IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education
The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the fields of counseling and education in all settings. The scope of this journal encompasses the applications of schools counseling, mental health, assessment, supervision in counseling, sexual abuse, violence addition counseling, multi-cultural counseling, crisis intervention, trauma counseling, ITC in counseling, counseling career, spiritual counseling, marriage and family counseling, counseling and psychotherapy, counseling in all setting; Education (teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning, assessment).
Articles
63 Documents
Pengentasan Kejenuhan Kerja pada Konselor Adiksi melalui Konseling Individu dengan Teknik Motivation Interview
Jannati, Zhila;
Amusti, Yuyun
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 3 No. 2 (2022): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32923/ijoce.v3i2.3022
Kejenuhan kerja merupakan kelelahan emosional yang di rasakan oleh individu yang bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui gambaran kejenuhan kerja konselor adiksi di yayasan cahaya putra selatan sebelum dilaksanakanya layanan konseling individual dengan teknik mi, untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan konseling individual dengan teknik motivation interterview (MI) dalam mengatasi kejenuhan kerja konselor adiksi di Yayasan Cahaya Putra Selatan Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, untuk mengetahui gambaran kejenuhan kerja konselor adiksi di Yayasan Cahaya Putra Selatan setelah dilaksanakannya layanan konseling individual dengan teknik mi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, jumlah subjek adalah tiga orang konselor adiksi di Yayasan Cahaya Putra Selatan Palembang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gambaran kejenuhan kerja sebelum diterapkan layanan konseling individual dengan teknik motivation interview masih berada tingkat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari kurangnya percaya diri, bersikap dingin, melakukan kegiatan yang kurang bermanfaat, menjaga jarak, serta tugas yang diberikan oleh yayasan dianggap berat untuk dilakukan. Pelaksanaan konseling individual dengan teknik motivation interview dalam mengatasi kejenuhan kerja pada konselor adiksi dilakukan 5 kali pertemuan melalui tiga tahapan yaitu tahap awal dengan membangun hubungan baik, mendefiniskan dan penjajakan alternatif bantuan. Selanjutnya, tahap pertengahan yaitu mengekplorasi masalah masalah dan tahap terakhir yaitu mengevaluasi dan penghentian proses konseling. Setelah dilakukanya konseling individu dengan teknik motivation interview, masing-masing subjek mengalami penurunan pada tingkat kejenuhan kerjanya, telah melakukan kegiatan tanpa mengalami kejenuhan yang berkepanjangan, bersikap hangat dengan rekan kerja serta mau mengevaluasi diri untuk menjadi lebih baik lagi
Pengaruh Bimbingan Klasikal Terhadap Pemahaman Studi Lanjut Peserta Didik
Prihatini, Anggi
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 4 No. 1 (2023): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
An understanding of advanced studies is important for students to have as a provision in determining the choice of further studies after graduating from a level of education. In this case, the school or counseling teacher provides classical guidance regarding advanced studies to provide understanding to students as a provision in determining the choice of secondary school. This study aims to examine the effect of classical guidance on the understanding of advanced studies of class IX students at SMP Negeri 5 Muntok. The research method used is a quantitative pre-experiment with a pretest-posttest design. The results showed that classical guidance had an influence on students' understanding of advanced studies. This can be seen in the students' pretest scores which show an average gain of 12.93 and a posttest of 20.85. The results of hypothesis testing using the Wilcoxon signed ranks test show that the value is 0.00 which means Asymp. Sig. (2-tailed) < 0.05. So, the research hypothesis is that H0 is rejected and Ha is accepted, which means that there is an influence of classical guidance on the level of understanding of students' advanced studies.
