cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia
ISSN : 14116502     EISSN : 27228649     DOI : -
Memuat informasi ilmiah bidang kimia dan pendidikan kimia berupa hasil penelitian, telaah pustaka, opini, makalah teknis, dan kajian buku
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2014)" : 12 Documents clear
Identifikasi dan Uji Bioaktivitas Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Kloroform Daun Tembelekan (Lantana camara Linn) Nurramaniah Nurrahmaniah; Sumiati Side; Iwan Dini
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.363 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4602

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguji bioaktivitas senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak kloroform daun tembelekan (L. camara Linn). Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap diantaranya ekstraksi, fraksinasi, pemurnian, dan identifikasi. Hasil penelitian diperoleh isolat berupa kristal putih berbentuk jarum dengan titik leleh 230-232oC sebanyak 12,2 mg, uji dengan pereaksi Liebermann-Burchard memberikan warna merah ungu yang menunjukkan positif terpenoid. Spektrum IR menunjukkan bilangan gelombang (cm-1) yakni 3317 (OH), 2926, 2858, 1463, 1438 (CH3 dan CH2), 1737, 1695 (C=O), 1230, 1139 (C–O), dan 1647 (C=C). Elusidasi struktur senyawa dengan spektroskopi IR, 1H-NMR dan 13C-NMR menunjukkan isolat memiliki kemiripan dengan senyawa triterpenoid lantaden B. Isolat bersifat bioaktif terhadap bakteri S. aureus dan E. coli dengan luas rata-rata daya hambat masing-masing yaitu 1,48 mm dan 9,86 mm.Kata kunci: L. camara Linn, triterpenoid, lantaden B, antibakteri, S. aureus, E. coliABSTRACTThe aim of this research is to identify and to test the bioactivity of the secondary metabolite compound contained in chloroform extract tembelekan (L. camara Linn) leaf. This research consisted of several stages: extraction, fractionation, purification, and identification. The research obtained isolate of white-needle crystal, with melting point at 230-232oC had 12,2 mg weight, and the test with Liebermann-Burchard reagent gave a purple-red colour, indicated terpenoid positively. IR spectrum showed the wavelength (cm-1): 3317 (OH), 2926, 2858, 1463, 1438 (CH3 and CH2), 1737, 1695 (C=O), 1230, 1139 (C–O), and 1647 (C=C). Based on the elucidation of compound structure with IR, 1H-NMR and 13C-NMR spectroscopy indicate that isolate has similarity with triterpenoid compound lantadene B. The isolate had bioactive characteristic to S. aureus and E. coli bacteria with inhibitor diameter of 1,48 mm and 9,86 mm.Keywords: L. camara Linn, triterpenoid, lantadene B, antibacterial, S. aureus, E. coli
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Pendekatan Scientific untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA1 MAN Pangkep (Materi Pokok Kelarutan, Hasil Kali Kelarutan dan Koloid) Bahriah Bahriah; Muhammad Danial; Diana Eka Pratiwi
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.206 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4612

