cover
Contact Name
O.P. Bismark
Contact Email
opbismark402@gmail.com
Phone
+6285364993937
Journal Mail Official
lp2mstie.wi@gmail.com
Editorial Address
https://journal.widyaswara.ac.id/index.php/jpwi/about/editorialTeam
Location
Kota solok,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI)
ISSN : -     EISSN : 31097618     DOI : https://doi.org/10.63879/jpwi.v1i3.119
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia (JPWI) merupakan jurnal ilmiah yang memfokuskan pada publikasi hasil-hasil penelitian dan kajian ilmiah dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Terbit setiap Februari, Mei, Agustus, & November (4 kali dalam setahun) yang diterbitkan oleh LPPM Widyaswara Indonesia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
PERAN GURU KELAS DALAM MEMBANTU SISWA SEKOLAH DASAR MENGATASI KESULITAN MEMBACA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING. falsa, Silpa Eka Fitri; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas peran guru kelas dalam membantu siswa sekolah dasar mengatasi kesulitan membaca melalui layanan bimbingan dan konseling. Kesulitan membaca merupakan salah satu hambatan utama dalam proses belajar yang dapat memengaruhi keberhasilan akademik siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, dengan mengkaji berbagai literatur, jurnal, dan artikel ilmiah yang berkaitan. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru kelas memiliki peran penting dalam memberikan bimbingan belajar, pendekatan individual, serta kolaborasi dengan orang tua guna menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Strategi yang digunakan guru meliputi penggunaan media menarik, metode pembelajaran multisensoris seperti metode Fernald dan metode alfabetik, serta pelaksanaan program remedial dan pemberian motivasi. Layanan bimbingan dan konseling oleh guru kelas juga mencakup bimbingan pribadi dan sosial untuk menumbuhkan minat dan sikap positif terhadap membaca. Dengan penerapan layanan ini secara konsisten, siswa diharapkan dapat mengatasi kesulitan membaca secara bertahap dan meningkatkan keterampilan literasinya.
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL SISWA SEKOLAH DASAR Alhafizi, Farhan Fikri; Leni murni hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaksi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan siswa sekolah dasar. Banyak siswa mengalami hambatan dalam menjalin hubungan sosial dengan teman sebayanya, baik karena kurangnya keterampilan sosial maupun rasa percaya diri yang rendah. Salah satu layanan bimbingan yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut adalah layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan layanan bimbingan kelompok sebagai upaya meningkatkan interaksi sosial siswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis jurnal-jurnal ilmiah nasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bimbingan kelompok yang dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan menyenangkan dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan berinteraksi, seperti kerja sama, empati, komunikasi, dan adaptasi sosial. Guru dan konselor sekolah memiliki peran penting dalam merancang dan melaksanakan layanan bimbingan kelompok yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Diharapkan layanan ini dapat diterapkan secara rutin di sekolah dasar guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih harmonis dan inklusif.
MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING (BK) Mutia Anisa; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu mengikuti proses belajar dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana layanan Bimbingan dan Konseling (BK) dapat meningkatkan kedisiplinan siswa di sekolah. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan bimbingan dan konseling dengan dua siklus tindakan. Subjek penelitian adalah siswa di Sekolah Dasar. Instrumen yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling dengan layanan kelompok teknik terbukti mampu meningkatkan kedisiplinan siswa, ditunjukkan dari peningkatan skor kedisiplinan siswa dari siklus I ke siklus II. Temuan ini pentingnya peran guru BK dalam membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai disiplin melalui pendekatan yang tepat.
OPTIMALISASI PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR: Kajian Teoretis mengenai Strategi Bimbingan dan Konseling untuk Meningkatkan Kualitas Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Rieva Auzirah Rianto; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): JPWI-AGUSTUS
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif terhadap siswa melalui pemberian bimbingan konseling kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengeksplorasi diri berdasarkan kebutuhan potensi, minat dan bakat salah satu tujuan dalam layanan bimbingan dan konseling adalah untuk mengembangkan bakat, motivasi dan prestasi belajar siswa. Metode Penelitian yang digunakan metode kualitatif deskriptif berupa wawancara kuesioner melalui media. Dengan adanya bimbingan konseling, tentu akan sangat membantu meningkatkan kualitas kepribadian peserta didik yang baik. Bimbingan konseling juga memiliki beraneka ragam metode atau cara dalam meningkatkan kualitas kepribadian peserta didik seperti metode bimbingan kelompok, program home room, karya wisata, dan lain sebagainya  
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Putri, Cici Fadila; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran penting guru bimbingan dan konseling (BK) dalam mendukung perkembangan peserta didik di sekolah dasar, mencakup aspek akademik, emosional, sosial, dan moral. Layanan BK membantu siswa mengembangkan potensi, memahami diri sendiri, serta mencegah masalah sejak dini. Namun, pelaksanaannya di sekolah dasar masih kurang optimal karena beban kerja guru dan terbatasnya tenaga konselor profesional. Penulisan dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka yang bersumber dari jurnal, buku, dan kebijakan pendidikan yang relevan. Program dan layanan BK di sekolah dasar ditujukan untuk membantu siswa dalam menghadapi permasalahan pribadi, sosial, dan akademik. Analisis menunjukkan bahwa guru BK, baik profesional maupun guru kelas yang menjalankan fungsi konseling, berperan penting dalam mengatasi kesulitan belajar, membentuk perilaku positif, meningkatkan interaksi sosial, dan menanamkan kedisiplinan. Hasil kajian menyimpulkan bahwa kolaborasi antara guru BK, guru kelas, dan orang tua sangat dibutuhkan untuk menciptakan layanan BK yang efektif dan berkelanjutan.
PROBLEMATIKA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA DI UPT SD NEGERI 09 KEPALA BUKIT KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN Sofia Rahma Yulita; Zulmi Aryani; Lili Ratnasari
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.112