Efektivitas Layanan Konseling Individu Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik
Riana, Riana
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 4 No. 1 (2023): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peserta didik kelas XII IIS di MAN 1 Pangkalpinang memiliki permasalahan kurangnya kepercayaan diri pada peserta didik ketika dalam proses pembelajaran berlangsung. Hal ini ditunjukkan oleh gejala-gejala yang tampak pada tingkah laku peserta didik seperti tidak berani bertanya, tidak berani mengungkapkan pendapat dan memiliki perasaan mudah mengeluh dan sulit menyusaikan diri dari lingkungan sekolah. Kemudian dengan menerapkan layanan konseling individu dapat meningkatkan kepercayaan diri peserta didik kelas XII IIS sesuai dengan prosedur yang semestinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah layanan konseling individu efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta didik kelas XII IIS di MAN 1 Pangkalpinang Metode yang digunakan agar dapat mengetahui efektif layanan konseling individu dalam meningkatkan kepercayaan diri tersebut yaitu metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian “one group pre- test and Post-Test Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XII jurusan IIS yang berjumlah 131 peserta didik. Sedangkan sampel yang diambil sebanyak 10 peserta didik dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angketdan dokumentasi. Angket sebelumnya sudah diuji cobakan menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat analisis, uji hipotesis dan uji n-gain score. Hasil penelitian yang telah peneliti lakukan bahwa adanya efektif layanan konseling individu dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta didik kelas XII IIS di MAN 1 Pangkalpinang. Pengambilan keputusan dalam uji regresi ini salah satunya dengan membandingkan nilai signifikansi dengan nilai probabilitas pada penelitian ini adalah 0,05. Maka dapat diketahui bahwa nilai signifikansi 0,000< 0,05. Jika nilai sig < 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Jika nilai sig > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak.
Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal dalam Meningkatkan Motivasi Belajar
Lestari, Kenanga;
Komariah, Komariah
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 4 No. 1 (2023): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Motivasi belajar menjadi permasalahan yang berhubungan dengan proses belajar yang dilaksanakan oleh peserta didik. Peserta didik seringkali tidak memiliki rasa keinginan untuk belajar yang membuat rendah atau kurangnya motivasi belajar. Melihat dari data pretest motivasi belajar yang didapatkan bahwa kurangnya motivasi belajar pada peserta didik. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas XI di SMK Negeri 1 Mendo Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dalam bentuk desain yakni quasi eksperimental design dengan tipe one group pretest-posttest design. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dokumentasi dan angket untuk dilakukannya pretest dalam mengetahui keadaan awal motivasi belajar peserta didik, kemudian diberikan perlakuan layanan bimbingan klasikal yang bertujuan dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik, setelah itu diberikan kembali posttest kepada peserta didik untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar pada peserta didik setelah dilakukannya layanan bimbingan klasikal dengan analisis data menggunakan uji hipotesis dengan bantuan program SPSS versi 25 untuk melihat hasil penelitian. Setelah dilakukan penelitian dari pemberian perlakuan layanan bimbingan klasikal, peserta didik pada kategori rendah yaitu 0 peserta didik (0%), kategori sedang 16 peserta didik (89%) dan kategori tinggi 2 peserta didik (11%) serta didukung dari nilai rata-rata pretest 105 dan posttest 119. Berdasarkan hasil pengolahan analisis data setelah dilakukan uji hipotesis didapatkan nilai thitung yaitu -8.810 > ttabel 1.739 dan sig 0,00 < 0,05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan klasikal berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas XI di SMK Negeri 1 Mendo Barat.
Efektivitas Konseling Behavioristik Untuk Mengurangi Perilaku Membolos
Ekawardani, Alda
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 4 No. 1 (2023): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32923/ijoce.v4i1.3585
Perilaku membolos merupakan salah satu bentuk dari kenakalan peserta didik yang melanggar aturan, dan jika tidak segera diselesaikan akan menimbulkan dampak yang lebih parah. Konseling yang digunakan untuk mengurangi perilaku tersebut yaitu dengan penerapan konseling behavioristik, yang mana konseling ini dijadikan proses komunikasi bantuan yang penting dalam menanggulangi masalah perilaku membolos. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui keefektifan penggunaan konseling behavioristik dalam mengurangi perilaku membolos pada peserta didik. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pre experiment yaitu one group pretest-posstest. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 11 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Analisis data yaitu uji hipotesis dengan menggunakan uji paired sampel t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peneliti melakukan eksperimen terhadap peserta didik untuk membuktikan keefektifan konseling yang digunakan dalam mengurangi perilaku membolos peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji hipotesis yang menggunkan bantuan software SPSS 22 diperoleh sig 0,000 < 0,05 maka dikatakan H0 ditolak, dan nilai sig 0,000 > 0,05 maka dikatakan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik konseling behavioristik efektif untuk mengurangi perilaku membolos peserta didik di SMP Negeri 1 Mendo Barat.