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk menemukan langkah-langkah yang tepat dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan scientific sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas XI IPA1 MAN Pangkep. Subyek penelitian adalah siswa XI IPA1 MAN Pangkep semester II tahun pembelajaran 2013/2014 sebanyak 30 orang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, siklus I dan siklus II masing-masing dilaksanakan sebanyak 3 kali pertemuan dengan waktu 6 jam pelajaran, pada setiap akhir siklus dilaksanakan tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas pada proses pembelajaran siklus I dan siklus II sebesar 45.39% dan 79.26%, sebesar 76.67% pada kategori sangat baik dan 23.33% pada kategori baik. Sedangkan rata-rata hasil belajar pada siklus I dan siklus II sebesar 71.33 dan 75.50. Adapun langkah-langkah yang diterapkan dalam pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan scientific yaitu: (1) guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan media dan memotivasi siswa, (2) menyampaikan materi dengan media (3) membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar yang terdiri dari 4 siswa, (4) siswa dikelompokkan berdasarkan tingkat pencapaian sebelumnya dengan tetap memperhatikan faktor heterogen lainnya agar anggota kelompok menghargai perbedaan yang ada untuk mencapai tujuan bersama, (5) meminta setiap kelompok untuk membacakan jawaban atas pertanyaan yang diterima dan meminta tanggapan dari kelompok lain, kemudian meminta siswa menyimpulkan materi dengan cara ditunjuk langsung oleh guru, (6) dan memberikan penilaian terhadap hasil kerja kelompok.Kata kunci: PTK, STAD, pendekatan scientific, aktivitas belajarABSTRACTThis study is a classroom action research that aims to find the right steps in implementation of cooperative learning Type STAD with scientific approach that can increase the activity and learning outcomes of students of class XI IPA1 MAN Pangkep. The subjects were students of XI IPA1 MAN Pangkep in 2nd semester of academic year 2013/2014 as many as 30 students. The study was conducted in two cycles that each is performed in three times with six hours of lesson, there was a study test conducted in the end of each cycles. The result of this study shows that there are increasing learning activities and outcomes of the students. Learning activities in the first and second cycle were 45.31% and 79.26%, there were 46.67% included in very good category and 53.33% in good category. The averages of learning outcomes in the first and second cycle were 71.33 and 75.50. There are some sequences in implementing cooperative learning type STAD with a scientific approach, they are: (1) teacher delivers the learning objectives with media and motivates students, (2) teacher delivers learning material with media, (3) teacher divides students into some learning groups consisting of 4 members, (4) students are grouped according to their previews achievement level and considering other heterogeneous factors of them that group members are expected to appreciate their differences in order to achieve the learning goal, (5) teacher asks each group to read the answers of the questions received and requesting response from other groups, then asks students to conclude the material by directly appoint them, (6) and teacher provides an assessment of the groups’ work.Keywords: CAR, STAD, scientific approach, learning activity
Hubungan Iklim Keluarga dan Iklim Sekolah dengan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri di Kota Parepare pada Mata Pelajaran Kimia St. Humaerah Syarif
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.163 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4601

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui (1)deskripsi iklim keluarga, iklim sekolah, dan hasil belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri di kota Parepare, (2) hubungan iklim keluarga dengan hasil belajar, dan (3) hubungan iklim sekolah dengan hasil belajar. Jenis penelitian adalah penelitian ex-post facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri di kota Parepare. Data dikumpulkan melalui 230 orang sampel yang terpilih dengan menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana (proporsional random sampling). Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis inferensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) iklim keluarga siswa kelas XI IPA SMA Negeri di kota Parepare berada pada kategori kondusif, iklim sekolah pada kategori cukup kondusif, dan hasil belajar pada kategori tinggi,(2) tidak ada hubungan iklim keluarga dengan hasil belajar, dan (3) ada hubungan antara iklim sekolah dengan hasil belajar.Kata Kunci: iklim keluarga, iklim sekolah, hasil belajarABSTRACTThe studies aimed at examining (1) describe family climat and learning result of grade XI IPA students at SMAN in Parepare, (2) correlation between family climate and learning result. The population of the study was the entire students of grade XI IPA at SMAN in Parepare. Data were collected with 230 samples taken by employing proportional random sampling technique. Data were analyzed by employing statistics descriptive and inferential analysis. The result of the study revealed that (1) the family climate of grade XI IPA students at SMAN in Parepare was in condusive category, the school climate was in fairly condusive category, and learning result was in high category, (2) there was not correlation between family climate and learning result, and 3) there was correlation between school climate and learning result.Keywords: family climate, school climate, learning result
Pengaruh One Minute Paper Dalam Model Pembelajaran Pencapaian Konsep Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas X MIA SMA Negeri 1 Sinjai (Studi pada Materi Ikatan Kimia) Muh. Yusba Nurzamjirana Muchtar; Muhaedah Rasyid; Halimah Husain
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.007 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4603

