cover
Contact Name
Diah Meitikasari
Contact Email
diahmeitikasari@gmail.com
Phone
+6285268033445
Journal Mail Official
ijocebkpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Petaling Km.13 Petaling Mendobarat Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education
ISSN : -     EISSN : 21763954     DOI : -
The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the fields of counseling and education in all settings. The scope of this journal encompasses the applications of schools counseling, mental health, assessment, supervision in counseling, sexual abuse, violence addition counseling, multi-cultural counseling, crisis intervention, trauma counseling, ITC in counseling, counseling career, spiritual counseling, marriage and family counseling, counseling and psychotherapy, counseling in all setting; Education (teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies and new technologies in education and learning, assessment).
Articles 68 Documents
Pengaruh Konsumeris Terhadap Anak dalam Menyesuaikan Diri dengan Tren Terkini Siswa di SMA Negeri 1 Pangkalpinang Assinaria, Assinaria; Nikmarijal
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 6 No. 2 (2025): IJoCE (Indonesian Journal of Counseling and Education) (September 2025)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/ijoce.v6i2.5381

Abstract

Consumerist pressure on children and adolescents arises from various factors, including peer pressure and the influence of social media. Adolescents often feel pressured to have the latest items to meet the expectations of their peers and their social image. Consumerist culture links self-worth to ownership of goods, which can lead to wasteful behavior and psychological disorders such as anxiety. Social media exacerbates this situation by creating standards that are difficult to achieve, increasing the fear of missing out (FOMO) among adolescents. The increasingly rampant consumerist culture among adolescents has a serious impact on their moral, social, and psychological development. Consumerist behavior is carried out by adolescents because they rely on style and always want to follow the latest trends, they are not yet able to manage their finances and are not yet able to control their desires, they have high egos, always follow fashion for prestige, and have a tendency to try new things. The research method used in this study is quantitative with a correlation research type. The sample used in this study was 30 (thirty) students of SMAN 1 Pangkalpinang. The data collection method in this study used a Likert scale. The tool used is the consumer behavior scale. Consumerism culture among teenagers today has become a complex phenomenon, influenced by various factors, including social pressure and the influence of social media.
Penerapan Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Cognitive Behavioral Theraphy Untuk Menurunkan Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Pada Mahasisiwa Rahma, Wilda; Komariah, Komariah; Andini, Livia; Miranda, Miranda; Putri, Putri; Dila, Dila; Assinaria, Assinaria
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 6 No. 1 (2025): IJoCE (Indonesian Journal of Counseling and Education) (April 2025) (Early View
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/ijoce.v6i1.5950

Abstract

Penerapan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dalam menurunkan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa. Kecemasan ini merupakan bentuk kecemasan sosial yang ditandai dengan gejala fisiologis, kognitif, dan emosional seperti detak jantung meningkat, gemetar, pikiran negatif, dan rasa takut dinilai. Penelitian dilakukan terhadap 8 mahasiswa dari berbagai jurusan yang mengalami kecemasan tinggi saat berbicara di depan publik. Tujuannya untuk mengetahui apakah layanan konseling kelompok dengan pendekatan CBT dalam menurunkan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa efektif. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skla likert kecemasan berbicara di depan umum yang mengukur reaksi fisik, kognitif dan perilaku. Intervensi dilaksanakan melalui tiga sesi konseling kelompok yang mencakup pengenalan diri dan identifikasi masalah, restrukturisasi kognitif, serta penguatan dan simulasi berbicara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada faktor internal dan eksternal. Pendekatan CBT sangat efektif dalam menurunkan gejala kecemasan secara signifikan. Terdapat perubahan positif dalam aspek kognitif (pergeseran pola pikir negatif), emosional (pengendalian rasa takut), dan perilaku (peningkatan keberanian berbicara). Dengan demikian, konseling kelompok berbasis CBT terbukti menjadi pendekatan yang efektif dalam membantu mahasiswa mengatasi kecemasan berbicara di depan umum secara menyeluruh.
Analisis Deskriptif Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Cognitive Restructuring Untuk Menurunkan Tingkat Prokrastinasi Akademik Peserta Didik Sma Negeri 1 Kelapa Khasana, Ervina Putri Winda Ari; Komariah, Komariah; Andriyani, Lisa; Muzana, Ravelina; Rohimah, Aulia; Zulfa, Rifkah; Yulariska, Yuke
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 6 No. 2 (2025): IJoCE (Indonesian Journal of Counseling and Education) (September 2025)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/ijoce.v6i2.5951

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kategori dampak dari layanan konseling kelompok dengan teknik cognitive restructuring dalam menurunkan tingkat prokrastinasi akademik peserta didik di SMA Negeri 1 Kelapa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen tipe pre-eksperimental one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 7 orang peserta didik yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala prokrastinasi akademik, dan data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata skor prokrastinasi akademik dari pretest sebesar 60,71 menjadi 34,57 pada posttest. Persentase penurunan mencapai 43,04%. Temuan ini menunjukkan bahwa teknik cognitive restructuring efektif dalam membantu peserta didik mengubah pola pikir negatif atau irasional menjadi lebih positif dan adaptif, sehingga mampu mengurangi kecenderungan menunda penyelesaian tugas-tugas akademik.
Konsep Self Care Dalam Menjaga Kesehatan Mental Pada Seting Mahasiswa Shofiyah Uswatun Hasanah
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 7 No. 1 (2026): IJoCE (Indonesian Journal of Counseling and Education) (April 2026)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/wrstp292