Peran Guru BK Dalam Memberikan Layanan Informasi Untuk Mereduksi Dampak Negatif Media Sosial
Rahmadona, Sarah Bela;
Nikmarijal, Nikmarijal
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 4 No. 1 (2023): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Bimbingan dan konseling adalah layanan pemberian bantuan yang dilaksanakan oleh guru bimbingan dan konseling untuk peserta didik karena setiap sekolah tentu memiliki peserta didik dengan permasalahan yang berbeda antara satu dengan lainnya. Bimbingan dan konseling memiliki beberapa jenis layanan, salah satunya adalah layanan informasi. Layanan informasi merupakan layanan yang betujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai suatu topik. Layanan informasi digunakan untuk mengatasi permasalahan peserta didik yang berkenaan dengan kegiatan belajar mengajar atau kehidupan sehari-hari misalnya adalah masalah tentang dampak negatif media sosial. Penelitian ini merupakan hasil kajian dan pengamatan atas proses pemberian layanan informasi yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling untuk mereduksi dampak negatif media sosial bagi siswa kelas X MIPA di SMAN 1 Kelapa. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi kepada beberapa informan. Selain itu, didukung oleh dokumentasi yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk layanan informasi yang dilaksanakan oleh guru bimbingan dan konseling bagi siswa kelas X MIPA di SMAN 1 Kelapa terdiri dari dua tahap yaitu tahap perencanaan layanan serta tahap pelaksanaan layanan dengan tujuan untuk mereduksi dampak negatif berupa menurunnya prestasi, menurunnya interaksi sosial, dan kecanduan internet. Selain itu, dapat diketahui bahwa peran guru bimbingan dan konseling dalam menggunakan layanan informasi untuk mereduksi dampak negatif media sosial bagi siswa kelas X MIPA di SMAN 1 Kelapa adalah merencanakan layanan, melaksanakan layanan, mengevaluasi layanan, dan melakukan tindak lanjut.
Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Terhadap Kedisiplinan Belajar
Lestari, Kiki Rizki Indah;
Subardi, Subardi
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 4 No. 02 (2023): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRACT Classical service guidance is very important for students especially in helping to provide understanding to students so as not to do learning indiscipline. This is consistent with the purpose of the service classical guidance, which aims to help students to have understanding of himself and being able to develop skills for identify responsibilities or sets of behaviors that are appropriate for adjustment to the environment, and able to overcome the problem Alone. The purpose of this study is to determine the effect of service classical guidance on student learning discipline in SMA Negeri 1 Jebus. This research uses descriptive quantitative research. Technique data collection used in this study is a questionnaire (questionnaire) and documentation. While the data analysis technique used is analysis simple linear regression and the sample in this study totaled 35 participants educate. The results obtained from the study of the influence of classical guidance services on the learning discipline of students at SMA Negeri 1 Jebus shows that there is an influence of classical guidance services on discipline learn students. Great influence of classical services on discipline student learning by 28.8%. This is shown by the research results obtained significant value is 0.001 and the probability value in this study is 0.05. If the value sig0.001<0.05, then it can be stated that Ha is accepted and Ho is rejected. Decision making can also be done with Ttable values with Tcount. It can be seen that Tcount > Ttable. So from these results you can concluded that there is an influence of classical guidance services on student learning discipline of 28.8%.
Upaya Guru BK Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa yang Kecanduan Game Online
Safitri, Defa
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 4 No. 02 (2023): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The problem in this study is that there are students at SMP Negeri 3 Air Gegas whose learning motivation has decreased due to addiction to online games. So this study aims to describe the condition of the learning motivation of students who are addicted to online games and the efforts of the counseling teacher in increasing the learning motivation of students who are addicted to online games at Air Gegas 3 Public Middle School.This research uses descriptive qualitative research. Sources of data from BK teachers, students, homeroom teachers, and school principals. Data collection techniques are carried out by observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques were carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Test the validity of the data using source triangulation and time triangulation. The results of the research show that students who are addicted to online games experience learning motivation and learning grades decrease, a feeling of boredom arises in the subjects in class, and finds it difficult to concentrate on learning. The Counseling Guidance teacher's efforts to increase the learning motivation of students who are addicted to online games for students at Airgegas 3 Public Middle School, namely by implementing services according to student needs, individual services, collaborating between schools, and having extensive knowledge about online games.