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh positif one minute paper dalam model pembelajaran pencapaian konsep terhadap pemahaman konsep siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Sinjai. Variable bebas adalah pemberian one minute paper dalam model pembelajaran pencapaian konsep pada kelas eksperimen dan tanpa one minute paper pada klas kontrol, sedangkan variable terikatnya adalah pemahaman konsep siswa pada materi pokok ikatan kimia. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Sinjai sebanyak 180 siswa dalam 5 kelas, sedangkan sampelnya adalah kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 5 sebagai kelas kontrol masing-masing dengan jumlah siswa 36 orang. Data hasil penelitian diperoleh dari tes pemahaman konsep pada materi pokok ikatan kimia berupa post test. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji t menghasilkan thitung > ttabel = 4,38 > 1,67, sehingga dapat disimpulkan bahwa one minute paper dalam model pembelajaran pencapaian konsep berpengaruh positif terhadap pemahaman konsep siswa kelas X MIA SMA Negeri 1 Sinjai pada materi pokok ikatan kimia.Kata kunci: OMP, pencapaian konsep, pemahaman, ikatan kimiaABSTRACTThis study is quasi experiment research that aimed to know the positive effect of one minute paper in concept attainment teaching model toward student’s concept comprehension in grade X MIA SMA Negeri 1 Sinjai. The independent variable is giving of one minute paper in concept attainment teaching model for experiment class and without one minute paper for control class than the dependent variable is student’s concept comprehension on chemical bonding subject matter. The population is student in X MIA class SMA Negeri 1 Sinjai that consist 180 students in 5 class, than the samples is X MIA 1 as experiment class and X MIA 5 as control class with 36 students. The data of research was obtained by concept attainment test on chemical bonding subject matter for posttest. The data analysis technique is used descriptive and inferential analysis. The hypothesis testing by t-test is obtained that tcalculated higher than ttable = 4,38 higher than 1,67, so conclude that one minute paper in concept attainment teaching model give effected toward student’s concept comprehension grade X MIA SMA Negeri 1 Sinjai on chemical bonding subject matter.Keywords: OMP, concept attainment, comprehension, chemical bonding
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery terhadap Perkembangan Sikap Ilmiah dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI MIA SMAN 1 Bulukumba (Studi pada Materi Pokok Laju Reaksi) Zuhrah Adminira Ruslan; Muh. Yunus; Army Auliah
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.235 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4615

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah jenis eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran discovery terhadap perkembangan sikap ilmiah dan hasil belajar peserta didik pada materi pokok laju reaksi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran discovery dan pembelajaran langsung, sedangkan variabel terikatnya adalah perkembangan sikap ilmiah dan hasil belajar peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIA SMAN 1 Bulukumba, sebanyak 6 kelas dengan jumlah peserta didik 192 orang. Sampel pada penelitian diambil melalui cara random sampling, sehingga diperoleh kelas XI MIA3 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA4 sebagai kelas kontrol dengan jumlah peserta didik masing-masing kelas sebanyak 32 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dan tes hasil belajar. Hasil deskripsi lembar observasi menunjukkan bahwa kategori perkembangan sikap ilmiah kelas eksperimen untuk sikap ingin tahu berada pada kategori “cukup” (63%) dan sikap jujur berada pada kategori “baik” (75%) sedangkan perkembangan sikap ilmiah kelas kontrol untuk sikap ingin tahu berada pada kategori “kurang” (56%) dan sikap jujur berada pada kategori “cukup” (69%). Hasil statistik inferensial pada taraf signifikansi 95% diperoleh nilai perkembangan sikap ilmiah yaitu thitung = 6,45 > ttabel = 2,00 menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery berpengaruh terhadap perkembangan sikap ilmiah peserta didik dan untuk nilai tes hasil belajar yaitu thitung = 2,70 > ttabel = 2,00 menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik.Kata kunci : Model Pembelajaran Discovery,Perkembangan Sikap Ilmiah, Hasil BelajarABSTRACTThis research is a type of quasi experiments that aim to find out the effect of discovery instruction model toward development of student scientific attitude and learning outcomes in XI science class at SMAN 1 Bulukumba with reaction rate subject matter. Dependent variables in this study are discovery instruction model and direct instruction model, whereas variables are independent is the development of scientific attitude and learning outcomes student. The population in this research is the entire students class XI MIA SMAN 1 Bulukumba, as 6 classes with the number of students 192 people. Research on sample taken through random sampling and retrieved class XI MIA3 as class experiments and XI MIA4 as a class controls with the number of students in each class as much as 32 people. The instruments used in this research are the observation sheets and test results of the study. The results showed that the observation sheet description of the categories of scientific attitude of development class experiments for curiosity in the category of "enough" (63%) and honest attitude in the category of "good" (75%) whereas the development of scientific attitude control for a class of inquisitive in the category of "less" (56%) and honest attitude in the category of "enough" (69 percent). Inferential statistical results on 95% significance level obtained a scientific attitude of development value tcalculate = 6,45 > t table = 2.00 discovery instruction model suggests that the effect on the development of scientific attitude of the students and test results for the value of learning tcalculate = 2.70 > ttable = 2.00 discovery instruction model suggests that the effect on student learning outcomes.Keywords: Discovery Instruction Model, Development of Scientific Attitude, Learning Outcomes
Pengaruh Penambahan Daun Manggis Hutan (Garcinia Hombroniana Pierre) Terhadap Umur Simpan Nira Aren (Arenga Pinnata Merr) Fitriyani Fitriyani; Muhammad Jasri Djangi; Alimin Alimin
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.268 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4609