Abstract

Masalah kesehatan pada mahasiswa perlu diperhatikan. Penanganan masalah tersebut bisa dilakukan dengan salah satu caranya yaitu self-care. Self care sendiri memiliki beberapa kategori, yaitu physical self care, emotional self care, social self care, mental self care, spiritual self care, dan practical self care. Oleh karena itu penulis melakukan pengamatan kepada mahasiswa mengenai penerapan konsep self-care dalam menjaga kesehatan mental mereka. Dengan tujuan agar para mahasiswa bisa menjaga kesehatan mental mereka walaupun banyak permasalahan yang dihadapinya. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif berupa wawancara dengan beberapa mahaiswa UIN Walisongo Semarang. Hasil dari penelitian ini adalah para mahasiswa mengetahui tentang self care dan juga metode yang tepat untuk merawat diri sendiri agar sehat secara fisik dan mental. Para mahasiwa juga mengakui bahwa dirinya merasa lebih baik dari pada sebelumnya.
Efektifitas Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Kognitif-Prilaku Dalam Mengelola Emosi Pada Siswa SMPN 7 Pangkalpinang Jihan Fatiya
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 7 No. 1 (2026): IJoCE (Indonesian Journal of Counseling and Education) (April 2026)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/5pdk0a42

Abstract

This study aims to measure the effectiveness of group counseling based on a cognitive-behavioral approach in reducing anger levels and improving social skills of junior high school students. The study was conducted using a quasi-experimental design with pretest and posttest on eight seventh grade students who were selected purposively. The instruments used included the student anger scale (SKS) and the social skills scale (SKS), each with a score of 10-50. The intervention was carried out in 4 group counseling sessions for 2 weeks. The results of data analysis using paired t-teat showed a significant decrease in students' anger level (t(7) = 10.52, p <0.001) and a significant increase in students' social skills (t(7) = 12.34, p < 0.001). This research supports the importance of structured emotional interventions to support student learning.
Studi Deskriptif Tentang Self esteem Siswa Kelas X di SMA Negeri 1 Namang Lisa Andriyani
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 7 No. 1 (2026): IJoCE (Indonesian Journal of Counseling and Education) (April 2026)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/mkb9zq41

Abstract

Low self-esteem in students can hinder self-development, self-confidence and social interaction. This study aims to describe the level of self-esteem of class X students at SMA Negeri 1 Namang. This study uses a quantitative descriptive method with a population of 190 and a sample of 92 students conducted using random sampling techniques. This study uses descriptive statistical data analysis. Data were collected through a questionnaire with a Likert scale to measure students' self-esteem, which was categorized into low, medium, and high. The results showed that the majority of students had self-esteem in the medium category (74%), followed by high (14%) and low (12%) categories. To increase self-esteem by changing negative mindsets into positive mindsets and stopping comparing yourself to others.
Konstruktivisme sebagai Fondasi Pembelajaran Modern Nur Adila Wafiqoh Zulvi
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 7 No. 1 (2026): IJoCE (Indonesian Journal of Counseling and Education) (April 2026)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/3meaqb46

Abstract

Artikel ini mengkaji teori konstruktivisme sebagai landasan konseptual dalam praktik pembelajaran modern yang memandang proses belajar sebagai kegiatan aktif membangun pengetahuan melalui pengalaman, interaksi sosial, dan refleksi. Kajian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menelaah karya Piaget, Vygotsky, serta literatur kontemporer yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa konstruktivisme kognitif menekankan peran skema, asimilasi, dan akomodasi dalam perkembangan pengetahuan individu, sedangkan konstruktivisme sosial menekankan pentingnya interaksi, bahasa, Zone of Proximal Development, serta scaffolding dalam pembentukan kemampuan kognitif tingkat tinggi. Pembahasan menegaskan bahwa pengetahuan bersifat aktif, sosial, kontekstual, reflektif, dan mendorong kemandirian belajar sesuai dengan prinsip-prinsip konstruktivisme. Implikasi kajian ini menunjukkan bahwa pendidik perlu berperan sebagai fasilitator yang menyediakan dukungan instruksional bertahap, sementara peserta didik diharapkan berperan aktif dalam mengonstruksi makna melalui kolaborasi dan refleksi. Dengan demikian, teori konstruktivisme memberikan dasar teoritis dan praktis bagi perumusan pembelajaran yang lebih efektif, bermakna, dan berorientasi pada peserta didik.
Nilai-Nilai Konseling Pernikahan dalam Alkitab Versi Terjemahan Baru 2 (LAI): Tinjauan Literatur muhammad ilyas nasrullah
IJoCE: Indonesian Journal of Counseling and Education Vol. 7 No. 1 (2026): IJoCE (Indonesian Journal of Counseling and Education) (April 2026)
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/ap5s1w70

Abstract

Penelitian ini telah meninjau nilai-nilai konseling pernikahan yang terkandung dalam Alkitab berdasarkan Terjemahan Baru 2 versi Lembaga Alkitab Indonesia melalui pendekatan tinjauan literatur. Data primer berupa ayat-ayat kunci dan data sekunder berupa buku teologi serta artikel jurnal telah dikumpulkan dan dianalisis secara tematik. Hasil kajian telah mengidentifikasi nilai-nilai utama yang relevan untuk praktik konseling, yakni komitmen dan kesetiaan, kasih yang berorientasi tindakan, saling menghormati dan komunikasi yang bertanggung jawab, pengampunan serta rekonsiliasi, serta pertumbuhan rohani bersama. Temuan menunjukkan bahwa nilai-nilai tersebut tidak hanya bersifat normatif tetapi juga dapat dimodelkan menjadi strategi intervensi konseling yang praktis dan kontekstual bagi pasangan Kristen. Kesimpulannya, tinjauan ini telah memberikan landasan teologis dan praktis yang dapat digunakan oleh praktisi konseling, pendidik teologi, serta peneliti untuk mengembangkan model konseling pernikahan yang berakar pada teks Alkitab versi Terjemahan Baru 2.