Pengaruh Konseling Cognitive Behavior Therapy (CBT) Dalam Mereduksi Gangguan Anxiety Peserta Didik Sebelum Ujian Akhir Semester
Imaswati, Imaswati
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 4 No. 02 (2023): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anxiety (kecemasan) merupakan perasaan yang tidak menentu yang berisikan kekhawatiran dan ketakutan terhadap suatu hal yang akan mendatang. Kecemasan pada setiap orang itu berbeda-beda dan reaksi yang ditimbulkan bermacam-macam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konseling Cognitive behavior therapy (CBT) dalam mereduksi gangguan anxiety peserta didik sebelum ujian akhir semester SMA Muhammadiyah Toboali. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif asosiatif, pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner konseling cognitive behavior therapy (X) sebanyak 30 item pernyataan. Sedangkan untuk mengukur tingkat gangguan anxiety (Y) peserta didik penelitian menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) yang terdiri dari 14 kelompok item pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat gangguan anxiety peserta didik pada kategori kecemasan tingkat ringan dengan persentase sebesar 57% dan 43% pada kategori tidak ada gejala kecemasan dan berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana menggunakan program spss versi 16 diketahui bahwa nilai sig adalah 0,004 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh konseling Cognitive behavior therapy dalam mereduksi gangguan anxiety peserta didik sebelum ujian akhir semester. Sehingga dapat disimpulkan dari hasil uji t terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel X terhadap variabel Y
Pengaruh Layanan Konseling Individual Terhadap Kemampuan Pengendalian Emosi
Ingka, Ingka;
Musyarofah, Anna
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 4 No. 02 (2023): IJoCE : Indonesian Journal Counseling and Education
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peserta didik yang sulit mengendalikan emosi lebih banyak ditemukan di SMK Negeri 1 Mendo Barat, Kemampuan pengendalian emosi yang rendah dimiliki oleh peserta didik menyebabkan terjadinya gangguan perilaku, memilih tindakan agresif sebagai strategi keluar dari masalah. Kemampuan pengendalian emosi sangat penting dimiliki agar peserta didik dapat membuat keputusan dengan tepat, bertingkah laku yang sesuai, dan meminimalisir permasalahan yang disebabkan karena ketidakmampuan peserta didik dalam mengendalikan emosinya. Hasil pretest menunjukkan bahwa peserta didik memiliki kemampuan pengendalian emosi yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan pengendalian emosi peserta didik di SMK Negeri 1 Mendo Barat sebelum dan sesudah diberikannya layanan konseling individual mengenai pengendalian emosi dan mengetahui bagaimana pengaruh layanan konseling individual terhadap kemampuan pengendalian emosi peserta didik di SMK Negeri 1 Mendo Barat Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimental design dengan bentuk desain Pretest-posttest One Group. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Prosedur eksperimen dilakukan dengan memberikan pretest untuk mengukur tingkat kemampuan pengendalian emosi peserta didik sebelum diberikan layanan, kemudian memberikan treatment berupa layanan konseling individual mengenai kemampuan pengendalian emosi, setelah itu diberikan posttest untuk mengukur kemampuan pengendalian emosi peserta didik setelah diberikan layanan berupa konseling individual. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa tingkat kemampuan pengendalian emosi peserta didik sebelum diberikan layanan adalah rendah, dan memiliki tingkat kemampuan pengendalian emosi yang tinggi setelah diberikan layanan. Hasil dalam penelitian ini terdapat pengaruh layanan konseling individual terhadap kemampuan pengendalian emosi peserta didik. Hal tersebut dapat dilihat pada hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample T Test menunjukkan bahwa nilai sig (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05. jadi, secara hipotesis dinyatakan H0 ditolak Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh layanan konseling individual terhadap kemampuan pengendalian emosi peserta didik