Abstract

ABSTRAKPenelitiaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun manggis hutan (Garcinia Hombroniana Pierre) terhadap umur simpan nira aren. G.Hombroniana Pierre yang ditambahkan dalam 1 liter nira aren memiliki bobot dan jumlah yang bervariasi yaitu 2 gram, 3 gram, dan 4 gram. G.Hombroniana Pierre dan nira aren yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari Dusun Kappang, Kecamatan Cendrana, Kabupaten Maros. Nira yang telah ditambahkan dengan G.Hombroniana Pierre selanjutnya dianalisis untuk mengetahui kualitas atau daya simpan dari nira aren. Parameter kualitas nira aren ditinjau dari nilai pH, kadar gula pereduksi, kadar sukrosa dan total asam yang diukur pada waktu 0 jam, 4 jam, 8 jam dan 24 jam. Dari hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa sampel nira baik yang ditambahkan maupun yang tidak ditambahkan G.Hombroniana Pierre memiliki kualitas yang hampir sama, yang disebabkan karena penambahan dilakukan sebanyak dua kali yaitu saat penyadapan dan saat analisis di laboratorium, akibatnya G.Hombroniana Pierre tidak menunjukkan efektivitas yang baik. Namun penambahan G.Hombroniana Pierre yang lebih baik jika dibandingkan dengan yang lain adalah yang ditambahkan G.Hombroniana Pierre dengan bobot 2 gram pada 1 liter nira aren.Kata kunci: G.Hombroniana Pierre, Nira aren, Waktu, dan Kualitas niraABSTRACTThe aim of this study was determinate the influence of addition forest mangosteen leaves (G.Hombroniana Pierre) towards palm sap store ability. G.Hombroniana Pierre that have been added in to palm sap has a various weight of 2 grams, 3 grams, and 4 grams. G.Hombroniana Pierre and palm sap that used in this study took from Dusun Kappang, Kecamatan Cendrana, Kabupaten Maros. Palm sap was added by G.Hombroniana Pierre, then analyze to determine the quality or store ability of palm sap. The parameter of palm sap quality can be determine by pH value, concentration of reducing sugar and sucrose, and acid total, these variable werw measured at 0 hours, 4 hours, 8 hours, and 24 hours. Based on the results, palm sap addeed with G.Hombroniana Pierre as well as not had almost same quality, because added of G.Hombroniana Pierre done as many as two times was tapping and then analyze in laboratory, consequently G.Hombroniana Pierre not indicate good effectivity. But added of G.Hombroniana Pierre is better if be compared with others when added by 2 grams of G.Hombroniana Pierre on 1 litre palm sap.Keywords: G.Hombroniana Pierre, Palm sap, Time, and Sap quality
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Metanol Daun Ketepeng Cina (Cassia alata Linn) Oktaviani Emlis Sesa; Taty Sulastry; Muharram Muharram
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.434 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4620

