cover
Contact Name
I Ketut Andika Priastana
Contact Email
iketutandikapriastana@gmail.com
Phone
+6281228844614
Journal Mail Official
admin@journal.pubfine.com
Editorial Address
Jl. Nyuh Gading No. 20, Mas, Ubud, Gianyar, Bali, Indonesia, 80571
Location
Kab. gianyar,
Bali
INDONESIA
Bhakti Patrika
Published by Pubfine Media Group
ISSN : -     EISSN : 30909074     DOI : https://doi.org/10.64408/bp
Core Subject : Social,
Bhakti Patrika merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil pengabdian kepada masyarakat. Bhakti Patrika menerima artikel yang memuat hasil kegiatan pengabdian di bidang pengembangan, pemberdayaan, dan penguatan masyarakat. Artikel yang dikirimkan dapat berupa hasil kegiatan atau implementasi praktis pengabdian, pemberdayaan, atau penguatan komunitas yang bersifat solutif, komprehensif, bermakna, dan berkelanjutan dengan tujuan yang jelas. Setiap kegiatan pengabdian harus memiliki kebaruan (inovasi dan kreativitas), sehingga tidak sekadar mereplikasi kegiatan serupa di tempat lain, namun memberikan hasil yang terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat. Artikel yang dikirimkan juga harus mendukung pencapaian tujuan yang tercantum dalam Sustainable Development Goals (SDGs). SDGs adalah rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia untuk mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan melindungi lingkungan. SDGs mencakup 17 tujuan dan 169 target. Oleh karena itu, setiap artikel harus dikaitkan dengan tujuan dan target tersebut, sebagaimana dinyatakan dalam pernyataan kontribusi.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 2 (2026)" : 6 Documents clear
Penguatan Promosi Wisata Budaya Berbasis Edukasi melalui Perancangan Media Brosur Aktivitas di Daya Tarik Wisata Taman Ayun I Made Bayu Wisnawa; I Made Suwitra Wirya; I Made Hedy Wartana; Putu Bagus Suthanaya; Ida Ketut Kusumawijaya; I Ketut Yudana Adi; Ni Nyoman Nidya Trianingrum; Ni Luh Puspa Gayatri; Dimas Dwi Nanda; Ni Kadek Putri Irawati; Anak Agung Ayu Angelina Fitri; I Gusti Ayu Gayatri Agina Putri; Frans Lende
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.22164

Abstract

Pendahuluan: Pengembangan pariwisata budaya yang berkelanjutan memerlukan dukungan media promosi yang informatif, edukatif, dan mudah diakses oleh wisatawan. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh pengelola Daya Tarik Wisata Taman Ayun adalah keterbatasan media promosi tertulis yang secara khusus menjelaskan ragam aktivitas wisata budaya berbasis edukasi yang tersedia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat promosi wisata budaya melalui perancangan media brosur aktivitas wisata di kawasan Taman Ayun. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi lapangan, wawancara dan diskusi dengan pihak pengelola, pengumpulan data aktivitas wisata budaya, perancangan konsep visual dan konten brosur, serta proses evaluasi dan finalisasi desain secara kolaboratif. Brosur yang dirancang memuat informasi mengenai jenis aktivitas wisata budaya, nilai edukatif dan kearifan lokal, harga kegiatan, ketentuan peserta, keunggulan aktivitas, serta kontak resmi pengelola. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media brosur yang dihasilkan mampu menjadi sarana informasi dan promosi yang lebih terstruktur, menarik, dan mudah dipahami oleh wisatawan. Kesimpulan: Keberadaan brosur ini tidak hanya mendukung peningkatan daya tarik wisata budaya, tetapi juga memperkuat citra profesional pengelolaan destinasi serta mendukung pengembangan pariwisata budaya berbasis edukasi di Daya Tarik Wisata Taman Ayun secara berkelanjutan.
Edukasi Anti-Bullying sebagai Upaya Promotif Kesehatan Jiwa Remaja dalam Keperawatan Jiwa Komunitas Zulvana; Iva Milia Hani Rahmawati; Ratna Feti Wulandari; Suryono
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.22168

Abstract

Pendahuluan: Bullying merupakan masalah kesehatan jiwa pada remaja yang berdampak pada kecemasan, depresi, dan penurunan harga diri. Tingginya prevalensi bullying menuntut adanya upaya promotif melalui edukasi kesehatan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan deskriptif pada 120 siswa usia 12–15 tahun di MTs Zainul Hasan Kediri. Intervensi berupa edukasi anti-bullying melalui ceramah, diskusi interaktif, dan media audiovisual. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test serta observasi partisipasi peserta. Hasil: Nilai rata-rata pengetahuan meningkat dari 66,4 menjadi 85,7 setelah intervensi. Peserta menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan serta peningkatan pemahaman terkait jenis, dampak, dan pencegahan bullying. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif, seperti meningkatnya kesadaran untuk tidak melakukan bullying dan komitmen menciptakan lingkungan yang aman. Kesimpulan: Edukasi anti-bullying efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja sebagai upaya promotif kesehatan jiwa. Program ini berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan untuk mendukung lingkungan sekolah yang bebas bullying.
Sosialisasi Edukasi Sadar Wisata dan Pengelolaan Sampah Demi Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Tegallinggah Bedulu, Kabupaten Gianyar I Made Gede Darma Susila; I Putu Bagus Andhy Putra; Putu Cahaya Semesta; I Ketut Kardana; I Gusti Agung Rendra Wijaya; Ni Nyoman Ayu Suriyani; Komang Shintiya Nita Kristiana Putri; Deddy Kurniawan Halim
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.22169

