulldozers, Graders, Loaders, Logging Trucks, Dump Trucks, Cranes, and Excavators for forestry, plantation, and mining in the Jakarta area and outside Jakarta. This Student Creativity Program (PKM) activity aims to provide outreach on purchasing control systems for effective spending control and addressing excessive and unplanned purchasing. This activity will be conducted online via Zoom with presentations and a question-and-answer session. During the outreach, the main outputs will be explained in the SERINA or SEPENAMAS activities, HKI, and Prototypes. Sistem Pengendalian Pembelian merupakan aktivitas penting yang terdapat dalam siklus pengeluaran. Di dalam siklus pengeluaran terdapat dua metode yang dapat digunakan yaitu tunai dan kredit. Mayoritas dari pembelian dalam bisnis dilakukan secara kredit yang akan menimbulkan beberapa aktivitas seperti permintaan barang dilanjutkan dengan penawaran harga, kemudian pembelian pesanan, dan yang terakhir adalah penerimaan barang. Pembelian secara kredit akan berkaitan dengan akun utang (account payable) dalam pencatatan akuntansi. Aktivitas pembelian merupakan hal yang penting dalam siklus pengeluaran karena aktivitas pembelian adalah alur pertama dalam kegiatan siklus pengeluaran yang menentukan kelancaran operasional perusahaan. PKM akan dilaksanakan di kantor PT Tanah Mas Raya. PT Tanah Mas Raya yang bergerak di bidang perdagangan Spare part atau suku cadang alat berat untuk unit Heavy Equipment, seperti Bulldozer, Grader, Loader, Logging Trucks, Dump Trucks, Crane, Excavator untuk kehutanan, perkebunan dan tambang di daerah Jakarta dan luar Jakarta. Kegiatan PKM ini dilaksanakan bertujuan untuk melakukan penyuluhan mengenai sistem pengendalian pembelian untuk mengendalikan pengeluaran yang baik untuk menangani masalah pembelian yang berlebihan dan tidak terencana. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini akan dilakukan secara online melalui Zoom dengan presentasi disertai proses tanya jawab. Pada saat penyuluhan hasil luaran utama akan dijelaskan dalam kegiatan SERINA atau SEPENAMAS dan HKI serta Prototipe.
PELUANG DAN TANTANGAN USAHA BAKSO SEBAGAI PRODUK KULINER KOMPETITIF Gabriel Hezael Ferdinandus Zulvacar; Liana Susanto2
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37694

Abstract

Usaha bakso merupakan salah satu bentuk bisnis kuliner yang paling populer dan diminati di Indonesia. Bakso dikenal luas sebagai makanan tradisional yang digemari oleh berbagai kalangan masyarakat karena cita rasanya yang khas, mudah dijumpai, serta memiliki harga yang terjangkau. Meskipun demikian, perkembangan dunia kuliner yang semakin pesat dan munculnya berbagai inovasi produk makanan modern menimbulkan tantangan besar bagi pelaku usaha bakso dalam mempertahankan eksistensi serta mengembangkan usahanya di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peluang dan tantangan usaha bakso di Indonesia, serta mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah  analisis kualitatif terhadap berbagai literatur dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan usaha kuliner dan kewirausahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa peluang usaha bakso meliputi luasnya pasar konsumen, fleksibilitas model bisnis (seperti warung tetap, pedagang keliling, hingga produk bakso frozen/online), serta potensi inovasi dalam variasi rasa dan penyajian. Namun, usaha ini juga dihadapkan pada berbagai tantangan seperti persaingan yang ketat, keterbatasan modal, pengelolaan manajemen yang belum optimal, konsistensi kualitas bahan baku dan kebersihan, serta perubahan selera konsumen yang dinamis. Dari pembahasan tersebut disimpulkan bahwa keberhasilan usaha bakso sangat ditentukan oleh kemampuan pelaku usaha dalam melakukan diferensiasi produk, berinovasi dalam layanan, menjaga efisiensi operasional, dan memanfaatkan digital marketing. Oleh karena itu, artikel ini merekomendasikan agar pelaku usaha bakso meningkatkan kemampuan manajerial, menjaga kualitas produksi, serta mengoptimalkan media sosial dan kemitraan sebagai strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.