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di UPT SD Negeri 09 Kepala Bukit. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan implementasi, mengidentifikasi problematika, dan menganalisis upaya yang dilakukan guru dan sekolah dalam menghadapi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek kepala sekolah serta guru kelas II, IV, dan V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka diimplementasikan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen. Sebagian guru telah menerapkan pembelajaran aktif dan berbasis projek, namun masih terdapat guru yang menggunakan metode konvensional. Problematika utama meliputi kesulitan memahami kurikulum, keterbatasan teknologi, serta sarana prasarana yang belum memadai. Upaya mengatasinya dilakukan melalui Komunitas Belajar, pendampingan kepala sekolah, pelatihan guru, dan pemanfaatan sumber belajar digital.
MANFAAT BIMBINGAN DAN KONSELING BAGI SISWA Ayu Herma Nengsih; Leni Murni Hayati
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan dan konseling merupakan layanan penting yang diberikan kepada siswa sejak dini, terutama di tingkat Sekolah Dasar. Layanan ini bertujuan untuk membantu siswa dalam mengenali dan mengembangkan potensi dirinya, mengambil keputusan secara bijak, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai sumber pustaka terkait bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah dasar berperan signifikan dalam membantu siswa memahami dirinya, merancang masa depan yang positif, dan beradaptasi dengan lingkungan secara sehat.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI DI KELAS V UPT SD NEGERI 13 BANGKO KOTO BARU KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN M. Redho Hafiqly; Zulmi Aryani; Nurvazlin Nova
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan mediaaudio visual dalam pembelajaran keterampilan menulis teks eksplanasi. Dengan rumusan masalah, yaitu perencanaan penggunaan media audiovisual, pelaksanaan penggunaan media audiovisual, keterampilan menulis teks eksplanasi setelah menggunakan media audiovisual, kelebihan dan kekurangan penggunaan media audiovisual, dan terakhir kendala dalam penggunaan media audiovisual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data menggunakan triangulasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa penggunaan media audiovisual ini sangat efektif digunakan dalam pembelajaran keterampilan menulis teks ekspalanasi. Selain itu media audiovisual dapat meningkatkan minat belajar siswa dan juga meningkatkan keaktifan siswa di kelas.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ROLE PLAYING DI KELAS III SDN 11 TARATAK SURIAN KABUPATEN SOLOK Rindi Anfika; Ernawarnelis; Rosma Diana; Fidel Efendi
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.116

Abstract

SDN 11 Taratak Surian Kabupaten Solok. Solusi dari pemecahan masalah tersebut adalah menggunakan model Role Playing. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia siswa kelas III SDN 11 Taratak Surian Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini siswa kelas III SDN 11 Taratak Surian Kabupaten Solok pada semester 2 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar siswa dan data kualitatif berupa hasil lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa. Persentase hasil belajar Bahasa Indonesia pada siklus I masih rendah yaitu 46%. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 84%, sehingga terjadi peningkatan 38%. Adapun pada analisis pengamat guru pada siklus I dengan persentase 40% dan pada siklus II dengan persentase 91%, terjadi peningkatan 51%. Sedangkan pada analisis pengamat siswa pada siklus I dengan persentase 61%, mengalami peningkatan pada siklus II dengan persentase 86%. Sehingga terjadi peningkatan 25%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERDIFERENSIASI PADA SISWA KELAS IV SDN 07 MUDIAK LAWE KABUPATEN SOLOK SELATAN Meithiara Hayu Rahmanda; Ade Marlia; Yunadil Husni
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.117

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SDN 07 Mudiak Lawe Kabupaten Solok Selatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar menggunakan model Problem Based Learning Berdiferensiasi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN 07 Mudiak Lawe. Penelitian dilakukan selama dua siklus yang terdiri dari 3 kali pertemuan. Penelitian menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Setelah melakukan penelitian sebanyak dua siklus, peneliti berhasil meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik, ditandai dengan data siklus I dan siklus II yang mengalami peningkatan. Pada siklus I diperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 63% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 89%, persentase peningkatannya sebesar 26%. Sedangkan hasil pengamatan aktivitas pendidik siklus I diperoleh sebesar 80% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 90%, persentase peningkatannya sebesar 10%. Dan hasil pengamatan aktivitas peserta didik siklus I diperoleh sebesar 77% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 88%, persentase peningkatannya sebesar 11%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning Berdiferensiasi dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV SDN 07 Mudiak Lawe Kabupaten Solok Selatan.