Abstract

Pendahuluan: Pariwisata berkelanjutan merupakan konsep penting dalam menjaga keseimbangan antara perkembangan industri wisata dan pelestarian lingkungan. Desa Tegallinggah, Bedulu, Kabupaten Gianyar, sebagai salah satu destinasi wisata, menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah akibat meningkatnya jumlah wisatawan. Sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat berupa kegiatan sosialisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat setempat tentang pentingnya sadar wisata dan pengelolaan sampah yang baik guna mendukung pariwisata berkelanjutan. Metode: Metode yang digunakan adalah sosialisasi meliputi sesi pemaparan materi oleh para ahli, dan diskusi interaktif. Prosesnya dilihat dari pra kegiatan, saat dan setelah kegiatan pengabdian dilakukan. Hasil: Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta penerapan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif. Kesimpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa edukasi sadar wisata dapat berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Lansia melalui Kombinasi Slow-Stroking Massage dan Rendam Kaki Garam Epsom sebagai Upaya Stabilisasi Tekanan Darah Sistolik Rian Tasalim; Husnul Khotimah
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.22170

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama pada lansia yang dapat memicu komplikasi kardiovaskular serius. Sebagian besar lansia masih mengandalkan terapi farmakologis tanpa diimbangi terapi nonfarmakologis. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan lansia melalui terapi sederhana dan aman untuk membantu menstabilkan tekanan darah sistolik. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada 14 lansia di Yayasan Uma Kandung Banjarmasin Timur melalui edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung kombinasi slow-stroking massage serta rendam kaki garam Epsom. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test pengetahuan, observasi keterampilan, serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Tingkat pengetahuan lansia meningkat dari 48,00% menjadi 88,00% (peningkatan 40,00%). Sebagian besar peserta mampu mempraktikkan terapi relaksasi secara mandiri dengan teknik yang benar. Kombinasi slow-stroking massage dan rendam kaki garam Epsom memberikan efek relaksasi, memperlancar sirkulasi darah, serta membantu menstabilkan tekanan darah sistolik. Kesimpulan: Kombinasi slow-stroking massage dan rendam kaki garam Epsom terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis yang aman, sederhana, dan dapat diterapkan secara mandiri oleh lansia. Program ini dapat dijadikan alternatif intervensi kesehatan komunitas untuk mendukung pengendalian hipertensi pada kelompok usia lanjut.
Penyuluhan dan Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja, Pubertas dan Pencegahan Perilaku Beresiko Nurlathifah N. Yusuf; Winda Astria Putri; Mardiatul Sahriah
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.22171

Abstract

Pendahuluan: Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting karena masa remaja ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang berpengaruh terhadap perilaku sehat. Rendahnya pengetahuan tentang pubertas, kesehatan reproduksi, dan pencegahan perilaku berisiko masih menjadi masalah, termasuk di Dusun Suela Daya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja melalui penyuluhan dan edukasi kesehatan reproduksi secara partisipatif. Metode: Metode yang digunakan adalah pretest-posttest pada 20 remaja yang mengikuti penyuluhan pada 23 Mei 2026 di posyandu Dusun Suela Daya. Materi disampaikan melalui presentasi interaktif, diskusi, tanya jawab, serta media visual seperti slide dan leaflet. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 42,5% pada pretest menjadi 78,3% pada posttest. Median meningkat dari 40% menjadi 80%, sedangkan standar deviasi menurun dari 12,0% menjadi 9,5%, yang menunjukkan pemerataan pemahaman peserta setelah intervensi. Kesimpulan: Penyuluhan kesehatan reproduksi remaja efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang pubertas, kesehatan reproduksi, dan pencegahan perilaku berisiko. Pendekatan edukatif partisipatif dengan media visual dapat digunakan sebagai strategi yang relevan untuk mendukung upaya promosi kesehatan remaja.
Pemberdayaan Ibu melalui Pelatihan Pijat Bayi: Pendekatan Berbasis Masyarakat untuk Pencegahan Stunting Arbianingsih; Rasmawati; Huriati; Hasnah; Syamsiah Rauf; A. Inda Fadhillah Ramadhani; Lasria Stevian
Bhakti Patrika Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Pubfine Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64408/bp.2026.22172

Abstract

Pendahuluan: Stunting masih menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya pada anak balita, dan berkontribusi signifikan terhadap keterlambatan perkembangan jangka panjang. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan orang tua mengenai praktik pengasuhan yang optimal. Pijat bayi merupakan intervensi sederhana namun efektif yang diketahui dapat mendukung pertumbuhan fisik, merangsang perkembangan saraf, memperkuat ikatan emosional, dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Banyak ibu yang belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk melakukan pijat bayi dengan benar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi sebagai upaya pencegahan stunting Metode: Program dilaksanakan dengan pendekatan Community-Based Research di Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa. Sebanyak 8 ibu yang memiliki bayi mengikuti intervensi yang meliputi asesmen kebutuhan, edukasi kesehatan menggunakan media audiovisual, demonstrasi praktik, latihan langsung dengan bimbingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa tujuh dari 8 ibu mengalami peningkatan skor pengetahuan setelah pelatihan. Meskipun 1 ibu tidak menunjukkan peningkatan skor, ia mampu mempraktikkan teknik pijat dengan tepat. Para peserta juga melaporkan peningkatan rasa percaya diri dan antusiasme dalam berinteraksi dengan bayinya, yang turut memperkuat hubungan ibu dan anak. Kesimpulan: Pelatihan pijat bayi yang terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi ibu dan berpotensi menjadi intervensi berbasis komunitas yang berkelanjutan untuk pencegahan stunting.

Page 1 of 1 | Total Record : 6