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa metabolitsekunder yang terdapat dalam ekstrak metanol daun ketepeng cina (Cassia alata Linn). Penelitian ini dilakukan melalui bebrapa tahap yaitu preparasi sampel, maserasi dengan metanol, partisi dengan n-heksan, evaporasi ekstrak metanol, fraksinasi, pemurnian, dan identifikasi. Senyawa yang diperoleh berbentuk Kristal berwarna kuning, dan memberikan hasil positif alkaloid pada pereaksi Meyer dan Wagner yang ditandai dengan perubahan warna dari kuning menjadi orange dan endapan putih. Identifikasi senyawa menggunakan spektrofotometer IR mengindikasikan adanya gugus N–H (3421,72 cm-1), C–H (2954,95; 2924,09; 2852,72 cm-1), C=O (1707,00; 1627,92 cm-1), C-O (1278,81 cm-1), dan C–N (1203,58 cm-1).Kata kunci: Isolasi, Cassia alata Linn, metabolit sekunder, alkaloidABSTRACTThis research aimed to isolate and identify the secondary metabolites compound from methanol extract of seven golden candlestik (Cassia alata Linn). This research was carried out in several steps, i.e preparation of sample, maceration with methanol, partition with n-hexane, evaporation of methanol extract, fractination, purification, and identification. The result obtained was yellow crystal, and gave positive alcaloids to the Meyer and Wagner test was marked with colour change from yellow to be orange and white precipitate . Identification of compound by using IR spectrofotometer indicated group N–H (3421,72 cm-1), C–H (2954,95; 2924,09; 2852,72 cm-1), C=O (1707,00; 1627,92 cm-1), C-O (1278,81 cm-1), and C–N (1203,58 cm-1).Keywords: Isolation, Cassia alata Linn, secondary metabolites, alkaloid
Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 5E Melalui Pendekatan Kontekstual Terhadap Hasil Belajar IPA Kimia Siswa Kelas VIII SMPN 30 Makassar (Studi pada Materi Pokok Bahan Kimia) Niluh Asriniasih; Sugiarti Sugiarti; Netti Herawati
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.373 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4599

Abstract

ABSTRAKPenelitian eksperimen semu ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif model pembelajaran learning cycle 5E melalui pendekatan kontekstual terhadap hasil belajar IPA kimia siswa kelas VIII SMPN 30 Makassar tahun pelajaran 2013/2014 pada materi pokok bahan kimia. Sampel penelitian adalah kelas VIII9 untuk kelas eksperimen dan kelas VIII5 untuk kelas kontrol dengan jumlah siswa masing-masing 40 orang. Kelas ekperimen diajar menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E melalui pendekatan kontekstual dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Prosedur penelitian terdiri atas tiga tahap, yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Data diperoleh dari tes hasil belajar siswa yang terdiri atas 20 butir soal pilihan ganda. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji t menghasilkan thitung>ttabel = 4,88>1,67, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran learning cycle 5E melalui pendekatan kontekstual berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 30Makassar pada materi pokok bahan kimia.Kata kunci: Learning cycle 5E, Pendekatan kontekstual, Hasil belajar, Bahan kimiaABSTRACTThe aim of this quasi experiment research is to find out the postive effects ofLearning Cycle 5E ModelThrough Contextual Approach To Student’s Achievement of ClassVIII SMPN30 Makassareducation year 2013/2014(study on chemical substance). The research samples are class VIII9 for experiment class and class VIII5 for control class which consist of 40 students in each class. Experiment class is taught by learning cycle 5E model through contextual approach and control class is taught by convensional model. The research procedure consists of three phases are preparation phase, implementation phase, and evaluation phase. Data of research is obtained from objective test which consists of 20 items multiple choice. Data is analyzed by descriptive and inferential statistical. The hypothesis test result with using t test shows that tmathematics> ttable = 4,88>1,67, so it can be concluded that Learning Cycle 5E ModelThrough Contextual Approachgives positive effect to student’s achievementof classVIII SMPN30 Makassar on chemical substance.Keywords: Learning cycle 5E, Contextual, Achievement, Substance Chemical
Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Kelas XI MIA 1 SMA Negeri 1 Polongbangkeng Utara Kab. Takalar melalui Pembelajaran Penemuan Terbimbing dengan Metode Ilmiah (Studi Materi Pokok Termokimia) Muhammad Fajar Marsuki; Army Auliah; Sulfikar Sulfikar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.843 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4605

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Tujuannya adalah penerapan langkah-langkah pada setiap fase model pembelajaran penemuan terbimbing dengan metode ilmiah yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas XI MIA I SMA Negeri 1 Polongbangkeng Utara Kab. Takalar. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah pada setiap fase model pembelajaran tersebut yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa adalah: (1) fase pendahuluan dengan menjelaskan pengetahuan awal mengenai materi dan tujuan pembelajaran, (2) fase penyajian masalah dengan menampilan media dan print out media yang dilihat oleh siswa (mengamati dan menanya), (3) fase diskusi dengan mengarahkan siswa untuk menemukan solusi dari masalah dengan merujuk pada buku paket dan materi dari internet (menalar dan mencoba), (4) fase pembimbingan dengan membimbing seluruh siswa untuk setiap masalah yang muncul (menalar), (5) fase evaluasi dengan memberikan kesempatan siswa untuk menyampaikan hasil penemuannya, tanggapan dan pertanyaan (mengkomunikasikan), (6) fase penghargaan dengan memberikan pujian dan hadiah bagi siswa yang giat melakukan penemuan, dan (7) fase kesimpulan dengan memaparkan kesimpulan dari solusi yang menjadi hasil kegiatan penemuan. Aktivitas belajar siswa meningkat sebanyak 22.74%.Kata kunci: Penemuan Terbimbing, Metode ilmiah, Aktivitas BelajarABSTRACTThis research is a classroom action research (CAR). The aim is to find out necessary stages in implementing the guide discovery learning that is coupled with scientific methods which can increase learning activities of students’ in Year XI MIA 1 SMA Negeri 1 Polongbangkeng Utara Kab. Takalar. This research was conducted in two cycles. The results showed that the steps in each stage of the learning model that can improve student learning activities were: (1) at the initial stage: to explain the background knowledge about the topic being studied and the learning’s aim, (2) at the problem presentation stage: to show power point presentation slides and distribute the print out of the slides to students (observing and asking), (3) at the discussion stage: to ask students to solve the problem given by finding information necessary from their textbooks and/or articles from internet (thinking and trying), (4) at the guide stage: to guide students when they find difficulties in solving the problem (thinking), (5) at the evaluation stage: to give opportunities to students to explain their discoveries, responses and questions (communicating), (6) at the appreciation stage: to give praise and present to students who actively involved during the discovery process invention, and (7) at the conclusion stage: to draw conclusion from the solution that the students invented. By implementing these stages, the students learning activities increased by 22.74%.Keywords: Guide Discovery, Scientific Method, Learning Activity
Pengaruh Chemsketch dalam Penulisan Struktur Kimia pada Metode Resitasi terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 5 Makassar (Materi Pokok Ikatan Kimia) Hermin Hardyanti Utami; Sulfikar Sulfikar; Muhammad Anwar
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.657 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i1.4604

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Chemsketch dalam penulisan struktur kimia pada metode resitasi terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMA Negeri 5 Makassar (materi pokok ikatan kimia) Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media Chemsketch pada metode resitasi dan tanpa media. Variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa SMA Negeri 5 Makassar pada kelas X MIA 1 dan X MIA 2. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MIA SMA Negeri 5 Makassar yang tersebar dalam 8 kelas. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XMIA 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 34 orang dan kelas XMIA 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 27 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan rata-rata 73.3 untuk kelas eksperimen dan 61.3 untuk kelas kontrol. Hasil analisis statistika inferensial diperoleh thitung adalah 11.65 lebih besar dari ttabel adalah 2.01 pada ???? adalah 0.05. Disimpulkan bahwa Chemsketch dalam penulisan struktur kimia pada metode resitasi berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMA Negeri 5 Makassar materi pokok ikatan kimia.Kata Kunci: Chemsketch, Metode Resitasi, Hasil Belajar, Ikatan KimiaABSTRACTThe research is a quasi-experimental that objective to know the effect of Chemsketch on writting chemical structure on recitation method toward student’s achievement class X SMA Negeri 5 Makassar. Independent variable in this research use Chemsketch media on recitation method and without media. Dependent variable is Student’s Achievement SMA Negeri 5 Makassar class X MIA 1 and X MIA 2. Population in this research are student class X MIA SMA Negeri 5 Makassar that divide 8 classess. Taking technique of sample was random sampling. The sample of this research consisted of two classes, namely class namely class X MIA 1 as an experiment class with 34 students and class X MIA 2 as a control class with 27 students. The data of the research were gathered by testing the students’ achievement with average value is 73.3 for experiment class and 61.3 for control class. A result of inferential statistical analysis withtcalculate 11.65 is higher than ttable 2.01and α is 0.05. Conclude that presenting Chemsketch in writting chemical structure on recitation method give effected toward student’s achievement class X SMA Negeri 5 Makassar study on chemical bonding.Keywords: Chemsketch, Recitation method, Student’s Achievement, Chemical Bonding

Page 1 of 2 | Total Record : 12